34.9 C
Bogor
Tuesday, August 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1152

Kini, Naik KRL Wajib Menunjukkan Sertifikat Vaksin

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Para pengguna KRL wajib menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis pertama saat memasuki stasiun mulai 11 September 2021.

Sertifikat vaksin tersebut diperlihatkan kepada petugas KRL melalui scan QR pada aplikasi PeduliLindungi atau dapat pula dicetak dan dalam bentuk foto digital. Para pengunjung yang menunjukkan sertifikat vaksin tanpa melalui aplikasi diminta untuk menyiapkan KTP atau identitas lainnya yang nantinya akan dicek oleh petugas.

“Hari Jumat (10/9) ini merupakan hari terakhir sosialisasi pemberlakuan wajib vaksin bagi pengguna KRL. Mulai besok seluruh pengguna KRL diwajibkan menunjukkan sertifikat vaksinasi minimal dosis pertama atau dengan melakukan scan kode QR di aplikasi PeduliLindungi saat akan naik KRL,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anna Purba.

Sementara itu STRP, surat keterangan dari instansi atau perusahaan maupun dokumen lainnya sudah tidak berlaku lagi sebagai syarat perjalanan.

Para petugas pun tetap melakukan pembatasan jumlah pengguna KRL, bahkan petugas akan memberlakukan penyekatan dan antrean agar mencegah terjadinya kepadatan di dalam KRL.

Hal serupa disampaikan pada akun Twitter resmi KRL yang menginformasikan bahwa “Mulai 11 September 2021 #RekanCommuters yang ingin naik KRL diwajibkan menunjukkan sertifikat vaksin melalui aplikasi Peduli Lindungi atau sertifikat vaksin dalam bentuk cetak maupun digital,” tulis admin Twitter commuterline.

Volume pengguna KRL pun semakin bertambah seiring diberlakukannya sosialisasi wajib vaksin ini serta perkantoran yang mulai diizinkan kembali dibuka. Maka para pengunjung disarankan untuk tidak bepergian di jam-jam sibuk, serta tetap menerapkan protokol kesehatan selama dalam perjalanan menggunakan KRL.

**edfyraamelia-mg/up

Genap 20 Tahun, Demokrat Tetap Berkoalisi dengan Rakyat

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Partai Demokrat yang genap berusia 20 tahun pada Kamis, 9 September 2021 yang diperingati dengan berbagai aksi sosial oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bogor. Serangkaian kegiatan sosial dilakukan mulai dari pembagian paket sembako, paket sarapan untuk tenaga Kesehatan dan warga, santunan yatim serta vaksinasi gratis untuk masyarakat di Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah serangkaian kegiatan sudah kami lakukan dalam rangka dua dekade Partai Demokrat, kami mulai serangkaian kegiatan pada Rabu (8/9) dengan membagikan 1.100 paket sembako secara simbolis kepada masyarakat, kemudian acara kami lanjutkan pada hari berikutnya yakni pemberian santuan dan paket sembako kepada 100 anak yatim, kemudian pada Jumat (10/9) pagi kami membagikan paket sarapan pagi kepada petugas kesehatan dan masyarakat yang tersebar di 5 titik yakni rumah sakit RSUD Cibinong, RS Sentosa dan RS Centra Medika dan kami juga membagikan di sekitaran Pasar Cibinong dan lampu merah Tegar Beriman, tidak sampai disana pada Sabtu, (11/9) kami melakukan vaksinasi gratis kepada 1000 orang,” tutur H. Anton Sukartono Suratto, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor kepada awak media, Sabtu (11/9).

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu mengatakan, kegiatan yang dilakukan DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor merupakan bentuk kepedulian partai Demokrat kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di Kabupaten Bogor, karena pada dasarnya menurut Kang Anton Demokrat akan terus konsisten berkoalisi dengan rakyat.

“Ini adalah kegiatan Bulan Bhakti Dua Dekade Partai Demokrat yang akan terus berlangsung sampai akhir bulan September, apa yang kami lakukan merupakan wujud syukur kami (partai demokrat) atas berbagai capaian yang telah kami lalui selama 20 tahun, kegiatan ini juga kami lakukan di seluruh Indonesia sesuai arahan Ketua Umum,” terangnya.

Kang Anton menceritakan, pada saat vaksinasi berlangsung Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyapa langsung dan berdialog dengan para peserta vaksin melalui aplikasi zoom, AHY mengaku gembira atas apresiasi dan dukungan yang diberikan masyarakat Kabupaten Bogor terhadap partai yang dipimpinnya.

“Selain ketua umum kami turut pula hadir saat acara vaksin yakni Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Drg. Mikeu Kaltarina. MARS dan Sekretaris Dinas Kesehatan Dr. Agus. Terimakasih banyak kami ucapkan kepada segenap jajaran di Pemerintahan Kabupaten Bogor yang sudah mendukung dan mensukseskan 1000 vaksin untuk masyarakat di DPC Partai Demokrat,” ungkapnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Sekertaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Dede Chandra Sasmita mengatakan, selain berbagai kegiatan sosial yang dilakukan partainya. DPC juga melakukan kegiatan syukuran dan doa bersama yang kemudian dilanjutkan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun, selain itu ada juga pelantikan pengurus Srikandi Demokrat Kabupaten Bogor.

“Pada momen ini Alhamdulillah kami juga melantik para pengurus Srikandi Demokrat yang tersebar di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, dan ini menjadi kepengurusan Srikandi Demokrat pertama di Indonesia yang dilantik langsung oleh mba Anisa Pohan dan mba Aliya. Ini meruapakan prestasi yang cukup membanggakan kami,” paparnya.

Dede Chandra juga mengucapkan, terimakasih kepada para pimpinan partai politik dan pimpinan Fraksi di DPRD Kabupaten Bogor yang sudah mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk ucapan selamat kepada Partai Demokrat.

** gitapurnama

Tak Miliki Lahan Parkir, Kendaraan PT.Maber Ganggu Pengguna Jalan

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Kendaraan pengangkut barang milik PT  Maber  terkesan parkir seenaknya di pinggir jalan, tepat di jalan Letda Nasir  RT 01 RW II Desa Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Parkirnya kendaraan tersebut dikeluhkan karena mengganggu aktivitas para  pengguna jalan lain. Selain itu, akibat parkir yang tak beraturan dari kendaraan berukuran besar yang sedang bongkar muat barang tersebut membuat kawasan itu terlihat menjadi semerawut.

Dari pantauan di lapangan, hal ini terjadi karena perusahaan tersebut tidak menyediakan lahan parkir yang memadai. H Edi Rohman, salah satu tokoh  masyarakat kp Tlajung Desa Cikeas yang berdomosili di sekitar lokasi tersebut, menuturkan, antrean puluhan truk pengangkut barang kerap menumpuk menunggu giliran bongkar muat hingga ke bahu jalan dan menggangu pengguna jalan lainnya yang hendak melintas.

“Mestinya Pemerintah Desa Nagrak dan dinas yang terkait  tanggap dengan masalah ini dan segera melakukan penertiban parkir liar kendaraan ini,” tuturnya Edi Raohman kepada Jurnal Bogor, Minggu (12/9).

Menurutnya, harusnya  PT Meber menyiapkan lahan parkir yang memadai untuk menampung kendaran yang akan bongkar muat supaya tidak parkir sembarangan dan tidak mengganggu para pengguna jalan lain, mengingat perusahaan tersebut merupakan perusahaan besar yang sudah seharusnya memiliki lahan parkir. “Apalagi perusahaan tersebut perusahaan besar, wajib ada lahan parker,” tandas Edi.

Sementara pengelola PT Meber belum bisa dikonfirmasi perihal parkir yang dikeluhkan tersebut. “Maaf pengelola tidak ada ditempat,” tutur salah satu karyawan yang enggan menyebutkan namanya.

** naynur’ain

Tumbuhkan Minat Baca Anak-anak Usia Dini, Aktivis HMR Dirikan Pos Rumah Baca di Lima Desa

0

Rumpin | Jurnal Inspirasi

Budaya membaca buku dikalangan anak- anak di era sekarang ini mulai menurun. Anak- anak khususnya di wilayah perkotaan lebih senang menghabiskan waktunya hingga berjam-jam dengan memainkan layar telepon seluler atau gadget.

Kondisi ini menyedihkan sekaligus memprihatinkan, padahal dengan membaca buku, seorang anak akan banyak mendapatkan ilmu dan pengetahuan yang akan berguna untuk kehidupannya di masa yang akan datang.

Berangkat dari fenomena tersebut, sejumlah mahasiswa di Kecamatan Rumpin yang berasal dari sejumlah kampus atau universitas menginisiasi pendirian Pos Rumah Baca (PRB) secara swadaya.

“Rumah baca yang kita dirikan ini sebagai ikhtiar untuk menumbuhkembangkan minat baca pada anak-anak, sekaligus mengurangi waktu mereka bermain game online di layar ponsel,” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) Ibnu Sakti Mubarok, Minggu (12/09).

Ibnu mengatakan, pendirian Pos Rumah Baca murni inisiasi dari HMR. Awal pendirian memang kesulitan, namun seiring berjalannya waktu, halangan yang dihadapi teratasi, bahkan secara perlahan banyak pihak yang mendukung.

“Alhamdulillah dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, kemarin kami berhasil mendirikan Pos Rumah Baca (PRB) di lima titik, diantaranya Desa Gobang, Rabak, Sukasari,Rumpin dan Sukamulya,” ujar aktivis Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Banten.

Ibnu pun memberikan kesempatan kepada elemen masyarakat yang akan mendonasikan buku-buku bacaan atau lainnya untuk menambah fasilitas di PRB.

“Kami membuka pintu kepada siapa saja yang ingin berdonasi untuk memajukan dan mencerdaskan generasi emas anak-anak Kecamatan Rumpin,” katanya.

Ketua Pos Rumah Baca Nurhasanah menambahkan, menumbuhkembangkan minat membaca pada anak-anak bukan tugas seorang guru di sekolah semata, tapi tanggungjawab semua elemen anak bangsa, termasuk mahasiswa.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol memiliki kewajiban moral mencegah anak-anak generasi penerus bangsa dari ancaman kebodohan. Nah, salah satunya dengan peran nyata yang HMR lakukan mendirikan PRB,” jelas perempuan yang biasa dipanggil Ara itu.

Ara, tak menampik di era kecanggihan teknologi informasi, sebagian besar anak- anak lebih senang bermain gadget. Terlebih dimasa pandemi Covid – 19, ketika proses belajar mengajar selama kurun waktu 1,5 tahun dilaksanakan secara daring.

“Tapi, kami bersyukur di Kecamatan Rumpin, minat membaca anak-anaknya masih kuat. Ini modal semangat bagi kami terus berkiprah membangkitkan semangat anak-anak membaca buku sebagai gudangnya ilmu pengetahuan,”katanya.

Pendirian PRB inisiasi HMR diapresiasi para orangtua dan tokoh masyarakat di lima desa. “PRB ini bentuk nyata dari implementasi tri darma perguruan tinggi. Kami akan dukung kiprah HMR untuk memperbanyak pendirian PRB di Kecamatan Rumpin,” kata sejumlah tokoh.

**mochamadyusuf

Achmad Fathoni Minta Pemda Sinergi dengan Masyarakat Atasi Masalah Sampah

0

Gunung Putri |Jurnal Inspirasi

Anggota Komisi 3 DRPD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan semua elemen masyarakat bekerjasama dalam menangani persoalan sampah. Hal itu dikatakannya dalam rangka menyambut World Cleanup Day (WCD) 2021 di Desa Bojongkulur dan Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor saat melakukan aksi susur sungai Cikeas, Sabtu (11/09/21).

Achmad Fathoni yang turut serta hadir dalam aksi susur sungai Cikeas ini menyebutkan, masalah lingkungan tidak akan selesai jika hanya ditangani boleh Pemerintah Daerah (Pemda) saja.

“Harus ada sinergi dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat. Untuk itu saya mendorong Pemda terus meningkatkan edukasi, motivasi dan apresiasi terhadap kerja partisipasi dan prestasi masyarakat dalam mengelola lingkungan,” ucapnya.

Politisi PKS ini melanjutkan, Forum Bogor Kabupaten Green and Clean (BKGC) menjadi salah satu yang harus terus ditingkatkan sebagai ajang edukasi dan apresiasi masyarakat dalam Kampung Ramah Lingkungan (KRL).

 “Yuk masyarakat terus tingkatkan kepedulian dan kecintaan kepada lingkungan. Mulai dari diri dan lingkungan kita. Tidak cocok lagi mengajari masyarakat dan anak-anak kita dengan buang sampah pada tempatnya. Tapi rubah menjadi pilah sampah dari rumah dengan Reuse Reduce Recycle (3R) dengan Even WCD 2021, mari jadikan pemicu dan inspirasi untuk memulainya Salam lestari, kita jaga alam – alam jaga kita,” lanjutnya.

Dia pun menyatakan akan terus mengawal dan mendorong sinergitas bersama antara Pemerintah dan masyarakat. “Saya siap menjadi perekat dan jembatan sinergi antara Pemda dan masyarakat dan semua elemen dalam hexahelic untuk menjaga alam kita,” pungkasnya.

**naynur’ain

TB Wajedi Tekankan FAJI Fokus Gali Potensi Lokal

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Pengurus Cabang Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Bogor, menggelar rapat perdana, sekaligus ramah tamah antara pengurus, atlet, dan calon atlet yang akan memperkuat cabor arung jeram pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022, di Cianten River, Rafting Klub, Kecamatan Ranbungur, akhir pekan kemarin.

Dalam ramah tamah tersebut, Ketua Umum Pengcab FAJI Kabupaten Bogor, Tb Wajedi Nur, menekankan kepada jajaran pengurus, dan pelatih untuk tetap konsisten dalam menjalankan program pembinaan. Terlebih kepada para atlet, dan juga calon atlet yang akan diturunkan pada Porprov 2022.

“Saya ingin, semua element di FAJI Kabupaten Bogor konsisten dalam menjelankan program pembinaan. Terlebih kepada atlet yang akan diturunkan pada Porprov 2022, untuk tetap berlatih secara kontinyu hingga pelaksanaan Porprov 2022 digelar,” ujar Tb Wajedi Nur.

Ia menjelaskan, jika cabor arung jeram tidak akan melaksanakan BK Porprov. Akan tetapi langsung dipertandingkan, sehingga Pengcab FAJI Kabupaten Bogor, sangat diungungkan dengan jeda waktu untuk persiapan atlet yang bakal memperkuat tim arung jeram ‘Bumi Tegar Beriman’ dipentas olahraga empat tahunan di Jawa Barat tahun 2022 mendatang.

“Untuk BK Porprov arung jeram tidak ada, Jadi kita sangat diuntungkan dengan jeda waktu masa Training Camp atlet selama sepuluh bulan kedepan hingga Porprov 2022 digelar, pada bulan Juli 2022 mendatang. Maka dari itu saya ingin para atlet harus tetap konsisten, dan fokus berlatih disisa waktu yang lumayan panjang ini,” tegasnya.

Bukan itu saja, Tb Wajedi juga memastikan, kalau terhitung dari Minggu depan, semua atlet sudah harus menjalani program latihan bersama di sungai Cianten.

“Saya ingin, minggu depan semua atlet sudah harus berlatih bersama di sungai Cianten bersama tim pelatih, hingga masa TC, sebelum pelaksanaan Porprov 2022 digelar,” pungkasnya.

Sementara itu, Bidang Prestasi FAJI Kabupaten Bogor, Aming menegaskan, pihaknya masih terus mencari, menyaring para atlet yang saat ini masih berlatih untuk ditetapkan sebagai tim inti Kabupaten Bogor.

“Kita memang sudah ada 24 atlet, yang mana dua di antaranya merupakan atlet peraih medali emas pada Porda 2018. Sementara 22 atlet lainnya masih dalam tahap pemantauan kami, sebelum ditetapkan sebagai atlet yang akan dikirimkan ke Porprov 2022,” ucap Aming.

Aming juga meminta kerja sama semua klub untuk mengirimkan atletnya betlatih bersama dengan pelatih FAJI Kabupaten Bogor. Karena latihan bersama tersebut bagian dari upaya Pengcab mencari potensi-potensi atlet terbaik yang bakal dikirimkan pada Porprov 2022.

Di tempat yang sama Pelatih kepala Pengcab FAJI Kabupaten Bogor, Haris Acul Budianto, berharap semua atlet untuk memberikan penampilan terbaik dalam latihan. Karena pihaknya akan mencari atlet-atlet terbaik untuk FAJI.

“Silahkan kalian semua atlet berkompetisi secara baik. Sebab saya hanya akan memilih yang terbaik untuk ditetapkan sebagai atlet FAJI Kabupaten Bogor untuk Porprov 2022 mendatang,” kata Haris Acul Budianto.

**aspangrango

Pemkot Ragu, Pelaksanaan PTM Belum Jelas

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih ragu menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Padahal, sebelumnya pemerintah merencanakan pada pekan kedua September 2021, dan saat ini status PPKM pun sudah turun ke level 3.

Kepada wartawan, Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku tak mau gegabah dalam menerapkan PTM terbatas. Sebab, pemerintah masih mematangkan kesiapan teknis PTM.

“Kami masih cek lagi kesiapan teknis. Kita tak mau gegabah,” ujar Bima kepada wartawan di Balai Kota, Sabtu (11/9).

Menurut dia, ujicoba PTM tetap berisiko terjadinya penularan Covid-19. Ia pun tak menutup kemungkinan adanya potensi klaster baru di dunia pendidikan, apabila pemerintah gegabah. “Karena ada potensi klaster baru kalau gegabah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi mengatakan bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi pada Jum’at (10/9) bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kementerian Agama (Kemenag), Polresta Bogor Kota dan TNI, ujicoba PTM diputuskan wali kota.

“Kami sudah persiapkan secara teknis sesuai Surat Keputusan Bersama empat Menteri, bila tahapan PTM harus dilakukan. Apalagi Kota Bogor sudah masuk level 3.

Namun, saat disinggung jadwal pasti PTM. Hanafi mengaku enggan tergesa-gesa. “Sebab, kami harus lapor dulu ke pak wali kota. Ya, satu hingga dua oekan ke depan, sambil melihat kesiapan teknis,” ungkapnya.

**fredykristianto

Trem Terbentur Biaya, Pemkot Ngadu ke Erick Thohir

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menghadirkan moda transportasi berbasis rel, yakni trem ternyata mendapat respon positif dari Menteri BUMN, Erick Thohir.

Menurut dia, pemerintah harus menyiapkan layanan transportasi yang baik kepada masyarakat, dan hanya terjebak dengan penanganan Covid-19.

“Itu (trem) merupakan bagian investasi pasca pandemi, agar transportasi masyarakat dari Jakarta ke Bogor lebih mudah,” kata Erick kepada wartawan di Balai Kota, Sabtu (11/9).

Apalagi, sambung dia, trem nantinya akan terkoneksi dengan Light Rail Transit (LRT). “Saya sangat mendukung terobosan itu, bagaimana transportasi untuk pelayanan publik, kita sinergikan antara pemerintah pusat dan daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bima Arya mengatakan, ada dua hal yang masih menjadi kendala untuk menghadirkan trem. Diantaranya mengenai pendanaan dan kelembagaan.

“Saya laporkan ke Pak Menteri, Feasibility Studies sudah selesai, angkanya sudah jelas, konsepnya sudah matang. Kota Bogor siap untuk membangun komunikasi dengan semua. Pemkot disarankan bertemu dengan presiden dan menteri terkait,” ucapnya.

Kata Bima, untuk membangun moda transportasi berbasis trem pemerintah Kota Bogor setidaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,6 triliun.

“Tapi bukan berarti tidak mungkin, sejauh kita bisa membangun komunikasi drngan semua saya kira itu,” pungkasnya.

** fredykristianto

Ivana Roderica Wakili Indonesia di Kejuaraan Dunia

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Atlet menembak Kota Bogor, Ivana Roderica Tioho mewakili Indonesia dalam kejuaraan dubia ISSF di Kazakhtan yang dimulai sejak 10 hingga 17 September 2021.

Ketua KONI Kota Bogor, Benninu Argoebie mengatakan, sebenarnya terdapat tiga atlet asal Kota Bogor yang akan dikirimkan ke Kazakhtan. Namun, lantaran Fatur dan Audrey Zahra tengah mengikuti pelatda tertutup untuk persiapan PON. Akhirnya, hanya Ivana yang diberangkatkan ke negara pecahan Uni Soviet itu.

“Indonesia memberangkatkan total lima atlet, salah satunya Ivana. Mestinya Fatur dan Audrey ikut, tapi karena mereka pelatda PON, jadi tak diizinkan,” ujar Benninu kepada wartawan, Minggu (11/9).

Pria yang akrab disapa Benn ini berharap, Ivana akan meraih prestasi maksimal dalam kejuaraan dunia tersebut. “Kalau bicara target, kita inginnya Ivana bisa maksimal,” katanya.

Iapun mengaku telah menyiapkan bonus ekstra, bila Ivana mampu mengharumkan nama Indonesia dan Kota Bogor pada ajang bergengsi tersebut.

“Ya tentu ada (bonus). Tapi masih rahasia, kita lihat saja nanti. Mudah-mudahan dia bisa mengharumkan Indonesia,” ucap mantan atlet menembak itu.

Benn menyebut bahwa Ivana, Fatur dan Audrey merupakan atlet andalan Kota Bogor pada Porda 2022 yang diharapkan mampu mempersembahkan raihan emas bagi Kontingen ‘Kota Hujan’.

** fredyk

Pencam Cigombong Bersama Elemen Kebangsaan Laksanakan Vaksin Massal

0

Cigombong | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kecamatan (Pencam) Cigombong bekerjasama dengan elemen kebangsaan, melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara massal. Kegiatan gerakan nasional percepatan vaksinasi Covid-19 secara gratis untuk rakyat yang dilaksanakan di halaman Mesjid Besar Al-Azhim Cigombong ini mendapat pengawalan ketat dari kepolisian, TNI, Satpol PP dan Satgas Covid-19, Sabtu (11/9).

Plt Camat Cigombong, Asep Achadiat Sudrajat menjelaskan, kegiatan ini merupakan vaksinasi ke-2 dari tindak lanjut vaksinasi pertama yang telah dilaksanakan pada bulan lalu.  “Kegiatan ini digagas oleh beberapa elemen kebangsaan diantaranya Projo dan GAM yang menyediakan vaksin, alat kesehatan dan tim IT. Sedangkan dari Pemerintahan Kecamatan Cigombong menyiapkan pasilitasnya seperti tenda, tempat duduk serta konsumsinya,,” ujarnya kepada wartawan.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang telah membantu jalannya kegiatan vaksinasi gratis untuk masyarakat umum. “Mudah mudahan ini menjadi pemacu dan konsistensi mereka dalam hal-hal positif. Apalagi kan warga yang divaksin ini tidak hanya dari Cigombong, melainkan ada juga dari wilayah perbatasan kecamatan,” terangnya.

Asep menjelaskan, untuk target vaksinasinya sendiri hari ini akan dilakukan bagi 525 orang, kemudian esoknya dilanjut untuk 500 orang. Pada senin mendatang, akan ditargetkan sebanyak 2159 orang satu hari penuh.

 “Sesuai hasil musyawarah Forkopimcam Cigombong, ketua MUI, kader PKK, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, kita sepakat menargetkan 14 ribu orang. Ini komitmen kami yang siap membantu pelaksanaan kegiatan vaksinasi,” tegasnya.

Ia menghimbau, untuk warga yang belum di vaksinasi agar segera di vaksin, terlebih penyediaan vaksinasi juga sudah siap dan ada untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor, termasuk di kecamatan cigombong. “Kami nantikan bagi warga yang belum di vaksin, ayo jaga kesehatan diri kita dari penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi,” ungkapnya.

Sementara, Endang warga Kecamatan Cigombong yang mengikuti vaksin ke dua mengaku senang dan bersyukur bisa ikut kembali kegiatan tersebut. “Ini yang ke 2 kalinya saya di vaksin, semoga saja dengan telah di vaksin sekarang khususnya saya dan umumnya warga lain bisa terlindungi dari penyebaran Covid-19 ini,” tukasnya.

** Dede Suhendar