31 C
Bogor
Wednesday, April 8, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1151

Polisi Periksa WNA Korea

0

Penyelidikan Mayat Perempuan Dalam Boks Kontainer Digeber

Bogor | Jurnal Inspirasi

Polisi mulai memanggil sejumlah saksi terkait kasus penemuan mayat wanita dalam boks kontainer yang diletakan pada bagasi satu unit Mitsubhisi Grandis hitam di Jalan Raden Kan’an RT 07 RW 04 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara pada Selasa (6/7).

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus kematian perempuan tanpa identitas tersebut. Polisi pun telah memeriksa seorang warga negara asing berkebangsaan Korea pada perkara itu.

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” ujar Susatyo kepada wartawan, Rabu (7/7).

Diduga mayat perempuan naaa itu telah meninggal dunia selama lima hari. Namun, untuk memastikan lebih lanjut, polisi masih melakukan penyelidikan.

Sebelumnya, pada Selasa (6/7) Kapolresta menyebut bahwa jenazah perempuan itu masih dalam kondisi lengkap.

“Ya, untuk luka belum nanti hasil otopsi akan kami tentukan sedangkan mutilasi, jika mati tidak wajar iya. Tapi kalau mutlasi nanti kita liat hasil otopsinya,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 07, Hamzah Sudrajat mengatakan bahwa ia mengetahui adanya temuan mayat tersebut, setelah pengelola bengkel menghubunginya perihal temuan itu. Kemudian, iapun menghubungi aparat kepolisian.

“Saya ditelpon pengelola bengkel. Tapi saya nggak sempat lihat, karena pas saya coba masuk ke mobil bau bangkai,” katanya.

** Fredy Kristianto

Lewat Musdes, Kalongliud Sosialisasi Penggunaan Samisade

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Pemerintahan Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menggelar rapat Musyawarah Desa (Musdes) membahas bantuan program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor.

Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman menyatakan, Musdes tersebut guna menyerap bantuan keuangan insfrastruktur pembangunan dalam program Samisade tahun 2021. “Ini adalah bagian dari pada tahap awal yang sebelum pelaksana kegiatan program Samisade dilaksanakan, ” ujar Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman, kemarin.

Menurut Jani, Musdes itu merujuk sosialisasi tentang juknis yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor tentang penggunaan anggaran Samisade. “Kita menjelaskan dalam musyawarah tersebut kepada RT/RW agar disosialisasikan kembali kepada masyarakat tentang juknis pelaksanaan kegiatan Samisade,” ungkapnya.

Selain itu, Jani juga menekankan kepada masyarakat khusunya kepada Ketua RT/RW untuk terus mengawal semua rangkaian kegiatan Samisade agar program ini benar-benar tepat sasaran dan bisa dimanfaatkan hasilnya oleh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat. “Masyarakat juga ikut berperan aktif dalam pelaksanaan program Samisade ini,” jelasnya.

Sementara Camat Nanggung Ae Saefulloh mengatakan, dengan sosialisasi yang baik itu, masyarakat akan memahami dan mengerti  bagaimana pelaksanaan program Samisade tersebut. “Sukseskan program Samisade ini sehingga bermanfaat buat masyarakat dan berkelanjutan kedepannya,” tukasnya.

** Arip Ekon

Melalui Padat Karya, Wisata Paspor Ingin Dongkrak Pemulihan Ekonomi

0

Leuwiliang l Jurnal Inspirasi

Wisata Panorama Alam Pasir Pogor (Paspor) yang terletak di Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, memiliki keindahan yang bisa mendongkrak pemulihan ekonomi bagi masyarakat setempat.

Hal ini dikatakan Ketua Paguyuban Masyarakat Paspor (PMP) Cohil Ansori. Wisata Paspor kata dia memiliki seluas tanah  dua hektar dan pihaknya bersama masyarakat sekitar berencana untuk membangun kampung wisata.

“Tujuannya adalah secara ekonomi agar bisa kembali stabil  ditengah pandemi Covid-19,” ungkap dia kepada wartawan, kemarin.

“Kita memiliki rencana dengan delapan poin untuk mengembangkan ekowisata di kampung paspor, namun yang baru terlaksana hanya empat poin, yaitu kolam renang, taman buah, camping ground, dan curug,” tandasnya.

Menurut cohil, konsep yang belum terlaksana yaitu wisata edukatif, arum jeram, wisata kuliner, serta ditambah edukasi perikanan dan pertanian. Meskipun terhimpit oleh ekonomi, pihaknya optimistis akan segera terbentuk delapan poin unggulan  Wisata Paspor tersebut.

“Mudah-mudahan segera terwujud, ini baru kita menghayal akan tetapi segera terlaksana, yang terpenting masyarakat optimis,” ujarnya.

Cohil menuturkan, wisata tersebut baru beroperasi pada tahun 2020 dengan kondisi pandemi Covid-19 dan tentunya memiliki tantangan tersendiri, sehingga masyarakat sekitar juga ikut terlibat.

Sedangkan perizinannya telah dimiliki terhitung hampir enam bulan lalu. “Kami dengan penggagas Wisata Paspor bersepakat untuk memajukan dan berupaya mengubah mindset masyarakat. Alhamdulillah dengan dorongan  semua pihak dan semangat masyarakat maka wisata tersebut  bisa terwujud,” jelasnya.

Cohil mengatakan, dari awal pembangunan hingga bisa dirasakan oleh masyarakat, merupakan hasil kerja keras masyarakat sekitar dan juga pemilik tanah, sehingga saling bersinergi agar rencana pembangunan kampung wisata bisa segara terlaksana.

“Proses pembangunan dilakukan dengan cara manual, menggunakan alat seadanya masyarakat bahu membahu  menggarap wisata ini dan progres pengembangan adalah destinasi wisata dengan dibangunnya kampung wisata,” tukasnya.

 ** Arip Ekon

Kasus Varian Delta Kian Meluas

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Varian baru Covid-19 kian bertambah dan penyebarannya pun makin meluas di Tanah Air. Salah satunya varian B.1617.2 alias delta, asal India, yang ternyata sudah tersebar di berbagai daerah di Pulau Jawa dan Bali.

Hal itu diungkap oleh Epidemiolog FKUI, Pandu Riono PhD., yang menyebut bahwa varian delta sudah sangat meluas di banyak kota dan kabupaten di dua pulau tersebut.

Pandu mengklaim bahwa hal tersebut sebenarnya sudah diprediksi oleh banyak ahli dan sudah seharusnya ditekan dengan membatasi mobilitas.

“Sesuai prediksi, mutan Delta sudah meluas ke Jawa-Bali dan juga luar Jawa-Bali. Jangan remehkan keperkasaan virus mutan jenis Delta yg terus bermutasi & bereplikasi bila penularan tidak ditekan dg cepat & maksimal. Mobilitas pddk yg sebarkan mutan tsb,” ujar Pandu, dikutip dari akun Twitter pribadinya @drpriono1.

Dalam gambar peta terkait penyebaran varian Delta, terlihat bahwa virus sudah sangat menyebar luas di berbagai pelosok. Padahal, varian Delta awalnya hanya ada di 6 provinsi yakni Bali, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Meski sudah terlanjur menyebar, namun penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diharapkan mampu menurunkan laju penularan.

“Patut diakui bahwa penerapan PPKM Darurat terlambat. Kini pun sulit diterapkan dg maksimal. Partisipasi Rakyat belum dioptimalkan.  Pemda perlu monitor terus. Jangan tergoda untuk terapkan terapi medis yg belum terbukti valid. Kementerian perlu sesuai pd tupoksinya,” saran Pandu.

Lebih dalam, pemantauan PPKM Darurat juga harus terus dilakukan dan dievaluasi hasilnya agar menentukan langkah selanjutnya.

Pandu pun tak menutup kemungkinan untuk adanya lockdown apabila hasil PPKM Darurat terus menunjukkan penambahan kasus positif Covid-19 yang melonjak.

“Pembatasan Kegiatan Penduduk yg Maksimal (lockdown) bukan pilihan yg menyenangkan dalam mengatasi pandemi. Bisa dihindari bila semua orang disiplin dalam perilaku 5M, Tes-Lacak-Isolasi yg optimal dan Vaksinasi yg cepat menjangkau sebagian besar penduduk yg vulnerable,” tuturnya.

**ass/viva

Perbaikan Pipa yang Bocor di Pulo Empang Dipercepat

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Tim NRW dan Trandis Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor berupaya maksimal mempercepat perbaikan pipa HDPE 10 yang bocor di Jl Pulo Empang pada Rabu malam (7/7/2021). Pipa distribusi yang mengarah ke zona IIIB itu kembali bocor pada Rabu sore, setelah petugas selesai melakukan perbaikan pada siang hari. Kemungkinan tidak dapat menahan tekanan air setelah pompa Inline pump difungsikan.

“Jadi kejadiannya itu saat petugas telah selesai melakukan perbaikan dan mulai mencoba sambungan kebocoran. Inline pump yang terletak di samping sungai Cisadane Empang, mulai dihidupkan. Ternyata tekanan dari pompa tersebut tidak dapat menahan perbaikan yang dilakukan akibatnya pipa kembali bocor,” jelas Direktur Teknik Ardani Yusuf di lokasi perbaikan, Rabu malam.

Perbaikan diupayakan selesai Rabu dinihari (7/7/2021) pukul 03:00 WIB, selanjutnya dilakukan proses normalisasi pengaliran ke wilayah zona IIIB.

Perbaikan ini berdampak pada gangguan pasokan air bersih di wilayah Pancasan dan sekitarnya, Pasirkuda dsk, Pasirmulya dsk, Gunung Batu dsk, Pagentongan dsk, Loji dsk, Sindangbarang dsk, Bubulak dsk, Situgede dsk, serta Balumbangjaya dan sekitarnya.

Pelanggan yang membutuhkan pasokan air bersih silakan hubungi Call Center 24 jam di nomor 0251-8324111 atau chat WA 08111182123.

“Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat dan pelanggan untuk percepatan perbaikan mengingat tingkat kesulitan perbaikan ini cukup tinggi,” ujar Ardani.

**ass/rls

Biskuit Kokola Pilihan Bijak Masa Pandemi

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Ada perubahan perilaku dari kegiatan  masyarakat dalam berbelanja dan memilih makanan saat pandemi Covid-19. Di tahun kedua pandemi, masyarakat Indonesia banyak menghabiskan waktu di rumah karena adanya kebijakan pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Adanya kebijakkan tersebut, tentunya masyarakat juga mementingkan produk yang berkualitas untuk dikonsumsi dan praktis untuk didapatkan. Sebagai produsen olahan pangan berupa biskuit dan wafer spesialis halal dan aman terkemuka di Indonesia, Biskuit Kokola Halal dalam naungan PT. Mega Global Food Industry (Kokola Group) selalu menghadirkan biskuit dan wafer yang berkualitas, dengan rasa yang tak perlu diragukan lagi dan  tentunya pilihan bijak masa pandemi.

Nanda Syifa Sashabila, Public Relations Biskuit Kokola Reg. DKI – Jawa Barat menjelaskan, Biskuit Kokola pilihan bijak masa pandemi, merupakan upaya Biskuit Kokola dalam berinovasi untuk menggandeng masyarakat dalam memilih makanan yang bijak untuk dikonsumsi saat pandemi. Hal ini didukung dengan kelengkapan sertifikat Halal MUI, BPOM RI, FSSC 22000, dan BRC Food Sertificated yang dimiliki oleh Biskuit Kokola.

Tidak hanya unggul dalam kelengkapan sertifikat, cita rasa yang enak dan renyah, Biskuit Kokola unggul karena memiliki banyak varian yang juga dapat ditemukan di Kokola Official Shop melalui Marketplace, dengan banyak promo menarik  seperti exclusive bundling.

Untuk promo 7.7 Mid Year Sale, JULIT “Juli Lebih Irit” Biskuit Kokola melalui marketplace yang berlangsung selama 01 – 09 Juli akan memberikan diskon hingga 33%, gratis ongkir dan tas belanja lipat dengan minimum pembelanjaan Rp. 60.000

“Kami menyadari bahwa suguhan yang enak, kaya akan rasa dapat meningkatkan suasana hati dan dapat meningkatkan momen kebersamaan keluarga. Biskuit Kokola dengan variannya yang banyak, sangat cocok dan mudah didapatkan. Tentunya pilihan bijak masa pandemi.”  tambah Nanda.

Kini masyarakat berbelanja segala kebutuhan, menginginkan belanja yang ekonomis. Biskuit Kokola Halal melihat demand ini menghadirkan layanan Program Kokola Home Delivery dan Reseller dengan Contact Center di nomor 081-8181-313-88.

Cukup WhatsApp di nomor tersebut, dan pilih Biskuit yang akan dibeli. Dengan minimal pembelian sebesar Rp 150.000 sudah mendapatkan bebas biaya kirim. Tidak hanya itu, Biskuit Kokola Halal membantu masyarakat yang terdampak dari covid-19 dari segi ekonomi, dan ingin bermitra dengan berjualan Biskuit Kokola, dengan menjadi reseller Kokola. Caranya cukup siapkan KTP dan calon reseller melakukan pembelian minimal Rp 250.000 dan juga sudah mendapatkan bebas biaya kirim.

“Saat Ramadan dan Lebaran kemarin respon dari Reseller kami, mereka terbantu dengan adanya program ini. Hal ini menunjukan Covid-19 bukan halangan untuk membuka usaha walaupun di rumah saja. Justru saat pandemi banyak masyarakat yang mencari peluang untuk menambah penghasilan dan kami menganggap mereka bukan hanya sekedar mitra tapi sudah menjadi bagian dari keluarga Biskuit Kokola.” tambah Nanda Syifa Sashabila, Public Relations Biskuit Kokola Reg. DKI – Jawa Barat.

Biskuit Kokola juga bisa didapatkan di Supermarket terdekat atau melalui Marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, JD.ID dan Bukalapak di @KokolaOfficialStore.

Informasi terkait produk dari Biskuit Kokola Halal, dapat mengujungi website di www.kokola.co.id , twitter @biskuit_kokola, Facebook Biskuit Kokola, instagram @biskuitkokola dan TikTok @BiskuitKokola.

**ass/red-rls

Covid Varian Delta Masuk Bogor

0

Bima Sebut Sebagian Besar Warga Terpapar

Bogor | Jurnal Inspirasi

Corona varian delta rupanya sudah masuk ke Kota Bogor. Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut bahwa sebagian besar warga ‘Kota Hujan’ telah terpapar virus tersebut. “Sebagian besar sudah terpapar, saya yakin itu,” ujar Bima kepada wartawan, Selasa (6/7).

Bima mengatakan bahwa pihaknya sudah mengantungi jumlah pasien yang terpapar varian delta berdasarkan hasil tes Whole Genome Sequencing (WGS). “Nggak bisa sebut jumlahnya, datanya sudah ada. Hasil tes lab WGS juga ada. Yang pasti bukan satu dua kasus,” ucapnya.

Ia mengatakan bahwa Corona varian Delta telah ditemukan di Kota Bogor dengan jumlah yang cukup banyak. “Jadi kami harus cepat lagi bergerak, menyadarkan warga akan prokes,” ungkap Bima.

Bima menegaskan bahwa warga sudah harus memakai masker secara double, sebab varian delta disebut dapat tembus jika hanya menggunakan satu lapis masker. “Menular saat makan membuka masker. Makanya ini pendekatan sudah berbeda,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) pada Senin (6/7) terdapat tambahan 562 kasus terkonfirmasi positif, sehingga jumlahnya mencapai 22.664 kasus sejak awal pandemi. Dengan rincian 5.378 masih sakit, 16.995 telah sembuh, dan 291 orang meninggal dunia.

** Fredy Kristianto

47 Tempat Usaha Langgar PPKM Darurat

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 47 tempat usaha dari sektor esensial dan kritikal melanggar protokol kesehatan (prokes) dalam masa PPKM Darurat di Kota Bogor. Demikian dikatakan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

“Selama tiga hari ada 47 tempat usaha yang ditindak,” ujar Kapolresta kepada wartawan, Selasa (6/7).

Menurut dia, sidang tindak pidana ringan bagi pelanggar prokes PPKM Darurat sudah dilakukan bersama Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Satpol PP dan Pengadilan Negeri Bogor.

Sementara itu pada Selasa (6/7) dua cafe dan restoran di Kota Bogor dikenakan sanksi lantaran melayani makan di tempat. Padahal, secara aturan PPKM Darurat hanya boleh melayani secara take away. “Ada sanksi sebesar Rp1 juta,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bogor, Aryo Wicaksono, Selasa.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto mengatakan, pada operasi prokes pada Selasa (6/7) pihaknya menyisir sejumlah ruko, pertokoan dan cafe yang di tiga kecamatan yang ada di Kota Bogor.

“Kami menyisir sejumlah tempat keramaian yang ada di Kecamatan Bogor Timur, Kecamatan Bogor Utara dan Tanah Sareal. Baik pertokoan, perkantoran, ruko, hingga cafe dan restoran,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Pintu Keluar Masuk Bogor Disekat

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Tingginya angka positif Covid-19, dan masih tingginya mobilitas warga baru 21 persen saat PPKM Darurat, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor beserta Polresta Bogor Kota akan melakukan penyekatan di enam titik ruas jalan termasuk pintu tol keluar masuk Kota Bogor.

Diketahui, penyekatan diberlakukan sepanjang hari, mulai Rabu (7/7) sejak pukul 06.00 WIB. Titik penyekatan meliputi selepas pintu gerbang Tol Bogor. Kendaraan dari arah Jakarta akan diputar balik selepas keluar gate tol. Begitu juga sebaliknya, kendaraan dari Kota Bogor mengarah Jakarta diputar balik sebelum pintu masuk Tol Bogor.

Lantas, Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) arah Sentul, titik penyekatan dilakukan di keluar tol Kedung Halang-Kedung Badak dan pintu keluar Yasmin. Tak hanya menutup keluar tol menuju Kota Bogor, petugas gabungan juga akan melakukan penyekatan pada enam titik lokasi di perbatasan antara Kota dan Bogor.

Sedangkan titik penyekatan di jalan raya meliputi Simpang Pomad, Simpang Salabenda, Simpang Ciawi dan Dramaga. “Total ada enam titik penyekatan. Dua di tol dan empat titik lainnya di perbatasan kota dan kabupaten,” ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Condro Purnomo.

Ia mengatakan, penyekatan diberlakukan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. “Jadi seterusnya kita sekat. Namun, sewaktu-waktu bisa diganti, di pinggiran atau batas kota. Kita lihat dinamika di lapangan seperti apa,” jelasnya.

Kata dia, petugas akan memutar balik kendaraan, terkecuali mereka yang diperbolehkan berdasarkan peraturan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Misalnya, angkutan umum, ambulans, mobil dinas, dan pekerja di sektor esensial dan kritikal.

“Kami akan selektif, sesuai dengan ketentuan. Kalau karena alasan darurat atau pekerjaan, maka diperbolehkan melintas dan mereka yang memiliki Surat Tanda Registrasi Pekerja,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo mengatakan, untuk angkot sendiri akan mulai diberlakukan kapasitas 50 persen dengan penerapan prokes ketat.

“Yang tidak makai masker harus turun dan dikenakan sanksi sosial seperti kerja bhakti. Untuk angkot terancam dipotong umur KIR dari enam bulan menjadi tiga bulan,” kata Eko.

Eko memperkirakan bila penerapan kebijakan ini akan mempengaruhi volume kendaraan di Kota Bogor. “Kota Bogor bisa lengang seperti PSBB awal. Ya, diperkirakan kendaraan yang lalu lalang hanya 20 persen,” tukasnya.

** Fredy Kristianto

Mayat Perempuan Ditemukan di Boks Kontainer

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang diduga menjadi korban pembunuhan ditemukan pada sebuah boks kontainer yang diletakan dalam bagasi satu unit minibus warna hitam di sebuah bengkel mobil, Jalan Raden Kan’an RT 07 RW 04, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Selasa (6/7).

Kepada wartawan, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait identitas atau pengumpulan barang bukti baik kendaraan maupun korban.

“Posisi ada di dalam sebuah kotak di bagian belakang dalam kondisi mengenaskan. Mobil tersebut sudah lima hari ada di bengkel,” ujar Susatyo.

Saat disinggung apakah perempuan naas tersebut merupakan korban mutilasi. Kapolresta mengatakan bahwa jenazah perempuan itu dalam kondisi lengkap.

“Ya, untuk luka belum nanti hasil otopsi akan kami tentukan sedangkan mutilasi, jika mati tidak wajar iya. Tapi kalau mutlasi nanti kita liat hasil otopsinya,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 07, Hamzah Sudrajat mengatakan bahwa ia mengetahui adanya temuan mayat tersebut, setelah pengelola bengkel menghubunginya perihal temuan itu. Kemudian, iapun menghubungi aparat kepolisian.

“Saya ditelpon pengelola bengkel. Tapi saya nggak sempat lihat, karena pas saya coba masuk ke mobil bau bangkai,” katanya.

** Fredy Kristianto