28.3 C
Bogor
Saturday, July 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 548

Dukung Pendidikan, Pemdes Nanggung Lebarkan Jalan

0

Samisade Juga Dimanfaatkan Bangun TPT dan Hotmix Jalan

Nanggung l Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor tengah  berupaya mempermudah akses pendidikan dengan dibangunnya infrastruktur jalan diawali di Kampung Batuputih menuju sekolah SMAN 1 Nanggung.

“Kita permudah akses pendidikan dengan jalan baru,” ujar Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan Desa Nanggung Deni Endarto  kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya dibangunnya jalan lingkar dari Kampung  Batuputih-Kebon Awi yang merupakan akses jalur pendidikan dua sekolah, yakni  SMAN 1 Nanggung serta SMPN Nanggung.

Sementara Ketua LPM Desa Nanggung Amung menyebutkan salah satu pemanfaatan program Samisade dengan dibangunnya jalur pendidikan dari Kampung Batuputih meliputi wilayah RW 02 dengan RW 03.

Jalan ini dibangun dari anggaran keuangan Insfratruktur APBD Kabupaten Bogor melalui  program Satu miliar satu desa (Samisade). Jalan baru terbentang sekitar 250 meter, hal  ini dilakukan sebagai upaya peningkatan pelayanan bagi pengguna jalan, juga sebagai alternatif akses masyarakat. Jalan ini bangun hasil usulan masyarakat sejak 2020- 2021,” jelas Deni.

Pengerjaan pekerjaan insfratruktur jalan baru semula hanya jalan setapak kini telah dilebarkan menjadi jalan desa.

Di samping membuka jalan baru juga pembedayaan dengan memperkerjakan masyarakat sebagai tenaga lokal. “Jalannya proses pembangunan jalur pendidikan, semoga bisa  bermanfaat dan memberikan dampak positif. Serta mendukung lajunya perekonomian dan  memperlancar komunikasi antarwarga,” kata dia.

Sekretaris Desa Nanggung Firmansyah juga menyebut  program Samisade tahun anggaran 2023 selain dibangunnya jalan baru dari Kampung Batuputih – Kebon Awi juga dialokasikan pengerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) serta dilaksanakan hotmix jalan di Kampung Siranggap.

“Begitu juga  pemanfaatan Samisade dilakukan pengerjaan TPT di jalan Nangela Desa Nanggung,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Pengcab IMI Resmi Dilantik Harapkan Dibangun Sirkuit Road Race di Rumpin

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor

Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Bogor masa bakti 2023-2025 secara resmi dilantik di wisata alam Seureuh Hejo, Desa Sadeng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Minggu (27/8/2023).

Pelantikan turut dihadiri para undangan, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua KONI, Ketua Apdesi Kecamatan Leuwisadeng, tokoh otomotif, dan masyarakat.

“Ini bagian dari rangkaian IMI Jawa Barat untuk melantik Kabupaten Bogor ini Pengcab ke-7 ini yang melaksankaan pelantikan dan alhamdulillah pelantikan tadi berjalan lancar sukses tanpa ekses,” ungkap Ketua Pengcab IMI Kabupaten Bogor Aan Triana Al Muharom kepada wartawan disela kegiatan pelantikan.

Aan Triana Al Muharom menyampaikan, saat ini sudah ada perubahan dari Koordinator Wilayah (Korwil) ke Pengurus Cabang (Pengcab) IMI Kabupaten Bogor.

“Betul karena kita sudah berganti nama bukan lagi Korwil hari ini adalah Pengcab. Jadi, kalau Pengcab itu mempunyai kekuasaan sendiri sesuai dengan ADART PP IMI kemudian juga strukturnya gemuk tidak hanya ketua, sekretaris dan bendahara tetapi ada beberapa bidang yang memang harus diisi oleh Pengcab masing-masing di kota dan kabupaten,” katanya.

Aan Triana Al Muharom mengatakan, seiring dengan adanya perubahan nama tersebut disertai semangat besar para pengurusnya untuk meraih prestasi di ajang Pekan Olah Raga Provinsi Jawa Barat (Proprov Jabar) tahun 2026 mendatang.

“Target kami kedepan pastinya di bidang prestasi bagaimana kemudian bisa mempertahankan juara umum di Porprov ke-15, 2026 mendatang. Kemudian yang kedua bagaimana kemudian kita bisa berkomunikasi aktif dan bersinergi dengan klub-klub otomotif yang ada disamping hobi kemudian di bidang pariwisata karena di IMI kan ada prestasi, hobi dan pariwisata,” katanya.

Pada kesempatan itu, Aan Triana Al Muharom berharap kepada pengurus Pengcab IMI Kabupate Bogor yang baru dilantik untuk lebih semangat dan meningkatkan kekompakan dalam menyongsong Porprov Jabar 2026.

Tak hanya itu, dirinya juga berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor untuk segera membangun Sirkuit Road Race di wilayah Kecamatan Rumpin.

“Harapan kami dari Pengcab IMI sebagai bentuk penghargaan pemerintah daerah terhadap Pengcab IMI yang sudah dua kali berturut turut menjadi juara umum di Porprov baik 2018 maupun 2022 segera dibangunkan Sirkuit (Road Race) yang ada di Rumpin karena DED-nya 2021 sudah selesai dan hari ini tinggal bagaimana kemudian pemerintah daerah membangun sirkuit tersebut untuk menjawab kebutuhan para atlet untuk menjawab kebutuhan peningkatan UMKM di warga di sekitar, perbengkelan dan lain sebagainya. Karena tentunya dengan memiliki sirkuit permanen akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Bogor karena disitu bisa dijadikan bazar bisa dijadikan event bulanan, mingguan dan yang pastinya sebagian dari pajaknya akan masuk ke Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor,” katanya.

** Andres

FTPI Survei Lokasi Untuk Kejuaraan Tinju Nasional

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Kejuaraan Nasional Sabuk Presiden Republik Indonesia yang ketiga akan dilaksanakan di Lapangan Rancamaya, Desa Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Hal tersebut disampaikan Danramil 0621-05 Gunung Putri Kav La Ahmadin yang merupakan Ketua 2 FTPI Pusat Bidang Teknis dan Penyelenggaraan Pertandingan.

” Kami melakukan survei lokasi pada hari Sabtu (26/8/23) kemarin bersama tim Federasi Tinju Profesional Indonesia,” ungkap Kapten Rocky sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Minggu (27/8/23).

Kapten Rocky menyebut, pengecekan lokasi yang dilaksanakan oleh tim FTPI dalam rangka Kejuaraan Tinju Nasional yang rencananya akan diselenggarakan pada 17 November 2023 mendatang.

” Kejuaraan tersebut, nantinya akan memperebutkan Sabuk Presiden, Sabuk Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua DPD, Sabuk Menhan dan Sabuk Menteri BUMN,” paparnya.

Menurutnya, perkiraan 1000 orang lebih akan tumpah ruah pada acara tersebut. ” Saya berharap, acara nanti lancar, kondusif dan aman,” harapnya.

Hadir dalam survei lokasi tersebut, Danramil 0621-05 Gunung Putri Kav La Ahmadin, Yance Rahayaan Pembina dan pengawas FTPI Pusat, Roni Surya Promotor Tinju FTPI Pusat, Rian Tedlim CO Promotor, Atlet Tinju Cakra Boxing Rancamaya, serta Anggota dan Tim  FTPI.

** Nay Nur’ain

Pol PP Cuma Pelototi Pelanggaran yang Dilakukan Restoran Wulansari, Achmad Fathoni: Jangan Cuma Jadi Penonton

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Adanya larangan mendirikan bangunan permanen di garis sepanjang setu atau sungai seolah tidak diindahkan oleh Rumah Makan Wulansari. Pasalnya, terlihat restoran tersebut mendirikan bangunan permanen persis di bibir Situ Tunggilis. Padahal sebelumnya bangunan tersebut sudah mendapatkan teguran dari UPT Penataan Bangunan DPKPP Kabupaten Bogor.

Achmad Fathoni

Mendapati hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni angkat bicara terkait tidak adanya tindakan tegas dari Satpol PP Kabupaten Bogor dan Satpol PP Kecamatan Cileungsi yang seolah hanya menjadi penonton dari aset yang notabene milik pemerintah tersebut.

” Saya sedih dan prihatin saat masyarakat kita ajak patuh aturan, penegak Perda membiarkan ada pengusaha melanggar aturan,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Minggu (27/8/23).

Dewan yang akrab disapa Fathoni itu menyebut tidak ada tindakan kecuali sekedar menyegel. Padahal, adanya penyegelan itu sudah jelas jika pengusaha melanggar aturan karena tidak memiliki izin untuk membangun di tempat tersebut.

” Namun faktanya kini justeru bangunan tersebut berdiri tegak dan diselesaikan, ini siapa yang masuk angin,” cetus Politisi PKS tersebut.

” Saya sudah cek ke UPT Pengawas Bangunan. Jelas mereka tidak pernah mengeluarkan izin, bahkan sudah menyegelnya. Nah tinggal tindakan Pol PP yang melakukan pembongkaran,” tambahnya.

Lebih lanjut Fathoni mengatakan, padahal sudah banyak laporan warga kepada dinas terkait akan pelanggaran yang di lakukan pengusaha Restoran Wulansari tersebut. Dan menurut aturan sempadan situ itu tidak boleh ada bangunan permanen apalagi untuk usaha komersial.

” Saya tugasnya mengawasi, ada dinas yang berwenang menindaknya. Mereka selalu mengingatkan ke masyarakat, bahwa sempadan situ tidak boleh dibangun permanen. Tapi mereka tidak bisa bertindak saat pengusaha yang melanggar aturan tersebut, ” tandasnya.

Dan untuk persoalan ini, sambung Fathoni, dirinya sudah memberi tahu Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mengkroscek dan menindaklanjutinya.

” Saya sudah kirim ini ke BBWS juga,” pungkasnya mengakhiri.

** Nay Nur’ain

52 Milenial Ikuti Pendidikan Kader Dasar GMPI

0

jurnalinspirasi.co.id – Pengurus Cabang Generasi Muda Pembangunan Indonesia (PC GMPI) Kota Bogor menyelenggarakan Pendidikan Kader Dasar (PKD) ke-I di Omah Kebon, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu (27/8).

Dalam kegiatan yang diikuti sebanyak 52 kader dari enam kecamatan itu, turut dihadiri oleh Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin dan Bendahara Fraksi PPP DPRD, Akhmad Saeful Bakhri.

Sementara itu, hadir sebagai pembicara adalah Bagus Maulana Muhammad (mantan Ketua KNPI Kota Bogor), Tegar Putra (Wakil Ketua PPP Kota Bogor), Bambang (Waketum PP GMPI), Rizkiansyah (Sekjen GMPI), Hasbulloh (Ketua FKUB), Hamam (Ketua Bidang Keagamaan PP GMPI), dan Ahmad Ubaidilah (Ketua Bapilu PPP Kota Bogor).

Ketua PC GMPI Kita Bogor, Abdul Rozak mengatakan bahwa PKD tersebut bertujuan menyiapkan kaum milenial yang dapat berkontribusi untuk memenangkan PPP dalam Pemilu 2024 mendatang.

Selain itu, sambungnya, giat ini juga bertujuan mencetak generasi handal dan menumbuhkembangkan rasa memiliki organisasi. Apalagi, kata Rojak, PKD ke-I ini menjadi percontohan bagi PC GMPI di seluruh Indonesia.

“Saya berharap dengan adanya PKD ini regenerasi di tubuh GMPI akan berjalan baik, dan di 2024 nanti dapat membantu PPP memenangkan Pemilu, khususnya di Kota Bogor,” ucapnya kepada wartawan.

Dalam kesempatan ini, Rozak juga menegaskan bahwa PC GMPI Kota Bogor berkomitmen untuk mendukung dan memenangkan Zaenul Mutaqien sebagai calon legislatif DPR RI pada Pemilu 2024. “Kami sudah deklarasi, GMPI akan all out memenangkan Pak Zaenul agar bisa meraih kursi DPR RI,” ungkap dia.

Di tempat yang sama, Zaenul mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi sayap PPP itu. Sebab, apa yang dilakukan GMPI adalah bagian dari program pengkaderan yang nantinya dipersiapkan menjadi penerus politisi PPP.

“Karena ini masih pengkaderan dasar, tentunya nanti akan ada jenjang selanjutnya,” imbuhnya.

Ia berharap, PKD ini dapat membentuk karakter anak muda yang tangguh dan dapat diandalkan dalam pemilu mendatang. Hal itu, lantaran PPP menargetkan bisa meraup suara signifikan dari kalangan milenial.

“Dari total pemegang hak pilih pada pemilu 2024, 50 persennya adalah milenial. GMPI adalah OKP yang diandalkan untuk menjadi jembatan,” katanya.

Lebih lanjut, Zaenul juga menegaskan bahwa GMPI Kota Bogor telah berkontribusi kepada partai dengan menyumbang enam kader terbaiknya untuk ambil bagian dalam kontestasi pemilu. “Enam kader itu ada di semua dapil, dan saya sangat mengapresiasi,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Lakukan Penjelajahan, Kwarran Nanggung Gelar GTM 2023

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Nanggung, Kabupaten Bogor menggelar Gladi Tangguh Medan (GTM) dengan tajuk “Penggalang tangguh terampil dan berkarakter”, Sabtu (26/08/2023).

Dalam pembukaan kegiatan yang berlangsung di halaman aula Kecamatan Nanggung tersebut dihadiri oleh unsur mabiran serta ratusan peserta gugus depan (Gudep) se-Kwarran Nanggung tingkat SD/MI dan SMP/MTS.

Ketua Kwarran Nanggung Ondeng Sofwanudin menjelaskan, kegiatan GTM program kerja Kwarran Nanggung pada Agustus 2023. Kegiatan tersebut juga masih dalam rangkaian kegiatan HUT Pramuka ke-62 .

Sama halnya dari Jambore ranting, para peserta melakukan penjelajahan di wilayah Nanggung yang terdiri  dari empat kegiatan. Diantaranya pengisian sandi kemudian ketapel, sumpit dan kegiatan memindahkan suatu benda seperti piring yang diangkat menggunakan tali tambang secara bersamaan.

“Dalam rangkaian kegiatan ini, tadi pagi dibuka dengan apel besar yang dihadiri  unsur mabiran. Sementara peserta dalam bentuk penjelajahan sambil mengasah dan menguji ilmu pengetahuan tentang kepramukaan dan juga scouting skill itu kita lakukan,” katanya.

Melihat situasi kondisi waktu, kata dia kegiatan GTM 2023 diikuti oleh gugus depan se-Kwarran Nanggung  tingkat SD/MI dan SMP/MTS dengan jumlah keseluruhan 90 regu, berlangsung satu hari.

“Kita mengambil waktu singkatnya saja yaitu esensi dari kegiatan ini,” paparnya.

Tak lepas, dia juga bersyukur atas partisipasi peserta didik dalam kegiatan tersebut. Sebab hal itu adalah

bentuk ajang silaturahmi pertemuan, baik para peserta maupun para pembina yang rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Agustus, dalam rangka mengisi kegiatan hari ulang tahun Pramuka.

Dia berharap generasi muda ada pembinaan-pembinaan sikap dan karakter agar mempersiapkan diri dalam rangka menghadapi masa-masa yang akan datang.

“Sebagai mana yang kita ketahui di masa yang akan datang harus memiliki jiwa dan sikap sosial, serta tanggung jawab dapat dipenuhi atau dapat dilaksanakan oleh mereka. Yang akan datang maupun saat sekarang,” pungkasnya.

** Andres

Jalan Dibeton, Herman Sebut Ini Untuk Memudahkan Akses Warga

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor

Disebut membangun jalan milik Desa Sukaharja, Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Herman yang mewakili pemilik dana Horison Siregar menjelaskan tujuan bosnya membangun jalan milik desa hanya sebatas peduli terhadap lingkungan semata, tanpa ada niat apapun.

” Jadi, pak Horison itu suda beberapa kali membangun jalan milik desa untuk masyarakat, dan itu tidak pernah dipermasalahkan, entah ada apa saat ini malah jadi bahan pembicaraan,” ungkap Herman kepada Jurnal Bogor, Jumat(24/8/23).

Menurut Herman, adanya isu terkait akan ditutup atau dimanfaatkan secara pribadi jalan yang notabene milik desa ini itu hanya bagian dari kekhawatiran warga yang berlebih. Pasalnya, jalan yang dibeton oleh pak Horison merupakan jalan tanah umum dengan status eks PTPN.

” Jika ada warga yang berkata khawatir ditutup, itu hanyalah kekhawatiran berlebih warga. Karena, saat dilakukan pengecoran jalan saja tidak kami tutup, warga justeru lalu lalang melewati jalan itu, hingga alhasil beton itu kurang bagus, akibat sudah dilalui sebelum waktunya,” jelas Herman.

“Intinya, jalan yang d beton oleh pak Horison itu memang untuk dinikmati oleh warga, tanpa terkecuali,” tambahnya.

Dan untuk persoalan adanya pungutan untuk wisata Gunung Batu, Herman membenarkan memang dipungut sebesar Rp30 ribu untuk membayar yang menjaga batas jalan. Karena, mereka yang ingin mendaki itu melewati jalan milik Horison.

” Jadi, logikanya jika ada yang ingin mendaki ke Gunung Batu itukan harus melewati jalur kami, jadi sudah sewajarnya kami minta jalur lintas,” tandasnya.

” Itupun jika dilakukan estimasi, tidak sebanding dengan gaji yang menunggu batas dan perawatan jalan,” tambahnya.

Untuk status kepemilikan, Herman mengatakan Horison memilik SHM dengan luas 72 hektare, termasuk lahan yang kini ditempati dan batas menuju Gunung Batu itu, dan dia membeli lahan saat itu dari Ahmad yang merupakan ayah dari Kepala Desa Sukaharja saat ini.

” Kalo yang di luar itu memang posisinya berstatus HGU, kalo ini SHM. Yang pasti keberadaan pak Horison disini sangat membantu warga,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Petani Padi di Ciketug Pangkaljaya Dipastikan Gagal Panen

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Para petani padi di wilayah Kampung Ciketug, Desa Pangkaljaya, Nanggung, Kabupaten Bogor tahun ini dipastikan mengalami gagal panen.

Pasalnya, puluhan hektare pertanian padi milik warga tersebut mengering, dampak dari kemarau panjang. Sehingga padi yang sudah ditanam dua bulan lalu banyak yang mati.

Salah seorang petani Nanang Haerani menjelaskan, di wilayahnya sudah hampir empat bulan tidak turun hujan menyebabkan 10 hektare lahan pertanian gagal panen.

“Saat ini warga sedang cemas karena air sungai ke pesawahan kering tidak ada air. Diakibatkan berlangsung hampir empat bulan tidak turun hujan,” katanya, Minggu (27/08/2023).

Tidak banyak bisa yang mereka lakukan, padi yang di persemaian tidak sempat ditanam. Traktor untuk pembajakan juga terlihat dibiarkan diatas tanah yang sudah retal-retak tersebut.

Dia menjelaskan, tidak hanya lahan pertanian yang terkena dampak dari kemarau panjang tersebut, sebagian kampung mengalami krisis air bersih.

“Disini warga kewalahan memang,  sebagian warga kekurangan air bersih juga,” katanya.

Sementara, kepala Desa Pangkaljaya Taufik Sumarna membenarkan bahwa para petani mengeluhkan dampak dari kemarau panjang tersebut.

“Memang wilayah desa kami sudah empat bulan tidak turun hujan, lahan pertanian berada di dataran tinggi sehingga puluhan hektare pertanian padi milik warga akan gagal panen di tahun ini,” katanya.

Tidak hanya di Desa Pangkaljaya, desa tetangganya yaitu Desa Kalongliud pun mengalami hal yang serupa. Dimana krisis air bersih dan meminta bantuan  ke Pemerintah Daerah untuk disalurkan air jadi langganan di desa tersebut.

“Kalongliud mulai krisis air bersih dan petani banyak yang gagal panen,” kata Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman.

** Andres

SBI Pabrik Narogong Berikan Pelatihan Desa Tangguh Bencana

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor 
Guna mengurangi risiko dan memastikan kelangsungan komunitas serta melindungi masyarakat dan lingkungan. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor memberikan pelatihan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Desa Klapanunggal, Cileungsi.

Kegiatan ini diselenggarakan mulai tanggal 22-24 Agustus 2023 dengan melibatkan peran serta warga sekitar, tokoh masyarakat serta kepala desa setempat. Sebelumnya SBI juga menginisiasi DESTANA di dua desa lainnya yaitu Lulut dan Kembang Kuning.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun desa yang tangguh terhadap bencana memiliki manfaat yang signifikan dalam menciptakan komunitas yang lebih aman dan berkelanjutan. Dengan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam mengambil tindakan pencegahan yang cepat, maka dapat membantu masyarakat lebih siap menghadapi ancaman bencana.

General Affairs & Community Relations Manager SBI Pabrik Narogong, Nur Lailiyah, mengatakan membangun desa tangguh bencana sangat mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan perusahaan terutama yang berkaitan dengan pengurangan risiko bencana dan ketahanan masyarakat.

“Melalui pelatihan dan dukungan, kami ingin membantu masyarakat lokal dalam mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk merespons dan pulih dari bencana serta membantu mengurangi dampak ekonomi yang diakibatkan. Selain itu kami juga ingin terus memberikan berkontribusi dalam elemen pentahelix program kebencanaan dan inisiasi DESTANA yang melibatkan kolaborasi bersama pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media,” tutur Nur Lailiyah kepada Jurnal Bogor, Jumat (24/8/23).

Dalam sesi pelatihan kali ini, masyarakat dibekali dengan berbagai pengetahuan umum sigap bencana seperti pertolongan dasar P3K, penanganan luka bakar, pemadaman api dengan APAR, pelatihan penanganan bencana gempa serta prosedur pelaporan jika terjadi bencana.

 “Tentunya kami tidak berharap akan terjadi bencana di manapun. Namun apabila terjadi (bencana), masyarakat sudah lebih mandiri dan siap secara aktif berpartisipasi serta adaptif terhadap perubahan alam,” sambung Laily.

Berkat komitmen, konsistensi serta peran aktif dalam terbentuknya Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Kabupaten Bogor, BPBD Kabupaten Bogor memberikan penghargaan Perusahaan Terbaik kepada SBI Pabrik Narogong.

“Kami sangat berterima kasih atas apresiasi yang telah diberikan. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di luar aktivitas bisnis inti mereka,” tutup Laily.

Sementara, Kepala Desa Klapanunggal, Ade Endang Kosasih, sangat mengapresiasi kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini.

“Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik untuk menciptakan hubungan yang lebih kuat antara perusahaan, mitra, dan pemangku kepentingan lainnya. Semoga kolaborasi ini dapat terus terjaga demi kebaikan bersama,” jelas Ade.

Untuk diketahui, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. Perseroan menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai, agregat dan layanan pengelolaan limbah yang mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh), dengan total kapasitas 14,8 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 2.000 orang. 

** nay nur’ain

Peduli Sesama, YBM PLN Gunung Putri Berikan Bantuan Renovasi Rumah

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 
Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN UP3 Gunung Putri mempersembahkan satu unit rumah yang dibangun di atas tanah milik Pandi. Pembangunan yang dimulai sejak akhir Mei 2023 dengan nilai Rp 35.500.000,- diberikan kepada Pandi sebagai rasa solidaritas untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Pandi adalah warga Kp Kukulu Pojoklame RT 01 RW 01 Desa Sukamakmur, Kecamatam Sukamakmur Kabupaten Bogor. Pandi sekeluarga tinggal di sebuah rumah bilik kecil yang sangat sederhana yang bila turun hujan, atapnya bocor. Untuk memenuhi kebutuhan hidup istri dan 3 anaknya, setiap hari Pandi bekerja sebagai buruh bangunan.

” Saya sangat berterima kasih kepada YBM PLN yang sudah membantu saya membangun rumah. Dari teman, saya mendapat informasi untuk minta bantuan ke YBM PLN. Alhamdulillah permohonan saya diterima, prosesnya cepat sekali, sekarang saya sudah memiliki rumah yang layak ditempati anak istri saya. Terima kasih, semoga YBM PLN mendapat keberkahan, selalu dilancarkan dalam bekerja,” ucap Pandi saat peresmian rumahnya.

Ketua YBM PLN Gunung Putri Achmad Edy Junaedi  menyampaikan, “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan barokah bagi yang menerimanya dan program YBM Renovasi Rumah Dhu’afa ini bisa terus berkelanjutan kepada penerima manfaat yang lain yang berhak dan yang  membutuhkan.” tandasnya.

Sementara, Manager UP3 Gunung Putri Alamsyah Anwar menyampaikan kegiatan YBM ini wujud rasa syukur pegawai PLN Gunung Putri untuk terus menebar kebaikan.

“Kami  memanfaatkan YBM PLN yang ada di unit untuk menyalurkan bantuan agar benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Semoga  bermanfaat bagi yang menerima dan kita semua diberi kesehatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas,” ujar Alamsyah.

Terpisah, Susiana Mutia, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat menyampaikan dukungannya atas kegiatan volunter pegawai melalui YBM. Dirinya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan memberi manfaat kepada lebih banyak penerima.

** Nay Nur’ain