Ketika layanan streaming digital lebih mendominasi industri musik, justru kebangkitan retro yang mengejutkan dengan kembalinya kaset pita meraih populeritas di Jepang. Dulu dianggap sebagai peninggalan budaya, kaset pita berbentuk persegi panjang sederhana ini mengalami kebangkitan dan berhasil memikat generasi baru di dunia musik dengan penampilannya yang penuh nostalgia dan memiliki suara yang hangat.
Beberapa toko di Tokyo menjual kaset pita ini, selain kualitas dan nuansa suaranya yang berbeda, tampilan kaset yang retro dan cerah juga menarik konsumen muda..
“Kaset digunakan ketika saya ingin mendengarkan musik dengan seksama,” kata seorang mahasiswa laki-laki berusia 21 tahun dari prefektur Kanagawa yang mengunjungi toko Tower Records Shibuya di Tokyo seminggu sekali untuk mencari kaset pita. Meskipun dia juga mendengarkan musik melalui streaming, dia telah memiliki sekitar 20 kaset pita yang dia kumpulkan sejak sekolah menengah dan sangat memuji suaranya yang hangat dan unik.
Menandai kebangkitan media perekam analog kompak, beberapa toko di Tokyo bahkan memperluas pilihan kaset mereka. Seperti Tower Records Shibuya, popularitas kaset pita sedang meningkat, terutama di kalangan orang-orang berusia 20-an dan 30-an yang belum pernah mengalami masa kejayaan kaset di tahun 1980-an. Menurut para eksekutif industri, penjualan kaset bekas dan baru sedang meningkat.
Melansir dari kanal titipjepang.com, Kamis, 04 April 2024. Pada bulan September tahun lalu, toko Tower Records Shibuya memperluas bagian khusus mereka, menyediakan sekitar 3.000 kaset, enam kali lebih banyak dari sebelumnya, termasuk yang baru dan bekas.
Ko Takeda, yang bertanggung jawab atas bagian kaset, mengatakan, “Usia pembeli bervariasi dari remaja hingga orang berusia 50-an, dengan usia 30-an merupakan kelompok terbesar. Kaset tampaknya dianggap oleh generasi muda sebagai ‘baru dan baru’. hal-hal yang lucu.” Pojok kaset juga banyak dikunjungi wisatawan asing.
Baru-baru ini, piringan hitam juga semakin menarik perhatian. Namun Takeda menekankan daya saing harga kaset, yang bisa diperoleh dengan harga sekitar 1.000 yen per kaset. Harganya lebih terjangkau dibandingkan rekaman, menjadikannya populer sebagai pilihan analog, menurut Takeda.
Taro Tsunoda, yang telah menjalankan “Waltz”, sebuah toko khusus kaset di distrik Nakameguro Tokyo sejak tahun 2015, mencatat bahwa lingkungan bisnis seputar kaset telah “berubah secara drastis dibandingkan dulu saat kami buka.”
Awalnya, toko tersebut terutama menjual kaset bekas, tetapi belakangan ini semakin banyak artis yang merilis lagu baru dalam bentuk kaset. “Artis-artis besar juga memperhatikan tren ini, dan nilai kaset di pasar musik meningkat,” kata Tsunoda.
Menurut survei tahun 2022 yang dilakukan oleh Asosiasi Industri Rekaman Jepang, sebuah organisasi yang mewakili industri rekaman musik Jepang, YouTube menyumbang 60% dari mendengarkan musik. Di tengah kebiasaan mendengarkan musik melalui media digital seperti layanan streaming, Tsunoda mengatakan, “Kaset adalah sesuatu yang dapat Anda miliki dan rasakan. Bagi generasi muda, kaset adalah sesuatu yang baru, dan bagi mereka yang pernah menggunakannya, kaset membangkitkan nostalgia tentang hari-hari awal mereka mendengarkan musik.”
Seiring dengan kembalinya kaset, pemutar kaset baru telah diluncurkan baru-baru ini, dan beberapa produknya laris manis.
Toshiba Lifestyle, pembuat peralatan listrik yang berbasis di Kawasaki, meluncurkan produk baru pada bulan Juli tahun lalu, model pemutar kaset portabel “Walky” yang didesain ulang secara ramping pada tahun 1980-an. Karena memungkinkan pengguna mendengarkan musik dengan earphone nirkabel, produk ini juga memenuhi kebutuhan generasi muda yang melek digital.
Side-B Creations di distrik Shibuya Tokyo memproduksi dan menjual kaset dan pemutarnya. Perusahaan mengatakan saat ini mereka menjual pemutar kaset 10 kali lebih banyak dibandingkan pada tahun 2017.
Selain kualitas suara dan teksturnya yang unik, pesona retro dari kaset — kaset warna-warni seukuran telapak tangan yang berisi gulungan musik analog — menarik bagi pembeli muda. “Bagi konsumen, kaset menawarkan benda nyata untuk dimiliki dan dihargai,” kata Takamasa Endo, presiden Side-B Creations.
Beberapa merek pakaian sudah mulai menggunakan kaset sebagai undangan peragaan busana atau mendistribusikannya sebagai kenang-kenangan, menunjukkan cara kaset digunakan dan berevolusi agar sesuai dengan zaman.
Apakah kamu termasuk salah satu penggemar berat kaset pita?. Dedi R
Kaset Pita Kembali Raih Populer dan Jadi Tren di Jepang
PWI Pusat Kembali Melanjutkan Program UKW Gratis PWI se-Indonesia
JURNAL Inspirasi – Pasca-Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, kembali Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melalui Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) PWI menggelar kelanjutan UKW gratis di 38 Provinsi se-Indonesia dan satu daerah PWI khusus yaitu PWI Surakarta.
Keberlanjutan UKW gratis ini, menurut Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekjen PWI Pusat Sayid Iskandarsyah, Rabu (3/4), lanjutan UKW gratis telah terjadwal di PWI Provinsi sesuai dengan pengajuan pengurus PWI Provinsi tersebut.
Beberapa PWI daerah yang telah siap melaksanakan UKW gratis ini, ujar Hendry, yaitu Provinsi Papua Tengah yang akan menggelar UKW di ibukota Nabire sebanyak lima kelas pada 18-19 April 2024, dilanjutkan di Provinsi Riau enam kelas pada 23-24 April 2024 dan selanjutnya di Sumsel sebanyak 8 kelas pada 26-27 April 2024 dan di Provinsi Kepri enam kelas, pada 3-4 Mei 2024.
Dengan keberlanjutan UKW PWI gratis, para ketua PWI Provinsi menyambut antusias. Ketua PWI Kepri, Andi Gino, diminta komentarnya, menyatakan berterima kasih kepada sponsor dan PWI pusat yang memahami kebutuhan anggota untuk meningkatkan kualitas wartawan. Hal senada diungkapkan oleh Ketua PWI Sulawesi Tenggara, Sarjono.
Menurutnya, program terobosan PWI Pusat sangat tepat terkait untuk meningkatkan kualitas wartawan anggota PWI. “Apalagi ini program gratis yang telah ditunggu-tunggu anggota PWI,” ujar Sarjono.
Bahkan Ketua PWI Sumsel Kurnaidi, menyatakan, UKW PWI Pusat ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas wartawan di daerah.
Menurut Hendry Ch Bangun yang biasa dipanggil HCB, minimal tahap periode April – Mei 2024 ini akan dilaksanakan UKW di 10 Provinsi. Beberapa daerah Provinsi telah melakukan proses uploud data peserta UKW.
Di antaranya PWI Provinsi Sultra, PWI Sulteng, PWI Jawa Timur, PWI Sumbar, dan satu Provinsi dari Kalimantan, pilihannya di Kalsel atau di Kaltara.
Dengan dilaksanakan UKW PWI gratis di 10 PWI Provinsi ini, menurut HCB, maka secara simultan akan meneruskan program UKW gratis PWI Pusat bersama BUMN yang telah digelar di 10 PWI Provinsi pada waktu sebelum ini. Dengan demikian jadi total PWI Provinsi yang telah melaksanakan program UKW gratis PWI Pusat sebanyak 20 PWI provinsi.
“Setelah kick off pada akhir Desember 2023, UKW PWI Pusat gratis bersama BUMN yang telah sukses dilaksanakan di 10 PWI Provinsi yaitu di Papua Induk, Papua Selatan, Sulawesi Utara, Aceh, Yogyakarta, NTB, NTT, Bengkulu, Lampung, dan PWI Provinsi Kalteng.”jelas HCB.
Pada bagian lain, Direktur UKW Firdaus Komar, menyampaikan, terima kasih kepada pihak Kementerian BUMN yang selama telah membantu gelaran UKW gratis. Terkait keberlanjutan dengan UKW gratis ini, Firdqus menyampaikan tetap akan digelar kompetisi jurnalistik.
Menurut Firko, peserta UKW PWI Pusat gratis tetap memiliki kesempatan mengikuti lomba kompetisi jurnalistik seperti halnya UKW PWI gratis bersama BUMN dengan memperebutkan total hadiah Rp50 juta.
Kompetisi jurnalistik khusus bagi peserta yang mengikuti UKW PWI gratis tidak terpisahkan dengan peserta yang telah kebih awal ikut UKW PWI gratis yang kick-off-nya, pada Kamis-Jumat (28-29/12), serentak di tiga daerah sekaligus, yaitu di Manado, PWI Sulawesi Utara (Sulut), di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan di Banda Aceh, PWI Provinsi Aceh.
Secara teknis mengenai kompetisi jurnalistik bagi peserta UKW PWI pusat ini, ujar Firdaus, wajib memenuhi kriteria sebagai berikut, tema tulisan lomba tetap mengacuh pada topik terkait BUMN yaitu “peran BUMN terhadap kemajuan pers melalui UKW’, seiring dengan lanjutan program UKW gratis ini maka topik lomba dapat juga mengenai “peran stretegis UKW meningkatkan kualitas pers Indonesia”.
Karya jurnalistik yang diikutkan dalam lomba berupa feature dengan minimal 1.500 karakter.
Selanjutnya karya yang dilombakan dikirimkan ke link yang telah disediakan oleh admin PWI Pusat setelah tiga hari pelaksanaan UKW yang digelar di masing-masing daerah.
Terkait pelaksanaan UKW PWI gratis ini, yang lebih digelar di 38 PWI Provinsi dan PWI Surakarta, maka PWI daerah yang akan melaksanakan UKW gratis perlu menyiapkan administrasi berkas peserta sesuai ketentuan yang berlaku di LUKW PWI, kemudian PWI Provinsi melakukan koordinasi untuk memastikan teknis pelaksanaan UKW dengan LUKW PWI berkaitan dengan waktu dan tempat pelaksanaan.
Kemudian PWI Provinsi diwajibkan memberitakan atau mempublikasikan rilis berita berkaitan dengan penyelenggaraan UKW PWI gratis tersebut.
(yev/r)
Akhir Libur Sekolah, PKBM Bakti Nusa Gelar Sanlat dan Bukber
JURNAL Inspirasi – Mengusung tema “Berkah Ramadhan Menjadikan Pelajar Cerdas, Menjaga Ibadah dan Berakhlak Mulia” sekolah gratis PKBM Bakti Nusa Jurnalis Satu Kabupaten Bogor menyelenggarakan pesantren kilat serta buka bersama siswa-siswi dengan masyarakat.
Kegiatan diselenggarakan di aula PKBM Bakti Nusa di Jalan Purbajaya no 27 Desa Sukamantri, Tamansari, Kabupaten Bogor, Selasa (2/4/2024).
Salah satu siswa paket C Mahesha bersama Nelly, Sri Astuti dan Mawar, membagikan pengalamannya selama menjadi peserta didik PKBM Bakti Nusa.
“Di sekolah ini saya belajar berorganisasi, mulai dari pengalaman di JNE dan training dengan ASEAN Foundation, lalu aktif di kepanitiaan training camp Sumpah Pemuda juga Sanlat Ramadhan tahun ini,” ujar Mahesha.
Menurutnya, pengalaman yang tidak terlupakan adalah berbincang langsung dengan Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan RI tahun lalu setelah menyerahkan langsung ijazah Paket B.
“Saat ini Mahesha mempersiapkan diri untuk bergabung dengan WANADRI, organisasi pecinta alam paling tangguh di Indonesia yang akan didukung penuh oleh PKBM Bakti Nusa,” kata Mahesha.
Kepala Satuan Pendidikan Non Formal PKBM Bakti Nusa Muhammad Afhan juga ikut memberikan testimoni.
“Ini adalah kegiatan rutin yang PKBM Bakti Nusa adakan, pesantren kilat ini akan mendekatkan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa juga membentuk toleransi dan persatuan masyarakat sekitar dan peserta didik sebagai cermin dari profil pelajar Pancasila juga arti dari PKBM sebagai sentra belajar masyarakat,” kata dia.
(yudi)
Akibat Hujan Deras, Rumah Warga di Ciomas Nyaris Tergerus Longsor
JURNAL Inspirasi – Akibat hujan lebat yang melanda wilayah Kabupaten Bogor membuat tebing di Perumahan Nuansa Asri Laladon, Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor terancam longsor.
Tebing setinggi beberapa meter di bibir sungai ini nyaris menggerus rumah milik warga. Kejadian ini terjadi pada Senin (1/4/2024), sekitar pukul 16.15 Wib.
“Kejadian longsor ini dipicu oleh hujan lebat pukul 15.30 WIB, yang mengakibatkan belakang rumah milik warga longsor tergerus air,” kata Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materil diperkirakan rusaknya turap mencapai sekitar Rp 100 jutaan.
“Langkah-langkah penanggulangan bencana segera diambil, termasuk pendekatan koordinasi dengan aparat desa, RT, dan RW, serta himbauan kepada warga untuk berhati-hati,” bebernya.
Kata dia, tim gabungan yang terlibat dalam penanganan bencana ini antara lain Babinsa Laladon, Babinkamtibmas, Staf Desa, Linmas Desa, para ketua RT, dan warga setempat.
“Situasi di wilayah hukum Polsek Ciomas saat ini dinyatakan dalam keadaan aman, namun tetap diwaspadai terhadap kemungkinan bencana alam lainnya,” pungkasnya. Andres
Plt Camat Ciawi Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem
JURNAL Inspirasi – Cuaca ekstrem yang belum lama ini telah menyebabkan ambruknya tembok rumah warga di wilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor menjadi keprihatinan Plt. Camat Ciawi, Denny Kuswara.
Dia mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi akibat hujan angin yang melanda kawasan Ciawi. Untuk itu Denny Kuswara mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca yang tidak menentu ini. Hujan ini sering turun di pagi dan sore hari, kadang-kadang disertai angin kencang, menunjukkan ketidakpastian cuaca.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk berhati-hati,” katanya, Rabu (3/4/2024).
Perlu diketahui sebagian besar penduduk di wilayah ini tinggal di daerah dataran tinggi perbukitan dan banyak pohon yang tumbang. Pihaknya tetap mengingatkan agar selalu waspada potensi bencana.
“Pohon-pohon tinggi yang sudah tua rawan tumbang, kami meminta agar ini dikoordinasikan dengan aparat setempat untuk mengurangi risiko terjadinya korban,” tandasnya.
(yudi)
Tanamkan Kepedulian Siswa, SMK Kesehatan Prof Dr Moestopo Santuni Anak Yatim dan Piatu
JURNAL Inspirasi – SMK Kesehatan Prof Dr Moestopo Leuwisadeng, Kabupaten Bogor berbagi dengan anak yatim piatu dan dhuafa.
Puluhan anak yatim baik anak murid dan warga setempat mendapatkan bingkisan, bahkan ratusan takjil disiapkan untuk dibagikan kepada pengguna jalan.
“Alhamdulillah pihak sekolah selalu konsisten terhadap sesama dan kita tentunya selalu menanamkan rasa kepedulian terhadap murid-murid kami,” ungkap Kepala Sekolah SMK Kesehatan Prof DR Moestopo Fransisca Agustina.
Pada intinya kegiatan tersebut kata dia bisa ditiru serta dicermati oleh para murid, bahwasanya kepedulian tersebut harus ditanam sejak dini.
“Jadi pada intinya anak-anak menirukan apa yang sekolah lakukan, memiliki sedikit rezekinya untuk disumbangkan kepada anak yatim dan piatu,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan, bahwa kegiatan berbagi antar sesama dilaksanakan setiap tahunnya, bahkan tidak hanya dilaksanakan pada bulan Suci Ramadhan saja, akan tetapi di setiap momentum hari-hari besar keagamaan.
“Kegiatan ini sudah dilaksanakan setiap tahun oleh pihak sekolah, pada intinya dibulan yang berkah ini kita berlomba-lomba untuk memancing rezeki, pahala, keberkahan,” jelasnya.
Selain santuan kepada anak yatim piatu, pihak sekolah juga menyalurkan ratusan takjil kepada para warga yang melintas di depan sekolah.
“Selain berbagi kepada anak yatim, kita juga melakukan kegiatan bagi-bagi takjil kepada para pengguna jalan raya,” tuntasnya.
(andres)
Puluhan Spanduk Ditertibkan Pol PP Cisarua
JURNAL Inspirasi – Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri, puluhan sepanduk tanpa izin di beberapa wilayah Puncak Bogor ditertibkan oleh Satpol PP Kecamatan Cisarua. Puluhan spanduk tersebut disisir oleh petugas Satpol PP di beberapa wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Spanduk-spanduk yang tidak memiliki izin pemasangan didominasi oleh promo rokok, dan pemasangannya dianggap mengganggu keselamatan pengguna jalan, sehingga ini harus ditertibkan oleh Satpol PP.
“Beberapa sepanduk rokok yang diduga tidak memiliki izin pemasangan juga telah ditertibkan, karena tersebar di sepanjang sisi jalan,” kata Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kecamatan Cisarua, Komarudin, Rabu (3/4/2024).
Kendati begitu, baru beberapa puluh sepanduk yang ditertibkan, pihak berwenang berencana untuk melakukan penyisiran lebih lanjut setelah Hari Raya Idul Fitri di sepanjang Jalan Raya Puncak, mulai dari perbatasan Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Cisarua hingga ke warpat atau perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur.
“Setelah Idul Fitri, kami akan menertibkan kembali semua spanduk di wilayah Puncak, hingga mencapai perbatasan di Puncak pass,” jelasnya.
(yudi)
Rumah di Sawah Garung Tamansari Kena Longsor
JURNAL Inspirasi – Intensitas hujan cukup tinggi di Bogor mengakibatkan tanah longsor di Kampung Sawah Garung RT 02 RW 08, Desa Sukaluyu, Tamansari, Kabupaten Bogor, Senin (1/4/24) malam.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, dimana ada dua rumah milik Maman menjadi korban dari tanah longsor.
“Kerusakan pada pondasi samping, sedangkan rumah milik Pemih ditemukan dalam keadaan kosong,” ungkap Kapolsek Tamansari Iptu Jajang, Rabu (3/4/2024).
Meskipun tanah longsor ini menyebabkan kerugian materi sekitar Rp2 jutaan, namun upaya penanganan yang cepat dan responsif dari pihak berwenang, terutama dari Kapolsek Tamansari dan regu piketnya, telah mencegah terjadinya korban jiwa.
“Sudah dilaporkan kepada instansi yang berwenang untuk tindak lanjut lebih lanjut,” kata Iptu Jajang.
(yudi)
Sanlat SMP Kosgoro Ditutup Santunan Warga Sekitar
JURNAL Inspirasi – SMP Kosgoro Kota Bogor memberikan teladan kepada anak didiknya pada penutupan pesantren kilat (sanlat) selama 1 pekan dengan memberikan bantuan sembako bagi warga sekitar lingkungan sekolah, Selasa (2/4/2024).

Dana bantuan sembako untuk penumbuhan budi pekerti ini diperoleh dari para siswa dan guru selama Ramadhan 2024.
“Bantuan ini merupakan kenclengan siswa dan guru selama bulan Ramadhan ini. Alhamdulillah penutupan kegiatan pesantren kilat ini kami bisa memberikan bantuan untuk warga sekitar, ” ujar Kepala Sekolah SMP Kosgoro Kota Bogor Didik Sulaksono.
Beberapa warga yang didominasi kaum ibu ini terlihat senang kala menerima bantuan tersebut yang diserahkan langsung oleh Didik.
“Kegiatan penumbuhan budi pekerti seperti ini selain memberikan bantuan, kami juga melakukan kegiatan pembiasaan shalat dhuha, hafalan juz ke-30, membahas fiqih, ketauhidan dan mengaplikasikan akhlak Rasulullah SAW. Kegiatan ini pun dimeriahkan dengan lomba-lomba yaitu lomba kultum, lomba tahfidz dan lomba lainnya,” kata dia.
Sementara materi sanlat ini selama bulan Ramadhan 1445 H ini selain materi tausiah juga lomba antarkelas. Setiap kelas menampilkan performa yang berbeda-beda seperti ada yang membaca puisi, nasyid dan lagu seperti yang ditampilkan oleh kelas 8B dengan menyanyikan Yaa Rabbibil Mustofa.
SMP Kosgoro berlokasi di Jl. Pajajaran No. 217A Kota Bogor sejak awal berdiri memposisikan diri sebagai sekolah swasta dengan ciri khas disiplin siswa, berwawasan kebangsaan, dan berkeunggulan teknologi.
SMP Kosgoro dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan ditunjang pula dengan fasilitas laboratorium komputer, laboratorium IPA, perpustakaan, musholla, akses internet/WIFI, dan fasilitas penunjang lainnya. Tenaga pendukung kegiatan belajar terdiri dari 26 tenaga pendidik, 2 tenaga administrasi, dan 8 pelatih kegiatan ekstrakurikuler.
“Pesantren kilat (sanlat) Ramadhan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan pada bulan Ramadhan, dalam rangka meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia di kalangan siswa SMP Kosgoro, serta menumbuhkan sikap serta nilai-nilai luhur kepesantrenan di lingkungan sekolah. Dengan Tema Puasaku Totalitas, Ramadhan Berkualitas dan Belajarku Tuntas,“ jelas Didik Sulaksono.
(prast)
Dapat Dukungan Tokoh Masyarakat, HPS Tutup Sanlat dengan Bukber
JURNAL Inspirasi – Himpunan Pemuda Sukaraja (HPS) menggelar acara buka bersama pada penutupan pesantren kilat (sanlat) di Pondok Amirna, Cikeas, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Minggu (31/3/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh puluhan murid-murid sanlat, para penasehat, ustadz dan kyai yang memberikan dukungan yang sangat baik untuk kelanjutan kegiatan positif di masa depan.
“Kami berharap kegiatan positif seperti ini akan terus berlanjut di masa mendatang,” kata Ketua HPS Aditya Saputra.
Dia menyatakan rasa bangga atas partisipasi peserta dalam sanlat. Panitia pun memberikan sertifikat kepada peserta sanlat sebagai simbolis penghargaan atas keikutsertaan mereka dalam kegiatan tersebut.
Pada acara inti sanlat juga ditandai dengan pengajian yang disampaikan oleh sesepuh Sukaraja, Kyai H.Ahmad Roja’i yang memberikan pemahaman dan inspirasi spiritual bagi para peserta. Setelah pengajian, dilanjutkan dengan membatalkan puasa, sholat magrib berjam’ah dan buka puasa bersama, di mana seluruh peserta dapat menikmati hidangan berbuka puasa sambil berinteraksi dan berbagi cerita.

Acara ditutup dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan atas momen yang berkesan tersebut. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti para penasehat, ustadz, dan kyai dalam acara ini menandakan dukungan yang kuat terhadap upaya HPS dalam mengadakan kegiatan positif untuk memajukan masyarakat Sukaraja.
Sanlat juga tidak hanya menjadi momen kebersamaan yang berharga bagi peserta, tetapi juga menjadi bukti nyata dari dukungan yang solid dari para tokoh-tokoh masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan spiritualitas anak-anak di Sukaraja.
(fitri aulia lestari/mg-uik)

