30.3 C
Bogor
Friday, August 28, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1266

Belum Diketahui Motifnya, Satu Keluarga Diserang Senjata Tajam

0

Parung | Jurnal Inspirasi

Satu keluarga di Kampung Bambon, Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Minggu dini hari (23/5/2021) menjadi korban penyerangan dua orang laki-laki dengan menggunakan senjata tajam sangkur dan parang. Satu keluarga itu yakni Hendra, Hendri, Mahpud, Lilis dan Maryati.

Bermula pada saat berada di rumah, tiba-tiba didatangi oleh dua orang laki-laki yang secara tiba-tiba langsung menyerang secara membabi buta menggunakan parang dan sangkur ke arah para korban.

“Ya satu keluarga itu sodara saya kejadian pada Minggu dini hari sekitar pukul  01.30 wib tiba-tiba di serang secara membabi buta,” kata Alfius, kerabat korban saat dikonfirmasi, Senin (24/5/2021).

Alfius mengatakan, korban setelah dilakukan pengobatan saat ini sudah berada di rumah dengan beberapa luka tusuk dan sabetan senjata tajam. “Udah diobatin sekarang sudah di rumah di Kampung Bambon, pelaku juga udah di Polsek Parung sekarang,” katanya.

Sementara menanggapi hal itu  Kapolsek Parung Kompol Puji Astono mengatakan untuk satu orang pelaku kini sudah diamankan. “Korban yang melawan dengan dibantu warga sekitar pun berhasil mengamankan  pelaku penyerangan tersebut yaitu ZAW (29),” kata Puji.

Polsek Parung yang mendapat informasi kejadian tersebut pun langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP  dan langsung mengevakuasi  pelaku  ZAW berikut barang bukti berupa senjata tajam jenis parang dan sangkur Ke Polsek Parung.

Kapolsek Parung  Kompol Puji Astono mengungkapkan bahwa hingga saat ini proses penyidikan terhadap  pelaku ZAW  pun masih dilakukan Reskrim Polsek Parung guna mengetahui motif dari penyerangan tersebut.

** Cepi Kurniawan

Akibat Longsor, TPT di Kampung Curug Mas Siap Dibangun

0

Bojonggede  | Jurnal Inspirasi

Akibat curah hujan yang tinggi mengguyur di wilayah Kabupaten Bogor beberapa hari lalu menyebabkan tembok penahan tebing (TPT) bantalan Kali Ciliwung di Kampung Curug Mas RW 12 Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede longsor.

Kepala UPT Infrastruktur Irigrasi Kelas A Wilayah II, Wiwi Julia Ningsih bersama staf Desa bojonggede dan Linmas meninjau langsung TPT, Senin (24/5), dan menyatakan siap dibangun.

“Setelah mendapat laporan dari pihak Desa. Hari ini saya meninjau TPT di Kampung Curug Mas bersama staf saya dan staf desa dan linmas. Total ada lima yang ambrol karena faktor alam kelimanya di wilayah Kecamatan Bojonggede, dan dua titik  yang berada di kali itu masuk wilayah provinsi,” ujarnya kepada wartawan.

Masih kata Wiwi, untuk TPT Kampung Curug Mas yang ketiga kalinya longsor ini sudah diajukan dan saat ini sudah ada Detail Engineering Design (DED). “Semoga tahun ini bisa dikerjakan. Alhamdulillah sudah terealisasi anggaranya hanya tinggal kapan pengerjaanya, karena akan ada lelang dulu,” kata dia.

Dirinya berharap pembangunan TPT Kampung Curug Mas ini bisa membuat warga tidak lagi cemas saat musim penghujan nanti. “Tadi juga kami meninjau kelima titik longsor,” tukasnya.

** Cepi Kurniawan

Matel Dilarang Beroperasi di Gunung Putri

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Ketua Lintas Organisasi Masyarakat (Ormas) Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Cecep Uwan melarang mata elang (matel) bekerja di wilayah Kecamatan Gunung Putri. Melalui pesan siaran WhatsApp, Cecep yang juga menjadi Ketua Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Gunung Putri ini melakukan pelarangan aktivitas matel yang ada di wilayahnya.

“Karena selama ini diketahui banyaknya matel dari Pemuda Pancasila (PP),” ujarnya, Senin (24/05)

Cecep melanjutkan, dimulai sejak pesan siaran ini disebar, telah disepakati bersama larangan kegiatan matel di Kecamatan Gunung Putri. “Dan hari ini di Kecamatan Gunung Putri, sesuai dengan para ketua-ketua ormas yang ada, kami sudah sepakat, untuk tidak ada matel yang bekerja di daerah Kecamatan Gunung Putri,” ungkapnya.

Untuk mempertegas dan melancarkan kegiatan pelarangan matel ini, Cecep pun sudah melakukan koordinasi dengan PAC di sekitar Kecamatan Gunung Putri. “Sekedar info hal ini sudah disebar ke PAC sekitar, yaitu Kecamatan Cileungsi, Klapanunggal, juga Kecamatan Citeureup” tuturnya.

Pasalnya, menurut Cecep, kerap kali terjadinya kesalahpahaman antar ormas yang disebabkan oleh adanya matel-matel ini. “Gak sedikit antar ormas sering bersitegang karena perbuatan matel-matel ini,” papar Cecep.

Cecep menjelaskan, perbuatan matel yang kerap kali mengejar dan menghentikan kendaraan di jalan, sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan. “Tak sedikit juga terjadi kecelakaan di jalan raya akibat pengejaran matel-matel ini. Makanya matel harus dihentikan,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Ratusan KPM Desa Ciderum Terima BLT DD

0

Caringin | Jurnal Inspirasi

Setelah warga Desa Cimande Hilir, kini giliran warga Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor yang terlihat rona bahagia di raut wajah  mereka usai keluar dari Kantor Desa Ciderum, Senin (24)5).

Sebab, ratusan warga yang masuk kedalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sudah menerima bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat melalui Dana Desa (DD) sebesar Rp.300.000.

Baharudin, warga Kampung Ciderum RT 03/09 menyatakan, bantuan yang diterimanya sebesar 300 ribu ini, sudah kedua kalinya diterima di tahun 2021.

 “Sebelumnya saat bulan Ramadan saya terima bantuan uang tunai ini,” ungkapnya kepada wartawan usai keluar dari kantor desa.

Menurutnya, saat mengambil uang bantuan, warga diminta membawa kupon undangan yang diberikan petugas dari desa dan KTP serta Kartu Keluarga (KK).

 “Saat mengambil, semua persyaratan dicek satu persatu oleh petugas. Dan tidak bisa diwakilkan saat pengambilan uang,” kata Baharudin.

Baharudin bersyukur, dirinya mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) akibat dampak dari Virus Corona.  “Dan hanya bantuan ini yang saya terima,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, untuk di Desa Ciderum umumnya dan di RW 09 khususnya, warga yang mendapat bantuan tidak di minta sedikit pun oleh para pengurus, baik RT, RW maupun pemerintah desa.

 “Jadi bantuan yanga kami terima nilainya utuh tanpa ada potongan sedikit pun,” aku Baharudin.

Baharudin berharap, bantuan uang tunai yang diterimanya, terus ada setiap bulan diberikan Pemerintah Desa (Pemdes) Ciderum. Karena bantuan tersebut sangat dinantikan untuk membantu perekonomian keluarganya.

 “Saya hanya kerja serabutan dan tidak punya penghasilan tetap. Makanya bantuan ini sangat saya harapkan,” imbuhnya.

Sementara, Samsi Rizal, Sekretaris Desa (Sekdes) Ciderum menjelaskan, bantuan yang diterima warga ini bersumber dana dari DD dengan jumlah KPM 168.  “Alhamdulillah pembagian BLT DD tahap satu bulan kedua sudah selesai kami laksanakan,” paparnya.

Rizal menerangkan, saat menyerahkan bantuan uang tunai ini, disaksikan pendamping desa dan pihak pemerintah Kecamatan Caringin. Hal itu, untuk diketahui sejauhmana penyaluran bantuan yang dilakukan desa kepada para KPM.

 “Penyaluran bantuan aman dan tertib sampai selesai,” katanya.

Rizal pun menegaskan, sebelum dilakukan penyaluran bantuan, terlebih dulu warga atau KPM yang datang ke kantor desa diminta untuk mengikuti protokol kesehatan (Prokes), mulai dari mencuci tangan terlebih dulu, menggunakan masker hingga menjaga jarak.

 “Warga mengerti dan semua yang datang mengikuti Prokes sesuai arahan dan perintah kepala desa,” imbuhnya.

Rizal menghimbau, agar warga yang menerima BLT DD dapat memanfaatkan uang tersebut sebaik-baiknya dan untuk kebutuhan keluarga. “Gunakanlah untuk keperluan rumah tangga dan hal positif lainnya,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Melalui DD, Pemdes Pangkaljaya Bangun Gedung Posyandu

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa (Pemdes) Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menggunakan Dana Desa tahap pertama tahun 2021 untuk pembangunan gedung Posyandu dan bangunan fasilitas lainnya.

Kepala Desa PangkaljayaTaufik Sumarna mengatakan, Dana Desa telah disalurkan untuk membangun di empat titik, diantaranya  pembangunan gedung Posyandu dan drainase berikut pengerjaan paving block pada jalan lingkungan ditambah bangunan Tembok Penahan Tanah (TPT).

“Dana Desa  ini kami manfaatkan untuk membangun gedung Posyandu di Kampung Pangaduan Kuda RT 02 RW 07 seluas 6×7 meter persegi. Bangunan drinase di Kampung  Wangun berikut bangunan TPT yang berlokasi di Kampung  Pangkalan kini masih berlangsung pengerjaan,” ujar Taufik Sumarna, Senin (24/5).

“Termasuk pengerjaan jalan lingkungan di Kampung  Pangkalan dengan menggunakan paving block kini telah dilakukan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pembangunan gedung Posyandu menjadi prioritas karena usia gedung yang sudah puluhan tahun  dan seluruh material bangunan tersebut terlihat sudah pada rapuh.

“Kalau pengerjaan TPT utamanya mencegah terjadinya bencana tanah longsor. Kami harap semua masyarakat berpartisipasi dalam menjaga dan memelihara hasil pembangunan yang digulirkan oleh pemerintah,” tukasnya.

** Arip Ekon

Ikan Arwana, Ikan Sultan yang Banyak Diminati

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Selain Ikan Cupang, ternyata Ikan Arwana menjadi salah satu bisnis yang hasilnya menjanjikan. Jenis ikan Arwana ini merupakan spesies ikan air tawar yang berasal dari Asia Tenggara. Ikan ini mampu tumbuh sampai 1,2 meter, serta memiliki keistimewaanya masing-masing. Selain memiliki warna yang indah, Arwana termasuk ikan hias yang mudah untuk dipelihara, serta memiliki daya tahan tubuh yang tinggi.

Ikan ini dapat ditemukan di Ilham Arowana Red yang berlokasikan di Bogor. Tepatnya di Jl. Sholeh Iskandar, Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor. Mereka menjual berbagai macam jenis Arwana mulai dari Arwana Silver, Arwana Banjar, Arwana Jardini, selain itu ada juga Arwana Bino, Yanmar, Golden Red. “Hampir semuanya ada,” ujar Owner Ilham Arowana Red, Rijal kepada Jurnal Bogor, Senin (24/5).

Rijal menjelaskan selain jenis tersebut, ia paling sering menjual ikan Arwana berjenis Super Red. “Kalo dari harga sendiri, ikan Arwana itu yang paling murah kisarannya dari Rp2.000.000, sampai Rp2.500.000. Kalo disini Arwana paling mahalnya itu ada jenis Super Red jumbo kualitas standar, tapi ada juga yang Arwana Super Red Kumpay Slayer, karena itu genetic baru dari Arwana sendiri harganya sampai berkisar Rp1.5 M,” terangnya.

Menurutnya, ikan Arwana yang banyak diminati berjenis Arwana Silver. “Sebenernya kalo dari minat gini, ada kelasannya juga. Nah, yang Arwana Silver ini masuk dikelas bawah. Selain mudah didapat juga, harganya pun ramah kantong. Karena dimulai dari si Arwana ini lepas telur, harganya hanya berkisar Rp30.000. Tapi tergantung sizenya juga, per 10 cmnya kalo sekarang dimulai dari harga Rp20.000,” jelasnya.

“Kalo dari kelas menengahnya ada Arwana Golden Red, karena harga terjangkau, soal perawatannya pun mudah atau gak terlalu intensif. Untuk harganya dimulai dari Rp1.000.00 sampai Rp3.000.000, ada juga jenis Golden yang hampir sama kaya Super Red. Nah, itu harganya busa diangka Rp8.000.000 sampai Rp9.000.000,” terangnya.

Rijal juga menerangkan, untuk hari-hari yang ramai biasanya di hari weekend. Apalagi di hari weekend awal bulan, banyak costumer yang datang langsung untuk membeli Arwana ini.

Keistimewaan yang terletak di Arwana ini, ada pada jenis Arwana Super Red. Karena menurut orang Cina, siapa yang mempunyai Ikan Arwana Super Red, hidupnya pasti terlihat lebih gagah. “Untuk kalangan pembeli, biasanya yang datang dari kalangan bapak-bapak. Apalagi yang statusnya Jenderal, karena dengan harga yang begitu mahal,” tambahnya.

Selain itu, ikan Arwana yang berjenis Super Red merupakan Arwana yang berjenis purbakala, yang usianya pun hampir sama dengan usia manusia.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

Usung Tema ‘Deadpool’, Stray Kids Curi Perhatian Ryan Reynolds

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Stray Kids, boy group asal korea membawakan penampilan bertemakan Deadpool dalam acara Kingdom Legendary War, Kamis (20/5). Penampilan tersebut mencuri perhatian Ryan Reynolds yaitu pemeran dalam film Deadpool.

Penampilan tersebut membawakan lagu dari Stray kids sendiri yang di-mash up dengan lagu BLACKPINK DDU DU DDU DU, dibuka dengan Felix Straykids yang muncul menggunakan topeng Deadpool.

Setelah penampilan tersebut, salah seorang penggemar mengupload video penampilan Stray Kids dengan potongan dari adengan dalam film Deadpool. Video tersebut mencuri perhatian dari Ryan Reynolds.

Ryan Reynolds mengomentari video tersebut melalui akun twitternya. “oh, Halo Stray Kids” tulis Ryan Reynolds menandai akun twitter dari @Stray_Kids

Tidak berhenti disitu, pada Senin (24/05) hari ini, Ryan Reynolds kembali memposting sebuah gambar di Twitternya berisikan foto dirinya dengan sebuah botol yang bertuliskan “ for; Bangchan Maximum Export” tak lupa dengan tanda tangan dirinya.

Postingan tersebut dibalas oleh Bangchan yang diketahui sebagai Leader dari group Stray Kids melalui akun twtitter @Stray_Kids berisikan foto dirinya dengan sebuah album yang berisikan tanda tangan dirinya.

** Salsabila Thifal [MG/UIK-Jb]

Bumbu Asli Home Made Jadi Ciri Khas Mau Seblak

0


Ciomas | Jurnal Inspirasi

Usaha kuliner tradisional banyak yang masih eksis. Salah satunya menu seblak. Ini adalah makanan khas Jawa Barat dengan bahan baku kerupuk, makaroni, berpadu bumbu pedas gurih.

Dengan cita rasa tersebut, seblak masih punya banyak peminat. Tak heran, penjualnya hingga kini masih gampang dijumpai.

Mulai gerobak hingga kedai dan restoran yang khusus menyajikan seblak sebagai menu utama. Maklum, makanan khas ini menjadi salah satu kuliner favorit bagi sebagian kalangan, terutama kaum milenial.

Dengan potensi tersebut, banyak orang yang membuka usaha bisnis seblak. Bahkan saat ini sudah ada seblak instan yang lebih mudah dan praktis, salah satunya Mau Seblak.

Owner Mau Seblak, Aqilla Padya Hayya menuturkan, ia membuka usaha seblak instan ini karena hobi dengan kuliner salah satunya seblak.

“Biasanya kan kalo seblak instan itu menggunakan bumbu serbuk, jadi cita rasa seblaknya nggak berasa. Jadi saya menyajikan seblak instan dengan bumbu asli home made agar cita rasa seblak tidak hilang meskipun instan,” ujar Aqilla.

Bisnis yang baru dirintis awal tahun 2021 bersama dengan ibunya sudah banyak pelanggannya. Dan juga bisa dijumpai di online shop atau bisa langsung mendatangi lokasi yaitu di Jl. Ciomas Permai, Kp. Bojongsari RT 1 RW 15 no 29, Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

“Saya rasa kalau kita melakukan sesuatu dengan perasaan yang happy akan terasa seneng aja. Saya juga disupport oleh keluarga dan Nurul sahabat yang sudah saya anggap keluarga jadi semakin percaya dengan menjalankan bisnis ini. Semoga Mau Seblak bisa memberikan yang terbaik untuk konsumen,” pungkasnya.

** Khoirun Nisa [MG/UIK-Jb]

WTP Ke-5 Diraih Kota Bogor

0


Pemerintah Kota Bogor kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat. Prestasi tersebut diraih ketika pada Kamis (20/5/2021), Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat Agus Khotib, di Bandung menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020.
Hasil pemeriksaan diterima langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto. Dengan hasil ini, berarti untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2016, Kota Bogor meraih prestasi yang sama.

“Opini WTP ini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran laporan keuangan,” kata Bima.

Walaupun demikian ia menyadari, bahwa WTP ini bukan jaminan tidak adanya fraud , sebab fraud bisa saja terjadi dikarenakan tiga faktor, masing-masing sistem, alat dan manusianya.

“Kami yakin, rekomendasi dari BPK yang kemudian membimbing kami untuk ditindaklanjuti, dapat meminimalisir fraud tersebut sehingga tidak terjadi,” tambahnya.

Salah satu persoalan paling berat yang dihadapi Pemerintah Kota Bogor adalah memperbaiki penatausahaan aset. Diakuinya, daftar aset masih belum lengkap, sertifikasi masih belum maksimal dan begitupun beberapa hambatan lainnya.

“Sangat tidak mudah. Kemarin tim KPK juga datang ke Bogor, khusus menyoroti hal yang sama. Ini yang harus kami benahi terus menerus bersama-sama dewan,” ujar Bima.

Untuk itu Bima bertekad, Pemerintah Kota Bogor tidak akan berhenti berupaya menyelesaikan hambatan tersebut.

“Kita akan percepat, kita akselerasi untuk digitalisasi aset. Jadi, kita bisa mengakses secara realtime aset dimana saja, statusnya bagaimana,” lanjutnya.

Upaya tersebut adalah langkah yang memang perlu dilakukan. Sebab seperti yang dikatakan Bima, WTP yang diraih lima kali secara berturut-turut ini bukan hanya soal mempertahankan predikat. “Tapi juga untuk memperbaiki sistem yang ada, demi terwujudnya pemerintahan yang melayani, transparan dan akuntabel,” katanya.

Ia juga berharap perolehan WTP kelima ini dapat menjadi momentum penguatan untuk terus membangun dan memperbaiki sistem.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto memandang bahwa raihan predikat WTP kelima ini merupakan bentuk kolaborasi eksekutif dan legislatif demi tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Diakuinya, “Masih terdapat beberapa catatan dan rekomendasi berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK yang harus segera diselesaikan.”

Untuk itu, “Pemerintah Kota Bogor mesti tancap gas menyelesaikan dan menindaklanjuti catatan dan rekomendasi BPK tanpa harus menunggu 60 hari sebagaimana diatur dalam perundang-undangan. Semoga anggaran yang sudah kita keluarkan dan dioptimalkan untuk pembangunan masyarakat bisa bermanfaat dan membawa kebaikan untuk semua,” lanjut Atang seraya menambahkan, bahwa catatan dan rekomendasi LHP tiga tahun terakhir perlu dijadikan landasan perbaikan di 2021, agar predikat WTP bisa dipertahan dan bahkan diraih kembali di tahun depan.

Keberhasilan meriah pretasi WTP lima kali secara berturut-turut, memang tidak lepas dari adanya kerjasama yang baik antara Pemerintah Kota Bogor dan DPRD Kota Bogor dalam hal perencanaan, pengelolaan dan kontrol terhadap pelaksanaan anggaran daerah. Dalam kaitan itulah, Bima mengapresiasi jalinan kerjasama yang telah berlangsung diantara kedua belah pihak.

“Terimakasih kepada Ketua DPRD Kota Bogor dan jajaran karena terus menyempurnakan. WTP ini tidak mungkin didapat tanpa kritik dan evaluasi dari DPRD, terutama dalam hal mempertanggungjawabkan uang rakyat yang dikelola pemerintah,” ujarnya.

Dengan kerjasama yang baik pula, semoga tahun depan WTP dapat kembali diraih Kota Bogor.

**

Diusulkan B2P3 Jabar, Wagub Putar Lagu Indonesia Raya

0

Bandung | Jurnal Inspirasi

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengirimkan video ratusan santri senior yang sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya saat dikonfirmasi pendapatnya perihal usulan dari Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) MPW Jawa Barat yang mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Jabar agar lagu Indonesia Raya diputar di setiap tempat usaha.

Entah bentuk dukungan atau bukan perihal usulan B2P3 Jabar tersebut, Uu Ruzhanul Ulum belum membalas konfirmasi dan malah mengirimkan video. Video tersebut berdurasi 1 menit 50 detik saat santri senior dikumpulkan Wakil Gubernur Jawa Barat  dalam menyambut Hari Kebangkitan Nasional di Indahnya Pantai Pangandaran.

Seperti disebutkan sebelumnya, B2P3 MPW Jawa Barat menilai penting lagu Indonesia Raya untuk meningkatkan semangat nasionalisme, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu untuk menanamkan jiwa kebangsaan, sehingga akan lahir kesadaran rasa kecintaan akan bangsa dan negara dengan semangat membangunkan jiwa patriot untuk Indonesia. “Kami mendukung lagu Indonesia Raya dinyanyikan di setiap tempat usaha di Jawa barat,” ujar Ketua Umum B2P3 Jabar Stenly Ngelo dalam keterangannya, baru-baru ini.

Gagasan dukungan menyanyikan lagu Indonesia Raya ini setelah Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X telah menerbitkan surat edaran agar lagu Indonesia Raya diputar di ruang publik pada setiap pukul 10.00.

“Sangat bangga dengan ide dan keputusan Gubernur DIY, kami B2P3 Jabar mengusulkan ke Pemerintah  Kabupaten/Kota dan Provinsi Jawa Barat, alangkah baiknya mencontoh hal yang baik ini. Menanamkan rasa nasionalisme,” ungkap Stenly.

Pemprov DIY sendiri pertama kali memperdengarkan Indonesia Raya ke ruang publik pada 20 Mei 2021 dan Surat Edaran bernomor 29/SE/V/2021/ tentang memperdengarkan lagu Indonesia Raya telah disebarluaskan ke Bupati/Walikota se-DIY, pimpinan perwakilan instansi pemerintah pusat, instansi pemerintahan di lingkup Pemda DIY, pimpinan BUMN dan BUMD, serta pimpinan perusahaan swasta.

** ass/cep