25.7 C
Bogor
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 580

Cegah Tawuran, Pelajar yang Berkerumun Dibubarkan Pol PP

0

Ciampea l Jurnal Bogor

Belasan siswa dari dua sekolah di wilayah Ciampea terjaring razia oleh Satpol PP Kecamatan Ciampea. Meskipun tidak ditemukan senjata tajam, belasan siswa tetap dibubarkan.

“Kegiatan yang kami lakukan sebagai antisipasi aksi tawuran dan kami juga sambil pembinaan dipanggil juga pihak sekolah,” ungkap Kasi Trantib Pol PP Ciampea Ego Suryadi, Kamis (15/6/2023).

Menurut Ego, siswa sekolah yang sedang nongkrong berasal dari SMP Ciampea dan Mambaul Ulum Ciampea.

“Kurang lebih 17 siswa dari dua sekolah, kami harapkan  pihak sekolah dan orang tua dapat mengawasi lebih agar jangan nongkrong sembarangan,” tegasnya.

Dirinya juga sempet melihat rapot masing-masing siswa dan nilainya cukup bagus, tapi sayangnya waktu luangnya dijadikan ajang nongkrong.

“Kami panggil pihak sekolah ke lokasi dan datang berikut guru BP,” kata Ego.

Tak hanya memantau anak sekolah, pihaknya monitoring di semua wilayah sebagai pencegahan dini di lingkungan masyarakat.

“Trantibum tetap menjadi tugas kami, makanya semua anggota selalu patroli ke beberapa titik yang kerap kumpul anak sekolah,” tukasnya. 

** Arip Ekon

Tim Pemulihan Aset Kejagung Verifikasi Lahan Warga yang Masuk Sitaan BLBI

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor

Tim Pemulihan Aset Kejaksaan Agung turun ke lapangan untuk memverifikasi tanah warga yang masuk dalam ploting BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia), di wilayah Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/06/2023).

Jika tak ada juga kejelasan dari pihak Kejaksaan Agung setelah melihat langsung ke lapangan, warga dua desa di Kecamatan Sukamakmur berencana akan menggugat negara setelah tanah miliknya yang berada di Desa Sukaharja dan Sukamulya dipasang plang oleh Kejaksaan Agung bertuliskan “Tanah Ini Disita dan Dirampas Negara”.

Salah satu pemilik tanah, Syihabuddin Ar mengatakan, tanah miliknya telah diploting dan masuk dalam sitaan negara karena kasus korupsi BLBI Lee Dharmawan.

“Saya adalah seorang pemilik tanah dari tahun 2016-2017 membeli tanah dari seseorang bernama Agus dengan status Akta Jual Beli (AJB) dan proses sertifikat. Namun beberapa tahun kedepan tanah saya dipasang plang oleh Kejagung karena masuk dalam sitaan kasus BLBI,” katanya kepada Jurnal Bogor, Kamis (15/6/23).

Menurutnya, dia sempat mendatangi Kejaksaan Agung untuk meminta penjelasan mengapa lahan miliknya dipasang plang dengan bertulis “Tanah Ini Disita dan Dirampas Negara”.

“Saya langsung mendatangi Kejagung tetapi jawaban mereka (Kejagung) hanya memasang plang berdasarkan kasus BLBI dan hanya berdasarkan later C desa,” jelasnya.

Maka dari itu, sambung dia, jika tak ada juga penjelasan dari Kejaksaan Agung akan hasil dari verifikasi lapangan ini, dia bersama masyarakat yang menjadi korban klaim dari kasus BLBI korupsi Lee Dharmawan berencana akan melakukan gugatan.

“Sekarang saya bersama masyarakat di Sukamakmur akan membuat paguyuban kepemilikan tanah yang diklaim oleh BI karena telah merampas hak kita. Dan kita akan tuntut mereka karena telah memasang plang diatas tanah milik kita (masyarakat),” ancamnya.

Sementara Camat Sukamakmur, Bakri Hasan menjelaskan, kedatangan Tim Pemulihan Aset Kejaksaan Agung guna pengecekan lahan yang berada di blok 27 yang kurang lebih ada 8 Bidang.

“Dari Kejagung, Muspika, Bapenda, BPN Wilayah 2 itu hadir semua, bersama orng Bank Indonesianya,” jelasnya.

Bakri Hasan juga menyebutkan bahwasanya permasalahan ini sudah terlalu berlarut-larut sudah mulai dari tahun 1993, Putusan Kejaksaan Agung terkait kasus Lee Darmawan KH alias Lee Chin Kiat.

“Saya harap permasalahan ini cepat selesai, karena dengan permasalahan seperti ini banyak masyarakat yang terganggu juga, mulai dari perpajakan hingga pengurusan jual beli tanah,” jelasnya.

Lebih lanjut Bakri mengatakan, jika memang itu aset negara sitaan kasus kasus Lee Darmawan harus diamankan.

“Namun disisi lain lahan warga yang memang betul itu haknya perlu juga kita pertahankan, karena kan negara hadir karena adanya masyarakat,” tandasnya.

“Saya berpesan kepada masyarakat bahwa proses hukum itu perlu dilakukan, jika memang masyarakat memiliki hak atas tanah tersebut,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Penutupan Penas 2023, Kementan Ajak Petani Percepat Pembangunan Pertanian

0

Padang | Jurnal Bogor

Serangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVI di Kota Padang telah berlangsung selama 5 hari di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Kegiatan ini diharapkan menjadi monumental komitmen pemerintah pusat, daerah dan seluruh pemangku kepentingan mempercepat pembangunan pertanian menuju Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada 2045.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi para petani dan nelayan yang dapat berkolaborasi dengan pemerintah pusat, daerah serta kabupaten/kota dalam penyelenggaraan Penas XVI yang dihadiri oleh sekitar 22.000 orang petani dan nelayan dari seluruh pelosok tanah air, negara ASEAN dan mitra ASEAN, Anggota DPR, Para Gubernur hingga Bupati/Walikota seluruh Indonesia.

“Penas Petani Nelayan tahun ini diharapkan menjadi komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan pertanian dalam berbagai program dan kebijakan disetiap daerah untuk mengantisipasi krisis pangan global serta menjaga kemandirian serta kedaulatan pangan nasional,”kata Mentan dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, Padang, Kamis (15/6/23).

Dedi menambahkan bahwa dalam rangkaian kegiatan Penas dilakukan pameran pengembangan dan gelar percontohan pengembangan agribisnis yang merupakan show window perkembangan dan kemajuan inovasi serta teknologi modern dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan.

“Saya berharap berbagai inovasi dan teknologi yang ditampilkan di Penas ke 16 ini dapat didiseminasikan serta diimplementasikan di daerah asal masing – masing,” tambah Dedi.

Melalui kegiatan Penas XVI, Dedi juga mengajak seluruh petani, nelayan hingga pelaku usaha tani untuk mulai menentukan rencana tindak lanjut dalam mengembangkab usaha agribisnis/perikanan guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan serta kemandirian dan daya saing petani serta nelayan.

“Harapannya juga dapat menggerakkan perekonomian pedesaan serta menciptakan lumbung pangan berbasis komoditas lokal di daerah masing – masing,”kata Dedi.

Ketua Umum KTNA Nasional, Muhammad Yadi Sofyan Noor mengatakan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan Penas Petani Nelayan XVI telah dilakukan sesuai rencana dan waktu yang sudah ditentukan. Dalam kegiatan ini juga ada penandatanganan komitmen bersama eselon 1 Kementerian Pertanian dengan asosiasi provinsi dan KTNA untuk antisipasi perubahan iklim dan krisis pangan.

“Tidak hanya itu, telah dilakukan juga nota kesepahaman antara petani, nelayan dengan pelaku usaha untuk transaksi pengembangan bisnis. Penyelenggaraan Penas petani nelayan XVI berjalan dengan sukses dengan melibatkan pemerintah pusat, daerah, kabupaten/kota, panitia yang terlibat,” ungkapnya.

“Terima kasih untuk seluruh pihak yang terlibat. Terima kasih kepada KTNA Sumatera Barat dan kota Padang yang turut terlibat menyukseskan penyelenggaraan Penas XVI ini,” pinta Yadi yang sekaligus menjadi Ketua Penyelenggara Penas XVI 2023.

Bersamaan, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengatakan penyelenggaraan Penas XVI yang dilaksanakan dari 10 – 15 Juni 2023 memberikan yang dampak positif baik pada tataran nasional, provinsi Sumatera Barat, kabupaten/kota dan seluruh peserta dengan berbagai kegiatan yang dilakukan.

“Mulai dari temu wicara, ada temu karya , temu usaha, temu profesi, berbagai event pertemuan pada Penas petani nelayan ke 16 ini,” ucapnya.

“Alhamdulillah ini semuanya akan memberikan hal yang positif dalam rangka untuk kemajuan pertanian Indonesia dan persiapan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045,” sambung Mahyeldi.

Mahyeldi menyebutkan dampak positif juga dirasakan oleh masyarakat Sumatera Barat baik dari sisi sosial hingga ekonomi salah satunya terjadinya peningkatan pendapatan pelaku usaha yang bergerak dalam bidang akomodasi, transportasi hingga kuliner.

“Semoga apa yang sudah dibangun dan dikembangkan dalam persiapan Penas ini bisa dilanjutkan lagi dan bermanfaat bagi semua kalangan utamanya masyarakat. Terima kasih untuk semuanya, mohon maaf bila ada kekurangan selama penyelenggaraan Penas di Sumatera Barat,” tutupnya.

Penutupan acara Penas petani nelayan ini dihadiri juga Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, Jajaran Pemda Padang, para petani nelayan hingga pelaku usaha pertanian. Selanjutnya dalam penutupan juga disebutkan bahwa penyelenggaraan Penas petani nelayan berikutnya akan diselenggarakan di Gorontalo.

** ppmkp

Resmi Ditutup, Kementan Sebut Petani Milenial Curi Perhatian di PENAS XVI

0

Padang | Jurnal Bogor

Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVI resmi ditutup. Pada penyelenggaraan PENAS kali ini, para petani milenial disebut mencuri perhatian. Bila pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, petani milenial lebih banyak menjadi penonton. Tapi kali ini, petani milenial mengambil peran besar.

“Ada kekhasan pada PENAS XVI dibanding tahun-tahun sebelumnya, yaitu hadir dan tampilnya para petani milenial kita. Di sini mereka memeragakan teknologi dan inovasi, serta produk mereka,” ungkap Kepala Badan Penyuluhan dan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi saat mewakili Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan sambutan pada kegiatan Penutupan PENAS Petani Nelayan XVI, di Lanud Sutan Syahrir, Padang, Sumatera Barat, pada Kamis (15/06/2023).

Selain itu, melalui temu agribisnis yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan PENAS XVI, para petani milenial berhasil menyusun kesepakatan-kesepakatan yang bermanfaat bagi pengembangan bisnis mereka.

“Pada PENAS XVI ini juga diadakan temu petani milenial. Yang hadir tidak hanya tingkat nasional, tapi juga lingkup ASEAN. Bahkan petani dari Jepang turut hadir,” ungkap Dedi.

Selain petani milenial, Dedi menyebutkan keberhasilan PENAS XVI tidak bisa dilepaskan dari kontribusi banyak pihak, termasuk Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat, jajaran Kementerian Pertanian (Kementan), dan para petani dan nelayan yang telah aktif berpartisipasi. Menurut Dedi, semua pihak yang terlibat telah berkolaborasi sehingga PENAS XVII bisa sukses besar.

“Dari PENAS kali ini, saya yakin petani dan nelayan bisa mencapai tujuan pembangunan pertanian, yaitu menyediakan pangan bagi 273 juta rakyat Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan petani,” sebut Dedi.

Dedi pun turut menyoroti gelar teknologi yang bisa memeragakan smart farming. Menurutnya, dengan mempraktikkan smart farming, petani bisa meningkatkan produktivitas pangan nasional.

“(Dengan smart farming.red), kita juga bisa menekan ongkos produksi. Saya yakin melalui implementasi smart farming, pangan lokal bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” terang Dedi.

Menutup resmi PENAS XVI, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyebutkan kegiatan PENAS menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada petani dan sekaligus menjadi upaya Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Semua kegiatan PENAS menjadi bekal dalam meningkatkan kemandirian pangan. Demi upaya kita mencapai tujuan bagi Indonesia menjadi lumbung pangan pada tahun 2045,” imbuh Mahyeldi.

Selain itu, Ia menyebut PENAS XVI banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Barat, terutama Padang. Lahan Lanud Sutan Syahrir sebelumnya terlantar dan tidak dimanfaatkan. Tapi dengan menjadi proyek percontohan bagi berbagai gelar teknologi, lahannya sekarang produktif dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

“Saya harapkan semua fasilitas yang ada di sini, seperti embung, bisa terus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik,” ujar Mahyeldi.

PENAS XVI dihadiri oleh sekitar 28.000 orang petani dan nelayan dari seluruh pelosok tanah air dan dari negara ASEAN serta mitra ASEAN, para pejabat tinggi mulai dari anggota DPR RI, para Gubernur, dan para Bupati/Walikota dari seluruh Indonesia.

Sementara untuk penyelenggaraan PENAS XVII Tahun 2026, hasil Rembug KTNA yang diselenggarakan pada tanggal 9 Juni 2023 telah menetapkan tuan rumah penyelenggara Penas XVII tahun 2026 adalah Provinsi Gorontalo.

** ppmkp

Cuaca tak Menentu, Baringin Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nanggung, Kabupaten Bogor dr. Baringin TA Manik mengajak masyarakat di wilayah binaannya tetap menjaga kesehatan ditengah kondisi cuaca tak menentuk sekarang ini. Kesehatan kata dia, berawal dari kebersihan, pola makan teratur dan istirahat cukup.

Pesan itu disampaikan disela kegiatan bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikaniki pada momentum Hari Lingkungan Hidup Dunia dan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-541 tahun yang digelar beberapa waktu lalu di wilayah Desa Kalongliud.

“Jaga sanitasi, tidur yang cukup dan makan gizi seimbang,” katanya.

Biasanya, kata dia, saat ini pasien yang datang berobat ke Puskesmas Nanggung ada tiga besar jenis penyakit dikeluhkan pasien, diantaranya Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA), diare dan maag (gestritis).

“Tiga besar itu Ispa, diare dan sakit maag,” katanya.

Oleh karena itu, dia menyampaikan, menerapkan pola hidup sehat penting dilakukan guna mencegah terserang penyakit, terutama ditengah cuaca saat ini yang kurang menentu. Banyak manfaat pola hidup sehat yang dapat dirasakan ketika secara rutin mulai mengaplikasikan ke dalam hidup sehari-hari.

“Jadi memang nomor satu itu menjaga kesehatan tubuh dulu dengan cara makan gizi seimbang dan istirahat yang cukup. Kemudian, menjaga kebersihan terkait ini (bersih-bersih Daerah Aliran Sungai) juga bisa diterapkan di rumah,” katanya.

Dr. Baringin TA Manik menyampaikan, pembuangan sampah dan limbah yang sembarangan hingga pengelolaan sampah yang tidak tepat menjadi penyebab pencemaran lingkungan. Selain merusak lingkungan, pencemaran akibat sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan dengan timbulnya berbagai penyakit.

“Kalau sampahnya tidak (pengaruh langsung pada kesehatan) tetapi ketika dia tergenang (air) banjir kan air itu yang berdampak pada sanitasi masyarakat. Kalau sampahnya sampah rumah tangga kemudian menimbulkan tergenang air hujan bisa menjadi tempat bertelur sama nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD),” katanya.

Dr. Baringin TA Manik mengatakan, salah satu bentuk pencegahan atau antisipasi, pihaknya selalu melakukan kegiatan penyuluhan secara rutin, baik itu di Puskesmas maupun penyuluhan di lapangan.

“Kami selalu melakukan penyuluhan dalam gedung (Puskesmas) ketika masyarakat menunggu (antrean) kami selalu lakukan penyuluhan terkait kasus-kasus penyakit yang up date. Kemudian ketika melakukan penyuluhan di lapangan atau di luar gedung (Puskesmas) itu Posyandu terutama Posbindu kami juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat,” katanya.

Terkait ramainya isu dugaan pencemaran limbah di aliran Sungai Cikaniki baru-baru ini. Dr. Baringin TA Manik mengaku belum ada pasien yang berobat ke Puskesmas terkait hal tersebut. Meski begitu, pihaknya mengaku siap membantu memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami siap, Puskesmas siap untuk membantu,” tukasnya. Andres

Omay Komara Siap Bendung Bola Bola Voli Dursima

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Babak 8 besar Ktenzpo Cup ke 3 akan dilangsungkan pada Sabtu, 17 Juni 2023 di Lapangan Pendopo Bupati Bogor , Cibinong.

Pasangan Omay Komara / Rudi Unhan akan bentrok dengan lawan yang tak bisa dipandang enteng yakni Dursima / Santoso.

Omay Komara mengaku sudah siap mematikan bola bola voli yang menjadi karakter permainan dari Dursima.

” Lawan kami cukup berat juga, karena kami sering ketemu dalam latihan. Partai jni akan menarik dan sengit,” ujar Omay Komara, Kamis, 15 Juni 2023.

Bahkan, kata Omay, saat ini ia terus memutar video pertandingan para petenis ternama dunia untuk diadopsi gaya dan strategi bermainnya.

Menurutnya, pasangan Dursima / Santoso sangat hebat dalam bola bola pendeknya.

Jelang laga babak 8 besar Ktenzpo nanti, Omay juga saat ini rajin minum air kelapa muda serta minum madu dan telor bebek.

” Pasangan Dursima / Santoso sangat kuat fisiknya. Makanya saya harus imbangi dengan minuman yang bisa menjaga stamina.

Lebih lanjut, kata Omay, jika menang lawan Dursima / Santoso maka peluang meraih gelar Ktenzpo Cup 2023 tingggal didepan mata.

Sementara itu, Dursima menegaskan, ” Aing teu Siuen” walapun Omay Komara sudah putar video permainan para juara Grand Slam.

” Kalau Omay rajin minum madu dan telor bebek untuk jaga stamina. Saya mah cukup dengan Air Jahe panas saja,” ujar Dursima yang optimis bisa menyudahi perlawanan Omay Komara dan pasangannya.( asep syahmid)

SUT ke-35 Apendi Family

0

JURNALINSPIRASI.CO.ID – Subhanallah, walhamdulillah, wallahu Akbar. Ungkapan yang tepat di hari ulang tahun perkawinanku.

Sore Rabu itu, tepatnya tanggal 14 Juni 2023, menjelang sholat maghrib, aku baru pulang dari kampus “bertauhid” Universitas Djuanda (UNIDA) Ciawi Bogor, yang aku pernah ikut terlibat mendirikannya, sejak Mei 1986.

Pada hari itu ada tugas bimbingan mahasiswa untuk penyelesaian skripsi serta konsultasi akademik lainnya. Pagi hari hingga siangnya, aku juga disibukkan adanya undangan diskusi kelompok terarah (focus group discusion/fgd) bersama para tokoh muslim dan para aktivis dakwah Islam Bogor, komunitas Forum Sinergi Muslim (FSM), bertempat di rumah sahabatku “lawyer terkenal”, pemberani dan bernyali pendobrak Prof.Dr.Eggi Sudjana, SH. MH, rumahnya di bilangan perumahan elite VIP, singkatan dari Villa Indah Pajajaran, Kota Bogor.

Topik pembahasan cukup menarik dan sangat menantang yakni berjudul “Sosok Kepemimpinan Islami untuk NKRI 2014-2019”. Sebuah topik kajian, yang menuntut explorasi pemikiran-pemikiran cerdas, atau pemahaman konsep Ipoleksusbudham ditinjau dalam berbagai perspektif saintifik dan pengalaman dinamika, pasang-surut perjalanan sejarah Indonesia Merdeka.

Pada hari Selasa 14 Juni 2023 itu, saya betul-betul menikmati pemanfaatan waktu yang  sesuai dengan selera dan kegemaran (hobby) saya untuk belajar dan belajar antar sesama sahabat-sahabatku seperjuangan.

Diskusi semakin marak, diawali pemantik materi atau tausiyahnya bang Eggi yang berperan membangkitkan kesadaran, kepedulian dan tanggungjawab untuk bagaimana merawat dan menyelamatkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dsn UUD 1945 yang kita cintai.

Berdasarkan hasil diskusi, analisa fakta dan peristiwa, begitu banyak temuan dalam praktik berbangsa dan bernegara terjadi gejala sosial “anomali dan paradoks”, menyimpang, yang tidak sesuai dengan sistem nilai, norma (moral dan etika Pancasila) dan kaidah-kaidah hukum ketatanegaraan UUD 1945.

Singkat kata forum diskusi FSM Bogor menilai bahwa sudah sekian banyak terjadi berbagai penyimpangan yang diperbuat para elite politik (the ruling party) baik dalam aspek dan perspektif ideologi Pancasila maupun dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.(ipoleksosbudhankam) negeri ini yang menyimpang dari pasal-pasal UUD 1945.

Solusinya memang saat ini menjelang pemilu pileg dan pilpres thn 2024 mendatang, kita selaku Warga Negara Indonesia (WNI) yang baik perlu dan harus ikut berpartisipasi memikirkan berbagai  konsepsi dan pendekatan terbaik untuk membangun Indonesia kini dan kedepan, salah satu caranya mereformasi proses seleksi, penentuan dan penetapan kriteria kepemimpinan nasional yang berwatak terbaik (best caracters of national leadership).

Terus terang aku sungguh menikmati kegiatan FGD FSM tersebut,  mencerahkan. Akibatnya saya pun terlibat dalam proses bertukar pikiran dengan para sahabat, dengan memberikan informasi data dan fakta distorsi atau penyimpangan yang terjadi dalam produk public policy dan praktik bernegara di tanah air, belakangan ini.

Kemudian menawarkan konsepsi sebagai solusi untuk input kepemimpinan nasional dan daerah mendatang. Khusus untuk daerah Bogor, aku menawarkan konsep “Kembalikan Bogor sebagai Dayeuh Ulama”.

Bukan “CGM budaya aseng Tapekong” penyembahan berhala sebagai Budaya Busantara, agar masyarakatnya tetap berpegang teguh pada sistem nilai, norma dan kaidah-kaidah agama, terutama aqidah dan syariah Islam, sehingga warga masyarakat tetap konsisten menolak dan terhindar dari penyakit sosial kaum Nabi Lut yang terkutuk dan mulai marak seperti “Lesbian-gay-biseks and transgender” (LGBT).

Selain itu angka perceraian rumah tangga (broken home), penyalahgunaan Narkoba, kenakalan remaja dan tawuran siswa dan pelajar, begal, prostusi, korupsi, dan lain-lain, juga semakin meningkat yang membuat kehidupan bermasyarakat semakin menjauh dari cita-cita hidup berbangsa dan bernegara yang diberkahi dan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT.

Apalagi pada acara FGD di Perum VIP tersebut, bang Prof Eggi Sudjana mewakafkan tanahnya di daerah Bogor Barat seluas kurang lebih 10 hektare untuk sarana dan prasarana pendidikan kader ulama dan saya diminta salah seorang nadhir bersama 7 orang lainnya.

Hal ini sejalan dengan visi dan misi kami dari komunitas FSM untuk mendorong public policy dan usaha pembangunan berbasis konsepsi “Bogor Dayeuh Ulama”, karena memang sangat banyak ulama besar yang lahir, mukim dan  berkarya serta mengabdi demi bangsa dan negara dari dan di daerah Bogor.

Bahkan berpengaruh ke belahan dunia Timteng-Arab dan Turky Osmani.  Sebut saja diantara para ulama pejuang yang tersohor atas karyanya itu mamak KH.Abdullah Bin Nuh, KH Soleh Iskandar, KH Palak, KH Istighori, dll.

Sedangkan kini Alm ajengan KH Soleh Iskandar sedang kita perjuangkan menjadi Pahlawan Nasional, karena begitu banyak karya-karya kemanusiaan yang monumental dalam bidang pendidikan, kesehatan, perumahan rakyat, pemberdayaan ekonomi rakyat, pelembagaan produk halal, perbankan syariah dan lain-lain.yang bermanfaat untuk kesejahteraan rakyat dan ummat.

Alm KH Soleh Iskandar selama hidupnya, bukan saja ikut berperang melawan dan mengusir penjajahan di masa revolusi, memimpin pasukan bersenjata Bataliyon O Siliwangi, basis pertahanannya di daerah Bogor Barat dan Banten.

Akan tetapi almarhum ajengan selain berperan dan berjasa mengusir penjajahan Belanda/pasukan KNIL,  juga ikut berjasa menengakkan kemerdekaan RI dengan mengisi kemerdekaan negara NKRI melalui karyanya seperti ikut mendirikan kampus UIKA Bogor, Ponpes Darul Falah, BKSPP Indonesia, LVRI, BPRS Amanah Ummah, RS Islam Bogor, Perumahan Rakyat di Desa Pasarean Bobar, dan lain-lainnya.

Kini berkas-berkas pembuktian kepahlawanannya sudah dikirim ke Pemerintahan Pusat RI di Jakarta. Mohon doanya, semoga ulama patriot-pejuang KH Soleh Iskandar menjadi Pahlawan Nasional, menginspirasi, menjadi suri tauladan dan meningkatkan marwah kita dan ummat Islam Indonesia, bangsa Indonesia mewujudkan Bogor Dayuh Ulama.

Astaghfirullahalaziem, dengan kesibukan beraktivitas sosial pendidikan dan dakwah keagamaan pada hari Selasa, tgl 14 Juni 2023, akbatnya saya lupa bahwa saya pada 35 tahun yang lalu telah melangsungkan acara syariah Islam yang saklar, yaitu pernikahan saya dengan seorang gadis yang cantik, cerdas dan sholehah, bernama Sudarijati binti Marto Tono, SE, gadis asal Kota Madiun.

Sajak 14 Juni 1988, insya Allah hingga sekarang dan sampai hayat di kandung badan Hj.Sudarijati Apendi.SE.MSi, dosen senior FE UNIDA seprofesi denganku, beliau adalah isteri saya yang setia dan menjadi sumber cahaya kebahagiaan saya bersama ketiga anak putriku yang cantik, cerdas dan sholehah seperti mamanya.

Bu Atik begitu nama panggilan sayangku kepadanya dalam keseharian di rumah. Bu Atik adalah belahan hati dan jiwaku, penyemangat hidupku, aku mencitaimu, i love you. Walaupun kita telah menjalani perjalanan hidup berkeluarga selama 35 tahun denganmu, dengan segala duka citanya, akan tetapi aku selaku suamimu senantiasa menikmati kebahagiaan bersamamu.

InsyaAllah, Allah SWT selalu memberikan hidayah, rahmat, karunia dan berkahNya kepada keluarga kita sepanjang masa, dan dalam naungan keluarga yang penuh berkasih saying (sakinah mawaddah warohmah) sesungguhnya.

Walaupun kita sama-sama berusia lanjut diatas 60 tahun, ayah melihat ibu Atik tetap cantik dan menawan hati serta menjadi matahari kebahagiaan kita beserta keluarga.

Rabu sore itu, tanggal 14 Juni 2023, ketika saya menjelang maghrib di rumah dan duduk ruang makan, Bu Atik memberi tahu saya suaminya, berkata singkat. “Ayah kita sedang berulang tahun perkawinan yang ke-35 tahun sekarang (1988-2023)”.

Saya pun tak lupa memohon maaf, kepada istri tersayangku, aku merasa sedikit malu mengapa aku lupa ultah pernikahanku bersama bu Atik. Sore Rabu itu, bu Atik telah menyiapkan hidangan makan malam (dinner) yang enak, untuk dimakan, disantap bersama anggota keluarga yang ada di rumah.

Aku pun tak henti-henti bersyukur kepada.Allah SWT, tanpa aku sadari dan terkadang lupa karena berbagai kesibukan bahwa Rabu 14 Juni 2023 adalah hari ulang tahun perkawinanku dengan Bu Atik yang baik hati, menyenangkan dan menentramkan hatiku.

Tak beberapa lama kemudian, aku pun tak lupa membuka WA Family, anak-anakku si sulung Annisa Hasanah.SP.MSi berada di Kyoto Jepang, Inna Rahmawati SKom, dan si bungsu Fathiah Nurul Izzah, serta menantuku Andik Fatahillah SP.MSi dari Jepang, mereka mengucapkan selamat berbahagia di ultah 35 tahun ayah-mama mereka, dan diiringi doa agar kami berdua dalam keadaan sehat walafiat, tidak kurang sesuatu apa, Aamiin aamiin aamiin Ya Rabbul Alamin.

Bu Ati pun membuat video singkat di WA Family yang memposting gambar kami berdua yang mesra, sehingga menginspirasi saya, suaminya yang setia untuk menulis SUT Perkawinan kami ke-35 tahun ini.

Terima kasih atas doa yang tulus dari anak-anakku, menantu, dan para dunsanak serta sahabatku…barakallah.
Wassalam

Penulis:
Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, MSi
(Pendiri dan Dosen Universitas Djuanda Bogor, Pendiri dan Ketua Wanhat ICMI Orwilsus Bogor, Wasek Wankar ICMI Pusat, Konsultan K/L negara, Pegiat dan Pengamat Sosial)

Erick Thohir Apresiasi Penampilan Skuad Merah Putih

0

Surabaya | Jurnal Bogor

Ketua Umum PSSI Erick Thohir tetap memuji penampilan timnas senior yang bermain imbang, 0-0 melawan Palestina di laga FIFA Match Day, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jatim, Rabu (14/6).

Bagi Erick, mental untuk terus menekan lawan yang berada di rangking 99 tingkat di FIFA itu menunjukkan Garuda punya nyali menghadapi lawan yang lebih diunggulkan

“Dari segi permainan terlihat Indonesia mendominasi. Statistik menunjukkan itu, 60%-40%. Paling tidak ada tiga peluang di babak pertama yang potensi jadi gol. Meski imbang, saya puas melihat kerjasama tim yang tampak padu, meski beberapa pemain baru tergabung, termasuk pemain naturalisasi kita,” ucap Erick Thohir seusai laga yang dipenuhi penonton dilansir dari laman resmi PSSI, Kamis, 15 Juni 2023

Dalam pertandingan yang juga dihadiri Dubes Palestina, Zuhair, S.M. Al-Shun, PSSI juga memberikan 10% hasil pemasukan bagi perjuangan bangsa Palestina.

Menurut Erick, sumbangan itu didasari atas hubungan erat Indonesia dengan Palestina dan dukungan pemerintah RI untuk kemerdekaan negara tersebut.

“Melihat penampilan malam ini, saya menilai Indonesia punya modal bagus menantang juara dunia, Argentina. Terlebih, saya akui sektor pertahanan kita sangat solid dengan adanya Elkan Baggot, lalu Asnawi, dan juga Rizky Ridho. Nyali mereka tampil lepas dan menekan lawan sejak awal pertandingan sudah memperlihatkan mereka menikmati permainan dan tidak mau kalah,” pungkas Erick.( asep syahmid)

Del Fino Jalani Latihan Mandiri di Spanyol

0

Bandung | Jurnal Bogor

Gelandang Persib, Tyronne Gustavo del Pino Ramos mengaku tetap menjaga kebugaran.

Pemain asal Spanyol itu belum bergabung dengan Persib karena masih harus mengurus beberapa hal terkait administrasi.

Sebelum bergabung dengan Persib, Del Pino berusaha untuk berada dalam kondisi bugar melalui program latihan individual yang dijalaninya.

“Saya masih berada di Spanyol untuk saat ini. Selama berada di sini, setiap hari saya berlatih individual. Ini berdasarkan program yang telah diberikan tim pelatih dan semuanya berjalan dengan baik,” kata Del Pino dilansir dari laman resmi klub, Kamis, 15 Juni 2023

Del Pino menjelaskan, program latihan yang dijalaninya meliputi kekuatan dan koordinasi gerak tubuh. 

“Programnya bermacam-macam. Banyak hal yang saya lakukan, mulai dari latihan untuk meningkatkan kekuatan dengan berlatih di gym sampai koordinasi memakai bola di lapangan,” ungkapnya.( asep syahmid)

Liz, Pelayan Resto yang baik Hati

0

JURNALINSPIRASI.CO.ID – Menarik, berkesan menonton video sosok pelayan resto, seorang gadis cantik, bernama Liz.

Apa yang dikerjakannya dalam melayani tamu-tamu resto, dia bukan semata bekerja fisik, melepas tenaga, akan dia juga berkerja dengan hati yg bersih dan mulia. Liz sangat paham dan mengerti tentang jasa orang lain untuk antar sesama seperti perlakuannya yang sangat ramah dengan 2 petugas pemadam kebakaran (blanwir) yang mampir di resto, tempat Liz bekerja.

Video ini telah memperagakan nilai-nilai kebaikan dan kebajikan antar sesama. Selanjutnya akan menimbulkan beragam perbuatan baik dari masyarakat, perbuatan mulia Liz telah menuai hasil kebaikan yang berlipat ganda. Para pengunjung resto tempat Liz mendapat semakin banyak dan melimpah ruah. Publik ingin tahu atau bersimpati kepada mereka yang menabur kebaikan dengan berbuat kebajikan.

Saya terenyuh dan terharu menonton video Liz pelayan resto yg bermurah hati tersebut. Liz telah mengapresiasi kerja-kerja kemanusiaan oleh 2 orang petugas pemadam kebakaran, yang sempat mampir ke restoran Liz tempat bekerja.

Yangmenarik dan mengesankan bahwa Liz pelayanan resto, berasal dari keluarga tak berada alias “miskin”, dia adalah tulang punggung keluarga dimana ayahnya sakit lumpuh, dengan sabar dan tekun dia rawat ayahnya. Ayahnya adalah seorang pensiuan petugas penolong bencana alam di daerahnya, akibat citra menunaikan profesinya.

Gadis cantik bernama singkat Liz, berhati mulia, ringan tangan membantu sesama, merupakan turunan watak ayahnya yang suka menolong para korban bencana.

Dengan perilaku mulia Liz yang gemar menolong antar sesama, dan memuliakan orangtua, Tuhan Allah SWT akhirnya memberikan rezeki berlipat ganda, dan appresiasi masyarakat (publik) pun cukup tinggi terhadap sosok Liz yang baik hati tersebut, dia kini menjadi orang  tersohor di negerinya.

Publik kini mengenal resto tempat Liz bekerja keciptratan rezeki yang melimpah, atas dampak positif kebaikan Liz dalam menolong 2 petugas blanwir yg kelelahan tadi, yang membutuhkan hanya secangkir kopi yang kental, untuk pemulihan staminanya.

Menarik isi video ini, menginspirasi kita bagi yang berkesempatan menontonnya. Sosok Liz seorang pelayan resto, yang berhati mulia, insya Allah barang tentu akan menjadi suritauladan dan materi pembelajaran (lesson learned) bagi kita semua.

Hatur nuhun share vidio kemanusiaan yang mengajarkan kita akan makna berbuat kebaikan dsn kebajikan antar sesama manusia demi menegakan harkat martabatnya (perikemanusiaan).

Allah SWT “booten sarek,” dan insya Allah perbuatan baik itu telah tercatat pahalanya di Lauhmahfuzd. Aamiin..

Selamat pagi, semoga berbahagia selalu para Sahabatku. Kodelers TPB IPB 17-1980. Kobarkan teruslah semangat berbagi kebaikan dan kebajikan demi menjaga kehidupan kita yang penuh kedamaian.
Wassalam.

Penulis:

Apendi Arsyad (AA)
(Kelompok Delapan TPB IPB 1980, C.171383)