jurnalinspirasi.co.id – Kondisi Pasar Tohaga Leuwiliang, Kabupaten Bogor yang semerawut dikeluhkan pengunjung. Pasalnya, lahan parkir dan akses jalan untuk pengunjung pasar dipersempit para pedagang.
“Pasar Leuwiliang belum tertata dengan rapi, karena banyak pedagang berjualan di lahan parkiran jadi susah lewat kendaraan roda dua dan roda empat,” kata salah seorang pengunjung pasar yang enggan disebutkan namanya kepada Jurnal Bogor, Rabu (28/02/24).
Dia menjelaskan, pedagang ada yang sampai merusak fasilitas sekitar yaitu besi pembatas yang mana seharusnya tidak untuk diperbolehkan di tempat tersebut dijadikan tempat berjualan.
“Oknum pedagang ada yang merusak dengan cara memotong pagar besi pembatas yang dijadikan berjualan. Ini sifatnya sudah merusak fasilitas pasar,” jelasnya.
Dengan begitu kata dia, hal ini sangat merugikan pengunjung pasar. Kondisi begitu membuat tidak nyaman bagi pengunjung.
“Ini sangat merugikan bagi para pengunjung pejalan kaki maupun pengendara yang akan melewati Pasar Leuwiliang. Saya berharap pagar pembatas untuk ditutup kembali,” bebernya.
Dia juga mengecam pengelola pasar dalam hal ini PD Pasar Tohaga yang tidak segera bertindak.
“Jangan cuman bisanya diam, saya berkeinginan pagar pembatas itu dipasang kembali dengan semestinya, ” katanya.
Persolan semerawutnya pasar tidak hanya terjadi di dalam pasar saja, tetapi di akses jalan nasional pun demikian. Yang mana kemacetan panjang di sekitaran tersebut acap kali terjadi akibat banyak angkot yang ngetem di sekitar Pasar Leuwiliang.
Sementara Kepala Pasar Leuwiliang Mulyadi belum respons ketika dikonfirmasi Jurnal Bogor perihal tersebut.
jurnalinspirasi.co.id – Di hari jadi ke-14 tahun berdirinya SMPN 2 Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mendapatkan penghargaan tingkat nasional.
Tiga penghargaan yang didapat oleh SMPN 2 Leuwisadeng yakni sekolah adiwiyata nasional, sekolah bebas narkoba dan sekolah panen karya.
“Ini salah satu bentuk rasa syukur kita yang mana sekolah tercinta ini sudah menginjak usia ke-14 tahun, bahkan berbagi prestasi telah dicapai oleh jajaran pihak guru dan murid,” kata Kepala Sekolah SMPN 2 Leuwisadeng, Dian Sukmawan, Selasa (27/02/24).
Dalam hari jadi SMPN 2 Leuwisadeng saat ini beberapa capaian yang telah diraih baik akademik maupun non akademik, hal ini tentunya bisa mengembangkan generasi yang unggul dan mulia.
“Pada hari ini kita tengah menuju sekolah adiwiyata nasional, sekolah bersinar (bersih dari narkoba) dan panen karya inovasi makanan se-Indonesia yang berbasis kearifan lokal,” paparnya.
Selain itu juga, dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh mantan kepala sekolah dan para guru-guru terdahulu, hal ini tentunya tidak lepas dari dedikasi yang telah diberikan mereka kepada SMPN 2 Leuwisadeng.
“Tentu dengan capaian yang sudah dicapai oleh para pendahulu serta saat ini kami akan terus komitmen dalam membangun siswa dan siswi yang cemerlang,” jelasnya.
Ia juga berharap agar kedepan penerus-penerus generasi muda bisa mengharumkan SMPN 2 Leuwisadeng, baik skala nasional maupun internasional.
“Saya juga berharap dengan usia 14 tahun ini agar kedepan bisa melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang mengharumkan SMPN 2 Leuwisadeng,” tuturnya.
Sementara itu di lokasi yang sama, Camat Leuwisadeng, Rudy Mulyana mengatakan, dengan hari jadinya sekolah tentunya beberapa capaian prestasi yang telah diraih agar kedepan bisa terus ditingkatkan.
“Saya bangga dengan apa yang hari ini saya lihat, dihari jadi yang ke-14 tahun, sekolah ini memberikan sejumlah penghargaan, baik skala nasional dan menjaga generasi muda,” ujarnya.
Kedepan pihaknya akan terus mengoptimalkan kinerja baik dari segi pembangunan pendidikan yang saat ini dia prioritaskan.
“Tentunya kami dari Pemerintah Kecamatan Leuwisadeng akan terus mengoptimalkan pembangunan-pembangunan sekolah yang ada di wilayah Leuwisadeng,” pungkasnya.
jurnalinspirasi.co.id – Tumpukan sampah tak bertuan tepat berada di bawah pohon sawit di bahu Jalan Raya Cigudeg milik Pemkab Bogor keberadaannya sangat mengganggu pengguna jalan.
Tak hanya masyarakat sekitar, pengguna jalan apabila melewati jalan tersebut harus menutup hidung dari jarak tiga meter sengatan bau sampah tersebut.
Menurut warga sekitar Asep, keberadaan tumpukan sampah sudah ada beberapa bulan terakhir ini.
Tak ayal kondisinya mencemari lingkungan, sebab turut menebar aroma tidak sedap.
“Rumah saya berada di bawah memang agak jauh dengan lokasi tumpukan sampah ini, namun perkiraan saya keberadaan sampah ini baru beberapa bulan ini,” katanya.
Dia menduga sampah-sampah liar tersebut berasal dari orang luar yang sengaja membuang sampah sembarangan ke tempat yang tidak seharusnya.
“Ini bukan sampah warga lingkungan sini, kemungkinan warga luar yang buang sampah sembarangan ini,” ujarnya saat dihubungi Jurnal Bogor, Rabu (28/02).
Keberadaan tumpukan sampah tersebut juga ditegaskan oleh Kepala Desa Cigudeg, Andi Supriadi, bahwa sampah tersebut sampah liar yang biasanya orang luar desa yang sengaja buang sampah di area bukan peruntukannya.
“Kalo untuk warga Desa Cigudeg, kan ada yang kelola, selain DLH ada juga yang kelola sampah tiap hari diangkut,” katanya.
Andi membeberkan, wilayahnya acap kali dijadikan tempat pembuangan sampah oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
“Dulu sempat di depan eks Lapangan Dwikora juga pernah terjadi dan Alhamdulillah bisa tertangani, mungkin sekarang pindah kesitu Biasanya kalau pembuang sampah orang luar dia tengah malam sehingga tidak terdeteksi oleh kita,” bebernya.
Dia menyatakan, akan menelusuri pelaku pembuang sampah tersebut. Tak hanya itu, pihaknya juga membuat sayembara bagi siapapun warga yang dapat menangkap pelaku pembuang sampah tersebut akan diberikan hadiah uang tunai.
“Saya sampai saat ini, sudah bikin sayembara, siapa yang bisa menangkap orang yang sengaja membuang sampah ditempat yang dilarang atau di pinggir jalan raya, saya akan kasih hadiah sebesar 500.000 ribu tapi orangnya harus dibawa ke desa,” pungkasnya.
Bogor | Jurnal Bogor Merayakan 50 tahun Nestlé MILO di Indonesia, gerakan MILO ACTIV Indonesia menghadirkan rangkaian Roadto MILO ACTIV Indonesia Race 2024 di 12 kota di Indonesia. Setelah sukses diadakan di Makassar Januari lalu, kini Nestlé MILO menyambangi Bogor sebagai kota kedua penyelenggaraan Roadto MILO ACTIV Indonesia Race 2024 yang diikuti 3.000 pelari yang terbagi dalam dua kategori, yaitu 5K dan Family Run 2,5K.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor Taufik, S.H, Business Executive Officer Beverages & Culinary Dairy Business Unit PT Nestlé Indonesia Alaa Shaaban, Direktur CorporateAffairs PT Nestlé Indonesia Sufintri Rahayu dan turut hadir Perwakilan Komandan Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) Letkol Czi Robert Erianto Tumanggor, S.T, M.Sc melepas para peserta Roadto MILO ACTIV Indonesia Race 2024 Bogor Series pada Minggu, 25 Februari 2024, di Lapangan Zeni Angkatan Darat Bogor.
Business Executive Officer Beverages & Culinary Dairy Business Unit PT Nestlé Indonesia Alaa Shaaban mengatakan, “Roadto MILO ACTIV Indonesia Race 2024 merupakan salah satu wujud konsistensi Nestlé MILO dalam komitmen untuk mewujudkan generasi masa depan Indonesia yang sehat, aktif, dan berkarakter tangguh sejak 1974. Kegiatan ini merupakan salah satu program di bawah naungan gerakan MILO ACTIV Indonesia. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana yang tepat untuk dapat terus aktif bersama keluarga bagi masyarakat Indonesia, termasuk Bogor.”
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto turut mengapresiasi komitmen Nestlé MILO dalam mendorong gaya hidup aktif masyarakat Indonesia. “Kami menyambut baik penyelenggaraan Roadto MILO ACTIV Indonesia Race 2024 sebagai bagian dari peringatan 50 Tahun MILO di Indonesia, dan menjadikan Bogor sebagai salah satu tuan rumah. Kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Kota Bogor untuk menjadi kota yang sehat dan ramah keluarga. Kami juga terus mendorong masyarakat Bogor untuk mengikuti berbagai kegiatan lari seperti ini, karena olahraga lari tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat membangun karakter dan memperkuat rasa kebersamaan.”
Pada penyelenggaranRoadto MILO ACTIV Indonesia Race 2024 Bogor Series, 100 peserta pertama yang finish pada kategori 5K akan mendapatkan medali emas serta berkesempatan untuk mengikuti MILO ACTIV Indonesia Race 2024 di Jakarta secara gratis. Pada kesempatan yang sama, Nestlé MILO juga menghadirkan Nusantara Kids Corner yang berisi berbagai permainan asli Indonesia bagi anak, menyediakan 6.000 cup MILO untuk mengembalikan energi para peserta.
Setelah Makassar dan Bogor, Roadto MILO ACTIV Indonesia Race 2024 akan berlanjut ke Manado, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Denpasar, Solo, Tangerang, Palembang, Medan dan puncak MILO ACTIV Indonesia Race 2024 akan dilaksanakan di Jakarta. Total peserta MILO ACTIV Indonesia Race 2024 dari seluruh kota ditargetkan sebanyak 50.000 pelari.
Selama lima dekade, Nestlé MILO telah mengajak lebih dari 50 juta anak Indonesia di 300 kota/kabupaten untuk menerapkan gaya hidup sehat, aktif dan berkarakter tangguh dengan berpartisipasi di berbagai kegiatan olahraga, seperti Sports Development Program, Tantangan Juara, MILO National Championship, MILO ACTIV Academy, MILO ACTIV Indonesia Race, dan MILO Family Day di Sekolah. Nestlé MILO percaya bahwa olahraga merupakan guru terbaik yang dapat mengajarkan nilai-nilai seperti sportivitas, percaya diri, pantang menyerah dan kerja sama tim. Aga Alamanda |*
Jurnalinspirasi.co.id- Satu juta anak Indonesia, terlindungi dari risiko paparan berbagai penyakit, ketika pola hidup masyarakat membiasakan diri dengan perilaku hidup sehat. “Anak-anak akan tumbuh sehat dan tak mudah terserang risiko penyakit, andai saja semua elemen masyarakat, utamanya keluarga membiasakan diri berperilaku hidup sehat,” kata Mahmud Fauzi, SKM, M.Kes., Ketua Tim Kerja Standar Kecukupan Gizi dan Mutu Pelayanan Gizi KIA, Direktorat Gizi dan KIA, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Rabu (28/02/2024) dalam acara diskusi terkait program Keluarga Siaga Dukung Kesehatan, Siap Hadapi Masa Depan (SIGAP). Program keluarga SIGAP kata Mahfud Fauzi, merupakan agenda pemerintah Indonesia yang diluncurkan tahun 2022 lalu, sebagai upaya memasyaratkan budaya dan perilaku hidup sehat melalui edukasi kesehatan. “Program keluarga SIGAP ini berfokus pada pada imunisasi yang rutin, lengkap, dan sesuai jadwal, melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), dan pemberian makanan bergizi pada anak usia 0-24 bulan,” ujar Mahfud. Sebagai informasi, program keluarga SIGAP merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan antara Gavi, Unilever Indonesia, dan The Power of Nutrition. Program keluarga SIGAP ini sudah dijalankan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Program keluarga SIGAP ini merupakan replikasi dari keberhasilan program serupa di India (2017-2021) dengan nama “Safal Shuruaat” (Successful Beginning). “Salah satu inisiatif dari Kementerian Kesehatan, untuk menjalankan keluarga SIGAP dengan program GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Program GERMAS mempromosikan budaya hidup dan praktik hidup sehat, yang kemudian akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak,” jelas Mahfud. Selain itu Kementerian Kesehatan, sebut Mahfud, terus berupaya meningkatkan gizi masyarakat, terutama pada anak balita agar kedepan menjadi generasi penerus yang lebih berkualitas. “Kami mengapresiasi inisiatif program ini, yang dapat meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat melalui pendorongan positif praktik hidup sehat,” kata Mahmud Fauzi. Sekedar informasi, tahun 2021, lebih dari seperempat kematian pada anak-anak disebabkan oleh pneumonia dan diare, penyakit-penyakit ini sebenarnya dapat dicegah melalui perilaku hidup bersih dan sehat seperti menjaga kebersihan tangan, imunisasi lengkap yang tepat waktu, dan disertai dengan pola makan yang baik. “Unilever Indonesia sangat senang berkolaborasi dengan Gavi dan The Power of Nutrition untuk memberikan anak-anak di Indonesia langkah awal yang terbaik dalam hidup mereka. Program ini selaras dengan komitmen kami untuk meningkatkan kesehatan keluarga Indonesia melalui pola hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan cuci tangan pakai sabun di momen penting,” ujar drg. Ratu Mirah Afifah GCClinDent., MDSc, Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia. Saat ini, kata drg. Mirah, Unilever sudah berhasil melakukan edukasi cuci tangan pakai sabun hingga lebih dari 100 juta orang di indonesia melalui program-program yang berfokus pada kebersihan tangan.
Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., selaku Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia membuka acara Media Briefing Program Keluarga SIGAP pada hari Rabu, 28 Februari 2024, di Hotel Akmani, Jakarta
Program Keluarga SIGAP saat ini tengah berada dalam fase percontohan (pilot program) yang akan berjalan hingga bulan Juni 2024 dengan harapan kedepannya dapat dilakukan dalam skala yang lebih besar (scale up program). “Kami sangat bahagia bisa terpilih sebagai wilayah pelaksanaan pilot program ini dan berharap bisa mendapatkan hasil yang diharapkan yaitu peningkatan kesadaran dan juga praktik perilaku kesehatan,” cap drg. Yasna Khairina, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Banjar Sementara itu, baik di Kabupaten Bogor maupun Kabupaten Banjar, melalui Program Keluarga SIGAP, kader-kader kesehatan dilatih untuk memberikan sosialisasi yang efektif menggunakan berbagai media yang interaktif untuk menarik perhatian masyarakat, khususnya orang tua. “Pelatihan kepada kader kesehatan itu bertujuan agar mereka bisa menyampaikan pesan secara efektif kepada keluarga, kami sadar bahwa sekedar mendidik secara konvensional saja tidak cukup. Makanya, kami menyediakan materi-materi interaktif yang bisa menarik perhatian dan tentunya mendidik para orang tua secara lebih efektif,” jelas Ardi Prastowo, Team Leader Program Keluarga SIGAP. Fransisca Lambe, Program Manager Program Keluarga SIGAP, menambahkan bahwa program ini tidak hanya menargetkan orang tua sebagai sasaran yang ingin dididik, tetapi juga menargetkan komunitas di lingkungan tersebut. “Komunitas juga memegang peran penting dalam mempengaruhi pola pikir masyarakat. Dengan berinteraksi dengan kepala desa, pemuka agama, dan lainnya, kami dapat memastikan pesan perilaku kesehatan positif dapat tersampaikan tidak hanya dari kami, melainkan dari para pemimpin di wilayah tersebut,” katanya. Kepala Bidang Keseahatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr. Intan Widayati, MA menambahkan bahwa metode pendekatan sosialisasi yang holistik akan meningkatkan efektifitas dari program ini. “Dengan cara tersebut, kita bisa memastikan semua dapat mengirimkan pesan kesehatan yang sama baik itu dari kader kesehatan dan juga dari para pemimpin di wilayah tersebut,” kata dr. Intan menutupi. Aga ALamanda*
Jurnalinspirasi.co.id – Motor listrik sudah mulai diaplikasikan di beberapa wilayah, termasuk negara-negara di benua Afrika. Perusahaan di Afrika memamerkan salah satu motor listrik yang tak kalah dari tunggangan Gibran Rakabuming Raka yang dikendarai pada saat kampanye akbar beberapa waktu silam.
Dilansir dari suara.com rabu 28/02/2024, perusahan bernama Kofa yang berasal dari Ghana bermitra dengan perusahaan teknologi China, TAILG, dengan merilis sebuah motor listrik kompak dan tangguh bernama JIDI.
Motor ini diciptakan untuk menghadapi kerasnya iklim dan medan di Afrika. Slogannya cukup unik.
“Didesain di Ghana. Dibuat untuk Afrika,” slogan darI Kofa. Jidi tampil dengan desain gagah dan kokoh, dilengkapi ban dual-sport, rangka baja terbuka, dan suspensi yang mumpuni.
Motor ini ditenagai oleh baterai Kore2 dari Kofa yang mampu menempuh jarak hingga 100 km dalam sekali pengisian day.
Tak perlu khawatir kehabisan baterai, Jidi dilengkapi teknologi Swap & Go yang memungkinkan penggantian baterai dengan cepat dalam 30 detik saja.
Jidi bukan hanya tangguh, tapi juga cerdas. Motor ini dilengkapi fitur-fitur canggih seperti mode berkendara yang dapat disesuaikan, USB charging port, dan lampu LED.
Tak hanya itu, Jidi juga diklaim mampu menghemat biaya operasional hingga 30 persen dibandingkan motor bensin. Apalagi, motor ini pun diklaim bisa mengurangi emisi karbon.
Sayangnya, Kofa belum membeberkan harga dari motor listrik keren ini di pasaran. Motor ini juga hanya akan dijual di pasar Afrika. Jika motor ini dirilis di Indonesia, apakah nantinya akan banyak peminatnya?. DR
Jurnalinspirasi.co.id – Baru-baru ini, beredar konten di media sosial yang menyatakan bahwa ulat berbulu dapat menyebabkan kematian dalam waktu empat jam setelah menyuntikkan racunnya. Namun, asal usul ancaman dari ulat berbulu ini belum jelas. Faktanya ulat yang dimaksud merupakan puss caterpillar atau ulat kucing atau ulat asp yang banyak ditemukan di wilayah selatan Amerika Serikat. Ulat ini dapat tumbuh dengan panjang sekitar 1 inci dan ditutupi oleh bulu berwarna abu abu dan oranye. Ulat ini memiliki kelenjar racun yang terletak di dasar tubuh dan tersembunyi di antara bulunya yang lebat. Sengatan ulat ini dapat menimbulkan reaksi yang berbeda pada setiap orang. Sengatan ulat ini hanya berbahaya bagi orang yang menderita reaksi ekstrem terhadap gigitan serangga “Faktanya memang beracun, tapi tidak ada fakta yang menyebutkan kalau ulat ini bisa membunuh manusia. Hoaks itu,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. M Syahril menegaskan. Jika Anda terkena sengatan ulat berbulu ini, hal pertama kali harus dilakukan adalah mencuci area tubuh yang terkena sengatan dengan sabun dan air untuk mengurangi rasa sakit. Anda juga disarankan menggunakan krim anti-gatal jika sengatan mulai terasa gatal. “Segera ke dokter sekiranya ada alergi terhadap gigitan serangga atau jika dirasa gejala terasa lebih parah, lanjut dr. Syahril.DR
Cibinong | Jurnal Bogor Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Anti Hoax geruduk Kantor KPU Kabupaten Bogor di Jalan Tegar Beriman, Cibinong.
Mereka meminta negara menghentikan proses perhitungan suara pada ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legisatif (Pileg) 2024 melalui aplikasi SiRekap, Rabu, (28/2).
“Kami, melalui KPU Kabupaten Bogor menuntut KPU-RI maupun negara menghentikan perhitungan suara melalui aplikasi SiRekap, karena menyebarkan berita bohong atau tidak tepat,” kata Kordinator Aksi Koalisi Masyarakat Anti Hoax Ali Topan Vinaya kepada wartawan.
Ali Topan Vinaya pun meminta KPU-RI maupun negara bertanggungjawab akan penggunaan anggaran dalam pembuatan aplikasi SiRekap, dimana pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
“Permasalahan di Pilpres dan Pileg 2024 ini kan karena berawal dari aplikasi SiRekap yang merupakan website resmi produk KPU-RI, dimana pembiayaannya dari APBN hingga harus diaudit karena terjadi beberapa kasus pergeseran atau penggelembungan suara pasangan calon (Paslon) maupun calon legislatif (Caleg),” pinta Ali Topan Vinaya.
Aktivis Mahasiswa 98 dari Forum Kota (Forkot) ini pun mendesak DPR-RI mengunakan hak angket untuk memanggil KPU-RI, Bawaslu-RI dan pemerintah pusat.
“DPR-RI harus menggunakan hak angketnya dan memanggil pihak-pihak terkait, apakah benar terjadi penggelembungan suara hingga tentang di mana pusat server aplikasi SiRekap, yang kami duga berada di luar negeri dan itu diduga melanggar peraturanyang berlaku,” tegasnya.
ATV sapaan akrabnya menjelaskan bahwa aksi ini dengan aliansu masyarakat lainnya, secara serentak melakukan aksu atau tuntutan yang sama ke Kantor KPU di daerah maupun di pusat.
“Tuntutan seperti ini tidak hanya dilakukan di Kabupaten Bogor, tetapi juga dilakukan oleh teman-teman lainnya di masing-masing daerah hingga penggunaan aplikasi SiRekap dihentikan dan DPR-RI menggunakan hak angketnya ,” jelas ATV. Aga Alamanda
jurnalinspirasi.co.id – Camat Cibungbulang Agung S. Ali mengadiri kegiatan tahunan Himpaudi Cibungbulang yaitu Gebyar PAUD di kolam renang Toyo Lembah Hijau, Selasa (27/2).
Pada kegiatan tersebut Agung mengingatkan para orang tua untuk berterimakasih kepada guru PAUD yang sudah mendidik anak – anak di masa golden age.
“Jadi ibu-ibu yang telah menitipkan anaknya kepada dewan guru PAUD, dimana pun PAUD-nya se-Kecamatan Cibungbulang, sudah seyogyanya berterimakasih kepada guru PAUD. Karena dengan didikannya ananda – ananda ibu sekalian bisa terdidik di pendidikan usia dini,” ujarnya .
Bukan hanya dihadiri oleh Camat Cibungbulang, beberapa tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut diantaranya Kepala Desa Cibatok, Ketua PKG, Penilik PAUD Cibungbulang, anggota DPRD Kabupaten Bogor, dan Ketua Himpaudi Kabupaten Bogor.
Ketua Himpaudi Kecamatan Cibungbulang Sugianto menjelaskan, Gebyar PAUD tersebut bertema ” Melalui Gebyar Paud Kita Bentuk Karakter Anak Dengan Seni Dan Olahraga”. Selain itu ada sedikit perbedaan dari kegiatan tersebut, sebab hanya 48 lembaga dari 78 lembaga yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.
“Di Cibungbulang kurang lebih ada 78 lembaga, namun hanya 48 lembaga yang mengikuti kegiatan. Tapi tidak menyurutkan semangat kita untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” uar Sugianto.
Kegiatan tersebut di mulai dari pukul 08.00 hingga jam 14.00 WIB, ada lima mata lomba yang panitia sediakan untuk para peserta Gebyar PAUD yaitu lomba estafet bendera, memindahkan bola, hafalan surat pendek, senam kreasi anak dan mewarnai.
jurnalinspirasi.co.id – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan terjadinya erupsi Gunung Marapi pada Selasa (27/2/2024).
Kejadian ini, yang tercatat pada pukul 06:55 WIB, menunjukkan ketinggian kolom abu yang tidak dapat diamati secara langsung. Meskipun demikian, data seismogram mencatat amplitudo maksimum mencapai 6.2 milimeter dengan durasi erupsi selama 38 detik.
Dikutip dari viva.co.id, Selasa (27/2/24), Kepala Pos Pengamatan Gunung Marapi Ahmad Rifandi menyampaikan bahwa erupsi masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
Oleh karena itu, Gunung Marapi tetap berada pada status siaga level III. Sebagai langkah pencegahan, masyarakat di sekitar Gunung Marapi, pendaki, pengunjung, dan wisatawan dilarang memasuki dan melakukan kegiatan dalam radius 4.5 kilometer dari pusat erupsi, yaitu Kawah Verbeek.
Ahmad Rifandi juga menekankan pentingnya kewaspadaan bagi masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran, dan bantaran sungai. Terutama saat musim hujan, potensi bahaya lahar perlu selalu diwaspadai.
Hingga saat ini, tim pemantau terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat. Masyarakat diminta untuk mengikuti petunjuk dan peringatan resmi dari pihak berwenang serta tetap tenang dalam menghadapi potensi bahaya akibat erupsi Gunung Marapi.