33.7 C
Bogor
Tuesday, August 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1144

Kang AW: Revitalisasi Pasar Cisarua untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya melakukan peninjauan  langsung ke pembangunan Pasar Cisarua,  Kabupaten Bogor yang anggarannya bersumber dari pinjaman Pemprov Jabar ke PT SMI dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan diberikan ke Pemkab Bogor melalui mekanisme Bantuan Keuangan tahun anggaran 2021 sebesar Rp 25 miliar.

Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jabar itu bahwa kedatangannya untuk memastikan pembangunannya lancar dan tidak meleset tenggat waktu pembangunannya.

“Pada tahun 2019 lalu, Pasar Cisarua ini telah mendapatkan bantuan anggaran dari Pemprov Jabar sebesar 10 M. Jadi, dalam 2 tahun anggaran Pasar Cisarua ini telah mendapatkan bantuan sebesar 35 M. Ajuan anggaran yang persis sama dengan permohonan yang disampaikan oleh Disperindag Kabupaten  Bogor kepada Pemprov Jabar sejak tahun 2018,” kata  Asep Wahyuwijaya

Sambung pria yang akrab disapa Kang AW itu bahwa peninjauan ini sekaligus juga untuk memberikan informasi kepada Disperindag Kabupaten Bogor dan pemborongnya bahwa meskipun kondisi APBD Pemprov Jabar masih mengalami konstraksi atau defisit sekitar 5 T lebih, tetapi seluruh pembangunan yang anggarannya diberikan bantuan oleh Pemprov Jabar yang sumbernya dari PEN tidak akan terkena rasionalisasi.

“Anggaran yang diperlukan sesuai dengan nilai kontraknya akan tetap dibayarkan oleh Pemrov Jabar. Karenanya, pembangunannya harus benar-benar maksimal baik dari sisi teknis maupun dari sisi waktunya,” tambah Kang AW.

Lebih lanjut dikatakannya sebagaimana yang dilihat di sepanjang perjalanan jalur Puncak menuju Pasar Cisarua ini, pergerakan orang dan kendaraan yang kembali tersendat menandakan bahwa pergerakan ekonomi di kawasan wisata ini sudah mulai kembali menggeliat. Keberadaan pasar yang baik, bersih dan representatif sebagai infrastruktur ekonomi pokok dan tulang punggung (backbone) pergerakan perekonomian rakyat tentunya memiliki peran yang amat signifikan dalam upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi.

“Jadi, spirit itu yang saya kira ada di Pemkab Bogor kenapa mengajukan permohonan bantuan keuangan ke Pemprov Jabar untuk merevitalisasi Pasar Cisarua ini, spirit ini pula yang memotivasi saya dan Pemprov Jabar untuk mendorong dan merealisasikan bantuan anggaran ke pasar ini, saya kira spirit ini pula yang mestinya ada dibenak kita semua,” katanya.

Kang AW menegaskan pikiran soal urgensi dibangunnya pasar ini harus sama dan satu frekuensi. Karena itu, diharapkan pemborong pun tidak asal-asalan dalam membangunnya. “Lalu ke depan PD Pasar Tohaga pun harus benar-benar dalam merawat dan mengelolanya mengingat dampaknya amat besar dalam menunjang perekonomian warga di kawasan wisata ini,” pungkas Kang AW yang juga politisi Partai Demokrat dari Dapil Bogor ini.

**cepikurniawan

Entis: Pengadaan Batik Bukan dari APBD, Keinginan Guru dan Disetujui KKKS SD

0

Leuwiliang | Jurnal Inspirasi

Pengadaan seragam batik untuk guru sekolah di Kabupaten Bogor diselidiki Polres Bogor. Pasalnya disebut-sebut diduga ada penyimpangan menggunakan Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD). Kini beredar surat pernyataan persetujuan pembuatan seragam batik yang ditandatangani oleh para Kelompok Kerja Kepala Sekolah SD (KKKS SD).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan yang kini Kadisdagin Entis Sutisna pun angkat bicara memberikan penjelasan perihal pengadaan batik tersebut. Dia menjelaskan kronologi awalnya memang ada kemauan dari para guru yang meminta dibuatkan batik agar seragam.

“Jadi mereka menghadap, kita punya ide seperti ini jadi silakan motifnya warnanya seperti ini, buat sendiri. Dan saya hanya menyetujui sebagai pimpinan,” kata Entis

Ia menegaskan, kalau pengadaan baju batik tersebut bukan dari sumber APBD, melainkan uang masing-masing guru dan membuatnya di garmen di Ciomas. “Itupun disepakati semua guru, dan itu hampir 20 ribu tapi yang baru pesan 8 ribu lebih. Kalau ditotalkan sekitar 1,9 miliar hasil potongan uang kesejahteraan pegawai,” tegasnya.

Entis mengganggap ada miskomunikasi perihal pengadaan anggaran dan tidak ada uang negara. Karena ini hasil kesepakatan para guru. “Tidak ada kerugian negara, karena ini uang pribadi guru. Dan batik sudah selesai dibuat, bahkan dipakai setiap hari Kamis dengan warna hijau,” cetusnya

Selain itu, dirinya pun siap jika dipanggil lagi sebagai saksi di kepolisian sebagai bahan penyelidikan mereka. “Nanti kita sampaikan ke pihak kepolisian pernyataan bahwa mereka punya inisiatif dan menyuruh memotong anggaran,” ungkapnya

Sementara Kepala Sekolah SD Leuwliang Irma Cahyani membenarkan adanya usulan atas keinginan seragam batik ini dan dibenarkan oleh KKKS SD, melalui permohonannya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor agar dapat membuat seragam batik sebagai pakaian khas Dinas Pendidikan.

KKKS SD pun menyepakati terkait pembayaran atas pesanan seragam batik khas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor tersebut menggunakan dana Kesejahteraan Pegawai (KESPEG). “Pembayarannya dengan cara dibayarkan melalui bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor,” kata Irma kepada wartawan.

Ditempat terpisah  Kadisdik Kabupaten Bogor Djuanda Dimansyah membenarkan kasus ini sedang diselidiki Polres Bogor. “Ini pejabat sebelumnya, yang jelas kita ikuti saja penyelidikan kepolisian karena saya pun baru menjabat sebagai Kadisdik,” tutupnya.

**cepikurniawan

Percepat Warga Divaksin, Polsek Parung Buka Gerai Vaksinasi

0

Parung | Jurnal Inspirasi

Polsek Parung, Resort Bogor menggelar gerai vaksinasi massal yang digelar di halaman kantor Polsek Parung, Sabtu (18/9/2021). Kapolsek Parung Kompol Puji Astono mengatakan kegiatan  Ini merupakan percepatan vaksinasi di wilayah Parung yang dilaksanakan Polres Bogor dan Polsek Parung yang bekerjasama dengan komunitas Indonesia Pasti Bisa.

“Jadi kami cukup bahagia dengan pelaksanaan gerai  vaksinasi hari ini, karena masyarakat cukup antusias jumlah vaksinasi di luar target, yang semulanya 300 ini kata nakes sudah hampir 400 orang lebih,” kata Kapolsek Parung, Kompol Puji Astono, kepada wartawan.

Kompol  Puji Astono mengatakan untuk percepatan vaksinasi massal yang digelar di halaman Kantor Polsek Parung ini tahap pertama dengan dosis vaksin Sinovac dan akan digelar selama sepuluh hari kedepan.

“Kami juga dalam pelaksanaan vaksinasi di polsek ini untuk nakes itu dari sebuah klinik swasta, kenapa demikian agar tidak menggangu pelaksanaan vaksinasi yang ada di puskesmas dan kecamatan,” katanya.

Kapolsek berharap meskipun sudah divaksinasi diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tidak berkerumun, memakai masker dan menjaga jarak. “Dan warga yang belum divaksin segera divaksin untuk meningkatkan herd immunity,” katanya.

Sementara  menurut  salah seorang warga Cogreg, Parung, Sepy (36), sudah merasakan sedikit lega, awalnya  saat hendak disuntik vaksin  merasa tegang dan takut. “Awalnya takut, tapi teryata pas sudah disuntik tidak beras ini tahap pertama sudah lega kalau sudah divaksin,” katanya.

Dan ia juga mengucapkan terimakasih  kepada  Polsek Parung yang  sudah melaksanakan  kegiatan vaksinasi untuk masyarakat.

** cepikurniawan

Dorong Kemandirian Pangan Warga, Pemdes Nanggung Kembangkan Hidroponik

0

Nanggung | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor  guna meningkatkan ekonomi warga khususnya di sektor pertanian, menggalakan kemandirian pangan dengan mengembangkan tanaman hidroponik.

Kepala Desa Nanggung Ahmad Sodik menyampaikan, upaya kedepannya pihaknya akan melakukan pengembangan tanaman hidroponik guna meningkatkan sektor pertanian yang berencana menggandeng tim ahli di bidang pertanian baik dari dinas terkait maupun dari beberapa perguruan tinggi.

Menurutnya, inovasi pertanian hidroponik menjadi salah satu solusi supaya masyarakat tetap bisa menanam di lahan yang sempit dengan kebutuhan air yang sedikit. “Kita juga akan melakukan sosial maping dengan melakukan presisi akurasi data tentang pemetaan potensi pertanian,” ungkap Ahmad Sodik kepada wartawan, kemarin.

Ia juga mengatakan, bahwa pihaknya dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gerbang Emas telah membuat green house di beberapa titik untuk holtikulture. “Kita kembangkan itu hidroponik sehingga ke depan kita melakukan pengembangan sektor pertanian meskipun di wilayah yang minim sumber air,” ucapnya.

Ia juga menyebut, untuk petani tanaman hidroponik untuk saat ini memang didominasi oleh kaum milenial.

Saat ini hasil panen memang baru sebatas dikonsumsi sendiri. Meski demikian, hasil panen tanaman hidroponik tetap mengurangi pengeluaran keluarga karena mereka tidak perlu lagi membeli sayuran untuk dikonsumsi.

“Untuk tanaman Hidroponik kita lebih memanfaatkan green house, selain untuk melakukan penghijauan juga untuk meningkatkan ketahanan pangan dan juga menambah ekonomi warga,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Hotel Grand Savero Bogor Hadirkan Skyroof Garden

0

Private Event Sambil Menikmati Suasana Kota Bogor


Bogor | Jurnal Inpirasi

Kota Bogor adalah salah satu pilihan daerah yang banyak dikunjungi orang-orang sebagai tujuan untuk berlibur. Banyak hotel, kafe dan restoran yang menyajikan makanan dan nuansa yang berbeda-beda.

Buat kamu yang bingung mau staycation dimana, Hotel Grand Savero Bogor menyuguhkan nuansa baru yang berbeda dari biasanya. Selain lokasi nya yang mudah dijangkau karena berada di pusat kota, kini Hotel Grand Savero Bogor juga telah merenovasi area rooftop yang terletak dilantai paling atas.

Mengusung konsep klasik modern dengan sentuhan semi garden, Skyroof Garden menjadi nama yang paling cocok untuk tempat ini. Kamu bisa nikmatin acara sambil menikmati view pemandangan gunung dan Kota Bogor. Suasana nya yang sejuk bakal bikin kamu betah deh!

Soal makanan, Skyroof Garden menyajikan berbagai pilihan menu mulai dari menu barat hingga menu nusantara. Banyak makanan dan minuman lezat yang bisa kamu pesan disini.

Buat kamu yang lagi cari tempat untuk acara pernikahan, meeting, BBQ, Romantic Dinner, dan acara lainnya, bisa langsung aja hubungi Hotel Grand Savero Bogor di nomor 0852 2386 7488 atau 0878 9778 8543.

handymehonk | **

Kebakaran di Gang Basyir Cikaret Hanguskan Satu Rumah

0

Camat Bogor Selatan dan Seklur Cikaret Gerak Cepat 

Bogor | Jurnal Inspirasi

Satu rumah hangus dilalap Si Jago Merah milik Ramdhani Jajuli di Gang Basyir RT01/05 Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada pukul 11.30 WIB, Minggu (19/9/2021).

Kobaran api dapat dijinakan satu jam setelah enam unit Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor diterjunkan ke lokasi kejadian. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu rumah tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dikatakan Sugandi Sekretaris Lurah (Seklur) Kelurahan Cikaret  yang berada dilokasi kejadian, kebakaran diduga akibat dari salahsatu anggota keluarga korban berinisial TBR (43) mengalami gangguan kejiwaan. Dugaan sementara, pelaku dengan sengaja membakar barang-barang pribadinya didalam kamar sehingga api menjalar dan membakar barang seisi rumah tersebut.

“Iya, terjadi kebakaran milik salah seorang warga bernama Ramdhani Jajuli di Gang Basyir RT01/05 pada pukul 11.30 WIB. Kebakaran ini terjadi diduga akibat seorang dari keluarga korban mengalami gangguan jiwa, dengan membakar barang miliknya didalam kamar sehingga api membesar membakar habis seisi rumah,” tuturnya.

Lanjut Sugandi, satu kelurga yang menjadi korban kebakaran tersebut langsung dievakuasi ke lokasi  yang lebih aman dan segera akan disewakan rumah selama kurang lebih tiga bulan kedepan. Selain itu bantuan juga datang dari Dinas Sosial Kota Bogor berupa paket  sembako dan kebutuhan lainnya.

Sementara itu, Camat Bogor Selatan Hidayatulloh menambahkan,”Kedepan pihaknya segera mencarikan solusi pasca kejadian kebakaran tersebut. Dengan memerintahkan lurah dan aparat wilayah untuk mengevakuasi korban dan warga sekitar ketempat aman atau hunian sementara, sembari mengusulkan bantuan terhadap rumah korban,” tambahnya.

 **handymehonk

BPP Kostratani Ujung Tombak Pembangunan Pertanian

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menginstruksikan pembangunan pertanian nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tapi juga kewajiban pemerintah daerah.  Lima peran BPP Kostratani, yaitu sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, dan pusat pengembangan jejaring kemitraan bertumpu pada komitmen dan dukungan penyuluh pertanian di tingkat kecamatan sebagai tempat pembangunan pertanian untuk mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern.

Sementara Kepala Badan Pengembangan dan  Penyuluhan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Prof. Dedi Nursyamsi mengatakan,  Sebagai pusat data dan informasi, BPP mengumpulkan, menampung, mengolah dan menyajikan data tentang pertanian, atau semua data dan informasi yang berkaitan dengan pertanian di wilayah kerja BPP kostratani, data yang dikumpulkan memiliki sejumlah fungsi yang sangat penting. Data tersebut sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan suatu kegiatan, data juga menjadi bahan untuk menyusun suatu perencanaan, juga melalui data dapat digunakan untuk membuat keputusan, dan melalui data pula bisa menjadi bahan untuk mengevaluasi kegiatan,” jelasnya.

Banyaknya peran BPP Kostratani sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian ditingkat kecamatan tentu perlu pembenahan sarana dan prasarana untuk mendukungnya, keseriusan BPPSDMP dalam mewujudkan BPP Kostratani agar mampu melaksanakan perannya diantaranya dengan turut serta membangun Gedung Balai Penyuluhan Pertanian salah satunya BPP Kostratani di Kecamatan Bumiaji Kota Batu Malang.

Peletakan Batu Pertama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kostratani Bumiaji dilakukan Minggu (19/9). Bertempat dilokasi Pembangunan BPP Bumiaji Batu Malang, acara kegiatan dihadiri oleh

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu Ir. Sugeng beserta jajaran, Kepala BBPP Batu, Dr. Wasis Sarjono, S.Pt,M.Si beserta jajarannya, Camat Bumiaji, dan tokoh masyarakat.

Udara di Batu masih terasa sejuk, PPKM sudah mulai dilonggarkan berdampak pada tempat-tempat wisata mulai menggeliat lagi, para wisnu berdatangan untuk melihat keindahan Batu Malang, meskipun dalam sekala yang masih kecil. Acara peletakan batu pertama pembangunan  BPP Kostratani dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan cek suhu tubuh.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu Ir. Sugeng Pramono, saat menerima kunjungan Sekretaris Badan PPSDMP Dr. Ir. Siti Munifah M.Si dalam rangka evaluasi dan monitoring menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Pengembangan dan Penyuluhan  SDM Pertanian  atas dibangunnya BPP Kostratani Bumiaji diwilayah Kota Batu.

Setidaknya lima peran BPP sebagai Kostratani kedepan dapat dilaksanakan secara optimal. Lebihlanjut Sugeng menyatakan dukungan pada Kostratani, yang sejalan dengan pembangunan pertanian Kota Batu. Pemerintah Kota Batu akan mengoptimalkan peran BPP seperti halnya Kostratani sebagai Klinik Petani dan Pusat Kemitraan. Dengan tujuan mencari solusi masalah di lapangan, menggandeng mitra untuk petani dengan berbagai pihak terkait,ⁿ realisasinya adalah pengembangan BPP sebagai destinasi wisata.

Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dr. Ir. Siti Munifah, M.Si  mengatakan, bahwa BPP Kostratani memiliki peran strategis. Pertama, sebagai pusat data dan informasi. Kedua, pusat gerakan pembangunan pertanian. Ketiga, pusat pembelajaran. Keempat, pusat konsultasi agribisnis. Kelima,  pengembangan jejaring kemitraan.

Kelima peran BPP dapat dioptimalkan dengan memanfaatkan TI . Hal itu dimaksudkan agar data yang disampaikan ke Agriculture War Room adalah data tunggal dan terkini.

Selanjutnya, BPP Kostratani adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Melalui BPP Kostratani, yang ada di kecamatan berperan sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian dan pusat pembelajaran yang kegiatannya itu akan dikoneksikan sampai ke tingkat pusat. BPP Kostratani bertujuan menciptakan kecamatan sebagai tumpuan pengendali dan sistem ini dipersiapkan untuk memonitor dan mengoptimalkan peran penyuluh di kecamatan sebagai ujung tombak dan garda terdepan ketahanan pangan nasional. 

Sekretaris Badan menyambut baik rancangan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan Kota Batu bahwa keberadaan BPP Kostratani Bumiaji, sekaligus akan dijadikan  agro edu wisata dengan konsep integrated farming dan itu sangat mendukung slogan Batu Kota Wisata apalagi disekitar BPP dilihat dari struktur lahan lereng-lereng akan menjadi daya tarik tersendiri. Yang terakhir barangkali mengajak semua, bahwa kearifan lokal jangan kita lupakan, komunikasi dengan tokoh masyarakat menjadi hal penting agar apa yang sudah dilakukan memilki manfaat. Kepada pihak pelaksana untuk dapat mengerjakan pembangunan dengan sebaik-baiknya dan kepada pihak terkait untuk lebih memonitoring agar tidak jadi masalah dikemudian hari.

** T2S /BBPP Batu

Mudah, Perpanjang SIM Secara Online

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Melalui Aplikasi Digital Korlantas Polri saat ini masyarakat dipermudah untuk melakukan perpanjangan SIM yang akan habis masa waktu berkala secara online.

Dengan mengadakan program perpanjangan SIM secara online demi mencegah penyebaran virus Covid-19 tanpa perlu keluar rumah, masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM bisa dilakukan secara online namun layanan secara offline dan layanan SIM keliling masih tetap diberlakukan.

Surat Izin Mengemudi (SIM) memiliki masa berlaku hingga 5 tahun mulai dari tanggal penerbitan, saat SIM sudah mendekati masa habisnya pemilik diwajibkan untuk memperpanjang SIM yang akan habis, namun jika SIM yang dimiliki sudah habis dan melewati masa berlaku maka pemilik diharuskan untuk membuat SIM baru.

Aplikasi yang diusung oleh Korlantas Polri bisa di akses oleh masyarakat dengan mengunduh aplikasi di Play Store maupun AppStore, berikut langkah – langkah untuk memperpanjang SIM melalui Aplikasi Digital Korlantas Polri:

-Mengunduh Aplikasi Digital Korlantas Polri di PlayStore atau AppStore.

-Masukan nomor handphone yang aktif.

-Melakukan registrasi NIK, SIM, Foto KTP, SIM, dan selfie.

-Verifikasi NIK dan SIM.

-Pilih jenis SIM dan lokasi Satpas.

-Lakukan pemeriksaan kesehatan dan psikologi online melalui e-Rikkes dan ePPsi dari tautan pada aplikasi.

-Verifikasi hasil pemeriksaan kesehatan dan psikologi

-Isi rekening pengembalian dana jika terjadi pembatalan perpanjang SIM.

-Pilih metode pengiriman SIM, dapat diambil langsung maupun diwakilkan dengan surat kuasa, atau dikirim melalui Pos Indonesia.

-Unggah pas foto dan tanda tangan.

-Lakukan pembayaran, total biaya dengan tarif perpanjangan SIM dan biaya pengiriman.

-Setelah melakukan pembayaran SIM akan dicetak.

-SIM yang telah diperpanjang akan dikirim langsung ke alamat rumah melalui Pos Indonesia, atau bisa diambil langsung oleh pemohon di Satpas yang ditentukan.

Selain cara menggunakan aplikasi berikut persyaratan yang harus disiapkan oleh pemohon untuk melakukan perpanjangan SIM melalui Aplikasi Digital Korlantas Polri:

-Kartu Tanda Penduduk (KTP)

-Surat Izin Mengemudi

-Pas Foto

-Selfie

** yudharezkydiliantoro-mg/up

Ini Jadwal dan Lokasi Vaksin Pfizer Dosis ke-2 pada September 2021

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Layanan vaksin COVID-19 di Kota Bogor sudah tersedia di beberapa lokasi pada periode September 2021 ini, baik masyarakat dengan KTP asli Bogor maupun luar Bogor.

Berikut adalah info lokasi dan jadwal vaksin COVID-19 dengan jenis vaksin Pfizer dosis ke-2 dan diperbolehkan mulai dari usia 12 hingga 18 tahun keatas. Yang berlokasi di Mal BTM Bogor. Dengan peserta yang sebelumnya telah terjadwal.

Pada program vaksinasi ini dilaksanakan pada tanggal 16-18 dan 20-22 September 2021. Mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB. Bertempat di lantai 4 Mal BTM Bogor.

Kepada masyarakat yang akan datang melakukan vaksin dosis ke-2 ini diharapkan mempersiapkan beberapa persyaratan yang ada, yakni:

  1. Membawa KTP Asli & Fotocopy
  2. Fotocopy KK/KIA ( Usia 12-17 Tahun)
  3. Kartu Vaksin
  4. Kartu Kendali Vaksin
  5. Pulpen
  6. Wajib memakai double masker

Untuk akses memasuki area mal BTM Bogor ini dapat melalui Gate Empang (bagi kendaraan roda dua) dan Lobby Utama (bagi kendaraan roda empat) dan juga area parkir lantai LG.

Tetap mematuhi protokol kesehatan saat akan melaksanakan vaksin Pfizer dosis ke-2 ini, gunakan double masker dan selalu memakai hand sanitizer. Serta anak di bawah 12 tahun belum diperbolehkan memasuki area mal BTM Bogor.

**edfyraamelia-mg/up

Kenali Penyebab Kulit Kusam

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Bererapa orang kerap merasa mempunyai masalah dengan kulit yang terlihat kusam, meski sudah menggunakan pelembab dan skin care pencerah warna kulit, namun masih saja terlihat kusam.

Ini biasa terjadi pada kulit normal maupun pemilik kulit kering dan berminyak, banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kulit terlihat kusam meskipun sudah melakukan pencegahan dengan sering cuci muka dan menggunakan berbagai macam formula pencerah kulit, pada bagian tubuh kulit bisa terjadi kerusakan dan ada pula yang memiliki kulit sehat, nutrisi sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada kulit terutama pada masalah kulit kusam.

Kenali beberapa kebiasaan sehari – hari yang akan membuat kulit menjadi rusak dan terlihat lebih kusam untuk mencegah terjadinya penuaan dini serta kulit tertap sehat dan terawat, dikutip dari laman web hellosehat terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kulit kusam sebagai berikut:

-Pertambahan Usia
Kulit terlihat menua membuat protein yang biasa disebut kolagen terus mengalami penurunan yang terjadi secara alami kulit menjadi lebih kering dan berkeriput serta kurang bercahaya.

-Kurang Asupan Air
Minum cukup air terbukti membuat kulit menjadi sehat karena air menjaga kelembapan dan kelenturan kulit menjadi lebih tahan terhadap iritasi, keretakan, dan kerusakan pada kulit, selain itu juga kurangnya asupan air akan membuat pori – pori semakin terlihat dan keripun muncul lebih cepat.

-Panas dan Udara Kering
Kondisi seperti ini terjadi di musim kemarau, musim dingin dan cuaca tertentu yang akan membuat kulit menjadi terasa lebih kering.

-Jarang Menggunakan Pelembab
Kulit memang membutuhkan kelembapan, dengan begitu rajin menggunakan pelembab secara teratur akan melindungi kulit dari resiko kerusakan.

-Penumpukan Sel Kulit Mati
Secara alami kulit akan melepaskan sel kulit mati dan menggantinya ke sel kuli baru yang sehat, namun terkadang sering tidak berjalan dengan semestinya sehingga sel kulit mati akan menumpuk dan membuat kulit menjadi terlihat kering, bersisik, dan pecah – pecah.

-Kebiasaan Begadang
Imun akan membentuk kolagen dan keratin saat tidur, dengan melakukan kebiasaan begadang tubuh tidak dapat memproduksi kolagen dan keratin sehingga kulit menjadi tidak segar kembali.

-Stress Yang Tidak Terkelola
Stress ternyata dapat mempengaruhi kesehatan kulit dan akan memperparah para penderita penyakit kulit, banyak yang mengeluhkan kulit terlihat kusam dan tidak bercahaya.

-Banyak Mengkonsumsi Makanan Manis
Mengkonsumsi makanan manis akan meningkatkan hormon insulin yang dapat memicu kerusakan pada kolagen, akibatnya kulit akan nampak lebih tua dan banyak kerutan.

-Kebisaan Merokok
Merokok akan merusak dinding pembuluh darah dan akan mengurangi aliran darah kaya nutrisi untuk kulit, selain itu pasokan oksiken untuk kulit juga terhambat satu jam hanya dengan merokok selama 10 menit, perokok berat juga berisiko terkena masalah masalah kulit seperti kanker kulit.

-Kebisaan Minum Minuman Alkohol
Mengkonsumsi alkohol dapat membuat tubuh dehidrasi karena sifat alkohol yang menarik air dalam tubuh, jika sering mengkonsumsi alkohol tanpa diimbangi dengan minum air putih kulit akan rentan menjadi kusam.

**yudharezkydiliantoro-mg/up