25.5 C
Bogor
Sunday, May 3, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 653

Usai Pilkades Serentak, Ini Pesan Camat Jonggol untuk Kepala Desa Terpilih

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Usai sudah pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak yang dilaksanakan pada Minggu (12/03/23) di tiga desa yakni Desa Cibodas, Desa Sukagalih dan Desa Sukajaya, Jonggol, Kabupaten Bogor.

Camat Jonggol Andri Rahman, mewanti – wanti kepada kepala desa terpilih agar jangan mengecewakan masyarakat yang sudah memberikan kepercayaan untuk memimpin desanya menjadi lebih baik lagi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Forkopimcam, panitia Pilkades Kecamatan Jonggol, Panitia Pilkades Desa Sukajaya, Cibodas dan Sukagalih, dan seluruh unsur yang telah membantu suksesnya Pilkades serentak di wilayah Jonggol, ” ungkap Andri sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Senin (13/03/23).

Dia berpesan untuk para kepala desa pemenang agar bersyukur kepada Allah SWT dan tidak ada euporia yang berlebihan, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan. Lebih baik tasyakuran bersama para pendukungnya, dan merangkul kembali seluruh masyarakat dan calon kepala desa yang kalah untuk membangun bersama- sama desanya ke arah yang lebih baik.

“Kemudian untuk para calon kades yang kalah harus dapat menerima kekalahan karena semua itu sudah takdir dari Allah SWT. Masih ada kesempatan kedepannya, tidak ada upaya kontra produktif atau tindakan yang melawan hukum, terutama bagi para pendukungnya. Cobalah untuk bersama-sama calon kades yang menang membangun desanya,” paparnya.

Oleh karena itu, sambung Andri, pesta demokrasi Pilkades sudah usai, jangan sampai ada permusuhan antar calon kepala desa apalagi masih dalam lingkungan tempat tinggal. Namun harus bersama-sama lebih baik untuk membangun desa kedepannya.

“Semua calon kepala desa itu punya niat yang baik untuk memajukan desanya, dan siapapun yang terpilih agar bisa untuk saling mendukung dan beri support dan masukan karena biar bagaimana pun pemimpin di desa hanya satu. Saya ucapkan terimakasih juga kepada semua warga desa yang melaksanakan Pilkades karena sudah tertib, hingga Pilkades berjalan kondusif, ” pungkasnya.

** Nay Nur’ain 

2023, Belasan Piala Diboyong SDN Parakanmuncang 02

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Parakanmuncang 02, Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor pada tahun 2023 ini sudah memboyong belasan piala dari lomba tingkat Kecamatan Nanggung. Prestasi ini diakui pihak sekolah ada peningkatan dari tahun ke tahun dalam seni, olahraga maupun pengetahuan.

“Alhamdulillah kita dapat 11 piala dari berbagai lomba tahun 2023,” kata Kepala Sekolah SDN Parakanmuncang 02 Ondeng Sofwanudin kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Sementara piala yang didapat pada 2023 ini yakni kegiatan Kwartir Ranting Pramuka meraih juara satu lomba tingkat dua kategori SD/MI putra dan juara satu lomba tingkat dua kategori SD/MI putri.

Sedangkan pada Olimpiade Olahraga Sekolah Nasional (O2SN), SDN Parakanmuncang 02 meraih juara satu bola voli putri dan juara satu bola voli putra. Lalu juara tiga lomba calistung kelas satu, juara satu lomba calistung kelas dua dan juara tiga lomba calistung kelas tiga.

Kemudian pada FLS2N, meraih juara satu menyanyi tunggal atau solo, dan juara satu pantomim. Adapun pada Pasanggiri Sunda, menyabet juara dua pupuh putra, juara dua borangan (bodor sorangan)

dan pada pentas PAI, juara satu lomba MTQ putri, juara satu lomba MTQ putra, serta juara dua pada lomba LCC (Lomba Cerdas Cermat).

“Alhamdulillah bahwa ini sebuah prestasi yang luar biasa, dari berbagai macam lomba kita bisa mendapatkan 11 piala dalam kurun waktu dua bulan, sejak awal tahun 2023,” paparnya.

Dia menegaskan, hal itu dapat menjadi motivasi terhadap anak-anak agar bisa lebih meningkatkan lagi prestasinya pada bidang-bidang tertentu.

“Ini tentu akan membawa harum nama baik SDN Parakanmuncang 02 di Kecamatan Nanggung umumnya dan membawa nama baik kita semua,” katanya.

Jadi kata dia, hal itu berkat kerjasama yang terjalin baik antar guru, siswa dan orang tua siswa hingga membuahkan hasil yang maksimal.

“Kepada anak-anak saya ucapkan selamat untuk piala yang diperolehnya, adapun bagi yang belum mohon bersabar. Yang penting tingkatkan kwalitas belajarnya semaksimal mungkin, masih ada kesempatan kedepan. Mudah-mudahan dapat kita raih apa yang kita inginkan,” pungkasnya.

** Andres

Rawan Kemacetan, Kompol Bayu Usulkan Ada JPO di Jalan Transyogi Nagrak

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Semrawut, itulah sebutan untuk jalan Transyogi Perempatan Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang menjadi pemandangan setiap pagi. Mulai dari lalu lalangnya kendaraan roda 4 dan roda dua, hingga warga yang kerap kali menyebrang jalan di sembarang tempat dan ditambah dengan angkutan umum yang berhenti sembarangan membuat kesemrautan di Pertigaan Nagrak tampak komplit.

Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha yang rutin di setiap pagi melakukan penertiban lalu lintas jalan tersebut meminta instansi atau dinas terkait untuk ikut andil dan turun tangan menangani persoalan Pertigaan Nagrak tersebut.

“Kita lihat kemacetan di pagi hari, dengan disertai banyaknya orang yang ingin menyebrang. Namun yang disayangkan di jalan Tranyogi ini, dengan kepadatan lalu lintas seharusnya memiliki jembatan penyebrangan orang atau minimal ada zebra cross,” ungkap Kompol Bayu kepada Jurnal Bogor, Senin (13/03/23).

Jika ada Jembatan Penyeberangan Orang  (JPO), sambung Kompol Bayu, bisa dipastikan bisa meminimalisir kemacetan di jalan tersebut. Kita bisa lihat, salah satu penyebab kemacetan yaitu putaran arah yang tak jauh jaraknya dari pertigaan, juga kegiatan orang menyeberang menjadi faktor kemacetan lalu lintas juga.

“Untuk menghindari kecelakaan lalu lintas baiknya instansi terkait segera menyediakan JPO atau minimal zebra cross untuk warga menyeberang. Karena tak jarang kami lihat jika tidak ada petugas, orang yang ingin menyeberang kadang tak diberikan kesempatan oleh pengendara yang melintas,” paparnya.

Sementara, pengguna jalan Susanti ( 34) mengaku sangat setuju jika ada jembatan penyeberangan orang, mengingat dirinya yang kerap kali naik angkutan umum harus menyeberang terlebih dahulu. Dan seringkali menggunakan jasa tukang parkir atau tukang ojeg untuk menyeberang karena tidak diberikan kesempatan oleh pengendara mobil atau motor.

“Kadang kalo lagi nyebrang, mobil udah berenti nih tau-tau motor nyalip kencang dari belakang. Pernah kejadian rekan saya keserempet saat menyebrang, ” bebernya.

Menurutnya, kondisi di pagi dan sore hari setiap kali berangkat dan pulang kerja, Pertigaan Nagrak selalu macet parah dan panjang.

“Tiap hari macet panjang dan semrawut belum lagi angkot yang berhenti sembarangan ikut menjadi penyumbang kemacetan,” cetusnya.

” Kalo Kapolsek Gunung Putri mengusulkan untuk dibangun JPO atau zebra cross saya sangat senang sekali. Saya pernah disebrangin juga soalnya waktu mau berangkat kerja, setujulah untuk usulan Kapolsek Gunung Putri yang ganteng,” pungkasnya tersipu malu.

** Nay Nur’ain

Perbaikan Jalan Kabupaten Bogor Nunggu Pertengahan Maret 2023

0

Dramaga | Jurnal Bogor

Pengendara yang melintas di jalan Kabupaten Bogor yang kondisinya masih rusak harus bersabar. Sebab, perbaikan jalan yang dilakukan oleh PUPR Kabupaten Bogor baru dimulai pada pertengahan Maret 2023. 

“Uangnya sudah ada, cuman perlu proses sehingga perbaikan Jalan Kabupaten baru bisa dilakukan di pertengahan bulan Maret 2023,” ujar Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan PUPR Kabupaten Bogor, Asman Dila.

Asman Dila mengungkapkan sebelum kondisi jalan di perbaiki, dilakukan survei dulu. Dilihat dulu kerusakan jalan sudah lebih dari 50 persen atau belum. Jika lebih dari 50 persen, tidak lagi dilakukan pemeliharaan akan tetapi dilakukan peningkatan jalan.

Untuk peningkatan status jalan desa menjadi Jalan Kabupaten, hingga saat ini tidak ada. Sebab, untuk baiknya status jalan harus diusulkan ke Pemprov Jawa Barat. Selain itu, ruas jalan desa harus sama dengan Jalan Kabupaten.

“Kalau peningkatan jalan, diperkirakan mulai pekerjaan di bulan April 2023. Hal tersebut karena harus dilakukan lelang dulu,”tukasnya.

** Arif Ekon

Asdi Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Desa Karanggan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Usai menang di Pilkades Desa Kranggan, Gunung Putri, Kabupaten Bogor dengan raihan 4.959 suara, Asdi akan berkomitmen dengan visi dan misinya pada saat pencalonan kepala desa. Antara lain adalah meningkatkan pelayanan dalam bidang pendidikan, kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan jargon Berani, Jujur dan Transparan, Asdi berjanji akan memajukan Desa Karanggan
agar dapat menjadi desa yang transparan dan maju.

“Program ke depan tentunya menyesuaikan dengan visi dan misi yang saya sampaikan kepada masyarakat pada saat pencalonan. Saya juga berharap partisipasi dan kebersamaan warga Kranggan untuk merealisasikan visi misi tersebut,” kata Asdi kepada Jurnal Bogor, Senin (13/03/23).

Menurutnya, langkah awal yang akan ia lakukan untuk perubahan di Desa Karanggan adalah dengan meningkatkan kualitas aparatur desa yang memiliki kompetensi dan kualitas. Karena, proses pelayanan akan dapat maksimal jika dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai kompetensi dan integritas.

“Fungsi utama keberadaan Pemerintah Desa adalah pelayanan. Jadi harus tercipta pelayanan yang efektif dan efisien dengan menggunakan metode digitalisasi, yang juga merupakan salah satu visi dan misi saya,” ujarnya.

Asdi mengatakan, setelah pelaksanaan Pilkades selesai maka pembangunan Desa Kranggan ke depan agar menjadi desa yang lebih baik dan maju menjadi prioritas dan agenda bersama.
Masyarakat Desa Kranggan sudah menentukan pemimpin yang nantinya akan memimpin pembangunan Desa Karanggan selama enam tahun ke depan.

“Sekarang sudah saatnya kita fokus ke depan bersama-sama untuk membangun Desa Karanggan agar lebih baik dan maju,” ujarnya.

Asdi berharap, proses Pilkades yang telah usai tidak lagi menimbulkan efek. Sehingga seluruh unsur masyarakat di Desa Karanggan dapat bersatu kembali dan menyatukan pikiran serta tenaga untuk
kemajuan bersama.

“Secara bertahap tentunya saya akan lakukan pembenahan dan perbaikan di internal aparatur desa. Sehingga nanti aparatur desa ini benar-benar siap untuk bekerja dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Desa Karanggan,” tandasnya.

** Taufik /  Nay

Wali Murid Protes Acara Perpisahan SMAN 1 Leuwisadeng

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor 

Sejumlah wali murid Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mengaku keberatan dengan biaya perpisahan sekolah. Bahkan wali murid menduga pungutan tersebut terkesan adanya ajang bisnis antara komite dan pihak sekolah.

“Para wali murid merasa keberatan dengan biaya perpisahan. Para wali murid juga bertanda tangan dengan keterpaksaan dan banyak yang komplain,” kata salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya kepada Jurnal Bogor.

Dia menjelaskan, biaya yang harus dikeluarkan oleh para wali murid sebesar Rp850.000 ribu per siswa. Sebelumnya telah melakukan musyawarah antara wali murid, komite dengan pihak sekolah.

“Udah bayaran itu tinggi ditambah biaya perpisahan, jadi saya duga ada segi bisnis antara komite dengan pihak sekolahnya. Anehnya panitia minta tandatangan wali murid secara mendadak tanpa mengeluarkan surat, semuanya hanya lisan,” katanya.

Sementara Kepala Sekolah SMAN 1 Leuwisadeng, Dwi Astuti Indriati ketika dikonfirmasi menjelaskan, bahwa biaya acara perpisahan tersebut adalah ranahnya komite sehingga para wali murid yang merasa keberatan  untuk menyampaikan kepada komite.

“Rapat itu silakan dengan komite, kalau kita tidak mengikat, kalau memang keberatan tolong sampaikan dengan komite,” katanya, Senin (13/03/2023).

Jadi kata dia, pihak sekolah tidak mewajibkan perihal biaya acara perpisahan. Hal itu juga sudah memberikan pesan kepada komite.

Karena, kata dia, tujuannya memimpin sekolah itu untuk mencari prestasi agar anak-anak lulus dengan nilai terbaik dan anak-anak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta terfavorit.

“Kita pesan ke komite, wali murid yang mampu atau tidak mampu semua ikut, kita harus mambantu kalau tidak mampu dan pihak sekolah tidak mewajibkan, kan perpisahan ibaratnya sunah hukumnya tidak wajib. Tapi karena kemauan anak dan orang tua sehingga saya serahkan ke mereka,” pungkasnya. Arif Ekon / Andres

Jalan Rusak dan Berlubang, Segera Kirim Foto dan Lokasi ke Dinas PUPR

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Melaksanakan arahan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto terkait perawatan infrastruktur yang salahsatunya ditegaskan tidak ada lagi jalan yang berlubang di Kota Bogor. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Bogor melakukan terobosan baru.

“Nah akselerasi itu supaya cepat jadi laporan-laporan dari warga cukup kirim foto dan lokasi (Sherlock-red) terlebih dahulu ke kami ataupun itu baik ke pengaduan atau aplikasi atau bisa DM Dinas Pemukiman,” kata Kepala Dinas DPUPR Kota Bogor, Rena Da Frina kepada wartawan, Senin 13 Maret 2023.

Selain itu, DPUPR akan mengoptimasi fungsi dari wilayah RT RW, serta kelurahan dan kecamatan jika terdapat jalan berlubang di wilayah itu bisa langsung di kirimkan ke akun Instagram resmi @dinaspuprkotabogor atau ke akun pribadi @renadafrina dalam waktu 24 jam.

“DM ke Ig saya atau ke dinas, bisa ke no pengaduan PU bisa juga ke Subadra atau ke lurah dari manapun sumber nya ketika memang ada Sherlock dan ketika memang ada foto itu langsung kita tindak lanjuti tim langsung turun,” tuturnya.

Kita akan intervensi itu juga kita lihat, kalau bisa kita intervensi langsung kerusakan nya itu tidak banyak itu bisa kita pakai anggaran pemeliharaan jalan. Tapi kalau misalnya kerusakan nya itu berat itu akan kami anggarkan di rutin berkala.

Menurut Kepala Dinas yang baru dilantik beberapa hari itu, akselerasi dari pimpinan untuk lebih mempercepat butuh bukti foto dan alamat lokasi saja.

Akan tetapi, jika berbetuk surat itu bisa menyusul tapi yang jelas bagaimana jalan itu bisa segera mulus kembali dan tidak merugikan orang banyak.

Rena mengungkapkan, ketika dirinya mulai menjabat itu banyak banget aduan dari berbagai macam, ada dari Sibdra, adapu melaui DM Instagram langsung pun ada. Itu banyaknya aduan jalan berlubang, kemudian ada saluran dan TPT juga banyak.

Dia menambahkan, untuk jalan berlubang itu ketika masih dalam pemeliharaan pihak ketiga tentunya akan kita komunikasikan melalui pihak ketiga.

“Ketika memang itu tanggung jawab kami, itu akan segera kami tindak lanjuti. Yang penting komunikasi,” pungkasnya. Handy Mehonk

Kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM, DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor akan Gelar Bazaar Ramadan

0

Bogor | Jurnal Bpgor

Bazaar Ramadan DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM itu tujuannya untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang berpenghasilan rendah mendapatkan bahan pokok untuk kebutuhan selama Ramadan, sekaligus menyambut datangnya Idul Fitri.

Ketua DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, Miad Mulyadi, dihubungi Minggu (12/03/2023) mengatakan, bazaar Ramadan itu yang penyelenggaraannya bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor merupakan rencana kerja yang sudah ditetapkan DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah, rencana DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor menggelar bazaar Ramadan direspon positif Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Pak Asep Mulyana Sudrajat. Bahkan beliau sangat berterima kasih kepada DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor yang mengajak berkolaborasi menggelar bazaar Ramadan,”kata Miad.

Dia menerangkan, bazaar Ramadan akan menyediakan berbagai kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) dan lain-lainnya yang dibutuhkan masyarakat untuk menyambut datangnya Idul Fitri atau lebaran.

“Bahan pokok (Bapok) yang akan dijual di bazaar Ramadan harganya sangat terjangkau, karena dipasok atau disuplai dari distributor langsung. Nah, Kadis Koperasi dan UKM siap membantu suksesnya bazaar Ramadan DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor,”ujarnya.

Ketika ditanya kapan pelaksanaan bazaarnya, Miad menjelaskan, untuk masalah waktu, tanggal dan harinya sedang dicari yang tepat, namun kemungkinannya di atas tanggal 20 Ramadan atau 10 jelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pak Asep Mulyana saat pertemuan dengan pengurus DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor menyerahkah waktu pelaksanaan kepada kami. Makanya, kami dengan semua pengurus pekan ini akan menetapkan hari pelaksanaan,” terang Miad.

Miad, tak lupa mengapresiasi Asep Mulyana Sudrajat, karena meski sibuk sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, namun beliau masih menyempatkan waktunya menemui pengurus DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, saat bertandang kekantornya.

“Pak Asep itu, sosok pejabat sederhana alias humble, dan sangat menghargai tamu, padahal kami minta bertemu beliau dadakan. Sosok pejabat seperti Pak Asep ini harus diteladani dan dijadikan contoh semua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bogor,”tegas Miad menutupi.

** Mochamad Yusuf

Soal Pelaporan Plt Bupati Bogor ke Polisi, Ketua DPC Syarikat Islam Kab Bogor Minta Dua Belah Pihak Buka Pintu Dialog

0

Bogor | Jurnal Bogor

Ucapan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor yang menghebohkan masyarakat baru-baru ini, ternyata belum sepenuhnya selesai. Pasalnya, ada sejumlah elemen masyarakat, diantaranya organisasi sayap (Orsyap) Syarikat Islam (SI) masih mempersoalkan ucapan Plt Bupati Bogor yang dimuat di salah satu media lokal Bogor.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Syarikat Islam Kabupaten Bogor, Miad Mulyadi, dihubungi Jurnal Inspirasi (grup Jurnal Bogor), Minggu (12/03/2023) mengaku tidak mengetahui, jika Orsyap SI itu masih mempersoalkan ucapan atau pernyataan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Pasalnya, kata Miad, DPC Syarikat Islam (SI) Kabupaten Bogor menganggap persoalan ucapan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan itu sudah selesai, ketika DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor dengan beberapa organisasi masyarakat (Ormas) Islam dalam pertemuan di Kantor Bupati Bogor, Rabu 1 Maret 2023 lalu sudah selesai.

“Pada pertemuan dengan semua Ormas Islam, termasuk DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, Pak Iwan Setiawan, Plt Bupati Bogor, sudah menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas ucapan atau pernyataan yang menghebohkan masyarakat seluruh Indonesia itu, DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor memaafkan kekhilafan Pak Iwan,” kata Miad.

Miad mengatakan, ucapan dari Plt Bupati Bogor itu sifatnya hanya ingin menegaskan, masalah yang ramai diperbincangkan soal isu jual beli jabatan dalam proses mutasi dan promosi pejabat di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bogor itu tidak ada.

“Tapi, masalahnya, Pak Iwan, sebagai pejabat negara, pimpin daerah tidak tepat menempatkan diksi, sehingga memicu kegaduhan. Untungnya, Pak Iwan Setiawan, selalu Plt Bupati Bogor langsung respon cepat dengan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, sehingga masalah tidak melebar,” ungkap Miad.

Disinggung mengenai pelaporan dari Orsyap Syarikat Islam ke Polres Bogor, Miad menjelaskan, DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, tidak memiliki kewenangan melarang mereka (Orsyap), kenapa ? karena mereka (Orsyap) seperti Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI), Sarikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI), Forum Cendikiawan Muda Indonesia(FORCE –MI ) serta Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), secara struktur organisasi tidak di bawah DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, tapi berada langsung di Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Kenapa demikian ? karena Orsyap itu lembaga otonom yang memiliki kepengurusan sendiri dari mulai tingkat pusat, wilayah (provinsi) hingga kabupaten/kota. Jadi, kami DPC Syarikat Islam, tak memiliki hak melarang mereka,” tegasnya.

Namun demikian, kata Miad, secara pribadi maupun ketua DPC Syarikat Islam Kabupaten Bogor, dirinya telah meminta para pimpinan Orsyap untuk menahan diri, dan alangkah baiknya persoalan ini diselesaikan dengan duduk bersama. “Kami minta pihak dari Plt Bupati Bogor, Pak Iwan Setiawan, membuka pintu dialog dengan pimpinan Orsyap, agar masalah ini bisa cepat diselesaikan,” tutup Miad.


** Mochamad Yusuf

Nurhayanti Nyoblos di TPS 7 Pilkades Desa Ciomas Rahayu

0

Ciomas | Jurnal Bogor 

Mantan Bupati Bogor Nurhayanti Hj.Nurhayanti, S.H., M.M., M.Si.,menggunakan hak pilihnya di Pilkades Desa Ciomas Rahayu dengan mendatangi Tempat Pemilihan Suara (TPS) 7 di Desa Ciomas Rahayu, Ciomas, Kabupaten Bogor.

“Memberikan hak suara hanya sendiri, sehingga saya datang sendiri ke TPS 7,” ujarnya, Minggu (12/3/2023).

Menurut Nurhayanti, di Pilkades Ciomas Rahayu,  siapa saja yang terpilih yang terpenting bisa membawa aspirasi masyarakat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga pelaksanaan Pilkades lancar dan Kades terpilih peduli terhadap masyarakat,” pintanya.

Sementara itu, Pj Desa Ciomas Rahayu, Saeful Jack Peter mengatakan Nurhayanti ber-KTP di Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas sehingga memilik hak yang sama seperti warga lain yakni bisa menggunakan hak pilihnya dalam menentukan siapa calon Kepala Desa Ciomas Rahayu periode 2023- 2029.

“Sesuai dengan alamatnya yakni RT 01/09, Bu Nurhayanti mencoblos di TPS 7,” tukasnya.

** Arif Ekon