31.5 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1282

Hibah Lahan Pusat Pemerintahan Tunggu KPKNL

0

ASB: Program Itu Bukan Prioritas!

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mematangkan pemindahan pusat pemerintahan dari Balaikota Bogor ke kawasan Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Rudi Mashudi mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan sosialisasi terhadap rencana pemindahan tersebut kepada warga sekitar Katulampa.

“Sosialisasi sudah, dan warga menyambut baik soal rencana itu. Sekarang kita tengah memproses permintaan hibah lahan seluas 6 hektar kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN),” ujar Rudi kepada wartawan, Kamis (18/3).

Menurut dia, DJKN telah memberikan lampu hijau untuk menghibahkan lahan seluas 6 hektar dari total 21 hektar yang dimiki mereka. Namun, sebelum penyerahan DJKN meminta agar KPKNL melakukan kajian sosial ekonomi terhadap rencana pemindahan pusat pemerintahan itu dan imbas kepada masyarakat sekitar.

“Jadi tinggal menunggu kajian dari KPKNL. Kemudian setelah ada kita akan kirimkan ke DJKN hasilnya,” kata Rudi.

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan, pemindahan pusat pemerintahan dilakukan lantaran Pemkot Bogor berkeinginan untuk memberikan pelayanan terpadu bagi masyarakat yang terpusat di satu kawasan.

“Kam selama ini OPD terpisah-pisah. Nanti ketika pusat pemerintahan sudah dipindah, masyarakat cukup ke kawasan itu untuk mengurus semua administrasi,” tuturnya.

Nantinya, sambung dia, akan ada 20 OPD yang akan menempati kawasan pusat pemerintahan baru di Bogor Raya. “Dari 20 OPD, akan ada 1.745 dari 6.000 ASN yang berkantor disana,” ucapnya.

Rudi menegaskan bahwa Pemkot Bogor menargetkan agar proses hibah lahan tersebut selesai pada tahun ini, sehingga pada 2022 feasibility studies (FS) dan Detail Engineering Design (DED) dapat dirampungkan, dan pembangunan bisa dilaksanakan 2023 dan rampung 2024 mendatang.

“Nah rencananya juga akan dibangun frontage yang menghubungkan pusat pemerintahan dengan interchange Tol Jagorawi KM 42,5,” ungkapnya.

Akhmad Saeful Bakhri

Sementara itu, Anggota DPRD Fraksi PPP, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) mengatakan bahwa rencana pemindahan kantor pemerintahan ini harus tertuang didalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Bogor.

“Kalau sudah, harus diparipurnakan dulu bersama DPRD. Tentunya setelah mendapatkan pengesahan kementerian PUPR dan Kemendagri,” ungkapnya.

Kata dia, selain siteplan wilayah Bogor Lake Side yang tadinya merupakan kawasan perumahan elit. Dengan demikian, akan berubah menjadi kawasan mix use, dimana akan ada pusat perbelanjaan dan kantor pemerintahan. Sehingga diperlukan adanya perubahan site plan sebagai bagian dari perizinan dan rencana pembangunan daerah.

“Jadi mesti dilihat apakah aset-aset kita yang ada disana sudah diserahkan semua di site plan yang pertama atau tidak,” katanya.

Kemudian, apakah pemindahan pusat masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Apakah ada dalam renstra BKPSDM. Coba lihat RPJMD Kota Bogor, visinya kota ramah keluarga. Kemudian misinya sehat, cerdas, sejahtera. Kenapa di tengah jalan tiba-tiba pindahin pusat pemerintahan,” katanya.

ASB menilai bahwa pemindahan pusat pemerintahan bukanlah program prioritas, dan tak ada hubungannya dengan visi misi yang ada. “Jadi seolah-olah di BKPSDM dipaksakan ada kajian soal kebutuhan perkantoran OPD,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Angin Kencang Rusak Atap Rumah Warga Parung

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Angin kencang pada Kamis (18/3) sore menerjang wilayah Kecamatan Parung Kabupaten Bogor. Rumah warga di dua RW yakni RW 01 dan RW 02 rusak tertimpa pohon sementara puluhan rumah warga lain bagian atapnya rusak terhempas angin kencang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

“Kejadian angin kencang disertai hujan deras terjadi sekitar pukul 15.30 Wib angin begitu kencang menumbangkan pohon dan merusak beberapa rumah,” kata Camat Parung, Yudi Santosa saat dikonfirmasi, Kamis malam (18/3/2021).

Rumah yang rusak tertimpa pohon disebutkan Camat diantaranya milik  Uka (38) di Kampung Lebak wangi RT 01  RW 02 dan Dedeng RT 01 RW 02 Kampung Lebakwangi. Kerugian diperkirakan jutaan rupiah. “Tidak ada korban jiwa, kerusakan rata rata atap rumah karena angin kencang,” katanya.

Pihaknya terus melakukan pendataan, selain rumah beberapa lapak pedagang di Pasar Parung juga ikut rusak  diterjang angin kencang. “Dan juga beberapa pohon serta satu tiang listrik patah akibat angin kencang,” pungakasnya.

** Cepi Kurniawan

Kader Demokrat Dibekali 4 Pilar Kebangsaan

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Sekretaris Fraksi Demokrat MPR-RI H. Anton Sukartono Suratto, M.Si, menyosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan kepada kader Partai Demokrat Kabupaten Bogor, di Lapangan Indoor Demokrat Sport Center DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Jumat (12/2).

Pria yang akrab disapa Kang Anton menuturkan, sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di masa pandemi ini tidak seperti sosialisasi biasanya karena harus mengedepankan protokol kesehatan yang cukup ketat.

“Di masa pandemi virus corona kita harus tetap mengedepankan protokol kesehatan, namun tidak mengurangi semangat kita untuk terus memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya 4 Pilar Kebangsaan,” tutur Kang Anton.

Menurutnya, sebagai warga negara Republik Indonesia (RI) harus saling hormat menghormati, saling menjaga Bhineka Tunggal Ika, menjaga kerukunan beragama dan jangan saling mencela dan berkata kasar. Karena kata-kata kasar inilah yang akan menimbulkan konflik dan rasa antipati satu sama lain, dan mengancam NKRI.

“Harapan dari sosialisasi ini, maka rasa cinta tanah air pada diri kita semua semakin kuat, dan tentunya akan memperkokoh pertahanan dan NKRI”, tambahnya.

“Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagai sila pertama, karena posisinya di awal maka ia menjadi pondasi bagi sila-sila yang lain. Dan tentu saja ketika kita memilih calon pemimpin maka yang pertama lihatlah pelaksanaan dari sila ini,” timpalnya.

Kang Anton yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, mengungkapkan perkuat wawasan kebangsaan masyarakat jadi salah satu tugas pokoknya. “Warga harus memahami makna 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, Memaknai 4 pilar di masa saat ini tidak hanya teks buku tetapi juga dalam bermedia sosial. Sehingga nilai-nilai kebangsaan pun muncul saat bermedia social, ” pungkasnya.

** Gita Purnama

Anton Minta Pengamalan 4 Pilar Kebangsaan Dimulai dari Keluarga

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Asmas) bertema “Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” yang digelar di Lapangan Indoor Demokrat Sport Center, DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, menghadirkan Sekretaris Fraksi Demokrat MPR-RI H. Anton SUkartono Suratto, M.Si.

Dalam acara yang diikuti oleh tokoh masyarakat Kabupaten Bogor tersebut, juga dihadiri Ketua Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, pengurus DPC, dan para simpatisan yang tergabung dalam Paskhass, Selasa (26/1).

Dalam materinya, pria yang akrab disapa Kang Anton ini, meminta kepada masyarakat supaya terus menanamkan 4 Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar Negara kita, kemudian hukum tertulis Negara kita yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika.

“Hendaknya kita terus amalkan dalam menata setiap aspek kehidupan. Dimulai dari lingkup yang paling dekat misal keluarga, tetangga atau komunitas lain yang terdekat dari kehidupan kita, untuk mengingatkan bergotong royong, saling toleransi,” tambahnya.

Lebih jauh Kang anton mengatakan, pentingnya budaya gotong royong dalam kehidupan sosial masyarakat akan sangat berpengaruh besar terhadap toleransi, “gotong royong itu sangat penting, karena dengan gotong royong akan memberikan dampak yang positif terhadap kehidupan bermasayarakat,” terangnya.

Dalam era sekarang ini, semuanya masih berjuang melawan pandemi Covid 19. Oleh sebab itu, menurut Anton, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dan menjaga pola hidup sehat dan bersih harus dilaksanakan.

** Gita Purnama

Masyarakat Diminta Amalkan 4 Pilar Kebangsaan

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat MPR-RI H. Anton Sukartono Suratto kembali mengingatkan masyarakat agar tetap setia dan mengamalkan 4 Pilar Kebangsaan yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi Negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia Bentuk Negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Empat pilar ini harus kita pahami dan kita amalkan dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara,” ujar Anton disela sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dihadiri sejumlah simpatisan yang tergabung dalam GARDA (Gabungan Relawan Dede-Anton) se-Kabupaten Bogor, Sabtu (6/2) acara tersebut berlangsung di Lapangan Indoor Demokrat Sport Center.

Pada kesempatan itu, Anton juga meminta para tokoh masyarakat dan tokoh agama agar ikut mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan ini kepada masyarakat hingga ke akar rumput, terutama juga kepada generasi milenial saat ini agar terjadi kesepahaman soal komitmen kebangsaan yang diwariskan leluhur dan tokoh bangsa di masa lalu. “Ada banyak ideologi negara, dan kita telah menyepakati Pancasila sebagai dasar dan ideologi kita,” katanya.

Perdebatan, kata dia, tidak lagi mengarah kepada pergantian ideologi, tetapi bagaimana cara mengamalkannya sesuai konteks hari ini. “Jangan mempertentangkan ideologi lain atau juga  agama dengan pilar kebangsaan yang sudah kita sepakati ini,” katanya.

Anton juga mengatakan, Pancasila bahkan mengakomodir kebebasan umat beragama untuk mempraktikan ritual atau kegiatan keagamaan sesuai dengan keyakinannya. Antar umat beragama, antara suku dan bangsa tidak boleh saling mengganggu. “Bahkan dalam ranah sosial dan kehidupan bernegara kita harus saling membantu dan bergotong royong menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi bangsa ini,” imbuhnya.

** Gita Purnama

Koperasi Syariah BMI Hibahkan Rumah ke Warga Tegal

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Sekretaris Kecamatan Kemang didampingi Kepala Desa Tegal, menghadiri kegiatan peletakan batu pertama Hibah Rumah Siap Huni di Kampung Nagrog RT 06 RW 06 Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (18/3/2021).

Sekcam Kemang, Budi Ariyanto mengungkapkan, dirinya merasa bersyukur dan mengapresiasi program Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI), dimana sudah mau membantu peningkatan kualitas rumah warga yang tidak layak huni. Ada 1 unit rumah yang dibangun oleh Koperasi Syariah BMI, yaitu milik bapak Sukatma.

“Tentu ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Bogor  dalam rangka memberikan hunian yang layak untuk warga kurang mampu. Semoga koperasi syariah BMI semakin maju dan terus bersinergi. Dan juga saya berharap agar rumah yang dibangun nantinya dapat dijaga dan dirawat sebaik- baiknya,” katanya kepada wartawan.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga selalu mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Jangan kendor untuk terus menerapkan protokol kesehatan, gunakan masker saat keluar rumah,” tambahnya.

Sementara Kepala Desa Tegal, Kasim Sunardi secara simbolis melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan hibah rumah siap huni gratis dari koperasi syarian BMI. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BMI atas kepeduliannya memberikan bantuan hibah rumah siap huni, juga kepada Bapak Sekcam yang selalu peduli membantu warga,” tukasnya.

** Cepi Kurniawan

Gandeng Dinas Terkait, PT. TFJ Gelar Pelatihan UMKM

0

Caringin | Jurnal Inspirasi

PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor menggelar pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di aula PT TFJ Ciherang, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Kamis(18/03/2021).

Kegiatan ini diikuti sejumlah warga dari tiga desa antara lain, Desa Ciherang Pondok, Desa Cimande Hilir, serta Desa Sindang Raja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.

M3 IRGA PT TFJ Woko Wahtoto mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan tersebut yakni memberdayakan potensi warga sekitar pabrik atau ring 1 dalam pengelolaan UMKM. “Melalui kegiatan ini para peserta bisa mendapatkan ilmu. Dan selanjutnya mereka tinggal mengaplikasikannya di tengah masyarakat dengan sebaik mungkin sesuai dengan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.

Dan kami, lanjut dia, memiliki kewajiban untuk mendorong mereka agar bisa memaksimalkan potensi mereka dalam bidang usaha yang berbeda-beda. “Kami memfasilitasi mereka melalui kegiatan ini. Dan nanti mereka yang akan mengembangkan usahanya masing-masing,” terangnya.

Herman Wijaya, DH IRGA TFJ Plant Ciherang menambahkan, kegiatan pelatihan merupakan bagian dari penerapan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. “Ya ini salah satu bagian dari program CSR kami dalam bidang pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Asep Mulyana Sudrajat berharap, setelah mengikuti kegiatan tersebut para peserta lebih kompeten dalam mengelola serta mengembangkan usahanya. “Kami berharap, setelah mengikuti kegiatan ini mereka bisa lebih mengasah kompetensi dirinya dalam mengembangkan usaha,” tandasnya.

Selain itu, sambung Asep, para peserta pun bisa mengukur seberapa besar kemampuan yang mereka miliki untuk mengembangkan usahanya agar lebih inovatif. “Ya harapannya mereka bisa pindah kelas, yang awalnya merintis usaha mikro bisa menjadi usaha kecil, dan selanjutnya bisa masuk ke level usaha menengah,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ibnu Ardiansyah, FM Ciherang mengapresiasi kegiatan tersebut. Karena menurutnya, selain memotivasi para pelaku UKM, kegiatan tersebut menjadi ajang menambah wawasan serta kemampuan dalam mengelola usaha.

“Ini sangat positif dan edukatif, terima kasih untuk Mayora yang selalu merespon dan selalu siap memfasilitasi berbagai keinginan warga,” imbuhnya.

** Deni

Dua Pemain Muda Asal Kemang Siap Berlaga di Porda Jabar

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Camat Kemang dan Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Kemang turut berbangga. Musababnya dua bibit muda pesebak bola asal Kecamatan Kemang lolos seleksi tahap pertama untuk maju pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2022 mendatang.

“Kalau untuk sekarang Babak Kualifikasi (BK) Porda 2021, dan Kecamatan Kemang ada dua bibit emas Yakni Reza dan Fadli Budiman,” kata Camat Kemang Edi Suwito kepada wartawan, Kamis (18/3).

Edi juga mengatakan, bahwa Kecamatan Kemang masih mempunyai mutiara yang terpendam dan saat ini lolos ke tingkat kabupaten untuk atlet cabang sepak bola. “Tentu ini menjadi kebanggaan Kecamatan Kemang, disini kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses ini,” cetusnya.

Bahkan, ia menambahkan, hasil ini berkat dukungan semua pihak khususnya KOK kecamatan. Karena, prestasi ini harus benar-benar dijaga dengan baik. “Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi masyarakat Kemang dalam melahirkan insan olah raga yang mempunyai prestasi gemilang,” tuturnya.

Bahkan, ia mengungkapkan, kedepan bisa berkontribusi sampai ke tingkat internasional karena wilayah Kemang banyak sekali atlet potensial. “Harapan kedepan tentunya Kecamatan Kemang dapat melahirkan insan olah raga di cabang olahraga lainnya,” katanya.

Hal serupa diungkapkan Ketua KOK Kecamatan Kemang Entang Suana yang juga turut bangga dua bibit muda yang telah lulus seleksi untuk mengikuti Porda Jabar. “Kami pun telah memanggil keduanya ke untuk terus semangat dan diberikan motivasi bahwa pertama untuk membawa nama pribadi kedua membawa nama keluarga dan juga mebawa nama Kecamatan Kemang di ajang Porda nanti,” kata Entang.

Enteng pun berharap selaku ketua KOK Kecamatan Kemang akan terus mencari bibit muda dalam cabang olahraga lain, seperti bulu tangkis dan lainnya. “Tentu KOK Kemang akan terus mendorong dan mencari generasi muda yang bisa membawa nama baik Kecamatan Kemang di bidang olahraga,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Komisi V DPR RI Apresiasi Pembangunan Tol Bocimi Seksi II

0

Cigombong | Jurnal Inspirasi

Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, namun Komisi V DPR RI mengapresiasi pekerjaan pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi yang saat ini mendekati akhir pelaksanaan seksi II ruas Cigombong – Cibadak dengan panjang 11,9 kilometer.

“Hari ini (kemarin, red) kami meninjau sejauh mana pekerjaan tol Bocimi berjalan. Tapi bila melihat progresnya, kami apresiasi ya. Terlebih melihat kondisi alam sekarang sudah mulai musim hujan, dan pandemi Covid-19, progresnya sangat luar biasa,” ujar anggota Komisi V DPR RI, Mulyadi disela kunjungan kerja spesifik pembangunan Tol Bocimi, Kamis (18/3).

Ia mengharapkan, target-target yang dilaksanakan pelaksana pekerjaan tol Bocimi sesuai dengan perencanaan. “Bila melihat progres pekerjaan yang sudah berjalan, saya ikut optimis pekerjaan fisiknya akan rampung tepat target,” kata politisi Gerindra ini.

Bambang Hermanto, kolega Mulyadi di Komisi V melanjutkan, akses tol Bocimi saat ini memang sangat diperlukan. Apalagi melihat trafik lalu lintas menuju Sukabumi sangat tinggi. “Maka itu kami dari Komisi V DPR RI akan mendorong pembangunan jalan tol Bocimi sesuai target,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Trans Jabar Tol, Anjar Kuswijanarko mengatakan, progres pekerjaan tol Bocimi Sesi II ruas Cigombong-Cibadak saat ini sudah mencapai 72 persen lebih. “Kita target pembangunannya rampung akhir tahhn 2021. Dan sekarang kita fokus pada exit-nya,” ujar dia.

Jalan Tol Bocimi sepanjang 54 Km terdiri dari 4 Seksi, yaitu Seksi I Ciawi-Cigombong (15,35 km), Seksi II Cigombong-Cibadak (11,9 km), Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat (13,7 km), dan Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur (13,05 km). Ruas tol ini dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Trans Jabar Tol dengan nilai investasi sebesar Rp11,71 triliun.

Seksi I Ciawi – Cigombong telah beroperasi pada Desember 2018 dan terkoneksi dengan ruas tol Jagorawi. Dengan selesainya Tol Ciawi – Sukabumi ini nantinya akan semakin mendongkrak iklim usaha serta peningkatan perekonomian di wilayah Bogor, Ciawi maupun Sukabumi.

Kehadiran Jalan Tol Ciawi-Sukabumi juga diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan dari Bogor-Sukabumi yang berjarak sekitar 67 km bila melalui jalan arteri, dari semula sekitar 3-4 jam menjadi sekitar 1-2 jam.

** Dede Suhendar

Majukan UMKM Kemang Berkembang, Dinas Koperasi Resmikan Galeri E-tals

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Untuk memajukan UMKM di wilayah Kecamatan Kemang, Dinas Koperasi Kabupaten Bogor mendukung kemajuan UMKM dengan membantu membuka galeri E-tals di Jalan Baru Kemang, Desa Kemang, Kecamatan kemang, Kamis (18/3/2021).

Kasi Ekonomi dan Bangunan Kecamatan Kemang, Titin Hartini mengatakan, ditengah pandemi Covid 19, penggiat UMKM harus tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. “Hari ini atas bantuan Dinas Koperasi Kabupaten Bogor kami membuka galeri hasil UMKM,” kata dia.

“Tadi juga ada koordinator desa se Kecamatan Kemang, dan ada juga perwakilan UMKM dari kecamatan lain, seperti dari Kecamatan Parung, Tajurhalang, dan kecamatan tetangga. Galeri E-tals ini penjualannya bisa digaleri bisa juga melalui online. Harapanya dengan adanya galeri ini produk UMKM Kecamatan Kemamg bisa dikenal masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara Ketua Forum UMKM Kecamatan Kemang, Ujang Jamaludin mangatakan, untuk UMKM yang sudah terdata sebanyak 2000. Menurutnya produk hasil UMKM di Kecamatan Kemamg sudah bisa menembus pasar nasional dan internasional.

“Sudah ada beberapa produk hasil UMKM yang sudah dikirim ke luar negeri seperti Timur Tengah bahkan ke Asia Tenggara. Dan kedepanya insya Allah walaupun kita sedang dirundung pandemi Covid-19 kami tetap bersama dalam memajukan UMKM di Kecamatan Kemang. Dan kami juga rajin mengunjungi kordes-kordes untuk mengembangkan usaha supaya semakin inovatif. Harapan saya UMKM di Kecamatan Kemang biasa membantu pertumbuhan ekonomi disaat pandemi saat ini,” tukasnya.

Kegiatan itu pun dihadiri Dinas Koprasi Kabupaten Bogor, Camat, Ketua UMKM Kabupaten dan Pengurus UMKM se Kecamatan Kemang.

** Cepi Kurniawan