22.4 C
Bogor
Sunday, April 5, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1490

Ratusan Rumah di Desa Petir Rusak

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi

Pasca terjadinya fenomena alam hujan es disertai angin puting beliung yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Bogor pada Rabu sore  (23/9), membuat ratusan rumah warga di 4 RW, 30 RT se-Desa Petir Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor rusak sedang dan berat.

Salah seorang warga, Umar (45) mengatakan, saat kejadian itu langit terlihat mendung hitam lalu hujan disertai es batu disusul angin kencang yang langsung menerpa menghempas beberapa bangunan dan pohon tumbang.

“Awalnya langit terlihat mendung dan turun hujan es batu langsung disusul angin kencang dan hujan deras saya azan, istighfar sama anak dan keluarga karena anginya begitu kencang, atap asbes rumah saya berterbang,” kata Umar kepada wartawan, Kamis (24/9).

Sementara menurut Kepala Desa Petir, Sukardi mengatakan pasca kejadian angin puting beliung ada 100 bangunan milik warga rusak, sebagian besar atapnya beterbangan. “Ada seratus rumah yang rusak, rusak berat 20, dan rusak sedang 80 sebagian besar bagian atapnya,” kata Sukardi.

Sejauh ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Muspika Kecamatan Dramaga dan BPBD Kabupaten. “Pendataan masih terus dilakukan, sampai saat ini dikhawatirkan masih ada yang belum terdata,” kata Sukardi.

Ia berharap bantuan Pemkab Bogor segera datang. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, bantuan yang dibutuhkan selain bahan makanan juga material bangunan untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak,” katanya.

Sementara Camat Dramaga Ivan Pramudia di Kecamatan Dramaga ada tiga desa yang terdampak angin puting beliung. “Petir hampir seratus rumah yang rusak, Desa Purwasari ada lima untuk Desa Sukadamai masih didata yang terparah Desa Petir,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Lepas Sambut Danramil Cibungbulang, Kapten Inf.Slamet Royadi Gantikan Kapten Arm. Dudung AR

0

Cibungbulang l Jurnal Inspirasi

Lepas sambut Komandan Rayon Militer (Danramil) 2121/Cibungbulang dari Kapten Armed Dudung Abdul Rozak kepada Kapten Infanteri Slamet Royadi digelar di halaman kantor Koramil 2121/Cibungbulang, Kamis (24/9/).

Walaupun kegiatan dilakukan di masa pendemi Covid – 19, acara tradisi personil TNI AD ini tetap mengedepankan dan selalu menjaga protokol kesehatan. Acara lepas sambut Danramil ini dihadiri oleh Muspika, serta seluruh anggota Koramil dan anggota Persit Chandra Kiràna Cabang XIX Kodim 621/Kabupaten Bogor.

Terpantau, acara lepas sambut tampak penuh keakraban, namun mengharukan. Kapten Armed Dudung Abdul Rozak berpamitan dengan berucap terima kasih dan bersalaman dengan jajaran anggota seluruh anggota Koramil 2121/Cibungbulang.

Kapten Arm, Dudung Abdul Rozak menyampaikan, banyak terima kasih kepada semua jajaran Muspika dan seluruh anggota Koramil 2121/Cibungbulang atas kerjasamanya selama saya melaksanakan tugas menjadi Danramil. Dia berharap kedepan terus terjalin keakraban dan kekompakan saat melaksanakan tugas bersama komandan yang baru.

“Selama ini, terjalin kerjasama bersama anggota untuk pemberdayaan wilayah sangat luar biasa dan berkesan. Maka dari itu, untuk para anggota baik dari jajaran Muspika Cibungbulang dan para Babinsa, agar tetap semangat, ikhlas, tanpa pamrih, tanpa mengenal waktu, didalam melaksanakan tugas. Berikan yang terbaik untuk masyarakat Kecamatan Cibungbulang dan Pamijahan,” tegasnya.

Terpisah Kapten Infanteri Slamet Royadi mengungkapkan, selain melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai TNI, kedepan terkait program jangka menengah dan jangka panjang yang telah dipelopori oleh Danramil sebelumnya akan dilanjutkan sehingga program tersebut mencapai tujuan yang diinginkan.

“Saya berharap sinergitas bersama yang selama ini terjalin, melakukan silaturami dengan ormas yang ada di wilayah ini serta  elemen masyarakat lainnya agar terus ditingkatkan untuk kelancaran kegiatan Koramil 2121/Cibungbulang,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Slamet agar seluruh anggota untuk selalu kompak dalam melaksanakan tugas dan patut bersyukur kepada Allah SWT. “Dalam waktu apapun sholat jangan ditinggalkan. Jangan ragu ragu laksanakan perintah untuk selalu beribadah. Saya juga meminta kepada anggota untuk selalu netral apabila di wilyahnya binaannya ada pemilihan pilkades. Pengabdian kita kepada rakyat dan negara. Mari kitu syukuri nikmat sehat yang Allah berikan kepada kita semua,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Potensi Wisata Digali Ditengah Pandemi Covid-19

0

Jasinga | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kecamatan Jasinga bekerjasama dengan DPMD Kabupaten Bogor mengumpulkan perangkat desa untuk menggali potensi wisata ditengah pandemi Covid-19 sebagai upaya perbaikan perekonomian yang sedang menurun.

“Memang pandemi Covid-19 ini banyak permasalahan salah satunya sektor ekonomi menurun, makanya disini DPMD ingin langsung turun ke desa mendengarkan apa saja usulannya untuk peningkatan perekonomian,” kata Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi dan Pendapatan Desa DPMD Kabupaten Bogor Tika Siti Jatnika kepada wartawan, kemarin.

Tika juga menjelaskan, pihaknya langsung melakukan diskusi bagaimana caranya desa bisa bangkit ekonominya, ditengah pandemi ini, dan mendengar hal apa yang menjadi masalah atau potensi bisa digali melalui program kemitraan atau revitalisasi perbaikan program yang ada.

“Bumdes itu pilar ekonomi desa bahkan hampir semua desa sebenarnya banyak potensi tinggal desa mengusulkan dan melakukan kerjasama dengan pihak lain,” jelasnya.

Ia memberikan satu contoh Bumdes yang sudah berkembang di wilayah Desa Rawagede, Kecamatan Sukamakmur Eco Tourism. Namun di Bogor Barat pun banyak peluang tinggal lakukan kerjasama saja.

“Selain di Bogor Timur, ada juga di Pamijahan wisata Curug, kemudian di Purwabakti ubudnya Bogor keduanya bekerjasama dengan PT Astra,” tuturnya.

Bahkan, Tika menambahkan kalau pengawasan dibentuk oleh desa, kalau dari DPMD kecuali ada uji petik baru diklarifikasi ke pihak kecamatan langsung ditembuskan ke perangkat desa. “Sebenarnya potensi Jasinga diuntungan berada di perbatasan Provinsi Banten, wisata alam terpadu makanya saya akan kawinkan ke mitra kerja,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, bahwa di Kabupaten Bogor sangat butuh ahli dalam hal menggali segala sesuatu di desa khususnya potensi wisata, seperti di Rancabungur sudah ada di Desa Bantarsari.

“Kalau di Jasinga sudah ada Desa Wirajaya mengajukan proposal ke Bupati Bogor pembangunan rest area dan mesjid. Makanya, semua desa bisa, tinggal pengajuan dan jangan dibuat sulit dulu,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Rentetan Bunyi Petasan Iringi Khitanan Massal Hari Tani Nasional

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Rentetan suara ledakan petasan dengan ukuran 1,5 meter menandai dimulainya khitanan massal yang digelar Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor dalam rangka memperingati hari Tani Nasional tahun 2020. Bunyi ledakan petasan tersebut sebagai tanda dan tradisi khitanan di masyarakat kampung sekitar PPMKP Ciawi Bogor.

“ Ini merupakan kegiatan dalam rangka menyambut hari Tani Nasional. Menyambung tali silaturahmi PPMKP dengan masyarakat.  Pelaksanaan khitan dibagi dalam dua tahap, hari ini dan minggu depan. Pembagian ini dalam rangka menjalani SOP Covid sehingga tidak terjadi keramaian,“ kata Kepala PPMKP Yusral Tahir yang hadir menyaksikan kegiatan.

Beragam ekspresi ditunjukkan puluhan anak-anak  saat mereka dikhitan.  Anak – anak tersebut ada yang menutup mata, berteriak, bernyanyi, hingga membaca doa, sembari memeluk orang tua mereka namun adapula yang tidak menunjukan ekspresi.

Ketakutan dan rasa sakit dikhitan terbayar setelah PPMKP memberikan bingkisan dan uang tunai yang dikenal dengan istilah uang “cecep” kepada mereka. Setidaknya 20 anak mengikuti khitanan massal itu.

Peringatan hari Tani Nasional  yang digelar PPMKP tidak melibatkan petani, tetapi melalui kegiatan ini harapannya dapat membantu masyarakat khususnya orang tua yang tidak memiliki biaya untuk menyunat anaknya.

Khitanan dilakukan dengan melibatkan pengurus DKM Al Huda PPMKP Ciawi Bogor dan tim dokter dari klinik kesehatan PPMKP dipimpin langsung dr. Feri Haky. Yusral Tahir menyebutkan, selain Khitanan Massal, PPMKP akan melaksanakan kegiatan lainnya yakni santunan anak yatim dan masyarakat  kurang mampu yang tinggal dilingkungan PPMKP Ciawi Bogor.

Di Hari Tani Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 September, Yusral Tahir berpesan agar anak – anak yang sudah dikhitan, lebih rajin menjalankan ibadah sholat. “ Nanti kalau sudah dikhitan, begitu mendengar suara adzan langsung sholat, ajak bapak ibu untuk sholat jangan menunggu waktu sholat mau selesai baru sholat,“ ujar Yusral Tahir.

Iapun meminta kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan ditengah pandemic Covid. Karena masyarakat yang tinggal disekitar lingkungan PPMKP akan banyak berinteraksi dengan pegawai PPMKP.

“Karena tinggal di lingkungan sekitar PPMKP, suatu saat pasti akan bertemu lagi, maka dari itu Bapak ibu jaga kesehatannya sehingga lingkungan  kita bisa terhindar dari covid,“ ungkap Yusral Tahir. Yusral Tahir  mengucapkan terimakasih kepada para orangtua yang sudah mau mengantar anaknya untuk dikhitan.

Regi/PPMKP

Fashion Elegi Kearifan Zaman, Sepintal Benang Rembulan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Siapa yang tak kenal dengan fashion dengan metode Tie Dye. Sekarang Tie Dye menjadi trend dan banyak sekali orang-orang yang membuka bisnis pakaian dengan metode Tie Dye ini. Mulai dari menunjukkan motif-motif Tie Dye sampai dengan cara-cara style untuk pakaian Tie Dye.

Zaman sekarang motif-motif Tie Dye dibuat di kaos ataupun kemeja. Banyak sekali teenagers yang menggunakan ini sebagai fashion trend saat ini. Sehingga, orang-orang yang membuat bisnis pakaian tie dye ini pun dari kalangan-kalangan remaja.

Sepintal Benang Rembulan, salah satu brand terobosan asal Bogor yang dikelola oleh Euis Koya pada akhir tahun 2019. Berawal dari pemikiran Koya tentang fashion wanita yang semakin maju, dia berinisiatif menjahit dan membuat pakaiannya sendiri, dari pemakaian sehari-harinya itulah teman-temannya tertarik untuk memiliki pakaian buatan Koya tersebut.

Nama Sepintal Benang Rembulan sendiri tercipta dari keresahan Koya karena ingin memiliki pakaian dari suatu brand, tetapi harga dari pakaian tersebut bisa dibilang cukup mahal akhirnya Koya memutuskan untuk membuat pakaian tersebut sendiri yang modelnya hampir mirip dengan aslinya.

Sepintal ini sendiri hadir untuk melengkapi fashion pria dan wanita di zaman sekarang, seperti kemeja, kimono, celana, dan yang sedang ramai saat ini masker. Harga yang ditawarkan Sepintal ini sendiri tidak cukup merogoh dompet teenagers, relatif cukup murah dengan hasil yang didapatkan untuk melengkapi fashion kalian.

Jika tertarik untuk memiliki salah satu produk dari Sepintal ini catalog tersebut tersedia di Instagram @sepintalbenangrembulan.

** Handika (MG)

Suami Bupati Dimakamkan di TMP Pondokrajeg

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Suami Bupati Bogor Ade Yasin, Aiptu Yanwar Permadi dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (24/9). Prosesi pemakaman digelar secara militer yang dimulai pukul 10.00 WIB, dihadiri keluarga, kerabat, pejabat Pemkab Bogor dan rekan kerja almarhum saat bertugas di Polres Bogor.

Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy. Dalam sambutannya, Inspektur Upacara AKBP Roland Ronaldy menyebutkan almarhum Aiptu Yanwar Permadi terakhir tugas di kesatuan Polres Bogor dengan pangkat Aiptu. “Almarhum meninggal sakit, semoga almarhum diterima di sisinya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” katanya dikutip dari Sindonews.

Sebelum dimakamkan, Ade Yasin dan anak-anaknya, Nadia Hasna Humairah dan Naufal Hilmi Ikhsan sesekali menyeka air mata. Mereka saat diberi kesempatan untuk menabur bunga sebelum jasad almarhum dimakamkan.


Tampak yang paling kehilangan adalah putri sulungnya. Dengan wajah sebam tak hentinya menangis. Sekadar diketahui, Yanwar Permadi bin Muhammad Salim, suami Bupati Bogor Ade Yasin, meninggal pukul 01.40 WIB, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Kamis (24/09).

Belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga, almarhum diduga meninggal karena memiliki riwayat penyakit yang sejak lama di idapnya yakni kanker paru-paru stadium 4B. Sebelum dimakamkan, almarhum dishalatkan di Masjid Baitul Faizin, Kompleks Pemkab Bogor.

Hubungan Antara Perempuan dan Musik

0

Oleh

Dhi Adjeng Widyasti
(MG)

Di era teknologi sekarang ini, banyak perempuan yang sudah terjun di industri musik Indonesia, baik industri yang besar maupun skala kecil. Pasalnya, musik bukan sekedar milik satu gender saja, tetapi milik semua gender, baik laki-laki maupun perempuan. Bahkan musik menjadi alunan salah satu alat pemersatu bangsa.

Kini, banyak perempuan yang berbagi pengalamannya di industri musik dengan berbagi keresahannya. Namun masih banyak perempuan yang merasa bahwa  dirinya bukan seseorang orang yang mampu membangun musik tersebut menjadi lebih hidup, melainkan hanyalah sebuah objek di atas panggung.

Menjadi salah satu personil perempuan di dalam band ternyata memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya yaitu mengurangi  pandangan yang mengobjektifikasi perempuan. Pemikiran patriarkal juga sempat menghantui saya ketika ada seorang perempuan di dalam sebuah band, seringkali muncul pandangan bahwa seorang perempuan itu sebenarnya sedang dijual untuk popularitas.

Ada hal yang menjadi kritik besar dimana perempuan hanyalah korban untuk dijual para pemilik label yang dikuasai laki-laki menciptakan keuntungan sebesar-besarnya. Apakah hal ini terjadi belakangan ini?. Kalau bicara soal bagaimana komposer ternama asal Eropa yang menggarap musik klasik memang didominasi oleh laki-laki.

Namun bergeser ke awal abad 20-an. Muncul banyak sekali musisi wanita yang hingga saat ini tidak lagi terhitung. Karena sejatinya musik tidak akan pernah lari dari perempuan. Perkembangan yang terjadi pada saat ini sudah melewati tahap dimana kita tak lagi memandang perempuan sebagai objek.

Perempuan kini justeru sudah dianggap kelompok yang sama, perempuan juga memiliki daya juang yang diam-diam melakukan perlawanan. Perempuan di dalam skena musik bisa saja melawan sistem tersebut dengan cara yang paling halus atau tersembunyi, bahkan tak terlihat oleh siapapun.

Namun demikian, pemikiran tersebut juga menjadi salah satu senjata untuk membuat perempuan menonjol dalam dunia musik. Setidaknya, perempuan diberikan ruang untuk mengekspresikan dirinya sesuai dengan apa yang ia inginkan.

Walaupun ‘ruang’ ini pun kadang masih dirasa tidak nyaman bagi perempuan. Disinilah memang posisi kita sebagai perempuan sedang diuji. Hal ini mungkin dapat dimulai dengan bersuara (speak out) mengenai kebutuhan-kebutuhan perempuan melalui lingkungan terkecil dari kelompok bandnya sendiri, atau memulai bersuara lewat perbincangan personal dengan teman-teman terdekat.

Pendukung Jokowi Mulai tak Percaya

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Komika dan senias Ernest Prakasa blak-blakan mengatakan tidak mendukung Pemerintahan. Pernyataan ini dia sampaikan di akun Twitter resminya pada Selasa (22/9) lalu. Ernest diketahui merupakan pendukung Jokowi saat Pilpres kemarin. Pernyataan Ernest cukup keras, dia menilai Pemerintah tidak serius menjaga kesehatan dan keselamatan rakyatnya.

Saya sudah tidak percaya pada keseriusan pemerintah menjaga kesehatan & keselamatan rakyat. Pakai masker, cuci tangan, hindari kerumunan sebisa mungkin. Mari jaga diri kita masing-masing,” tulis Ernest dikutip Viva, Kamis (24/9).

Unggahan Ernest dikomentari warganet, ada yang mendukung dan mengkritisi sikap Ernest, salah satunya mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli. “Good sense Ernest,” timpal Rizal dalam cuitan Ernest.

Bukan saja Ernest, dokter sekaligus penyanyi dr Teuku Adifitrian atau biasa dipanggil dr Tompi yang juga pendukung Jokowi minta pilkada ditunda. Alasannya masalah kesehatan rakyat di tengah pandemi ini. “Tunda Pilkada,” seru Tompi.

Diketahui, pendataan penyebaran Covid-19 atau virus corona tertanggal 23 September 2020 tercatat adanya peningkatan. Dari data covid19.go.id hari ini Rabu  23 September terdapat penambahan 4465 kasus positif baru.

Dengan begitu dalam 24 jam terakhir secara akumulatif telah terdata 257.388 orang yang terpapar Covid-19. Dari data tersebut 59,453 orang dalam kasus aktif. Atau setara 23,1 persen dari akumulatif data yang terkonfirmasi positif. Pasien yang dinyatakan sembuh pada hari ini berjumlah 3.660 orang. Sehingga secara akumulatif pasien yang sembuh hari ini berjumlah 187.958 orang.

Sedangkan korban meninggal terpapar Covid-19 hari ini berjumlah 140 orang. Sehingga angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia kini mencapai 9.977 orang. Selain kasus positif, pemerintah juga mengumumkan bahwa saat ini ada 109.541 orang berstatus suspek Covid-19. Dan telah memeriksa 38.181 spesimen. 

**ass

Dukung AKB, BPJS Kesehatan Kenalkan ‘Pandawa’

0

Bogor, Jurnal Inspirasi

Pandemi Covid-19 di Indonesia belum berakhir, namun sebagian masyarakat harus tetap menjalankan aktivitas di luar rumah. Berangkat dari hal tersebut, Pemerintah mewajibkan masyarakat umtuk menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

Sebagai pemberi layanan publik, BPJS Kesehatan juga harus menerapkan protokol kesehatan selama menjalankan fungsinya. Alur pelayanan administrasi kepesertaan di kantor cabang diatur sedemikian rupa untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami sudah melakukan penyesuaian untuk penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Karena tidak bisa dipungkiri, meskipun di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), masyarakat tetap berbondong-bondong datang ke kantor cabang untuk mendapatkan pelayanan administrasi kepesertaan,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bogor Fahrurozi. dalam kegiatan Ngopi Bareng JKN Bersama Media, Rabu, (23/09/2020).

Kegiatan Ngopi Bareng JKN Bersama Media, Rabu, (23/09/2020).

Fahrurozi menjelaskan salah satu upaya untuk mengurangi terjadinya kerumunan dengan mengubah tampilan alur pelayanan di kantor cabang. Sebelum memasuki kawasan kantor cabang, petugas BPJS Kesehatan akan melakukan pengukuran suhu tubuh peserta/calon peserta JKN-KIS yang tentunya wajib menggunakan masker dan jika memenuhi kriteria, dilanjutkan mencuci tangan dengan sabun di tempat yang disediakan. BPJS Kesehatan pun mengatur posisi berdiri peserta/calon peserta JKN-KIS yang sedang menunggu untuk mendapatkan pelayanan.

Mengubah tampilan alur pelayanan di kantor cabang ternyata tidak cukup untuk mengurangi kerumunan di kantor cabang. BPJS Kesehatan pun melakukan terobosan untuk membatasi pelayanan administrasi kepesertaan di kantor cabang tanpa melalui tatap muka dengan memanfaatkan teknologi.

“Di masa pandemi ini kami dituntut untuk melakukan adaptasi. Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi, kami membuka kanal pelayanan administrasi kepesertaan melalui aplikasi WhatsApp. Masyarakat di wilayah kerja kantor cabang, dapat menghubungi nomor yang berbeda-beda di tiap kantor cabang,” tutur Fahrurozi.

Terobosan ini dinamakan Pandawa (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp). Ada 9 pelayanan yang dapat dilayani melalui Pandawa. Peserta/Calon Peserta dapat mengirimkan format dengan memasukkan kode layanan yang diinginkan.

“Efek adanya Pandawa ini sangat signifikan. Jumlah pelayanan tatap muka menjadi sangat berkurang dan sejalan juga dengan jumlah kerumunan turut berkurang. Tentunya kendala dalam penerapan Pandawa ini ada karena sebaik apapun suatu sistem pasti akan ada evaluasi. Kami akan berusaha untuk mengatasi kendala-kendala tersebut,” tutup Fahrurozi.

Jauh sebelum Pandawa dikembangkan, BPJS Kesehatan sudah memiliki kanal pelayanan administrasi tanpa tatap muka. Kanal-kanal tersebut, antara lain aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, dan CHIKA (Chat Assistant JKN) melalui nomor WhatsApp 081213331413.

Handy Mehonk | **

IDI Sebut Hasil Rapid Test Palsu

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Publik dikejutkan dengan pernyataan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar soal rapid test palsu, baik itu yang positif atau negatif. Beberapa influencer mengomentari pernyataan IDI Makassar tersebut, termasuk Dokter Tirta Hudhi dan Deddy Corbuzier.

Dikutip dari Gelora, Kamis (24/9), dalam cuitannya di akun media sosial masing-masing, mereka berkomentar kaget. Di akun Twitter, Dokter Tirta kaget dengan ungkapan: “Ngeri iki EDYAAAAAAAN SUANGAAAAAR.” Dalam cuitannya, Dokter Tirta menyinggung perubahan orientasi tes cepat atau rapid test. Pada awal-awal kasus Covid-19, rapid test dipakai untuk screening tapi sekarang kok malah dijadikan syarat administratif untuk mengurus keperluan semacam SKCK.

Dengan modal surat keterangan sehat Covid-19 dari rapid test itu, sekarang malah dipakai untuk pelesiran bukan berkegiatan yang penting. Dia juga menyindir bisnis rapid test, dulu biaya tes cepat ini bisa mencapai Rp400 ribu sekarang kok jadi Rp95 ribu saja.

“Dapet surat keterangan sehat berlaku 14 hari. Dan bisa jalan-jalan ke mana-mana. Surat sakti. Ini yang bikin aturan rapid berlaku 14 hari siapa yaaah Hahahaha,” tulisnya.

Tak kalah kaget, Deddy Corbuzier merasa komentar tersebut menarik. Pertama pernyataan keluar dari IDI sebagai lembaga yang punya otoritas dalam dunia kesehatan serta yang memberitakan komentar IDI itu adalah media daring besar, Kompas.

Deddy meyakini, berita yang dimuat Kompas itu bukan hoax, apalagi tayang di media terkenal. Dia kemudian bertanya konsekuensinya bagaimana mereka yang selama ini gencar menolak rapid test.

“Eh menarik nih… Kompas pula yang nulis… Gak hoax doong… Atau HOAX.. Mari pusing bersama… Jadi yangg heboh nolak rapid test bener dong?” tulis Deddy di akun Instagramnya.

Pernyataan IDI Makassar yang heboh itu muncul merespons Pelaksana jabatan Wali Kota Makassar yang memilih menggunakan tes usap atau swab test untuk mengonfirmasi positif atau tidak kena Covid-19.

Si pejabat tersebut sebelumnya berkontak dengan Ketua KPU Arief Budiman, yang dinyatakan positif Covid-19. Mengomentasi sikap pejabat Kota Makassar itu, Humas IDI Makassar, dr Wachyudi Muchsin meminta si pejabat itu untuk melakukan tes usap.

Menurut dr Wachyudi, disitat dari Kompas.tv, hasil rapid test positif atau negatif semua palsu dan bukan rekomendari dari IDI. Menurut Humas IDI Makassar itu, seharusnya Rudy Djamaluddin langsung tes usap dan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari setelah bertemu dengan orang dengan riwayat positif Covid-19. 

**ass