24.1 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 271

Ketua DPRD Rudy Susmanto Ingin Kabupaten Bogor Punya Moda Transportasi Memadai

0

Cibinong, Jurnal Bogor – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menginginkan wilayahnya bisa memiliki transportasi publik yang memadai untuk warga. Hal itu dirasa penting karena wilayah administratif Kabupaten Bogor, menjadi salah satu yang terluas di Jawa Barat.

“Bayangkan betapa luasnya wilayah Kabupaten Bogor. Dengan adanya transportasi yang baik, maka warga bisa semakin terbantu dalam beraktivitas,” kata Rudy, Kamis (25/4/24).

Rudy Susmanto mengatakan bahwa moda transportasi yang baik bisa memudahkan mobilisasi warga. Apalagi, jika transportasi umum tersebut bisa menjangkau wilayah pelosok.

“Dengan tersedianya transportasi publik yang baik, maka harapannya roda perekonomian di Kabupaten Bogor bisa lebih cepat berputar,” ucapnya.

Terkait dengan regulasinya, Rudy mengatakan sebaiknya mengikuti kondisi di masyarakat. Dia meminta kepentingan mobilitas masyarakatlah yang utama.

“Terlebih, masih ada juga masyarakat yang tak memiliki kendaraan pribadi dan mengandalkan transportasi umum,” jelasnya.

Rudy juga berharap agar tarifnya menyesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Salah satunya bisa dengan subsidi untuk membantu meringankan tarif.

Selain itu, tak lupa Rudy juga menyebut bahwa akses jalan juga perlu diperhatikan. Jangan sampai transportasi yang baik tidak didukung dengan akses yang baik.

“Kebijakan yang tepat sasaran, bisa memberi dampak yang baik. Salah satunya apabila transportasi publik bagi warga terpenuhi dan harganya terjangkau,” tuturnya. Aga (*)

Dechan Berharap Pemkab Bogor Punya Gymnasium

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Ketua Umum PBVSi Kabupaten Bogor, Dede Chandra Sasmita berharap Kabupaten Bogor bisa membangun sarana Gymnasium yang bisa digunakan untuk latihan dan event pertandingan beberapa cabang olahraga seperti Bola Voli, Hockey, Futsal, Bola Tangan, Beladiri, Angkat Besi, Angkat Berat dan lainnya.

Selain itu, kata Dechan, Gymnasium atau Sport Hall juga bisa dijadikan sebagai tempat wisuda, konser musik ataupun kegiatan Politik (Kampanye).

“Area Pakansari Sport Center masih sangat luas dan masih ada lahan untuk membangun Gymnasium. Ini sangat bagus bagi masa depan olahraga Kabupaten Bogor” tegas Dede Chandra Sasmita, Kamis (25/4).

Menurutnya, Kapasitas Gymnasium juga harus besar atau minimal bisa menampung 5 sampai 10 ribu penonton.

“Kalau ada Gymnasium minimal event Pro Liga atau Liga Futsal Nasional bisa digelar di Pakansari,” tegas Dechan.

Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Demokrat ini mengaku akan membahas soal ini dengan jajaran pengurus KONI Kabupaten Bogor dan akan disampaikan jadi sebuah usulan ke eksekutif dan legislatif yang ada di Kabupaten Bogor.

“Saya yakin kalau Kabupaten Bogor punya Gymnasium akan berdampak posotif bagi dunia olahraga Kabupaten Bogor,” pungkaanya.

Tak hanya itu, kata Dechan, dengan adanya Gymnasium ini secara tidak langsung akan mendongkrak PAD Kabupaten Bogor. ( Aga)

Reses Dapil 3 Prioritaskan Usulan Musrenbang

0

JURNAL Inspirasi – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dapil 3 menggelar reses masa sidang ke-2 tahun 2023-2024 di aula Kantor Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Rabu (24/4/2024). Reses ini mencuat harapan pembangunan infrastruktur.

Sekcam Tamansari Teguh Sugiarto mengatakan, reses kali ini mengawal hasil usulan dalam Musrenbang Kecamatan dapat direalisasikan salah satunya infrastruktur pembangunan jalan, dan kantor desa yang menjadi skala prioritas.

“Kami berharap tahun ini semua pembangunan infrastruktur jalan agar terealisasi apa yang menjadi usulan pemerintah desa,” ujarnya.

Salah satu yang kita sampaikan dalam reses adalah adalah pembangunan sumur bor di pondok pesantren di wilayah desa Tamansari, itu sudah rampung pembangunannya, tapi terkendala tidak keluar airnya.

Untuk itu kita mengusulkan dengan mencari jalan keluar dengan dewan agar ditindaklanjuti oleh PUPR untuk dicek apakah kurang dalam atau air yang dipompa oleh mesin tidak naik.

“Nah, jangan sampai sumur bor dibangun, tapi tidak ada hasilnya,” kata Teguh.

Terpisah Wakil DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi menyampaikan, terkait pembangunan jalan yang mangkrak di beberapa ruas jalan di Kecamatan Tamansari sudah koordinasi dengan Dinas PUPR.

“Apabila ada pembangunan jalan yang mangkrak segera ditindaklanjuti termasuk sumur bor di wilayah Desa Tamansari,” ungkapnya.

(yudi)

Pelaku Pencurian Rumah Kosong Diringkus Polsek Caringin

0

JURNAL Inspirasi – Pelaku pencurian rumah kosong di Desa Ciderum, Caringin, Kabupaten Bogor diringkus Kanit Reskrim Polsek Caringin, Rabu (24/4/2024).

Kapolsek Caringin AKP Ketut Kaswardjana mengatakan, pencurian dengan pemberatan terjadi pada 10 April 2024 di Kampung Ciderum, saat pemilik rumah sedang mudik. Kemudian polisi mengungkap adanya laporan mengenai pencurian.

“Polis berhasil meringkus pelaku berikut barang bukti yang disita dari tersangka, yakni satu STNK kendaraan, nomor polisi A-4781-JX, satu BPKB dan sebuah laptop,” ungkapnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Kepolisian terus melakukan pengembangan untuk mencari tersangka lain yang mungkin terlibat dalam kasus ini.

“Pihaknya koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan pengumpulan barang bukti lebih lanjut,” pungkasnya.

(yudi)

Pemdes Sirnagalih Bakal Bangun Lapangan Kebon Jati Jadi Sentral UMKM dan Rest Area

0

JURNAL Inspirasi – Lapangan Kebon Jati yang terletak di Desa Sirnagalih, Tamansari, Kabupaten Bogor bakal dijadikan sentral UMKM dan rest area oleh Pemdes Sirnagalih, yang nantinya wisatawan bisa singgah dan membeli produk-produk UMKM Tamansari sebagai oleh oleh mereka.

Kepala Desa Sirnagalih Amat Suparta mengatakan, pihaknya sudah melalui proses musyawarah dengan komponen masyarakat, dan sepakat dengan adanya rencana lapangan Kebon Jati dijadikan sentral UMKM.

“Dengan cara memanfaatkan aset lapangan Kebon Jati ini karena dinilai kawasan strategis. Alasan akan dibangun untuk peningkatan ekonomi masyarakat salah satu menampung para pelaku UMKM dengan dibangun beberapa kios yang akan dimanfaatkan UMKM,” bebernya, Rabu (24/4/2024).

Lanjut Amat, bahwa lapangan Kebon Jati yang merupakan aset Desa Sirnagalih dengan luas 3.500 meter. Dan lapangan ini akan kita alihkan ke wilayah Joglo di RT 06/08 yang lokasinya lebih luas sekitar 4000 meter dan itu juga aset desa.

Di samping itu, lahan 4000 meter akan dibangun gedung multifungsi untuk sarana kegiatan massal, baik pernikahan, PHBI maupun lainnya.

“Ini sebagai sarana penunjang program kegiatan parawisata yang ada di Kecamatan Tamansari,” kata Amat.

Tentu dengan harapan, wisatawan yang melintas ke desa-desa lain bisa singgah dan beristirahat. Menurut Amat ditunjang dengan lahan parkir yang cukup memadai ini sebagai rest area, sehingga dampaknya nanti akan ada pemulihan atau peningkatan ekonomi di masyarakat.

“Mungkin ini salah satu upaya bagaimana caranya Desa Sirnagalih sebagai Pendapatan Asli Desa (PADes), karena dengan adanya sewa kios, gedung, itu nanti ada PAD buat desa dan berdampak pada pemulihan  peningkatan ekonomi di masyarakat, serta memiliki PAD menunjang sebagai syarat bahwa kita akan jadi desa mandiri,” terangnya.

Kendati demikian, jika bisa dan mampu mengelola PAD untuk membangun infrastruktur skala kecil seperti jalan lingkungan, tidak usah terus mengandalkan bantuan dari pemda.

“Setelah terbentuk dan terwujud sentral UMKM dan rest area, nanti para wisatawan bisa singgah. Tentunya ini sebagai bentuk dukungan wilayah lain kawasan wisata ditunjang regulasi oleh pihak Kecamatan Tamansari,” ungkapnya.

(yudi)

Selamat Berkuasa Dinasti Jokowi

0

JURNAL Inspirasi – Firman Allah dalam kitab suci Al Quran pada ayat 42, surat Al Baqaroh,  terjemahan versi Kitab Al Quran Kemenag RI, thn 2002, berbunyi terjemahannya sbb:

“Dan janganlah kamu campur adukan kebenaran dengan kebatilan, dan janganlah kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya”.

Drama kezholiman sudah berakhir dengan keputusan MK RI, ttg persengketaan hasil Pemilu 2024, yang memenangkan paslon 02 Pemilu Pilpres thn 2024.

Jujur kita berkata sesuai suara hati nurani (basiron) bagi mereka yang waras akan merasakan adanya sesuatu gejala sosial “bad ending”, alias kekecewaan, akibat kelemahan KPU dan Bawaslu RI dalam menjalankan tupoksinya.

Bahkan adanya yang mengatakan penyelenggaraan pemilu thn 2024 ini, yang terburuk sepanjang sejarah NKRI berdiri, dan ini hanya memboroskan uang rakyat saja, menghambur-hamburkan dana APBN semata.

Hal ini terjadi akibat maraknya pola budaya Macheavelis, penuh kemunafikan dan superpragmatisme berlangsung di kalangan masyarakat elite politik (the ruling party) bangsa kita. Adanya kemerosotan moral dan etik yang terjadi luar biasa yang kini tengah berlangsung, ditengah masyarakat tak berdaya, rentan kena “politik sembako” berkedok bansos, akibat kemiskinan dan kebodohan, fasif dan permisif (masa bodoh, tak peduli, dan egp).

Artinya memang hipotesa “akal fulus dan bulus mengalahkan akal tulus” (nalar dan qalbu sehat) semakin terjawab dan terbukti sudah. Untuk hal ini, bisa dibaca artikel saya 2-3 bulan yang lalu mengkritisi situasi edan pemilu Pilpres thn 2024. Saya tak bisa memungkiri kegelisahan intelektual saya pribadi yang merindukan akan hadirnya kejujuran dan keadilan, bukan kezholiman.

Saya berpendapat dan menilai situasi dinamika politik nasional, dimana posisi dan peran hukum yang seharusnya posisinya paling atas (supremasi hukum) akan tetapi kenyataannya hukum ada pada posisi marginal/dibawah, dan dalam kendali dan kontrol kekuatan ekonomi dan politik.

Kepentingan politik bersinergi dan berkelindan dengan kepentingan ekonomi, saling memperkuat, begitu pun sebaliknya. Fenomena sosial politik seperti itu, para ilmuwan dan pakar politik disebut dengan fenomena Indonesia dalam “Cengkram oligarky”.

Akibatnya kondisi fenomena sosial seperti ini memang akan sangat sulit dalam proses pengambilan kptsan (regulasi dan public policy) yang diambil lembaga penyelenggara negara yang jujur dan adil (jurdil), produk kebijakan publiknya akan selalu bias atau terdistorsi dan mengabaikan kepentingan rakyat, tak terelakan disparitas sosial pun terjadi dan kesenjangan sosial ekonomi ditunjukan dengan angka indeks gini rasio sangat tinggi lk 0.4, dan akan lestari, yang akhirnya berdampak pada besarnya angka persentase pengangguran, kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan penduduk pribumi, yang akan tetap tinggi dan sifatnya akan berkesinambungan, serta rakyat diperlakukan secara tidak adil (terzholimi) dalam mengakses sumberdaya alam dan jasa-jasa lingkungan alam Indonesia yang kaya raya dan melimpah ini sebagai sumber kemakmuran bersama sebagaimana spirit pasal 33 UUD 1945.

Perbuatan korupsi, hasil kolusi dan sogok-menyogok/suap menyuapkan dalam berbisnis dan perizinan usaha investasi spt usaha pertambangan dll eskalasinya meningkat tajam, bahkan illegal mining pun subur dan marak, sehingga dana siluman tersebut bisa masuk untuk membiayai pemenangan pemilu pilpres dan pileg RI thn 2024 yg melanggar azas jurdil.

Konstestan tertentu yang tengah berkuasa dan memiliki akses ke para pelaku usaha besar (oligarki) negeri ini sebagai cukong atau bandar untuk menopang dana kampanye dan biaya tenaga pengawas atau saksi-saksi untuk setiap TPS.

Jangan bicara keadilan dan kebenaran untuk era regim hasil pemilu pilpres 2024 yang curang terstruktur, sistematis dan massif (TSM) dengan fakta digitalnya sangat jelas, cacat etik, cacat moral dan cacat hukum konstitusi tersebut.

Opini dan pemikiran para akademisi/guru besar dan kaum rohaniawan moralis seperti Frans M Seseno hanya dianggap angin lalu. Bak pepatah “anjing menggonggong kafilah tetap berlalu”, close mind.  Bahkan bisa mereka tuduh suara kebenaran dari kampus perguruan tinggi sebagai pusat moral, etik dan sains tsb, telah ditunggangi dan itu partisan.

Mereka telah menikmati kekuasaan dengan mabok kepayang, gila tahta dan gila harta (materialistik). Jabatan publik spt Presiden dan Wapres, Menteri K/L negara dan pejabat negara lainnya bukan lagi dimaknai sebagai amanah atas dasar kepercayaan rakyat utk mewujudkan 4 (empat) tujuan bernegara RI (pahami isi Pembukaan UUD 1945), akan tetapi jabatan  publik adalah kekuasaan utk menguasai semena-mena kekayaan negara utk kepentingan pribadi, keluarga dan kroni-kroninya seperti yang kita amati pada rezim otoriter yg sarat KKN. Gejala sosial ini tampak pada bisnis dan investssi industri pertambangan etc, sebagaimana yang dilakukan 5 thn mas Joko berkuasa bersama antek-anteknya (kroni-kroninya) membangun koalisi besar dgn pendekatan politik akal bulus dengan pendekatan “gentong babi” (simak isi film Dirty Vote).

Mas Joko, tercatat dalam sejarah pemilu pilpres 2024 “sukses” merusak budaya demokrasi Indonesia yg berwatak Sila ke 4 Pancasila dan bahkan berhasil menabrak UUD 1945 pasal 1 bentuk negara Republik digeser menjadi Monarki-kerajaan, dengan membangun dinasti Jokowi yang didukung 7 parpol peserta pemilu thn 2024, yang konon menurut cerita film Dirty Vote, elite parpolnya sudah tersandara dan terperangkap grand design ala politik kotor, amoral yang disebut “gentong babi” sebagaimana dikatakan 3 pakar hukum konstitusi mas Abidin Michtar, mbak Safitri dan uda Feri Amsari.

Juga kelakuan mas Joko telah menabrak Tap MPR RI ttg Pemerintahan bebas KKN, dan pelanggaran Pasal 9 UUD 1945 tentang sumpah dan janji Presiden RI (inklusif) dengan mas Joko rajin bercawe-cawe (tidak netral, ekslusif) dalam Pemilu pilpres thn 2024 untuk memenangkan putra kandungnya GRB  Cawapres RI 2024 yang tak memenuhi persyaratan dan cacat konstitusi (etik dan moral), dan dilakoni dengan politik sembako yang culas, menyalahgunakan penggunaan dana APBN berkedok bansos dengan jumlah dana yg fantastis sangat besar lebih dari Rp480 Triliyun, yang itu merupakan perbuatan melanggar UU APBN, memobilisasi aparat dan pejabat pusat, daerah dan desa untuk pemenangan paslon 02 anaknya, dan lain-lain perbuatan abuse of power lainnya.

Pokoknya mas Joko dengan akal fulus dan bulusnya, sukses merusak tatanan bernegara berdasarkan UUD 1945 yang bernilai luhur dan tatanan bermasyarakat dan berbangsa mengabaikan sistem nilai, norma dan kaidah hukum berdasarkan Pancasila.

Akhirnya saya mengacungkan “jempol terbalik”, unjuk rasa kecewa yang tiada tara, karena mas Joko telah “sukses” mematikan demokrasi Pancasila berakal “sehat dan bilhikmah” di negara NKRI yang merdeka dan berdaulat yang diraih dengan tumpah-darah para pahlawan bangsa, yang sama-sama kita cintai ini.

Selamat berkuasa dinasti Jokowi yang sukses merusak tatanan demokrasi Indonesia. Semoga kita yang masih waras senantiasa dilindungi dan ditolong Allah SWT, dalam beramar makruf nahi mungkar.

Save NKRI, Bangsa dan Rakyat Indonesia dari segala perbuatan mungkar, fasik, munafiq, musriq, dan kafirun (macheavelist). Mari kita saling menasehati atas dasar kebenaran disertai dengan kesabaran “

Watasaw bilhaqqi, watawasau bisshobrii”. Syukron barakallah. Wassalam

=====✅✅✅

Penulis: Dr.Ir H Apendi Arsyad, M.Si
(Dosen Senior dan Pendiri Universitas Djuanda Bogor, Pendiri dan Wasek Wankar MPP ICMI merangkap Ketua Wanhat ICMI Orwil Khusus Bogor,  Konsultan K/L negara, Pegiat, Pengamat dan Kritikus Sosial melalui tulisan di media sosial)

** Perjalanan pulang from Ho Chi Minh City, Vietnam to Sutta Jakarta, 23 April 2024

Dishub Kabupaten Bogor Hadirkan Uji KIR Gratis Secara Online

0

Cibinong | Kabupaten Bogor
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor hadirkan layanan Uji Kendaraan Bermotor (KIR) secara gratis berbasis online melalui aplikasi “Rem KIR” Kabupaten Bogor bagi seluruh pemilik kendaraan angkutan barang dan orang berdomisili Kabupaten Bogor.

Masyarakat dengan mudah bisa mendapatkan layanan Uji KIR melalui pendaftaran online di aplikasi REM KIR Kabupaten Bogor yang bisa diakses melalui Play Store. Bahkan pelayanan Uji KIR ini diberikan secara cuma-cuma atau gratis tanpa pungutan biaya, yang berlangsung dari Senin sampai Jumat dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Perlu diketahui, untuk masalah pembayaran sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah serta Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 tahun 2023 tentang Pajak Retribusi Daerah. Terhitung 1 Januari 2024 pelayanan pengujian kendaraan bermotor itu sudah non-retribusi atau gratis.

Sementara berkaitan dengan pengujian kendaraan bermotor sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengujian Kendaraan Bermotor setiap kendaraan angkutan orang dan barang diwajibkan melakukan pengujian kendaraan bermotor secara 6 bulan sekali.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub), Dadang Kosasih mengungkapkan, terkait dengan pengujian kendaraan bermotor atau uji KIR di Kabupaten Bogor jadi salah satu kiblat pengujian kendaraan tingkat Jawa Barat juga nasional, salah satunya pelayanan online dan drive thru uji KIR.

“Dengan layanan uji KIR gratis ini, saya minta kepada masyarakat wajib hukumnya untuk melakukan pengujian kendaraan motor untuk kelaikan kendaraan minimal enam bulan sekali. Ini sebagai upaya kami untuk memberikan kemudahan dan keringan sehingga masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan kendaraan mereka,” jelas Sekdishub.

Selanjutnya, Kepala Seksi Uji Berkala Kendaraan Bermotor Dishub Kabupaten Bogor memaparkan, dengan uji KIR, kendaraan akan diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan bahwa semua komponen penting seperti rem, lampu, ban, dan sistem kemudi berfungsi dengan baik. Ini membantu mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh kegagalan mekanis atau teknis pada kendaraan.

“Pastinya kami ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan angkutan tersebut sesuai layak jalan. Sehingga kendaraan tersebut bisa beroperasi di jalan dengan sesuai ketentuan yang berlaku. Adanya proses pengujian kendaraan tersebut akan meminimalisasi fatalitas terhadap kecelakaan di jalan,” tegasnya.

Katanya, untuk persyaratan sebelum melakukan uji KIR pertama STNK sesuai domisili Kabupaten Bogor, memiliki KTP dan NIB bagi perusahaan, serta wajib memiliki surat registrasi uji tipe (SRUT).

“Untuk kendaraan yang lolos uji KIR akan langsung kami terbitkan kartu uji atau smart card yang kami cetak yang terintegrasi dengan kementerian perhubungan. Sedangkan bagi kendaraan yang tidak lolos uji kami akan terbitkan surat keterangan tidak lulus uji dan diharapkan secepatnya kendaraan tersebut diperbaiki untuk dilakukan uji ulang di gedung pengujian kendaraan bermotor,” tegas Deni.

Menurut Deni, meskipun pendaftaran Uji KIR sudah dilakukan dengan sistem online, pihaknya juga masih membuka pendaftaran offline melalui loket Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor terutama bagi mutasi kendaraan dan uji KIR berkala.

“Kami imbau kepada seluruh masyarakat yang mempunyai kendaraan, khususnya kendaraan angkutan orang dan barang untuk disiplin melakukan pendaftaran dan pengujian kendaraan bermotor secara berkala untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas,” tandasnya. Aga

Gertak PSN di Kota Bogor, Libatkan Siswa Berantas Sarang Nyamuk

0

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaksanakan Gerakan serentak (Gertak) Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melibatkan siswa di sekolah-sekolah di Kota Bogor. Hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi para siswa dan seluruh warga satuan pendidikan agar tahu dan paham bahaya hingga penanganannya.

Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno dan Duta Jumantik (Juru pemantau jentik) melaksanakan Gertak PSN di SMPN 3 Kota Bogor, Senin (1/4/2024).

Gertak PSN diawali dengan pelantikan siswa-siswi SMPN 3 Kota Bogor sebagai duta Jumantik dan pembacaan ikrar.

Didampingi istrinya, Yane Ardian yang juga alumni SMPN 3 Kota Bogor, Duta Jumantik bersama Bima Arya langsung melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan berkeliling area sekolah.

Di depan para pelajar, Bima Arya menyosialisasikan dan mengedukasi siswa-siswi terkait Demam Berdarah Dengue (DBD). Saat ini situasi DBD di Kota Bogor sedang tidak baik-baik saja, karena ada 9 warga meninggal dunia dan sebagian besar ada di rentang usia di bawah 14 tahun.

“Jadi saya titip betul begitu panas tinggi, begitu pusing, begitu meriang, jangan telat nanti bisa fatal. Tolong ya anak-anak,” kata Bima Arya.

Berdasarkan data dari Dinkes Kota Bogor, nyamuk aktif menggigit di rentang waktu pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB dan pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

“Itu jam rawan. Saya titip tidak boleh ada genangan air yang bisa menimbulkan jentik nyamuk. Semuanya harus rajin jumantik yang biasanya suka ada di dispenser air mineral, di belakang kulkas, di daun pada tanaman hias yang menimbulkan genangan, barang yang tidak terpakai dan sebagainya,” katanya.

Kesiapsiagaan lanjut Bima Arya, akan bisa meminimalisir dan mencegah DBD.

Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Disdik) membuka pencanangan Gertak PSN Demam Berdarah Dengue (DBD) di MI dan MTS Darul Ma’wa, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Senin (1/4/2024).

Kegiatan diawali dengan penyampaian laporan Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Bogor, Siti Robiah Mubarokah. Tercatat, kasus DBD Kota Bogor cukup tinggi. Hingga saat ini ada 1.435 kasus dalam tiga bulan terakhir, Januari – Maret 2024.

Gertak PSN di MI dan MTS Darul Ma’wa menjadi satu dari kegiatan serupa yang melibatkan pimpinan Forkopimda di seluruh sekolah di Kota Bogor. Kelurahan Katulampa menjadi salah satu kelurahan dengan kasus DBD tertinggi.

Sebelum menyampaikan arahan, Dedie Rachim bersama perwakilan perangkat daerah menyaksikan ikrar Duta Jumantik para siswa Darul Ma’wa yang dirangkai dengan penyematan pin serta selempang Duta Jumantik.

“Untuk para siswa jangan hanya tahu saranghaeyo, tapi juga harus tahu sarang nyamuk yang harus kita berantas secara bersama-sama. Ini harus menjadi peran kita semua mengingat jumlah korbannya yang cukup tinggi di Kota Bogor dalam waktu tiga bulan. Mari kita perangi jentik nyamuk dan mari kita lakukan peninjauan langsung,” kata Dedie Rachim.

Jumlah kasus DBD Kota Bogor yang hampir sama dengan jumlah kasus dalam satu tahun pada tahun 2023 yang banyak menjangkiti anak-anak usia 5-14 tahun dan menyebabkan 9 kematian, ditegaskan Dedie perlu diwaspadai dan antisipasi.

Kemudian di hari yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah juga melakukan Gertak PSN di SDN Bantarjati 1, Jalan Ciremai Ujung, Kota Bogor.

Syarifah Sofiah mengatakan, hari ini dikumpulkan semua karena di Indonesia sedang mewabah kasus DBD, termasuk di Kota Bogor. Anak-anak ini perlu diberikan ilmu terkait nyamuk Aedes Aegypti yang pembawa virus DBD. Nyamuk ini memiliki ciri-cirinya berwarna hitam dengan bintik di badannya.

Sekda menerangkan, nyamuk ini mengigit pada saat udara dingin dan lembab pada pagi dan sore hari. Pada pagi nyamuk ini sudah aktif sekitar pukul 06.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB dan menggigit lagi pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. Gertak PSN ini dilakukan supaya anak-anak tidak digigit nyamuk dan tidak terkena DBD, karena dari 1.435 kasus DBD, 606 diantaranya berada di usia 5 sampai 14 tahun.

Kadinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, kegiatan PSN di sekolah ini melihat dari adanya data yang mulai terus ada peningkatan sejak awal yang belum ada tanda penurunan signifikan dari kasus yang tersebar di 8 kelurahan.

“Dari sebaran kasus DBD yang paling banyak itu adalah usia rentan 5 sampai 14 tahun dan jumlahnya sampai 606 kasus,” ujarnya.

Dari hasil penelitian dan surveilans tempat penularan tidak hanya di lingkungan rumah dan tempat tinggal, tapi juga di sekolah dan tempat umum.

“Berbagai upaya sudah dilakukan Pemkot sejak terjadi peningkatan kasus di awal Januari, dengan dikeluarkan surat edaran wali kota terkait antisipasi meningkatnya kasus DBD, yang kemudian dilanjutkan secara serentak Gertak PSN di 68 kelurahan,” katanya.

Namun meski upaya itu telah dilakukan secara masif dan berkelanjutan, kasus DBD tak juga turun. Sehingga kemudian dilakukan Gertak PSN bekerjasama dengan Dinas pendidikan dan melantik para duta jumantik.

“Tujuannya untuk menurunkan angka kejadian DBD dan juga sebagai edukasi kepada siswa, termasuk juga mengaktifkan siswa sebagai kader atau Duta Jumantik. Ini harus kita tingkatkan, termasuk anak-anak bisa menjadi kader tetapi juga di lingkungan masing masing,” katanya.

Kepada para peserta didik dan masyarakat Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Bogor, Siti Robiah Mubarokah meminta agar rajin membersihkan tempat-tempat air yang tergenang, seperti dispenser maupun tempat yang memunginkan air bersih tergenang. Minimal seminggu sekali mengingat perkembangan telur berkembang menjadi jentik hingga menjadi nyamuk dewasa memerlukan waktu 9 – 10 hari.

“Agar kita bisa mencegah jangan sampai telur-telur atau jentik nyamuk berkembang menjadi nyamuk dewasa yang akan menggigit, maka kita harus lebih dulu memberantas jentik-jentiknya secara rutin seminggu sekali melalui 3 M, menutup tempat penampungan air, menguras dan membersihkannya serta mendaur ulang barang-barang bekas plus cara-cara lainnya,” kata Siti Robiah Mubarokah.

Balai Penyuluhan KB Tamansari Verval Data KRS

0

JURNAL Inspirasi – Balai Penyuluhan KB wilayah Tamansari melakukan verifikasi dan validasi (verval) data diikuti puluhan kader TPK terdiri dari Kader KB, Kader PKK dan bidan.

Korlap KB Tamansari Teni menjelaskan, verval data Keluarga Beresiko Stunting (KRS) dengan sasaran terdiri dari ibu hamil, ibu pascapersalinan, keluarga yang mempunyai baduta dan keluarga yang mempunyai balita.

Dalam pertemuan tersebut dijelaskan tentang data  dan cara mengisi aplikasi verval di setiap RT oleh kader TPK.

“Tahun 2024 di Kecamatan Tamansari  ada 2 desa yang menjadi lokus stunting, yaitu Desa Sukajadi dan Sukajaya,” ujarnya, Senin (22/4/2024).

Untuk kasus stunting kata dia tidak bisa menyampaikan, karena tugas  kader TPK hanya pendampingan kepada sasaran keluarga risiko stunting.

Tugas kader melakukan KIE kepada sasaran KRS, bisa dilakukan di Posyandu, pertemuan dan kunjungan rumah,  serta membantu fasilitasi  pelayanan KB dan pendampingan dalam 1000 HPK disaat awal kehamilan sampai usia anak dua tahun

“Peran kader disaat pendampingan menyampaikan bagaimana menjadi orang tua hebat, peran orang tua atau keluarga harus berperan dalam pelaksanaan 1000 HPK,” tandasnya.

(yudi)

Pemkab Bogor Mesti Respons Keluhan Warga yang Was-was, Aktivis: Segera Bangun TPT

0

JURNAL Inspirasi – Aktivis Bogor Barat Rahmatullah menyoroti  puluhan rumah penduduk di dua RW Kampung Liud, Desa Kalongliud, Nanggung, Kabupaten Bogor yang terancam tergerus aliran Kali Cikaniki. Pihaknya meminta agar Pemkab Bogor merespons serius keluhan masyarakat yang was-was tersebut.

Menurutnya, untuk mencegah terjadinya bencana alam yang  bisa merugikan secara materil bahkan kemungkinan besar bisa mengancam nyawa warga yang rumahnya berada di lokasi itu maka itu Pemkab Bogor untuk segera membangun TPT tersebut.

“Pemkab Bogor diminta  serius menangani  masalah ini agar TPT di lokasi bisa segera dibangun,” kata Rahmatullah kepada Jurnal Bogor, Senin (22/4/2024).

Dia berharap pemdes untuk terus melakukan upaya agar Pemkab Bogor hadir dan bisa mendengar keluhan masyarakat. Menurutnya, jangan sampai  terjadinya adanya korban dulu, baru ada reaksi dari Pemerintah.

“Karena kami yakin jika memang sifatnya darurat, Pemkab Bogor itu ada anggaran yang bisa digunakan untuk pembangunan,” ucapnya.

Rahmatullah yang merupakan Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) meminta juga dewan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam menangani masalah ini.

“Harus ikut bertanggung jawab jangan tinggal diam, sebab ada tugas dan fungsi sebagai anggota dewan mengenai hal ini.” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Desa kalongliud Jani Nurjaman menjelaskan puluhan rumah itu berada di bantaran kali hingga luapan air kerap mengikis tebingan yang jaraknya berdekatan dengan rumah.

Keberadaan rumah warga tepatnya di pinggir sungai itu jaraknya hanya beberapa sentimeter saja.

“Kondisi sekarang warga merasa was-was, apalagi  disaat hujan dengan  intensitas tinggi,” kata Jani Nurzaman.

Jani menjelaskan, terdapat sedikitnya 30 rumah warga keberadaannya terancam, kondisi ini sangat kritis musababnya  rumah  tersebut jaraknya hanya beberapa centimeter dengan tebingan Kali Cikaniki.

(arip ekon)