27.6 C
Bogor
Tuesday, July 28, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 579

Bagaimana Cara Pengolahan Limbah Cair yang Baik dan Benar?

0

Oleh: Cahya Fadilah *)

Jurnalinspirasi.co.id – Meningkatnya kegiatan industri sekarang ini tentu menghasilkan dampak negatif yakni limbah sebagai hasil sampingan dari kegiatan industri tersebut. Limbah merupakan hal yang tidak terlepaskan dari suatu industri, baik industri besar maupun industri kecil. Efek dari limbah yang dihasilkan itu tentu bisa mengganggu keseimbangan lingkungan. Salah satu limbah yang dihasilkan suatu industri dapat berupa limbah cair.

Limbah cair yang dihasilkan oleh suatu industri harus diolah dengan baik agar tidak mencemari lingkungan dan tidak melewati batas baku mutu yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sebagai upaya dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan mengurangi pencemaran terhadap lingkungan.

PT. Hijau Lestari Prakarsa Utama sebagai perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 siap membantu dalam mengelola limbah yang dihasilkan oleh perusahaan anda serta siap berkontribusi dalam melestarikan lingkungan hidup.

Pengelolaan limbah cair dilakukan untuk menghilangkan polutan yang ada dalam air limbah tersebut, atau dengan menguraikan polutan yang ada didalam air limbah sehingga hilang sifat-sifat dari polutan tersebut. Ada beberapa cara pengolahan limbah cair yang dapat dilakukan di industri yaitu:

1.Secara fisika, dengan memisahkan material-material pengotor yang kasat mata serta berukuran cukup besar dengan menggunakan penyaringan atau perlakuan fisik, seperti: sedimentasi, floatasi, absorbsi, screening, dll.

2.Secara kimia, dengan penambahan bahan kimia untuk mengendapkan / memisahkan / menghilangkan zat-zat polutan dalam limbah cair, seperti: koagulasi, flokulasi, oksidasi, penukar ion, degradasi, ozonisasi, dll.

3.Secara biologi, dengan menggunakan biota atau mikroba untuk menguraikan zat-zat pencemar didalam limbah cair. Prosesnya meliputi aerobik, anaerobik, fakultatif, dll.

Karakteristik limbah cair yang dihasilkan sangat menentukan metode dan tahapan pengolahan limbah cair yang diperlukan. Pengolahan limbah cair secara umum, ada 8 tahap proses dalam pengolahan limbah cair industri, yaitu meliputi:

1.Pemisahan sampah berukuran besar
2.Pemisahan batu kecil atau pasir
3.Primary clarifier
4.Aeration
5.Secondary clarifier
6.Chlorination (disinfection)
7.Water analysis and testing
8.Effluent disposal

Akan tetapi, tentu saja tidak seluruh tahapan harus dilalui. Tahapan yang diperlukan akan sangat tergantung dari karakteristik limbah cair yang akan diolah. Sebelum membuang limbah cair yang telah diolah ke badan air atau untuk penggunaan internal, sebaiknya industri harus memastikan bahwa limbah cair yang dibuang telah aman bagi lingkungan dengan cara melakukan pengujian laboratorium.

Pengujian sampel tersebut bisa dilakukan di laboratorium internal maupun laboratorium eksternal yang telah terakreditasi. Hasil pengujian yang dikeluarkan sebaiknya dibandingkan dengan baku mutu sesuai peraturan perundangan lingkungan hidup yang dikeluarkan oleh pemerintah dan yang masih berlaku.

Referensi:
http://bbkk.kemenperin.go.id/page/bacaartikel.php?id=eU3YJpVUfHOH2TRZcW3POF5OTx-UfuvlPdN2-lEPIT0
https://www.prosesproduksi.com/mengenal-8-tahapan-proses-dalam-pengolahan-limbah-cair-industri/
https://blog.ub.ac.id/yusriadiblog/2012/06/29/pengolahan-limbah-cair-lengkap/
https://www.kompas.com/sains/read/2022/01/19/093100923/begini-proses-pengolahan-limbah-cair-secara-fisika

*) Pemerhati Sampah Plastik Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor

Dorong Penumbuhan Kebersamaan Pekebun BPDPKS dan Kementan Kumpulkan Petani Jambi Ikuti Pelatihan

0

Jambi | Jurnal Bogor

Dalam upaya menuju pembangunan pertanian yang lebih maju, Kebersamaan pekebun sawit perlu didorong untuk memberikan kontribusi terhadap hal tesebut. Kebersamaan pekebun dalam sebuah Kelembagaan/kelompok  menjadi penggerak untuk mencapai kemajuan dan pengembangan sawit berkelanjutan.

Mendorong tumbuhnya kebersamaan pekebun,  agar terbangun jejaring kerjasama dan kesadaran bermitra dalam mengelola usaha,  Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Bogor berkolaborasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS ) melatih sebanyak 68 pekebun sawit dari Kabupaten Merangin dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi dalam Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun, 17 – 21 Juli 2023 di Kota Jambi.

Seperti diketahui Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL)  gencar meningkatkan pengembangan produksi kelapa sawit menjadi bahan pengganti minyak kendaraan BBM yang berbiaya rendah tapi memiliki kualitas tinggi. Menurut SYL, komoditas sawit bisa diolah menjadi pengganti solar dengan harga yang jauh lebih murah.

Mendukung peningkatan produktivitas  Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menuturkan Sistem penyuluhan efektif dan efisien bagi petani/pekebun kelapa sawit menjadi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas sawit rakyat.

Turut hadir dalam pembukaan pelatihan Kepala Seksi Pengembangan SDM Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Endang Sovia Maryanti mengajak pekebun di Provinsi jambi khususnya dari Kabupaten Merangin dan Tanjung Jabung Barat lebih bersemangat mengelola usaha perkebunannya.

“ Begitu banyak pekebun yang mengharapkan dapat memperoleh pelatihan, tetapi tidak semua pekebun yang seberuntung bapak dan Ibu terpilih. Untuk itu bapak ibu harus bersyukur dan bertambah semangat, “ ujarnya

Sebagai informasi BBPMKP Ciawi Bogor pada tahun 2023 mendapatkan mandat dari BPDPKS untuk melaksanakan pelatihan sebanyak sembilan angkatan bagi pekebun sawit di Provinsi Jambi, meliputi pekebun di Kabupaten Merangin dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, di Provinsi Kalimantan Tengah yakni di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara untuk para pekebun di Kabupaten Morowali, Provinsi Sumatera Selatan untuk para pekebun di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Di Provinsi Riau bagi pekebun Kabupaten Kampar dengan jumlah total 288 pekebun.

** Regi/BBPMKP

Siswa Baru SMA Rimba Madya Diajak Rekreasi Meraih Mimpi

0

Bogor | Jurnal Bogor

Ratusan siswa-siswi baru SMA Rimba Madya Bogor mendapat pencerahan wawasan dari Alumni 98 pada masa pengenalan lingkungan sekolah, Senin hingga Selasa (17-18/7/2023) bertajuk seminar motivasi Merajut Asa Generasi Z untuk Masa Depan yang Gemilang.

“Kami melakukan sharing pengalaman agar adik-adik kelas X tahu bagaimana sih upaya yang harus dilakukan agar apa yang dicita-citakan bisa terwujud. Masa SMA step telah dilakukan dan potensi waktu luang harus dimanfaatkan dengan baik dan ini harus dilakukan semacam rekreasi meraih mimpi. Lakukan dengan senang,” kata DR.Rini Untari, S.Hut, M.Si, alumni angkatan 1998, Selasa (18/7/2023).

Rini yang kini jadi dosen di Vokasi IPB University, dari sisi akademik menjelaskan bagaimana prilaku jadi seorang siswa itu diarahkan untuk melakukan hal-hal positif dan pengembangan diri. “Masing-masing siswa kan punya impian, nah kejar itu tentu dengan tidak melupakan akademiknya,” jelasnya.

Dia mencontohkan pemateri sebelumnya seorang artis, Sahila Hisyam alumni angkatan 2010, tetap mengejar akademik meskpun disibukan dengan kegiatan casting dan lain sebagainya. Pendidikan begitu penting lebih-lebih di era digital sekarang ini.

Sementara Zaenal Mutaqin, SH alumni angkatan 1995 dari sisi sosial menyentuh hati siswa-siswi agar menjadi pribadi yang memiliki kepedulian. Sekretaris PMI Kota Bogor ini menekankan pentingnya meneladani Nabi Muhammad SAW. “Intelektual juga harus dibarengi jiwa sosial. Ini telah dicontohkan Rasulullah. Tantangan ke depan akan dihadapi dan tetaplah teladani Nabi Muhammad,” jelasnya.

** Asep.S.Sayyev

Hadits Hari Ini

0

Doa Rasulullah Sebelum Tidur

Sahih al-Bukhori: 5840

عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ، نَامَ عَلَى شِقِّهِ الأَيْمَنِ ثُمَّ قَالَ:

اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ. وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَالَهُنَّ ثُمَّ مَاتَ تَحْتَ لَيْلَتِهِ مَاتَ عَلَى الْفِطْرَةِ.

Dari al-Baraa ibn ‘Azib, dia berkata: Apabila Rasulullah saw hendak beranjak ke tempat tidurnya, maka beliau berbaring pada sisi kanannya, kemudian beliau membaca:

Ya AIlah, aku berserah diri kepada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, dan aku menyandarkan punggungku (bergantung) kepada-Mu, dalam keadaan berharap dan takut kepada-Mu, karena tidak ada tempat berlindung dan tempat lari dari (adzab)Mu kecuali (dengan berlindung) kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan (aku beriman) kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus. Lalu Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa membacanya lalu meninggal pada malam itu, maka dia meninggal dalam keadaan fitrah.

Pesan :

  1. Anjuran untuk mengingat Allah di setiap waktu, salah satunya adalah sebelum kita tertidur.
  2. Anjuran untuk berbaring pada sisi tubuh sebelah kanan saat tidur.
  3. Keutamaan doa yang diajarkan Rasulullah, jika membacanya sebelum tidur dan meninggal disaat itu, maka ia meninggal dalam keadaan fitrah.

Diduga Ada ‘Pemain PPDB’, Warga Sambangi SMAN 1 Gunungputri

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

SMAN 1 Gunungputri yang berada di Desa Bojong Nangka, Gunung Putri, Kabupaten Bogor digeruduk puluhan warga sekitar. Pihak sekolah diduga telah melakukan praktik jual beli bangku dalam PPDB 2023.

Kepala Desa Bojong Nangka, H.Amir Arsyad mengaku sangat kecewa dengan sistem zonasi yang membuat sebagian besar warganya tidak bisa bersekolah di SMAN 1 Gunung Putri.

“Jarak yang diberikan itu 800 meter, sedangkan bagaimana untuk warga yang jaraknya lebih dari itu, berarti tidak bisa sekolah dong,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Senin (17/7/23).

Bukan hanya itu saja, kata H.Amir, pihak SMAN 1 Gunungputri pun seolah tidak menghargai keberadaan Pemdes Bojong Nangka. Pasalnya, selama dirinya menjabat sebagai kepala desa tidak pernah ada komunikasi pihak sekolah dengan Pemdes.

“Bahkan diacara-acara besar pun saya sebagai Kades sendiri tidak pernah diundang atau dilibatkan. Jadi, minimnya komunikasi yang dijalin oleh pihak sekolah terhadap desa itu sangat disayangkan,” tandasnya.

Dirinya menyebut, tidak ada keterbukaan informasi yang dilakukan pihak sekolah terkait kapan dimulainya sistem online zonasi, afirmasi, dan lain sebagainya.

“Ini salah satu yang membuat kita kecewa, tidak ada keterbukaan publik yang dilakukan pihak sekolah, itu kan ada zonasi, ada zona KETM, ada zona situasi tertentu dan ada zona orang tua pindah tugas, juga ada anak guru, itu yang tidak bisa terbuka di publik,” cetusnya.

Sementara, salah satu warga Desa Cicadas, Yusuf dalam mediasi tersebut meminta data perihal siapa saja yang masuk ke SMAN 1 Gunung Putri yang menggunakan zonasi dibuka, mengingat dari data yang dia punya, ada beberapa nama dan alamat siswa yang menggunakan jalur zonasi dan itu bisa masuk.

“Jika tidak ada permainan di sekolah SMAN 1 Gunungputri ini, coba kami minta tunjukan data  siswa yang menggunakan jalur zonasi, apakah pihak sekolah berani membuka data informasi ini kepada kami,” tantang Yusuf dalam pertemuan perwakilan masyarakat.

Yusuf menduga adanya permainan berkedok sistem zonasi yang dilakukan oleh oknum di SMAN 1 Gunungputri, sehingga setiap tahunnya selalu ada polemik.

“Mereka janji jam 4 sore akan dibuka data yang kami minta, kita lihat apakah mereka berani untuk transparan atau tidak,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Jalan di Lebak Sirna Dipenuhi Sampah Rumah Tangga

0

Ciampea | Jurnal Bogor
Sampah rumah tangga berserakan di jalan raya, tepatnya di kampung Lebak Sirna RT 03 RW 07, Desa Ciampea, Ciampea, Kabupaten Bogor.

Keberadaan sampah- sampah itu membuat pengguna jalan geram. Pasalnya, kondisi jalan membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melewati jalan tersebut.

Warga sekitar Asep mengatakan, sampah yang berserakan tersebut ada sehabis hujan deras pada malam kemarin. Dikatakannya, peristiwa tersebut bukan pertama kali terjadi.

Hal ini akibat saluran air yang ada di bahu jalan sudah rusak. Sehingga dimanfaatkan oleh oknum warga dijadikan tempat pembuangan sampah.

“Setelah adanya hujan deras yang menyebabkan sampah-sampah tersebut meluap ke jalan. Mungkin orang-orang pikir buang sampah ke situ akan terbuang ke sungai padahal irigasi di bahu jalan tersebut rusak,” katanya, Senin (17/07/2023).

Sementara warga sekitar juga menghentikan pengendara yang melintas membawa sampah dalam plastik. Dalam video si pengendara yang merupakan pria membawa sampah tersebut akan membuang ke tempat sampah di pasar.

Di tempat terpisah Kepala desa Ciampea Maman Suparman menjelaskan, pihak desa harus turun tangan untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan di jalan tersebut.

Sementara satu oknum warga yang sedang membawa sampah dalam plastik di sepeda motornya tertangkap basah membuang sampah.
“Pelaku buang sampah sembarangan ketangkap basah, Itu warga jauh, bukan warga Ciampea,” katanya.

Kendati pihaknya, hanya memberikan teguran himbauan kepada pengendara yang membawa sampah tersebut.

“Kita hanya berikan teguran tadi. Tetapi kalo ketika melakukan perbuatannya mengulangi lagi baru kita proses hukum, Pol PP tentunya itu,” ucapnya.
Dia juga mengakui, bahwa banjir sampah di wilayahnya sudah sering terjadi akibat ulah oknum warga.

“Sering banget, itu udah beberapa kali membersihkan. Semalem memang kondisi ujan gede akhirnya ke bawa itu sampah-sampah ke tengah jalan,” paparnya.

Dia menyebut, pihaknya kedepan kedepannya akan pasang baliho peringatan yang buang sampah sembarangan akan dituntut sesuai Perda yang berlaku.

“Kita juga akan merazia jika ada motor lewat kita periksa bersama dengan Babinsa Bhabinkamtibmas,” katanya.
Diakuinya di wilayahnya ada dua titik yang jadi tempat pembuangan sampah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Ada dua titik satu lagi di jembatan dan tadi yang kejadian. Saya menghimbau kepada masyarakat jangan buang sampah sembarangan, agar tidak ada lagi sampah-sampah yang berserakan di tengah jalan dan menggangu aktivitas pengguna jalan,” pungkasnya.

** Andres

Mursidin Nahkodai Pelti Kabupaten Bogor

0

Pelti Kabupaten Bogor secara resmi telah menetapkan H Mursidin sebagai Plt Ketua Pelti Kabupaten Bogor hingga 2 bulan kedepan atau sampai 17 September 2023.

Penetapan Plt Ketua Pelti Kabupaten Bogor ini dilakukan karena Ketua Umum Pelti Kabupaten Bogor sebelumnya, Usep Supratman, SH, MH meninggal dunia.

Penunjukan H Mursidin sebagai Ketua Pelti Kabupaten Bogor dilakukan dalam rapat pengurus teras cabor tersebut yang dilakukan di Aula BPKAD Kabupaten Bogor, Senin, 17 Juli 2023.

Rapat pengurus teras Pelti Kabupaten Bogor itu dihadiri lebih dari 50 persen pengurus Pelti Kabupaten Bogor.

” Saya hanya mengemban amanah Plt Ketua Pelti Kabupaten Bogor ini hingga dua bulan kedepan atau sampai terselenggaranya Muscablub Pelti Kabupaten Bogor,” tegas Mursidin, Senin, 17 Juli 2023

Mursidin berharap, dua bulan kedepan sudah ada Ketua Umum Pelti Kabupaten Bogor yang baru.

“Insya Allah kedepannya Ketua Umum Pelti Kabupaten Bogor akan berasal dari kalangan pengusaha yang peduli tenis dan hobi olahraga,” paparnya.

Menurutnya, selama satu bulan kedepan ia akan melobi beberapa pengusaha yang ada di Kabupaten Bogor untuk masuk atau menjadi calon Ketua Umum Pelti Kabupaten Bogor kedepan. ( asep syahmid)

Desa Antajaya Fokus Bangkitkan PKK

0

Tanjungsari | Jurnal Bogor

Desa Antajaya di Kecamatan Tanjungsari baru-baru ini menjadi tuan rumah kunjungan dari tim Monev dan Pembinaan 10 Program PKK Kabupaten Bogor. Kedatangan tim tersebut merupakan upaya untuk memantau dan memberikan pembinaan terhadap program-program PKK yang sedang berjalan di desa tersebut.

“Saya sangat apresiasi atas Kunjungan tim Monev dan Pembinaan 10 Program PKK Kabupaten Bogor di Desa Antajaya. Ini merupakan sebuah langkah yang sangat baik untuk pengembangan PKK di Desa Antajaya,” kata Kepala Desa Antajaya, Andi kepada Jurnal Bogor, Senin (17/7/23).

Menurut dia, kegiatan monev tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif serta mampu memberikan peningkatan yang signifikan dalam pelaksanaan program PKK di Desa Antajaya.

“Dengan adanya pembinaan dan pengawasan langsung dari tim Monev, diharapkan desa ini bisa menjadi lebih baik lagi dalam mengimplementasikan program-program PKK di masa yang akan datang,” harapnya.

Andi juga mengajak kepada semua pihak agar berpartisipasi, mendukung serta menyukseskan program PKK di Desa Antajaya.

“Dengan kerjasama yang solid antara pemerintah daerah, tim Monev, kepala desa, dan masyarakat, diharapkan program-program PKK dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal bagi warga,” tandasnya.

Kunjungan tim Monev dan Pembinaan 10 Program PKK di Desa Antajaya tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen dari pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa. Melalui pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan program-program PKK di desa dapat terus ditingkatkan sehingga kehidupan di desa dapat lebih maju dan sejahtera.

** Taufik / Nay

Kades Ajak Warga Sadar Pajak

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Kepala Desa Limusnunggal Galih Rakasiwi, mengajak warga Desa Limusnunggal, Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pajak. Oleh karena itu, Galih akan mengintensifkan program sosialisasi pajak kepada warganya. Hal itu guna mendongkrak tingkat partisipasi masyarakat dalam membayar kewajiban pajak.

“Sosialisasi pajak sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kewajiban mereka dalam membayar pajak dan memahami manfaat yang diperoleh dari pembayaran pajak tersebut. Karena pajak daerah merupakan sumber pendapatan penting bagi pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Namun, saat ini masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami pentingnya kewajiban pajak ini,” kata Kades Limusnunggal, Galih Rakasiwi kepada Jurnal Bogor, Senin (17/7/23).

Menurut dia, sosialisasi pajak daerah menjadi langkah yang perlu dilakukan untuk mengedukasi tentang pentingnya kontribusi masyarakat dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur serta pelayanan public, khususnya di Desa Limusnunggal.

“Tujuan dari kegiatan sosialisasi adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang jenis-jenis pajak yang ada, cara perhitungan pajak, serta manfaat yang diperoleh dari pembayaran pajak tersebut,” ujarnya.

Galih mengatakan, kegiatan sosialisasi pajak daerah juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penggunaan dana pajak yang telah dibayarkan. Transparansi dalam penggunaan dana pajak serta pemanfaatan lainnya.

“Dengan menyampaikan informasi mengenai program dan proyek yang didanai oleh pajak daerah, diharapkan masyarakat dapat melihat kontribusi mereka dalam pembangunan dan merasa termotivasi untuk terus berpartisipasi dalam membayar pajak,” ujarnya

Galih juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam membayar pajak sebagai wujud tanggung jawab sosial setiap individu dalam memajukan daerah. Ia berharap, melalu berbagai kegiatan sosialisasi mengenai pajak, masyarakat di Desa Limusnunggal dan Kecamatan Cileungsi umumnya dapat memahami bahwa pembayaran pajak bukanlah beban, melainkan investasi untuk masa depan yang lebih baik.

Melalui upaya sosialisasi pajak daerah diharapkan dapat tercipta kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. “Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya kontribusi mereka dalam pembangunan daerah, diharapkan pemerintah daerah dapat mengoptimalkan pemanfaatan dana pajak untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik,” tandasnya.

** Taufik / Nay

Linmas di Leuwisadeng Dibekali Pelatihan Pekat dan Kesiapsiagaan Bencana

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor

Puluhan satuan pelindung Masyarakat (linmas) di Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mendapatkan pelatihan dan pembinaan operasi penyakit masyarakat (pekat) dan kesiapsiagaan bencana.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasi Trantibum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Leuwisadeng itu agar para peserta paham tentang tugas pokok linmas, baik dalam penanggulangan bencana alam maupun bantuan perkuatan dalam melaksanakan pengamanan kegiatan masyarakat.

“Dalam pelatihan ini sebanyak 40 orang linmas di 8 desa Kecamatan Leuwisadeng. Tentunya untuk kesiapsiagaan bencana dan penindakan gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum) seperti pencurian atau minum minum  beralkohol atau obat obatan yang dilarang oleh pemerintah,” kata Kasi trantibum SatPol PP Leuwisadeng Cecep Tarmiji, Senin (17/07/2023).

Dia menjelaskan, pihaknya memonitoring dengan kepala desa sesuai keputusan Kemendagri nomor 26 tahun 2020 dan di Peraturan Daerah (Perda) juga tertuang pelindung masyarakat dan ketentraman ketertiban umum.

“Satlinmas ini adalah garda yang terdepan di masing masing desa,” bebernya.

Inovasi operasi pekat dan kesiapsiagaan bencana yang diberikan Kasi Trantibum Pol PP Kecamatan Leuwisadeng tersebut diharapkan berkesinambungan.

“Yang saya harapkan untuk proses jangka menengah dan jangka panjangnya agar hal dalam kesiapsiagaan ini tetap berjalan sesuai kebutuhan yang ada di masyarakat,” pungkasnya.

** Andres