26.3 C
Bogor
Wednesday, April 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 530

Polsek Jonggol Buru Pelaku Pembuang Bayi

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Kepolisian Sektor Jonggol masih terus melakukan pencarian terhadap pelaku pembuangan bayi di dalam plastik kresek. Kasus tersebut berawal dari laporan warga terkait penemuan jasad bayi di wilayah Desa Sukasirna, Jonggol, Kabupaten Bogor. Jasad bayi laki-laki tersebut ditemukan terbungkus di dalam kantong plastik.

Kapolsek Jonggol Kompol Asep Fajar mengatakan, jasad bayi itu dilaporkan ditemukan warga pada Selasa (25/7/2023) petang. “Diperkirakan umur korban (bayi) baru satu hari,” ujarnya.

Menurut Asep, jasad bayi itu ditemukan warga setempat saat hendak pergi ke sawah. Dalam perjalanan, warga melihat sebuah kantong plastik warna hitam yang dikerubungi lalat dan mengeluarkan bau tak sedap. Penasaran dengan kantong plastic itu, warga tersebut melihat dan membukanya.

“Setelah dibuka, ternyata di dalam kantong kresek tersebut ada sesosok mayat bayi dengan kondisi masih terdapat ari-ari. Penemuan jasad bayi itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT setempat, yang diteruskan kepada aparat Desa Sukasirna dan Polsek Jonggol.” tukasnya.

Asep mengatakan, petugas yang menerima laporan itu langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi jasad bayi ditemukan dan mengumpulkan keterangan. Berdasarkan hasil olah TKP, kata dia, tidak ditemukan bukti lain yang berkaitan dengan jasad bayi laki-laki itu.

“Selanjutnya mayat bayi laki-laki tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek.

** Taufik/NAy

Polsek, Koramil dan Gabungan Masyarakat Gunung Putri Bebersih Sampah

0

Gunung Putri  | Jurnal Bogor

Polsek Gunung Putri beserta Koramil 0621, melakukan kegiatan bebersih sekitar perempatan Desa Tlajung Udik, dalam rangka bentuk kepedulian jajaran TNI Polri terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Kegiatan bebersih lingkungan tersebut, diikuti oleh seluruh anggota Polsek Gunung, Koramil, Pemerintah Desa, Karang Taruna, Ormas beserta masyarakat, Rabu (26/7/23)

Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat mengatakan, kegiatan bebersih lingkungan ini adalah bukti nyata kepedulian TNI-Polri terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

“Kami mengajak warga untuk peduli lagi pada lingkungan sekitar, terlebih untuk di area ini sangat banyak sampah-sampah berserakan serta kabel yang semrawut,” ungkap Kompol Bayu kepada Jurnal Bogor.

Dalam hal ini, sambung Kompol Bayu, dinas terkait diminta untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, apalagi dengan pemandangan kabel semrawut yang seolah sudah menjadi pemandangan yang biasa terjadi. Padahal jika dibiarkan, bukan tidak mungkin nanti nya akan menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

“Di momentum menyambut HUT RI yang ke 78 Agustus nanti, diharapkan kepada dinas terkait agar merapihkan jaringan instalasi kabel, begitupun untuk pengusaha providernya agar diberikan teguran jika memasang kabel yang asal-asalan,” cetusnya.

Sementara, Danramil 0621 Gunung Putri Kav LA Ahmadin, turut prihatin akan kondisi kabel yang semrawutnya sama seperti permasalahan hidup. Dalam hal ini bukan hanya dinas, melainkan pengusaha harus turut ikut andil untuk menatanya.

“Kabel ini perlu dirapikan, sangat berbahaya ketika hujan lebat, terlebih adanya aliran listrik,” kata Kapten Rocky sapaan akrabnya.

Ditempat yang sama, Ketua Karang Taruna Desa Tlajung Udik, Hendra mengapresiasi kekompakan yang terjalin antara OKP, Karang Taruna, Ormas, dengan aparat TNI-Polri dalam memperindah lingkungan sekitar. Mengingat, permasalah menjaga kebersihan lingkungan berawal dari kesadaran diri sendiri.

“Awali dengan kesadaran dalam diri sendiri, bahwasannya kebersihan itu sebagian daripada iman. Jadi sudah selayaknya kita sebagai manusia yang beriman untuk senantiasa menjaga kebersihan. Begitu pun untuk persoalan kabel yang semrawut, masyarakat jangan hanya diam dan jadi penonton, jika menyaksikan ada pengusaha yang seenaknya saat memasang kabel tegur dan hentikan jiika perlu. Karena apa, yang merasakan dampaknya dari itu semua adalah masyarakat yang ada di sekitar, dan saya harap kebersamaan seperti ini terus bisa terjalin sampai nanti,” imbuh Bondan sapaan akrabnya.

** Nay Nur’ain

Puluhan MCK dan Rumah Warga Gunung Putri Siap Dibangun YHKI

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor mendapatkan durian runtuh. Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia (YHKI) akan melakukan pembangunan 38 MCK (mandi cuci kakus) dan renovasi rumah warga khususnya di RW 01.

Projek Koordinator YHKI, Andre memaparkan timnya datang ke Desa Gunung Putri atas arahan Pemcam Gunung Putri yang saat itu disambanginya. Berawal dari inovasi yang sudah dicapai oleh Pemdes dan program dari UMKM yang dinilai luar biasa sehingga dilirik oleh donatur tetap YHKI untuk membantu menuntaskan persoalan yang ada di Desa Gunung Putri.

“ Jadi untuk program dari YHKI ini sebetulnya itu by reques dari donatur kami, sama halnya saat kami melakukan pembangunan ribuan rumah di Kecamatan  Babakan Madang. YHKI sendiri, ada bantuan berupa konstruksi dan non konstruksi yang akan diberikan kepada masyarakat, dan untuk Desa Gunung Putri sendiri saat ini akan mendapatkan bantuan konstruksi dan non konstruksi,” ungkap Andre kepada Jurnal Bogor, Rabu (26/7/23).

Andre menyebut, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan terlebih dahulu dan akan dilakukan pembangunannya pada bulan depan. YHKI tertarik dengan inovasi yang sudah dilakukan oleh Pemdes Gunung Putri, begitu pun UMKM-nya yang dibilang sudah banyak dan sudah berkembang turut menjadi perhatian YHKI. Namun, dari semua keberhasilan yang diraih itu, ternyata masih ada wilayah di Desa Gunung Putri yang bisa dibilang belum menjalankan kebiasan hidup bersih.

“Ternyata di wilayah perkotaan dan desa yang sudah mashur dengan kunjungan dari luar daerah ini masih ada kekurangan di lingkungan masyarakatnya, yaitu masih ada titik wilayah yang belum sadar akan kebersihan. Kebanyakan dari mereka itu masih ada yang BAB langsung ke kali dan bahkan tidak memiliki jamban. Maka dari itu, kami dari YHKI akan membangunkan MCK untuk warga agar tidak lagi membuang ke kali, sehingga nantinya akan menyempurnakan Desa Gunung Putri,” tandasnya.

Sejauh ini untuk di Kabupaten Bogor, desa yang sudah menjadi binaan YHKI itu ada 4, dan untuk desa binaan kedepannya akan tetap dibina sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan desa, dan juga disetujui oleh para donator.

“Nanti kedepannya program di Desa Gunung Putri ini singkron dengan program yayasan kami, besar kemungkinan akan kami bantu lagi apa yang menjadi kebutuhannya,” cetusnya.

Sementara Ketua RW 01, Sulaeman mengucapkan terimaksih atas bantuan yang diberikan oleh YHKI, dimana memang untuk wilayahnya sendiri, bisa dibilang ada puluhan rumah yang tidak memiliki MCK. Karena posisinya memang dekat dengan kali dan kebanyakan mereka melakukan aktivitas itu di kali untuk mandi, cuci dan kakus.

“ Dengan adanya bantuan ini saya harapkan kedepannya warga bisa lebih menjaga kesehatan dan mengerti jika kebrsihan itu sangat penting sekali. Ini sesuatu yang luar biasa menurut kami, apalagi bantuan yang diberikan bukan hanya pembuatan MCK saja, melainkan akan ada renovasi rumah juga untuk warga, ini luar biasa pokoknya. Sekali lagi saya ucapkan terikasih kepada YHKI dan terkhusus kepada Kades Damanhuri, kades yang luar biasa,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Waspada Memasuki Agustus, Ular Cari Tempat Nyaman untuk Bertelur

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) menginformasikan untuk berhati-hati bahwa ular akan mencari tempat yang nyaman untuk menyimpan telur memasuki Agustus mendatang. Pada bulan itu suhu cenderung hangat sehingga banyak ular akan bertelur.

“Mendekati bulan Agustus, biasanya ular mencari tempat nyaman untuk bertelur. Kalau jenis ular itu tidak harus berpasangan dan habitatnya biasanya tanpa dibuahi tanpa ada pasangan bisa bertelur,” kata petugas BKSDA TNGHS Hadi Hamdani, Rabu  (26/7/2023).

Menurutnya, ular mengetahui bila dalam keadaan cuaca dingin si telur biasanya gagal untuk beranak pinak.

“Kalau untuk bertelur biasanya pada bulan-bulan Agustus tapi kalau di cuaca yang dingin dia tidak bisa bertelur mereka mencari tempat cuaca yang hangat. Kalau tempat yang dingin mereka biasanya gagal untuk bertelur,” bebernya.

Dia menjelaskan, untuk antisipasi pertama agar tidak bertemu ular, jauhi sekitar kebun atau hutan atau tumpukan sampah karena biasanya lebih cenderung di daerah pohon-pohon bambu karena di pohon itu banyak daun yang berjatuhan dan bersarang pada sela-sela daun.

“Di pohon kelapa sawit jangan salah, ularnya biasanya sebesar paha seperti sanca atau piton, karena kebanyakan ularnya banyak selain sanca ada ular sendok (ular kobra) juga,” katanya.

Menurut dia, ular akan cendrung tidak bergerak saat bertelur tetapi pada masa kawin biasanya sangat agresif.

“Ketika bertelur tidak galak dia cenderung berdiam diri dan tidak ada gerakan, seakan-akan tidak ada hal yang mencurigakan tetapi saat birahi masa kawin baru dia agresif,” jelasnya.

Dani Hamdani juga berpesan kepada masyarakat, saat beraktivitas menemukan ular jangan terlihat panik, karena bila panik ular akan merasa terancam bahkan sampai menyerang.

“Terutama kebersihan juga selalu dijaga kalau misalkan saat birahi kalau ketemu atau berpapasan dengan ular jangan panik yang pertama, dan jalan pun biasa saja, kalau kita panik malah mereka menyerang karena merasa terancam,” ujarnya.

Lebih lanjut menurut dia, ular mematikan atau beracun memiliki bola mata yang sedikit sipit.

“Ular itu kalau matanya sipit seperti ular sendok atau kobra, biasanya berbisa namun kalau yang bulat tidak berbisa tetapi membelit seperti piton,” katanya.

** Andres

Divonis 5 Tahun Penjara, KSP SB Ajukan Banding

0

jurnalinspirasi.co.id – Menyikapi putusan Majelis Hakim yang menjatuhkan vonis 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp10 miliar terhadap IS dan DZ, Penasehat Hukum (PH) Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP SB) ajukan banding.

Tim kuasa hukum melalui Humas KSP SB Dede Suherdi membenarkan, pihaknya mengajukan banding atas vonis PN Bogor.

Namun, Dede enggan menerangkan secara jelas mengenai poin-poin dalam bandingnya, dan meminta agar menunggu informasi selanjutnya. “Iya berkas banding sudah masuk Jumat, tinggal tunggu saja,” ungkap Dede, Senin 25 Juli 2023

Sementara puluhan ribu anggota KSP-SB yang tergabung dalam Perkumpulan Sejahtera Bersama Bersatu (PSBB) mendukung langkah PH yang mengajukan banding, dengan harapan melalui banding pengadilan bisa membebaskan IS dan DZ.

Ketua PSBB Mulyadi mengatakan, bahwa pihaknya mewakili kurang lebih 53 ribu anggota KSP SB akan selalu melindungi koperasi dari aksi kriminalisasi oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dengan melapor kesana kemari di jalur perundang undangan koperasi.

“Visi Misi kami menjadi wahana perjuangan anggota KSP SB baik litigasi maupun non litigasi, untuk memberikan edukasi yang benar tentang prinsip-prinsip koperasi,” jelasnya.

Dia mengaku, pihaknya menuntut vonis bebas kepada IS dan DZ. Hal itu bukan tanpa alasan, tetapi karena dari fakta-fakta persidangan tidak ada satupun unsur penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) seperti yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU)

“Dari awal berdiri KSP SB mulai dari KSU lalu berubah jadi KSP sangat terbuka, ada di Company Profile  tidak ada yang disamarkan, disembunyikan dan lain lain,” jelas Mulyadi.

Selain itu lanjut Mulyadi, KSP SB selalu melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai kekuasaan tertinggi dalam koperasi untuk menyampaikan LPJ pengurus pengawas, RAPBK, pembelian asset, penyertaan modal, gaji, remunerasi, dan pemilihan penggaqas pengurus.

“Semua tahapan itu selalu dilakukan sesuai aturan dan transparan. Dan sah serta disepakati yang mengikat seluruh anggota,” tegasnya.

Mereka berharap kepada Pemerintah, para penegak hukum dan khususnya Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI berada di garda paling depan untuk melindungi seluruh anggota, bukan sekelompok anggota yang jelas jelas melakukan upaya upaya Kriminalisasi terhadap Koperasi.

Dirinya berpesan kepada seluruh anggota koperasi agar bisa saling menghormati dan duduk bersama dalam RAT untuk mencari solusi bukan saling caci maki, lapor polisi dan cari sensasi.

“Apakah LP-LP serta demo-demo itu selama ini membuahkan hasil, malah habis tenaga pikiran dan biaya,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Ketahui Batas Aman Berlari Agar Terhindar dari Cedera

0

Bogor | Jurnal Bogor

Aktivitas berlari bisa bermanfaat bagi kesehatan jantung, namun jika dilakukan berlebihan memiliki risiko cedera lutut.

Nah, agar berlari memberi manfaat, batasi berlari tak melebihi jarak tempuh 25-50 km per pekan.

“Bila Anda berlari dengan jarak tempuh 25-50 km per pekan, itu aman untuk lutut, bahkan itu bisa menurunkan risiko arthritis lutut,” jelas ahli saraf dari Apollo Hospitals, Dr Sudhir Kumar di laman Indian Express dikutip dari RMOL, Rabu (26/7).

Sebaliknya, Dr Kumar mengatakan orang-orang yang berlari dengan jarak tempuh lebih dari 25-50 km per pekan cenderung lebih berisiko mengalami masalah lutus. Salah satunya adalah masalah arthritis lutut.

Selain berlari dalam jarak tempuh yang aman, Dr Kumar juga menganjurkan orang-orang yang hobi berlari untuk selektif dalam memilih sepatu. Sepatu yang digunakan harus mampu menunjang aktivitas berlari dengan baik.

“Ganti sepatu setelah menggunakannya (untuk berlari) sejauh 800-1.000 km,” lanjut Dr Kumar.

Hal serupa juga disampaikan oleh Dr Akhilesh Yadav dari Max Hospital Vaishali. Menurut Dr Yadav, batas maksimal jarak tempuh berlari setiap orang sebenarnya bisa berbeda-beda. Perbedaan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti teknik berlari, tingkat kebugaran tubuh, hingga riwayat cedera masing-masing individu.

Bila seseorang berlari dalam jarak tempuh yang aman, maka aktivitas lari bisa memberikan sejumlah manfaat seperti meningkatkan ketebalan tulang rawan dan lubrikasi sendi. Lari dengan kecepatan yang sedang juga dapat membantu membangun otot lutut dan meningkatkan stabilitas serta sokongan tubuh.

Namun, aktivitas berlari yang dilakukan secara berlebihan dapat memberikan tekanan lebih pada sendi lutut. Dampak lain yang mungkin terjadi adalah tulang rawan atau cartilage berpotensi menjadi aus, dan risiko osteoarthritis dapat meningkat seiring waktu.

“Ini terjadi karena lari menyebabkan sendi lutut mendapatkan hentakan berulang kali, yang dapat membuat cartilage menjadi aus,” tambah Dr Yadav.

Berlari secara berlebihan juga dapat membuat orang-orang lebih berisiko terhadap patellar tendinitis. Patellar tendinitis merupakan cedera pada tendon yang menghubungkan tempurung lutut dengan tulang kering.

Untuk menghindari masalah lutut akibat jarak tempuh lari yang tinggi, orang-orang yang hobi berlari perlu melakukan sejumlah penyesuaian. Salah satunya adalah meningkatkan jarak tempuh lari secara bertahap.

Penting juga untuk fokus pada penggunaan teknik berlari yang tepat. Selain itu, orang-orang yang hobi berlari sangat dianjurkan untuk melakukan sejumlah latihan lain seperti latihan kekuatan dan latihan fleksibilitas.

“Dan perhatikan sinyal-sinyal yang diberikan tubuh,” tutur Dr Yadav.

** yev

Penipuan Online Gunakan Modus Kerja Part Time

0

Bogor | Jurnal Bogor

Polisi membongkar modus baru penipuan online jaringan internasional dengan modus kerja part time. Pelaku penipuan membentuk grup WhatsApp Tokped dan miliki tim di Kamboja.

Sebanyak tiga orang pelaku ditangkap masing-masing berinisial DPS (26 tahun), DPP (27 tahun) dan WW (35 tahun) setelah polisi mendapat laporan masyarakat yang jadi korban penipuan.

“Link di Instagram yang diklik terhubung masuk di grup WhatsApp bernama ‘tokped’ dimana korban diberikan tugas paruh waktu dengan dijanjikan keuntungan,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko dikutip dari RMOL, Rabu (26/7).

Dalam kasus ini, seorang wanita berinisial AM yang menjadi korban diminta mentransfer ke beberapa rekening yang diperintah pelaku. Pengakuan korban, awalnya pelaku bakal mengembalikan uang milik korban dengan komisi Rp 400 ribu. Namun setelah beberapa kali korban melakukan transfer ternyata korban tidak menerima lagi uangnya, begitu juga dengan keuntungan yang dijanjikan. 

“Akibat perbuatan para tersangka, korban dirugikan sekitar Rp 878.000.000,” terang Trunoyudo.

Dalam aksinya ketiga pelaku memiliki peran masing-masing. Pelaku DPP berperan sebagai salah satu pemilik rekening penampung uang korban. Sebelumnya DPP pernah bekerja sebagai costumer service judi online di Kamboja. Lalu pelaku WW bertugas merekrut pembuat buku tabungan dan rekening. Sedangkan pelaku DPS berperan membuat rekening dan juga merekrut pelaku DPP.

“Tersangka DPS sebagai penyedia rekening penampung (buku tab dan ATM), Nomor Kartu Perdana yang akan diberikan ke tersangka WW, selanjutnya oleh WW dikirim ke salah satu pelaku berinisial CS yang berdomisili di luar negeri,” tutur Trunoyudo.

Selanjutnya, kata Trunoyudo, pelaku DPS dan DPP secara bersama menarik tunai uang hasil transfer dari korban di rekening. Para pelaku juga membentuk jaringan dengan merekrut orang pembuat buku tabungan rekening dan ATM selanjutnya buku tabungan dan ATM dibawa ke Kamboja. 

Kemudian pelaku yang berada di Kamboja membuat website. Pada saat orang membuka link yang dibuat oleh tersangka tersebut otomatis masuk ke dalam grup kerja paruh waktu.

“Terus ditawarkan menyetor atau transfer uang dimana korban akan mendapatkan keuntungan. Korban yang berharap mendapat keuntungan yang dijanjikan, terus melakukan transfer hingga uang didalam rekening korban habis. Adapun dalam hal ini korban mengalami kerugian sebesar delapan ratus tujuh puluh delapan juta rupiah,” jelas Trunoyudo.

Dalam pengungkapan ini, penyidik mengamankan barang bukti berupa telepon, buku tabungan dan kartu ATM uang tunai mata uang Kamboja, Vietnam, Thailand. Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 28 Ayat (1) Juncto Pasal 45 (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman pidananya di atas lima tahun penjara. 

** yev

Alhamdulillah, Putri Bungsuku Lulus SNPMB Tahun 2023 Masuk IPB University

0

JURNALINSPIRASI.CO.ID – Alhamdulillah, putri bungsuku bernama Fathia Nurul Izzah (18 thn) lulus test SNPMB tahun 2023, dan subhanallah diterima sebagai mahasiswi IPB University, diterima pada Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM IPB).

Alhamdulillah ketiga putriku Annisa Hasanah, Inna Rahmawati dan Fathia Nurul Izzah adalah alumni dan mahasiswa IPB. Mereka mengikuti jejak kedua orangtuanya, yang juga alumni IPB. Kami pun berbahagia.

 Tak lupa rasa syukur tidak henti-hentinya, kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan  nikmat dan KaruniaNya yang kami terima sekeluarga.

Alhamdulillah, selaku orangtua barang tentu kami  sangat berbahagia sekaligus terharu menyaksikan putri bungsuku Fathia “menangis” kebahagiaan tersendu-sendu ketika membuka laptop membaca balkot kelulusannya. Walaupun saya.dan istriku Hj.Sudarijati S.E, M.Si sebelumnya sangat “tegang” dadaku pun berdebar-debar menunggu informasi status kelulusan putriku, yang ikut ujian SNPNB pada bulan Mei 2023 yang lalu di ruang Fateta IPB kampus IPB Dramaga Bogor. 

Sambil saya berdoa memohon kepada Allah SWT agar anakku diterima  di IPB almamaterku, seraya saya selaku ortu sempat berpikir antisipatif, jika sekiranya putriku “gagal” bagaimana mensikapinya secara bijak dan cerdas, agar putriku bisa dan lega menerima kenyataan. Tetapi alhamdullilah, dugaanku yang penuh kekhawatiran sebagai ortu itu tidak sampai terjadi. Alhamdulillah.

Si bungsu Fathia  alhamdulillah diterima di IPB.University, dia pun langsung bersujud syukur di lantai rumah ruangan Perpustakaan pribadiku.

Aku dan istriku tidak tahan menahan air mata kebahagiaan atas keberhasilan anakku  si bungsu Fathia. Alumni MAN 2 Kota Bogor 2023. Aku pun berdoa, semoga Allah SWT memberikan jalan terbaik dan jalan keselamatan bagi ketiga putri yg cantik, cerdas dajn.sholehah.

Ya Allah Ya Rabb, luluskanlah test SNPNB anakku Fathia Nurul Izzah menjadi Mahasiswa FEM IPB University tahun 2023. Begitu doa, yang aku tulis di WA japri, 2-3 jam sebelum pengumuman pkl 15.00 wib pada hari Selasa 20 Juni 2023, alhamdulillah. Doaku dikabulkan Allah SWT. Insya Allah.

Aku akan tetap teringat  dengan firman Allah dalam Al Quran surat Ar Rahman,”nikmatKu yang manakah yang kamu dustakan”?. Syukron kepada para keluarga, kerabat, dunsanak dan sahabat atas kiriman doanya.

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan menolong hamba-hambaNya yang beriiman, bertaqwa dan gemar berbuat kebajikan. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin. Wassalam, saya dan istri yang berbahagia dan bersyukur.

===!✅✅✅

Penulis:
Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si
(Dosen dan Pendiri Universitas Djuanda Bogor)

Bantu BPN, Warga Desa Sukamakmur Turun Gunung Jahit Buku Sertifikat

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor

Demi mempercepat pembuatan sertifikat program PTSL, warga Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor turun gunung ikut membantu meringankan pekerjaan BPN Bogor 2 yang bisa dibilang kewalahan. Tak kurang dari 10 orang warga Sukamakmur bergantian menjahit buku sertifikat tanah yang masih belum terselesaikan.

“Untuk meringankan pekerjaan BPN, Pemdes meminta RT dan RW serta beberapa warga yang memiliki waktu luang untuk turun ke basecame BPN guna melakukan penjahitan untuk buku sertifikat,” ungkap Kepala Desa Sukamakmur, Ujang kepada Jurnal Bogor, Selasa (25/7/23).

Dia menyebut, apa yang dilakukan warganya mutlak dari keinginan mereka karena ingin sesegera mungkin lahan mereka bisa memiliki legalitas seperti sertifikat. Jadi, dengan kesadaran sendiri mereka ingin membantu agar cepat selesai.

“ Inisiatif mereka yang ingin membantu agar pekerjaan yang memang seharusnya menjadi tanggung jawab BPN mereka ringankan, “ tandasnya.

Dia mengaku paham dengan kondisi keterbatasan tim dari BPN. Ditambah lagi mereka mungkin dikejar oleh target yang harus selesai tepat waktu, sehingga berkas yang seharusnya sudah selesai justeru menumpuk dan belum terselesaikan.

“ Saat ini kami akan intens terus mengawal sejauh mana pekerjaan pembuatan sertifikat ini selesai, karena saya pribadi menjadi beban moral kepada masyarakat. Hampir setiap hari warga menanyakan itu, “ cetus Ujang.

Sementara salah satu warga yang ikut membantu dalam pekerjaan menjahit buku sertifikat, Ace (44) mengatakan, apa yang dilakukannya semata ingin membantu meringankan pekerjaan BPN. Karena dia juga ingin sesegera mungkin buku sertifikat selesai.

“Biar cepat selesai aja,  cuma dengan turunnya warga akan membebani pak kades, karena semua operasional kami ditanggung oleh beliau. Kami berharap kepada BPN untuk buku sertifikat yang sudah selesai ditandatangani untuk sesegera mungkin diberikan, jangan dientar-entar. Khawatir warga bisa demo karena sudah terlalu lama,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Launching Samisade Tahap 1, Wawang Targetkan Jalan di Desa Hambalang Mulus dan Terurus

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Hambalang, Citeureup, Kabupaten Bogor, melakukan launching Samisade pengaspalan jalan desa, Selasa (25/7/23). Kepala Desa Hambalang, Wawang Sudarwan mengatakan, opening kegiatan pengaspalan ini turut dihadiri oleh Kasie Ekbang Kecamatan Citeureup H. Raudi Hidayat, Sekretaris Kecamatan Citeureup Lutfia Sahara, tokoh masyarakat sekitar, Babinsa dan Babinmas Kecamatan Citeureup.

“Samisade tahap 1 ini kami alokasikan untuk pengaspalan jalan desa di 2 titik yakni RT 02/RW 03 dan RT 01/01, dengan volume pekerjaan sepanjang 1.585 m, dengan lebar rata-rata 3 meter,” ungkap Wawang kepada Jurnal Bogor.

Wawang menyebut, kondisi jalan yang saat ini dilakukan pengaspalan memang sudah memprihatinkan, sehingga perlu kembali dipoles. Walaupun dasarnya sudah menggunakan betonisasi, tapi sudah banyak beberapa titik yang sudah berlubang dan sangat mengkhawatirkan jika dilintasi oleh kendaraan.

“Memang sudah perlu diperbaiki, target saya, dengan banyaknya berbagai anggaran yang masuk ke desa. Semua jalan di Desa Hambalang ini, mulus dan terurus. Oleh karena itu saya berharap kepada masyarakat untuk turut menjaga jalan yang sudah diperbaiki,” harapnya.

Dia mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, yang masih menurunkan anggaran Samisade. Sehingga, desa bisa mempercepat program pembangunan di wilayah. “ Terimakasih saya ucapkan, semoga program ini terus berjalan siapapun nanti yang menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Sementara salah satu warga sekitar, Umar (47) mengaku senang dengan dirapikannya jalan di Desa Hambalang. Mengingat, kondisi jalan memang sudah sangat kurang enak jika dilalui, banyak lubang, belum lagi genangan air jika hujan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada pak Kades yang sudah banyak memperindah Desa Hambalang. Semoga kedepannya, baik jalan gang maupun jalan desa bisa mulus dan halus,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain