34.1 C
Bogor
Sunday, August 2, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 705

Jadi Narsum Acara Puncak HPN dan HUT PWI Kabupaten Bogor, Ini Janji Iwan Setiawan

0

Sukaraja | Jurnal Bogor 

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor, H. Iwan Setiawan mengapresiasi terkait terselenggaranya Diskusi Publik yang digagas yang panitia HPN 2023 PWI Kabupaten Bogor.

Iwan mengatakan, sesuai dengan tema yang diusung dalam Diskusi Publik yakni “Pers Dalam Pusaran Politik Pilkada”, dimana dalam pembahasan persiapan Pilkada 2024 untuk anggarannya telah siap.

“Untuk anggaran pemilu serentak 2024 insha Allah sudah siap,” kata Iwan dalam sambutannya sebagai pembicara diacara diskusi publik tersebut di M-One Hotel Sukaraja, Senin (27/2/27).

Iwan menyatakan, dalam peran insan pers saat pemilu serentak 2024 tersebut, diharapkan juga insan media perlu adanya edukasi, adapun terkait infrastruktur sebagai penunjang perhelatan pemilu juga telah siap.

“Bahkan dari Sumber Daya Manusia (SDM)  mulai dari Pileg, Pilpres, dan Pilkada saya katakan sudah sangat lengkap. Karena untuk perihal itu kami dari Pemerintah Kabupaten Bogor terus mengawalnya,” jelasnya.

Dirinya meminta, untuk peran pers dalam pelaksanaan pemilu serentak 2024 mendatang, diharapkan dapat memberikan informasi yang baik terkait pesta demokrasi tersebut. Menurutnya, pers adalah pilar keempat atau sebagai messenger (pembawa pesan) kepada masyarakat luas.

“Dan kami ingin meminta juga untuk semua pihak dapat menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Bogor dalam menghadapi Pileg, Pilpres, dan Pilkada di bulan November 2024 nanti,” pintanya.

Bagi orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman itu, peran insan pers sangat penting dalam menginformasikan berita yang akurat dan kredibel, serta bisa mengedukasi bagi para pembaca setianya.

Intinya, sambung Iwan, keberadaan pers ini sangat sentral dan  memberikan energi positif yang edukatif terhadap masyarakat bagaimana pembelajaran kepada masyarakat Bumi Tegar Beriman khususnya.

“Hari ini saya melihat, terkait pribadi kita dalam mengakses media sosial sudah sangat gampang melalui gadget masing-masing melalui Google, hal itu tentunya sangat dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia maupun dunia bila ingin mengetahui portofolio seorang calon kepala daerah. Makanya saya sampaikan bahwa peran pers itu sangat penting saat pilkada nanti,” tegasnya.

Lebih jauh Plt Bupati Bogor memaparkan, ditahun 2023 ini dirinya mengintruksikan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk berperan bagi PWI Kabupaten Bogor dalam menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tujuannya agar anggota PWI yang belum berkesempatan mengikuti program UKW untuk menjadi jurnalis yang kredibel dan profesional.

“Mudah-mudahan tahun 2023 untuk program UKW yang diinginkan oleh anggota PWI Kabupaten Bogor khususnya bisa kita support secara penuh. Saya perintahkan kepada Kadiskominfo Kabupaten Bogor yakni Bayu Rahmawanto bisa mengakomodirnya segala yang dibutuhkan,” janji Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan di puncak acara HPN 2023 dalam kegiatan Diskusi Publik tersebut.

Menanggapi itu, Ketua PWI Kabupaten Bogor, H. Subagiyo merasa sangat senang dengan janji yang dilontarkan oleh pemimpin Bumi Tegar Beriman itu dalam penyelenggaraan UKW tersebut.

Pasalnya, kata Subagiyo, dari total 100 anggota PWI Kabupaten Bogor yang tercatat di bidang Organisasi Keprofesian dan Kewartawanan (OKK), baru 60 persen yang telah mengikuti dan lulus Uji Kompetensi Wartawan.

“Yang mungkin belum mengikuti UKW untuk anggota PWI Kabupaten Bogor secara khususnya kurang lebih masih ada 40 persenan dari total 100 orang yang tercatat sebagai bagian dari keanggotaan di organisasi kewartawanan ini,” jelasnya.

“Tak lupa saya ucapkan rasa terima kasih atas penyampaian Plt Bupati Bogor bahwa Pemkab Bogor siap hadir dalam mendukung penuh penyelenggaraan UKW tingkat Kabupaten Bogor di tahun 2023 ini,” sambungnya.

Sebelumnya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor sukses selenggarakan Diskusi Publik sebagai giat dari puncak peringatan HPN 2023 & HUT PWI ke-77 di M-One Hotel Sukaraja, Senin (27/2/23).

Sementara dalam diskusi publik yang disajikan panitia HPN 2023 tingkat Kabupaten Bogor, dihadiri mulai dari Ketua DPC Partai Gerindra, H. Iwan Setiawan sekaligus sebagai Plt Bupati Bogor, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Bayu Syahjohan, Cabup Bogor 2024-2029 Ade Ruhandi (Jaro Ade), Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat Asep Wahyuwijaya, Pengamat Kebijakan Publik dan pemerintah Yusfitriadi, Ketua IJTI Bogor Raya Niko Kompas TV, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor Suryanto Putra, perwakilan DPC Paertai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Bogor, Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Hanura Daen Nuhdiana, Ketua DPD Partai Perindo Yudia Irawan, Ketua DPC Partai Demokrat Dede Chandra Sasmita (Kang Dechan), Kadishub Agus Ridhallah, Kadiskominfo Bayu Rahmawanto, Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor Asep Mulyana Sudrajat, perwakilan Kadin Kabupaten Bogor Achmad Hidayat, Ketua PFI Bogor Bogor Hendi Novian (Kozer), beserta para tamu undangan lainnya.

** Nay Nur’ain

Pasar Klapanunggal Terbengkalai Tanggungjawab Siapa?

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor

Meski sudah selesai dibangun, namun Pasar Tradisional Klapanunggal, Kabupaten Bogor hingga saat ini belum juga difungsikan. Padahal, pembangunan pasar tersebut sudah menghabiskan anggaran pusat dan APBD Kabupaten Bogor miliaran rupiah.

Hal ini tentunya menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat Klapanunggal yang seharusnya bisa merasakan manfaat dari keberadaan pasar tersebut terkait kapan Pasar Klapanunggal dioperasikan.

“Umumnya kalau pasar itu sudah selesai dibangun sudah bisa difungsikan. Bahkan pada saat proses dibangun juga biasanya sudah ada persiapan operasi pada saat seluruh bangunan selesai. Tapi ini
sudah selesai belum juga terlihat adanya kegiatan di pasar,” kata salah satu tokoh pemuda Klapanunggal, Nanang.

Menurut dia, keberadaan Pasar Klapanunggal seharusnya dapat menunjang dan meningkatkan produktivitas perekonomian masyarakat. Apalagi pasar tradisional ini dibangun dengan dana yang lumayan besar. Maka akan sangat mubazir jika tidak segera difungsikan.

“Saya sendiri bahkan masyarakat pada umumnya tidak tahu kapan akan beroperasi. Pada saat pembangunan juga tidak ada sosisalisasi. Tahu-tahu sudah ada proyek pembangunan pasar aja,” jelasnya.

Ia mengatakan, pemilihan lokasi pasar tradisional klapanunggal sejak awal memang kurang mendapat dukungan dari masyarakat. Pasalnya, lokasi pembangunan pasar berada diwilayah yang sepi dan tidak ada akses kendaraan angkutan umum.

“Tapi karena waktu itu pemda yang sudah menentukan ya masyarakat tidak bisa apa-apa cuma nunggu saja sampai bangunan ini sekarang sudah jadi tapi belum difungsikan,” ujarnya.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Bogor dapat segera mengoperasikan Pasar Klapanunggal sehingga keberadaan pasar klapanunggal dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

** Taufik / Nay

Program CSR 2023, Antam UBPE Pongkor Alokasikan Duit Rp 2,8 Miliar

0

Bogor | Jurnal Bogor

PT Aneka Tambang (Antam) Unit Bisnis Penambangan Emas (UBPE) Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada tahun 2023 ini mengalokasikan anggaran Rp 2,8 miliar untuk melaksanakan program tanggungjawab sosial perusahaan pada lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Dana CSR itu nantinya akan digunakan untuk membenahi infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di 11 desa binaan perusahaan yang berada di Kecamatan Nanggung. Agar anggaran CSR yang dikucurkan perusahaan memberikan manfaat kepada masyarakat dan tetap sasaran, Antam UBPE Pongkor, baru-baru ini menandatangani nota kesepamahan multi pihak.

“Penanadatangan nota kesepamahan itu melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Inspektorat Kabupaten Bogor, disaksikan Guru Besar Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Prof. Fernandes Simangunsong,” kata manajemen Antam UBPE Pongkor, dalam keterangan tertulisnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (28/02).

Sebagai informasi, duit CSR yang akan digelontorkan Antam UBPE Pongkor, ke 11 desa binaan di Kecamatan Nanggung, dialokasikan untuk membiayai program-program yang sudah masuk di dalam APBDes.

Pada Rabu (22/02) lalu, PT Antam UBPE Pongkor, bersama seluruh anggota DPRD Kabupaten Bogor, dari daerah pemilihan (Dapil) V, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcan) Nanggung, beberapa kepala Puskesmas, unsur pendidikan, bertempat di salah satu hotel di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, membahas program-program yang akan dibiayai dana CSR Antam.

“Musyawarah Pemberdayaan Masyarakat Desa (Muspemasdes) membahas, menyelaraskan, serta menyepakati program pembangunan yg bersumber dari Dana CSR/TJSL PT Antam UBPE Pongkor tahun anggaran 2023. Muspemasdes ini untuk mencegah program yang disusun tumpang tindih sumber dananya. Tapi yang pasti semua program yang disusun sudah mengacu pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes),” sebut manajemen Antam UBPE Pongkor, dalam keterangan.

Prof. Fernandes mengapresiasi, kepedulian Antam UBPE Pongkor, karena konsisten merealisasikan program tanggungjawab sosial perusahaan pada lingkungan.

“Dana CSR Antam Pongkor ini sebagai solusi untuk membiayai program usulan masyarakat yang tidak terakomodir oleh sumber dana desa, Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (DBHPRD) bantuan keuangan (Bankeu) Pemerintah Kabupaten Bogor maupun Bankeu dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Fernandes menutupi.

** Mochamad Yusuf

Usai Operasi, Fatimah Masih Butuh Perawatan

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Meski sudah menjalani operasi penyedotan cairan di paru-parunya, Fatimah masih harus tetap mendapat perawatan intensif di RSUD Cileungsi. Namun, kondisi kesehatannya kini jauh lebih baik bila dibandingkan pekan lalu sebelum dilakukan operasi. Kini anak yatim piatu tersebut masih mengeluh lemas dan kerap merasakan sakit akibat bekas operasi. Selain itu, ia juga masih kerap mengalami batuk lantaran masih ada cairan pada bagian paru-parunya.

“Tadi dari hasil pemeriksaan dokter katanya sudah mendingan. Tapi memang masih suka batuk dan badannya masih lemas,” kata Caca yang merupakan kakak Fatimah.

Menurut dia, selama dua minggu menjalani perawatan di RSUD Cileungsi, kondisi adiknya memang perlahan-perlahan mulai pulih. Namun, kata dokter lanjutnya, Fatimah harus tetap mendapat perawatan sampai benar-benar pulih.

“Memang sudah agak mendingan tapi harus tetap mendapat perawatan sampai benar-benar sehat,” ujarnya.

Caca mengaku hanya bisa pasrah melihat kondisi adiknya yang masih terbaring lemas di ruang perawatan RSUD Cileungsi. Sebagai kakak, ia hanya bisa menemani adiknya selama terbaring di RSUD bergantian dengan keluarga lainnya.

“Saya hanya bisa menemani aja dan gak bisa berbuat apa-apa, karena penghasilan dari jaga toko juga gak seberapa gak bisa buat biaya rumah sakit,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Bogor asal Dapil 2, Adi Suwardi mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan Direktur RSUD Cileungsi terkait penanganan dan perawatan Fatimah. Ia berharap pihak RSUD dapat memberikan penanganan terbaik guna mengembalikan kesehatan Fatimah tanpa terlebih dahulu mempersoalkan administrasi.

“Saya sudah minta direktur untuk memberikan pelayanan dan penanganan sampai Fatimah sehat. Kalau untuk administrasi berkas atau biaya itu nanti kita carikan solusinya,” ujar Adi Suwardi.

Menurutnya, warga Kabupaten Bogor apalagi warga tidak mampu atau yatim piatu harus mendapatkan hak yang sama dalam pelayanan kesehatan. Dimana pelayanan kesehatan harus dilakukan secara maksimal.

“Yang terpenting saat ini ditangani terlebih dahulu sampai Fatimah sehat,” tandasnya.

** Taufik / Nay 

Tak Safety, Sepeda Listrik yang Dipakai Anak-anak di Jalan Raya Rawan Kecelakaan

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor 

Keberadaan sepeda listrik kian hari kian meningkat di jalan raya. Sebagian besar para penggunanya masih anak-anak.

Terlihat di beberapa titik jalan raya provinsi seperti di Pasar Leuwiliang dan Jalan Raya Leuwisadeng anak-anak lalu lalang berboncengan menggunakan sepeda listrik.

Menurut warga pengguna jalan, Asep, kondisi seperti ini sangat dikhawatirkan kejadian kecelakaan lalulintas.

Pasalnya, anak-anak tersebut tidak safety atau aman dalam menggunakan sepeda listrik. Bahkan malah membuat pengendara umum terganggu.

“Iya, kita jadi ikut khawatir melihatnya. Karena jalan raya ini ramai oleh kendaraan umum,” katanya. Senin (27/02/23).

Hal tersebut juga dibenarkan oleh anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor Rizki Permana, dia menilai maraknya pengguna sepeda listrik oleh anak-anak sangat miris.

“Sangat miris, apalagi anak-anak ini berboncengan dengan melebihi kapasitas, saya lihat sampai empat orang berboncengan di jalan raya,” ucapnya.

Kata dia, bahwa jalan raya bukan peruntukannya untuk sepeda listrik, seharusnya sepeda listrik tersebut dipergunakan di tempat yang semestinya.

“Seharusnya sepeda listrik ini kan digunakan untuk di jalan pemukiman atau di perumahan, kalaupun di jalan raya harus dengan safety,” kata Rizki yang juga merupakan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Bogor itu. 

Dia juga menghimbau dalam hal ini pentingnya peran orang tua untuk melakukan pengawasan terhadap anaknya.

“Memberikan kasih sayang terhadap anak boleh saja, namun ini sangat dikhawatirkan terjadi kecelakaan,” paparnya.

Sementara, Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Leuwiliang Iptu Tri Aryanto mengatakan, dalam hal ini pihaknya belum mendapatkan instruksi dari pimpinan sehingga belum menindak  pengguna sepeda listrik. 

Kendati pihaknya untuk meminimalisir  terjadinya yang tidak diinginkan akan bekerja sama dengan bhabinkamtibmas di wilayah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Mungkin nanti Bhabinkamtibmas bisa berkoordinasi  dengan RT maupun RW agar memberikan arahan atau sosialisasi terhadap penjual sepeda listrik mungkin bisa dikumpulkan,” pungkasnya.

** Andres

Puncak Peringatan HPN 2023, PWI Sukses Gelar Diskusi Publik Bersama Elite Parpol di Kabupaten Bogor 

0

Sukaraja | Jurnal Bogor  

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor sukses menyelenggarakan Diskusi Publik sebagai puncak peringatan HPN 2023 & HUT PWI ke-77 di M-One Hotel Sukaraja, Senin (27/2/23).

Dimana, Diskusi Publik yang digagas panitia HPN 2023 tingkat Kabupaten Bogor ini bertajuk “Pers Dalam Pusaran Politik Pilkada”.

Ketua HPN 2023, Effendi Tobing menyampaikan kegiatan yang diselenggarakan jajaran kepanitiaan dimaksudkan sebagai puncak dalam peringatan HPN 2023 & HUT PWI ke-77. 

“Diskusi publik merupakan rangkaian dari HPN 2023,” kata Effendi Tobing dalam sambutannya.

Ia melanjutkan, Diskusi Publik yang disuguhkan panitia HPN 2023 itu juga, bertujuan agar pers saat pesta demokrasi pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 secara serentak nanti, apa yang menjadi harapan para partai politik (Parpol) hingga masyarakat Bumi Tegar Beriman khususnya bisa dilakukan oleh insan wartawan yang tergabung dalam PWI Kabupaten Bogor.

“Melalui diskusi publik yang dihadiri mulai dari ketua parpol, Plt Bupati Bogor, H. Iwan Setiawan, anggota dewan dari tingkat daerah sampai Provinsi Jawa Barat, dimomen ini kami sebagai insan pers bisa menyerap semua aspirasi dari para tamu undangan yang hadir saat satu per satu menyampaikan suaranya sebagai pembicara di acara ini,” ungkapnya.

Menurut pria yang akrab disapa Tobing ini juga menuturkan, pers yang merupakan pilar keempat demokrasi di negeri ini, juga diharapkan bisa ikut andil besar dalam pembangunan di setiap daerah khususnya di Kabupaten Bogor serta sebagai insan pemberi wawasan baru dan edukasi kepada masyarakat luas khususnya bagi pembaca di masing-masing media itu sendiri.

“Mulai dari pembangunan di daerah-daerah pelosok hingga pengawasan kinerja dan kebijakan dari eksekutif maupun Legislatif saat perhelatan pemilu serentak 2024 mulai dari Pileg, Pilpres, Pileg dan legislatif kita bahas dalam even ini,” bebernya.

“Tujuan lainnya, kami di PWI Kabupaten Bogor dalam menyelenggarakan diskusi publik ini, guna menyerap aspirasi mulai dari kalangan elite parpol, eksekutif dan legislatif saat pelaksanaan pemilu serentak 2024 hingga dari pihak selaku pemangku kebijakan,” tegasnya sembari menambahkan.

Masih ditempat sama, Ketua PWI Kabupaten Bogor, H. Subagiyo mengaku sangat mengapresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya diskusi publik yang dirancang oleh panitia HPN 2023 tingkat Kabupaten Bogor yakni Effendi Tobing DKK.

“Terima kasih kepada jajaran panitia penyelenggara yang telah mensukseskan demi terselenggaranya event ini, sampai-sampai bisa dihadiri oleh para ketua parpol se-Kabupaten, calon Bupati Bogor, sampai bisa menghadiri seorang pemimpin daerah ini yakni Plt Bupati Bogor, H. Iwan Setiawan,” tuturnya.

Baginya, masih kata Subagiyo, dengan telah digelarnya acara ini sebagai puncak peringatan HPN 2023 tingkat Kabupaten Bogor dalam menyerap aspirasi dari kalangan elite parpol selaku peserta dari pesta demokrasi di Pemilu 2024 secara serentak nanti, diharapkan juga bisa menjadi sebagai wadah penyampaian pihak-pihak kepada pemangku kebijakan di Bumi Tegar Beriman ini.

“Terima kasih saya ucapkan kembali kepada panitia HPN 2024 yang dikomandoi Effendi Tobing Cs yang tak lain juga merupakan Pemimpin Umum dari media BogorUpdate.com bisa menggelar diskusi publik seperti ini, sukses terus untuk PWI Kabupaten Bogor kompak-kompak-kompak,” tandasnya.

Sementara dalam diskusi publik yang disajikan panitia HPN 2023 tingkat Kabupaten Bogor, dihadiri mulai dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Bayu Syahjohan, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS Achmad Fathoni, Cabup Bogor 2024-2029 Jaro Ade (Ade Ruhendi), Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat Asep Wahyuwijaya, Pengamat Kebijakan Publik dan pemerintah Yusfitriadi, Ketua IJTI Bogor Raya Niko Kompas TV, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bogor Suryanto, ketua perwakilan DPC PBB Kabupaten Bogor, Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Hanura, Daen Nuhdiana, ketua DPD Partai Perindo Yudi, Ketua DPC Partai Demokrat Dede Chandra (Kang Dechan), Kadishub Agus Ridhallah, Kadiskominfo Bayu Rahmawanto, Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor Asep Mulyana Sudrajat, perwakilan Kadin Kabupaten Bogor Achmad Hidayat, Ketua PFI Bogor Bogor Hendi Novian (Kozer), dan Plt Bupati Bogor H. Iwan Setiawan beserta para tamu undangan lainnya.

** Nay Nur’ain

Pembongkaran Jembatan Milik PT Parisindo Tunggu Surat dari PT Migas

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Pemerintah Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor berharap PT Pertamina Gas untuk segera merespons surat yang dilayangkan oleh PT Parisindo hingga eksekusi pembongkaran jembatan di RT 02 bisa segera dilaksanakan.

“Hasil diskusi dari PT Parisindo, pihaknya bersedia untuk melakukan pembongkaran jika sudah mendapatkan izin dari Migas. Mengingat, lokasi di bawah jembatan ada tanaman pipa gas yang jika tersentuh akan berakibat sangat fatal,” papar Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri kepada Jurnal Bogor, Senin (27/02/23).

Menurutnya, rencana demo yang akhirnya ditunda oleh warga karena menghargai itikad baik dari pihak PT Parisindo sehingga warga menunda untuk menyampaikan aspirasinya kepada pihak perusahaan.

“Dulunya, lokasi jembatan di RT 2 memang menjadi jalur utama perusahaan. Namun saat ini kan hanya menjadi parkiran, dan parkiran tersebut bisa dialihkan,” kata A Heri sapaan akrabnya.

Dirinya meminta kepada kedua perusahaan yang berperan untuk segera merealisasikan keinginan warga, agar warga bisa memiliki akses jalan yang normal pada umumnya.

“Warga itu sudah menderita puluhan tahun, jangan ditambah lagi penderitaannya dengan lamanya pihak perusahaan mengambil keputusan,” pintanya.

Maka dari itu, sambung A Heri, masih menunggu sampai hari ini, apakah PT. Migas sudah merespons surat yang dilayangkan oleh PT Parisindo atau belum.

“Saya akan berupaya keras memerdekakan warga yang sudah puluhan tahun jalan merangkak. Karena mereka juga punya hak yang sama sebagai warga negara,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Kendaraan Listrik Jadi Upaya Penurunan Emisi Karbon, Begini Perhitungan Emisinya Menurut PLN

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

PT PLN (Persero) mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sebagai salah satu upaya pengurangan emisi karbon. PLN memastikan seluruh infrastruktur kendaraan listrik bisa dinikmati pelanggan sehingga masyarakat tak perlu ragu untuk beralih ke kendaraan listrik.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengajak masyarakat untuk bisa beralih dari kendaraan berbasis fosil ke kendaraan listrik. Dengan menggunakan kendaraan listrik masyarakat sudah turut berkontribusi untuk mengurangi emisi 56 persen.

“Sebagai gambaran, 1 liter bahan bakar minyak (BBM) setara dengan 1,2 kilowatt hour (kWh) listrik. Emisi karbon 1 liter BBM setara dengan 2,4 kilogram (kg) CO2e, sedangkan 1,2 kWh listrik emisinya setara 1,02 kg CO2e,” ujar Darmawan dalam pagelaran otomotif terbesar, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di Jakarta.

Apalagi, kata Darmawan, listrik yang disediakan untuk mengisi daya kendaraan juga akan semakin bersih, menyusul mulai dibangunnya pembangkit yang berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Seiring dengan pembangkit PLN yang akan menuju ke EBT, maka ke depan kendaraan listrik emisinya akan nol,” kata Darmawan.

Darmawan menekankan bahwa selain ramah lingkungan, keunggulan kendaraan listrik adalah lebih hemat. Sebagai gambaran, mobil dengan BBM dengan jarak tempuh 10 kilometer (km) menghabiskan 1 liter BBM, sedangkan mobil listrik dengan jarak sama menghabiskan 1,2 kWh.

“Maka dengan asumsi tarif listrik sebesar Rp1.699,53 per kWh, hanya diperlukan sekitar Rp2.500 untuk mobil listrik dan sekitar Rp14 ribu untuk mobil BBM dalam menempuh jarak 10 km. Dengan begitu menggunakan mobil listrik lebih hemat sekitar 75 persen dari pada menggunakan mobil BBM,” cetusnya.

Tak hanya itu, kata Darmawan, penggunaan kendaraan listrik juga tetap bisa tampil keren. Karena saat ini pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) beserta PLN telah melakukan terobosan dengan konversi kendaraan BBM ke listrik. 

“Melalui konversi kendaraan listrik pecinta otomotif tetap bisa berkreasi sesuai dengan keinginan. Misalnya dengan mengkonversi motor vespa jadul ataupun motor costum kekinian menjadi kendaraan listrik,” tutup Darmawan.

Salah satu Youtuber otomotif Indonesia Om Mobi mengajak masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik karena lebih bersih dan hemat, bukan isapan jempol semata. Menurutnya, dengan menggunakan kendaraan listrik, masyarakat bisa turut berkontribusi dalam menjaga lingkungan.

“Saya rasa masyarakat perlu mengetahui bahwa ada kendaraan listrik yang ramah lingkungan yang kadang lebih kencang dan pastinya lebih menyenangkan. Masyarakat harus kenal sama listrik, walaupun sebenarnya kita manusia pasti sudah menikmati listrik sejak dari lahir. Cuma, ini saatnya kita shifting dari BBM, dari bahan bakar fosil, ke listrik, sekarang saatnya,” ujar Om Mobi.

Dalam mengkampanyekan kendaraan listrik ke masyarakat, PLN juga turut mendukung pelaksanaan IIMS Tahun 2023 yang digelar mulai 16-26 Februari di Jiexpo Kemayoran. PLN ikut berpartisipasi aktif dengan menyediakan Hall khusus motor listrik dan test ride berbagai jenis motor listrik. 

PLN menampilkan berbagai produk di booth antara lain 12 motor konversi yang diproduksi oleh PLN Pusharlis dan PLN Puslitbang. Beberapa jenis motor konversi yang ditampilkan di antaranya Choper Electric, Binter Electric, Vespa Electric, KLX Electric, dan Regal Raptor. 

Untuk diketahui, PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore.

** Nay Nur’ain

Bima Minta Pembangunan Masjid Agung Tepat Waktu

0

Bogor | Jurnal Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melanjutkan pembangunan Masjid Agung Kota Bogor di tahun 2023.

Pembangunan (lanjutan) Masjid Agung di awal dengan ekspose perencanaan dan item-item yang akan dikerjakan oleh pihak kontraktor dalam penuntasan pembangunan Masjid Agung tahun anggaran 2023 di ruang utama Masjid Agung, belum lama ini.

Wali Kota Bogor, Bima Arya meminta agar tidak ada keterlambatan pengerjaan seluruh proses agar dikerjakan secara on time atau tepat waktu.

“Penuntasan tempat ini Masjid Agung yang terintegrasi dengan Alun-alun saya minta pengajuannya tepat waktu” katanya.

Bima Arya juga meminta agar Dinas PUPR segera melakukan koordinasi dengan pihak DKM terkait item-item yang akan dikerjakan dalam perencanaan lanjutan pembangunan Masjid Agung.

Ekspose pembangunan yang dilakukan oleh Konsultan Perencanaan, Fauzan dan Winarto ini dilakukan dengan memaparkan area kerja, item yang akan dikerjakan serta gambaran keseluruhan masjid yang ditampilkan dalam gambar digital tiga dimensi.

Nantinya Masjid Agung Kota Bogor ini akan terintegrasi dengan Blok F, Alun-alun Kota Bogor, fasilitas menara, penataan interior dan sebagainya.

Setelah pembangunan Masjid Agung ini tuntas, nantinya seluruh sudut luar area masjid bisa terlihat dari berbagai sisi.

Sekretaris Dinas PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina mengatakan, ekspose dilakukan oleh konsultan perencana yang memiliki kemampuan dan keahlian dibidang desain Masjid.

Penuntasan Masjid Agung ini kata Rena, menjadi tanggung jawab yang harus diselesaikan.

“Dengan ekspose ini pak wali dan pak wakil jadi tahu apa yang akan dikerjakan. Komunikasi ini dilakukan sejak awal untuk mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Sehingga lanjut Rena, proses dan progres pembangunan masjid nantinya bisa diawasi dan dikawal bersama hingga selesai tepat waktu.

“Ini salah satu strategi kita mengkomunikasikan sejak awal, mulai dari perencanaan kemudian segi pengawasan sudah kita komunikasikan sejak awal, komunikasi terkait dengan rencana kerja timeline kita harus tahu semua. Jadi kita sama-sama bisa mengontrol dan mengawasi,” tegasnya.* Fredy Kristianto

Bima Arya Siap Kolaborasi Terkait Food Security

0

Bogor | Jurnal Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya menghadiri upacara pengukuhan Erwin Gunawan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat yang baru menggantikan Herawanto.

Pengukuhan dilangsungkan di Gedung BI Perwakilan Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (24/2). Acara tersebut juga dihadiri Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Bima Arya mengatakan, Pemerintah Kota Bogor sangat menikmati kolaborasi yang terjalin selama ini dengan BI Perwakilan Jabar. Ia berharap, kolaborasi yang sudah berjalan baik bisa dilanjutkan dan ditingkatkan.

“Bank Indonesia memiliki peran strategis selama pandemi. Berkolaborasi bersama Pemkot Bogor mengendalikan inflasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, salah satunya yang paling terasa mendorong urban farming. Urban farming ini terbukti efektif untuk ketahanan ekonomi, mencegah inflasi juga,” ungkap Bima Arya.

Bima melanjutkan, tantangan ke depan adalah pada bidang ketahanan pangan atau food security.

“Saya tadi ngobrol dengan Pak Erwin, siap untuk berkolaborasi untuk ketahanan pangan. Karena persoalan krisis banyak disebabkan oleh kelangkaan pangan, ketahanan pangan terganggu. Kita akan mendorong itu, semua yang terkait dengan food security,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jabar Erwin Gunawan Hutapea mengatakan, pihaknya akan menggelar operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga pangan di Jabar menjelang Bulan Suci Ramadhan sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.

“Untuk menjaga stabilitas, khususnya inflasi di Jawa Barat, apa lagi sekarang kita mendekati hari besar keagamaan nasional Bulan Ramadhan, kita fokus dengan seluruh lembaga dalam konteks Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan operasi pasar agar harga beras, harga minyak, harga cabe, bawang tetap terkendali,” terangnya.* Fredy Kristianto