Klapanunggal | Jurnal Bogor Tiga desa di Kecamatan Klapanunggal yakni Desa Klapanunggal, Kembangkuning dan Desa Bojong mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor yang digelar di Cisarua pekan lalu.
Kepala Desa Kembangkuning Neneng Robinah mengucap syukur karena pada tahun 2023 ini Desa Kembangkuning berhasil meraih penghargaan dalam kategori Desa Mandiri.
“Alhamdulillah Desa Kembangkuning di tahun 2023 ini masuk kategori Desa Mandiri,” kata Kades Neneng Robinag kepada Jurnal Bogor, Selasa (12/12/23).
Neneng menyebut, Desa Mandiri merupakan salah satu kebijakan menggali potensi di wilayah desa yang ada di Kabupaten Bogor dan mempermudah adanya penyaluran bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Desa Kembangkuning alhamdullilah berprestasi dan mudah – mudahan kedepan dapat raihan yang lebih baik,” jelasnya.
Sementara Kepala Desa Bojong, Ade menjelaskan desanya berhasil meraih penghargaan Desa Mandiri dan Video Profil Desa. Ade menyebut, lomba Video Profil Desa dan Desa Mandiri itu merupakan salah satu upaya untuk mendorong desa agar memanfaatkan teknologi digital untuk memajukan desa.
” Selain itu juga bertujuan menumbuhkan rasa cinta masyarakat kepada suasana pedesaan mengingat potensi dan pesona desa dan mengundang wisatawan untuk berkunjung dan berwisata ke desa,” tandasnya.
Nanggung l Jurnal Bogor Memasuki akhir tahun 2023 Pemerintah Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor mempercepat peningkatan jalan lingkungan dengan aspal hotmix di Kampung Nanggung lingkup RW 01.
Pengerjaan hotmix jalan yang berada ditengah pemukiman padat penduduk kini masih berlangsung.
“Memasuki tahun 2024, sejumlah kegiatan pembangunan hingga akhir tahun 2023 pastikan rampung dan tepat waktu,” Kata ketua LPM Desa Nanggung Amung, Selasa (12/12/2023)
Selain itu, Pemerintah Desa Nanggung juga melaksanakan optimalisasi pencegahan terjadinya longsor hingga dibangunnya Tembok Penahan Tebing (TPT) di Kampung Nangela RW 07.
“Kami terus berupaya menyelesaikan pembangunan agar bisa diselesaikan secepatnya. Apalagi waktu pelaksanaan kegiatan 2023 akan segera berakhir,” tambah Sekretaris Desa Nanggung Firmansyah.
Pembangunan yang tengah berjalan ini dari dana desa tahap akhir tahun anggaran 2023.
“Inilah yang saya kebut supaya tidak meninggalkan beban hingga fokus di program kegiatan 2024 mendatang. Program pembangunan untuk masyarakat ini diharapkan sesuai perencanaan yang sudah ditetapkan,” tandasnya.
Pamijahan | Jurnal Bogor Satu terduga pelaku pembunuhan terhadap Nindi Putri Ma’rifa (19), warga Cilengkong, Desa Pamijahan, Kabupaten Bogor ditangkap. Sebelumnya Nindi ditemukan tewas dengan kondisi tak wajar di dalam kamar apartemen Bogor Icon, Kota Bogor, Senin (11/12/2023).
Informasi yang beredar diduga pelaku merupakan warga Paku, Desa Sadeng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.
Kepolisian Sektor Cibungbulang membenarkan, pelaku diamankan oleh pihak keluarga korban yang langsung diserahkan ke Polres Bogor Kota.
“Sudah diamankan oleh keluarga korban kemudian diserahkan ke Polresta,” kata Kanit Reskrim Polsek Cibungbulang Iptu Nana Sujana ketika dikonfirmasi, Selasa (12/12).
Nana menambahkan, untuk korban dan pelaku beda alamat tapi masih di wilayah Bogor Barat. “Beda, kalau korban orang Pamijahan, sedangkan pelaku orang Sadeng,” ungkap Nana.
Menurut pengakuan pelaku bahwa keduanya sudah tidak menjalani hubungan pacaran alias sudah putus.
“Pengakuannya sudah putus, tapi latar belakang lain bisa langsung konfirmasi ke Polresta Bogor Kota,” jelasnya.
Karena saat ini pelaku sudah diserahkan dan mungkin lagi ada pengembangan lebih lanjut tentang kasus tersebut. “Ya korban masih kuliah,” katanya.
Sekitar pukul 03.30 wib dini hari, jenazah Nindi Putri Marifa (19) tiba di rumah duka dengan menggunakan mobil ambulance yang ditunggu keluarga dan kerabat sejak sore.
Kepala Desa Pamijahan Abie Kusnadi juga yang masih ada ikatan saudara dengan korban sudah berada di rumah duka untuk menunggu kepulangan korban setelah autopsi di RS Polri Jakarta.
Sementara korban dimakamkan sekitar pukul 08.00 wib, tidak jauh dengan kediamannya. Isak tangis kerabat dan keluarga korban tak terbendung saat prosesi pemakaman korban.
Dia menjelaskan, selama ini pelaku belum pernah ke rumah korban, sehingga hubungan keduanya ini tidak diketahui oleh orang tua korban.
“Dari informasi beberapa keluarganya itu masih pacaran. Cuman, pacaran mereka ini tidak diketahui oleh orang tua. Karena memang David juga belum pernah ke rumah korban,” kata Abie.
“Ya bisa disebut punya hubungan lah ya. Mereka hubungannya dari sekolah Aliyah atau sekitar dua tahun lalu. Itu satu sekolah di Aliyah ya MAN Sadeng,” tambahnya.
Pamijahan | Jurnal Bogor Perempuan muda tanpa identitas yang ditemukan tewas di apartemen Bogor Icon yang berlokasi di Bukit Cimanggu City (BCC) Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (11/12), diketahui bernama Nindi Putri Ma’rifa (19) warga Cilengkong, Desa Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Nindi sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Korban meninggalkan rumah sejak Kamis (7/12/2023) dan pamit untuk berangkat kuliah ke salah satu kampus keperawatan di Bogor.
“Hari Kamis keluar rumah mau sekolah ke kampus, pas gak ada kontak lagi Jumat malam,” kata ayah korban Asep Mujahidin (62) di kediamannya, Selasa (12/12/2023).
Putri bungsunya tersebut, dikatakan dia, tidak memiliki masalah dengan keluarga dan tidak ada kecurigaan terhadap korban yang meninggalkan untuk selamanya.
“Gak ada firasat apapun, cuma pas berangkat ke kuliah sempat cium tangan dan bilang ke ibunya bahwa hatinya sedang was-was,” katanya.
Dikabarkan yang diduga pelaku diamankan oleh pihak keluarga dan diserahkan ke pihak kepolisian Polsek Cibungbulang. Dia meminta mendapatkan ganjaran yang setimpal.
“Pelaku ini tidak begitu jelas, apa memiliki hubungan asmara atau tidak. Dengan harapan kita pihak keluarga, pelaku harus di hukum seberat-beratnya sesuai dengan apa yang diharapkan keluarga korban,” katanya.
Sementara Kepala Desa Pamijahan Abie Kusnadi menjelaskan mendapat kabar penemuan mayat tanpa identitas, pihaknya bersama keluarga korban langsung mendatangi Polres Bogor Kota.
“Kita terima informasinya dari pihak Polres Kota Bogor sekitar pukul 12.00 wib, setelah mendengar kabar ada penemuan mayat kita langsung kesana untuk memastikan itu adalah warga kita,” katanya.
“Kita melihat langsung jenazah korban dan kita memastikan itu adalah keluarga warga kita,” tambahnya
Jenazah pada pukul 22.00 wib tadi malam dilakukan autopsi di RS polri Jakarta. Dengan kejadian itu dia turut berduka dan menyebut almarhumah merupakan orang yang baik.
“Untuk jenazah tadi malam langsung dibawa ke RS polri Jakarta untuk dilakukan autopsi. Korban orang baik. Kami tentu dengan kejadian ini bersedih, untuk proses pelaku kita serahkan kepada pihak kepolisian,” kata Kades Abie.
Dia menyebut, kondisi korban terdapat bekas senjata tajam. “Saya yakin korban ini dibunuh melihat di tubuhnya itu terdapat banyak luka di tubuh korban,” jelasnya.
Sebelumnya, informasi berita orang hilang beredar diperpesanan WhatsApp. Nindi terakhir pamit pada Jumat 7/12/2023 dengan terakhir menggunakan pakaian seragam menggunakan sepeda motor Scoopy.
Ciomas l Jurnal Bogor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Kepala Dinas Kesehatan Mike Kaltarina meminta pelaksana pembangunan Puskesmas Laladon yang sedang proses pengerjaannya agar bisa tepat waktu. Selain tepat waktu, juga tidak asal bangun
“Kami minta pembangunan Puskesmas bisa berjalan tepat waktu dengan kualitas yang baik tidak asal-asalan,” kata Mike Kaltarina usai menghadiri akreditasi paripurna di Puskesmas Cibungbulang, Selasa (12/12/2023).
Pembangunan Puskesmas Laladon yang berada di wilayah Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas tersebut sesuai kontrak pekerjaan tinggal menyisakan waktu satu bulan lagi.
“Sekarangkan musim penghujan jangan sampai jadi kendala. Untuk itu pemborong bisa menambah jam kerja atau pekerjaannya agar pekerjaan bisa tepat waktu. Namun, tidak juga melupakan kualitas dan kuantitasnya,” tandas Mike.
Menurutnya pembangunan Puskesmas Laladon dengan menelan anggaran Rp 6 miliar tentunya harus maksimal dalam pekerjaan serta mengedepankan kualitas pembangunan. Pekerjanya harus sungguh -sunguh dan tetap dipacu agar proyek pembangunan Puskesmas bisa cepat diselesaikan sampai batas yang ditentukan.
“Kita boleh mempercepat tapi tidak boleh mengurangi kuantitas. Apalagi itu, puskesmas yang sudah lama dinantikan pembangunannya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Tidak hanya pembangunan Puskesmas Laladon, sambung Mike, ada beberapa puskesmas juga yang direnovasi. Hal tersebut untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.
“Intinya. kita berharap Puskesmas yang ada di Kabupaten Bogor semua bagus dan bisa memberikan pelayanan yang terbaik ke pasien yang berkunjung ke puskesmas,” pintanya.
Pembangunan Puskesmas Laladon dengan menelan anggaran Rp 6.683.857.650,00 tersebut dikerjakan oleh CV Duta Bangun Pertiwi dengan waktu pelaksanaan 100 hari sejak 19 September 2023.
Jasinga | Jurnal Bogor Masih banyaknya pondok pesantren yang belum berbentuk yayasan di Kabupaten Bogor mendapat respon serius dari Hj Elly Rachmat Yasin, Caleg DPR RI nomor 1 dari PPP Kabupaten Bogor.
Hj Elly Rachmat Yasin yang juga sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor akan memfasilitasi pondok pesantren di Kabupaten Bogor yang belum berbentuk Yayasan..
Selain itu, Elly Rachmat Yasin juga akan membantu dalam pengurusan izin operasionalnya.
Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan alim ulama serta simpatisan PPP yang ada di Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, Senin, 11 Desember 2023.
” Saya ucapkan terimakasih atas aspirasi dari para alim ulama dan pengasuh pondok pesantren. Insya Allah kalau semua Ponpes yang ada di Kabupaten Bogor sudah berbentuk yayasan dan sudah punya ijin operasional maka akan mudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat,” ujar Elly Rachmat Yasin.
Makanya, kata Elly Rachmat Yasin, ia akan langsung memfollow up semua aspirasi terkait Pondok Pesantren yang belum berbentuk yayasan.
” Saya juga tidak ingin ada kesenjangan perhatian antara pendidikan yang ada di Ponpes dengan pendidikan sekolah umum. Makanya langkah awal bagi Ponpes yang belum berbentuk yayasan akan dibantu pendirian yayasaannya,” papar Elly Rachmat Yasin.
Selain itu, Elly Rachmat Yasin juga akan berjuang keras untuk menaikan insentive para guru ngaji dan RT / RW di Kabupayen Bogor.
” Masyarakat Kabupaten Bogor mungkin masih ingat kalau PPP Kabupaten Bogor adalah partai yang menginisiasi atau pelopor pemberian insentive RT / RW, dan Guru Ngaji. Bahkan kami di PPP Kabupaten Bogor akan all out lagi untuk menaikan insentive RT / RW dan Guru Ngaji lebih maksimal.lagi,” paparnya.
Disamping itu, Elly Rachmat Yasin melalui para anggota DPRD Kabupaten Bogor dari PPP akan memperjuangkan untuk menaikan insentive bagi Linmas dan Kader Posyandu
Elly Rachmat Yasin, berharap para guru ngaji, RT / RW dan elemen masyarakat lainnya di Kabupaten Bogor sama sama bisa membesarkan suara PPP dalam Pileg 2024.
Kunjungan silaturahmi Hj Elly Rachmat Yasin kebeberapa tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat ke 4 kecamatan yang ada di Bogor Barat (Jasinga, Cigudeg, Nanggung dan Leuwisadengi) didampingi Rachmat Yasin, mantan Bupati Bogor 2 periode yang juga pencetus pertama pemberian insentive guru ngaji dan RT / RW di Kabupaten Bogor..
Bahkan, RY panggilan akrab mantan Ketua Umum Persikabo ini berharap suara dan kursi PPP di DPRD Kabupaten Bogor bisa meningkat hingga bisa memperjuangkan insentive RT / RW, Guru Ngaji serta insentive lainnya bisa mencapai nominal Rp 1 juta/ bulan.
Kehadiran Hj Elly Rachmat Yasin dan Rachmat Yasin dibeberapa lokasi yang ada di empat kecamatan di Bogor Barat itu disambut antusias ratusan warga setempat yang sangat mengidolakan sosok Hj Elly Rachmat Yasin dan H. Rachmat Yasin.
Palangkaraya | Jurnal Bogor Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menghadiri Pembinaan Penyuluh Pertanian Wilayah Kalimantan Tengah guna mempercepat program mencetak sawah baru dari lahan rawa untuk peningkatan produksi padi dan jagung. Pembinaan penyuluh ini dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, penyuluh pertanian, anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), P4S, serta Petani Milenial Kalimantan Tengah, anggota KTNA Provinsi Kalimantan Tengah, Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) dan Mahasiswa.
“Tujuan kami ke Kalimantan Tengah ini adalah untuk membangun, mencetak sawah baru kurang lebih seluas 136 ribu ha. Ini lahanya sudah siap. Kemudian ada lahan yang akan kita optimasi dengan IP (indeks pertanaman) dengan luas 100 ribu lebih. Bagaimana IP nya kita tingkatkan menjadi 2 dan 3. Itu target kita,” kata Amran pada pembinaan penyuluh pertanian tersebut di Palangkaraya, Senin (11/12/2023).
Acara Pembinaan Penyuluh Pertanian Wilayah Kalimantan Tengah
Pada kunjunganya ini, Mentan Amran mengungkapkan baru saja pulang mengunjungi lokasi Food Estate di Gunung Mas. Kondisi Foos Estate Gunung Mas saat ini ditanami jagung dan singkong yang tumbuh subur sehingga harus dilanjutkan sebagai lumbung pangan.
“Setelah saya dilantik, saya minta itu ditanami bukan diiskusikan dan ternyata berhasil. Tinggi tanaman setelah 1 bulan lebih (40 hari) 3 meter. Itu yang ada di Gunung Mas dan itu akan kita tindak lanjuti kita sudah lihat bersama jagungnya subur dan singkongnya subur,” tuturnya.
Ia menegaskan luas Food Estate Gunung Mas 600 hektar optimia dapat ditanami semua mengingat luasnya yang kecil yakni 0,08 persen dibandingkan 7,4 juta ha di seluruh Indonesia. Untuk itu, pengembanganya adalah masalah kecil jangan dibesar-besarkan, dalam waktu 3 sampai 6 bulan akan selesai semua.
“Komoditas yang akan ditanam, singkong dan jagung kemudian nanti sayur-sayuran dan sorgum. Terima kasih pak Gubernur, pak Pangdam luar biasa dan pak Kapolda yang ikut membantu ketahanan pangan Indonesia,” tegasnya.
“Kami optimis kalau Food Estate digarap secara berkelanjutan, maka dalam 3 tahun kedepan akan swasembada, bahkan tahun keempat dan kelima bisa ekspor. Tapi dengan catatan lanjutkan ini program (lahan rawa). Dulu 2019 kita sudah swasembada kalau dilanjutkan program ini kita sudah ekspor seharusnya,” sambung Amran.
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menegaskan mendukung sepenuhnya program ketahanan pangan nasional. Presiden Jokowi telah menujuk Kalimantan Tengah sebagai lokasi Food Estate dan menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional sehingga harus dioptimalkan pengembanganya.
“Kami mendukung sepenuhnya. Kami tegak lurus dengan Pak Presiden dan mendukung program program pemerintah di Kalimantan Tengah dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan penambahan Biaya Operasional Penyuluh (BOP) dan kegiatan Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani di Provinsi Kalimantan Tengah ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi penyuluh pertanian dan petani dalam peningkatan produksi padi dan jagung. Penyuluh pertanian adalah kunci keberhasilan program pembangunan pertanian dalam hal peningkatan produksi untuk mencapai swasembada.
“Kewajiban penyuluh untuk mendampingi petani dalam mencapai peningkatan produktivitas dan produksi padi dan jagung. Biaya Operasional Penyuluhan (BOP) akan naik sesuai kinerja penyuluh pertanian, jika produktivitas naik, BOP akan ikut naik, begitu sebaliknya,” ungkapnya.
“Diharapkan para petani dan penyuluh pertanian dapat berkolaborasi dilapangan untuk mengenjot produksi dan produktivitas pertanian khususnya padi dan jagung untuk meraih kembali Swasembada Pangan,” lanjut Dedi.
Bogor | Jurnal Bogor Sistem Satu Arah (SSA) akan kembali diberlakukan usai Jembatan Otista kembali dibuka, setelah tahapan proses pembangunan ulang dan uji laik fungsi jalan dengan uji beban selesai dilaksanakan.
“Kami pastikan bahwa Sistem Satu Arah tetap akan diberlakukan. Jadi tidak ada perubahan kembali lagi, jadi dua arah itu tidak ada,” ujar Bima Arya kepada wartawan, Senin (11/12).
Menurut dia, skema lalu lintas itu terus disosialisasikan kepada masyarakat luas. Nantinya dalam penerapan kembali SSA akan dipasang rambu-rambu lalu lintas yang diperlukan.
“Nanti Dishub dan teman teman Lantas di bawah koordinasi Pak Kapolresta, pak Kasat Lantas akan memastikan penempatan rambu-rambu yang diperlukan dimana saja titiknya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bima meminta Dishub Kota Bogor untuk betul-betul melakukan koordinasi dengan jajaran Sat Lantas Polresta Bogor Kota untuk melakukan potensi-potensi penumpukan dan perlambatan lalu lintas di jalur SSA setelah jembatan Otista dibuka.
Sebab, dengan diperbesarnya jembatan Otista arus kendaraan dari arah Tugu Kujang akan mengalir deras di Jembatan Otista yang semula menjadi titik kemacetan karena terjadi bottleneck.
“Ya artinya tidak boleh ada ngetem sembarangan, parkir sembarangan, karena nanti juga akan ada pola baru pengaturan parkir 90 derajat 45 derajat dan lain-lain itu akan terus disosialisasikan,” ucapnya.
Kata dia, saat ini proses pembangunan ulang Jembatan Otista di Jalan Otto Iskandar, Kota Bogor berjalan on the track atau sesuai rencana dengan menempuh semua prosedur yang harus dilalui untuk memastikan jembatan laik digunakan sesuai aturan yang ada.
“Nah karena itu, kita pastikan ada tahapan untuk memastikan kekuatan dari beton,” katanya.
Bima menegaskan, untuk memasuki tahapan laik fungsi jalan usia beton minimal harus berusia 21 hari sampai 28 hari untuk bisa dilakukan uji beban.
“Jadi nanti begitu umur beton/usia beton itu cukup, diperkirakan tanggal 15 Desember itu kita rencanakan akan melakukan fase uji beban. Jadi ada aturan itu, harus melalui seperti itu,” jelasnya.
Setelah semua tahapan uji laik fungsi jalan dilalui, selanjutnya akan ditentukan jalan tersebut sudah bisa digunakan dan dilalui kendaraan.
“Sambil menunggu usia beton cukup untuk dilakukan uji laik fungsi jalan, saat ini juga sedang dilakukan perapihan di sayap jembatan dengan dilakukan pemadatan jalan,” bebernya.
Bogor | Jurnal Bogor Perempuan muda tanpa identitas yang diduga berusia 20 tahun ditemukan terbujur kaku di apartemen Bogor Icon yang berlokasi Bukit Cimanggu City (BCC) Kelurahan Tanah Sareal, Senin (11/12).
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Bogor Kota, Kompil Rizka Fadillah mengatakan bahwa perempuan itu diduga menjadi korban pembunuhan.
“Kita temukan ada beberapa luka di antaranya ada di tangan, punggung, leher dan sekitarnya. Tapi untuk lebih pastinya saat ini satreskrim Polresta Bogor kota sedang bekerja sama dengan aparat setempat untuk mengetahui identitas korban tersebut,” ujar Rizka kepada wartawan, Senin (11/12).
Menurut Rizka, saat ini pihaknya masih melakukan pengecekan dan konfirmasi karena ada berbarengan juga ada laporan informasi yang menginformasikan bahwa ada anggota keluarganya yang hilang.
“Nah ini kita sedang konfirmasi apakah memang korban yang kita temukan ini adalah orang yang dimaksud berdasarkan hasil pemeriksaan saksi,” tegasnya.
Kata dia, korban diketahui masuk apartemen pada 7 Desember kurang lebih sekitar pukul 23.00 WIB, dan baru diketahui saat rolling pegawai apartemen pada Senin (11/12).
“Untuk sementara ini kita masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait saksi ataupun dari pihak-pihak terkait untuk olah TKP,” pungkasnya.
Klapanunggal | Jurnal Bogor Sekolah Sepak Bola (SSB) Ksatria Timur menggelar Festival Sepakbola Usia Dini di lapangan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI), Minggu (10/12/2023). Festival dalam rangka ulang tahun Ksatria Timur ini diikuti 30 peserta yang dibagi tiga kelompok usia yakni KU 9, 10 dan KU 11 tahun.
Festival Sepakbola Usia Dini ini salah satu bentuk kepedulian para pengelola SSB se-Kabupaten Bogor untuk menjalin silaturahmi antar-SSB yang diinisiasi oleh coach Teguh, dan sekaligus sebagai ketua panitia festival tersebut.
Teguh mengatakan, Festival ini semata-mata diadakan agar bisa menjalin tali silaturahmi antar SSB di Kabupaten Bogor. Walaupun ada satu tim peserta dari DKI Jakarta yang ikut meramaikan kegiatan ini.
“Di acara ini juga Persibotim Bogor Timur salah satu SSB milik H. Iswahyudi SH mengirimkan satu tim usia 10 tahun dan alhamdulillah Persibotim lolos dari penyisihan sebagai juara grup A di kelompok usia 10 tahun ini namun memasuki semi final Persibotim harus kalah 1-0 oleh lawannya yaitu Citra Pratama dan harus puas berada di urutan ke-3,” ungkap Teguh kepada Jurnal Bogor
Pelatih Persibotim Mamansyah yang didampingi oleh coach Iwan Petes mengatakan, Festival Sepakbola Usia Dini ini sebagai ajang silaturahmi dan menjadikan ajang pemanasan juga sebelum turnamen usia dini di Kabupaten Bogor dan juga sebagai ajang melatih mental anak anak usia dini. Namun yang terpenting anak- anak bisa main dengan penuh riang gembira.
“Soal peringkat 1,2 dan 3 itu nomer sekian. Dan harapan kedepan Persibotim dapat mendapatkan bakat-bakat dan calon-calon pemain yang unggul, sehingga bisa mewakili Kabupaten Bogor ke kancah provinsi hingga ke tingkat nasional. Itulah harapan kita. Dan ini juga bisa sebagai motivasi oleh peserta dan klub atau SSB lainnya,” tandasnya.