23 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 415

Imbas Proyek Tanpa Kajian, Jalan Rusak Dibiarkan Pembangunan Pasar Dipaksakan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Kepala Desa Bojong Nangka, Hadji Amir geram dengan rusaknya Jalan Raya Bojong Nangka yang sudah lama sekali dibiarkan rusak dan berlubang. Terlebih saat kondisi hujan, lubang pada jalan tersebut tertutup oleh genangan air, hingga tak jarang pengguna jalan yang menggunakan kendaraan roda dua kerap terjatuh karena tak tahu ada lubang yang tertutup air.

“Yang rusak parah ada di depan SDN 04 Bojong Nangka, itu bahaya banget kalo musim hujan. Padahal setiap Musrembang, Pemdes Bojong Nangka selalu mengajukan perbaikan untuk jalan tersebut, ” ungkap Hadji Amir kepada Jurnal Bogor, Senin (6/11/23)

“ Pengajuan untuk perbaikan jalan Cikeas – Bojong Nangka GBHN tersebut sudah diajaukan sejak tahun 2021,” tambahnya.

Lebih lanjut Hadji Amir berharap kepada Pemerintahan Daerah Kabupaten Bogor agar segera memperbaiki jalan tersebut. Minimal ada pemeliharaan jika memang dalam waktu dekat ini tidak ada perbaikan untuk jalan tersebut.

” Ya saya berharap pemda segera memperbaiki jalan yang rusak, terutama di depan SDN 04, kasian warga kalo melintas. Apalagi udah masuk musim hujan, jalan yang berlubang tertutup air bisa membahayakan para pengguna jalan,” pungkasnya.

“Minimal ada pemeliharaan jalan dari DPUPR. Agar lobang yang cukup dalam pada jalur tersebut minimal tertutup. Tambal sulamlah minimal tapi jangan asal-asalan,” lanjutnya.

Sementara, Ali (46) salah satu pengguna jalan sekaligus warga sekitar mengungkapkan kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten Bogor. Mengingat, banyak jalan-jalan parah yang seharusnya mendapatkan sentuhan pembangunan, tapi justeru anggaran dialokasikan pada pembangunan yang sebetulnya tidak terlalu dibutuhkan oleh warga masyarakat.

“ Jalan ini sudah lama rusak seolah dibiarkan oleh Pemkab. Padahal jalan ini merupakan akses hidup yang sering dilalui oleh masyarakat, titik lokasinya pun persis di depan sekolahan. Tapi seperti tidak ada dinas terkait yang memperhatikan,” tandas Ali dengan nada kesal.

Ali menambahkan, dalam kondisi Kabupaten Bogor yang sering mendapatkan berbagai penghargaan, namun miris jalan di Cikeas Bojong Nangka yang merupakan penyumbang PAD terbesar jalannya rusak parah.

” Para pemangku kebijakan di Kabupaten Bogor harus turun tangan, melihat lokasi dan segera menganggarkan perbaikan jalan, malu dengan para warga yang dari luar daerah sering lalu lalang di jalan ini,” katanya.

Bukan hanya itu, sambung Ali, banyaknya proyek pesanan seolah menjadi penghalang skala prioritas pekerjaan yang seharusnya diutamakan. Seperti contuh saat ini, Ali menyebut pembangunan Pasar Gunung Putri yang menjadi polemik dan tidak terlalu dibutuhkan, justeru digelontorkan dengan anggaran yang fantastis.

“ Jika saja anggaran Pasar Gunung Putri yang sampai saat ini belum juga dikerjakan dan berpotensi mandek, dengan nilai 7 miliar kalo dibangun jalan sudah berapa kilo jalan yang akan bagus dan jelas dinikmati warga,” tutur Ali.

Menurut Ali, Pemerintah Daerah seolah membangunkan sesuatu tanpa kajian, asal dan yang penting anggaran tersalurkan. Bukan hanya Pemda, di Dapil 2 khususnya Gunung Putri punya dewan lebih dari satu,  namun keberadaan dewan tersebut seolah tidak mampu untuk mendorong pembangunan jalan di wilayahnya.

“ Kami berharap, Pemkab lebih peka dalam menyalurkan pembangunan di wilayah, kalaupun dahulunya memang pernah diajukan, baiknya dibuat kajian ulang. Jangan ujug-ujug dilelang dan akhirnya bermasalah seperti Pasar Gunung Putri saat ini,’’  cetus Ali

“ Kenyataan saat ini ialah jalan rusak dibiarkan, Pembangunan Pasar dipaksakan,” pungkasnya.

(nay nur’ain)

Hadiri dan Buka Jambore Penyuluh Nasional, Mentan Amran Dorong Penyuluh Akselerasi Swasembada Pangan

0

Sigi | Jurnal Bogor

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menghadiri dan membuka Jambore Penyuluh Pertanian Nasional Tahun 2023 yang dihelat di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari, yakni tanggal 5 hingga 8 November 2023 ini dihadiri 2.000 penyuluh serta stakeholder pertanian dari seluruh Indonesia dengan tema “Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian dalam Mendukung Keberhasilan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai Penyangga Pangan Utama IKN”.

“Tujuan saya hadir di Jambore ini adalah bertemu dengan penyuluh. Kalau 50.000 penyuluh se Indonesia bergerak, maka persoalan pangan ke depan selesai. Dalam waktu 2 sampai 3 tahun ke depan kita bisa swasembada, tidak impor pangan. Penyuluh adalah pahlawan pangan, garda terdepan swasemabda. Keberhasilan program pertanian, salah satunya bisa swasembada beras itu karena penyuluh. Jadi penyuluh tak boleh mengeluh. Kalau mengeluh, gagal naikan produksi,” demikian dikatakan Mentan Amran saat membuka Jambore Penyuluh Pertanian tahun 2023 di Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (6/11/2023).

Amran mengatakan Jambore Penyuluh Pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan semangat kerja dan motivasi serta meningkatkan keterampilan, wawasan dan jiwa diantara para penyuluh pertanian.

Dalam rangka mencapai produksi padi setara 35 juta ton beras, salah satunya adalah optimalisasi penyuluh pertanian lapangan, sehingga para penyuluh harus benar-benar dekat dan menjadi pendamping petani yang mampu mengantarkan dan mengawal kebijakan pemerintah dalam pembangunan pertanian sampai tingkat petani, mulai dari penyaluran pupuk, memastikan penggunaan benih yang bermutu, penyaluran sarana dan prasarana produksi yang lain, pemanfaatan asuransi pertanian.

“Oleh karena itu, kami mengajak penyuluh pertanian dan KTNA se Indonesia agar bahu membahu menaikan produksi seperti pada tahun 2017 hingga 2019. Pada saat itu tidak ada impor beras medium dari negara lain. Nah, di tahun 2024 kita targetkan meningkatkan produksi dan tahun 2026 sudah kembali semula, swasembada,” ungkapnya.

“Berikutanya kita ekspor ke berbagai negara. Tapi dengan catatan, ini program harus dilanjutkan. Tidak boleh ganti menteri, program terhenti. Program pertanian modern, bertransformasi dari pertanian tradisional ke modern. Dan ini berhasil kita jalankan. Dulu El Nino 2015, tapi dampaknya tidak seperti kita rasakan saat sekarang,” pinta Amran.

Lebih lanjut Amran menegaskan peran dan jasa penyuluh pertanian dalam transfer teknologi dan pendampingan kepada petani sangat penting, terutama di tengah tantangan perubahan iklim.

Oleh karena itu, penyuluh pertanian harus meningkatkan kinerja mereka dan beradaptasi dengan perubahan zaman dan tantangan yang ada, salah satu solusinya yakni dengan penerapan digitalisasi pertanian.

“Kita optimis bisa swasembada ke depan dengan kita optimalkan peran penyuluh. Saya mengucapkan selamat atas dilaksanakannya Jambore Penyuluh Tahun 2023 Provinsi Sulawesi Tengah ini,” tandasnya.

Bersamaan, Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura mengucapkan terimakasih kepada Mentan Amran atas kehadirannya untuk membuka Jambore Penyuluh Pertanian Tahun 2023.

Sejak pasca Gempa pada 2018 yang lalu, Provinsi Sulawesi Tengah terus berbenah diri dan bangkit serta terus berupaya untuk melaksanakan kegiatan even Nasional untuk mempromosikan budaya wisata Sulawesi Tengah sebagai negeri 1.000 megalit.

“Pertanian di Sulawesi Tengah masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Ekspor komoditas pertanian Sulawesi Tengah sebesar 1.284 Ton dengan nilai 9,6 Milyar dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Satu dari tiga poin yang menjadi fokus Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2023 ini adalah produktivitas,” ujarnya.

“Melalui momentum pelaksanaan kegiatan Jambore Penyuluh diharapkan para Penyuluh Pertanian terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya dalam mendampingi sahabat petani untuk meningkatkan produktivitas, memberikan informasi pasar dan teknologi, pengembangan diri sehingga menjadi pengelola usaha agribisnis yang handal dan mandiri,” pinta Rusdy.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mendukung penuh Jambore Penyuluh Pertanian yang dilaksanakan dalam rangka membangkitkan semangat para penyuluh dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Penyuluh dan petani merupakan garda terdepan dalam pembangunan pertanian, harus mampu menjadi sahabat dan pemberi solusi untuk petani, manfaatkan sumber daya yang ada, pengetahuan dan teknologi, karena penyuluh dan petani, tulang punggung bangsa, tambahnya.

“Jambore Penyuluh Pertanian juga merupakan kesempatan berharga untuk mengevaluasi sejauh mana peran dan keberadaan para penyuluh telah diterima oleh masyarakat, terutama para petani di Sulawesi Tengah. Ini merupakan momen penting untuk menunjukkan semangat dan dedikasi dalam membantu petani dan masyarakat di wilayah ini. Mari kita sukseskan Jambore Penyuluh Pertanian Tahun 2023 ini,” tutup Dedi.

(bbpmkp)

Selamat dan Sukses Buat Kang Prof Didin S Damanhuri

0

Jurnalinspirasi.co.id – Ucapan selamat buat Akang Prof Didin S Damanhuri (DSD), Guru Besar FEM IPB University, Wakil Ketua Dewan Pakar MPP ICMI, atas kesuksesan melahirkan berbagai pemikiran kritis dan analitik dalam wacana ekonomi-politik dan sosial-budaya Indonesia.

Selama beberapa dasa warsa Prof DSD memunculkan berbagai perspektif pemikiran yang amat kontruktif dalam dinamika pembangunan ekonomi dan budaya bangsa, sehingga mampu mengidentifikasi dan membongkar akar permasalahan bangsa antara lain fenomena cengkraman oligarky, dsb.

Majelis Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim se Indonesia (MPP ICMI) telah meanugerahkan sebuah penghargaan “Lifetime Achievement” sebagai Tokoh Intelektual Muslim yang berdedikasi dan berprestasi. Penghargaan disampaikan oleh Ketua Umum MPP ICMI Prof.Dr.Arif Satria SP, MSi pada momen cara pembukaan Silaturrahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI yang ke-33 tahun 2023, Sabtu 4 November 2023, bertempat di Hotel Fours Points by Sheraton Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Acara pembukaan dihadiri antara lain Menko PMK RI bpk Prof Muhajir, kemudian membuka secara resmi atas nama Presiden RI Jokowi yang berhalangan hadir, Plt Gubernur Sulsel, Walikota Makassar, dan unsur Forkopimda Sulsel beserta para tokoh masyarakat dan pemerintahan baik dari pusat maupun daerah, serta peserta Silaknas ICMI utusan dari seluruh Orwil se Indonsia, dan juga MPP, Wanhat, Wantim dan Wankar ICMI Pusat.

Syukur alhamdulillah. Kang Prof DSD, kelahiran di sebuah desa di daerah Majalengka, Jawa Barat, sekitar lk 70 tahun yang lalu, atas usahanya dan berkat ketekunan, kegigihannya dengan kapasitas intelektual yang tinggi yang dia miliki, sehingga beliau berkemampuan mendalami data dan informasi mengenai situasi dan dinamika perkembangan Indonesia dalam perspektif sains ekonomi politik.

Dengan ketekunan beliau itu, Prof DSD berpikir dan bernarasi, kemudian  telah mewujudkan dan melahirkan  berbagai karya ilmiah/konsep  pemikiran yang menginspirasi dan mencerahkan publik, dan banyak pihak (multistakeholders) baik dalam bidang ekonomi politik, maupun sosial-budaya negeri ini.

Berbagai pemikiran dan opini publik beliau itu, telah tersebar dan tersiar di berbagai massmedia, forum seminar ilmiah dan juga media cetak dalam bentuk buku-buku (lebih dari 60 judul buku) dan sejumlah artikel di koran dan majalah seperti HU Kompas, Republika dan Majalah Tempo dll.

Serta tersiar juga di media elektronik pada sejumlah channel TV dan station Radio. Memang publik mengakui bahwa kang Prof DSD adalah seorang pemikir dan penulis yang sangat produktif, dan beliau sering diundang sebagai narasumber (speaker) di forum seminar dan webinar serta wawancara dan dialog di berbagai forum media massa.

Pemikiran-pemikiran kritis dan analitik yang berani, dan “bernyali” yang diopinikan gagasan segarnya ke publik melalui berbagai media forum oleh Kang Prof DSD selama ini, cukup membuat publik tercerahkan, tersadarkan tentang permasalahan Indonesia dan solusinya, dan insya Allah harapannya bisa membawa dampak positif dan mengakselerasi terhadap kemajuan masyarakat bangsa-negara Indonesia yang bermartabat dan berdaulat.  Semoga Allah SWT selalu memberkahi, Aamiin.
Htl Fours Points by Sheraton, Room 4005, Makassar City, 5 Nov 2023.
Wassalam

====✅✅✅

Penulis:
Dr.Ir.H Apendi Arsyad, M.Si
(Pendiri dan Wasek Wankar ICMI Pusat merangkap Ketua Wanhat ICMI Orwilsus Bogor, Pendiri dan Dosen Universitas Djuanda Bogor, Konsultan K/L, Pegiat dan Pengamat Sosial)

Jonggol Berkah Festival Diisi Beragam Kegiatan, Ini Pesan Andri Rahman

0

Jonggol | Jurnal Bogor
Guna mewujudkan persatuan antarwarga, sekaligus menampilkan karya-karya anak bangsa, Pemerintah Kecamatan Jonggol yang diinisiasi oleh Karang Taruna mengadakan Jonggol Berkah Festival (JBF). Kegiatan tersebut diisi dengan wahana permainan ramah anak, bazar UMKM se- Kecamatan Jonggol, pengobatan gratis, khitanan massal, perekaman KTP dan pembuatan akta kelahiran.

Kegiatan Jonggol Berkah Festival akan berlangsung selama 2 pekan terhitung pada 4 – 18 November 2023. Diterbangkannya sejumlah balon gas ke udara menjadi simbol dibukanya event Jonggol Berkah Festival, Sabtu (4/11).

Ketua Panitia JBF, Dian Ardai mengatakan Jonggol Berkah Festival ini merupakan bagian dari permintaan warga masyarakat yang ingin mengadakan event yang ramah anak, sekaligus ada kegiatan sosial untuk warga, khususnya Kecamatan Jonggol.

“ Jadi dalam kegiatan ini kita menggandeng beberapa elemen, mulai dari rumah sakit dan tenaga medis, tokoh pemuda dan pengusaha di Kecamatan Jonggol, serta Pemerintahan Kecamatan Jonggol,” tutur Dian yang juga sebagai Ketua Karang Taruna Desa Jonggol kepada Jurnal Bogor.

Dian menjelaskan, selama 2 pekan kegiatan JBF ini dilaksanakan akan diisi dengan berbagai macam kegiatan, seperti lomba menggambar, seminar menjadi wirausaha untuk pemuda dan pemudi di Jonggol. Perekaman KTP dan pembuatan akta kehiran, serta khitanan massal yang akan diadakan diakhir acara nanti.

“ Untuk bazar UMKM sendiri kami hanya menggandeng para UMKM se Kecamatan Jonggol. Jumlahnya cukup banyak ratusan. Saya berharap adanya kegiatan-kegiatan seperti ini bisa mendongkrak ekonomi warga Jonggol khususnya,” kata Dian.

“Saya ucapkan terimakasih juga kepada seluruh panitia, Pemcam dan Dewan H.Mulyadi yang merupakan putra daerah Jonngol, serta para donatur dan semua stakeholder yang sudah terlibat sehingga Jonggol Berkah Festival ini bisa terlaksana,” tambah Dian.

Sementara Camat Jonggol Andri Rahman mengapresiasi kegiatan BJF yang diinisiasi oleh Karang Taruna. Dia berharap kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena bermanfaat sekali khususnya untuk masyarakat Jonggol.

“ Saya titip kegiatan ini, sampai 2 pekan kedepan dan untuk masyarakat Jonggol silahkan nikmati pesta rakyat ini dan jangan melewatkan kegiatan-kegiatan sosialnya, serta manfaatkan kegiatan pelayanan yang disediakan di Jonggol Berkah Festival ini,” pungkasnya.

(nay nur’ain)

Pasca-DCT Jelang Pemilu 2024, Saiful Resmikan RASKI

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Calon Legislatif (caleg) DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat nomor urut 4, Dapil 6 daerah pemilihan Kabupaten Bogor, Saiful S.T meresmikan Rumah Aspirasi Sobat Kang Iful (RASKI) yang  berlokasi di Perumahan Griya Bukit Jaya, Blok H9 /62, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri,  Kabupaten Bogor, Sabtu (4/11).

” Alhamdulilah dari keputusan KPU pusat, KPUD itu sudah dikukuhkan partai dan daftar calon DPRD. Alhamdulillah saya masuk di nomer empat dari Partai Demokrat, jadi sekaligus peresmian RASKI. RASKI itu Rumah Aspirasi Sobat Kang Iful,” Ucap Saiful S.T usai acara peresmian Rumah Aspirasi kepada Jurnal Bogor.

Lebih lanjut Saiful S. T mengutarakan, selain peresmian rumah aspirasi acara tersebut pun diisi dengan acara santunan anak yatim sebagai bentuk syukuran. ” Seperti apa yang tadi saya sampaikan ada peresmian BCT, juga pembukaan Rumah Aspirasi Sobat Kang Iful yang sekaligus diisi dengan acara pembagian santunan kepada anak yatim untuk beberapa anak yatim di daerah Gunung Putri,” ujar Saiful S.T.

Menurutnya tujuan dibangun dan diresmikannya Rumah Aspirasi Sobat Kang Iful ini adalah untuk menampung semua aspirasi masyarakat. “Rumah aspirasi adalah sebuah wadah untuk menampung semua aspirasi masyarakat yang ada di Gunung Putri khususnya dan pada umumnya untuk warga masyarakat Kabupaten Bogor,” cetusnya.

Dalam kesempatan tersebut, Saiful S. T menegaskan bawah untuk kegiatan bakti sosial santunan anak yatim akan berkelanjutan, bukan hanya di acara peresmian Rumah Aspirasi Sobat Kang Iful. Insya Allah kita mulai star di tujuh kecamatan di Kabupaten Bogor terutama wilayah kecamatan Bogor Timur, selanjutnya di wilayah barat Kabupaten Bogor dan seterusnya,” imbuhnya.

Fitriana, salah satu anggota dari Sobat Kang Ipul yang mengaku bagian dari pemilih milenial tertarik ikut dalam barisan kemenangan Saiful S. T menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat karena progam yang ditawarkan oleh Saiful S. T  sangat mewakili aspirasi masyarakat dan terlebih untuk anak-anak muda di kalangan pemilih milenial.

“ Saya tertarik dengan visi-misi dari Kang Iful ini. Selain beliau memang warga Desa Tlajung Udik yang juga dekat, program-program yang ditawarkannya pun sangat sejalan dengan milenial saat ini,” tutur Anna sapaan akrabnya.

“ Jadi kita dukung warga yang dekat dengan niatnya yang tulus. Jika ada yang dekat, ngapain pilih yang jauh,” tambah Anna.

(nay Nur’ain)

Karang Taruna Desa Gunung Putri Launching PKBM Satria Bakti

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Karang Taruna Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor melakukan launching PKBM Bhakti Satria yang bertempat di Pos Terpadu Desa Gunung Putri, Minggu (5/11). PKBM Bakti Satria yang dikomandoi Ahmad Rifa’i dibuka dengan 13 siswa awal yang mengikuti kegiatan tersebut.

“ Saya ucapkan banyak terimakasih untuk semua pihak yang terlibat, hingga PKBM Bakti Satria ini bisa launching,” kata Ketua Karang Taruna Desa Gunung Putri, Ahmad Rifa’i kepada Jurnal Bogor.

Rifa’i menyebut keberadaan PKBM Bakti Satria merupakan salah satu program Karang Taruna Desa Gunung Putri yang akhirnya bisa terlaksana. Kegiatan PKBM Bakti Satria ini mulai digarap di bulan Maret. Dengan membuat dan menyebarkan flyer di setiap media sosial, pihaknya baru bisa melaksanakan pembukaan kegiatan PKBM Bakti Satria sekarang ini.

“ Dari itulah kami memaksa diri ini untuk berbuat, memberi manfaat, dan memotivasi kawan-kawan semua untuk membangun lagi kepedulian sosial kita, “ tuturnya.

Lebih lanjut Rifa’I mengucapkan terimakasih kepada semua pengurus yang telah ikut andil dalam terselenggaranya kegiatan ini, terutama kepada Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri yang mensupport di setiap kegiatan Karang Taruna Desa Gunung Putri.

“Ucapan yang sama juga kami sampaikan  kepada semua stakeholder yang selalu support di setiap kegiatan Karang Taruna Desa Gunung Putri. Harapan kami dari kegiatan ini untuk kesetaraan pendidikan di Bogor, khususnya di desa kami Desa Gunung Putri bisa dituntaskan, dan menjadi solusi masalah sosial yang timbul dari masalah Pendidikan,” tandasnya.

Berdirinya PKBM Satria Bakti ini, sambung Rifa’i, termotivasi dari  tiga semboyan Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional. Yakni “Ing madyo” artinya di tengah-tengah “Mangun” berarti membangkitkan, membangun, atau menggugah “Karso” diartikan sebagai bentuk kemauan atau niat.

“ Jadi makna dari ing madyo mangun karso adalah walaupun berada di tengah kesibukan, harus mampu membangkitkan dan memberikan semangat bagi orang lain,” cetusnya.

Sementara, Kepala Desa Gunung Putri, Damanhuri mengapresiasi akan kinerja dan program-program positif yang diusulkan oleh Karang Taruna Desa Gunung Putri. Damanhuri berharap, kegiatan-kegiatan seperti ini terus dipertahankan, minimal adanya lembaga-lembaga di Desa Gunung Putri bisa bermanfaat untuk warga khusunya dan umumnya untuk Kabupaten Bogor.

“ Sebelumnya Karang Taruna Desa Gunung Putri, mengadakan turnamen bulu tangkis Kades Cup, dan itu berhasil. Kemudian saat ini berkontribusi dalam bidang pendidikan, semoga berhasil terutama harus bermanfaat untuk masyarakat. Jadilah pemuda yang jujur, kreatif dan inovatif dalam segala hal. Agar kelak mampu bersaing dengan dunia luar,” harapnya.

“ Jangan kendor, terus berbuat sekalipun banyak yang menghalangi. Selama niat kita baik, insya Allah akan diberikan kelancaran dan keridhoan. Semangat untuk Karang Taruna Gunung Putri,” pungkas A Heri sapaan akrabnya.

Hadir dalam kegiatan launching PKBM Satria Bakti tersebut, Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri, Ketua TP PKK Kiki Zakiyah, BUMDes Desa Gunung Putri Muklis, Ketua Bank Sampah Induk Rina Hatibi,  Poktan Desa Gunung Putri Aji, dan Perwakilan Lingkungan RT Yuni.

(nay nur’ain)

Tekankan Peran Penting Penyuluh, Mentan Akan Hadiri Jambore Penyuluh Pertanian di Sulteng

0

Sidera | Jurnal Bogor
Penyuluh pertanian memiliki peranan penting dalam mengembangkan dan memajukan pertanian, terutama dalam mewujudkan pembangunan pertanian berwawasan agribisnis. Peran penting penyuluh dan petani bak mata uang yang tak bisa dipisahkan dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Dijadwalkan akan hadir di Jambore Penyuluh Pertanian yang akan dilaksanakan 6 November di Palu, Sulawesi Tengah Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) sangat penting untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor dan bahkan meningkatkan ekspor.

Dalam rangka mencapai produksi padi setara 35 juta ton beras, Mentan akan melakukan optimalisasi penyuluh pertanian lapangan. Untuk itu para penyuluh harus benar-benar dekat dan menjadi pendamping petani yang mampu mengantarkan dan mengawal kebijakan pemerintah dalam pembangunan pertanian sampai tingkat petani.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mendukung penuh Jambore Penyuluh Pertanian yang dilaksanakan dalam rangka membangkitkan semangat para penyuluh dalam melaksanakan tugas dilapangan.

“Penyuluh dan petani merupakan garda terdepan dalam pembangunan pertanian. Sebagai garda terdepan penyuluh dan petani harus memastikan, pangan tidak bersoal. Karena kita harus menyediakan pangan bagi seluruh masyarakat,” ungkap Dedi

Dedi menambahkan, sebagai garda terdepan dalam penyediaan pangan bagi 273 juta jiwa, itu bukan hal yang mudah, penyuluh harus mampu menjadi sahabat dan pemberi solusi untuk petani, manfaatkan sumber daya yang ada, pengetahuan dan teknologi, karena penyuluh dan petani, tulang punggung bangsa, tambahnya.

Jambore Penyuluh Pertanian Tahun 2023 yang diadakan di Sidera pada tanggal 5 s.d. 08 November 2023 Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Mengangkat tema Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Dalam Mendukung Keberhasilan Propinsi Sulawesi Tengah Sebagai Penyangga Pangan Utama IKN.

Adapun tujuan diadakan kegiatan Jambore untuk meningkatkan semangat kerja dan motivasi, serta meningkatkan keterampilan, wawasan, dan jiwa di antara para penyuluh, sekaligus memperkuat silaturahmi antar BPP se-Kabupaten/Kota dalam lingkup Provinsi Sulawesi Tengah.

“Jambore Penyuluh Pertanian juga merupakan kesempatan berharga untuk mengevaluasi sejauh mana peran dan keberadaan para penyuluh telah diterima oleh masyarakat, terutama para petani di Sulawesi Tengah. Ini merupakan momen penting untuk menunjukkan semangat dan dedikasi dalam membantu petani dan masyarakat di wilayah ini.
Semoga melalui acara ini, kita dapat terus memperkuat peran penyuluh pertanian, menginspirasi perubahan positif, dan mendukung pertumbuhan sektor pertanian serta kesejahteraan petani”, tutup Dedi.

(bbpmkp)

Mengkhawatirkan, Rumah di Menteng Nyaris Terbawa Longsor

0

Bogor | Jurnal Bogor
Kondisi rumah milik Nurhendrawan di Jalan Merdeka Gang Muha RT 01 RW 14, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor mengkhawatirkan. Kondisi bagian belakang rumahnya menggantung setelah mengalami longsor pada Sabtu (4/11/2023), pukul 19.30 WIB.

“Dampak dari longsor ini menutup aliran air sehingga apabila hujan turun lagi dihawatirkan akan mengimbas ke permukiman lain di RW 07,” kata Hendrawan dalam keterangannya kepada Jurnal Bogor, Minggu (5/11/2023).

Meskipun kondisinya cukup membahayakan, dia mengaku hingga sekarang ini belum ada bantuan, baik dari aparat setempat maupun dari Pemerintah Kota Bogor. “Saya sudah lapor ke Pak RT dan RW,” jelasnya.

Diakuinya, tahun lalu dia sudah melaporkan juga ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) Kota Bogor agar ada upaya pembuatan turap karena kondisi rumah yang berada di atas dan di bawah tebingan terancam longsor.

“Sudah tahun 2022 laporan ke Perumkin, sudah di- acc tapi pembangunan turap malah dilakukan di RT 03,” kata dia.

Dia berharap segera adanya pembuatan turap mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi sekarang ini sehingga longsor yang terjadi tidak melebar dan membahayakan permukiman warga lainnya.

(asepsayyev)

Warga Satu RT di Sukaluyu Kini tak Terisolasi, Pelebaran Jalan Rampung Dibangun

0

Dari Jalan Setapak, Kini Dapat Dilalui Roda Empat

Nanggung | Jurnal Bogor
Pemerintah Desa Sukaluyu, Nanggung, Kabupaten Bogor rampung melakukan pembukaan akses jalan desa menggunakan dana Samisade tahun 2023 yang dialokasikan untuk pembukaan jalan desa  beserta kelengkapannya yaitu TPT dan gorong-gorong yang berlokasi di Kampung Cepak RW 05, menghubungkan antara Kampung Cepak Tangkil dengan Kampung Pasirjaya yang awalnya merupakan jalan setapak yang hanya bisa dilalui oleh roda dua, sekarang sudah dibuka dan dapat dilalui roda 4.

Iip Maulana

Sekretaris Desa Sukaluyu Iip Maulana menjelaskan, sehingga sebelum jalan itu dilebarkan,  warga yang tinggal di satu RT, yakni Kampung Pasirjaya mengaku kesulitan lantaran terisolasi ketika hendak menuju kampung tetangga.

“Tadinya masih tanah merah, pada tahun 2023 ini  pembukaan akses jalan itu telah rampung dibangun. Warga sangat bersyukur, sebab dibukanya jalan itu terutama warga di Kampung Pasirjaya kini tak lagi kesulitan atau terisolasi,” ujar Sekdes Sukaluyu Iip  Maulana kepada  Jurnal Bogor, Minggu (5/11).

Dibiayai APBD melalui program Samisade, Sekdes menjelaskan, dari jalan setapak kemudian proses pelebaran, pengerjaan telford (pengerasan) berikut bangunan TPT secara berkala dilakukan.

“Hingga jelang akhir tahun ini, keberadaan jalan  itu  kini menjadi mulus karena telah di hotmix,” ungkapnya.

Menurut Iip, dari sulit dijangkau akibat sempitnya jalan, ke depan setelah dibukanya akses jalan itu, selain mempermudah warga berkendara, juga pengalokasian anggaran insfratruktur APBD Kabupaten Bogor telah sesuai keinginan masyarakat sebagai penerima manfaat.

Begitu juga melalui  pelebaran jalan itu, secara langsung mempermudah tersambungnya warga dari satu  kampung hingga kampung lainnya serta  diharapkan dapat memperkuat jalinan silaturahmi  sehingga berdampak daya beli masyarakat meningkat.

Selain itu, program Samisade juga digunakan untuk pembangunan hotmix jalan desa tepatnya di Kampung Dukuh RW 02 dan 06 Sukamulya sepanjang 350 x 3 x 0.03 meter.

“ Ini wujud nyata, apabila kualitas insfratrukturnya baik, itu akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Sebab kalau aksesnya mudah, begitu juga berbagai kebutuhan aktivitas masyarakat pun otomatis lancar dan memiliki nilai jual,” tandas Iip.

** Arip Ekon

Penutupan Porseni FKKRW Perum GBJ, Ini Harapannya

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) FKKRW ke-2 tahun 2023 resmi ditutup. Simbolis penutupan dipimpin langsung oleh Camat Gunung Putri Kurnia Indra dengan melepaskan puluhan burung merpati ke udara yang berlangsung di Balai RW 24 Perum Griya Bukit Jaya Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (05/11/23).

Ketua Panita Porseni FKKRW, Jumadi mengatakan, Porseni ini diikuti oleh seluruh RW yang ada di Perumahan Griya Bukit Jaya Desa Tlajung Udik dan Desa Bojong Nangka. “Jenis cabang olahraga yang dipertandingkan terdiri dari bola voli, tenis meja, bulutangkis, senam dan lainnya,” kata Jumadi kepada Jurnal Bogor.

Jumadi menjelaskan, tujuan Porseni yang paling utama ialah untuk mempererat silaturahmi sesama warga yang ada di Perum Griya Bukit Jaya. “ Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang sudah ikut berpartisipasi dalam acara ini, hingga berjalan sukses tanpa ekses,” tutur Jumadi.

Sementara Camat Gunung Putri Kurnia Indra sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh warga Perum Griya Bukit Jaya. ” Ini salah satu ajang silaturahmi serta melestarikan seni budaya, terlebih tadi juga diadakan deklarasi pemilu damai. Intinya saya sangat sangat mengapresiasi masyarakat Griya Bukit Jaya,” singkatnya.

Ditempat yang sama, tokoh masyarakat GBJ Saiful Amari yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan kekaguman dan kegembiraannya kepada warga GBJ.

” Saya kagum dengan penampilan kesenian yang ditampilkan,  itu sangat luar biasa. Ternyata banyak juga warga GBJ yang berprestasi. Tadi kita lirik adik- adik kita, terutama tadi pancak silat, dan semoga di Porseni ke-3 nanti bisa lebih meriah lagi,” pungkas Saiful Amari yang juga mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Provinsi Jabar Dapil Kabupaten Bogor dari Partai Demokrat.

Hadir dalam penutupan Porseni tersebut Camat Gunung putri Kurnia Indra, Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat, Danramil yang di wakili oleh Binmas Desa Tlajung Udik, Kepala Desa Tlajung Udik Yusuf Ibrahim, Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat Saiful Amari, dan anggota DPRD Kabupaten Bogor H.Adi Suwardi, dan Ujang Bukhori.

(nay nur’ain)