26.4 C
Bogor
Wednesday, May 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 816

Pasca Kenaikan Harga BBM, Tarif Angkutan Umum Cileungsi-Cianjur Naik

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang  sudah resmi ditetapkan oleh pemerintah pada Sabtu (3/9) lalu banyak menuai protes dari sejumlah masyarakat. Pasalnya kenaikan ini berimbas kepada para sopir angkutan umum.

Nanang  salah seorang sopir angkutan  Cileungsi – Cianjur  mengeluh dengan kenaikan harga BBM yang resmi ditetapkan  pemerintah. Menurutnya kenaikan BBM ini akan membuat penumpang sepi lantaran dia pun harus menaikan tarif penumpang.

“Sebelumnya tarif penumpang Rp50.000  -Rp 55.000 . BBM sudah naik, seperti pertallit solar sekarang sudah naik  dengan terpaksa tarif penumpang  juga sudah dinaikan. Yang menjadi ke khawatiran  kami penumpang. Ya , penumpang bakal protes, tapi kalau tidak kita naikan nanti kita rugi,” kata Nanang kepada Jurnal Bogor, Selasa (13/9).

Dia mempertanyakan apakag pemerintah tidak ada solusi lain selain menaikkan harga BBM, mengingat baru pulih dari covid-19 dab warga baru saja dikasih keleluasaan untuk bepergian, tapi harga BBM sudah melambung tinggi.

” Kenapa gak tunjangan wakil rakyat aja yang dikurangi, jangan BBM yang dinaikkan, kasihlah kami nafas dulu sehabis menghadapi covid-19, ini langsung dihidangkan dengan kenaikan harga BBM,” geramnya.

Terpisah disampaiakan Kasie Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor menyampaiakan bahwa untuk harga kenaikan tarif angkutan umum masih dikaji. ” Tinggal ditanda tangani oleh Bupati Bogor,” singkatnya.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Sapari, juga mengatakan, jika sesuai dengan surat keputusan Bupati Nomor 551.2/264/kpts/Per-UU/2022 tentang kenaikan tarif angkutan umum yang diakibatkan dengan kenaikan BBM hanya dinaikkan sebesar 2000,00.

“Untuk trayek Kabupaten ya kita naikkan 2000, dan untuk jarak dekat naik 1000, itu sudah menjadi keputusan Bupati, Namun untuk trayek provinsi seperti 08 dan Cianjur-Cileungsi itu bukan kita yang mengatur, karena itu masuknya trayek Provinsi Jabar,” papar Sapari.

** Nay Nur’ain

Dua Sejoli Viral Asyik Bercumbu di Taman Citra Indah City

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Beredarnya video mesum pasangan muda mudi yang sedang bermesraan di Telaga Wisata Perumahan Citra Indah City, yang berada di Desa Sukamaju Kecamatan Jonggol membuat geger warga Jonggol dan sekitarnya.

Kasi Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kecamatan Jonggol, Dadang Yazid Bustomi mengatakan, dengan kejadian tersebut, pihaknya akan memanggil manajemen Citra Indah City. 

“Kami akan memanggil pihak manajemen dari Citra Indah City agar dapat lebih diterbitkan soal keamanan yang berada di perumahannya,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Senin (12/9).

Menurutnya, selain pihak Citra Indah City yang kedapatan adanya hal tersebut, Satpol PP juga akan memberikan surat-surat peringatan atau pemberitahuan kepada desa lainnya yang berada di Kecamatan Jonggol.

“Beberapa desa yang akan diberikan surat, yaitu Desa Sukajaya, Bendungan, Sukanegara, Sirnagalih, Cibodas, Jonggol, Singasari, Sukamaju, Sukasirna, Sukamanah, Singajaya, Weninggalih, Desa Balekambang dan Desa Sukagalih.

Dadang Yazid Bustomi mengungkapkan bahwa dirinya juga sudah sering menghimbau kepada masyarakat agar hal seperti itu tidak terjadi. 

“Jadi di tempat-tempat tertentu itu agar tahu tatakrama soal agama, berkumpul, nongkrong atau apapun itu agar bisa saling menghormati,” jelasnya. 

Menurutnya, dalam kejadian tersebut, bukan hanya dua sejoli pada video itu saja yang disalahkan, bahkan orang yang merekam kejadian tersebut juga disalahkan.

Seharusnya, kata Dadang Yazid Bustomi orang yang merekam pasangan muda mudi itu semestinya langsung melaporkan ke pihak keamanan perumahan tersebut, bukan disebarkan ke sosial media hingga viral.

Dadang Yazid Bustomi menambahkan bahwa bila masyarakat kedapatan kejadian serupa, maka harus dilaporkan ke pihak keamanan atau aparat setempat, yang dimana bukan direkam.

“Itu kalo ketangkep yang pasangannya pasti kena hukuman, yang ngerekamnya juga samanya. Harusnya kalo udah tau ada kayak gitu langsung lapor ke keamanan sekitar, kalo dia sebarin terus viral yang ada dia kena UU ITE sama pencemaran nama baik,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Polsek Citeureup Ringkus 4 Pencuri Ranmor

0

Citeureup | Jurnal Bogor 

Empat orang pelaku pencurian kendaraan bermotor diringkus jajaran unit Reskrim Polsek Citeureup Polres Bogor, Selasa (13/9). 

Kapolsek Citeureup Kompol Eka Chandra Mulyana mengatakan, pengungkapan berawal dari penangkapan seorang pelaku  berinisial I (45) yang  kedapatan membawa kunci Later T oleh unit patroli Polsek Citeureup di wilayah desa Puspa Negara Kecamatan Citeureup.

“Dari penangkapan pelaku I, selanjutnya kita lakukan pengembangan kembali oleh unit Reskrim Polsek Citereup dan kita berhasil menangkap kembali 3 orang pelaku curanmor lainnya berinisial I (23), AS (28), dan DD (35),” ucap Kompol Eka Chandra Mulyana kepada wartawan.

Dia pun memaparkan dari hasil penangkapan 3 pelaku ditemukan barang bukti berupa kunci T.

“Kita amankan juga barang bukti dari ketiga tersangka lainnya berupa tiga buah anak kunci T, dan tiga unit kendaraan sepeda motor hasil curian. Atas perbuatannya keempat tersangka ini akan kita jerat dengan pasal 363 KUHP dana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun,” paparnya.

** Nay Nur’ain

Pemdes Leuwisadeng Semarakan MTQ Tingkat Kecamatan

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor

Warga Desa  Leuwisadeng menyemarakan perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang dilaksanakan tingkat Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor baru baru ini.

Salah satu pegawai Desa Leuwisadeng Dadang Abdullah menyebut,  acara rutin tahunan dalam pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Leuwisadeng ini guna mendukung syiar agama Islam.

“Menjadi kewajiban kita semua dalam mendukung perhelatan MTQ, ini bagian dari  kearifan lokal dalam merpertahankan nilai agamis,” kata Dadang Abdillah, kemarin.

Digelarnya MTQ, menurut Dadang bukan menang atau kalah, tetapi melalui kegiatan ini bagaimana generasi muda diharapkan  lebih memahami arti syiar Islam. “Sehingga bias membuat kehidupan lebih damai,  religius dan saling menghargai satu sama lainnya,” Imbuhnya.

Sebelumnya disebutkan, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) yang juga Sekcam Leuwisadeng Hendarsyah, MTQ  rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

MTQ yang digelar tingkat kecamatan, adalah penjaringan sebelum peserta mengikuti tingkat MTQ Kabupaten Bogor.

“Sebelum melangkah ke tingkat kabupaten kami menyeleksinya di tingkat kecamatan dulu,” jelasnya.

Dari  6 cabang yang dilombakan diikuti 240 peserta putra putri. MTQ ini juga jadi ajang silaturahmi. “Dengan adanya MTQ ini kami gali potensi di daerah manakala ada MTQ tidak perlu mencari peserta luar dari daerah (desa),” tukasnya.

** Arip Ekon

Klinik Ditubruk Truk Bermuatan Beton, Pasien yang Berobat Menggerutu

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Akibat rem blong truk gorong-gorong beton PT SCG milik  PT. Kea Bem dengan nopol B 9348 UI hilang kendali menabrak halaman Klinik Praktik Dokter Indah Yuniarti di Jalan raya Mercedes Benz Nomor 83, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (12/9/22).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Selain menyeruduk halaman klinik, truk muatan gorong-gorong itu menabrak motor yang terparkir di depan klinik dan juga kios dimsum yang berada di lokasi yang sama. 

Nur Hadi warga Desa Wanaherang yang juga selaku pemilik klinik dan motor mengatakan, bahwa pada sore tadi, tiba-tiba truk muatan gorong-gorong beton tersebut menabrak halaman klinik miliknya. 

“Saya lagi di dalem rumah, terdengar ada suara kenceng, seperti menabrak sesuatu, pas saya liat truk nabrak depan klinik saya,” ucapnya kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, truk tersebut datang dari arah Cicadas menuju Wanaherang dengan kecepatan yang pelan.

“Saat itu kondisi lalu lintas sedang padat merayap, sehingga truk tersebut tidak melaju dengan cepat, dan tiba tiba membanting stir ke kiri mengenai motor saya yang sedang terparkir didepan serta menghantam kanopi klinik dan kios dimsum,” jelasnya.

Bahkan, menurutnya ketika truk bermuatan gorong-gorong beton itu menabrak kliniknya, di dalamnya sedang ada beberapa pasien yang tengah berobat. 

“Istri saya dokternya, lagi ada pasien di dalam ada empat orang, emang baru buka kliniknya juga. Alhamdulillahnya nggak kenapa-napa gak ada yang luka juga, tapi motor saya yang lagi parkir hancur kelindes,” ujarnya.

Bila tidak ada motor tersebut, kata Nur Hadi kemungkinan truk bermuatan gorong-gorong  beton itu akan menabrak kios-kios dagangan lainnya yang berada di samping kliniknya.

“Kemungkinan besar bila tidak menabrak motor saya, dan tembok yang ada, pasti akan menabrak warung yang ada di sekitar klinik saya,” cetusnya

Nur Hadi menjelaskan bahwa untuk kisaran kerugian yang dialaminya pada peristiwa ini mencapai belasan juta rupiah. 

“Ya asbes linik aja ini terhitung Rp 7 jutaan, kalo sama motor saya bisa kenalah sekitar belasan juta,” ujarnya. 

Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Truk muatan gorong-gorong beton dengan nopol B 9348 IU ini langsung dievakuasi pihak kepolisian Polsek Gunungputri. 

Sementara itu, Unit Laka Lantas Polsek Gunungputri, Aipda Hermawan menambahkan bahwa truk yang menabrak ini diduga mengalami rem blong.

“Remnya blong dia, tidak ada korban jiwa dan luka-luka, semua selamat, kondisi lalu lintas juga kita tertibkan supaya tidak macet,” paparnya.

Sementara dalam kejadian ini, sopir truk terlihat mengalami trauma, tidak mau diwawancara. Bahkan, pasien-pasien yang berada di dalam klinik pun satu per satu menyelinap keluar diantara truk beton dan pagar klinik.

Saat keluar, salah satu pasien sambil melangkahkan kakinya di atas motor yang terlindas pun menggerutu soal adanya peristiwa yang terjadi di dekatnya ketika sedang berobat.

“Orang lagi sakit berobat, malah ada kecelakaan,” kata salah satu pasien sambil memegang plastik obatnya.

** Nay Nur’ain

Kalong Liud Bangun Kantor BPD dari Banprov

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Kucuran Dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat tahun 2022 yang diterima Pemerintah Desa (Pemdes) Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor digunakan ke berapa titik kegiatan.

Jani Nurjaman

Salah satunya untuk membangun kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Hal itu tentu untuk kelancaran kerja bagi para lembaga desa tersebut.

Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman menyatakan, bantuan Banprov tersebut untuk mendukung sarana prasarana BPD yang memadai.

Jani menjelaskan, Banprov tahun 2022 ini di beberapa titik diantaranya. revitalisasi 12 Posyandu dan pembangunan penegasan batas desa, serta program sapa warga  di 11 RW berikut tambahan tunjangan BPD serta peningkatan kapasitas BPD.

Menurut Jani, realisasi pada kegiatan tersebut sudah berdasarkan hasil musyawarah dari semua elemen masyarakat yang diwakili para tokoh setempat dalam rapat desa sebelumnya.  

“Semua telah disepakati oleh para tokoh masyarakat saat rapat yang pada waktu itu dihadiri pendamping desa, perangkat pemerintah kecamatan, Babinmas, Babinsa dan semua staf desa,” ucapnya.

Soal pelaksanaan kegiatan, jelas Jani, dikerjakan secara swakelola yakni melalui Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Hal ini agar dapat membantu masyarakat yang tidak punya pendapatan.

“Ini yang kami lakukan sekarang, artinya kami ingin memberdayakan masyarakat. Dimana, yang tadinya tidak punya penghasilan, sekarang mendapatkannya. Apalagi kan pemerintah pusat menginstruksikan programnya seperti itu jadi harus kami jalankan,” tegasnya.

Dia berharap pembangunan yang sedang berjalan itu bisa sesuai dengan keinginan. ” Mudah-mudahan lancar dan sesuai target,” tukasnya. 

** Andres

Hj Nemi Mengolahragakan Warganya dengan Bola Voli

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Semangat dari warga masyarakat Desa Bendungan, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor untuk  membangkitkan olahraga bola voli patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, terhitung  semenjak menjadi Kepala  Desa Hj.Nemi sudah langsung menggiatkan olahraga bola voli di tiap – tiap RT dan RW.

“Alhamdulillah mulai dari  tingkat RT sudah terlihat kegiatan olahraga volley sudah terlihat,”ujar Hj Nemi Kades saat ditemui Jurnal Bogor Selasa ( 13/09/22 ) di ruang kerjanya

Ia menambahkan pengembangan minat bola voli sudah berjalan dengan baik, hal ini tidak terlepas dari keinginan warga  itu sendiri dan juga  kekompakan RT dan karang taruna yang selalu ingin mengolahragakan masyarakat.

“ Harapan kami selaku Pemerintahan Desa  supaya kegiatan olahraga mendapat dukungan dari semua pihak, untuk menggiatkan  olahraga bolla voli,” harapnya.

Adapun persoalan lahan yang saat ini jadi kendala, sambung dia, masih bisa dikondisikan walaupun statusnya bukan lahan aset desa.

“Lapangan bola voli yang ada di tiap RT saat ini masih menggunakan lahan pribadi milik warga, dan bukan aset desa. Semoga kedepannya Desa Bendungan bisa punya aset sendiri untuk bisa dijadikan lapangan bola voli khususnya dan lapangan serbaguna pada umumnya,” harapnya.

** Ramses/Nay

Bansos BBM di Desa Cimanggu Satu Disalurkan ke Warga

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor 

Bantuan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari pemerintah pusat melalui Kantor Pos Indonesia di Desa Cimanggu Satu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor sudah mulai disalurkan.

Dalam penyaluran tersebut ratusan warga memadati kantor halaman desa. Antrean panjang pun tak terhindar setelah warga menerima pemberitahuan dari RT setempat.

Informasi yang dihimpun, keluarga penerima manfaat (KPM) menerima sebesar Rp 500.000. Namun dikecewakan para KPM dengan jadwal tidak sesuai waktu.

“Dari jam 12.30 saya ngantre disini, sekarang udah jam 14:00. Saya dapet pemberitahuannya dari  RT, udah pada pegel, warga yang lain juga makin numpuk. Kecewa juga kalau begini mah,” ungkap Herlina (50) salah satu penerima bansos kepada wartawan, Selasa (13/09).

Sementara salah satu RT, Saripudin (53)  mendapat pemberitahuan dari pihak desa sekitar pukul 12 siang dan langsung membagikan barkot kepada warganya.

“Sebetulnya sih pembagiannya memang sudah dijadwal, cuman tau sendiri lah, yang namanya bantuan mah warga pasti antusias. Saya kasian lansia sama yang punya bayi aja, mereka datang lebih awal. Sedangkan jadwal pembagian dari pihak kantor belum jelas jam berapa-berapanya, akhirnya warga makin numpuk. Sekarang aja warga saya belum ada yang dibagiin karena petugas dari pihak Kantor Pos-nya belum pada datang,” cetusnya.

Kepala Desa Cimanggu Satu, Hernawan Sodik menjelaskan, pihaknya hanya memfasilitasi tempat saja, tidak ikut serta dalam proses penyaluran tersebut.

“Justru saya juga dapet informasinya dadakan, katanya hari ini ada pembagian bantuan subsidi BBM dari pemerintah. Terus yang menyalurkannya juga kan dari pihak Kantor Pos langsung,” katanya.

Menurut dia, pihak desa hanya memfasilitasi tempat. Sementara untuk data penerima sesuai data dari DTKS.

“Kami hanya menerima barkot untuk disampaikan ke warga, jadwalnya juga yang menentukan itu pihak Kantor Pos,” jelasrnya.

Saat dikofirmasi melailui via Whatsapp, Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Cibungbulang Edi Sukarya menjelaskan, saat ini dia masih menunggu konfirmasi dari pihak Kantor Pos yang akan menyalurkan bantuan tersebut.

“Ini saya juga masih nunggu dari pihak kantor, katanya sih masih jalan. Kalau untuk data si penerima manfat Desa Cimanggu satu sekitar 800 KPM, cuman saya juga belum tau pasti, itu anggota PKH/ BPNT karena datanya masih amburadul,” tukasnya.

** Andres

PWI Depok Laporkan Oknum Pengiat Medsos Info Depok ke Polisi

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Bijaklah dalam berkomunikasi di media sosial (Medsos). Kalau tidak, maka ancaman hukuman akan menanti, melalui aturan hukum yang tercantum dalam UU ITE yang baru yaitu Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 27 yakni diataranya pencemaran nama baik dan ancaman dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, melalui Seksi Bidang Advokasi membuat laporan polisi (LP) atas fitnah keji, pencemaran nama baik, intimidasi dan ancaman terhadap PWI Kota Depok dan Ketua PWI Kota Depok. Laporan tersebut ditujukan kepada dua oknum pengiat medsos Info Depok, Adi Suman dan Guntur dengan laporan STPLP/B/2144/IX/2022/SPKT/Polres Metro Depok/Polda Metro Jaya.

“Laporan kami buat karena telah melakukan fitnah keji, intimidasi dan ancaman ke PWI Kota Depok dan juga ke Ketua PWI Kota Depok. Seluruh pengurus dan anggota PWI Depok mengecam fitnah keji tersebut yang juga mengancam kebebasan pers yang diatur dalam UU Pers No 40 Tahun 1999, tentang kinerja wartawan dan PWI sebagai organisasi resmi negara yang merupakan konstituen Dewan Pers,” ujar Koordinator Seksi Bidang Advokasi PWI Kota Depok, Joko Warihnyo usai membuat laporan polisi di Mapolrestro Depok, Selasa (13/09/2022).

Menurut Joko yang didampingi pengacara PWI Kota Depok, Dwi Handy Pardede, SH, apa yang dilakukan kedua pengiat medsos tersebut sudah masuk kategori kejahatan luar biasa yang meminta aparat kepolisian segera bertindak dan ditangkap. “Tentu langkah hukum yang ditempuh PWI Kota Depok ini diharapkan menjadi efek jera bagi pengguna medsos agar bijak dalam berkomunikasi,” terangnya.

Diungkapkan Joko, langkah hukum yang diambil PWI Kota Depok mendapat dukungan PWI Pusat, PWI Provinsi Jawa Barat (Jabar), PWI Kabupaten/Kota di Jabar dan PWI Provinsi, Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia.

“Ketua PWI Kota Depok itu paraih Press Card Number One, jika mendapat ancaman tentu akan mendapat dukungan wartawan se-Indonesia. Kami berharap seluruh wartawan agar tetap jaga kekompakan dan bersatu dari ancaman kebebasan Pers dan rusaknya demokrasi. Kita lawan segala bentuk fitnah, Intimidasi dan ancaman terhadap pers,” tegasnya.

Pengacara PWI Kota Depok, Dwi Handy Pardede SH menjelaskan kronologis yang diawali dengan adanya pemberitaan tentang aktivitas tempat karaoke Inul Vista D’Mall Depok di salah satu media online. Pemberitaan tersebut dikaitkan dengan Ketua PWI Depok dengan membuat status ancaman dari orang bernama Guntur.

Lalu, Guntur mendapat dukungan rekannya yang merupakan pengiat medsos Info Depok yakni Adi Suman yang secara membabi-buta melakukan fitnah, penghinaan, pencemaran nama baik, intimidasi dan ancaman terhadap PWI Kota Depok dan juga ke Ketua PWI Kota Depok melalui Facebook dengan memplesetkan singkatan PWI menjadi Persatuan Wanipiro, tudingan kantor PWI Kota Depok melindungi koruptor dan pembuat berita-berita hoax yang meresahkan.

“Semua bukti-bukti fitnah terhadap PWI Depok di medsos tersebut sudah di screenshoot dan diserahkan ke polisi. Juga ada saksi-saksi yang melihat Kantor PWI Kota Depok di datangi orang tak dikenal. Kedua oknum tersebut kami laporkan atas perkara pencemaran nama baik melalui media elektronik dengan pasal 27 UU RI No.19 Tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman hukuman 5 tahun keatas. Laporan perkara UU ITE tersebut sudah sangat tegas untuk aparat kepolisian segera menangkap kedua pelaku,” pungkas Pengacara PWI Kota Depok, Dwi Handy Pardede, SH.

Ketua SMSI Bogor Raya Mengecam Keras

Terkait Laporan Polisi (LP) yang dibuat oleh Pengurus PWI Depok, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bogor Raya, Piyarso Hadi juga mengecam keras atas perbuatan pelaku yang mengancam kebebasan pers, karena diduga pelaku dengan sengaja melakukan perbuatan tindak pidana Pasal 310 KUHP dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)

Dalam Pasal 310 KUHP tersebut dijelaskan, barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratu.

“Karena perbuatan pelaku dengan memposting status atau pernyataannya itu di medsos (Facebook-red), maka terlapor dapat dijerat dengan UU ITE, karena penggunaan teknologi informasi dan komunikasi diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE serta tidak menutup kemungkinan UU Pers,” papar Hadi yang juga Pemimpin Umum inilahonline.com

Menurut Piya Hadi yang juga salah inisator pendiri PWI Kabupaten Bogor pada tahun 2008 tersebut juga mengatakan, dirinya mendesak kepada Polisi untuk segara memanggil, memeriksa dan menahan pelaku, dan jika terlapor tidak mengindahkan atau memenuhi panggilan Polisi, maka Polisi bisa melakukan upaya pemanggilan paksa dengan menangkap kepada mereka.

Karena jika Polisi tidak melakukan tindakan tegas, maka hal ini akan menjadi preseden buruk bagi penegakkan hukum, khususnya di wilayah Polrestro Depok. “Untuk itu, kami SMSI Bogor Raya mendukung atas langkah hukum yang telah dilakukan oleh PWI Depok sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” imbuhnya.

**ass

Wisata Sepeda Jelajah Bukit Alesano Gunung Salak Bogor Bersama Gorengan dan Mapstrak

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Semarak kegiatan sepeda Sabtu pagi kemarin itu, merupakan HUT ke -2 dari Gorengan (Gowes Barengan) dengan Founder Perally Nasional Ario Danu.

Kemeriahan hajatan tersebut juga didukung oleh beberapa supporting antara lain, KONI Kota Bogor, ISSI Kota Bogor, Bogor Folding Bike Forum, Resto Solo, Boxies 123 Mall, Kinto Tyres, Fietsen Bouwer, Yasmin Six Bikes, Ayam Bakar Cisangkuy, Dapur Yeni, Moona Store, serta Pau Lashes.

Ratusan peserta sepeda yang hadir di Boxies 123 Mall Tajur Kota Bogor ini, dari berbagai daerah baik dari Jabodetabek serta luar kota untuk mengikuti Gowes To Bukit Alesano bersama Gorengan dan Mapstrack.

Beberapa komunitas seperti Sadulur Salipet, Selibor, Selica, Slic, Roseli, Cranger, Bimers dan banyak lagi juga turut memeriahkan kegiatan ini.

” Rutenya cukup menantang selain jalur menanjak dengan elevasi hampir 1000 MDPL, pemandangan yang di suguhkan pun tak kalah menawan, ungkap Hario, panitia Penyelenggara dari Speed Orqanizer, Sabtu, 10 September 2022 akhir pekan lalu.

Peserta di lepas langsung dari plataran lobbi Boxies 123 Mall oleh Dedie A Rachim, Wakil Walikota Bogor, Hery Karnadi, Kadispora Kota Bogor, Ricardo Hermes, Ketua ISSI Kota Bogor serta Hadi Widjaya selaku General Manager Boxies 123 Mall Bogor, tepat pukul 08.00 pagi.

“Kami sendiri memang ingin sekali menjelajah Kawasan di Bukit Alesano ini, karena semua dataran tinggi kami suka.
Bogor memiliki kontur yang unik, jalanan menanjak dengan hamparan sawah dan rindangnya pohon jati membuat kami selalu kangen menjelajah di kawasan Bogor, ” ungkap Arief Djoko Kriswanto Founder dari Mapstrack.

Tak hanya sekedar bersepeda, kegiatan ini juga meningkatkan pariwisata di Kota Bogor.

“Dampaknya pun beragam, selain ikut peduli dalam menciptakan udara bersih bebas polusi juga memberikan kontribusi terhadap para UMKM di pelosok daerah yang di lalui para wisatawan pesepeda,”  tambah Jhonadhi Anggara, Ketua Komunitas dari Sadulur Salipet (SSL).

Sementara itu, Ketua ISSI Kota Bogor, Ricardo Hermes mengatakan, menebar kebaikan yang tak pernah henti dilakukan Komunitas Gorengan ini, kepedulilan akan sekitar juga cukup tinggi.

“Kami salut semoga di hari jadi Gorengan ke 2 selalu memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan bisa menelorkan atlet atlet terbaik dari Kota Bogor,” ujar Rico panggilan akrab Ketua ISSI Kota Bogor

Dalam kesempata yang sama, Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim menegaskan sangat mengapresiasi konsistensi teman teman Gorengan ini.

“Saya memberikan apresiasi. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, selain berolahraga di akhir pekan juga menjadi benchmarked kedepan,” tegas Dedie A Rachim

Ia berharap peserta dari luar kota jangan kapok untuk bersepeda di Bogor.

” Karena rutenya setelah turunan pasti akan ada tanjakan,” pungkasnya.

** asep syahmid