27.4 C
Bogor
Friday, August 14, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 890

Tokoh Masyarakat Selatan Dukung Jepri Jadi Bupati

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Meski Pemilihan Bupati Bogor (Pilbup) 2024 masih terhitung lama, namun sejumlah nama dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh politik dan beragam latar belakang profesi mulai bermunculan dan masuk dalam bursa bakal calon (balon) kandidat Pilbup Bogor 2024 mendatang. Termasuk sejumlah nama tokoh asal wilayah Selatan Kabupaten Bogor yang disebut – sebut bakal bersaing dalam kontestasi pilbup nanti.

Dari beberapa nama tokoh politik asal Selatan Kabupaten Bogor yang belakangan ramai diperbincangkan dan digadang – gadang bakal mencalonkan diri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bogor, nama Haji Saprudin Jepri atau HSJ pun tak luput menjadi sorotan masyarakat di wilayah tersebut.

“Haji Jepri adalah figur yang popularitas serta elektabilitasnya layak diperhitungkan dalam kancah perpolitikan di Kabupaten Bogor,” ujar Ujang Ka’mun, aktivis asal Selatan sekaligus Pembina Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Formacip), Minggu (31/7/2022).

Terlebih kata dia, sosok Jepri cukup berpengaruh dan telah terbukti telah berhasil mengantarkan dua nama yakni Rachmat Yasin dan Ade Yasin menjadi Bupati Bogor. Tak hanya itu, ia pun menilai sosok HSJ cukup dikenal di kalangan masyarakat, baik kalangan birokrat, politikus atau pun kalangan lainnya, terutama kalangan pemerintahan desa karena pengalamannya yang sempat menjadi ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bogor serta mantan Kades Ciherang Pondok dua periode tersebut.

Artinya kata dia, nama HSJ sangat layak diperhitungkan untuk bersaing dalam Pilkada 2024 mendatang.

“Sudah jelas terbukti, karena jika kita kilas balik ke belakang, dua nama bupati itu berhasil duduk di kursi bupati salah satunya karena buah karya tangan dingin Haji Saprudin Jepri. Dan saya yakin pak Jepri bisa bersaing dengan beberapa nama yang kini muncul menjadi balon kandidat, termasuk sejumlah tokoh dari wilayah selatan,” tandasnya.

Senada, Ade Ikmal, salah satu tokoh masyarakat (tomas) Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi pun menilai figur HSJ layak diperhitungkan. Meski ia mengaku baru mengetahui Jepri masuk bursa kandidat balon Bupati Bogor melalui postingan di jejaring sosial, namun menurutnya hal itu menjadi sebuah sinyalemen jika nama Jepri memang diperhitungkan masyarakat.

“Ya saya lihat fotonya masuk bursa calon atau balon. Artinya, jika ditelisik lebih jauh, ada masyarakat yang menginginkan keikutsertaan beliau dalam kontestasi pilbup nanti. Dan bisa jadi itu merupakan bentuk dukungan murni dari masyarakat terhadap HSJ,” tandas Ade.

Terpisah, Eko, salah satu pengusaha di wilayah Kecamatan Caringin juga menyebut sosok Jefri layak bersaing dengan sejumlah kandidat lainnya yang beberapa waktu terakhir kerap muncul dalam pemberitaan media massa.

“Saya mendukung, karena bukan hanya sisi kemampuan, elektabilitas atau pun popularitas saja, namun HSJ juga didukung dengan sisi finansial yang cukup, yang tentunya itu pun menjadi nilai tambah seseorang berani maju dalam kancah politik. Kalau tidak didukung secara finansial, jangan mimpi bisa maju,” cetusnya.

Dukungan lain juga muncul dari salah kepala desa di Kecamatan Caringin yang menyebut HSJ juga layak maju dan bersaing dengan sejumlah nama besar lainnya untuk memimpin Bumi Tegar Beriman.

“Sebetulnya ada figur di selatan ini  yang kita anggap layak untuk maju pada pilbup nanti. Namun setelah mendengar nama pak Jepri muncul, saya merasa figurnya lebih layak dari yang lain, terutama mereka yang dari wilayah dapil tiga ini,” ungkap kades yang enggan disebutkan namanya itu.

Seperti diketahui, sejumlah partai politik di Kabupaten Bogor saat ini tak mau kehilangan momen. Mereka pun tengah melakukan berbagai strategi untuk bisa meraih kemenangan dengan mengusung para jagoannya pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 2024 mendatang.

Sejumlah nama yang disebut – sebut bakal bersaing pada Pilbup Bogor 2024 antara lain Ade Ruhandi atau Jaro Ade, Iwan Setiawan, Bayu Syahjohan, Wawan Haikal Kurdi (Wanhai) serta sederet nama lainnya seperti Dede Chandra Sasmita (Kang Dechan) digadang – gadang memiliki kans cukup kuat.

** Deny

Tahun Baru Islam, Keluarga Besar Hj Muhammad Santuni Yatim

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor 

Keluarga besar Hj Muhammad memberikan santunan kepada anak yatim piatu pada tahun baru Islam 1 Muharam 1444 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampung Jakimun, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/07/22). Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Prof. Dr. KH Didin Hafidhuddin, M.Sc yang mana selaku keturunan dari Hj Muhammad.

“Alhamdulillah mudah-mudahan dengan berkumpul sanak saudara tentunya sangat berkah, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besar atas kehadiran keluarga besar sehingga bisa berjalan kegiatan silaturahmi hingga berjalan dengan lancar,” kata Ketua Pelaksana Kegiatan Jaenudin.

Diakuinya, santunan rutin setiap tahun pdilaksanakan dan kedepan pihaknya berkeinginan untuk melibatkan kaum duafa. “Ini sudah berjalan keenam kalinya, selain kita bertatap muka tentunya agar menjaga tali persaudaraan sehingga anak cucu kita saling mengenal satu sama lain,” kata dia

Sementara itu, pencetus perkumpulan keluarga Hj Muhammad, Hj Raden Aldi Sanusi mengatakan, dirinya keturunan kedua bahkan dalam acara silaturahmi ini dihadiri sampai lima generasi. 

Ia mengatakan, memang ini salah satu kebiasaan yang harus kita lanjuti, karena memang awal kegiatan tersebut dirinya  yang mengawali untuk memperkenalkan anak cuci agar saling mengenali.

“Setelah dilanjutkan oleh trah-trah keturunan Hj Muhammad, sehingga apa yang kita terapkan bisa berjalan dengan baik, jadi ini pertemuan yang ke enam dan akan terus dilaksanakan,” ujar Aldi.

Tentunya bagaimana generasi penerus yang akan mengawali kegiatan tali silaturahmi agar tetap jalan dan tidak putus begitu saja. “Tentunya saya memiliki pemikiran dengan kita sering berkumpul maka akan saling lebih dekat dan mengetahui satu sama lain,” tutur Aldi.

Dalam kegiatan ini tentunya puncak kegiatan tersebut adalah santunan anak yatim, tentunya agar memberikan contoh bagi para penerus trah Hj Muhammad. “Karena memang yatim ini perlu kita perhatikan baik untuk keluarga maupun untuk masyarakat lain, memang santunan anak yatim ini salah satu kegiatan utama dan tadi saya sampaikan agar menyentuh kaum duafa untuk dilibatkan,” pungkasnya.

** Andres

Warga Cileungsi Keluhkan Tumpukan Sampah di Flyover

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Warga RT 02 RW 15 Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor mengeluhkan tumpukan sampah yang  ada di sepanjang flyover Cileungsi. Menurut Ketua RT.02 RW.15 Desa Cileungsi Teddy, dia telah lama mendapat keluhan warganya akibat tumpukan sampah.

Dia mengaku telah menindaklanjuti keluhan warga dengan melayangkan surat permohonan pengajuan bantuan pengadaan motor pengangkut sampah atau gerobak sampah kepada kepala desa.

“Permohonan bantuan pengadaan motor pengangkut sampah sudah kita buat dan telah disampaikan kepada Kades dan UPT Pengelolaan Sampah, namun sampai saat ini memang belum ada realisasi,”  kataTeddy kepada Jurnal Bogor, Minggu (31/7).

Teddy menjelaskan, sebagai pengurus RT dia terus berupaya melakukan peningkatan kebersihan lingkungan di wilayahnya, namun terkendala sarana dan prasarana penunjang untuk pengelolaan sampah.

“Untuk menunjang pengelolaan sampah adanya kendaraan motor atau gerobak pengangkut sampah ini penting sekali, apalagi jika itu bisa disediakan di tiap lingkungan RT. Pastinya, sampah  rumah tangga bisa dengan mudah dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS),” tandasnya.

** Ramses / Nay 

Jumat Bersih, Pemcam Babakan Madang Libatkan Semua Unsur

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor 

Pemerintah Kecamatan Babakan Madang bersama PT.Sentul City Tbk menyelenggarakan program Jumat Bersih dengan membersihkan jalan dan aliran sungai yang berada di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jumat (29/7).

Program Jumat Bersih merupakan program kerja rutin yang dilaksanakan setiap Jumat pagi dalam bentuk kerja bakti, yang melibatkan semua unsur, baik pemerintahan maupun masyarakat umum untuk bergotong-royong membersihkan ruang publik, lingkungan warga, saluran air hingga aliran sungai. 

Sekretaris Camat Babakan Madang, Dwi Asih mengatakan, kegiatan bebersih ini sasarannya adalah membersihkan ruang publik, saluran air dan aliran sungai Citaringgul yang terletak di belakang Pasar Sentul City dan Pasar Babakan Madang.

“Kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan pada minggu keempat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan dan sungai serta ruang publik, karena lingkungan yang bersih akan menjadikan lingkungan lebih sehat,” ucap Dwi Asih usai kegiatan Jumat Bersih.

Dia mengimbau kepada segenap masyarakat di wilayah Kecamatan Babakan Madang untuk terus menumbuhkembangkan kesadaran dimulai dari diri sendiri untuk menjaga kebersihan lingkungan dan ruang publik.

“Saling mengingatkan untuk tidak merusak dan mencemari lingkungan dan ruang publik,” paparnya.

Kegiatan Jumat Bersih diawali dengan apel siaga yang dipimpin oleh Camat Babakan Madang dengan melibatkan 100 personil dari Sentul City (Security SGC), Pol PP, perangkat dan masyarakat Kecamatan serta Desa Babakan Madang.

** Wisnu / Nay 

Fuad Kayfurrahman Siap Bawa Pemuda Unggul

0

Kemang | Jurnal Bogor
Tepilih sebagai Ketua DPD Komite Naisonal Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor periode 2022 sampai 2025 pada Musyawarah Daerah (Musda) XV, Fuad Kasyfurrahman siap membangkitkan semangat dan peran pemuda.

Fuad Kasyfurrahman

Musda KNPI Kabupaten Bogor XV melahirkan pemimpin kader pemuda terbaik Kabupaten Bogor setelah dilakukannya voting suara terhadap dua calon yang bertarung setelah sebelumnya dua calon lagi mengundurkan diri sebelum dilkukannya pemungutan suara. Dalam voting Fuad Kasyfurrahman memperoleh 81 sementara pesaingnya Edi Koswara 55 suara

Setelah selisih sebanyak 36 suara dari lawannya Edi Koswara, Fuad Kasyfurraman akan menahkodai KNPI Kabupaten Bogor menggantikan ketua sebelumnya Fikri Ikhsani selama tiga tahun kedepan.

Ketua Tepilih, Fuad mengatakan, dirinya akan membawa pemuda peka terhadap segala hal di wilayah masing-masing.

“Saya akan mengupgrading pemuda-pemuda Kabupaten Bogor dengan mengadakan pelatihan-pelatihan, kemudian menghasilkan output yang jelas,” ujar Fuad kepada Jurnal Bogor, Minggu (31/7).

Katua Sapma Kabupaten Bogor itu menegaskan, peran dan keberadaan pemuda wajib dirasakan oleh masyarakat di wilayah Bumi Tegar Beriman.

“KNPI ini bukan hanya terasa keberadaannya oleh pemuda tapi masyarakat yang lebih luas. Bahagia itu kepanjangan dari Bersatu, Adaptif, Harmonis, Aksi, Gagah, Inovasi dan Agamais. Dalam poin adaptif itu sudah jelaskan akan membuat lembaga hukum dan pegana (pemuda tanggap bencana-red), disitu KNPI akan bisa lebih bermanfaat ditengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan tetap berkolaborasi dan selaras dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam pembangunan untuk kemaslahatan.

“Pancakarsa itu bisa direlasasikan secara bersama-sama. KNPI ini menjadi wadah canda dimuka dalam melahirkan pemimpin-pemimpin kedepan. Saat ini sudah baik, dengan melahirkan kader-kader terbaiknya menjadi pemimpin,” katanya.

Lebih lanjut ia memaparkan, pihaknya juga akan membangun jaringan secara luas demi menciptakan kemandirian dalam pemuda di Kabupaten Bogor.

“Kabupaten Bogor ini memiliki sumber daya manusia dan sumber kekayaan alam yang luar biasa. Maka dari itu, kedepan KNPI bisa berkolaborasi bukan hanya pemerintah daerah tapi juga stakeholder yang lain, sehingga kemandirian pemuda itu bisa tercipta,” tandasnya.

** Noverando H

Rena Jaga Fisik dan Stamina dengan Pencak Silat

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Rena Zaqiah, warga Batuputih, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor sekitar 7 tahun  menggeluti olahraga seni beladiri pencak silat. Ada manfaat yang dirasakan perempuan berusia 25 tahun ini yakni fisik dan staminanya tetap terjaga.

“Dengan berolahraga pencak silat selain menjadi beladiri, tak lain untuk memenuhi kebutuhan fisik dan meningkatkan stamina,” ujar Rena Zaqiah, Minggu (30/7).

Rena yang tergabung dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Bogor Barat terus memberikan edukasi ke masyarakat maupun di kalangan pelajar sesuai kemampuan yang dimiliki. Putri kedua Kepala Desa Nanggung Ahmad Sodik ini menjelaskan, perempuan boleh berkecimpung di dunia pencak silat karena baik dan berdampak positif.

Lebih lanjut ibu satu anak ini memaparkan, kemampuan yang dimiliki sebagai pencinta olahraga pencak silat dirinya mencoba mengimplementasikan bakat yang dimiliki dengan mengedukasi ke peserta didik di beberapa sekolah. “Tak lain, hanya ingin berbagi saja, semoga apa yang dimiliki (pencak silat) bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Asosi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Nanggung Jani Nurzaman berharap program olahraga tentu bisa dilakukan secara kontinyu. Hal ini untuk menjaring potensi atlet, sehingga bukan hanya sebatas di dunia persepakbolaan saja tetap cabang olahraga lainnya juga seperti pencak silat.

“Diharapkan semua cabor yang terhimpun dalam KOK di Nanggung bisa berjalan sesuai leading sektor dan senantiasa dapat menjaring semua usia,” pungkas Jani.

** Arip Ekon

Gemilang, SMPN 1 Citeureup Raih 20 Medali

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Tim atletik SMPN 1 Citeureup meraih hasil gemilang dengan menyabet 20 medali pada Kejuaraan Atletik Antar Pelajar Kabupaten Bogor 2022 di Pakansari. Hasil ini membuat Kepala Sekolah SMPN 1 Citeureup Muhamad Taryana, S.Pd, MM optimistis target atletnya bisa tercapai.

“Alhamdulillah, atlet SMPN 1 Citeureup bisa masuk ke PPOPM Kabupaten Bogor dan mewakili ke tingkat provinsi dan nasional,” ujar Muhamad Taryana.

Tim atletik SMPN 1 Citeureup dibawah pembina atau pelatih Enceng Kusnawijaya bersama Sugiarto dan Fatin Hamamah, serta psikolog Wahyuni, S.Pd pada even tersebut berhasil menorehkan medali emas yang diraih Awalia Azzahra dari nomor lompat tinggi putri, lalu M. Rifky meraih emas dari jalan cepat putra, Febriyan Dwi Hardiansyah mendapat emas dari lempar lembing putra dan medali emas lainnya diraih Dharma Elang di nomor lari 60 meter gawang putra.

Dari 20 medali emas tersebut memang masih dominan medali perak dan perunggu, namun dengan hasil tersebut Enceng Kusnawijaya memastikan hasil tersebut berkat kerja keras atletnya menjadi yang terbaik. “Sudah menunjukan yang terbaik, namun tetap tidak berpuas diri agar terus berupaya menjadi yang terbaik,” ujar Enceng.

Kepala Sekolah SMPN 1Citeureup
Muhamad Taryana, S.Pd,MM

Pembina/Pelatih
Enceng Kusnawijaya
Sugiarto
Fatin Hamamah

Psikolog
Wahyuni Spd

Daftar Peraih Medali SMPN 1 Citeureup
Kejuaraan Atletik Antar Pelajar Kabupaten Bogor 2022

1. Awalia Azzahra (Juara 1 Lompat Tinggi Putri)
2. Silvina (Juara 3 Lompat Tinggi Putri)
3. Tiara Salsabila (Juara 2 Jalan Cepat Putri)
4. Alda (Juara 3 Jalan Cepat Putri)
5. M. Rifky (Juara 1 Jalan Cepat Putra)
6. Elok Tunggadewi (Juara 2 Lompat Jauh Putri)
7. Cherlita Castalya (Juara 3 Lompat Jauh Putri)
8. Barrun Rafif (Juara 2 1500 M Putra)
9. Juan (Juara 3 1500 M Putra)
10. Riva Ananda (Juara 2 1500 M Putri)
11. Febriyan Dwi Hardiansyah (Juara 1 Lempar Lembing Putra)
12. Galang Jiwo Prasojo ( Juara 2 Lempar Lembing Putra)
13. M. Farel (Juara 3 Lempar Lembing Putra)
14. Barrun Rafif (Juara 3 Lari 5000M Putra)
15. Riva Ananda (Juara 2 Lari 3000M Putri)
16. Dharma Elang (Juara 1 Lari 60M Gawang Putra)
17. M. Fandi (Juara 2 Lari 60M Gawang Putra)
18. Elok Tunggadewi (Juara 2 Lari 60M Gawang Putri)
19. Patricia (Juara 2 Lontar Martil Putri)
20. Awalia Azzahra (Juara 3 Lontar Martil Putri)

** Asep S.Sayyev

Tani Akur, Kementan Ajak Petani Millenial Manfaatkan KUR

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Perubahan kemajuan sektor pertanian di era revolusi industri 4.0 terjadi seiring berkembangnya unsur teknologi dalam berbagai tahapan produksinya. Perubahan tersebut terjadi karena tingginya keinginan untuk meningkatkan hasil produksi pertanian berkali lipat dari sebelumnya serta mendapatkan hasil pertanian yang berkualitas, namun dengan mengedepankan efektivitas dan efisiensi dalam berbagai bidang yang mendukungnya.

Diketahui bersama bahwa sektor pangan selalu menjadi perhatian setiap negara karna tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi dapat memberi pengaruh kepada setiap aspek kehidupan di Indonesia.

Di tahun 2022 ini Kementerian Pertanian (Kementan) melalui melalui Youth Enterpreneurship Supporting Services (YESS) Programme kembali menggelar Pelatihan Agribisnis Smart Farming dan Kredit Usaha Rakyat. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan serupa yang dilaksanakan pada bulan Februari 2022.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), meyakini kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern.

“Generasi Z juga harus bisa mengikuti perkembangan dari zaman, harus berani menjadi petani yang modern atau mendirikan start-up pertanian,” tegas Mentan Syahrul.

Senada dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda.

“Petani milenial juga berperan penting dalam menjaga kestabilan pangan nasional. Petani milenial wajib melek teknologi saling berkolaborasi dengan penyuluh dan insan tani lain, saling menguntungkan. Pelatihan smart farming merupakan bagian dari berkembangnya ilmu pengetahuan di bidang pertanian, sehingga penerapan teknologi harus dilakukan dalam berusahatani kedepan”, tegas Dedi.

Dedi juga menambahkan bahwa tantangan bagi petani milenial di Indonesia yang dikenal sebagai negara agraris ini adalah harus mempu melakukan modernisasi pertanian menerapkan alat mesin pertanian dan internet of things (IoT).

“Indikator keberhasilan dari pelatihan ini adalah peserta harus mampu akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat/ KUR, menerapkan smart farming. Tak hanya itu, setelah pelatihan ini dapat segera membentuk kemitraan usaha agribisnis modern. Peluang tidak datang dua kali, jadi manfaatkan dana KUR, aplikasikan teknologi smart farming dan tidak lupa bangun jejaring dengan mitra maupun offtaker”, pesan Dedi.

Disela-sela rangkaian kegiatan, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian selaku Direktur Program YESS Idha Widi Arsanti menjelaskan, selama sepekan (25-31 Juli 2022),mereka dilatih terkait pemanfaatan smart farming sebagai upaya membangun ekosistem pemberdayaan milenial calon petani Indonesia melalui pembinaan dan pengembangan yang unggul dan adaptif terhadap teknologi agar sumber daya manusia pertanian di Indonesia meningkat dan menciptakan petani-petani milenial yang unggul.

“2 orang Young Ambassador dan 40 orang penerima manfaat program YESS ini diberi pendalaman terkait materi kewirausahaan disampaikan oleh Sidi Asmono, Role of Smart Farming oleh Netti Tinaprilla. Tak hanya itu, 42 peserta pelatihan di bekali peningkatan nilai tambah usaha agribisnis, potensi bisnis dan strategi pemasaran agribisnis, jejaring pemasaran dan kemitraan, pengelolaan resiko bisnis pertanian, penyusunan proposal usaha dan laporan keuangan serta pentingnya media promosi dan pemasaran”, jelas Santi.

Santi pun menjelaskan progres yang menjadi komitmen sesuai output pelatihan Agribisnis Smart Farming batch 2 ini adalah pengajuan KUR peserta adalah sejumlah Rp. 1.500.000.000 serta penandatangan Contract Farming antara peserta dengan offtaker, seperti Gusti Ayu Ngurah Megawati, yang melakukan usaha komoditas pengolahan Gula Aren dengan P4S Cikembar Cilangkap (DPM/DPA Slamet Wuryadi), Robby Hadi Santoso, yang melakukan usaha komoditas peternakan Puyuh dengan P4S Cikembar Cilangkap.

Di sektor hortikultura, dilakukan pula kontrak farming antara Ahmad Badrus Nurdiansyah, Boy Mardani, Hairul Effendi, Iskandar, Prastio Kuntoro yang melakukan usaha komoditas Melon dengan UD. Sumber Buah,
Ujang Risman, Dede Ridwan Alawi dan Imam Alawi yang melakukan usaha komoditas Bawang Daun dengan CV. Jembar Tani Makmur.

“Harapannya setelah mengikuti pelatihan peserta dapat menerapkan teknologi smart faming sesuai dengan materi dan teknologi yang telah disampaikan oleh para narasumber dalam mengembangkan usahanya masing-masing dalam rangka memajukan pertanian, melalui diseminasi ilmu dan teknologi kepada generasi muda sebagai generasi millennial pertanian”, tutup Santi.

**PPMKP/ Kementan

Plt Bupati Bikin Luluh Niat Aji Codet

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Adanya instruksi Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan membuat Ade Kurniawan membatalkan pengunduran diri anggota Sterring Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor.

“Iya ini instruksi Plt Bupati Bogor untuk saya tetap menjadi bagian dari penyelanggara (SC-red) Musda KNPI 2022,” tegas Ade Kurniawan.

Pria yang akrab disapa Aji Codet itu mengatakan, intruksi penasehat organisasinya itu jadi dasar atas dirinya menggugurkan surat pengunduran diri.

“Plt Bupati adalah penasehat Satria Kabupaten Bogor. Saya sebagai pasukan pasti menjalankan perintah tersebut,” ujarnya.

Ketua Satria Kabupaten Bogor itu menambahkan, bahwa langkah pihaknya tersebut bagian dari suksesi terselenggaranya Musda KNPI 2022.

“Plt Bupati pastinya ingin penyelenggaraan ini berjalan baik dengan menjaga kodusifitas. Hal tersebut pasti ada korelasi terhadap peran pemuda untuk pembangunan di Kabupaten Bogor kedepannya,” katanya.

Lebih lanjut ia memaparkan, penyelanggaraan Musda KNPI dapat berjalan dengan baik dengan hasil terbaik.

“Semoga Musda 2022 menghasilkan pemimpin pemuda yang terbaik di Kabupaten Bogor kedepannya,” tandasnya.

** Noverando H

Anggota SC Musda KNPI Mundur

0

Cibinong Jurnal Bogor

Anggota Steering Committee (SC), Ade Kurniawan mengundurkan diri pada detik-detik terselenggaranya Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor 2022 yang akan terselenggara pada Sabtu (30/7) di Aula Atang Sanjaya (ATS), Kemang.

Ade Kurniawan mengatakan, pihaknya resmi pengunduran diri sebagai bagian penyelanggara Musda KNPI 2022 pada Jumat (29/7) malam hari.

“Saya resmi mengundurkan diri sebagai anggota SC. Surat pengunduran diri sudah saya sampaikan kepada Ketua KNPI dan Ketua SC Musda KNPI Kabupaten Bogor,” ujar Ade Kurnia kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Pria yang akrab disapa Aji Codet itu menambahkan, sejumlah dasar jadi pengunduran dirinya sebagai SC Musda KNPI tersebut.

“Dengan melihat dan memperhatikan proses-proses persiapan dan pelaksanaan Musda KNPI Kabupaten Bogor dan ada hal yang mengganjal di hati saya terkait dengan ketidak sepahaman dan keterbukaan kepada
pribadi saya selaku anggota SC di dalam Musda tersebut,” katanya.

Ketua Satria Kabupaten Bogor itu memaparkan, transparansi dalam panita penyelenggaraan Musda pada masa persiapan.

“Ketidak keterbukaannya mengenai
penyelesaian-penyelesaian terkait yang berkonflik dualisme serta kurang keterbukaannya dan kelancaran komunikasi atau sangat sulit dengan panitia SC yang lain,” tandasnya.

** Noverando H