28.5 C
Bogor
Sunday, August 2, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 692

Kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM, DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor akan Gelar Bazaar Ramadan

0

Bogor | Jurnal Bpgor

Bazaar Ramadan DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM itu tujuannya untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang berpenghasilan rendah mendapatkan bahan pokok untuk kebutuhan selama Ramadan, sekaligus menyambut datangnya Idul Fitri.

Ketua DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, Miad Mulyadi, dihubungi Minggu (12/03/2023) mengatakan, bazaar Ramadan itu yang penyelenggaraannya bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor merupakan rencana kerja yang sudah ditetapkan DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah, rencana DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor menggelar bazaar Ramadan direspon positif Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Pak Asep Mulyana Sudrajat. Bahkan beliau sangat berterima kasih kepada DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor yang mengajak berkolaborasi menggelar bazaar Ramadan,”kata Miad.

Dia menerangkan, bazaar Ramadan akan menyediakan berbagai kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) dan lain-lainnya yang dibutuhkan masyarakat untuk menyambut datangnya Idul Fitri atau lebaran.

“Bahan pokok (Bapok) yang akan dijual di bazaar Ramadan harganya sangat terjangkau, karena dipasok atau disuplai dari distributor langsung. Nah, Kadis Koperasi dan UKM siap membantu suksesnya bazaar Ramadan DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor,”ujarnya.

Ketika ditanya kapan pelaksanaan bazaarnya, Miad menjelaskan, untuk masalah waktu, tanggal dan harinya sedang dicari yang tepat, namun kemungkinannya di atas tanggal 20 Ramadan atau 10 jelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pak Asep Mulyana saat pertemuan dengan pengurus DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor menyerahkah waktu pelaksanaan kepada kami. Makanya, kami dengan semua pengurus pekan ini akan menetapkan hari pelaksanaan,” terang Miad.

Miad, tak lupa mengapresiasi Asep Mulyana Sudrajat, karena meski sibuk sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, namun beliau masih menyempatkan waktunya menemui pengurus DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, saat bertandang kekantornya.

“Pak Asep itu, sosok pejabat sederhana alias humble, dan sangat menghargai tamu, padahal kami minta bertemu beliau dadakan. Sosok pejabat seperti Pak Asep ini harus diteladani dan dijadikan contoh semua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bogor,”tegas Miad menutupi.

** Mochamad Yusuf

Soal Pelaporan Plt Bupati Bogor ke Polisi, Ketua DPC Syarikat Islam Kab Bogor Minta Dua Belah Pihak Buka Pintu Dialog

0

Bogor | Jurnal Bogor

Ucapan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor yang menghebohkan masyarakat baru-baru ini, ternyata belum sepenuhnya selesai. Pasalnya, ada sejumlah elemen masyarakat, diantaranya organisasi sayap (Orsyap) Syarikat Islam (SI) masih mempersoalkan ucapan Plt Bupati Bogor yang dimuat di salah satu media lokal Bogor.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Syarikat Islam Kabupaten Bogor, Miad Mulyadi, dihubungi Jurnal Inspirasi (grup Jurnal Bogor), Minggu (12/03/2023) mengaku tidak mengetahui, jika Orsyap SI itu masih mempersoalkan ucapan atau pernyataan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Pasalnya, kata Miad, DPC Syarikat Islam (SI) Kabupaten Bogor menganggap persoalan ucapan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan itu sudah selesai, ketika DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor dengan beberapa organisasi masyarakat (Ormas) Islam dalam pertemuan di Kantor Bupati Bogor, Rabu 1 Maret 2023 lalu sudah selesai.

“Pada pertemuan dengan semua Ormas Islam, termasuk DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, Pak Iwan Setiawan, Plt Bupati Bogor, sudah menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas ucapan atau pernyataan yang menghebohkan masyarakat seluruh Indonesia itu, DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor memaafkan kekhilafan Pak Iwan,” kata Miad.

Miad mengatakan, ucapan dari Plt Bupati Bogor itu sifatnya hanya ingin menegaskan, masalah yang ramai diperbincangkan soal isu jual beli jabatan dalam proses mutasi dan promosi pejabat di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bogor itu tidak ada.

“Tapi, masalahnya, Pak Iwan, sebagai pejabat negara, pimpin daerah tidak tepat menempatkan diksi, sehingga memicu kegaduhan. Untungnya, Pak Iwan Setiawan, selalu Plt Bupati Bogor langsung respon cepat dengan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, sehingga masalah tidak melebar,” ungkap Miad.

Disinggung mengenai pelaporan dari Orsyap Syarikat Islam ke Polres Bogor, Miad menjelaskan, DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, tidak memiliki kewenangan melarang mereka (Orsyap), kenapa ? karena mereka (Orsyap) seperti Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI), Sarikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI), Forum Cendikiawan Muda Indonesia(FORCE –MI ) serta Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), secara struktur organisasi tidak di bawah DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, tapi berada langsung di Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Kenapa demikian ? karena Orsyap itu lembaga otonom yang memiliki kepengurusan sendiri dari mulai tingkat pusat, wilayah (provinsi) hingga kabupaten/kota. Jadi, kami DPC Syarikat Islam, tak memiliki hak melarang mereka,” tegasnya.

Namun demikian, kata Miad, secara pribadi maupun ketua DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, dirinya telah meminta para pimpinan Orsyap untuk menahan diri, dan alangkah baiknya persoalan ini diselesaikan dengan duduk bersama. “Kami minta pihak dari Plt Bupati Bogor, Pak Iwan Setiawan, membuka pintu dialog dengan pimpinan Orsyap, agar masalah ini bisa cepat diselesaikan,” tutup Miad.


** Mochamad Yusuf

Nurhayanti Nyoblos di TPS 7 Pilkades Desa Ciomas Rahayu

0

Ciomas | Jurnal Bogor 

Mantan Bupati Bogor Nurhayanti Hj.Nurhayanti, S.H., M.M., M.Si.,menggunakan hak pilihnya di Pilkades Desa Ciomas Rahayu dengan mendatangi Tempat Pemilihan Suara (TPS) 7 di Desa Ciomas Rahayu, Ciomas, Kabupaten Bogor.

“Memberikan hak suara hanya sendiri, sehingga saya datang sendiri ke TPS 7,” ujarnya, Minggu (12/3/2023).

Menurut Nurhayanti, di Pilkades Ciomas Rahayu,  siapa saja yang terpilih yang terpenting bisa membawa aspirasi masyarakat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga pelaksanaan Pilkades lancar dan Kades terpilih peduli terhadap masyarakat,” pintanya.

Sementara itu, Pj Desa Ciomas Rahayu, Saeful Jack Peter mengatakan Nurhayanti ber-KTP di Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas sehingga memilik hak yang sama seperti warga lain yakni bisa menggunakan hak pilihnya dalam menentukan siapa calon Kepala Desa Ciomas Rahayu periode 2023- 2029.

“Sesuai dengan alamatnya yakni RT 01/09, Bu Nurhayanti mencoblos di TPS 7,” tukasnya.

** Arif Ekon 

Iwan Nyoblos Pilkades di Desa Lewimalang

0

Cisarua|Jurnal Bogor

Plt.Bupati Bogor, Iwan Setiawan didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Halimatussadiyah Iwan turut serta menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi Pilkades serentak gelombang II tahun 2023. Hal itu dilakukan saat melakukan pemantauan langsung ke lokasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak salah satunya ke TPS 09 wilayah 3 Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Minggu (12/3).

Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, Pilkades serentak gelombang II merupakan momen yang ditunggu masyarakat di 36 desa yang tersebar di 26 kecamatan se-Kabupaten Bogor sehingga penyelenggaraannya harus sukses, aman dan kondusif.

“Hari ini momen yang ditunggu masyarakat, kami harap dari mulai pemilihan hingga perhitungan sore ini bisa selesai dengan kondusif aman dan tenang,” terang Iwan Setiawan.

Iwan Setiawan menyatakan, Pilkades merupakan pesta demokrasi yang mana masyarakat bebas menentukan dan memilih berdasarkan hak pilihnya.

“Mari sama-sama kita serius pantau dan jaga pelaksanaan Pilkades serentak ini sampai sukses dan tuntas,” tuturnya.

Dirinya juga mengingatkan kepada para Kades yang nanti terpilih bisa menjalankan tugas dengan amanah sesuai dengan kewenangannya. “Agar apa yang dibutuhkan dan diharapkan masyarakat bisa terakomodir dengan baik,” tegas Plt. Bupati Bogor.

** Dede Suhendar

Aparat TNI-Polri Amankan Pilkades Desa Curugbitung

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Ratusan aparat gabungan yang terdiri dari pihak kepolisian, Tentara Negara Indonesia (TNI), Pol PP dan Linmas mengamankan perhelatan hajat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Curugbitung, Nanggung, Kabupaten Bogor. Pengamanan dilakukan di sebar ke sebanyak 17 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di masing-masing RW. 

“Untuk situasi saat ini Desa Curugbitung di 17 TPS relatif aman kondusif, belum ada laporan-laporan kejadian yang tidak diharapkan,” kata Kapolsek Nanggung AKP Handoko kepada Jurnal Bogor, Minggu (12/03). 

Dia menegaskan, selama perhitungan di masing-masing TPS berjalan sesuai dengan keinginan, tidak ada riak-riak dari para pendukung para calon. “Intinya berjalan seperti semestinya, tidak ada riak-riak apapun. Saat ini perhitungan sedang dilakukan tinggal menunggu laporan di masing-masing TPS untuk di kirim ke tingkat desa,” tegasnya.

Menurut Handoko, ratusan aparat gabungan mengamankan di sejumlah titik TPS dari kepolisian sendiri dibantu oleh Polres Bogor. “Dari kepolisian sekitar 40 orang dibantu oleh TNI, Pol PP, Linmas, bahkan linmas dari masing-masing desa di Kecamatan Nanggung dikerahkan,” katanya.

Jadi kata dia, diharapkan para calon agar untuk menciptakan situasi aman dan kondusif. “Dalam hal ini para calon sudah berikrar untuk menciptakan situasi aman dan kondusif apapun hasilnya dan siapapun yang menang,” ucap dia. 

Sementara, Ketua Panitia Pilkades tingkat kecamatan Ae Saefulloh mengimbau agar panitia maupun petugas TPS menjalankan dengan jujur dan tidak menimbulkan masalah.  “Kami mengimbau kepada seluruh panitia dan petugas TPS untuk menjalankan pemilihan dengan jujur dan adil agar pelaksanaan Pilkades tidak menimbulkan permasalahan dan berjalan lancar,” katanya.

Jadi kata Ae pelaksanaan Pilkades saat ini serentak yang digelar di 36 desa di 26 Kecamatan, untuk kondusifitas acara para calon diimbau bisa mengendalikan pendukungnya. “Para calon kepala desa untuk mengendalikan pendukungnya agar tidak terpancing suasana apa pun, hasilnya nanti setelah perhitungan suara,” papar Ae.

Di tempat yang sama Ketua Panitia Pilkades Irfan Darajat mengatakan, tahap demi tahap Pilkades telah terlewati dengan kondusif.

“Alhamdulillah segala tahapan-tahapan Pilkades sudah kita lalui bersama, hingga hari ini bisa terlaksana puncaknya Pilkades Curugbitung dengan total hak pilih 7841 yang tersebar di 17 TPS. Semoga pelaksanaan Pilkades ini berjalan lancar, jujur, adil dan menghasilkan pemimpin yang terbaik dan amanah untuk melanjutkan pembangunan di Desa Curugbitung ini,” katanya.

** Andres

PPP Yakin Bisa Pertahankan Satu Kursi Dewan di Dapil IV

0

Dramaga | Jurnal Bogor 

Berkurangnya kursi Dewan di Dapil IV Kabupaten Bogor,  tidak merontokkan semangat kader partai PPP di wilayah Dapil IV. Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Elly Rachmat Yasin mengaku optimis PPP bisa mempertahankan satu kursi dewan di Dapil IV.

“Sebelum menghadapi Pileg nanti, kita kuatkan dulu kader PPP di setiap kecamatan, salah satunya dengan para pengurus kader PPP di Kecamatan Dramaga,”  ujar Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Elly Rachmat Yasin yang merupakan anggota DPR RI.

Elly mengungkapkan bahwa  penguatan dan pembekalan terhadap kader sangat penting dalam menghadapi Pileg 2024.   Apalagi, jumlah kursi dewan Dapil IV Kabupaten Bogor, bakal berkurang pasca-Kecamatan Ciomas masuk ke Dapil III.

Dengan berkurangnya satu Kecamatan, otomatis jumlah kursi dewan juga ikut berkurang. Dari yang sebelumnya 9 kursi dewan, sekarang kursi dewan Dapil IV  menjadi 7 kursi.

“Sekarang ini bagimana caranya  PPP bisa mempertahankan satu kursi dewan di Dapil IV. Kalau target di Kabupaten Bogor yakni sepuluh kursi Dewan ,” ujarnya  saat penguatan mesin Partai di Pendopo Dramaga, Desa Dramaga.

Ia mengaku bangga dengan kesolidan yang ditunjukkan pengurus Partai Anak Cabang PPP dalam menjalankan mesin partai berlambang kabah tersebut. Ia berharap semuanya solid dan bersatu saling mendukung, serta kerja keras untuk memenangkan PPP.

“Mari kita bersama-sama untuk semangat perjuangan, semangat pengabdian yang tulus, untuk mengembalikan kejayaan PPP di masa mendatang. Hanya satu tujuan, menjemput kemenangan,” jelasnya.

Sementara anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil IV M. Romli mengaku optimis kursi dewan di Dapil IV  bisa dipertahankan. Walaupun dirinya di Pileg 2024 tidak lagi maju di Dapil IV. Hal tersebut disebabkan amanat partai untuk  melangkah maju ke DPRD Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, untuk mempertahankan kursi dewan di Dapil IV tentunya perlu adanya penguatan  pengurus ranting PPP. Bahkan pascadirinya melangkah ke Jabar, tentunya semua para bakal calon legislatif (bacaleg) memiliki peluang yang sama. Hal tersebut disebabkan tidak adanya dewan incumben.

“Intinya, Caleg  PPP harus memiliki semangat juang yang tinggi. Karena niatnya bukan menjadi calon, akan tetapi bagaimana siap menjadi dewan,” tukasnya.

** Andres

Jalan Lingkungan tak Sesuai, Warga Sinar Harapan Minta Perbaikan

0

Sukajaya l Jurnal Bogor 

Warga Sinar Harapan menuntut Pemerintah Desa Harkatjaya, Sukajaya, Kabupaten Bogor agar jalan lingkungan (jaling) yang baru dibangun sudah rusak lagi untuk segera diperbaiki.

Salah satu tokoh masyarakat setempat H. Uci menyebutkan, sesuai prasasti yang dipasang jalan lingkungan itu menghabiskan dana sebesar Rp18 juta.

“Faktanya jaling itu cuma menghabiskan dana hanya 6 juta,” ungkapnya, Minggu (12/3).  

Bahkan H.Uci berterus-terang berdasarkan informasi yang terlebih tertulis  di spanduknya, jaling itu adalah betonisasi, tapi pada kenyataan bukan beton. “Kami menuntut, setidaknya anggaran 18 juta itu minimal dibangunkan sekitar 70 persen. Jangan sampai terjadi menipu masyarakat, sebab di spanduk bangunan tersebut tidak sesuai kenyataan,” kesal Uci.

Dengan kondisi tersebut dia merasa tidak puas karena banyaknya terjadi kecelakaan sehingga dia harapkan jalin dibangun dengan kokoh. Bahkan sejak awal, dia mengaku pembangunan jaling pihak masyarakat maupun RW tidak dilibatkan

“Tidak ada koordinasi, padahal kalau untuk pembangunan lingkungan kami siap membantunya baik secara fisik maupun secara moral, kami siap. Bahkan bangunan serupa juga tidak hanya di satu titik saja. Termasuk di Budi Utomo pun sama pembangunannya seperti ini,” beber dia lagi.

Tak hanya tokoh masyarakat, Ketua  RT  02 RW 07 Suru juga mengharapkan jaling yang sudah rusak itu untuk segera ada perbaikan. “Tolong segera diperbaiki,” kata Suru.

Sementara ketika dikonfirmasi Jurnal Bogor perihal tersebut, Pemerintah Desa Harkatjaya melalui Sekretaris Desa Kiki, serta Kasie Ekbang Kecamatan Sukajaya Cici  tak merespons. 

Sebelunya diberitakan, seorang warga membagikan keluhan kondisi pembangunan infrastruktur berupa jalan lingkungan (jaling) di wilayah Desa Harkatjaya, Sukajaya, Kabupaten Bogor melalui unggahan video di media sosial.

Dilansir dari akun Ulan Pahri Ulan Pahri menunjukkan hasil pembangunan jalan yang berasal dari Dana Desa itu dikeluhkan hasilnya.

“Pembangunan di kampung sinar harapan 18 juta, yang dibangunin cuma 6 juta,”katanya dalam unggahan video yang diterbitkan pada Rabu (8/3) lalu.

Dia juga menunjukkan beberapa kerusakan di titik jalan yang mana pembangunan tersebut diketahui baru selesai 1 bulan.

“Baru sebulan masa sudah kaya gini-ginj jalan, lihat bangunanya 18 juta ini,” kata dia mengeluhkan.

Informasi didapat dalam video tersebut, lokasi pembangunan jaling itu berada di Kampung Sinar Harapan menghabiskan anggaran Rp17.988.200. Sementara dari tayangan video itu menunjukkan kekecewaan hasil dari pembangunan tersebut.

** Arip Ekon

Penggunaan Produk Import di Lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Mendapatkan Keluhan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Kementerian Perindustrian telah proaktif mendorong pelaksanaan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Upaya ini menjadi langkah strategis dalam memacu produktivitas dan daya saing industri manufactur yang akan memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 43 Tahun 2022 Tentang Tata Cara Penunjukan Verifikasi Independent dan Pengenaan sanksi Adminintrasi dalam rangka Perhitungan dan Verifikasi besaran nilai TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP).

Bahkan besaran nilai TKDN tersebut bukan hanya tertuang dalam Permen. Juga tercetus dalam UU Cipta Kerja yang jelas menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah diminta untuk mengalokasikan minimal 40 persen belanjanya untuk UMKM dan Koperasi dari produk dalam negeri.

Namun hal yang sangat disayangkan, intruksi Undang-Undang serta arahan Presiden, bahkan Peraturan Menteri tidak cukup membuat Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk menggunakan produk dalam Negeri yang memiliki nilai TKDN diatas 40 persen.

Hal tersebut terlihat dan sudah terjadi sejak 3 tahun kebelakang, dimana Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor justeru lebih memilih produk import asal Perancis dengan menggunakan atap jenis Ondulen yang hanya memiliki nilai TKDN 24 persen. Tak ada perubahan dalam penggunaan produk import tersebut juga menjadi keluhan bagi para kontraktor atau aplikator, karena selisih nilai atap Ondulen dengan jenis atap lain cukup signifikan.

“Mengenai produk atap jenis Onduline yang gemar dipakai Dinas Pendidikan belakangan ini selalu jadi rebutan pihak distributor, apalagi kebutuhan atap tersebut diduga dimonopoli oleh salah satu suplaier yang namanya berseliweran di Dinas Pendidikan,” ucap NF kepada Jurnal Bogor, Minggu (12/03/23).

Penggunaan atap Ondulen produk import tersebut semakin hebat di pasaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dan seolah tidak bisa ditawar lagi padahal nilai TKDN Ondulen sangat rendah dibawah 40 persen.

“Seolah – olah produk atap tersebut mendarah daging di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor padahal didalam Kepres jelas tercetus cintailah produk dalam negeri tapi aturan tersebut seolah tidak berlaku dalam lingkup Dinas Pendidikan,” ungkap NF.

Dirinya sangat menyayangkan, dari sekian banyak produk dalam negeri yang tidak kalah bagus kualitasnya, justeru malah produk import yang dipertahankan oleh Dinas Pendidikan.

“Saya sih berharap, keluhan kami sebagai penyedia jasa yang sangat mendukung produk Indonesia bisa didengar dan disampaikan oleh pemangku kebijakan yang lebih tinggi. Walaupun untuk kualifikasi jenis barang tahun ini di lingkup Dinas Pendidikan belum ada ketetapan, tapi kami berharap baik untuk baja ringan, keramik maupun atapnya Dinas Pendidikan bisa menggunakan produk dalam negeri yang jelas nilai TKDN-nya tinggi, ” pungkasnya penuh harap.

Sementara, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Desirwan saat dimintai keterangan terkait pemakaian jenis produk barang yang akan digunakan pada pekerjaan tahun 2023 via telepon dan pesan singkat tidak memberikan jawaban. Hingga sampai diturunkannya berita ini belum ada penjelasan dari Dinas Pendidikan.

Untuk diketahui Kementerian Perindustrian sudah memverifikasi produk yang nilai TKDN-nya lebih dari 40 persen di Indonesia sudah mencapai lebih dari 19 ribu jenis usaha.

** Nay Nur’ain

Kapten Rocky Gandeng PT ASI Beri Pelatihan Kerja Lulusan SMK

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Koramil 0621-05 Gunung Putri, bekerja sama dengan PT Aneka Servis Indonesia merekrut para pemuda lulusan SMK untuk mengikuti pelatihan mekanik alat berat, di kawasan pergudangan Kota Wisata, Desa Limusnunggal, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jumat (10/3/23).

Danramil 0621-05/Gunung Putri, Kapten kav La Ahmadin mengatakan, pelatihan ini kami sediakan untuk anak pemuda lulusan SMK. Mengingat, jika SMK sedikit banyak pasti mereka punya dasar akan teknik mesin atau mekanik.

“Pelatihan ini bermaksud setelah para pemuda ini mendapatkan pendidikan, kedepan mereka akan disalurkan diperusahaan yang menggunakan alat berat,” ucap Kapten Rocky sapaan akrabnya itu kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, mengambil langkah pelatihan untuk para pemuda ini, selain agar para pemuda bisa mendapatkan lapangan pekerjaan, juga upaya mengalihkan agar mereka tidak melakukan hal-hal yang negatif.

“Langkah ini kami ambil agar anak-anak muda yang baru lulus sekolah, minimal dia sudah mempunyai kerjaan. Sehingga anak-anak itu tidak melaksanakan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tawuran, narkoba, atau menjadi geng motor,” jelasnya.

Sementara Direktur PT Aneka Servis Indonesia menyampaikan, perusahaannya bergerak di bidang pelatihan mekanik, untuk menunjang operasional khususnya pembinaan sumberdaya manusia.

“Karena ini dilatar belakangi background saya, waktu itu saya pernah kerja di perusahaan besar Astra. Saya menjadi instruktur pada waktu itu, kemudian saya merasa terpanggil, karena potensi anak muda yang sekarang, saya akan menggiring mereka menjadi mekanik yang handal nanti di lapangan,” paparnya.

“Karena kita punya latar belakang, kita punya insfrastruktur, mengapa tidak kita lakukan untuk pelatiahan bagi para pemuda disini,” jelasnya lagi mengakhiri.

** Nay Nur’ain 

Cariu Jadi Pusat Pelatnas Tenis Meja

0

Cariu | Jurnal Bogor

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano meresmikan Donic Table Tennis Training Center (DTTTC) di Desa Cariu, Kabupaten Bogor. Arena tersebut merupakan milik Ketum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) masa bakti 2022-2026 Peter Layardi Lay yang akan dijadikan sebagai tempat Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Tenis Meja.

“Tenis meja ini bisa jadi cabang olahraga unggulan Indonesia untuk SEA Games dan Asian Games ke depan, mari coba tata kembali tenis meja setelah sekian lama tidak terdengar, tidak ada kompetisi hanya karena permasalahan antar pengurusnya. Mari fokus pembinaan atlet, dan hari ini sangat positif. Sarana ini dibangun untuk Pelatnas atlet di Indonesia,” kata Marciano kepada wartawan.

Marciano berpesan agar PTMSI mengesampingkan perbedaan guna memberi ruang lebih kepada atlet tenis meja untuk menjadi juara. Dalam mempersiapkan atlet juara, Marciano berharap arena tersebut dapat digunakan untuk mempersiapkan atlet lapis kedua dan ketiga yang kelak menjadi atlet elite. 

“Adanya arena ini juga menjadi pembangkit semangat kita semuanya, dengan harapan agar potensi area sekitar Pelatnas perlu dikembangkan agar kelak muncul atlet-atlet Indonesia dari Cariu, Bogor,” harapnya.

Sementara itu, Peter Layardi membeberkan jika PB PTMSI terus menjalankan proses pembinaan atlet nasional, baik lapis utama, lapis kedua dan ketiga dan generasi penerus tenis meja Indonesia.

“Ada 11 atlet yang terdiri dari 6 putra dan 5 putri yang ikut dalam Pelatnas, Indonesia ini merupakan Raja Tenis meja di Asia Tenggara, saya berharap para atlet terbaik kami bisa dikirim dan mendapat dukungan dari KONI Pusat, KOI, dan Kemenpora sehingga mereka semangat dan dapat menampilkan yang terbaik.” jelas Peter.

Sedangkan Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan mengatakan Kabupaten Bogor menyambut baik adanya sarana dan prasarana olahraga tingkat nasional yang dibangun di Kecamatan Cariu karena Kabupaten Bogor tengah mengembangkan Sport Tourism.

“ Sudah ada 25 sarana dan prasarana yang tersebar 15 kecamatan di Kabupaten Bogor, salah satunya training center untuk Pelatnas Tenis Meja dari PB PTMSI ini,” singkatnya.

** Taufik / Nay