24.1 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 206

Tekan Angka Perceraian, Melli Darsa Gagas Program Edukasi Pranikah

0

jurnalinspirasi.co.id – Calon Wakil Wali Kota Bogor nomor urut satu, Melli Darsa, berkomitmen menekan angka perceraian yang terus meningkat di Kota Bogor, terutama di kalangan pasangan muda.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2023 tercatat 1.637 kasus perceraian di Kota Bogor. Banyak dari kasus ini melibatkan pasangan muda yang belum siap menghadapi tantangan dalam kehidupan pernikahan, terutama karena faktor ekonomi dan mental yang tidak matang.

Melihat tren ini, Melli mengusulkan program edukasi pranikah komprehensif yang dirancang khusus untuk memberikan bimbingan kepada pasangan muda sebelum mereka menikah. Program ini mencakup berbagai aspek penting seperti manajemen keuangan keluarga, keterampilan komunikasi, dan manajemen konflik dalam rumah tangga.

Menurut Melli, program ini akan memberikan pembekalan mental dan finansial yang lebih mendalam bagi para calon pengantin.
“Kami ingin memastikan bahwa pasangan muda tidak hanya memahami cinta dan komitmen, tetapi juga siap secara mental dan finansial untuk membangun rumah tangga yang stabil. Program ini akan membantu mereka menghadapi berbagai tantangan pernikahan dengan lebih baik,” ujar Melli.

Selain itu, Melli juga menekankan pentingnya memberikan edukasi mengenai usia pernikahan ideal untuk menghindari pernikahan dini, yang sering kali menjadi penyebab ketidakstabilan dalam rumah tangga. “Pernikahan bukan hanya tentang mengikat hubungan, tapi juga tentang kesiapan untuk hidup bersama dalam jangka panjang. Kita perlu memberi anak muda pemahaman tentang risiko pernikahan dini dan bagaimana mempersiapkan diri secara menyeluruh,” tambahnya.

Dalam program ini, Melli berencana bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) dan lembaga sosial untuk memberikan edukasi pranikah yang lebih interaktif dan menyeluruh. Ia berharap program ini akan menjadi langkah preventif yang efektif dalam menekan angka perceraian, terutama di kalangan pasangan muda yang masih rentan terhadap masalah rumah tangga.

“Kami ingin menciptakan generasi keluarga yang lebih kuat, lebih harmonis, dan lebih siap menghadapi tantangan hidup bersama. Ini bukan hanya tentang menurunkan angka perceraian, tetapi juga tentang menciptakan rumah tangga yang bahagia dan sejahtera bagi warga Kota Bogor,” tutup Melli.

** Fredy Kristianto

Tingkatkan Pelayanan, BBPMKP Kementan Lakukan Persiapan Renovasi Bangunan di Komplek Tirta

0

JURNAL Inspirasi – Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi terus berupaya meningkatkan pelayanannya kepada publik.

Kepala BBPMKP, Sukim Supandi, menegaskan bahwa salah satu fasilitas yang menjadi perhatian dalam peningkatan pelayanan adalah bangunan lama yang terdapat di BBPMKP dan telah diidentifikasi untuk diperbaiki.

“Proses perencanaan renovasi komplek Tirta seyogyanya akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2025. Kami telah melakukan kajian teknis sebelumnya dan memang akan merevitalisasi pada tahun depan,” jelasnya.

Ia menambahkan sebagai bentuk antisipasi “Bangunan ini memang sudah tidak difungsikan secara penuh dari kegiatan pelatihan atau aktivitas lainnyatambahnya. 

Pihak BBPMKP memastikan bahwa seluruh kondisi bangunan sudah teridentifikasi dan masuk dalam rencana renovasi yang akan dilakukan sesuai prosedur standar keamanan dan keselamatan bangunan di masa depan.

“Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh fasilitas di BBPMKP selalu dalam kondisi optimal dalam menyediakan fasilitas yang aman dan mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang pertanian di masa mendatang,” tutup Sukim.

(bbpmkp)

Ratusan Siswa-Siswi PKBM Bakti Nusa Ikuti Training Camp 2024

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Bumi Perkemahan Sukamantri Tamansari Kabupaten Bogor menjadi lokasi terpilih kegiatan Training Camp Volume 2 Sekolah Gratis Bakti Nusa yang berlokasi di Jalan Purbajaya Desa Sukamantri Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang digelar pada 19 – 20 Oktober 2024 memperingati Hari Sumpah Pemuda, tahun ini melibatkan 500 peserta didik. Acara yang rutin diadakan oleh Bakti Nusa ini menunjukan peningkatan jumlah peserta dari 350 peserta pada volume 1 tahun 2023 lalu.

“Saya bangga menjadi bagian dari perjuangan Bakti Nusa dan akan terus mendukung program sekolah ini yang memfasilitasi pendidikan anak anak putus sekolah sejak didirikan 2021 lalu,” ujar Bagus Hariyanto Tenaga Ahli Menteri Divisi Media Asistensi Kementrian Lingkungan Hidup, Minggu (20/10).

Turut hadir bersama saya darı Kementerian KLHK RI Pak Ronni Staf Ahli Madya Direktorat Jendral Penanganan Sampah & Limbah, Pak Dudi Mulyadi Kasi Wilayah 2 dan Pak Ughur Gursala Kepala Resort TNGSH serta ketua komunitas peduli sampah.

Kegiatan Training Camp diwarnai oleh beragam aktivas diantaranya: Upacara Bendera, Marching Band, Baris berbaris, Pengenalan aksi menjaga lingkungan hidup.

Kepala satuan pendidikn non formal PKBM Bakti Nusa Muhammad Afhan, berharap agar anak anak dapat termotivasi untuk lebih giat dalam menimba ilmu dan membawa pulang life skill juga menjadi ambasador pengolahan sampah dan pentingnya menjaga alam yang diajarkanpada saat training camp serta membentuk karakter pelajar Pancasila sesuai Kurikulum Merdeka.

Turut hadir memberikan penyuluhan tentang kesehatan dari puskesmas Tamansari, Maesaroh yang memberikan pengarahan tentang pentingnya menjaga kesehatan diri untuk pennggulangan penyakit menular.

Siswi Paket C Kelas 12 PKBM Bakti Nusa Nelly Puspasari yang juga penulis dan pembaca puisi perjuangan turut berkomentar. “Kegiatannya seru, belajar di alam seperti ini jauh lebih menarik, kita belajar masak, gotong royong bersihkan sampah, saling bantu antar teman-teman dalam menyelesaikan project juga dapat hadiah piala, semoga ada lagi kegiatan seperti ini dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Fun Outdoor Team Building yang dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci Al Quran dan Pentas Seni saat api unggun, beberapa kegiatan diantaranya, Tari Jegger Bali, Tarian Nusantara, Tari Jaipong, Tarian Saman, Puisi Perjuangan, Singing Competition, Senam Pagi Fashion Show, Master Chef Competition (Lomba Memasak) diakhiri oleh Operasi Semut (Aksi Bersih Taman National)

“Ucapan terima kasih atas dukungan Direktorat Jendral Penanganan Sampah dan Limbah KLHK juga para pejabat Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Apresiasi khusus untuk Mas Bagus Hariyanto Tenaga Ahli Menteri KLHK Yang sejak awal dimulai misi PKBM ini untuk memberikan solusi pendidikan gratis bagi anak anak putus sekolah sejak 3 tahun lalu hingga kini selalu mensupport,” kata Agung Udiyanto, Pembina Yayasan SDM Unggul, payung dari Program Sekolah Gratis PKBM Bakti Nusa. Yudi

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Siapkan 10 Strategi Bangun Kelembagaan Lingkungan

0

jurnalinspirasi.co.id – Hanif Faisol Nurofiq dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup dalam kabinet menteri pemerintahan Presiden Prabowo pada hari Senin (21/10/2024).

Pada penugasan barunya, Hanif menyampaikan, dirinya telah menyiapkan 10 rancangan strategis untuk membangun kelembagaan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) periode 2024-2029.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo juga telah menunjuk Diaz Hendropriono untuk mendampingi Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menterinya. Presiden berpesan agar Menteri dan seluruh Wakil Menteri dapat bekerjasama dengan baik untuk kepentingan bangsa dan rakyat.

Saat ditanya wartawan, Menteri Lingkugan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa KLH/BPLH diharapkan dapat menjadi lembaga yang lebih responsif dan strategis dalam menghadapi tantangan lingkungan dan efek perubahan iklim, serta mendukung visi besar Indonesia menuju tahun 2045, yaitu “Better Environment for Sustainable Investment.”

Hanif menegaskan bahwa kelembagaan ini akan bekerja sinergis dalam menjaga lingkungan dan mendorong investasi berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa situasi triple planetary crisis yang terdiri dari krisis perubahan iklim, pencemaran, dan kehilangan keanekaragaman hayati menjadi pondasi kerja KLH/BPLH.

“Untuk mewujudkan visi pemerintahan ini, terdapat beberapa misi utama yang diusung, yaitu diantaranya mendorong ekonomi hijau dan biru dengan mengoptimalkan sumber daya alam secara berkelanjutan, memperkuat kemandirian dan kedaulatan negara, serta melindungi sumber daya alam dan lingkungan hidup,” ucap Hanif Faisol Nurofiq Pada Senin (21/10/2024).

“Salah satu strategi penting yang akan diterapkan adalah pendekatan ekonomi lingkungan, dengan fokus pada penguatan ekonomi sirkular dan penerapan nilai ekonomi karbon (NEK). Pendekatan penataan lingkungan dengan tujuan menjaga keberlanjutan sumber daya alam juga menjadi prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak merusak lingkungan,” jelasnya.

Hal lainnya adalah Strategi Kolaborasi, dimana ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari masyarakat, dunia usaha, hingga lembaga internasional.

“Untuk mempercepat inovasi di bidang lingkungan, pemerintah akan menyediakan insentif bagi sektor-sektor yang berperan dalam pengelolaan lingkungan hidup,” ujarnya.

Kemudian, kata Hanif, pihaknya akan fokus kepada Penanganan Isu Lingkungan, yaitu diantaranya penanganan pencemaran, limbah, dan kualitas lingkungan yang menurun.

Dalam menghadapi perubahan iklim, Hanif menyatakan akan memperkuat sistem informasi kerentanan guna meningkatkan efektivitas upaya adaptasi. Ia juga memastikan komitmen mitigasi perubahan iklim Indonesia tetap terjaga.

“Pengelolaan sampah laut, peningkatan sistem sanitasi, dan mitigasi polusi udara di kota-kota besar menjadi prioritas. Selain itu, krisis keanekaragaman hayati akan diatasi melalui pendekatan restorasi ekosistem dan penegakan hukum,” terang Hanif.

Sebagai bagian dari rencana jangka pendek, KLH/BPLH juga akan meluncurkan beberapa program unggulan yang terintegrasi dengan Quick Wins Asta Cita.

“Beberapa di antaranya adalah pengelolaan limbah dan sampah dari program gizi anak sekolah, penanganan limbah medis dari program kesehatan gratis dan pembangunan rumah sakit, serta pendampingan terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam upaya peningkatan produktivitas lahan pertanian,” jelas Hanif.

Terakhir adalah program Sumber Penerimaan Negara, dimana Hanif mengungkapkan bahwa penerimaan negara dari sektor lingkungan hidup akan diperkuat melalui penerapan instrumen ekonomi lingkungan seperti Nilai Ekonomi Karbon, penguatan ekonomi sirkular dan ekonomi berbasis keanekaragaman hayati dan turut berkontribusi pada pembukaan lapangan kerja yang berbasis upaya pembangunan yang ramah kepada alam.

Dengan perencanaan yang matang, Hanif Faisol Nurofiq optimis bahwa kelembagaan KLH/BPLH dapat menjawab berbagai tantangan lingkungan dan menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat, diharapkan kelembagaan KLH/BPLH mampu menjawab berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi Indonesia dan menjadi motor penggerak bagi pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Sendi-Melli Kampanyekan Program Bogor 15 Menit

0

Bogor – Masalah transportasi di Kota Bogor selama satu dekade terakhir menjadi sorotan utama pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut satu, Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa.

Menurut Sendi-Melli, banyak hal yang belum terurus dengan baik, khususnya terkait kemacetan yang tak kunjung terselesaikan dan minimnya integrasi transportasi publik yang efisien.

Selama 10 tahun terakhir, Bogor memang telah mencoba menerapkan beberapa kebijakan transportasi seperti Sistem Satu Arah (SSA) dan layanan Biskita. Namun, hasilnya belum menunjukkan perubahan yang signifikan.

Sendi Fardiansyah menyoroti bagaimana SSA hanya bersifat sementara dan bahkan menyebabkan kemacetan di titik-titik lain yang tidak diprioritaskan.

“Kemacetan masih menjadi masalah besar, terutama pada jam sibuk dan akhir pekan di pusat kota. Sistem Satu Arah hanya memindahkan masalah dari satu titik ke titik lain, dan ini bukan solusi jangka panjang yang efektif,” tegas Sendi.

Selain itu, peluncuran moda transportasi berjenis Bus Rapid Transit (BRT), Biskita, juga dianggap masih belum terlalu efektif mengurai soal kemacetan.

“Rutenya masih terbatas. Keberlanjutan subsidi dari Kemebhub juga masih perlu kita hitung dalam kerangka fiskal 5 sampai 10 tahun ke depan. Ini jadi tantangan,” ungkap Sendi.

Pasangan ini juga menyoroti minimnya integrasi transportasi antara Angkot, Biskita, dan kereta commuter line.

“Warga Bogor masih kesulitan untuk berpindah antarmoda transportasi. Angkot dan Biskita belum terintegrasi dengan kereta, padahal banyak warga yang menggunakan commuter line untuk bekerja di Jakarta,” tambah Sendi.

Program Bogor 15 Menit

Untuk mengatasi masalah ini, Sendi-Melli mencetuskan program “Bogor 15 Menit” yang berbasis pada layanan terpadu transportasi publik ramah lingkungan dan teknologi pintar.

Solusi ini dirancang untuk menciptakan sistem transportasi terintegrasi yang memudahkan warga Kota Bogor berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya.

Program Bogor 15 Menit akan menggabungkan moda transportasi seperti Angkot, Biskita, dan kereta commuter line dengan tiket terintegrasi berbasis digital, yang bisa diakses melalui satu aplikasi mirip dengan sistem yang sukses diterapkan di Copenhagen dan London​, sehingga akses ke seluruh penjuru Kota Bogor dapat dijangkau hanya dalam 15 menit.

“Saya lihat model integrasi transportasi berbasis digital seperti yang ada Copenhagen dan London, bisa kita bawa ke sini. Di Bogor harusnya ke mana-mana dekat, bisa 15 menit aja,” papar Sendi.

Di samping itu, Sendi-Melli akan menerapkan sistem Intelligent Transport System (ITS) seperti yang dilakukan di Singapura, yang memungkinkan pengelolaan lalu lintas secara real-time menggunakan IoT dan sensor lalu lintas.

“Sistem ini akan membantu mengurangi kemacetan di pusat kota, memberikan prioritas kepada transportasi publik di persimpangan, dan memastikan bahwa arus kendaraan dapat dikelola secara lebih efisien​,” terang Sendi.

Program ini juga akan mencakup pengembangan jalur sepeda dan fasilitas pejalan kaki yang terintegrasi dengan transportasi publik, mendorong warga untuk beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

** Fredy Kristianto

Aparatur Wilayah Siap Sukseskan Pilkada Serentak 2024

0

Peran aparatur wilayah dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2024 sangatlah penting. Sebab, mereka menjadi garda terdepan untuk memastikan proses pemilihan berlangsung berjalan dengan lancar, adil, dan sesuai dengan peraturan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar sosialisasi Peran Aparatur Wilayah pada Pilkada Serentak 2024 yang menghadirkan narasumber dari Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Bogor di Hotel Sahira, Kota Bogor, Kamis (17/10/2024).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, Eko Prabowo yang membuka acara menyampaikan, acara ini merupakan sosialisasi kesiapan peran serta aparatur wilayah dalam menyukseskan Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang.

“Jadi kita ingin mengecek pemetaan kembali dan kesiapan teman-teman. Untuk itu dihadirkan beberapa narasumber, kami harus siap menyukseskan Pilkada Serentak 2024,” ujarnya.

Dia menambahkan, masing-masing narasumber itu menggambarkan sebuah gambaran tentang Pilkada Serentak 2024 hingga ke tingkat wilayah.

“Kalau KPU menggambarkan tadi peran serta yang perlu dibantu oleh teman-teman wilayah apa aja. Contohnya tempat TPS-nya, gudang logistiknya, kemudian pendistribusiannya. BPBD memetakan tingkat kerawanan apabila TPS itu ditempatkan satu titik itu, memetakan apakah bahaya, rawan bencana karena di Kota Bogor ada 1.530 TPS, tidak sedikit itu,” katanya.

Disamping itu BPBD juga sudah memetakan H-7 dan H+7 pemungutan suara ada peristiwa apa berdasarkan gambaran dari BMKG tentang peristiwa hidrometeorologi.

Pada kesempatan itu ia mengajak warga Kota Bogor khususnya untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2024. Apalagi target partisipasi pemilih di Kota Bogor sebesar 85 persen harus dilampaui.

Selain itu, Eko kembali menekankan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), jangan sampai ada pelanggaran.

“Sampai saat ini kita sering koordinasi dengan Bawaslu. Kita jaga netralitas, kita fokus dalam menyukseskan Pilkada, jaga kekompakannya, petakan betul tingkat kerawanannya, kita harus menjadi pendingin di kala bara api itu menjadi panas, karena posisi kita disamping pemilih juga harus netral selaku aparatur,” tegasnya.

Ia juga meminta aparatur di wilayah jika ada permasalahan tolong disampaikan agar bisa segera ditindaklanjuti, apalagi aturan dan kaidah-kaidah normatif sudah disosialisasikan secara masif.

“Kalau ada isu pelanggaran ASN, kroscek, apalagi kalau sudah ada dua alat bukti. Kita di Desk Pilkada akan menindaklanjuti itu, mengklarifikasi ke yang bersangkutan, benar tidak dan sebagainya. Kita ingin jalannya Pilkada di daerah aman, lancar, damai,” katanya.

Ratusan Siswa-siswi Sekolah Gratis PKBM Bakti Nusa Ikuti Pelatihan Tentang Kebersihan Lingkungan

0

Bogor Timur | Jurnal Bogor – Ratusan siswa-siswi sekolah gratis PKBM Bakti Nusa Kota Bogor, begitu antusias mengikuti training cleaning servis dari clean sheet, pada Minggu (20/10).

Co-Founder Clean Sheet M. Sirojul Abidin mengatakan, kegiatan ini terkait pengenalan tentang cleaning servis dan menyisipkan juga Soft Skill, sehingga temen-temen semangat dan dapat bekal. Selain di dunia cleaning, kita juga didunia F&B.

“Dari temen-teman PKBM saya lihat sangat senang, antusias, dan semangat ingin belajar,” ujarnya.

Kita juga, kata dia, yang pertama mengenalkan clean sheet di bidang apa, histori clean sheet, serta pengenalan alat yang di bawa ranger sejauh ni.

“Utamanya dari segi semangat belajar, karena dari PKBM bisa kenal kita tidak terbatas. Ada yang mau join di clean sheet dan bakat mempunyai bakat lain, kami siap kolaborasi sama-sama membantu untuk kemajuan dan perkembangan,” jelasnya.

Sementara Tutor PKBM Bakti Nusa Bobby B. Manuhutu Rogier mengucapkan dua kata untuk Clean Sheet “Luar Biasa”, bidang yang dipandang sebelah mata dibeberapa kalangan tetapi sangat berpengaruh penting dalam lingkungan disekitar kita.

Sosialisasi serta mekanisme secara teknis dilapangan dapat diserap secara menyeluruh khususnya oleh siswa-siswi PKBM, dan prosedur perekrutan untuk menjadi Ranger clean sheet akan sangat memberi pembelajaran berharga bahwasanya inilah yang akan dihadapi sebagian besar dari siswa-siswi yang lulus dari SMA nanti dalam upaya melamar pekerjaan, melewati serangkaian interview, psikotes, serta pelatihan dasar.

“Dengan upaya giat dari minat siswa-siswi ang tergugah untuk merubah status serta memperbaiki sisi ekonomi dalam kehidupannya, clean sheet menjadi salah satu jalan yang berkomitmen dalam hal tersebut ditambah dengan adanya program Beasiswa dari Clean Sheet untuk ranger yang memang pantas diperjuangkan,” ungkap Bobby, Minggu (20/10).

Saya harap akan lebih banyak lagi terobosan-terobisan seperti clean sheet ini, dimana status (lulusan apapun), background (berasal dari manapun) untuk tetap dapat bekerja dan mempunyai pengahasilan.

“Kami yakin tidak akan menjadi halangan selama ada niatan baik dari individu itu sendiri untuk merubah kondisi dirinya sendiri,” tandasnya. Yudi

Promosikan Judol, Selebgram Diciduk Polresta Bogor Kota

0

jurnalinspirasi.co.id – Selebgram berinisial S ditangkap Polresta Bogor Kota lantaran diduga terlibat dalam promosi situs judi online (judol) bernama Kerang Slot Online.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, selebgram tersebut ditawari untuk menjadi brand ambassador situs judi online sejak April hingga Oktober 2024.

Menurut dia, S mendapatkan bayaran sebesar Rp2.150.000 setiap dua bulan, dengan kewajiban menayangkan konten promosi judi online di akun Instagram miliknya yang memiliki sekitar 5.900 pengikut.

“Pelaku ini kita amankan karena telah menyebarkan konten bermuatan judi online, yang diunggah dua hari sekali. Imbalannya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan membayar kost,” ujar Kombes Pol Bismo kepada wartawan, Senin (21/10/2024).

Bismo menegaskan, penangkapan S adalah bagian dari operasi besar yang dilakukan untuk menekan praktik perjudian di ‘Kota Hujan’.

“Kami akan terus melanjutkan operasi ini, agar masyarakat tahu bahwa perjudian adalah tindakan ilegal dan dilarang oleh undang-undang,” bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi menjelaskan bahwa tersangka telah tiga kali menerima pembayaran dari pihak yang kini telah masuk ke dalam daftar buronan polisi.

Diketahui, situs judi yang dipromosikan oleh tersangka juga sudah dilaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk diblokir.

“Identitas pelaku lainnya sudah kami ketahui dan sedang dalam pengejaran. Kami juga sedang menyelidiki apakah server situs ini berada di dalam atau di luar negeri,” ucapnya.

Ia menyatakan bahwa polisi menjerat S dengan Pasal 45 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE.

“S terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara atas dugaan sengaja mentransmisikan informasi elektronik yang bermuatan perjudian,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Perbaikan Sarana Olahraga Jadi Prioritas

0

jurnalinspirasi.co.id – Calon Wali Kota Bogor nomor urut 1, Sendi Fardiansyah menyoroti pentingnya revitalisasi fasilitas olahraga di Kota Bogor, terutama menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.

Menurut dia, kondisi Stadion Pajajaran dan fasilitas olahraga lainnya masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

“Stadion Pajajaran belum menunjukkan progres signifikan, meski sudah ada pengajuan dana sekitar Rp120 miliar ke provinsi,” ujar Sendi kepada wartawan, Minggu (20/10/2024).

Kata dia, perbaikan sarana prasarana olahraga adalah kebutuhan mendesak guna meningkatkan kualitas pertandingan dan mendukung event besar, baik itu untuk pariwisata maupun olahraga.

“Jadi asilitas yang baik akan menarik masyarakat dari luar daerah untuk datang, terutama saat ada event besar,” jelasnya.

Kendati belum menjabat sebagai wali kota, Sendi mengaku telah berkomunikasi dengan Pemprov Jabar. Sehingga diharapkan pembangunan dapat dimulai pada awal 2025, termasuk pembangunan Kampung Atlet di kawasan Kayumanis.

“Pengajuan hibahnya sudah berjalan, jadi diharapkan pembangunan bisa dimulai tepat waktu,” ucap dia.

Sendi memperkirakan bahwa dana yang diperlukan untuk membangun Stadion Pajajaran dan fasilitas pendukung lainnya mencapai Rp290 miliar.

Kendati demikian, lantaran terbatasnya APBD, diperlukan dukungan dari pihak swasta.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD, kolaborasi dengan pihak swasta menjadi solusi,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Sendi, revitalisasi stadion harus diiringi dengan pembinaan ekosistem sepakbola yang lebih baik.

“Kita harus mengembangkan ekosistem sepak bola di Kota Bogor. Tidak hanya infrastruktur, tapi juga pembinaan pemain, pelatih, dan klub,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Dokter Rayendra – Eka Maulana Bakal Perjuangan Kesejahteraan Guru Honorer

0

jurnalinapirasi.co.id – Keluhan-keluhan terus disuarakan oleh masyarakat Kota Bogor kepada pasangan calon nomor urut 5 yaitu Dokter Rayendra-Eka Maulana.

Kali keluhan yang datang Dokter Rayendra-Eka Maulana terkait gaji guru honorer. Menurut warga, gaji guru sangatlah minim.

Menanggapi keluhan tersebut, Dokter Rayendra yang juga jebolan S3 IPB Universty mengatakan bahwa dirinya bersama wakilnya yaitu Eka Maulana, memiliki program terkait dengan kesejahteraan guru.

Menurut Dokter Rayendra, gaji honorer guru sangat lah kecil. Bahkan ada di salah satu sekolah negeri di Kota Bogor ada gaji guru honorer sebesar 1,6 juta per bulan dan dibayar tiga bulan. Padahal tugasnya berat mencerdaskan anak bangsa.

“Tapi saya bekerja sama dengan orang tua menggalang melalui peraturan menteri dan peraturan gubernur juga, kita menggalang dan komite dan akhirnya guru guru swasta bisa kita bantu,” kata Dokter Rayendra.

Tapi, lanjut Dokter Rayendra, kalau meliputi skup besar nanti dipelajari dulu kira-kira anggarannya dari mana untuk membuat guru outsourcing atau honorer bisa lebih sejahtera.

“Karena itu benar-benar harus dipikirkan, tidak bisa saya bilang nanti saya akan naikan dua kali lipat tidak bisa, anggarannya ada tidak, karena APBD Kota Bogor cuman Rp 3,2 Triliun” ucap Dokter Rayendra.

Dan, masih kata Dokter Rayendra, dana longgar cuman Rp500 miliar tidak cukup buat apa-apa.

“Karena buat pendidikan, buat kesehatan itu udah diambil 40% dari sumber APBD,” tutup Dokter Rayendra.

Untuk diketahui, pasangan calon nomor urut 5, Dokter Rayendra-Eka Maulana juga akan memberikan subsidi untuk sekolah swasta bagi keluarga kurang mampu.

“Kami tidak hanya berencana membangun sekolah negeri baru, tetapi juga ingin mendukung sekolah-sekolah swasta dengan memberikan subsidi, agar anak-anak dari keluarga miskin tetap bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” tandas Dokter Rayendra.

** Fredy Kristianto