Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan kasus kematian akibat Covid-19 pada Juli 2021 ini menjadi kasus kematian tertinggi. Hal itu dia ungkapkan saat memantau kegiatan vaksinasi massal di Desa Ciamanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu pagi (21/7/2021).
Dia mengatakan, pada Juli kasus kematian, baik yang dirawat di rumah sakit atau yang melakukan isolasi mandiri (isoman) mencapai 574 kasus.
“Bulan Juli 2021 laporan dari Gugus Tugas itu hampir 574 yang meninggal karena Covid-19,” kata Sekda Burhan kepada wartawan.
Ia pun menegaskan, selain gencar vaksinasi massal yang terus dilakukan Pemkab Bogor, baik secara massal maupun secara door to door, peran serta masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan (prokes) itu sangat penting.
“Kita tak bosan-bosannya mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan karena saat ini varian baru Covid mudah menyebar dan menular,” katanya.
Lebih lanjut ia meminta peran serta gugus kecamatan dan desa sesuai instruksi Bupati Bogor Ade Yasin agar jangan sampai menelantarkan pasien Covid-19 yang sedang melakukan isoman.
“Kita pun dari Pemkab kerjasama dengan Polres dan Kodim saat ini telah menyalurkan bantuan sembako, obat dan vitamin dan juga kita juga ada tim Gercep (Gerak Cepat) yang bisa diakses melalui nomor yang telah disebar oleh pemerintah desa,” pungkasnya.
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali tidak dijalankan dengan efektif oleh pihak perusahaan di bidang sektor industri, salah satunya PT Bentonit Alam Indonesia (BAI) yang terletak di Kampung Jambu Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Pasalnya pihak perusahaan masih memperkerjakan seluruh karyawanya secara normal.
Padahal pemerintah telah menetapkan peraturan PPKM Darurat untuk sektor industri agar memberlakukan kebijakan 50% bekerja dan 50% Work From Home (WFH).
Humas PT BHI Andi Ahmad, membenarkan bahwa pemberlakuan PPKM Darurat tidak dilakukan di perusahaan tersebut, sehingga seluruh karyawan masuk 100%. “Semua pekerjaan normal biasa aja, sesuai dengan jadwalnya masing masing, termasuk dimasa PPKM darurat,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (21/7).
Terpisah, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Leuwisadeng Ceppy Tarmizi, menyampaikan sejauh ini dalam pemberlakuan PPKM Darurat untuk sektor industri belum mendapatkan laporan pemberlakuan jam kerja.
“Nanti pihak Muspika Kecamatan Leuwisadeng akan menindak lanjuti bersama pihak perusahaan untuk membahas sistem kerja, apalagi kondisi saat ini sedang dalam PPKM Darurat,” ungkapnya.
Menurut Cepy, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai sistem kerja yang di berlakukan oleh pihak PT BAI, sehingga pihaknya akan mengawasi lebih dalam. “Bukan soal pengawasan ya, kita belum mendapatkan informasi hal ini akan tetapi kita akan mengawasi terkait hal ini,” singkatnya.
Sementara sebelumnya, puluhan masyarakat menggeruduk PT BAI karena tidak meliburkan karyawannya pada libur Hari Raya Idul Adha dan masih beroperasi saat malam takbiran. Namun setelah ada desakan dari warga dan MUI Desa Sibanteng, karyawan perusahaan akhirnya mendapatkan libur.
Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menyampaikan informasi dan imbauannya, Rabu (21/7/2021). “Kami sampaikan bahwa hingga saat ini Perumda Tirta Pakuan masih berupaya melakukan normalisasi pengaliran dengan membuang udara yang terjebak di dalam pipa melalui saluran-saluran pembuangan (wash out) yang tersedia.” Tulis imbauan tersebut.
Di beberapa tempat pasokan air bersih masih terjadi gangguan, karena masih ada udara yang terjebak di dalam pipa sehingga menghambat pasokan air ke pelanggan. “Kami imbau pelanggan tetep menampung air saat masih mengalir, hingga pasokan kembali pulih.”
Tirta Pakuan masih menyiapkan armada tangki untuk suplai air gratis bagi pelanggan. Silakan hubungi Call Center di nomor 0251-8324111 atau chat WA 08111182123. Link Instagram Perumda Tirta Pakuan https://www.instagram.com/p/CRkvVYsrGeH/?utm_medium=copy_link
Sebelumnya, Tirta Pakuan mengumumkan informasi kejadian kebocoran pipa transmisi air baku 1000 mm jalur Intake Ciherang Pondok – IPA Dekeng di area pembangunan Double Track KRL Bogor-Sukabumi di daerah Gunung Gadung bawah Kel Genteng, Kec Bogor Selatan Kota Bogor, Minggu (18/7/2021).
Kebocoran berpotensi menyebabkan sistem pengolahan air di IPA Dekeng terganggu hingga STOP PRODUKSI sementara, sehingga berdampak pada pelayanan di wilayah sebagian Bogor Timur (sebagian Sukasari, Pajajaran), Bogor Selatan (Bondongan, Empang, Layungsari, BNR), Bogor Tengah (Babakan, Babakan Pasar, Cibogor, Ciwaringin, Gudang, Paledang, Pabaton, Sempur, Tegallega, Panaragan, Kebon kalapa).
Bogor Barat (Balungbangjaya, Bubulak, Cilendek Barat, Cilendek Timur, Curug, Curugmekar, Gunungbatu, Loji, Margajaya, Menteng, Pasirjaya, Pasirkuda, Pasirmulya, Semplak, Sindangbarang, Situgede), dan Kecamatan Tanah Sareal (Cibadak, Kayumanis, Kebon pedes, Kedung badak, Kedung jaya, Kedung waringin, Kencana, Mekarwangi, Sukadamai, Sukaresmi, Tanah sareal.
“Petugas sudah dikerahkan menuju lokasi untuk pemantauan. Kepada para pelanggan, mohon untuk menampung air untuk mengantisipasi gangguan.” Demikian imbauan dari Tirta Pakuan tersebut.
DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor bersama Wakil Ketua Komisi I DPR RI H. Anton Sukartono Suratto menyalurkan 11 ekor hewan qurban kepada masyarakat Kabupaten Bogor pada Hari Raya Idul Adha 1442, Selasa (20/7/2021), serta beberapa hari sebelumnya menyalurkan ribuan paket sembako dan beras kepada masyarakat Kabupaten Bogor, yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) Covid-19.
“Alhamdulillah tahun ini kami DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor menyalur 9 ekor sapi dan 3 ekor kambing dari Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bogor, yang kami didistribusikan kepada 6 dapil yang ada di Kabupaten Bogor,” ungkap pria yang akrab disapa Kang H. Anton, Rabu (21/7/2021).
Lebih jauh Kang Anton menuturkan, penyaluran bantuan hewan qurban tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan, terlebih saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang masih mewabah di beberapa wilayah Indonesia yang berdampak ke segala aspek terutama pada sektor ekonomi.
“Bantuan hewan qurban ini semata-mata sebagai bentuk kepedulian kami Partai Demokrat Kabupaten Bogor kepada masyarakat yang membutuhkan, hal ini kami lakukan sesuai intruksi arahan Ketua Umum Kami Mas AHY untu terus berjuang bersama rakyat dalam masa pandemi ini,” paparnya.
Kang Anton yang juga menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor berharap, melalui kegiatan ini dapat didistribusi kepada masyarakat yang memang sangat membutuhkan agar semarak Hari Raya Idul Adha bisa dirasakan dan hikmah berqurban bisa dipetik untuk kemudian diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap kepada panitia-panitia qurban di masing-masing titik yang telah mendapat penyaluran hewan qurban ini agar membagikan kepada yang sangat membutuhkan sehingga kita sama-sama merasakan dan menyemarakkan Hari Raya Idul Adha untuk bisa memetik hikmah Idul Adha yaitu hikmah berkurban,” tutupnya.
Beberapa hari sebelumnya, Kang Anton juga menyalurkan 1000 paket sembako dan beras kepada masyarakat Kabupaten Bogor yang sedang melakukan isoman.
Dalam rangka merayakan peringatan Idul Adha 1442, Perumda BPR Bank Kota Bogor pada tahun ini melaksanakan kegiatan Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Kurban. Pelaksanaan penyembelihan dan penyaluran daging kurban tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan pada Selasa, 20 Juli 2021 di kantor pusat Bank Kota Bogor, Jl. RE Martadinata No.45 Bogor.
Pelaksanaan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban ini merupakan bentuk nilai-nilai religius dan kepedulian Perumda BPR Bank Kota Bogor kepada lingkungan dan masyarakat sekitar. Ini merupakan kegiatan/agenda rutin Perumda BPR Bank Kota Bogor setiap tahunnya melaksanakan kegiatan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban pada Idul Adha 1442 H.
Namun ditahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sesuai dengan protokol kesehatan bahwa tidak boleh ada kerumunan/antrian maka Perumda BPR Bank Kota Bogor berkoordinasi dengan Ketua RW setempat untuk menyalurkan daging kurban kepada warga sekitar. Dengan bantuan penyaluran daging kurban tersebut, diharapkan silaturahmi di antara Perumda BPR Bank Kota Bogor dan masyarakat di lingkungan perusahaan semakin erat dan sinergi harmonis.
Pada tahun ini Perumda BPR Bank Kota Bogor melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 1 ekor sapi, yang didistribusikan kepada kurang lebih 200 orang warga sekitar perusahaan (mustahik) yang berhak menerima daging kurban. Dan juga Bank Kota Bogor melalui dana CSR memberikan 3 ekor kambing yang diberikan 2 ekor kambing kepada Masjid At-taqwa dan 1 ekor kambing kepada BAZNAS
Pada pelaksanaan kurban tahun ini Perumda BPR Bank Kota Bogor mengusung tema ‘Berbagi dimasa pandemi’’, dimana pada masa pandemi ini diharapkan dengan adanya penyaluran daging kurban untuk warga sekitar dapat melupakan sejenak permasalahan yang terjadi dan dapat terhibur dengan berkumpul bersama keluarganya.
Tidak hanya warga sekitar, penyaluran hewan kurban pun dibagikan kepada beberapa petugas kebersihan/pengangkut sampah di lingkungan Kantor Perumda BPR Bank Kota Bogor. Penyerahan Simbolis dilakukan oleh Direktur Kepatuhan Perumda BPR Bank Kota Bogor (Anjas Asmara).
Dan tentunya harapan Jajaran Direksi, mudah-mudahan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dan penyaluran daging kurban Perumda BPR Bank Kota Bogor bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi berkah bagi Perumda BPR Bank Kota Bogor, dan selanjutnya kegiatan ini tentunya diharapkan bisa dijadikan agenda rutin tahunan Perumda BPR Bank Kota Bogor dan meningkat setiap tahunnya.
Warga satu RT di Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, ikut vaksinasi Covid -19 yang berlangsung di halaman Yayasan ABAS. Vaksinasi masif yang menyasar warga yang tinggal diperkampungan ini dalam rangka mengejar target 1,2 juta dari 6 juta jiwa warga Kabupaten Bogor, September mendatang sudah mendapatkan vaksin.
“Vaksinasi ini akan terus digelar, tak hanya di Puskesmas, tapi langsung menyasar ke tingkat RT. Alhamdulillah, dalam vaksinasi Senin (19/07/2021), warga dari RT 03/03, Desa Tonjong, sangat antusias sekali mengikuti vaksinasi,”kata Camat Tajurhalang Fikri Ikhsani, Selasa (20/07/2021).
Fikri mengungkapkan, tingginya antusiasme warga tujuh desa di Kecamatan Tajurhalang ikut vaksinasi lantaran mereka sudah mengerti atau paham, jika vaksinasi sangat penting untuk meningkatkan kekebalan atau imunitas tubuh di masa pandemi Covid-19 ini.
” Kalau melihat antusiasme warga setiap kali digelar vaksinasi, rasa lelah dan lain-lainnya hilang yang ada semangat untuk terus memperbanyak jumlah warga yang divaksin,”ujar ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor itu.
Pada kesempatan itu, Fikri pun mengapresiasi, sumbangsih pengelola Yayasan ABAS karena mereka mengizinkan areal yayasan dijadikan tempat vaksinasi. “Mewakili Pemerintah Kabupaten Bogor dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada pemilik Yayasan ABAS yang turut mendukung suksesnya vaksinasi di Desa Tonjong, khususnya untuk warga RT 03/03,” katanya.
Ketua Yayasan ABAS Maria Rosa mengaku senang, yayasannya dijadikan tempat vaksinasi bagi warga Desa Tonjong. “Vaksinasi itu harus kita dukung, karena ini demi kebaikan bersama. Yayasan kami dengan senang hati membantu semampunya demi suksesnya vaksinasi ini,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Yayasan ABAS ini merupakan sebuah lembaga sosial, dalam aksinya yayasan ini terbuka untuk umum, tanpa memandang suku, agama maupun ras.
Selaku penggerak sosial yayasan kami terbuka bagi siapa saja tanpa memandang apa agamanya dan suku serta ras semua kami tampung, apa lagi untuk vaksinasi yang memang program pemerintah,” kata Maria menutupi.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, kembali menyalurkan hewan kurban kepada 12 desa binaan perusahaan yang ada di sekitar pabrik Citeureup dan head office Jakarta. Hewan kurban yang terdiri dari kambing dan sapi itu diserahkan ke 12 pemerintah desa, Senin (19/07/2021) lalu, di Masjid Assalam, untuk wilayah Citeureup, sedangan di Jakarta, hewan kurban diserahkan ke Masjid Al Amal Setiabudi, Kelurahan Setiabudi.
“Total hewan kurban yang kami serahkan itu sebanyak 32 ekor, dengan rincian 29 sapi dan 3 ekor kambing,”kata Direktur and Corporate Secretary, Oey Marcos, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/07/2021).
Oey menjelaskan, semua hewan kurban baik itu kambing maupun sapi dibeli dari peternak lokal yang ada di sekitaran pabrik Citeureup. Ada alasannya khususnya, kenapa Indocement membeli hewan kurban dari warga lokal, satu diantaranya membantu para petani.
“Sejak beberapa tahun lalu, kami mengembangkan program kerangka program local purchase (pembelian lokal) dari peternak lokal yang berada di sekitar Citeureup. Hewan ini kami kepada warga yang membutuhkan terutama yang terdampak Covid-19 saat ini,” ujarnya.
Oey Marcos menerangkan, selain di Kompleks Pabrik Citeureup dan Head Office Jakarta, hewan kurban juga menyalurkan hewan kurban di cabang pabrik lainnya yang berada di beberapa daerah di Indonesia, seperti di Cirebon.
“Di Cirebon, Indocement menyerahkan total 156 ekor domba yang didistribusikan kepada masyarakat di 14 desa mitra, unsur Muspika, dan 14 pesantren mitra perusahaan,” jelasnya.
Sementara di Tarjun, Kalimantan Selatan, dan Terminal Batubara, Cigading, Kota Cilegon, Provinsi Banten, serta di sekitar water treatment plant Cantung/Sei Kupang,NTT, kata Oey Marcos, Indocement mendistribusikan total 12 ekor sapi yang dibagikan untuk masyarakat dari 10 desa mitra masyarakat dan untuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotabaru. “Di Cilegon kami menyalurkan 6 ekor domba,” katanya.
Oey Marcos menyebut, Indocement menyadari bahwa pembagian hewan kurban ini sangat berperan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dalam masa sulit di masa Pandemi Covid-19.
“Dii masa pandemi ini rasa sosial harus ditingkatkan dan peduli terhadap lingkungan sekitar sebagai manifestasi nyata dari wujud solidaritas dan kebersamaan. Gotong royong dan saling bahu membahu antara sesama merupakan sikap positif yang seharusnya dijadikan sebagai modal fundamental untuk membangun optimisme kolektif segenap elemen masyarakat untuk dapat bangkit kembali dari keterpurukan yang terjadi akibat Pandemi Covid-19,” kata Oey Marcos menutupi.
Media sosial diramaikan gambar yang viral dengan membeludaknya para pengunjung di Pasar Tohaga Leuwiliang. Pihak kepolisian dari Mapolsek Leuwiliang pun memastikan bahwa informasi itu tidak benar alias hoax.
Kapolsek Leuwiliang Kompol Ismet Inono menerangkan, foto keadaan Pasar Leuwiliang yang tengah viral di medsos yang muncul sebelum hari Raya idul adha itu adalah informasinya tidak benar.
“Dipastikan informasi yang beredar di medsos itu adalah foto lama dan menggambarkan sebelum diberlakukannya PPKM darurat,” terang Kapolsek Leuwiliang Kompol Ismet Inono.
Menurutnya, disaat jelang lebaran foto tersebut selalu muncul dan sudah berkali-kali dikirim di medsos.
Kesimpulannya lanjut Ismet, foto itu sudah 3 tahun yang lalu dan selalu dikirim di medsos.
“Kami menanggapi foto tersebut bukan yang sebenarnya tentang keadaan Pasar Leuwiliang yang sebenarnya.”
“Dapat kami laporkan, dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro darurat keberadaan pasar Leuwiliang tidak seperti yang muncul di medsos.”
Oleh karenanya pihaknya terus membirkan imbauan kaitan prokes bagi pengunjung Lasar Leuwiliang.” “Pengunjung pasar saat ini sekitar 30 persen,” imbuhnya.
Setiap hari dilaksanakan oleh tim Satgas Covid -19 maupun oleh anggota babinmas dan unit jajaran yang setiap hari rutin di pos lantas area pintu masuk Pasar Leuwiliag memberikan imbauan melalui pengeras suara sembari memberikan masker bagi warga pengunjung pasar.
“Alhamdulillah semua berjalan aman kondusif dan protokol kesehatan tetap dilaksanakan,” ujarnya.
Puluhan masyarakat menggeruduk PT Bentonit Alam Indonesia (BAI) yang berlokasi di Kampung Jambu, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, karena tidak ada libur Hari Raya Idul Adha.
Menurut Ketua MUI Desa Sibanteng Acep Nugraha, unjuk rasa tersebut adalah salah satu bentuk dukungan terhadap karyawan perusahaan yang tidak diberi libur di Hari Raya Idul Adha.
Pihak perusahan dinilai sangat meresahkan di Hari Raya Idul Adha yang terus beroperasi,” ujar Acep Nugraha, Senin (19/7) malam.
Acep Nugraha mengaku dengan terus beroperasinya hingga malam takbir idul Adha, menurutnya perusahaan PT BAI dinilai sangat keterlaluan.
“Setiap hari raya, kegiatan perusahaan seharusnya diliburkan ini malah para karyawan tetap dikerjakan,” ungkapnya.
Tentunya perusahaan harus menghargai dan menghormati di hari raya besar ini terutama di Hari Raya Idul Adha. Terlebih mayoritas karyawan yang tinggal di wilayah sekitar adalah muslim.
“Kita memohon kepada perusahaan (PT BAI-Red) untuk diistirahatkan sementara waktu, untuk hanya menjalankan takbiran dan solat Idul Adha,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sibanteng Didin Hapipudin mengatakan, setelah dirinya melakukan musyawarah dengan pihak perusahan, dengan hasil keinginan masyarakat dikabulkan.
“Alhamdulillah, mulai malam ini sudah mulai libur sampai hari Rabu pagi,” kata didin.
Didin menjelaskan persoalan dengan tidak diliburkannya para karyawan, mengingat pertimbangan pabrik yang mungkin tidak stabilnya produksi dan kurangnya pekerja sehingga jadi pertimbangan untuk menyelamatkan pabrik.
Kendati demikian, lanjutnya, pihak perusahaan memberikan kebijakan untuk melakukan ibadah Sholat Idul Adha. Kemudian karyawan kembali bekerja.
“Alhamdulillah yang tadinya 14 masjid dan 8 mushola akan melakukan demonstrasi ke PT BAI, sehingga kita bisa mengatasi dan tidak terjadi timbul persoalan yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Humas PT Bentonit Alam Indonesia (BAI) Andi Ahmad, menyampaikan dalam hal ini tuntutan terhadap masyarakat sekitar sudah dikabulkan oleh pihak perusahaan, sehingga libur di hari raya ini diberlakukan.
“Perencanaannya tadi sudah disepakati bersama, akan tetapi tadi ship dua masuk full dengan jam kerja hanya lima jam,” tukasnya.
Banyaknya warga yang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) karena terpapar Covid-19, sehingga kebutuhan oksigen saat ini menjadi prioritas yang dicari warga. Ketersediaan oksigen disejumlah depo pengisian mulai langka, dan warga mengalami kesulitan mendapatkan oksigen.
Melihat kondisi seperti itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor bekerjasama dan berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, memberikan oksigen gratis kepada warga berlokasi di toko Putra Tiga Surya Abadi, Jalan Sejahtera Kampung Babakan, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Senin (19/7).
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Herry Hermanus Horo mengatakan, kegiatan pengisian oksigen gratis yang dibantu oleh Kadin Kota Bogor ini karena terjadinya kelangkaan oksigen saat ini, dan bukan karena kesengajaan, tetapi dimen sangat tinggi, sehingga Kota Bogor juga merasakan susahnya mendapatkan oksigen.
“Kami ingin membantu meringankan warga Kota Bogor yang saat ini kesulitan mendapatkan oksigen. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakaf, karena banyak warga yang Isoman membutuhkan oksigen,” katanya.
Harry juga menerangkan, dalam Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 tingkat Kota Bogor, tidak ada kegiatan apapun yang dilakukan, karena dalam masa PPKM Mikro Darurat. “Kami tidak mengadakan acara, hanya kegiatan internal saja. Kami juga mengapresiasi Kadin Kota Bogor yang sudah membantu kegiatan ini, semoga ini bermanfaat dan masyarakat terbantu,” jelasnya.
Sementara, Ketua Kadin Kota Bogor, Almer Faiq Rusyidi mengatakan, kegiatan pengisian oksigen secara gratis dilakukan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke 61. Kadin Kota Bogor berkolaborasi dan bekerjasama dengan Kejari Kota Bogor. “Kami berkolaborasi dengan Kejari untuk pengadaan pengisian tabung oksigen gratis ini bagi warga yang saat ini sangat membutuhkan oksigen dan sedang melakukan Isoman,” ungkap Almer.
Ia juga berharap dengan kegiatan ini dapat bermanfaat dan membantu masyarakat. Kadin Kota Bogor juga turut prihatin dengan kondisi saat ini, dimana oksigen sangat langka dan susah didapatkan.
“Kami Kadin ingin bermanfaat bagi masyarakat banyak dan ingin mendorong teman-teman para pengusaha untuk bersama-sama membantu Pemkot Bogor, dengan aksi nyata program kepedulian dan kemanusiaan. Kadin Kota Bogor akan selalu turun membantu masyarakat di Kota Bogor,” ucapnya.
Almer menambahkan, kondisi pandemi Covid-19, terutama di masa PPKM Darurat ini memang berimbas juga kepada para pengusaha. Tetapi secara bersama-sama dan kompak, organisasi Kadin akan terus bergerak memberikan manfaat bagi orang lain. “Kadin akan terus bergerak membantu Pemkot Bogor dan masyarakat. Untuk kegiatan rutin, setiap Jumat kita menyediakan makanan bagi warga Isoman di masing-masing wilayah Kecamatan,” jelasnya.
Pantauan dilokasi, warga berdatangan membawa tabung oksigen untuk di isi secara gratis. Dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat, satu persatu tabung yang dibawa warga di isi oksigen oleh petugas. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kadin dan Kejari yang sudah memberikan pengisian oksigen ini. Kami sangat terbantu, karena ada warga kami yang sedang Isoman kondisinya sesak napas dan sangat membutuhkan oksigen ini. Alhamdulilah kami sangat dibantu sekali,” ujar Ojos warga Kelurahan Bubulak.