Rockstar Games akan merilis game Grand Theft Auto (GTA) 5 untuk versi Plastation 5 namun sayangnya para penggemar video game GTA kurang menyukai rilisan Rockstar Games yaitu GTA 5 pada versi Playstation 5 nantinya.
Trailer yang dipublikasikan di kanal youtube Rockstar Game mendapatkan 147 ribu dislike dan hanya 34 ribu yang menyukai, angka yang cukup jauh terkait perilisan video game GTA 5 versi Playstation 5, hal yang sama juga terjadi pada channel youtube Playstation yang mengunggah trailer GTA 5 mendapatkan 161 ribu dislike dan hanya mendapatkan 27 ribu like.
Sangat disayangkan para penggemar video game GTA 5 versi Playstation 5 yang telah menanti rilisnya yang direncanakan pada bulan November 2021 akan diundur ke tahun 2022 selain itu kekecewaan para penggemar video game GTA 5 pihak developer menjanjikan bahwa game GTA 5 akan diperbarui dan akan memperbesar kontennya, namun terlihat pada trailer yang diunggah pihak Rockstar Games dan Playstation di kanal youtubenya sama sekali tidak terlihat fitur terbaru dan grafik dari game tersebut tidak jauh berbeda dari generasi sebelumnya.
Rasa kecewa diungkapkan oleh para penggemar video game pada pihak Rockstar Games yang cukup sukses dari tahun ke tahun dengan game unggulannya Grand Theft Auto baik bersi online maupun versi Playstation, dikuti dari laman resmi akun twitter @RockstarGames dibanjiri komentar para penggemar yang kecewa
“This is a huge scam and damn right know it! You could’ve just realesed a new patch for the game via backwards compatibility but no! Apparently you need more money in your pocket. Ini adalah penipuan besar dan benar-benar tahu itu! Anda bisa saja merilis patch baru untuk game melalui kompatibilitas mundur tetapi tidak! Rupanya Anda membutuhkan lebih banyak uang di saku Anda” tulis akun @videotech_
“Okay so that’s the enhancements but what’s the expansion. Oke jadi itu peningkatannya tapi apa ekspansinya” sahut akun twitter @xWario_Official.
Pihak Rockstar Games pun belum menanggapi para penggemarnya yang merasa kecewa tersebut hingga sampai saat ini.
Abdul Syukur, Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Saka Tani Tegal dengan bangga memperkenalkan melon hasil budidaya Mudi, salah seorang petani binaan yang berhasil digaetnya untuk menggunakan cendawan Trichoderma hasil kulturnya.
“Dengan memanfaatkan cendawan Trichoderma, tanaman melon – notabene tanaman horti yang rentan serangan penyakit, menunjukkan ketahanan terhadap Organisme Pengganggu Tanaman dan fusarium”, jelasnya di sela -sela kegiatan Serah Terima Bantuan Pemerintah untuk P4S Wilayah DKI Jakarta dan Jawa Tengah, di Desa Penarukan, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, 15/09/2021.
Syukur panggilan akrabnya, menggaet petani – petani wilayah Kecamatan Adiwerna – Tegal untuk memanfaatkan Trichoderma dalam usaha tani mereka. Tak hanya pada budidaya padi miliknya, Syukur pun mengajak Mudi untuk memanfaatkan cendawan ini dalam budidaya hortikultura, khususnya melon.
Ia memilih Trichoderma karena dipercaya sebagai agensia hayati yang tidak merusak tanah. “Kalau kita menggunakan obat sintetis itu penyakit memang sembuh tapi dampaknya bakteri yang baik di dalam tanah juga ikut mati”, imbuhnya.
Mudi menyebut produknya sebagai melon premium, melon Golden Alisha dengan warna oranye, tekstur daging buah yang renyah, dan rasa yang manis. Dengan luasan lahan terbatas, melon premium miliknya mampu memasok hotel di wilayah Tegal.
Mudi menyatakan ketertarikannya dalam memanfaatkan cendawan Trichoderma yang telah terbukti meningkatkan produktivitas usaha taninya. “Dengan mengetahui pemanfaatan (cendawan) Trichoderma ini, produksi melon saya meningkat, mengurangi gagal panen.”
Tanaman melon miliknya mendapatkan perlakuan Trichoderma secara berkala. Dimulai pada saat sebelum tanam pada fase olah lahan, dilanjutkan 14 hari setelah tanam (hst) dilanjutkan dengan interval 2 minggu sampai dengan 58 hst, dengan aplikasi kocor. “Saya perlu banyak belajar lagi untuk mengembangkan cendawan ini, karena terbukti meningkatkan rasa dan produksi melon”, lanjutnya.
Syukur merespon baik keinginan Mudi untuk memperdalam keterampilan pembiakan Trichoderma di P4Snya, guna meningkatkan produksi tanaman melon. Syukur menargetkan Mudi untuk mempelajari pengembangbiakan Trichoderma secara bertahap agar dapat mengaplikasikannya dengan tepat di lapangan.
“Lingkungan sudah jenuh (dengan bahan kimia), perlu dikembalikan lagi kelestariannya, melalui penggunaan agensia hayati ini”, tuturnya.
Yusral Tahir, Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) mengapresiasi P4S Saka Tani dalam aktivitasnya mengembangkan agensia hayati, sekaligus mengajak lingkungannya untuk lebih arif memanfaatkan sumber daya alam.
“Ke depan, produk P4S Saka Tani ini harus mendapatkan sertifikasi untuk menjangkau pasar yang lebih luas!” himbau Yusral, didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal, Toto Subandrio.
Senada dengan hal tersebut, Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan mendorong petani untuk hilirisasi produknya “Petani harus mengetahui proses pertanian dari hulu sampai ke hilir. Dari mengolah lahan sampai packaging, bahkan penjualan. Hal ini akan menjadi nilai lebih buat petani.”
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menggarisbawahi pengembangan SDM pertanian sebagai kebutuhan pokok untuk meningkatkan produktivitas.”Petani kini dituntut untuk melakukan lebih, tidak hanya sebagai tanam dan panen. Tetapi juga harus bisa mengemas dan menjalin kemitraan untuk menjual hasil taninya. Hal ini bisa didukung dalam P4S,” tegasnya.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni meminta pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah Bogor Timur dikerjakan tahun 2021. Hal itu disampaikan saat rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD (PPASP) Perubahan 2021 antara Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Rabu (15/9/21).
Dalam pembahasan yang dihadiri oleh Kepala Dinas, Sekretaris Dinas dan jajaran Dinas PUPR itu, Achmad Fathoni mengatakan bahwa Dinas PUPR mengajukan APBD Perubahan sebanyak Rp 150 miliar. Dia meminta, agar dalam penambahan tersebut harus dimasukkan catatan catatan infrastruktur yang krusial dan menyangkut keselamatan masyarakat.
“Infrastruktur yang terkait keselamatan warga dan jika dibiarkan akan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah. Makannya saya meminta kepada Dinas PUPR agar segera mengerjakannya di tahun 2021 ini,” desak politisi PKS tersebut kepada Jurnal Bogor, Kamis (16/9/21).
Pria yang akrab disapa Fathoni itu menambahkan, sejumlah insfrastruktur yang krusial untuk keselamatan warga tersebut diantaranya tembok penahan tanah (TPT) di 3 titik perumahan Bumi Mutiara, serta di perkampungan Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri yang longsor sejak musim hujan awal tahun lalu.
“Makanya harus segera dikerjakan tahun ini, terlebih saat ini sudah memasuki musim penghujan. Jika dibiarkan, sangat bahaya untuk keselamatan warga. Ini tidak hanya menyangkut harta benda, tapi juga nyawa,” tegasnya
Selain TPT, sambung pria yang berdomisili di Kecamatan Gunung Putri ini, DPDRD meminta agar drainase yang menyebabkan air meluap ke badan jalan juga harus segera dikerjakan, lantaran sudah banyak warga yang mengeluhkan banyaknya genangan air akibat tidak adanya drainase.
“Drainase di Jalan Kabupaten dekat SPBU Bojong Kulur, yang juga sudah dikeluhkan airnya meluap karena belum ada drainase yang menyambung ke sungai. Setahu saya, harusnya pernah dibangun di 2018. Tapi ternyata belum sampai sungai. Sebelum datang musim hujan ini sangat penting diselesaikan,” pintanya.
Fathoni juga meminta agar pemeliharaan beberapa ruas jalan yang pengerjaan peningkatan jalannya kena refocusing. Kondisinya di beberapa segmen sudah sangat parah harus segera diperbaiki sebelum nanti dimasukkan peningkatan pada APBD 2022.
“Salah satunya jalan Cikeas-Bojong Nangka yang parah di beberapa segmen, serta beberapa jalan di Sukamakmur, Tanjungsari, Cariu, Cileungsi dan Jonggol. Jalan yang parah ini dikhawatirkan akan membahayakan pengguna jalan, apalagi akan memasuki musim hujan. Kadis dan Sekdis janji akan memasukkan permintaan ini di APBDp 2021 dan mengerjakannya dalam tahun ini,” pungkasnya.
Kepala Desa (Kades) Jambu Luwuk, Kecamatan Ciawi, Mulyana membenarkan sikap pelaksana proyek pembangunan ruang kelas baru (RKB) lantai dua, di SDN Jambu Luwuk 2 dinilai tidak beretika. Sebab, CV. Nilas Jaya pemenang proyek dengan anggaran sebesar Rp690 juta lebih itu, tidak pernah datang ke desa untuk sosialisasi atau pemberitahuan akan adanya pembangunan.
“Etikanya sih sebelum dilaksanakan pembangunan, pemenang proyek RKB di SDN Jambu Luwuk 2 datang dulu ke desa,” ungkap Mulyana kepada wartawan melalui telepon selulernya.
Menurutnya, laporan ke desa penting dilakukan pihak pemborong. Hal itu agar pemerintah desa maupun masyarakat bisa saling membantu, terutama dalam hal keamanan. “Jadi kita di desa bisa menjaga keamanan saat mulai dibangun sampai selesai,” ujar Mulyana.
Selain itu, lanjutnya, sekolah yang mendapat bantuan pembangunan, berada di wilayah Desa Jambu Luwuk dan merupakan aset pemerintah. Sehingga harus tercatat didalam program kerja desa.
“Kami di desa jadi tahu kalau tahun ini sekolah tersebut dapat bantuan. Di desa kami akan catat sebagai salah satu program kerja yang sudah terealisasi,” jelas Kades.
Tak hanya ke pemborong, kekesalan sama juga diungkapkan Mulyana kepada pihak sekolah yang merupakan penerima manfaat. “Pihak sekolah juga saya tunggu tidak ada datang ke desa. Padahal pembangunan sudah mulai dikerjakan pemborong,” tegasnya.
Mulyana berharap agar CV. Nilas Jaya melaksanakan pengerjaan pembangunan RKB lantai dua, sesuai dengan rencana anggaran belanja (RAB). Terlebih, anggaran pembangunan proyek RKB yang jumlahnya sebanyak tiga lokal itu cukup fantastis.
“Anggarannya kalau saya lihat cukup besar untuk membangun tiga ruang kelas,” imbuhnya.
Sementara, informasinya Kepala SDN Jambu Luwuk 2 baru sembuh dari sakit dan mengakui belum memberikan laporan ke pemerintah desa.
Sebelumnya, tokoh masyarakat Kampung Karakal, Desa Jambu Luwuk, Indra menyoroti besarnya anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan RKB lantai dua di sekolah tersebut. Dimana hanya dengan pembangunan RKB, pemerintah harus mengucurkan duit hampir 700 juta.
“Ini patut dipertanyakan. Masa membangun RKB saja nilainya sebesar itu,” tegasnya.
Indra berharap agar pihak terkait dalam hal ini inspektorat atau pun Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong, ikut turun mengawasi pelaksanaan pembangunannya.
“Setelah selesai pembangunan kita hitung bersama-sama, total anggaran yang habis untuk membangun ruang kelas itu. Panggil tim ahli teknis dari luar,” tukasnya.
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Bogor saat ini berjalan setelah beberapa pekan Bupati Bogor mengatakan di Kabupaten Bogor PTM sudah boleh dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK.
Namun setelah sekian lama PTM baru dimulai, tampaknya banyak siswa khususnya di tingkat sekolah dasar yang saat awal awal PTM diberlakukan banyak gugup bahkan lupa cara membaca. Hal itu disinyalir bimbingan orang tua siswa kurang maksimal saat belajar secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Hal itu di katakan Kepala Sekolah SDN Pasir Eurih Tini Gantini, dampak dari pandemi Covid-19 ini sangat luar biasa, khususnya terhadap kelas bawah. Selain anak didiknya menjadi gagap saat membaca karena orang tua tidak membimbingnya.
“Kalau menurut saya lebih bagus tatap muka untuk belajar membaca itu. Jadi kebanyakan orang tua disini itu tidak bisa membimbing anak-anak,” ungkapnya.
Menurutnya, selama daring anak-anak tersebut belajar kelompok dari salah satu siswa yang mempunyai gadget, selain itu pihak guru juga melakukan luring yang langsung terjun langsung ke rumah-rumah siswa.
“Selama pembelajaran tatap muka, sekolah dibatasi hanya dua jam selama PTM serta dilakukan juga pembatasan ketat terhadap jumlah siswa yang mengikuti PTM,” ungkapnya.
“Jumlah siswa dibatasi satu ruang hanya diisi 10 anak,” pungkasnya.
Longsor dan pergerakan tanah beberapa waktu lalu yang menerjang 2 kampung yakni Jatinunggal dan Ciatar di Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor mendapatkan perhatian dari Wahana Lingkungan (Walhi) Jabar.
Menurut Ketua Walhi Jabar, Mieki W Paendong, pihak perusahaan tambang yakni PT BSM jangan juga menyalahkan alam terjadinya longsor dan pergerakan tanah yang mengakibatkan puluhan rumah terdampak dan warga harus mengungsi.
“Jqngan juga menyalahkan alam, ada juga faktor geologi yang memang seharusnya sejak awal harus jadi kajian. Kalau kami berani kesimpulan bahwa itu ada dampak aktivitas pertambangan disitu dengan cara terbuka terhadap lubang galian yang ada di lokasi,” kata Ketua Walhi Jabar Mieki W Paendong saat dikonfirmasi, Kamis (16/9).
Ia menegaskan, dari beberapa pantauan di beberapa media dan informasi warga bahwa perusahaan tambang tersebut (PT BSM) melakukan aktivitas pertambangannya dengan menggunakan metode-metode yang tidak ramah lingkungan. Bahkan hal itu menjadi trigger pemicu longsor yang terjadi di Rumpin.
“Seharusnya hal ini menjadi sisi kelam pertambangan terlepas mereka memiliki izin atau tidak itu yang meski kita kritisi. Itu kan memberikan dampak terlebih dari factor-faktor lain dengan cara membuat lubang terbuka yang membuat unsur air dari lapisan tanah terkikis sehingga membuat tanah labil,” katanya.
Dengan begitu, Walhi Jabar meminta harus ada evaluasi karena hal itu sebenarnya menjadi pengawasan Dinas ESDM Provisi Jawa Barat dimana pertambangan itu boleh dilakukan jaraknya minimal 1 kilometer dari pemukiman.
“Untuk jangka pendek harus ada evaluasi bagaimana SOP yang dilakukan apakah benar-benar melaksanakan SOP atau emang tidak melaksanakan SOP,” tegasnya.
Ia lebih lanjut menceritakan sejak lama Walhi Jabar sudah menyoroti pertambangan yang ada di Jawa Barat termasuk di wilayah Kabupaten Bogor.
Saat itu ketika momentum Pilkada Jabar, pihaknya mendesak calon gubernur ketika terpilih untuk memoratorium izin tambang baru. Saat itu kata dia cukup direspon dengan beberapa kajian. Namun saat ini tidak ada tindak lanjut kemudian ada UU Cipta Kerja yang kewenangannya di pusat.
“Paling untuk saat ini melakukan desakan awal lewat strategi kampanye bahwa aktivitas pertambangan selain akan merubah bentang alam selain dampak longsor, aktivitas truk pengangkut rusaknya jalan pontensi itu yang harus dipikirkan, kalau bisa harus dihentikan aktivitas pertambangan,” pungkasnya.
Setelah tutup selama kurang lebih dua bulan terakhir, akhirnya pemerintah pusat dan daerah Kabupaten Bogor mengizinkan bioskop untuk beroperasi kembali. Pada hari ini, (Kamis 16 September 2021-red) Cinema XXI Cibinong City Mall mulai dibuka kembali.
Sejumlah aturan diberlakukan, diantaranya wajib skrining dengan aplikasi Peduli Lindungi, wajib telah divaksin dua kali, minimal usia 12 tahun ke atas, tidak diperkenankan makan atau minum di area teater dan wajib menjaga jarak.
“Kami patuhi aturan yang ada demi kebaikan semua. Untuk scan QR code yang diizinkan masuk adalah yang memiliki tanda hijau yang artinya telah dua kali vaksin, hal ini berlaku buntuk semua yang masuk ke area termasuk pegawai kami, kapasitas maksimum dalam theater adalah 50%,” Ungkap Syukur Manager Cinema XXI.
Pada masa uji coba ini Cinema XXI Cibinong City Mall dibuka dengan tiga theater dari delapan theater yang tersedia dan menayangkan film Hollywood seperti Black Widow, Fast & Furious 9 dan Suicide Squad. Kemungkinan perubahan film atau penambahan theater tergantung dari peraturan pusat dan daerah ke depannya.
Harga tiket masuk yang berlaku saat ini adalah Senin – Kamis Rp 35.000,-, Jumat Rp 40.000,- dan Sabtu-Minggu Rp 55.000,-. Pintu lobby dibuka mulai pukul 11.30 WIB dan film terakhir diputar pukul 18.30 WIB.
Tantri, salah seorang pengunjung Cinema XX mengatakan, “Senang sekali bioskop sudah boleh buka, kebetulan saya dan suami hari ini memang niat ke Cinema XXI untuk nonton, walaupun film yang kita pilih ini sudah pernah kita tonton sebelumnya tapi karena kangen suasana nonton di bioskop ya ngga apa-apa, kita tetap happy”. “Semoga film-film baru juga segera tayang ya, dan semoga aturan usia makin melonggar, supaya bisa nonton film bareng anak juga,” tukasnya.
Puluhan warga Kampung Pasirpeuteuy, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor berswadaya membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan lintas Rancabakti – Gununggaru, Pasirpeuteuy.
Hal ini dilakukan, lantaran sudah lama tebingan yang ambrol itu tak diperbaiki pemerintah.
Tokoh masyarakat setempat H Yaya mengatakan, peristiwa TPT ambrol terjadi sejak tahun 2020 lalu, sehingga menyebabkan serapan air tidak mengalir pada bagian bangunan gorong-gorong.
Swadaya tersebut kata dia sebagai bentuk keprihatinan masyarakat karena Pemerintah Kabupaten Bogor hal ini Dinas PUPR tidak kunjung memperbaiki TPT jalan yang ambruk itu.
“Pada akhirnya warga dan Pemerintah Desa Nanggung berinisiatif untuk memperbaiki tebingan tersebut,” ujar Yaya kepada Jurnal Bogor, kemarin.
TPT tersebut dibangun sepanjang 10 meter dan tinggi 4 meter. “Swadaya masyarakat dengan dibangun TPT merupakan hasil anggaran pribadi,” tambahnya.
Sebelumnya Pemerintah Desa Nanggung sudah beberapa kali mengajukan untuk perbaikan ke pihak terkait, namun hingga kini tak kunjung dibangun.
“Desa sudah mengajukan beberapa kali karena memang tidak ditanggapi akhirnya masyarakat berinisiatif membangun TPT tersebut,” tutupnya.
Kepala Desa Nanggung Muhamad Sodik membenarkan bahwa tebingan yang sudah lama ambrol itu berada di areal jalan milik Kabupaten Bogor Kini telah dibangun hasil swadaya masyarakat.
“Kami sudah mengajukan beberapa kali namun tak direspon, akhirnya warga melakukan langkah dengan membangun TPT itu,” papar Sodik.
Warga khawatir kejadian ambrol tebingan itu sudah lama. “Kalau lama dibiarkan khawatir ambrolnya tebingan itu semakin membesar,” pungkasnya.
Di tengah masih merebaknya pandemi Covid-19, harapan kesejahteraan petani tetap meningkat seiring pertumbuhan sektor pertanian yang dapat dilihat dari nilai tukar petani.
Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian melalui Badan Pengembangan dan Penyuluhan SDM Pertanian (BPPSDMP) berusaha untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meminimalkan persentase tingkat kemiskinan melalui peningkatan kemampuan/ kapaditas petani di era pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai hasil kolaborasi BPPSDMP dengan Komisi IV DPR RI akan menajdi salah satu solusinya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Prof. Dedi Nursyamsi, beberapa waktu lalu menyampaikan pentingnya peningkatan SDM. “Jika ingin pertanian maju, majukan dahulu kualitas SDM. Karena SDM yang berkualitas bisa menghadirkan inovasi dan terobosan-terobosan yang dibutuhkan pertanian,” kata Dedi.
Petani sebagai aset insani pertanian, dan sekaligus sebagai lokomotif tentu harus kreatif, profesional, mandiri, berdaya saing, dan berwawasan global. Bimbingan Teknis Merawat Ternak Ruminansia bagi petani peternak adalah upaya untuk mewujudkan harapan diatas.
Sebanyak 60 orang petani dari 9 kecamatan kabupaten Nganjuk mengikuti kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani selama 2 hari mulai tanggal 15 sd 16 September 2021 di Kafe Rakitos jln. Raya Surabaya sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Pembukaan Bimbingan teknis yang dilakukan oleh anggota DPR RI Komisi IV Drs. H Guntur Sasono, M.SI, dihadiri oleh Kepala BBPP Batu yang diwakili Sugino, S.Pt, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, yang diwakili Sekretaris Dinas Pertanian kab. Nganjuk, Ferry Hendro S.Sos, MM, para pejabat fungsional lainnya.
Ferry, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, dalam sambutannya, “pada tahun 2021 Kabupaten Nganjuk menyadari dengan tuntutan peningkatan produktifitas pertanian sementara sisi kemampuan para petani relatif masih perlu ditingkatkan, Bimbingan teknis amat sangat membantu. Oleh karena itu pihak Dinas Pertanian berharap semoga kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan agar ilmu yang diberikan dapat diterapkan oleh petani dan memaksimalkan potensi Kabupaten Nganjuk,” ungkap Ferry.
Sementara Drs. H Guntur Sasono, M.SI, Komisi IV DPR RI mengapresiasi Kementerian Pertanian atas penyelenggaraan bimtek yang sudah dilaksanakan secara berkala dalam rangka meningkatkkan kualitas sumberdaya manusia pertanian. Guntur berharap bimtek dapat bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga bisa diaplikasikan. Peserta yang berkesempatan hadir pada hari ini berkewajiban untuk memberikan ilmunya dan menyampaikan informasi, pengetahuan kepada petani lain yang ada diwilayahnya.
Selanjutnya, Anggota Dewan DPR RI dari komisi IV yang femilier ini mengatakan selain manfaat dari Bimtek, Indonesia ini negara yang gemah ripah loh jinawi rasanya tidak rela masyarakat/petani tidak sejahtera banyak hal usaha disektor pertanian yang dapat dilakukan mulai dari hulu sampai hilir.
Sandainya para petani menyadari dengan memberi pakan yang baik, kebersihan kandang terawat, kemudian juga memahami terkait dengan kesehatan hewan sudah pasti produktifitasnya akan meningkat dan mutu dari produk ternak akan baik pula, kemudian hal lainnya jangan buru-buru menjual hasil ternak tapi perlu tahu bagaimana produk turunannya.
Harga daging sapi ini di Asia, Indonesia masih tergolong mahal yaitu kisaran Rp. 125.000 /kg ini adalah peluang yang dapat diusahakan oleh para petani. Makanya saya minta kepada peserta dalam waktu 2 hari ini, betul-betul fokus mempelajari materi-materi yang diberikan atau sekaligus sharing pengalaman sehingga memperoleh manfaat lebih.
Dalam sesi tanya jawab dengan peserta, pilihan antara ternak kambing dan sapi, para peserta cenderung memilih ternak sapi, karena menurut mereka kotoran sapi mampu menghasilkan kotoran kisaran 10 % dari bobot sapi sehingga kotoran yang melimpah dapat diolah menjadi pupuk untuk kebutuhan tanaman mereka terutama bawang merah.
Dengan demikian mampu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus dapat mengurangi biaya produksi. Dan ujungnya tentu saja peningkatan pendapatan. Permintaan mereka selanjutnya Pak Guntur dapat memberi bantuan sapi untuk setiap kelompok.
Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Bogor, telah turun ke Level 3. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun sudah mengizinkan pusat perbelanjaan untuk buka sejak 24 Agustus lalu.
Salah satu syaratnya adalah setiap pusat perbelanjaan mesti menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk memudahkan tracing bagi pengunjung mal di masa pandemi.
“Setiap pengunjung mal wajib check in ketika masuk. Saat keluar harus check out. Nanti di aplikasi itu terlihat, mana warga yang sudah tuntas divaksin, mana yang baru sekali, mana yang belum dan siapa yang terjangkit covid, tetapi masih keluyuran,” ujar Humas Satgas Covid-19 Kota Bogor, Rahmat Hidayat kepada wartawan, Rabu (15/9).
Menurut dia, tak hanya pintu masuk dan keluar pusat perbelanjaan yang dipasangi aplikasi PeduliLindungi, namun setiap tenan yang berada di dalamnya pun turut dipasangi aplikasi tersebut. “Jadi mereka yang bekerja di tenan-tenan melakukan hal serupa seperti pengunjung,” katanya.
Rahmat menegaskan bahwa penerapan aplikasi tersebut merupakan bagian dari ekosistem untuk saling melindungi antar sesama di tengah pandemi. “Selain vaksin, aplikasi ini pun penting dalam melawan covid. Dan kami membuka kerjasama selebar-lebarnya bagi pihak-pihak untuk menjadi bagian dari ekosistem itu,” kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika itu.
Sementara itu, salah seorang pegawai pada sebuah tenan di mal BTM, Riko mengaku, sejak pusat perbelanjaan dibuka dan memberlakukan aplikasi tersebut sebagai syarat masuk, pengunjung tak seramai biasanya.
“Nggak begitu ramai mas. Tidak seperti biasanya. Pelanggan toko, banyak yang memilih untuk COD di luar mal. Alasannya mereka malas daftar aplikasi itu,” ucapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bima Arya mengatakan bahwa sejauh ini para pengelola pusat perbelanjaan yang ada di Kota Bogor sudah mempersiapkan diri untuk kembali beroperasi.
Hal itu, kata Bima, ditandai dengan penerapan prokes yang sudah sangat baik. Selain itu, sosialisasi soal aplikasi PeduliLindungi yang menjadi syarat pengunjung untuk masuk ke dalam mal terus digencarkan.
“Angka Covid-19 di Kota Bogor terus membaik dan mal secara keseluruhan sudah siap untuk dibuka. Sekarang tinggal kami gencarkan sosialisasi aplikasi PeduliLindungi dan pemasangan QR Code di sebanyak titik,” paparnya.