25.7 C
Bogor
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 579

Usia Persetujuan Hubungan Seks di Jepang Diubah jadi 16 Tahun

0

Bogor | Jurnal Bogor

Parlemen Jepang dalam rancangan undang-undang (RUU) terbarunya, Jumat (16/6), mengubah menaikkan usia konsensus atau persetujuan melakukan hubungan seksual dari 13 menjadi 16 tahun.

Dikutip dari CNN, Parlemen Jepang juga sepakat mengadopsi undang-undang mengatur kriminalisasi bagi pelaku voyeurisme atau kebiasaan mengintip hingga perkosaan.

Dalam aturan itu, mereka yang merayu, mengintimidasi, atau menggunakan uang untuk bertemu anak di bawah 16 tahun demi tujuan seksual akan dikenai hukuman penjara hingga satu tahun atau denda 500 ribu yen atau sekitar Rp53 juta.

Langkah itu muncul sebagai bagian dari perubahan undang-undang Jepang tentang kejahatan seksual.

Aturan tersebut juga muncul usai protes publik terkait serangkaian pembebasan pelaku pelecehan seksual meningkat.

Selain itu, kasus orang yang mengambil foto dan video dengan maksud mengeksploitasi secara seksual tanpa persetujuan, termasuk rekaman remaja perempuan juga meningkat.

Banyak pihak menyambut baik langkah terbaru Jepang. Namun, mereka juga menilai pemerintah perlu memastikan perlindungan yang lebih besar terhadap perempuan dan anak perempuan di Jepang, demikian dikutip Washington Post.

“Itu masih jauh dari realitas kejahatan seksual dan hanya benar-benar permukaan. Saya sangat berharap undang-undang akan bisa segera membaca realita,”kata pendiri kelompok penyintas kekerasan seksual Be Brave Japan, Ikuko Ishida.

Perubahan tersebut merupakan bagian dari modernisasi undang-undang untuk melindungi korban dar kejahatan seksual secara bertahap.
Pada 2017, Jepang sempat merevisi KUHP dan Hukum Acara Pidana untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan pemerkosaan dan menghapus ketentuan bahwa hanya perempuan yang bisa menjadi korban kekerasan seksual.

Jepang didominasi laki-laki dan sangat sedikit perwakilan perempuan dalam posisi kekuasaan. Pemerintah, yang sebagian besar dijalankan laki-laki elit dan konservatif, dianggap lamban dalam mengadopsi perubahan menyangkut kesejahteraan perempuan dan anak perempuan.

** yev


Dukung Perkembangan Bisnis, PLN Gunung Putri Pasok Listrik Living World Kota Wisata

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

PLN UP3 Gunung Putri bersama ULP Cileungsi melaksanakan penyalaan pasang baru tahap 1 kepada PT Sahabat Kota Wisata (Living World) daya 555.000 VA dari daya kontrak 10.390.000 VA.

Penyalaan untuk pasang baru PT Sahabat Kota Wisata ini  akan dilaksanakan dalam  3 tahap, penyalaan tahap ke 2 dengan daya 865.000 VA direncanakan pada bulan Desember 2023 dan tahap 3 pada bulan Februari 2024 dengan daya 1.039.000 VA.

” Kami siap melayani berapapun kebutuhan listrik pelanggan dan mengutamakan kehandalan pasokan listrik. Orientasi kami adalah customer focused dan kepuasan pelanggan. Ini sebagai bentuk komitmen kami mendukung pertumbuhan ekonomi setelah masa pandemi COVID-19 dengan memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan listrik,” kata Manager PLN UP3 Gunung Putri, Rully Indra Ardhyan kepada Jurnal Bogor, Jumat (16/6/23).

Menurutnya, Pasokan listrik ke Living World ini disuplai dari Gardu Induk Jatirangon. Living World akan menjadi pusat pembelanjaan  di wilayah Perumahan Kota Wisata Cibubur yang menawarkan lifestyle, hiburan serta tren masa kini.

” PLN berharap penyalaan listrik Living World tahap 1 ini dapat memberikan kelancaran bagi pelanggan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat urban di Kota Wisata,” ungkapnya.

Sementara itu, pada kesempatan berbeda General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Susiana Mutia menyampaikan PLN terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan sesuai dengan aspirasi transformasi perusahaan yaitu fokus pada pelanggan.

” PLN pun siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung usaha sehingga perekonomian masyarakat semakin berkembang dan mendorong terbukanya lapangan pekerjaan,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Hadits Hari Ini

0

Haji Anak Kecil

Sahih al-Bukhori:1725

عَنْ السَّائِبِ ابْنِ يَزِيدَ قَالَ:

حُجَّ بِي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا ابْنُ سَبْعِ سِنِينَ.

Dari al-Sa’ib ibn Yazid, dia berkata:

Aku diajak menunaikan haji bersama Rasulullah saw, pada saat itu aku berusia tujuh tahun.

Pesan :
Diperbolehkan bagi anak kecil yang belum baligh untuk ikut menunaikan ibadah haji, meskipun kewajibannya menunaikan haji belum terbayar karena ia belum mukallaf di saat itu.

Bising, Polisi Sita Ribuan Knalpot Brong

0

Bogor | Jurnal Bogor

Polresta Bogor Kota terus melakukan penertiban terhadap pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi atau knalpot bising. Diketahui, Dalam kurun waktu lima bulan dari Februari hingga 14 Juni 2023, sebanyak 2.148 knalpot bising atau brong berhasil diamankan Satlantas Polresta Bogor Kota.

Kapolresta Bogor Kota Bogor Kombes Polisi Bismo Teguh Prakoso menyatakan pihaknya bersinergi dengan masyarakat terkait banyaknya keluhan knalpot bising atau brong.

“Aduan atau keluhan dari knalpot bising atau brong disampaikan seperti pada saat saya ataupun para pejabat utama Polresta dan Kapolsek sambang ke masyarakat,” kata Kapolresta, Kamis (15/6).

Menurut dia, masyarakat mengeluhkan penggunaan knalpot bising mengganggu kenyamanan di waktu malam hari, terlebih mereka yang tengah sakit.

Knalpot bising, sambungnya, juga kerap digunakan untuk balap liar dengan suara yang ditimbulkan menganggu lingkungan masyarakat.

Atas dasar itu, Kombes Pol Bismo, merespon aduan-aduan tersebut dengan melaksanakan operasi penertiban knalpot bising oleh Satlantas Polresta Bogor Kota.

“Kita diketahui bersama bahwa knalpot brong ini juga bisa memicu penggunanya cenderung untuk ngegas menambah kecepatannya, sehingga bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas bagi pengemudi itu sendiri, juga pengguna jalan lain,” imbuhnya.

Ia menjabarkan dalam operasi penertiban knalpot brong dimulai Februari hingga Juni tahun 2023 ini berhasil disita sebanyak 2.148 knalpot brong.

Rinciannya, Februari sebanyak 60 knalpot brong, Maret 941 knalpot brong, April 332 knalpot brong, Mei 672 knalpot brong, dan sampai 14 Juni 143 knalpot brong.

Sementara sampai saat ini tercatat ada 300 penindakan terhadap pelanggar yang menggunakan knalpot brong dikenakan tilang manual ataupun tilang elektronik (ETLE).

Kata dia, pengendara motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, salah satunya knalpot diatur Pasal 285 ayat 1 UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Sebagaimana dimaksud Pasal 106 ayat 3 juncto Pasal 48 ayat 2 dan ayat 3 dapat dipidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu,” paparnya.

Selanjutnya, kata Kombes Bismo, pihaknya akan dikoordinasikan dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor terkait pemusnahan barang bukti knalpot brong atau barang bukti tersebut digunakan untuk dimanfaatkan masyarakat semisal dijadikan kursi dan sebagainya.

“Nanti akan dibicarakan lebih lanjut dengan pihak kejaksaan,” tandasnya.

Kapolresta mengungkapkan, dari 2.148 pengendara motor yang menggunakan knalpot brong, 1.956 pelanggar sudah melakukan penggantian kembali dengan knalpot standar.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Aprian menuturkan, dari rentan waktu Februari sampai Juni, petugas sudah mendatangi dua bengkel di Kota Bogor yang menyediakan knalpot brong. Bengkel tersebut hingga sekarang sudah tidak lagi menjual knalpot brong sejak akhir Februari.

“Sejak akhir Februari bengkel itu tetap beroperasi tetapi tidak menjual lagi knalpot brong ataupun knalpot bising. Jika di Bogor Kota sejauh ini tidak memproduksi,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Pelepasan Siswa SMPN 3 Gunung Putri, Ini Pesan Kades dan Kadis

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Udin Saputra Kepala Desa Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menghadiri pelepasan kelas IX angkatan XXIV Sekolah Menengah Pertama Negri (SMPN) 3 Gunung Putri tahun pelajaran 2022-2023 di halaman SMPN 3 Gunung Putri, Kamis (15/6/23).

Menurut Udin Saputra, kehadirannya ke SMPN 3 Gunung Putri untuk menghadiri perpisahan atau pelepasan siswa-siswi SMPN 3 Gunung Putri yang telah lulus pada tahun ini.

“Ya, saya datang kesini atas undangan dari pihak Sekolah, untuk menghadiri pelepasan siswa-siswi yang lulus pada tahun ini, karena SMPN 3 Gunung Putri berada di wilayah Desa Ciangsana,” ucap Udin Saputra kepada Jurnal Bogor.

Dengan adanya pelepasan siswa-siswi SMPN 3 Gunung Putri ini Udin Saputra mengucapkan selamat atas semua siswa-siswi SMPN 3 Gunung Putri yang telah belajar selama 3 tahun, dan lulus pada tahun ini.

“Saya atas nama Kepala Desa Ciangsana mengucapkan selamat kepada siswa-siswi yang sudah menempuh pendidikan di SMPN 3 Gunung Putri selama 3 tahun ini, semoga siswa-siswi ini mendapatkan sekolah yang terbaik yang didambakannya,” ungkapnya.

Selanjutnya Udin Saputra juga berpesan kepada siswa-siswi yang sudah lulus pada tahun ini, agar bisa melanjutkan sekolah ke tingkat jenjang SMA atau SMK yang ada di wilayahnya atau di luar wilayah yang disukainya.

“Pendidikan itu penting bagi kita, maka dengan itu adik-adik yang lulus ini harus melanjutkan sekolah yang lebih tinggi lagi, agar bisa menunjang masa depan yang cerah. Saya juga berperan kepada adik-adik, agar bisa menjaga marwah sekolah, jangan sampai tawuran antarpelajar, yang sedang marak sekarang ini,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidik Kabupaten Bogor Djuanda Dirmansyah yang turut hadir dalam kegiatan pelepasan siswa tersebut berpesan agar siswa-siswi yang sudah lulus untuk meneruskan ke jenjang berikutnya.

“Jangan berhenti sampai disini pendidikannya, raih prestasi sampai ke negeri Cina. Karena usia anak SMP ini, merupakan usia rentan yang sedang ingin mencari jadi diri. Hindari pergaulan bebas, jauhi narkoba dan kejar prestasi setinggi-tingginya,” pesannya.

** Nay Nur’ain

Jelang HUT Bhayangkara ke-77, Polres Bogor Adakan Lomba Kebersihan 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Jelang memperingati Hari Jadi Bayangkara ke-77 tahun yang jatuh pada 1 Juli 2023 mendatang, Polres Bogor melakukan penilaian kebersihan terhadap seluruh Polsek se-Kabupaten Bogor, Kamis (15/6/23).

Polsek Gunung Putri menjadi Polsek pertama di Bogor Timur yang disasar untuk dilakukan penilaian. Kabag Ops Polres Bogor Sub Logistik, Kompol Puspita sebagai Ketua Tim Penilai, yang turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi suasana kerja Polsek Gunung Putri dan kebersihan di lingkungan Polsek.

Kompol Ita menyebut, program penilaian ini guna meningkatkan pelayanan semua Polsek yang ada di wilayah Hukum Polres Bogor.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memperingati Hari Jadi Bayangkara ke-77 tahun,” jelasnya.

Untuk tim penilaian sendiri dibagi menjadi beberapa bagian yakni per zona. Ada pun kualifikasinya yakni mulai dari lingkungan, kebersihan, perlengkapan kantor dan lainnya.

“Untuk di Polsek Gunung Putri sendiri banyak sekali nilai plusnya, mulai dari adanya CCTV yang terpasang di 10 desa, ada ruang tanaman hidup, bahkan ada juga kolam ikanya beserta hewan peliharaan lainnya,” jelas Kompol Ita kepada Jurnal Bogor.

Selanjutnya Kompol Puspita berharap kepada seluruh jajaran Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Bogor agar tidak hanya dalam memperingati Hari Bayangkara saja meningkatkan kualitas dan pelayanan Polsek, namun tidak dalam rangka Hari Bayangkara pun senantiasa selalu menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan, sehingga para anggota yang bertugas pun ikut nyaman.

Sementara Kapolsek Gunung Putri, Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat menyambut baik kedatangan Polres Bogor untuk melakukan penilaian terhadap kebersihan kerapihan dan keindahan kantor Polsek Gunung Putri yang menjadi ajang lomba di HUT Bhayangkara.

“Saya baru menjabat bulan Maret 2022, sangat atensi kepada masalah kebersihan kerapihan dan keindahan, karena hal tersebut dilakukan demi menjaga semangat kerja anggota agar bisa bekerja dengan nyaman dan juga memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang datang di kantor Polsek,” tandas Kompol Bayu.

Dalam kegiatan tersebut, sambung Kompol Bayu, tim penilai juga melihat dan menilai sampai ke dalam seluruh ruangan yang ada di kantor Polsek dan juga bagian luarnya.

“Saya berharap perhatian terhadap kebersihan kerapihan dan keindahan di Polsek ini dapat terjaga bukan hanya saat saya menjabat saja, namun dapat dilaksanakan seterusnya siapapun nanti pemimpinnya,” pungkas Kompol Bayu.

** Nay Nur’ain

KANNI Kembali Advokasi Hukum di 4 Wilayah Bogor Barat

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor

Untuk mewujudkan desa akan sadar hukum, Pimpinan Pusat Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (PP-KANNI) kembali mengelar bina konsultasi dan bantuan hukum bagi aparatur desa.

Kegiatan ini keempat kalinya bagi KANNI melakukan konsultasi dan bantuan hukum di wilayah bogor bagian barat. Diantaranya Kecamatan Ciampea, Pamijahan, Rancabungur dan kali ini di Kecamatan Cibungbulang.

“Kegiatan ini kita lakukan tidak hanya di Kabupaten Bogor, tetapi kita lakukan secara nasional dalam konteks untuk melakukan cegah dini tindak pidana korupsi dalam rangka penyalahgunaan anggaran di desa,” kata Ketua Umum KANNI Ruswan Efendi, Kamis (15/06/2023).

Dia menjelaskan, bahwa dilakukannya kegiatan tersebut karena para perangkat desa banyak yang masih kurang paham terkait dengan administrasi hukum.

“Dari hal itu kami memberikan kisi-kisi, pemahaman supaya teman-teman kepala desa ini jangan jadi pelaku pelanggar hukum dalam konteks penyalahgunaan wewenang anggaran di desa yang kemudian dapat berimplikasi tindak pidana korupsi,” jelasnya.

Jadi kata Ruswan, kegiatan tersebut pihaknya mendapatkan respons sangat baik dari paguyuban kepala desa sewilayah bogor barat. Dengan begitu pihaknya menjalankan kerja sama secara intens.

“Teman-teman kepala desa ini memberikan respons yang  baik karena adanya program bina, bantu, konsultasi hukum.  Karena implementasi dari nota kesepahaman KANNI dan Polri dalam konteks untuk pembinaan anggota KANNI  dan pembinaan hukum kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hukum,” paparnya.

Di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Cibungbulang Subhan, mengaku merespons dengan baik adanya advokasi yang tentunya bisa bekerjasama dengan para kepala desa.

“Karena saya memahami keterbatasan bahwa terkait hukum ini, bagi kepala desa ya tentunya banyak problem di desa. Sehingga saya berharap semua khususnya yang ada di Kecamatan Cibungbulang bisa bekerjasama dengan KANNI,” pungkasnya.

** Andres

Jersey Youth Tiger Berkibar di Negeri Kanguru

0

Perth | Jurnal Bogor

Managemen Youth Tiger Soccer School terus berupaya mengembangkan dan memperkenalkan The Flyng Tiger julukan bagi SSB yang bermarkas di Lapangan Bondol, ATS, Bogor.

Tak tanggung tanggung, kali ini Owner Youth Tiger Soccer School ( YTSS) Muhammad Wiratama Hadi Prayogo melakukan kunjungan ke markas salah satu klub Liga Australia yakni Perth Glory FC.

Bahkan, Wira juga sempat memberikan jersey YTSS kepada Listiana Konsulat Jenderal ( Konjen) KBRI dan Antonius yang ada di Kota Perth, Australia.

Rencananya, Wira akan berkunjung secara resmi ke markas Perth Glory FC pada Jumat, 16 Juni 2023

” Kami akan terus mengembangkan YTSS secara lebih jauh. Makanya kami juga ingin belajar banyak secara detail tentang managemen dan pembinaan pemain usia dini yang dilakukan di Soccer Academy Perth Glory FC, ” ujar Wira, Kamis, 15 Juni 2023

Menurutnya, hasil kunjunganya ke salah satu tim elite yang ada di Liga Australia ini akan punya dampak positif bagi perkembangan YTSS.

” Mudah mudahan apa yang kami lakukan ini akan punya manfaat besar bagi YTSS kedepan. Kami masih dalam proses pengembangan. Makanya kami akan sering kunjungan ke Soccer Academy klub klub yang ada di Australia, Asia ataupun Eropa,” papar Wira.

Selain akan berkunjung ke Perth Glory FC, Wira juga akan bertemu dengan perwalikan Football West atau perwakilan asosiasi sepakbola di Australia Barat.

” Insya Allah tahun depan kami akan melakukan latih tanding di Perth, Australia, ” pungkasnya. (Asep Syahmid)

Dewan: Program Samisade Jangan Dibangun Asal-Asalan

0

Dramaga l Jurnal Bogor

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Muhammad Romli meminta desa- desa  membuat perencanaan yang matang ketika mengusulkan program Samisade. Jangan sampai menimbulkan masalah dan berujung terjerat kasus hukum.

“Desa harus membuat perencanaan yang matang dan jangan sampai asal-asalan. Ketika program Samisade digulirkan ke desa bisa tepat sasaran dan tidak terjadi persoalan di kemudian hari,” ujar Romli saat menghadir pelepasan siswa di MIS Al Bayyinah Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kamis (15/6/2023).

Menurut Romli, Program Samisade bagian dari ikhtiar Bupati nonaktif Ade Yasin untuk percepatan  pembangunan di Kabupaten Bogor.  Adapun kemudian ada persoalan di desa, tinggal diperkuat dari sisi pengawasannya. Tentunya, dari sisi pengawasan jangan diberikan kepada mereka yang bukan bidangnya. Ketika berbicara fisik, Pemerintah harus menggandeng PUPR yang memang tupoksinya.

“Jika sisi pengawasan diberikan kepada ke ahli,  bisa membantu desa. Selain itu, kualitas pembangunannya juga bakal bagus. Intinya,  sisi pengawasan harus diperketat dan perencanaannya desa harus matang,” tegasnya.

Romli menambahkan, banyak persoalan di lapangkan dari program Samisade karena dipihakketigakan. Menurutnya, dalam aturan diperbolehkan atau tidak dan yang terpenting, kata dia, Program Samisade harus melibatkan masyarakat karena dengan melibatkan masyarakat bisa mengurangi jumlah pengangguran.

“Jika di Program Samisade, desa tidak melibatkan masyarakat berarti desa tidak peduli terhadap masyarakat. Pertanyaan, desa peduli nggak terhadap warganya,” ungkapnya.

Ia menambahkan Partai PPP memiliki keyakinan bahwa program Ade Yasin lewat Program Samisade sangat bagus dan karya nyata. Namun ketika ada kekurangan tinggal diperbaiki saja. Intinya, kata dia, program yang bagus harus dilanjutkan sehingga siapapun Bupatinya program Samisade harus ada.

“Program Samisade cukup satu miliar saja dulu. Kita  berharap adanya perubahan peruntukan program Samisade. Ketika ada desa infrastruktur sudah bagus bisa dialihkan ke yang lain, akan tetapi jika ada desa yang masih jalan desa perlu diperbaiki difokuskan dulu ke jalan desa,” tukasnya.

** Arip Ekon

Hentikan Motor Lunas, Matel Minta Maaf

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pasca terjadinya pemberhentian motor CBR yang sudah  lunas yang dilakukan oleh 2 orang mata elang (matel) di jalan Tlajung Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Rabu (14/6/23), yang dikendarai oleh Saeful salah satu Jurnalis Bogorupdate.com, akhirnya pihak Matel bersama perwakilan pengurus meminta maaf kepada Jurnalis Saeful atas kelalaian yang dilakukannya.

“Kejadian kemarin itu saya kaget, soalnya motor saya sudah lunas, kok diberhentikan matel,” ungkap Saeful.

Mengingat, pihak matel tersebut kata dia, sudah menguasai motornya dengan merampas kunci dan mencoba memeriksa nomor mesin, akhirnya dia coba untuk membuat laporan ke Polsek Gunung Putri, dengan aduan percobaan perampasan, karena motornya sudah lunas.

“Namun, karena ada itikad baik dari pihak matel yang mau mengakui kesalahannya, saya coba untuk membuka ruang, ” jelas Saeful.

Mediasi antara jurnalis dengan matel tersebut dilakukan di Polsek Gunun Putri dengan dihadiri oleh Waka Polsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin, Bripka Anggi Anggota Lantas, Kanit Shabara Iptu Asep Jubaeri, Ketua Bogor Timur Jurnalis (BTJ) Sudadi, Kabiro Bogor Update Azis Maulana, Ketua lintas Ormas Gunung Putri Daeng Jabir, pemilik perusahaan Zulham dan para matel yang melakukan pemberhentian motor.

“Selama bisa dibicarakan kenapa tidak kita tempuh jalur musyawarah, apalagi unit kendaraannya tidak sampai diambil, dalam arti, pihak matel sudah mengakui kekeliruannya, jadi lebih baik kita saling bersinergi,” kata anggota Lantas Bripka Anggi, saat mediasi tersebut.

Sementara Wakapolsek Gunung Putri, AKP Didin Komarudin, mengatakan untuk persoalan seperti ini agar tidak terjadi lagi, untuk rekan jurnalis bisa dilengkapi kelengkapan kendaraannya, dan untuk para pekerja jasa seperti matel baiknya lebih teliti dan profesional.

“Sehingga kesalahpahaman seperti ini tidak lagi terjadi, kami dari pihak kepolisian sebisa mungkin akan mengusahakan secara musyawarah, selama ada niat baik dari masing-masing pihak,” cetusnya.

Hal senada disampaikan Ketua Tim Matel Kecamatan Gunung Putri Cornelis,  dirinya meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi karena kecerobohan timnya menghentikan kendaraan yang sudah lunas jadi berbuntut panjang.

“Saya mohon maaf atas kesalahan tim saya ini, semoga kedepannya kita bisa bersinergi dan kami pun akan memberikan pemaparan terhadap tim kami saat melakukan pekerjaannya di lapangan, sekali lagi saya sampaikan permohonan maaf dengan rekan-rekan jurnalis,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain