27.4 C
Bogor
Tuesday, August 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1142

Serunya Photobox Sekaligus Ngopi di et al

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Akhir-akhir ini tren berfoto seperti photobox kembali naik daun di kalangan anak muda. Mereka dapat merasakan sensasi asyiknya berfoto di dalam ruangan kecil seperti box, serta hasil dari fotonya yang dapat langsung tercetak dengan tampilan yang kekinian. File fotonya yang dapat pula dikirim melalui email.

Yakni bilikfoto.id yang berada di kedai kopi et al berlokasi di Jalan Waliwis No.7, Tanah Sareal samping SMAN 6 Kota Bogor.

Di kedai kopi ini menyuguhkan pengalaman baru yakni para pengunjungnya yang dapat menikmati kopi sekaligus mengabadikan momen bersama kawan dalam photobox di bilikfoto.id.

Untuk tempat photoboxnya sendiri berada di dalam kedai kopi et al tersebut, bahkan terlihat pengunjung yang antri untuk bergantian foto di dalam photobox. Karena photobox ini merupakan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Selain itu sembari menunggu giliran, pengunjung juga dapat bersantai menikmati berbagai sajian hidangan baik kopi ataupun non kopi yang ditawarkan oleh et al coffee. Karena kedai kopi ini merupakan salah satu tempat nongkrong yang selalu ramai dikunjungi anak muda.

Tempatnya yang nyaman karena memiliki konsep outdoor di bawah pohon rindang sehingga membuat suasana sejuk dan dijamin membuat betah menghabiskan waktu dengan teman.

Untuk harga photoboxnya sendiri yakni Rp25.000 dengan hasil dua cetak foto, dan berbagai pilihan tampilan desain pada kertas fotonya. Bilikfoto.id ini buka setiap hari mulai pukul 12.00 – 22.00 WIB. Sedangkan untuk et al nya sendiri buka mulai pukul 10.00 – 22.00 WIB.

Bagi yang ingin melakukan photobox, di bilikfoto.id ini tidak ditentukan berapa maksimal orang yang dapat masuk berfoto di dalam box tersebut. Jadi silahkan saja jika kamu datang beramai-ramai, asalkan setiap orangnya dapat terpotret oleh kamera.

**edfyraamelia-mg/up

6 Tahun tak Bisa Jalan, Rizki Saputra Penderita Hidrosefalus Harapkan Bantuan Kursi Roda

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Rizki Saputra, bocah berusia 6 tahun warga asal Kampung Wates, Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor sejak lahir menderita hidrosefalus.

Atik, Ibu kandung Rizki mengatakan, anak tercintanya diketahui menderita penyakit itu sejak berusia tiga bulan.

“Rizki  pernah sekali dibawa ke rumah sakit ke RSUD Kota Bogor.  Semenjak itu tak pernah lagi, karena ketiadaan biaya,” ujar Atik kepada Jurnal Bogor, Senin ( 20/9).

Rizki Saputra  merupakan anak ketiga dari pasangan Kosim (45) dan Atik (43) sudah berusia 6 tahun ini keadaannya  belum bisa berjalan seperti anak pada umumnya.

Setiap harinya Rizki tak lepas dari gendongan sang Ibu.” Kami harap adanya bantuan berupa kursi roda,” harapnya.

Sejauh ini Atik bersama keluarga ngontrak di Kampung Bongas, Desa Kalongliud. “Keadaan ekonomi sulit banget, bahkan kontarkan aja 1 bulan lebih belum dibayar,” ucap dia.

Diakuinya pihak Kecamatan dan Desa pada baik, namun di tengah Pandemi Covid 19 ekonomi sangat sulit.

Atik menyebutkan sang suami hanya bekerja serabutan, maka itu untuk tambahan kebutuhan sehari hari Atik bekerja di salah satu warung makan Padang yang terletak di depan Puskesmas Kecamatan Nanggung.

**aripekon

Bima Minta Semua Bangunan Sekolah Diperiksa

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau SDN Otista yang atapnya di beberapa ruangan kelas ambruk. Peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi semua untuk memastikan tidak saja protokol kesehatan tapi juga kelayakan bangunan sekolah sebelum dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Saya minta Dinas Pendidikan untuk memeriksa kembali seluruh bangunan Sekolah di Kota Bogor jelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka awal Oktober nanti. Harus dipastikan bukan saja sistem protokol kesehatan siap, tapi bangunan sekolah dan semua fasilitas pendukung dalam keadaan baik,” ungkap Bima Arya.

Bima Arya menjelaskan, terkait ambruknya atap ruang kelas tersebut sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Bogor sejak Juni 2021 bahwa ada kondisi kelas yang mengkhawatirkan. Setelah itu Dinas Pendidikan merespon dengan melakukan perencanaan untuk dianggarkan perbaikan di 2022,” jelas Bima.

Sambil menunggu perbaikan dan mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, Dinas Pendidikan kemudian menutup ruang kelas tersebut dan memasang peringatan bertuliskan ‘Kelas Ini Tidak Layak Digunakan’.

“Tapi poinnya, pertama kita akan segera anggarkan gerak cepat melalui Biaya Tak Terduga (BPBD) di BPBD agar ini diperbaiki dulu untuk mengantisipasi juga pembelajaran tatap muka secara bertahap,” ujarnya.

Bima Arya juga meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi untuk memasukan checklist kelayakan bangunan dan fasilitas pendukung lainnya sebelum PTM di mulai awal Oktober 2021.

“Dicek lagi untuk pemeriksaan fisik bangunan sekolah dari SD, SMP sampai SMA, menjelang PTM. Sekarang dilakukan checklist persiapan tatap muka awal Oktober. Ini memberikan peringatan kepada kita bahwa mungkin saja selama PJJ ada kondisi-kondisi yang tidak termonitor. Maka itu satu dua minggu ke depan kita fokus mengecek lagi sekolah secara menyeluruh jangan sampai kemudian terjadi sesuatu yang tidak diinginkan ketika tatap muka,” pungkasnya.

** fredykristianto

Covid-19 Melandai

0

Dinkes Peringatkan Masyarakat Jangan Terlena

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kasus positif Covid-19 di Kota Bogor terus melandai. Tercatat berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) pada Minggu (19/9) jumlah kasus aktif ada sebanyak 217 dari sebelumnya 322.

Korban meninggal dunia sendiri hingga kini jumlahnya mencapai 519 orang, dan angka kesembuhan cukup tinggi, yakni menyentuh 36.658 pasien.

“Alhamdullilah kasusnya turun, kasus harian sebelumnya rata-rata 32, sekarang kasus harian terendah 2. Jumlah kasus sampai Minggu (19/9) ada 37.394 dengan kasus aktif 217. Untuk warga Kota Bogor sendiri yang dirawat ada 42, sisanya warga luar daerah,” ujar Sekretaris Dinkes, dr Erna Nuraena.

Menurut dia, Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit rujukan covid di Kota Bogor pun cenderung turun hingga 8,1 persen, dari sebelumnya 80 persen lebih pada Juli lalu. “Waktu puncak gelombang dua, sempat diatas 80 persen. Sekarang penurunannya sudah signifikan,” kata Erna.

Ia menegaskan, ada beberapa faktor penyebab turunnya kasus penularan Covid-19 di Kota Bogor. Diantaranya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan vaksinasi yang telah mencapai 75 persen.

“Karena mayoritas warga sudah divaksin, sehingga apabila tertular covid gejala akan ringan, dan tak menimbulkan gejala berat yang menyebabkan mesti dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Kendati corona telah melandai. Namun, Dinkes tetap berupaya sedemikian mungkin agar gelombang ketiga tak terjadi. Salah satunya dengan terus menggeber vaksinasi, mengedukasi masyarakat dan menggencarkan testing serta tracing.

“Testing dan tracing kita terus gencarkan. Terutama saat ada temuan kasus. Edukasi juga, karena dalam waktu dekat sekolah dan fasilitas publik lainnya akan dibuka,” ungkap Erna.

Ia meminta masyarakat saat ini tidak terlena dengan turunnya kasus positif dan relaksasi yang diberikan pemerintah. “Hal itu jangan membuat kita sampai kebablasan,” tegasnya.

Lebih lanjut, kata dia, upaya vaksinasi pemerintah saat ini terkendala dengan semakin dikitnya peserta vaksin, lantaran presentase vaksinasi saat ini telah menyentuh 75 persen. “Kalau dulu, penerima banyak vaksin tak ada. Kalau sekarang vaksin banyak, peserta makin kurang. Makanya kami turun ke wilayah,” ucapnya.

Disinggung mengenai apakah varian MU sudah masuk ke Kota Bogor. Erna menegaskan bahwa hingga kini belum ditemukan satupun kasus yang berkaitan dengan varian tersebut.

“Belum ada, mudah-mudahan jangan. Walau begitu, prokes tetap harus dikedepankan,” imbuhnya.

** fredykristianto

Wakil Ketua KONI Kabupaten Bogor Pimpin Cabor Sepatu Roda

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Berdasarkan kesepakatan bersama antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Bogor, sepakat menunjuk EF Joy Pendhita, yang merupakan Wakil Ketua I KONI, menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Perserosi, sampai ditetapkannya kembali Ketua Umum secara definitif melalui Musyawarah Cabang (Muscab) Perserosi. Hal ini ditegaskan Wakil Sekretaris Perserosi Budi Haryadi, Minggu (19/9/2021).

“Kami sepakat menunjuk Wakil Ketua I KONI Kabupaten Bogor, EF Joy Pendhita menjadi Plt Perserosi, hingga pelaksanaan Muscab Perserosi digelar,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Abuy ini menjelaskan, penetapan Joy Pendhita sebagai Plt Ketua Perserosi, hasil kesepakatan bersama antara KONI dan Pengurus Perserosi. Yang mana tujuannya, sambung Abuy untuk kelanjutan dari program yang sudah diprogramkan Pengcab, dalam menatap Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2021.

“Tujuannya lebih kepada kelanjutan dari program yang sudah kita programkan untuk persiapan cabor sepatu roda Kabupaten Bogor, pada BK Porprov 2021,” tegasnya.

Abuy menambahkan, Plt Ketua Perserosi Kabupaten Bogor, EF Joy Pendhita akan bisa bekerja sama dengan jajaran pengurus Perserosi lainnya. Apalagi dimasa-masa persiapan tim atlet yang bakal diturunkan pada BK Porprov 2021 nanti.

“Kita sudah bahas agenda kita bersama dengan Plt Ketua. Jadi sekarang kita tinggal melanjutkan program yang sudah kita programkan kedepannya, sambil menunggu digelarnya Muscab Perserosi,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Ketua Perserosi Kabupaten Bogor, EF Joy Pendhita, siap bekerja sama dengan jajaran pengurus Perserosi, untuk menatap BK Porprov 2021. Apalagi tugas sebagai Plt tersebut, merupakan amanah langsung dari Ketua Umum KONI, Junaidi Samsudin serta jajaran pengurus Perserosi, sehingga amanah ini harus dijalankan dengan baik dalam meraih prestasi terbaik di ajang BK Porprov 2021.

“Sudah pasti saya akan banyak-banyak koordinasi dengan jajaran pengurus Perserosi. Terlebih cabor sepatu roda ditarget medali emas, secara langsung saya diberi amanah untuk bisa meloloskan atlet dari BK Porprov 2021, agar capaian target emas Porprov 2022 dapat tercapai dengan maksimal,” kata EF Joy Pendhita.

**aspangrango  

Turnamen Badminton CBS Event Cup 2021 Berlangsung Sukses

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Turnamen Badminton CBS Event Cup 2021 yang digelar sejak 3 -18 September 2021 berlangsung dengan sukses dan diikuti puluhan pebulutangkis yang ada di Kota Depok.

Ketua Panitia Turnamen Badminton CBS Event Cup 2021, Bagus Nurdiyanto mengatakan,  CBS Event Cup 2021  merupakan salah satu  ajang turnamen badminton yang diikuti 32 pebulutangkis di Kota Depok.

Bagus menambahkan, turnamen CBS Event Cup 2021 ini hanya memainkan nomor ganda saja.

“Jadi ada 16 pasangan yang ambil bagian dalam event yang digelar di Lapangan Homebase  CBS Kampung Babakan  RT 04/03  Sukatani, Tapos.”tegas Bagus

 CBS Event Cup 2021 , kata Bagus,  merupakan  salah satu event badminton yang didukung penuh oleh H. Mamuri Raskaman, Ketua DPC PKS Tapos  yang juga  bertindak sebagai sponsor.

Disamping itu, sambung Bagus,  event ini juga didukung oleh Ketua DPRA PKS Sukatani, Purwoko, Hastakita  (PT Mahakarya Media Pratama)dan Thrift Shop.    

Sementara itu, Ketua DPC PKS Tapos, H Mamuri Raskaman mengatakan ia sangat mendukung  turnamen Badminton  CBS Event Cup 2021 ini.  

Bahkan,  ia juga berharap event ini terus berlanjut dan harus lebih besar dan banyak lagi pesertanya.

“ Saya bangga dengan turnamen CBS Event Cup 2021 yang berlangsung dengan sukses,”  tegas H Mamuri Raskaman.

Hal yang sama dikatakan. Tony Sujatmiko yang secara tegas mengatakan animo masyarakat di kawasan Tapos ini sangat tinggi untuk ikut turamen  CBS Event Cup 2021.

“ Alhamdulilah turnamen berjalan dengan lancar dan sukses. Mudah mudahan tahun depan event ini bisa lebih meriah lagi,” tegas Tony

Tony menambahkan,  animo dan tingginya masyarakat di kawasan  Sukatani,  Tapos untuk ikut turnamen ini jadi penambah motivasi bagi panitia dan pihak sponsor untuk mengelar event yang lebih besar lagi.          

Dalam turnamen kali ini pasangan Ali Sahid dan Aep Subangkit  meraih  gelar   juara pertama  CBS Event Cup 2021.

**aspangrango

PPOPM Kabupaten Bogor Harus Mencetak Atlet Berprestasi Internasional

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Sekdispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga mengatakan  semua elemen yang ada di PPOPM Kabupaten Bogor harus menunjukan komitmen yang tegas dan jelas ketika berada di PPOPM Kabupaten Bogor.

“ Kami minta semuanya benar benar berkomitmen penuh, agar PPOPM Kabupaten Bogor bisa mencetak atlet yang bisa berkiprah di kancah nasional dan internasioal,” tegas Trian Turangga.     

Jika masih ada yang ragu ragu dan tidak siap berkomitmen , kata Trian , silahkan berpikir ulang dan bisa secepatnya mundur dari PPOPM Kabupaten Bogor.

Trian menambahkan,  Pemkab Bogor akan mensuport semua program PPOPM jika semua atlet, pelatih menunjukan kompitmen yang tegas dalam berlatih, disiplin  dan punya tekad jadi atlet yang bisa membawa nama harum Kabupaten Bogor di kancah nasional dan internasional.

“ PPOPM Kabupaten Bogor tidak mencetak atlet kelas kecamatan atau kelas Kabupaten,” ucap Trian

Tapi PPOPM  Kabupaten Bogor , lanjut Trian, harus bisa mencetak atlet yang bisa berkiprah dan berprestasi  di event event nasional dan internasional.    

 “ Intinya saya  minta semua atlet yang ada di PPOPM Kabupaten Bogor  berkomitmen dalam disiplin  dan berlatih keras  hingga  bisa meraih prestasi di kancah nasional dan  Internasional,” tuntasnya.

** aspangrango

154 Atlet PPOPM Kabupaten Bogor Ikuti Program Orientasi

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 154  atlet binaan UPT PPOPM Kabupaten Bogor sudah mulai berkumpul di Wisma Atlet PPOPM Kabupaten Bogor yang berada di kawasan Karadenan.

Para  atlet PPOPM Kabupaten Bogor  yang berasal dari 13 cabang olahraga binaan sejak  Tanggal  17-19  September 2021 sudah berkumpul di Wisma Atlet  PPOM Kabupaten Bogor untuk mengikuti program  pembekalan dan orientasi sebagai siswa  PPOPM Kabupaten Bogor.

“ Kami akan segera  menggelar latihan tatap muka kepada para atlet PPOPM Kabupaten Bogor.  Namun semua aktifitas saat ini tentunya akan menerapkan prokes yang sangat ketat ,” tegas Kepala UPT PPOPM Kabupaten Bogor, Bedsy  Alwin Rumate, Minggu, 19 September 2021.

Alwin menegaskan, hampir 18  bulan PPOPM Kabupaten Bogor tidak menggelar aktifitas tatap muka kepada para atletnya.

Kendati demikan, kata Alwin, semua  atlet binaan  PPOPM Kabupaten Bogor selama  PPKM Level 4  atau selama Pandemi Covid-19 tetap melakukan latihan mandiri dirumah masing masing dengan arahan dari  pelatih cabor masing-masing.

“ Saat ini 154  atlet PPOPM Kabupaten Bogor sudah berkumpul di PPOPM Kabupaten Bogor dan akan segera melakukan latihan tatap muka  dengan menerapkan prokes ketat,” tegas Alwin

Sebelum mengikuti kegiatan  latihan secara rutin para atlet PPOPM Kabupaten Bogor selama 3 hari mengikuti kegiatan orientasi atau pembekalan yang dilakukan sejak hari Jumat, 17  September 2021.

Ia menegaskan, sebelum kegiatan latihan atau mengikuti progam di Mess PPOPM Kabupaten Bogor, para atlet, pelatih dan unsur pengelola harus sudah di vaksin.

Disamping itu,  sambungnya,   semua prokes di masa Pandemi COVID-19   akan diterapkan di PPOPM Kabupaten Bogor.

Mulai saat ini, tambahnya,  154 atlet PPOPM Kabupaten Bogor sudah masuk mess dan mereka baru mendapatkan ijin libur (pulang)  pada bulan Desember mendatang.  

“ Kegiatan Pembekalan kepada para atlet ini dibuka  secara resmi oleh Plt Kadispora Kabupaten Bogor,” bebernya              

Selanjutnya, kata Alwin, selama berada di Mess PPOPM Kabupaten Bogor, pihak pengelola akan terus melakukan prokses ketat kepada para atlet, pelatih  dan semua pengelola.

**aspangrango

FAJI Kabupaten Bogor Pantau Potensi Calon Atlet

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Kendati pelaksanaan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat, untuk cabang olahraga arung jeram tidak akan digelar, namun persiapan mental bertanding, mental juara, fisik, maupun kekompakan atlet arung jeram Kabupaten Bogor, yang bakal diturunkan pada Porprov XIV Jawa Barat 2022, terus dipersiapkan tim pelatih, dengan cara rutin menggelar latihan bersama, di Cianten Rive Rafting, Kecamatan Cibungbulang, setiap Sabtu dan Minggu.

Sekretaris Umum Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Bogor, Steven Ibrahim menegaskan, latihan bersama atlet yang bakal diproyeksikan untuk memperkuat tim arung jeram ‘Bumi Tegar Beriman’ pada Porprov 2022, merupakan program utama Pengcab melalui tim pelatih, dalam mencari atlet-atlet andal dari latihan bersama yang dilakukan Pengcab FAJI setiap minggunya.

“Dari latihan bersama ini, tim pelatih pastinya akan bisa melihat langsung kondisi dari masing-masing atlet. Baik itu dari teknik, mental, ataupun fisik atlet yang bakal ditetapkan jadi tim inti arung jeram Kabupaten Bogor,” ujar Steven Ibrahim, Minggu (19/9/2021).

Ia menjelaskan, latihan bersama yang secara rutin digelar setiap akhir pekan merupakan rangkaian dari persiapan, dan pembentukan tim inti arung jeram Kabupaten Bogor untuk Porprov 2022, melalui potensi-potensi lokal Kabupaten Bogor, yang tersebar diklub-klub rafting diwilayah ‘Bumi Tegar Beriman’.

“Kita akan bentuk tim arung jeram, untuk Porprov 2022, murni putra-putri terbaik Kabupaten Bogor. Karena niat kami dikepengurusaan FAJI sekarang, ingin membesarkan FAJI dengan prestasi lokal Kabupaten Bogor, bukan mengandalkan mutasi atlet luar daerah,” tegasnya.

Steven menambahkan, bahwa pada latihan bersama tersebut, tim pelatih mencoba fisik dari masing-masing atlet, seperti sprint, pullup, pushup, dan lain sebagainnya, sebelum masuk pada latihan arung jeram.

**aspangrango

Dapat Bantuan dari Pusat, Tirta Pakuan Langsung Gulirkan Sejumlah Program

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Perusahaan Umum Daerah Tirta Pakuan Kota Bogor menggulirkan sejumlah program pada 2021. Program tersebut di antaranya merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN. Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf mengatakan, ada lima program yang dikerjakan tahun ini di antaranya bantuan dari APBN untuk pembangunan IPA Palasari.

“Jadi bantuan dari APBN pembangunan Palasari itu untuk menambah kapasitas 50 liter per detik sehingga bisa meningkatkan pelayanan tambahan di zona lima sekitar 3.500 pelanggan,” ujarnya, baru-baru ini.

Selama ini, dikatakan Ardani, pelayanan di zona 5 dibantu dari zona 2 yang bersumber IPA Bantar Kambing, sehingga dengan adanya penambahan kapasitas produksi air ini diharapkan bisa mengurangi beban di zona tersebut. “Nantinya, zona 2 akan difokuskan untuk pelayanan di wilayah Cipaku.”

Program selanjutnya yang merupakan bantuan dari APBN untuk pembangunan intake dan prasedimentasi untuk kapasitas WTP 100 liter per detik di Cipinang Gading. Program bantuan ini disalurkan Kementerian PUPR melalui Dirjen SDA.

“Kedepannya juga kami coba mengajukan (bantuan) untuk pembangunan WTP melalui Dirjen Cipta Karya, yang kedua,” imbuhnya.

Selain itu, Perumda Tirta Pakuan saat ini sedang membangun reservoir Jabaru yang seharusnya sudah direalisasi tahun sebelumnya namun baru bisa terlaksana di tahun ini. Dengan adanya reservoir ini, kata Ardani untuk memenuhi pelayanan di sebagian wilayah Bogor Barat, dimana selama ini dipasok dari WTP Cipaku.

“Ya, artinya wilayah Kelurahan Balumbang Jaya dan Margajaya Sindangbarang, Bubulak dan sekitarnya, saat ini kita membangun 1×1.500 salah satunya untuk memenuhi sebagian wilayah tersebut di pagi dan sore hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan reservoir juga bersamaan dengan pemasangan jaringan distribusi utama (JDU) hingga ke wilayah Darul Quran. Namun, sambung Ardhani, dikarenakan adanya keterbatasan anggaran, JDU baru sampai wilayah Gunung Batu.

“Mungkin kedepan selama dana investasi ada maka akan dilanjutkan dari Gunung Batu sampai ke Darul Quran. Pipa tersebut (diameternya) 600 milimeter untuk memenuhi kebutuhan pelayanan sampai tahun 2039,” ungkapnya.

Masih kata Ardhani, saat ini juga ada program pengembangan jaringan air minum di wilayah Bogor Timur dan Bogor Utara. “Pengembangan jaringan ini untuk memenuhi akses air minum 100 persen di tahun 2024,” pungkas Ardhani.

**handymehonk