26.4 C
Bogor
Saturday, July 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 529

Buka Bimtek Fraksi Demokrat, AHY: Menangkan Pileg 2024!

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Partai Demokrat kembali mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional Fraksi Partai Demokrat se-Indonesia di Hotel Red Top, Jakarta. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuka langsung Bimtek tersebut, Rabu (13/9/2023) pagi.

“Jadi Bapak Ibu, kita kembali fokus pada pemenangan, pemilihan anggota legislatif. Demokratnya kita kibarkan, nama caleg juga diperkuat dengan struktur dan tim sukses masing-masing karena kalau kita sukses, seperti yang kita sering sampaikan dalam Rapimnas maupun dalam Bimtek sebelum-sebelumnya bahwa ada peluang bagi Partai Demokrat,” papar AHY.

Bagi pada anggota dewan incumbent, AHY menyerukan untuk terus pertahankan dan tambah kursi Demokrat di semua tingkatan pemilihan. “Hasil Pileg 2024 merupakan dasar untuk menang dalam Pilkada 2024. Kita sudah punya sekitar 100 kepala daerah. Kita harus tambah jumlahnya, maka dari itu, menangkan Pileg 2024!” tegasnya.

AHY yang tiba mengenakan kemeja seragam Demokrat, disambut dengan teriakan ratusan kader di lobby hotel. AHY juga mengajak para kader untuk fokus ke depan, dan mempersiapkan diri untuk memiliki koalisi baru.

“Saat ini kita sedang fokus membangun kerja sama baru. Belum bisa diungkap detailnya, tapi alhamdulillah suasananya setara dan saling menghargai. Mudah-mudahan bisa ada keputusan segera, mengingat pendaftaran bakal calon presiden dan calon wakil presiden tinggal lebih kurang satu bulan lagi,” kata AHY.

AHY juga mengingatkan agar para kader tetap menyerap aspirasi rakyat, tetap solid dan taat kepada partai. “Saya juga menegaskan, pentingnya para pengurus, kader dan aleg untuk menyerap aspirasi rakyat dan memperjuangkannya. Selain itu kita juga harus tetap solid, serta taat pada keputusan Majelis Tinggi Partai Demokrat,” terang AHY.

Kepala Badan Doktrinasi, Pendidikan dan Latihan DPP Partai Demokrat Iwan Rinaldo Syarief dalam sambutannya berharap agar Bimtek ini bisa menjadi ajang konsolidasi internal Partai Demokrat. “Selain ada materi-materi yang diberikan dari Kementerian Dalam Negeri, saya harap kegiatan bimtek ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi para caleg Partai Demokrat,” ucap Iwan.

AHY menghadiri acara bimtek yang dihadiri ribuan aleg dan caleg Partai Demokrat didampingi Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Bendum DPP Partai Demokrat Renville Antonio, Ketua Panitia Bimtek Panji Purboyo, serta pejabat-pejabat Partai Demokrat lainnya.

** yev

KENCANA Kirim Air Bersih ke Babakan Ngantai

0

Jonggol | Jurnal Bogor
Musim kemarau berkepanjangan mulai membuat beberapa wilayah di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor kekeringan parah, sehingga harus meminta bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Seperti yang dialami warga Kp Babakan Ngantai RT 002/RW 02 Desa Singasari, Jonggol pada Rabu (13/9/23) mendapatkan kiriman air dari Damkar Sektor Cileungsi. Mengingat, wilayah kampung tersebut merupakan daerah yang cukup sulit untuk mendapatkan air.

“ Hari ini gabungan dari tim Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA), Damkar Sektor Cileungsi, TKSK, Satpol PP Kecamatan Jonggol dan Pemdes Singasari membagikan air bersih yang tersebar di 3 titik di Kp. Babakan Ngantai,” ungkap Berri kepada Jurnal Bogor, Rabu (13/9/23).

Berri berharap kondisi kekeringan seperti ini bisa segera usai, karena pembagian air bersih harus bergantian dan tidak bisa dilakukan setiap hari di wilayah yang sama. Mengingat, hampir semua desa di kecamatan Jonggol terdapat kampung yang mengalami kekeringan.

“ Bantuan air ini kami salurkan berdasarkan surat permohonan yang dilayangkan oleh Kepala Desa Singasari kepada Kecamatan Jonggol. Sebagai SOP, surat resmi perlu dilayangkan untuk standar administrasi,” tutur Berri.

Sementara Kepala Desa Singasari Euis Sujana mengucapkan terimakasih kepada tim KENCANA dan Damkar Sektor Cileungsi serta semua tim yang terlibat yang sudah mengirimkan air bersih untuk warga Babakan Ngantai.

“ Saya ucapkan terimakasih atas bantuan air bersih yang diberikan, dan saya harapkan kondisi kemarau cepat usai, dan untuk kedepannya Pemdes akan memikirkan pembuatan sumur bor, dan mencari lokasi titik sumber air. Sehingga saat masuk musim kemarau seperti ini, warga tidak kesulitan air bersih,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Maling Bobol Rumah Bendes Nagrak, Laptop dan Mata Uang Jenis Dolar, Ringgit dan Real Hilang

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Rumah milik Bendahara Desa Nagrak, yang berlokasi kp. Nanggewer RT 02 RW 07 Desa Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dibobol maling, Rabu, (13/09/2023). Dua buah laptop, BPKB mobil, dompet dengan sejumlah uang dan berkas lainya raib dibawa si pencuri.

Sardi (40) pemilk rumah yang juga menjabat sebagai Bendahara Desa Nagrak menjelaskan, dia baru mengetahui kejadian pembobolan di ruang kerjanya pada pagi hari.

“ Istri saya biasa mengecek kondisi rumah setiap pagi, dan melihat kondisi jendela di ruangan kerja saya terbuka, dan ternyata setelah mengecek kedalam kondisinya sudah acak-acakan. Kemudian saya memeriksa, ternyata benar ada maling, karena beberapa barang dan berkas penting saya hilang,” ungkap Sardi kepada Jurnal Bogor.

Sardi menyebut, sepertinya pencuri masuk melalui jendela karena ada bekas congkelan pada jendela ruang kerjanya. Dari kejadian pencurian tersebut dia kehilangan dua buah laptop, satu BPKB mobil ambulan, dompet yang berisi ATM, kartu kredit, KTP, NPWP, dan sejumlah uang jenis dolar, ringgit, dan real hilang,” bebernya.

Sementara Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Menurut Kompol Bayu, petugas masih terus mengumpulkan petunjuk dan keterangan di lokasi kejadian, termasuk memeriksa sidik jari mengingat di lokasi rumah tersebut belum terpasang CCTV.

“Anggota sudah ke TKP mengumpulkan bukti dan keterangan, namun rumah tidak ada CCTV. Kami juga masih menunggu laporan dari pihak korban untuk barang hilang,” terangnya.

** Nay Nur’ain

Ryan Kurnia, Pesepakbola Asal Gunung Putri Ini Senang Bisa Bergabung Timnas Merah Putih

0

Bandung | Jurnal Bogor
Ryan Kurnia bersyukur bisa mendapat kesempatan menjalani pemusatan latihan bersama Tim Nasional Indonesia.

Dia bersama Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Edo Febriansah sudah kembali berlatih di Stadion PERSIB, Selasa 12 September 2023.

Ryan bersama tiga rekannya dipanggil menjalani FIFA A Match menghadapi Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, 8 September 2023 lalu.

Ryan mengaku banyak hal baru yang didapatkan. Pengalaman pertamanya bersama timnas ini pun diharapkan semakin menambah motivasinya untuk selalu tampil baik.

“Alhamdulillah. Hal positif buat saya. Banyak pengalaman pastinya,” kata pemain asal Bogor tersebut setelah sesi latihan dilansir dari laman resmi klub, Rabu, 13 September 2023

Kini, Ryan kembali fokus membela Persib yang tengah bersiap menghadapi Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, 16 September 2023.

** asep syahmid

Bakri Hasan Fokus Kembangkan Olahraga Tradisional

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor
Ketua Umum Portina Kabupaten Bogor Bakri Hasan mengaku saat ini Inorga yang dipimpinnya terus mengembangkan program pemasalan olahraga tradisonal di semua wilayah Kabupaten Bogor.

Bakri Hasan yang juga sebagai Camat Sukamakmur termasuk salah satu ketua Inorga yang menunjukan totalitas dan loyalitasnya pada pengembangan olahraga tradisional yang ada di Bumi Tegar Beriman.

Menurutnya, olahraga tradisional saat ini tak boleh dipandang sebelah mata. Pasalnya, event resmi tingkat Provinsi dan Nasional sudah ada.

” Jadi tugas saya bersama para pengurus Portina saat ini adalah melakukan pemasalan , menggelar event serta menggali atlet atlet potensial yang akan masuk dalam bank data atlet Portina Kabupaten Bogor,” tegas Bakri Hasan, Rabu, 13 September 2023.

Intinya, kata Bakri, untuk melahirkan atlet atlet potensial Portina harus fokus dalam pengembangan dan pemasalan ke sekolah sekolah baik tingkat SD hingga SMA yang ada di Kabupaten Bogor.

Lebih labjut Bakri Hasan mengatakan, untuk menjaga kelestarian olahraga tradisional sebagian dari budaya daerah atau bangsa, Portina fokus dalam pengembangan dan pembinaan dengan kerjasama sama sekolah sekokah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA dengan harapan apa yang di lakukan Portina ini bisa melahirkan atlet atlet yang berprestasi untuk tingkat regional atau nasional.

** asep syahmid

Petani di Kalongliud Beralih Tanam dari Padi ke Sayuran

0

Nanggung | Jurnal Bogor
Dampak kemarau berkepanjangan membuat petani di wilayah Desa Kalongliud, Nanggung, Kabupaten Bogor beralih fungsi dari lahan persawahan menjadi lahan sayuran.

Pasalnya, penyebab utama peralihan tersebut yaitu sumber air untuk bercocok tanam di pesawahan tidak ada karena kekeringan.

Bukan hanya karena kekeringan, petani pun harus bersabar karena harga pupuk yang mahal dan langka.

Seperti yang dikatakan, salah satu petani, Ajat (59), beralih fungsi lahan persawahan menjadi ladang pertanian itu membuat pengeluaran lebih besar dari biasanya.

“Tadinya kami tani di sawah tapi sekarang berubah menanam sayuran, kekeringan kali ini sangat susah terutama air untuk mandi juga sering tidak ada,” kata Ajat, salah satu petani Warga Desa Kalong Liud, Rabu (13/9/2023).

Ajat mengatakan, selain mahalnya harga, pupuk saat ini bahkan susah untuk dicari.

“Padahal kami bukan untuk minta, tapi pengen beli pupuk, tapi susahnya minta ampun, kita cari ke wilayah lain kan tidak bisa, katanya harus di wilayah masing-masing tapi kalau disini selalu kehabisan ya mau gimana lagi,” katanya.

Dia mengaku harus rela mengeluarkan ongkos lebih tinggi bila ketersediaan pupuk pun masih ada untuk dibeli.

“Biasanya kalau pakai kartu tani, harganya 120 tapi kalau tidak pakai kartu harganya bisa sampai 180 ribuan per karung,” keluhnya.

Dia mengaku dengan beralih fungsinya lahan persawahan menjadi kebun sayuran membuat pengeluaran lebih tinggi dari biasanya.

“Kalau bercocok tanam padi memang pengeluaran sedikit kecil daripada tanaman sayuran ini yang modalnya sampai puluhan juta, kami terpaksa saja beralih fungsi karena susahnya air,” tandasnya.

** Andres

Kalau tak Berizin, Dewan Minta Pol PP Tertibkan Galian C di Teluk Waru

0

Komisi 3 Bakal Turun Cek Lokasi Galian C

Nanggung l Jurnal Bogor
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Permadi Dalung mendesak penegak perda yakni Satol PP Kabupaten Bogor untuk segera mentertibkan galian C yang berada di Kampung Teluk Waru, Desa Curugbitung, Nanggung.

“Pol PP jangan diam saja coba cek ke lokasi, galian itu berizin tidak,” kata Permadi Dalung kepada Jurnal Bogor, Rabu (13/9).

Begitu juga dengan Satpol PP Kecamatan Nanggung diminta bertindak. Jangan sampai keberadaan galian yang menggunakan alat berat itu, sudah tidak berizin berdampak juga pada kerusakan jalan.

“Kalau galian tak berizin dipastikan tidak ada inkam ke Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Jangan sampai, kata Dalung, kerusakan jalan akibat adanya galian itu, Pemkab  Bogor yang memperbaiki, namun hasil usaha dari galian itu hanya untuk kepentingan pribadinya. Namun jika usaha berizin, ada pendapatan yang masuk ke pemerintah dan pemanfaatannya untuk membangun Kabupaten Bogor.

“Seandainya galian itu sudah berizin salah satunya itu ada IUP dan perlengkapannya lainnya untuk memenuhi perizinan aktivitas galian itu. Itupun proses perizinannya harus ke Provinsi Jawa Barat,” kata dia.

Dengan begitu kata Politisi  PAN dari Komisi 3 itu, yang merupakan leading sektornya, waktu dekat pihaknya akan turun ke lokasi galian C yang berada di wilayah Kecamatan Nanggung. “Nanti Komisi 3 akan cek galian itu,” kata Dalung.

Diberitakan sebelumnya, pengerukan materal teras yang menggunakan  alat berat itu  dinilai merusak lingkungan dan tidak menutup kemungkinan berpotensi terjadinya longsor. Salah satu pemotor asal Desa Curugbitung yang tidak bersedia ditulis namanya mengeluhkan keberadaan galian yang berada di lokasi tebingan setinggi puluhan meter dan jarak lokasinya pun sangat berdekatan dengan jalan milik Kabupaten Bogor mengundang keresahan warga terutama bagi pengguna jalan.

“Sewaktu waktu bisa terjadinya longsor. Di lokasi itu pernah terjadi longsor pada awal tahun Januari 2020 lalu,” ujarnya.

Galian C yang dilakukan secara terang-terangan yang berdekatan jalan Kabupaten Bogor menuju Malasari musababnya galian tersebut dibawah tebingan setinggi sekitar 30 meter. Pertambangan pasir teras diduga ilegal itu khawatir membahayakan bagi pemotor yang melintas.

“Adanya galian itu tentu saja mebahayakan pengguna jalan, terutama pada saat musim hujan. Galian itu sudah lama, namun beberapa hari ini  aktivitas pengerukan teras itu kembali beroperasi,” tandasnya.

** Arip Ekon

UPT Infrastruktur Pengairan Respons Warga Petani, Bendungan Cimaya Bakal Diperbaiki Tahun Depan

0

2024 Do Reguler dan Terlebih Dahulu Masuk SIPD

Leuwisadeng l Jurnal Bogor
Petani di Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor berharap bendungan Cimaya yang sudah lama jebol untuk mengairi pesawahan mereka segera ada perbaikan. Bendungan Cimaya berada di Kampung Cimaya RT 03 RW 2, Leuwisadeng.

Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A wilayah IV Leuwiliang Ruddy Supandi merespons baik keinginan petani yang ingin adanya perbaikan bendungan yang selama ini sebagai sumber pengairan ke pesawahan mereka. Bahkan pihaknya sempat  mengajukan melalui anggaran belanja tambahan (ABT) tetapi anggarannya tidak mencukupi  untuk memperbaiki bendungan itu.

“Enggak cukup kalau pakai anggarn ABT, namun untuk perbaikan bendungan itu, kita optimalkan pada DO reguler. Pada tahun 2024 depan bendungan Cimaya akan masuk pada pembangunan regular,” Jelasnya saat dihubungi Jurnal Bogor, Rabu (13/9).

Rudy Sopandi menerangkan, perihal rencana perbaikan bendungan Cimaya pihak Pemerintah Desa Leuwisadeng  harus memasukan sebagai data pendukung pada Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

“Untuk rencana perbaikan bendungan Cimaya tahun depan, Pemerintah Desa Leuwisadeng harus ajukan kemudian dimasukan ke SIPD,” terang Rudi.

Sementara itu Kepala Desa Leuwisadeng melalui staf desa Dadang Abdullah langsung menginput data seputar pengajuan perbaikan bendungan Cimaya.

“Sudah dikomunikasikan melalui operator desa dengan pihak Kecamatan Leuwisadeng agar input data pengajuan bendungan tersebut segera masuk ke SIPD. Perihal ini langsung saya komunikasikan dengan pihak kecamatan,” ujar Dadang.

Setelah itu, perbaikan bendungan untuk mengairi puluhan hektare sawah milik petani diharapkan bisa terealisasi tahun 2024.

** Arip Ekon.

Berharap Ada Empati, KP2C Layangkan Surat Undangan Terbuka Kepada Bupati Bogor Untuk Susur Sungai Cileungsi

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) mengundang Bupati Bogor  untuk susur Sungai Cileungsi bersama menggunakan perahu karet, sebagai bentuk kepedulian bupati terhadap persoalan lingkungan yang membelit warga yang bermukim di sepanjang aliran sungai Cileungsi.

Surat undangan terbuka susur sungai

“Surat undangan terbuka itu kami kirimkan ke Bupati Rabu (13/9/2023) pagi ini. Harapan kami mendapat sambutan baik dari Bupati Bogor Iwan Setiawan,” ujar Ketua KP2C Puarman, di kantor Sekretariat KP2C, Bojongkulur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Rabu (13/9/23).

Puarman menyebut, surat undangan tersebut dibuat menyusul penanganan persoalan pencemaran Sungai Cileungsi yang diduga tercemar berat oleh limbah industri dan belum terselesaikan. Menurutnya, sejak awal Agustus 2023 masyarakat kembali menderita akibat sungai Cileungsi yang berwarna hitam, bau, berbuih dan ribuan ikan mati.

 “ Masyarakat sudah tidak bisa lagi berkegiatan di sungai, baik memancing, mandi bahkan mencuci. Selain itu setiap hari masyarakat mengalami bau menyengat, mata perih, sesak nafas dan mual,” tandasnya.

Kegiatan susur sungai Cileungsi ini, sambung Puarman, sekaligus untuk menunjukkan empati Bupati kepada masyarakat yang terdampak pencemaran sungai Cileungsi serta menjadi momentum dan tekad bersama untuk memulihkan sungai Cileungsi.

“ Mengenai waktu pelaksanaannya, KP2C akan menyesuaikan dengan ketersediaan waktu Bupati Bogor,” katanya.

“Karena sifatnya Surat terbuka, maka jajaran  pimpinan instansi terkait di Kabupaten Bogor juga bisa ikut susur sungai ini, untuk melihat dan merasakan tercemarnya Sungai Cileungsi dengan bau yang begitu menyengat dan warna air yang menghitam pekat,” pungkas Puarman.

** Nay Nurain

Bank BRI Berikan Beasiswa Bagi Puluhan Siswa SD di Desa Benteng

0

Ciampea l Jurnal Bogor
Puluhan siswa sekolah dasar negeri mendapatkan bantuan beasiswa dari CSR PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Bogor Dewi Sartika. Pemberian beasiswa pendidikan kepada 10 siswa berprestasi diserahkan oleh Kepala Desa Benteng, Ciampea, Kabupaten Bogor di Gapoktan  Kampung Lebak Gunung, RT 02/05.

Pemimpin Kantor Cabang Bank BRI Bogor Dewi Sartika Surlistanta mengungkapkan penanamaan bibit pohon dan penyerahan beasiswa merupakan bentuk kepedulian BRI terhadap masyarakat. Selain BRI bisnis dan mencari laba, tentunya peduli terhadap masyarakat. Pihaknya memilik kegiatan-kegiatan sosial yakni lewat Program CSR. Salah satunya penyerahan bantuan CSR Beasiswa kepada 20 siswa berprestasi yang ada di Desa Benteng.

“Kenapa bantuan CSR  Beasiswa ke Desa Benteng karena merupakan desa brilian yang ditunjuk langsung dari kantor pusat. Saya juga apresiasi  masyarakat yang sangat antusias dalam memajukan Desa Benteng,” ujarnya.

Dengan terjalinnya kerjasama dan sinergi ini, dirinya berharap Desa Benteng bisa terus berinovasi, bergerak maju untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan beasiswa untuk sekolah SD, SMP sederajat dan SMA buka hanya di Desa Benteng saja, ada juga di Desa Banjarwangi, Ciawi, lalu Desa Cigombong, Cigombong.

“CSR BRI bukan hanya beasiswa dan bantuan infrastruktur seperti membangun masjid. Kita juga ada CSR bantuan mobil ambulans,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Benteng Faka Harika menjelaskan menjadi desa brilian, tidak sembarangan dan bukan sebuah perlombaan. Selain ada tim surveinya dari BRI,  kriterianya mengkolaborasikan antara UMKM dengan petani.

“Sebelum memberikan pelatihan dan kebutuhan alat produksi kepada para UMKM, sekarang ini BRI memberikan  beasiswa kepada 20 siswa SD,” ujarnya.

Ia menambahkan ke-20 siswa SDN yang mendapat beasiswa tentunya harus berpertasi, minimal di kelas juara satu sampai tiga. Selain itu, pihak BRI memberikan juga  bantuan bibit pohon kepada Gabungan Kelompok Tani.

“Saya berharap kedepan tidak hanya BRI yang sudah memberikan bantuan, perusahaan lain juga lebih peduli lagi kepada para UMKM yang ada di wilayah,” jelas Faka.

** Arip Ekon