26.4 C
Bogor
Saturday, July 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 530

ROE, Training Rasa Konser

0

Bogor | Jurnal Bogor
Metode motivasi musik telah diperkenalkan Budi Bagus Prasetyo melalui ROE (Rhythm Of Empowerment) yakni metode unik dan satu – satunya di Indonesia yaitu metode konser musik motivasional. Budi Bagus Prasetyo selaku founder sekaligus trainer/motivator yang familiar disapa Bagus ROE menjelaskan, musik sebagai bahasa universal mampu jadi media pengembangan diri.

“Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tak ada batas dan training ini bisa untuk lembaga ataupun korporasi dan lainnya. Kami telah melakukan lebih dari 200 konser,” ucap Bagus ROE disela-sela pelatihan untuk Dharwa Wanita Persatuan Unit Perumda Tirta Pakuan di IPB Convention Center, Rabu (13/9/2023).

ROE dijelaskannya bisa melejitkan potensi diri melalu filosofi dan permainan bunyi, gerak dan musik dimana teori dan ilmu tentang kehidupan maupun dalam pekerjaan, dideliveri dalam aplikasi pelatihannya mampu disederhanakan dalam bentuk teori musik dan permainan-permainan musik.

“ROE merupakan konsep pertama kalinya dalam dunia pelatihan di Indonesia bagaimana membuka rahasia potensi diri dengan  sepenuh hati dan jiwa yang menyajikan musik secara live performance oleh para musisi profesional dengan tampilan yang sensasional dan fiestasional sesuai dengan kebutuhan materi training pengembangan diri,” jelasnya.

Menurut Bagus ROE, pengarang dan komposer karya lagu-lagu bernuansa motivasi ini juga menambahkan bahwa musik tidak hanya sebagai media hiburan saja, namun dalam penyajian aplikatif dan solutif bersama Rhythm Of Empowerment  Indonesia, musik sebagai intisari konten pembelajaran dan terapi diri untuk memahami banyak hal tentang drama kehidupan dan mengupas strategi spesifik. “Sasarannya bagaimana kita menjadi pribadi yang sukses, baik dalam pekerjaan maupun diluar dunia pekerjaan,” kata dia

ROE Manager, Dendy Priambodo dalam press release menjelaskan, Rhythm Of Empowerment merupakan hasil karya original anak negeri berupa metode pelatihan aplikatif yang memadukan edukasi, motivasi dan seni bersifat produktif terbaik dan menjadikan aset icon kebanggan milik Indonesia yang dapat diperuntukkan di semua kalangan.

“Ini berdasarkan serangkaian portofolio testimoni semua peserta training yang telah ada dari berbagi survei yang diambil di berbagai basis data,” jelasnya.

Dalam waktu dekat ini kata dia, pihaknya kan merelease dua single lagu karya Founder ROE, Bagus ROE sendiri yang bernuansa motivasi dan inspirasi semesta dimana satu lagu nanti akan dibawakan sendiri oleh pengarang lagunya sedangkan satu hit single akan dibawakan salah satu artis wanita bertaraf internasional.

Sementara pada pelatihan untuk Dharwa Wanita Persatuan Unit Perumda Tirta Pakuan, Bagus ROE menekankan pentingnya seorang istri mensupport suami. Dengan music analogi, Bagus ROE mengilustrasikan panggung pertunjukan, dimana suami-istri sebagai artis, dan penontonnya adalah pelanggan Tirta Pakuan.

“Kalau penampilan jelek pasti disuruh turun sama penonton, sebaliknya kalau bagus akan diberikan applause. Artinya, tampilah dengan optimal agar memiliki value (bernilai) dan bekerjalah dengan mencintai pekerjaan sepenuh hati,” harapnya.

** Asep S.Sayyev

Persikabo 1973 Resmi Buka Official Store

0

Sentul | Jurnal Bogor
Manajemen Persikabo 1973 Resmi membuka Official Store yang menyediakan merchandise klub dari mulai jersey original hingga pernak-pernik lainnya.

Official Store Persikabo 1973 ini beralamat di Plaza Niaga 1, Blok D 11 , Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

” Alhamdulillah, hari ini kami resmi membuka Persikabo Store. Pembukaan Persikabo Store ini sebagai langkah menuju arah sepak bola bisnis dan industri. Dimana pendapatan klub bukan hanya dari sponsor melainkan dari penjualan merchendise,” ujar Direktur Marketing dan Promosi Persikabo 1973 Rhendie Arindra dalam keterangan Persnya, Rabu, 13 September 2023

Rhendie menambahkan, semoga pembukaan Persikabo Store ini bisa memberikan dampak positif, utamanya hubungan antar klub dengan kalangan suporter atau pecinta sepakbola di Bogor.

Lebih lanjut, kata Rhendie, semoga kehadiran Persikabo Store ini bisa memenuhi dahaga para suporter untuk mendapatkan merchandise resmi yang tentunya bisa memberikan kontribusi positif bagi perjalanan klub di kompetisi BRI Liga 1

“Ayo beli merchandise Persikabo 1973 di Official Store,” pungkasnya.

Striker Persikabo 1973, M.Dimas Drajad:

Sementara itu, M Dimas Drajad salah satu bintang Persikabo 1973 mengatakan, sebagai pemain tentunya merasa sangat bangga,

” Alhamdulillah akhirnya Persikabo 1973 sejejar dengan klub lain dengan memiliki Official store yang resmi,” ujar M Dimas Drajad

Dimas menambahkan, ini langkah maju, dimana klub profesional memang harus mempunyai official store.

Selain itu, kata Dimas, bukan hanya untuk menjual merchandise saja, official store bisa lebih mendekatkan lagi klub, terutama pemain dengan suporter.

“Selamat atas pembukaan Persikabo Store dan saya berharap suporter bisa memanfaatkan kehadiran Persikabo Store ini,” tuntasnya.

** asep syahmid

Kesetiaan Etnis Melayu Islam Riau yang Dikhianati

0

Oleh:
Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si
(Dosen Senior/Asosiate Profesor) dan Pendiri Universitas Djuanda Bogor, Pendiri dan Wasek Wankar ICMI Pusat merangkap Ketua Wanhat ICMI Orwil Khusus Bogor, Pegiat dan Pengamat Sosial)

Jurnalinspirasi.co.id – Begitu hebatnya kesetiaan dan pengorbanan Sultan Syarif Kasim 2 terhadap berdirinya NKRI. Beliau menyumbangkan sebagian harta, ribuan gulden untuk perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945.

Sekarang rakyat etnis Melayu Islam Riau, dizholimi oleh rezim yang berkuasa, yang tak sesuai dengan sila ke-2 dan 5 Pancasila yaitu Kemanusiaan yang Adil Beradab dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Presiden Jokowi tampak sekali gerak-geriknya pro asing based aseng, china Tiongkok, kita ketahui dari dokumen perencanaan Eco City Rempang Kep.Riau, yang  berencana menghilang kampung asli masyarakat adat Melayu Islam Riau, dengan menggusur kaum pribumi etnis MelayuIslam.

Kemudian mereka akan digantikan para pebisnis dan investor yang didatangkan migran dari dataran Tiongkok, dan kita tahu bahwa mereka adalah penduduk China yang berpaham ideologi Komunis, tidak beragama (ateisme).

Begitu khianatnya rezim yang berkuasa (the ruling party) saat ini, kedaulatan negara dan martabat bangsa dihancurkan dan diserahkan, sebentar lagi kepada China komunis, atas nama investasi besar-besaran, yang semakin menjauh dari tujuan bernegara NKRI sebagaimana isi Pembukaan UUD 1945. Kita jangan lengah dan tetap waspada.

Tapi anehnya kaum intelektual muslim yang tergabung di ICMI secara institusi diam saja (cicing wae) hingga kini belum ada muncul suaranya atau pernyataan sikap untuk menolak perbuatan biadab (zholim) ini di Rempang.Kep.Riau tersebut, dan padahal sudah ada 2 Menko dalam rezim yang berkuasa, bicara, membuat pertanyataan yang tak terpuji di media massa/ publik yang tak mencerminkan sikap kenegarawan.

Mereka lebih membela dan menghamba pada kepentingan asing based on aseng, dari pada membela rakyatnya sendiri, golongan pribumi etnis Melayu Islam yang teraniaya. Padahal raja atau Sultannya mereka sudah berbaik hati dan sangat setia dalam memperjuangkan kemerdekaan RI, seperti Sultan Siak Sri Indrapura, Syarif Kasyim 2, yang menghibahkan harta-kekayaannya kepada Ir.Soekarno, sang Proklamator dan Presiden RI untuk biaya mempertahan kemerdekaan RI dari penjajahan Belanda yang ingin kembali.

Dengan adanya proyek Eco City Rempang yangmenggusur rakyat setempat dengan cara kekerasan militeristik dan melanggar HAM, perilaku biadab.

Maka dari fenomena sosial ini dapat kita artikan, bahwa etnis Melayu Islam Kep.Riau akan dimusnakan (genoside) untuk memberikan habitat tempat tinggal baru atau ruang hidup baru bagi rakyat China, yang kini populasinya semakin membengkak mendekati 2 miliar orang.

Waspada rakyat dan bangsa Indonesia akan ancaman kedaulatan negara. Kita wajib membela NKRI agar berdiri tegak dan kokoh. Jangan biarkan para munafikun dan atau penghianat negara-bangsa bebas berkeliaran di dalam NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Save bangsa dan NKRI.
Wassalam.

Di SMAN 9 Kota Bogor, Rayendra Idola Baru para Remaja

0

Bogor | Jurnal Bogor
Ratusan siswa siswi Sekola Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Kota Bogor, tampak histeri dan antusias menyambut Dokter Raendi Rayendra. Kedatangan dr. Rayendra, Senin (11/09) lalu di SMAN 9 itu untuk berbagi kisah sekaligus mengedukasi anak-anak SMAN 9 Kota Bogor, soal kesehatan.

Saat berada di SMAN 9 Kota Bogor, tak sedikit siswa putri memanggil sang dokter spesialis kulit itu dengan panggilan “Oppa” (panggilan untuk kaka dalam Bahasa korea- red)

Tagline “Sehat warganya, Glowing Kotanya” tampak sudah familiar dikalangan mereka, tak ayal celotehan dan isi pada sesi tanya jawab, banyak pertanyaan yang berkata kunci Glowing, dari permintaan tips kulit glowing, mempertahankan kulit glowing ditengah cuaca panas, hingga bagaimana menjadikan Kota Bogor menjadi Kota Glowing.

Tidak hanya pembekalan edukasi kesehatan secara teoritis, Siswa SMAN 9 Kota Bogor juga melakukan giat sosial berbasis kesehatan dengan mendonorkan darah ke PMI Kota Bogor langsung didampingi Dokter Rayendra.

Dokter Rayendra, Founder Rayendra Center mengatakan, kegiatannya masuk ke sekolah menengah atas memang bukan kali pertamanya, dan akan terus berjalan masif dari sekolah ke sekolah.

“Sejatinya diumur remaja, siswa siswi butuh penjelasan dan pendampingan, utamanya masalah kesehatan, karena sehat adalah modal segalanya,” jelas Dokter lulusan SD Pengadilan 3 Kota Bogor itu.

Gagasan praktik edukasi tersebut diyakini Rini Lestari, Spd Mpd akan memberikan dampak baik bagi siswa didiknya. Terlebih, siswa dapat secara langsung melakukan Tanya jawab dengan Dokter Rayendra sebagai nara sumber pemberi informasi.

“Anak anak senang ada dokter berkunjung ke sekolah, pemberan materi edukasi tidak membosankan apalagi dokter menyiapkan banyak tebakan dan hadiah, terimakasih Dokter Rayendra,” kata Bu Rini.

Sementara itu, salah seorang siswa kelas 12 IPA A SMAN 9 Kota Bogor, Dwika berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan di sekolahnya secara berkesinambungan, makin sering edukasi dilakukan makin baik.

“Biar kegiatan Donor Darah menjadi kegiatan rutin juga di sekolah kita, sering sering dok berkunjung kesini biar kita makin “Glowing,” harap Dwika menutupi.

** Mochamad Yusuf

Poskamdes di Sadengkolot Dibuat Multifungsi

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor
Pemerintah Desa Sadengkolot, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor merealisasikan Dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat dengan dibangunnya Pos Keamanan Desa (Poskamdes) yang multifungsi.

Kasi Perencanaan Desa Sadengkolot Suhartono menjelaskan, Poskamdes termasuk bagian penting sebagai penunjang sarana keamanan bagi para petugas Linmas  yang akan melakukan aktivitas terutama pada malam hari.

Dibangunnya  Poskamdes tersebut agar para anggota Linmas setiap melaksanakan tugasnya merasa nyaman dalam menjaga dan memelihara keamanan  ketertiban lingkungan.

“Ini salah satu prioritas, dengan dibangun Poskamdes agar mereka (anggota Linmas) merasa  memiliki semangat untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujar Suhartono kepada Jurnal Bogor, Selasa (12/9).

Selain itu. Poskamdes juga jadi pusat koordinasi dan komunikasi pada  kegiatan kelinmasan. Poskamdes dibangun dengan sistem  dicor  yang berukuran 5,5 x 5,5 meter dan secara berkala rencana kedepan  Poskamdes itu akan dibangun bertingkat.

Diharapkan Poskamdes itu bisa terjaga dengan baik, sehingga partisipasi masyarakat bisa memanfaatkan beragam kegiatan di gedung Poskamdes itu. Poskamdes merupakan gedung multifungsi, bisa menampung aspirasi masyarakat melalui digelarnya pengajian. Bangunan Poskamdes tentu bisa dimanfaatkan seperti untuk pengajian serta kegiatan rapat Kader PKK dan Posyandu,” tukasnya.

** Arip Ekon

Ibu Muda Sehabis dari Pasar Tewas di Jalan Raya Cibeber

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor
Seorang pengendara sepeda motor yang dikendarai oleh ibu muda mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia.

Kejadian ini terjadi di jalan Raya Cibeber, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Selasa (12/9) sekitar pukul 9.30 wib.

Pengendara sepeda motor tersebut tergeletak dengan mengeluarkan darah dari bagian kepala, tepat di ban depan truk pengangkut barang.

Kenek truk Didik mengatakan, mobil dari pabrik Leuwisadeng hendak mengantar barang ke daerah Sentul.

Pengendara sepeda motor dan mobil angkot dari arah bersamaan tersebut bersenggolan hingga terpental ke arah berlawanan yang kebetulan truk tersebut melintas.

“Motor yang dikendarai korban dan angkot  dari arah Pasar Leuwiliang, nggak tau kesenggol nggak tau nabrak angkot yang jelas sampai terpental ke mobil truk,” katanya.

Sepeda motor Honda Beat bernopol F 6576 FBC diketahui dikendarai korban berinisial  Y (31), warga Desa Batutulis, Nanggung, sehabis belanja dari Pasar Leuwiliang.

Korban mengalami luka di bagian kepala hingga mengeluarkan pendarahan cukup parah. Terlihat sopir angkot langsung dikejar dan diamankan pihak kepolisian yang sudah berada di lokasi kejadian.

Sementara anggota Lantas Polsek Leuwiliang, Bripka Aris Sudiawan mengatakan, kejadian tersebut telah ditangani oleh Unit Laka Dramaga, Polres Bogor.

Korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk dilakukan pemeriksaan. “Iya korban merupakan warga Desa Batutulis meninggal dunia di lokasi kejadian,” pungkasnya.

** Andres

Kesal Sungai Cileungsi Terus Dicemari, Warga Cikuda Turun ke Jalan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Buntut makin parahnya kondisi Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor, membuat ratusan warga Kp. Cikuda, Wanaherang turun ke jalan, yang mangakibatkan kemacetan di atas Jembatan Cikuda, Selasa (12/9).

Salah satu warga yang juga pegiat lingkungan, Ramdani mengatakan, demo ini bagian dari kekecewaan warga yang sangat terganggu dengan pencemaran yang terjadi di Sungai Cileungsi dan jadi langganan.

“ Kami harap pemerintah segera melakukan tindakan tegas kepada para pengusaha yang dengan sengaja membuang limbahnya ke Sungai Cileungsi. Tindak tegas jangan hanya cuma ditegur tanpa ada tindakan,” kata Ramdani.

Menanggapi adanya demo yang dilakukan oleh warga Cikuda, anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni mengapresiasi atas aksi masyarakat Cikuda. Menurutnya, adanya demo tersebut merupakan bukti warga sangat peduli dengan kondisi lingkungannya dan sangat menentang perusakan dan pencemaran yang terjadi.

“ Saya sebenarnya ingin hadir langsung, tapi bersamaan itu saya harus ikut rapat KUA PPAS yang salah satunya dengan DLH,” ungkap Politisi PKS tersebut kepada Jurnal Bogor.

Oleh karena itu, sambung Fathoni sapaan akrabnya, sudah menyampaikan aspirasi dan keluhan dari warga terkait pencemaran Sungai Cileungsi dalam rapat itu. Dirinya juga  mempertanyakan tindakan-tindakan yang dilakukan DLH Kabupaten Bogor.

“ Sekdis DLH dan Kabid Penindakan menjelaskan bahwa DLH sangat serius dan komitmen menindak pencemaran di Sungai Cileungsi dan di lokasi lainnya. Saat ini sudah ada 6 perusahaan yang ditindak secara administrasi dan ditutup/cor saluran pembuangannya,” jelas Fathoni yang juga anggota Komisi 3 tersebut.

Lebih lanjut Fathoni menjelaskan, saat ini ada  3 perusahaan yang sedang memasuki proses pengadilan. Dia menyebut, dalam waktu dekat akan ada pertemuan Forkompimda dengan DLH Provinsi, KLHK, dan Pemda, serta  perusahaan-perusahaan sepanjang DAS.

“ Saya akan terus kawal ini, dan turun langsung bersama DLH melakukan penindakan. Saya juga sudah sampaikan permintaan warga Kota Wisata untuk audiensi. Semoga bisa segera dijadwalkan setelah pertemuan Forkompimda,” tandasnya.

“ Saya menghimbau kepada warga,  mari kita terus awasi dan dukung DLH untuk menindak para pengusaha nakal. Awasi dan laporkan jika mendapatkan perusahaan membuang limbahnya ke sungai, dan saya minta warga maupun pihak manapun jangan ikut mencemari Sungai Cileungsi. Stop merusak alam kita,” tambah Fathoni.

** Nay Nurain

Ditanya Papan Nama, Pelaksana Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Singajaya – Cibodas Sebut Nama Mantan Dewan

0

Andri Rahman: Pemborong Jangan Anggap Remeh Pemerintahan di Wilayah

Jonggol | Jurnal Bogor
Pekerjaan rekonstruksi Jalan Singajaya – Cibodas yang sudah mulai dikerjakan seolah proyek tak bertuan, karena papan nama yang seharusnya menjadi sumber informasi terkait proyek tersebut justeru tidak ditemukan di lokasi pekerjaan.

Lebih miris lagi, Budi yang menyebut dirinya sebagai pelaksana kegiatan pekerjaan rekonstruksi Jalan Singajaya – Cibodas saat ditanya perihal keberadaan papan proyek, justeru menyebut salah satu nama mantan anggota dewan Kabupaten Bogor.

“Sana tanya papan proyeknya sama dewan Sanapi,” ketusnya.

Sementara, KA TU UPT Pekerjaan Jalan Jonggol, Sunarip menyebut tidak mengetahui jika pekerjaan rekonstruksi Jalan Singajaya – Cibodas tidak memasang papan proyek yang seharusnya di pasang sebagai pusat informasi sumber dana dan asal pekerjaan tersebut.

“ Saya tidak tahu jika belum dipasang papan proyek, memang para pekerja itu membuat bedeng/ngontrak di tempat dewan Sanapi. Nanti saya ingatkan untuk dipasang papan proyeknya,” cetus Sunarip.

Sementara Camat Jonggol Andri Rahman mengatakan belum ketemu dengan kontraktor yang melaksanakan pekerjaan rekonstruksi Jalan Singajaya-Cibodas. Menurutnya, sampai pekerjaan itu dimulai tidak ada basa-basi atau pun assalamualaikum ke Kantor Kecamatan Jonggol.

“ Kami terkadang heran kepada para pemborong, apa salahnya untuk silaturahmi ke kantor pemerintahan  kecamatan yang ada di lokasi tempat mereka bekerja, jika tidak ada musrembang yang diawali dari kecamatan pekerjaan itu tidak akan mereka dapatkan, terlepas mereka mendapatkan itu dengan cara lelang, jangan menjadi Bang Jago dengan membelakangi pemerintahan yang ada di lokasi pekerjaan,” ungkap Andri kepada Jurnal Bogor, Selasa (12/9).

Andri menyebut, pernah ada yang mau menghadap tapi dirinya tidak berkenan karena bukan pemborongnya. Ia menjelaskan, jika bukan pemborongnya dirinya tidak bisa meminta spek, gambar dan SPK yang nantinya akan menjadi arsip untuk kecamatan.

“ Kebanyakan dari mereka cuma datang dan memberitahukan mau kerja, tanpa melampirkan spek, gambar dan SPK. Kami punya hak untuk mengetahui semua itu sebagai monitoring di lapangan, karena kita juga punya peran adanya pekerjaan di lokasi tersebut,” geramnya.

“ Saya berpesan, tolong jangan anggap kami remeh sebagai pemerintah di wilayah, karena jika pekerjaan anda kurang bagus kami juga yang kena imbasnya dan turut dipertanyakan,” pungkasnya mengakhiri.

** Nay Nurain

Dukung Akselerasi Pertanian, BRI Unit Cibungbulang Tanam Pohon Buah di Pamijahan

0

Pamijahan l Jurnal Bogor
Bank BRI Unit Cibungbulang dalam upaya memperkuat implementasi prinsip environmental, social, dan governance (ESG) menggelar penanaman pohon buah yang berlokasi di wilayah Desa Purwabakti, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (12/9).

“Program BRI menanam merupakan bagian dari implementasi konsep ESG yang dilakukan oleh Bank BRI terutama sebagai aksi nyata Bank BRI merawat lingkungan dengan melibatkan desa-desa binaan BRI yang tergabung dalam program desa brilian,” kata Kepala Bank BRI Unit Cibungbulang Lucky Lukmanul Hakim kepada wartawan.

Ia menjelaskan aktivitas BRI menanam yang dilakukan difokuskan dengan menanam tanaman keras produktif, baik menghasilkan buah-buahan maupun tanaman keras lainnya.

“Tujuannya nanti untuk akselerasi UMKM yang di pertanian, nantinya mau dibikin desa brilian di Desa Purwabakti,” jelasnya.

Dia menambahkan, nantinya desa tersebut sudah bisa mandiri kalau sudah masuk desa brilian, dan akan dibranding oleh BRI untuk tempat wisatanya.

“Program ini sebetulnya sudah berjalan tahun lalu cuman lebih masifnya di tahun sekarang,” tuturnya.

Selain itu pengembangan Bumdes juga terlihat bagus secara tata kelolanya, karena Bumdes di Pamijahan sudah membuat program sendiri seperti yayasan.

“Bogor barat kan alternatif dari Puncak contohnya kepadatan ketika hari weekend, cuman akses jalan disini sedikit sempit, artinya pengembangan wisata sangat bagus dan punya nilai sebagai peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkas Lucky.

** Arip Ekon

Korsleting Listrik, Dua Rumah di Blok Kemiri Ludes Terbakar

0

Ciseeng | Jurnal Bogor
Dua bangunan rumah milik keluarga Adiyan Rahman dan Hamdan warga Kampung Blok Kemiri RT 03 RW 01, Desa Parigi Mekar, Ciseeng, Kabupaten Bogor dilahap api hingga menghabiskan isi bangunan rumah tersebut. Bahkan satu rumah rata dengan tanah dan habis segala isinya.

Dalam laporan tertulis dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Ciseeng menerangkan, kejadian bencana kebakaran tersebut terjadi pada Selasa (12/9) sekitar pukul 13.45 WIB.

Kronologi awalnya, Satpol PP Ciseeng, yang sedang bertugas piket menerima laporan terkait kebakaran.

Dalam laporan itu menerangkan bahwa, penghuni rumah sedang berada di dalam rumah sedang beristirahat. Beruntung mereka selamat.

“Kronologis kejadian diakibatkan korsleting listrik. Warga setempat melihat kepulan asap hitam di salah satu rumah warga saat penghuni rumahnya sedang istirahat siang,” tulisnya.

Dijelaskannya, bahwa tidak ada barang yang tersisa di dalam rumah. Peralatan elektronik di dalam rumah tersebut ludes terbakar.

“Dampak kejadian, 1 unit sepeda motor Honda Beat terbakar, 1 unit kulkas, 1 unit Ac dan 1 unit  toren air serta dua  bangunan rumah yang rusak terbakar,” demikian keterangan Satpol PP Ciseeng.

Dalam kejadian itu beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka. Sebanyak 8 jiwa dari dua KK harus mengungsi.

Sementara dihubungi Komandan Unit Sektor Parung Napi’i mengatakan, sebanyak dua regu dengan dua unit mobil pemadam kebakaran terjun memadamkan api.

“Benar dua bangunan rumah milik warga terbakar, sebanyak dua unit mobil damkar kita terjunkan,” pungkasnya.

** Andres