26.6 C
Bogor
Sunday, August 9, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 822

Atletik Optimis Bisa Mencapai Target 12 Emas

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Ketua Umum PASI Kabupaten Bogor, Algusri mengatakan tim aletik Bumi Tegar Beriman sudah sangat siap menatap pelaksanaan Porprov Jabar 2022.

Menurutnya, skuad atletik Kabupaten Bogor yang akan diterjunkan pada Porprov Jabar 2022 sudah melakukan tahapan TC dan melakukan latihan jangka.panjang.

Pada Porprov Jabar 2022, kata Algusri cabor atketik mentargetkan meraih 12 medali emas dari 48 nomor yang dipertandingkan pada Porprov Jabar 2022.

Selanjutnya, tambah Kepsek SMPN 1 Cibinong ini melanjutkan pada Porprov Jabar 2022, Tim Atletik Kabupaten Bogor akan tampil pada 35 nomor dengan kekuatan 26 atlet .

‘ Saat Porprov Jabar 2018 ketika Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah, cabor atletik meraih 11 medali emas,” tegas Algusri, Minggu, 16 Oktober 2022

Ia optimis pada pelaksanaan Porprov Jabar 2022 di Kabupaten Ciamis tim atletik Kabupaten Bogor kembali mengulang prestasi seperti pada Porda Jabar 2018.

Lebih lanjut, mantan Ketua MKKS SMP Kabupaten Bpgor mengatakan, skuad atletik yang akan tampil pada Porprov Jabar 2022 masih bermaterikan para atlet yang meraiih medali emas pada 2018 lalu.

” Kami bakal menurunkan 26 atlet pada Porprov Jabar 2022 terdiri dari 15 atlet putra dan 11 atelt putri yang bakal jadi bagian skuad atletik Kabupaten Bogor,” pungkas Algusri.

Cabor atletik akan melangsungkan semua laga pertandingan di Kabupaten Ciamis yang juga sebagai venue pembukaan Porprov Jabar 2022.

** asep syahmid

Akhirnya Korban Terakhir Longsor Gang Barjo Ditemukan

0

JURNAL INSPIRASI – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban terakhir longsor Gang Barjo, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Minggu (16/10) sekitar pukul 15.00 WIB. Diketahui, korban atas nama Cicih (57).

Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid mengatakan bahwa Cici berhasil ditemukan Tim SAR di kedalaman 5 meter. “Sudah ditemukan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (16/10).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theofilio Patricinio Freitas mengatakan bahwa proses evakuasi korban longsor Gang Barjo telah selesai, seiring ditemukannya empat korban longsoran.

“Korban terakhir dibawa ke RSUD Kota Bogor. Dengan demikian, operasi SAR selesai,” tegas Theo.

Menurut dia, peristiwa longsor tersebut memakan empat korban jiwa. Yakni, Simah (75), Iwan (24), Dini (54), dan Cicih (57). Sementara korban selamat adalah Zaenal (65), Ika (55), Adel (16), dan Nadia (14).

Seperti diketahui, pada Rabu (12/10) pukul 15.00 WIB Kota Bogor diguyur hujan lebat, yang mengakibatkan tanah longsor, yang menghancurkan satu rumah hancur. Selain itu, sebanyak 46 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 116 jiwa terpaksa mengungsi.** Fredy Kristianto

The Buldozer Bidik Target Masuk 32  Besar Nasional

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Perjalanan Tim Citeureup Raya FC pada pentas Liga 3 Jawa Barat Seri-1 sudah sampai babak delapan besar. Tak ingin terlena akan hasil tersebut, ‘The Buldozer’ langsung tancap gas dengan melakukan serangkaian persiapan.

Dedi Cakra Baidillah

Sambil menunggu jadwal kompetisi, mereka tetap melakoni program latihan, serta menggelar laga uji coba dengan tim selevel. CEO Citeureup Raya FC, Dedi Cakra Baidillah mengatakan, pihaknya bakal fokus di babak perempatfinal.

 “Jadwal masih belum jelas, tapi persiapan wajib kami lakukan,” kata Cakra, Minggu (16/10/2022).

Cakra pun berharap, enam tim bisa lolos untuk berebut tiket ke level nasional. “Sekarang fokus ke babak delapan besar dulu. Kami wajib lolos, dan target kami adalah bisa masuk 32 besar nasional,” sambung Cakra menjelaskan.

Untuk bertahan di level nasional, setiap tim harus berada di babak 16 besar. “Perlahan, kami harus menempuh jalur dari level Jawa Barat, dan bisa masuk dulu ke babak 32 besar nasional. Setelah itu, baru kami memikirkan untuk bisa bertahan di Liga 3 atau minimal ada di posisi 16 besar,” papar Cakra.

Dukungan untuk Citeureup Raya FC pun datang dari Camat Citeureup, Ridwan Said yang menyaksikan langsung launching, serta laga uji coba melawan Rans Nusantara FC U-20, akhir pekan kemarin.

“Bicara target, ya pastinya harus bisa promosi ke Liga 2. Kini, mereka sedang berjuang dulu untuk lolos dari Seri 1 Jawa Barat, dan menggapai target 32 besar nasional. Kami dari Pemerintah Kecamatan Citeureup siap mendukung, termasuk finansial,”  kata Ridwan Said.

Untuk finansial, Ridwan Said bakal melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan yang ada di wilayah Citeureup. “Ya, akan kami bantu dengan melakukan kerja sama dengan beberapa stakeholder yang ada di wilayah Citeureup,” pungkas Ridwan Said. 

** asep syahmid

Jenazah Adzra Nabila Ditemukan di Tambora

0

JURNAL INSPIRASI – Adzra Nabila, mahasiswi IPB yang hilang terseret arus air hingga menghilang di gorong-gorong Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal pada Selasa (11/10), akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas pada Minggu (16/10).

Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama mengatakan bahwa pihaknya menemukan jasad Adzra di aliran Banjir Kanal Barat (BKB) kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Adzra, kata Kapolsek, berhasil dikenali berdasarkan aksesoris yang dikenakannya. Selain itu, penemuan itu sesuai dengan ciri-ciri lain korban.

“Baju dan gelang yang dikenakan di tangan kanan korban, diduga kuat bahwa jenazah tersebut adalah korban yang terseret arus banjir kejadian di Tanah Sereal, Bogor,” katanya seperti dilansir Kumparan.

Kata dia,m, pihaknya bersama Basarnas masih berada di lokasi untuk mengevakuasi korban. Keluarga korban pun telah diinformasikan terkait penemuan ini.
“Keluarga korban telah dihubungi oleh pihak Polsek Tambora bersama Basarnas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theofilio Patricinio Freitas membenarkan hal itu. Menurutnya, saat ini jenazah Adzra masih berada di Jakarta.

“Rencananya akan dibawa ke RSUD Kota Bogor, baru diserahkan ke pihak keluarga. Tapi semua tergantung dari keluarga,” katanya.** Fredy Kristianto
.

HUT Golkar, Ribuan Orang Ikuti Jalan Sehat

0

JURNAL INSPIRASI – Partai Golkar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke58 dengan menyelenggarakan jalan sehat secara serentak di seluruh Indonesia, Minggu (16/10).

DPD Partai Golkar Kota Bogor pun menyelenggarakan kegiatan tersebut di kompleks GOR Pajajaran, yang diikuti oleh diikuti ribuan orang, dengan menempuh rute mulai dari GOR Pajajaran, Jalan Pemuda, Jalan Kesehatan, Jalan Ahmad Yani dan kembali GOR Pajajaran.

Kegiatan tersebut semakin bertambah semarak dengan hadiah doorprize utama satu unit mobil dan dua unit sepeda motor, sepeda Gunung dan sepeda santai, serta berbagai elektronik.

“Alhamdulillah hari ini Partai Golkar dapat melaksanakan dan memeriahkan HUT yang ke 58, tentunya kegiatan ini bukan hanya di Kota Bogor tetapi ini bagian dari pada instruksi pusat, ketua umum kami bapak Airlangga Hartarto menginstruksikan serentak melaksanakan di daerahnya masing-masing,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor Rusli Prihatevy usai melepas peserta jalan sehat.

Menurut dia, ada sebanyak 514 kabupaten kota dan 34 provinsi yang melaksanakan kegiatan ini secara serentak dan dibuka langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di DPP. Dalam pelaksanaan jalan sehat ini, Partai Golkar juga menargetkan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Targetnya dari DPP untuk memecahkan rekor MURI jalan sehat di seluruh Indonesia. Hampir kurang lebih satu setengah juta orang yang sudah terkumpul dan hadir. Di Kota Bogor sendiri pesertanya dari target panitia yang memang sudah dirumuskan yaitu kurang lebih sebanyak 5 ribu peserta,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Rusli yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Bogor ini berpesan sesuai dengan tema yang diangkat pada HUT ke58 Partai Golkar, yakni “Golkar Menang Masyarakat Sejahtera”. .

“Tentunya ini kebahagian yang bisa diberikan oleh Partai Golkar untuk masyarakat Kota Bogor dalam rangka memeriahkan HUT Partai Golkar, hadiah ini dari kami dari para seluruh pengurus, kader, terutama bacaleg yang kita prioritaskan untuk masyarakat Kota Bogor. Totalnya ada hampir kurang lebih sekitar 426 item dengan grand prize-nya mobil, motor, sepeda gunung, mesin cuci, TV, dan lain-lain,” kata Rusli.

Ditempat yang sama, Ketua Pelaksana Jalan Sehat, Eka Wardhana menambahkan bahwa kegiatan seremonial ini dilaksanakan secara serentak yang dilaksanakan sebagai starting pembukaan HUT Partai Golkar di seluruh Indonesia. “Acara puncaknya tanggal 20 Oktober nanti di JCC Jakarta,” tandas Eka.** Fredy Kristianto

Digugat Rp1 T Akibat Kejahatan Oknum Guru, Ini Tanggapan Al Azhar Plus

0

JURNAL INSPIRASI – SMP Al Azhar Plus Bogor angkat bicara soal insiden dugaan pencabulan yang dilakukan salah satu oknum guru terhadap anak didiknya yang berujung somasi oleh kuasa hukum korban terhadap yayasan sebesar sebesar Rp1 triliun.

Kuasa Hukum Yayasan SMP Al Azhar Plus Bogor Akhmad Hidayat mengatakan, bahwa somasi yang dilayangkan kuasa hukum korban salah sasaran dan menyudutkan pihak yayasan dan sekolah.

Hal itu bukan tanpa alasan, tetapi kata dia, oknum guru tersebut sudah mendapat tindakan tegas dari yayasan berupa pemecatan sebagai guru per 15 September 2022.

Selain itu lanjutnya, pihak sekolah juga lah yang membawa oknum guru tersebut kepada polisi. Sehingga pihaknya merasa perlu meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

“Sekolah sudah melakukan hal terbaik dalam perkara ini. Pihak sekolah sudah memecat oknum guru tersebut. Secara kepidanaan, itu sudah selesai karena murni perbuatan oknum tersebut secara personal,” ujarnya, Jumat (14/10).

Dengan demikian, pihaknya juga membantah bahwa somasi yang menyebut yayasan tidak punya itikad baik dalam perkara ini. “Salah besar kalau dibilang tidak ada itikad baik. Somasi yang dilayangkan minta tanggungjawab Rp1 triliun (ke pihak sekolah) itu ya bisa dibilang salah sasaran,” imbuhnya.

Dia juga menegaskan, pihaknya sangat mengutuk perbuatan itu dan sama sekali tidak dibenarkan. “Tentu sekolah tidak bisa awasi satu-satu guru atau selama 24 jam. Tentu kalau kami tahu ya akan dicegah. Jadi memang perilaku itu diluar kendali pihak sekolah,” tandasnya.

Masih kata dia, mengenai kerugian materil maupun immateril korban, tentu tidak bisa dimintakan pertanggungjawaban ke sekolah karena tidak ada dasar hukum. “Kami rasa itu mengada-ngada saja,” tegas Daday sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kepala SMP Al Azhar Plus Masduki menuturkan, pihak yayasan dan sekolah tidak memberikan toleransi atas perilaku oknum guru tersebut kepada mantan siswanya.

Untuk itu, pihak yayasan sudah melalukan tindakan tegas dengan memecat oknum guru tersebut. Selain itu pihak yayasan dan sekolah juga sama sekali tidak memberikan bantuan hukum pada oknum guru tersebut.

“Kami nggak beri toleransi untuk perilaku seperti itu. Bentuk tindakan tegas kita selain pemecatan, kita juga tidak memberikan bantuan hukum kepada oknum guru tersebut. Perbuatan itu murni perilaku personal dan kita berharap masyarakat juga paham perkara ini,” tukasnya.

Ditempat yang sama, kuasa hukum SMP Al Azhar Plus Bogor lainnya Irwansyah mengatakan bahwa respon tersebut bukan hanya untuk kepentingan hukum, tapi juga kepentingan masyarakat. Karena hal itu merupakan perbuatan pidana dan sudah di proses hukum.

Direktur Eksekutif LBH Bogor itu menilai, munculnya somasi dari rekan seprofesinya terhadap kliennya justru memperkeruh suasana. Karena perkara itu sudah di proses hukum dan pelakunya sudah diberi sanksi oleh pihak sekolah.

Dirinya mempertanyakan maksud dari somasi tersebut. Karena kata dia, disetiap organisasi, badan, lembaga apapun itu pasti ada oknum dan ini sekolah sudah melakukan tindakan, termasuk pemecatan terhadap oknum tersebut.

“Kami meluruskan ke masyarakat, bahwa pihak sekolah telah beritikad baik, yakni menyerahkan terduga ke polisi, sanksi pemecatan hingga melakukan evaluasi di internal sekolah,” tuturnya.

Dia juga berpendapat, bahwa nama baik lembaga sekolah harus tetap dijaga, karena sekolah adalah lembaga yang menentukan masa depan. Terlebih sekolah ini baru jenjang sekolah menengah (SMP-red) anak didiknya masih di bawah umur.

“Bagaimana coba kalau anak-anak yang masih di bawah umur itu tahu, kondisi di sekolahnya seperti itu, khawatir anak-anak secara psikologis akan terganggu, kecemasan dan ketakutan anak-anak akan meningkat,” paparnya.

“Makanya mari sama-sama kita jaga ini lembaga pendidikan, tempatnya mencetak generasi penerus, jangan sampai ditarik-tarik dalam persoalan hukum, kalau terhadap oknumnya silahkan, siapa yang berbuat maka dia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tambahnya.

Sebelumnya, kuasa hukum korban
Rd. Anggi Triana Ismail dari
Tim Kantor Hukum Sembilan Bintang melayangkan surat peringatan (somasi) ke pihak sekolah serta yayasan dengan maksud untuk meminta pertanggungjawaban secara keperdataan.

Dengan alasan, karena dengan lalai serta pembiarannya perilaku biadab yang diduga dilakukan oleh pengajar HS kepada kliennya SM dilakukan dengan bebas, sehingga hal itu telah menyebabkan banyak kerugian yang diderita oleh SM.

“Kerugian yang dialami SM sebetulnya tidak bisa sebanding dengan beban yang dipikulnya. Akan tetapi hukum memiliki akses untuk menghukum perbuatan seseorang selain hukuman badan (pidana),” ujarnya.

Tim kuasa hukum, menuntut pihak sekolah serta yayasan untuk mengganti kerugian baik moril, materil sampai imateril sebesar Rp 1.000.0000.000.001

“Bila somasi kami tidak diindahkan, kami akan gugat sekolah serta yayasan tersebut ke Pengadilan Negeri Bogor. Ini pelajaran bagi seluruh sekolah, untuk senantiasa amanah untuk melindungi setiap anak didiknya. Karena orang tua telah menitipkan amanah kepada sekolah, untuk mendidik anak-anaknya menjadi generasi keluarga serta bangsa menjadi lebih baik,” pungkasnya.** Fredy Kristianto

Komar, Korban Hanyut Tegal Lega Ditemukan di Depok

0

JURNAL INSPIRASI – Komar (66), korban hanyut di RT 02 RW 01 Kelurahan Tegal Lega, Kecamatan Bogor Tengah, akhirnya ditemukan di Sungai Ciliwung, Kota Depok pada Jumat (14/10) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Korban berhasil ditemukan di aliran Sungai Ciliwung tepatnya di bawah jembatan Juanda Kota Depok,” kata Kepala BPBD Kota Bogor, Theofilio Patricinio Freitas kepada wartawan, Jumat (14/10).

Menurut Theo, jenazah korban sedang dalam perjalanan ke Kota Bogor untuk diserahkan ke pihak keluarga agar segera disemayamkan.

Diketahui, warga Kampung Tegallega, RT 02/01, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor atas nama Komar dikabarkan terbawa hanyut aliran Sungai Ciharachas pada Rabu (12/10) sore.

Peristiwa itu terjadi lantaran Komar ingin menyelamatkan barang-barang miliknya lantaran saung lapaknya terendam dan terbawa hanyut aliran sungai Ciharachas yang meluap hingga setinggi 3 meter.** Fredy Kristianto

Satu Lagi Korban Longsor Gang Barjo Ditemukan Dalam Kondisi Terjepit Kulkas

0

JURNAL INSPIRASI – Tim SAR kembali mengevakuasi satu lagi korban longsor Gang Barjo, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah pada Jumat (14/10).

Diketahui, korban bernama Dini dan ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Dantim Basarnas Jakarta Aulia Solihanto mengatakan, korban yang ditemukan dalam kondisi terjepit kulkas.

“Satu korban lagi yang belum diketemukan,” ujar Aulia saat dijumpai di lokasi bencana, Jumat (14/10).

Menurut dia, korban perempuan ini ditemukan sekitar pukul 15.15 WIB. Evakuasi, sambung dia, masih terkendala lantaran alat berat sampai saat ini masih belum bisa masuk ke area longsor.

“Kendala masih sama sebelumnya. Satu alat berat tidak bisa masuk,” ucapnya.

Aulia menegaskan, hingg kini kemungkinan-kemungkinan pencarian masih terus diperhitungkan.

“Kami khawatir longsor susulan. Area kerja kita ini masih ada tebing yang berpotensi longsor susulan,” katanya.

Dengan ditemukannya Dini, jumlah korban meninggal dunia yang sudah ditemukan mencapai tiga orang.** Fredy Kristianto

Kementan Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan KIP Lewat Monev

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Kementerian pertanian terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, salah satunya melalui monitoring do dan evaluasi keterbukaan informasi publik bagi UK/UPT- nya.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kuntoro Boga Andri dalam kesempatan sosialisasi pemeringkatan KIP Tahun 2022 lingkup Kementan beberapa hari lalu mengatakan, monev KIP merupakan upaya menguatkan standar KIP dengan melakukan pemetaan terhadap penyelenggaraan pelayanan informasi publik sehingga terlihat UK/UPT Kementan yang informatif, menuju informatif, serta kurang informatif.

Hal yang perlu menjadi catatan dalam monev KIP ini yaitu bagaimana setiap UK/UPT berlomba-lomba untuk menjadi lembaga yang informatif dan menuju informatif bukan meraih peringkat, kata Kuntoro.

Ia melanjutkan bagi UK/UPT yang masih kurang informatif akan mendapatkan pendampingan langsung dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama (Kementan).

Selain menguatkan standar pelayanan KIP, monev juga bertujuan memantau pelaksanaan keterbukaan informasi publik selama 1 tahun dan kualitas pelaksanaannya, memberikan umpan balik dan pemecahan masalah yang timbul, mengidentifikasi dan menginventarisir permasalahan yang ada, serta mengetahui konsistensi UK/UPT dalam memberikan layanan informasi publik.

Adapun tahapan awal dalam monev KIP tahun 2022 yaitu pengisian Survey Answer Question (SAQ), penilaian website lembaga UK/UPT, komitmen pimpinan dalam pelaksanaan KIP, visitasi serta wawancara.

“Dalam penilaian monev KIP ini tidak ada unsur subjektifitas karena kami menilai berdasarkan data yang kami terima dan melibatkan juri eksternal yaitu Komisi Informasi Publik (KIP), sambung Kuntoro.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya layanan dan akses data keterbukaan informasi publik dalam menjalankan roda pembangunan pertanian masa depan yang memiliki misi maju, mandiri, dan modern.

Menurut Mentan Syahrul, informasi publik merupakan awal dari lahirnya sebuah data yang penting sebelum melakukan pengambilan kebijakan.

“Di masa sekarang ini informasi publik menjadi sangat penting, dimana informasi publik membuat kita mampu membangun hal-hal baru dan melahirkan konsepsi serta program yang berbasiskan pada data. Yang lebih penting, informasi publik mampu melahirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat”, tegas Mentan SYL.

** Nita PPMKP

Satu Lagi Korban Longsor Gang Barjo Ditemukan

0

JURNAL INSPIRASI – Satu korban longsor Gang Barjo, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah berhasil ditemukan pada Jumat (14/10) sekitar pukul 08.50 WIB.

“Ditemukan Jam 08.50 WIB Posisinya di area rumah yang tertimbun,” ujar Anggota Tim SAR TRC Trabas Trip JMI, Yuki kepada wartawan.

Menurut dia, sejauh ini terdapat dua orang lagi yang belum ditemukan, dan masih dalam pencarian.

“Kami menduga tidak jauh dari korban yang ditemukan,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada sebanyak delapan orang tertimpa longsor di kawasan Gang Barjo, RT 03 RW 02, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah pada Rabu (12/10).

Diketahui, empat orang berhasil diselamatkan dengan kondisi luka-luka, dua orang meninggal dunia dan dua orang lainnya masih dalam proses evakuasi.** Fredy Kristianto