26.5 C
Bogor
Tuesday, August 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1138

Kabupaten Bogor Akan Bangun Haji Center

0

AudIensi FK KBIHU Bersama Bupati

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU), organisasi yang menaungi 35 KBIHU di Kabupaten Bogor, melakukan audiensi bersama Bupati Bogor Ade Yasin terkait jamaah haji. Jumlah jamaah haji waiting list sekitar 75.000 jamaah (sumber: Siskohat) dan harus menunggu sampai 21 tahun mendatang. Kondisi ini menjadi perhatian besar.

Ketua FK KBIHU Kabupaten Bogor, Desi Hasbiyah, mengatakan bahwa jamaah haji Kabupaten Bogor yang didominasi oleh wanita ini mayoritas memiliki tingkat pendidikan SD, pekerjaan IRT dan usia diatas 55 tahun yang merupakan usia lanjut dengan kategori pertengahan dan akhir.

Untuk itu, sambung Desi perlunya pembinaan dan bimbingan manasik haji yang komprehensif kepada mereka agar tetap setia menjadi jamaah haji walaupun harus menunggu dalam waktu yang cukup lama.

“Terlebih, masa ini digitalisasi teknologi juga sudah mulai memasuki dalam sistem perhajian yang membutuhkan keilmuan dan keterampilan khusus. Namun sayangnya, fasilitas untuk pelayanan dan pembinaan manasik haji belum dimiliki oleh Kabupaten Bogor yang memiliki kuota 3.473 per tahun dan termasuk Kabupaten dengan kuota haji terbanyak se-Indonesia,” kata Desi kepada wartawan.

Dalam audiensi tersebut, pihaknya berharap agar sinergisitas antara Pemerintah Daerah, Kementerian Agama dan FK KBIHU Kabupaten Bogor dapat diwujudkan untuk menciptakan jamaah haji yang mandiri, berkualitas, cerdas dan berkeadaban sesuai UU No. 8 Tahun 2019 dan visi misi Pancakarsa sebagai program unggulan Bupati Bogor.

“Perlunya memiliki fasilitas pelayanan dan pembinaan manasik haji yang memadai dan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelaksanaan ibadah haji di Kabupaten Bogor menjadi wacana utama dalam pertemuan ini,” katanya.

Sementara itu dalam pertemuan itu Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan ada perencanaan bahwa Kabupaten Bogor kedepan harus memiliki Haji Centre atau Asrama Haji. Selebihnya, Bupati melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat mempelajari Perda tentang pelaksanaan ibadah haji yang telah dimiliki oleh kabupaten lain di Jawa Barat.

Dalam pembahasan terakhir, FK KBIHU meminta kepada Pemerintah Daerah untuk lebih fokus dan menjadikan pelayanan serta pembinaan manasik kepada jamaah haji Kabupaten Bogor menjadi salah satu prioritas dalam program kerja Bupati.

**cepikurniawan

Susun RKP, Enam Desa di Kemang Gelar MusrenbangDes

0

Kemang  | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 6 desa di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor sudah melaksanakan Musyawarah Pembangunan Desa (MusrenbangDes) anggaran tahun 2021. Seperti MusrenbangDes di Desa Kemang, Rabu (22/9).

Camat Kemang Edi Suwito mengatakan, Desa Kemang termasuk yang ke 6 yang melaksanakan MusrenbangDes. Kegiatan MusrenbangDes adalah finalisasi dari penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) sebagai perencanaan pembangunan di desa dan sebelum dilaksanakan MusrenbangDes ini tentunya ada musyawarah dusun. 

“Untuk tahapan persiapan sebelum MusrenbangDes di Desa Kemang sudah berjalan dengan baik, karena aspirasi masyarakat yang kita bahas di MusrenbangDes hari ini. Ajuan masyarakat yang berdasarkan kewenangan adalah kebanyakan di bidang pendidikan karena banyak tertunda karena pandemi Covid. Mudah-mudahan bisa kita usulkan kembali,” ujarnya kepada wartawan.

Sementara Kepala Desa Kemang Entang Suana disela-sela Musrenbang memaparkan, pembangunan desa yang yang belum dilaksanakan karena terkendala Covid 19. Anggaran pembangunan pun dialihkan ke penanganan Covid -19. 

“Beberapa pembahasan seperti pembangunan infrastruktur, sanitasi, kesehatan dan juga beberapa pelatihan. Saya juga berterima kasih kepada camat, kasi-kasi di Kecamatan Kemang, kepala Sekolah MI. SD dan SMP. Serta BPD RT RW, Kepala KUA. Tapi sayang kepala Sekolah SDN 1 Kemang tidak hadir dan terputus komunikasi,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Yayasan BinaTauhid Darul Miftahudin Bantu Anak Penderita Hidrosefalus

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Penderita hidrosefalus, Riski Saputra didatangi pihak Yayasan BinaTauhid Darul Miftahudin. Kedatangan pihak yayasan  yang berada di Hambaro RT 03/ RW07, Desa Hambaro, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor itu guna memberikan bantuan.

Ketua Yayasan Bina Darul Miftahudin, H. Roppiudin mengakui setelah mengetahui dari pemberitaan perihal Riski Saputra yang menderita hidrosefalus, pihaknya berkeinginan meringankan beban keluarga Riski.

“Kami mendatangi kediaman ibu Atik yang merupakan ibu kandung Riski Saputra dengan memberikan bantuan berupa bantuan pangan (sembako),” ungkapnya, Rabu (22/9)

Yayasan tersebut mengetahui balita yang mengendap penyakit tersebut dari pemberitaan, maka itu pihak yayasan merasa terpanggil untuk membantu dan mengurangi beban yang dialami oleh keluarga tersebut.

Tidak hanya itu, bahkan dirinya akan memberikan kursi roda, namun setelah berkordinasi dengan Dinsos Kabupaten Bogor dan ternyata juga akan memberikan kursi roda sehingga anggaran disalurkan untuk kebutuhan keluarga Riski.

“Kami juga awalnya berencana akan memberikan bantuan berupa kursi roda bagi Riski Saputra tetapi setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bogor, bahwa Dinas Sosial Kabupaten Bogor pada hari Kamis mendatang akan mebantu pemberian kursi rodanya,” ujarnya.

Lanjutnya, pihak yayasan akhirnya memberikan bantuan pengobatan alternatif sehingga bisa meringankan beban yang dialami oleh keluarga Riski. “Untuk itu, kami dari pihak yayasan akan membantu Riski Saputra untuk dilakukan pengobatan terapi di wilayah Bogor,” tukasnya

Sekedar informasi, keluarga Rizki Saputra, warga asal Kampung Wates, Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung belakangan ini ngontrak rumah di Kampung Bongas RT 01 RW 09, Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung.

**aripekon

Jokowi Inginkan Vaksinasi Dikebut

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi

Presiden RI Joko Widodo  meninjau pelaksanaan Vaksinasi Merdeka yang digelar Polri secara  massal di Graha Widya Wisuda (GWW) IPB University Dramaga, Kabupaten Bogor, Selasa (22/9/2021). Vaksinasi Merdeka  itu diketahui selain disuntikan untuk mahasiswa, juga untuk masyarakat  umum.  

Joko Widodo tiba di Graha Widya Wisuda IPB pada pukul 10.00 disambut oleh Kapolri, Pangdam III/SLW, Rektor IPB, Bupati Bogor, Kapolda Jabar, Danrem 061/SK. Selanjutnya menuju ruang transit dan meninjau Galeri Inovasi IPB.

Jokowi mengatakan, Kapolri dan Rektor IPB telah menggerakkan vaksinasi massal di lingkungan IPB dan 223.000 vaksin yang dilakukan di seluruh tanah air. “Dan kunci pengendalian Covid 19 yaitu dengan percepatan vaksinasi dan penerapan Prokes,” katanya.

Bahkan Presiden  berpesan vaksinasi harus terus  dikebut  dan dosis vaksin  harus dihabiskan, jangan ada sampai stock vaksin. “Kecepatan vaksinasi sangat diperlukan untuk melindungi kita semua dalam menjaga dari Covid 19. Dan Jangan lupa kita semua harus menjaga kesehatan,” pungkasnya.

**cepikurniawan 

Hentikan Truk, ABG Tewas Terlindas

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Peristiwa naas terjadi di Jalan Raya Cibungbulang, Desa Leuwengkolot, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor pada Rabu (22/9/2021), pukul 14.30 Wib hingga ada korban jiwa yaitu anak baru gede alias ABG bernama Raja (15), warga Cimayang, Pamijahan tewas terlindas truk tronton bermuatan tanah.

Kronologi kejadian yang dikutip di tempat kejadian, saat itu truk berwana hijau bertulisan MPM sedang  melaju dari  arah Leuwiliang  menuju Bogor, namun saat di lokasi kejadian,  ada sekelompok anak belasan tahun  yang berusaha untuk menghentikan laju kendaraan  truk tronton  itu.

Diduga sang sopir tidak tahu truk ada yang yang menghentikan hingga sedikit  oleng dan langsung menabrak hingga korban terseret sejauh 8 meter. 

Menurut saksi mata, Farhan, korban yang merupakan warga Cimayang, Pamijahan bersama 5 orang temannya berupaya menghentikan truk-truk yang melintas di jalan tersebut diduga hendak dibuat konten.

“Ini udah ke beberapa kalinya kemarin juga sempat ada gak jauh dari lokasi truk truk dijegat sambil divideokan untuk ada 2 hari yang lalu tapi selamat, hari ini malah ketabrak satu orang meninggal terseret sejauh 8 meter sama mobil truk tronton,”kata Farhan.

Usai kejadian, rekan korban langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian. “Teman korban takut langsung kabur kayanya ketakutan,” katanya.

Sementara itu menurut BKO Unit Lantas Polsek Cibungbulang, Bripka Muhamad Ilyas, kecelakaan itu terjadi pukul 14.30 WIB. “Jadi yang biasa menyetop mobil secara arogan, karena dump truk berisi muatan tanah sehingga tidak bisa ngerem dan oleng akhirnya satu orang tewas tertabrak dan terseret sejauh 8 meter,” terangnya.

Sang sopir bersama dengan truknya kini diamankan di Unit Lantas Polsek Dramaga  Polres Bogor untuk dimintai keterangan. Sementara jasad korban dibawa ke RSUD Leuwiliang. “Setelah olah TKP, truknya diamankan di unit lantas Dramaga,” pungkasnya.

**cepikurniawan 

Pelaksana Proyek SDN Banjarwaru 2 Dikeluhkan Kades

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Usai Kepala Desa (Kades) Jambu Luwuk, Kecamatan Ciawi, Mulyana dibuatkan kesal oleh CV. Nilas Jaya, pihak pelaksana proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN Jambu Luwuk 2, giliran Kades Banjarwaru yang mendapatkan perlakuan sama. Dimana, dua pelaksana pembangunan proyek dibawah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, baik yang mengerjakan pemagaran maupun rehab ruang kelas di SDN Banjarwaru 2, tidak memberikan laporan atau pemberitahuan kepada pihak pemerintah desa.

Kades Banjarwaru, Abdul Rahman mengungkapkan, di wilayahnya ada dua proyek pembangunan yakni pemagaran dan pengerjaan rehab ruang kelas di SDN Banjarwaru 2, namun hingga saat ini baik dari pihak pelaksana maupun sekolah, tidak ada informasi masa sekali.

 “Proyek itu sudah mulai dikerjakan, anehnya tidak ada laporan pemberitahuan ke kami di desa,” ungkapnya kepada wartawan.

Menurutnya, kedua proyek yang sedang dikerjakan pihak ketiga, mulai pemagaran yang dilaksanakan CV. Bilal Prima Jaya dengan anggaran sebesar Rp.63,5 juta dan CV. Pesona Duta Karya, pelaksana rehab ruang kelas sebesar Rp.470 juta, sama sekali tidak ada laporan.

 “Harusnya pelaksana datang ke desa dan minta izin. Kami sama sekali tidak tahu dan hanya mendapatkan laporan dari warga,” tegas Kades Banjarwaru yang akrab dipanggil Geledeg tersebut.

Ia menjelaskan, pemagaran dan juga pembangunan ruang kelas di sekolah yang berada di Kampung Gang Ayu, hasil pengajuan desa melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang).

 “Jadi kedua proyek itu tidak langsung ada begitu saja, kalau tidak diajukan dari wilayah,” ujarnya.

Geledeg menegaskan agar kedua pelaksana proyek yang ada di wilayahnya datang ke kantor desa dan meminta izin. Sehingga, pemerintah desa mengetahui perusahaan mana yang mendapatkan proyek di sekolah tersebut.

 “Kalau pengerjaan pembangunan nya tidak sesuai dengan perencanaan, bisa kami tegur. Bagaimana pun kami bagian dari pemerintahan. Hargailah pemerintah desa, jangan nyelonong begitu saja,” imbuhnya.

Saat ke lokasi, baik proyek pemagaran maupun rehab ruang kelas SDN Banjarwaru 2 sedang dilaksanakan pengerjaan. Namun, kedua pelaksana tidak ada di lokasi dan hanya para pekerja saja.

Anehnya lagi, CV. Prima Consult selaku konsultan pengawas pemagaran dan rehab ruang kelas tidak ada di lokasi, termasuk kepala sekolah pun ketika hendak di konfirmasi sedang tidak ada di tempat.

**dedesuhendar

Cara Ganti Kartu Debit Lama Jadi Kartu Debit Chip

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Saat ini kartu debit harus menggunakan chip sesuai dengan arahann yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI)) dalam Surat Edaran Bank Indonesia No. 17/52DKSP pada tanggal 30 Desember 2015 lalu.

Arahan dan sosialisasi yang telah berjalan selama enam tahun BI sendiri sudah menetapkan Bank National Standard Indonesian Chip Card Sertification (NSICCS) sebagai syarat standard bagi kartu debit atau ATM untuk lebih aman bagi perlindungan para nasabah.

Dengan aturan dan sosialisasi yang telah berlangsung selama 6 tahun rencanamya pada tanggal 1 Januari 2022 bagi para nasabah pemegang kartu debit atau ATM yang tidak berbasis chip tidak bisa digunakan kembali untuk transaksi secara otomatis akan terblokir, dalam menggunakan kartu debit atau ATM berbasis chip dapat mengurangi resiko kejahatan kartu karena kartu debit non chip menggunakan magnetic strip yang mudah di copy dan rawan akan tindakan kejahatan pencurian data pada magnetic strip tersebut, sedangkan untuk yang berbasis chip mengusung teknologi yang lebih aman dari tindak kejahatan dan pencurian data.

Cara untuk mengganti kartu debit atau ATM yang lama menjadi kartu dengan berbasis chip seperti pada Bank BCA bisa dilakukann secara berikut:

Datang ke kantor cabang BCA
Penggantian kartu dapat dilakukan diseluruh cabang BCA yang ada diseluruh Indonesia dan mengajukan pergantian kartu debit atau ATM yang lama menjadi baru dengan kartu berbasis chip.

Melalui layanan CS Digital BCA
Untuk mengurangi antrean pihak Bank mengadakan layanan CS Digital BCA untuk mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi perbankan dalam mesin digital yang ada di setiap cabang BCA.

Hubungi Halo BCA di 1500888
Bagi yang tidak ingin keluar rumah juga bisa memanfaatkan layanan yang disediakan oleh pihak Bank BCA dengan menggunakan Layanan Halo BCA dengan menghubungi 1500888 dan ikuti instruksi penggantian kartu debit atau ATM BCA lama ke kartu yang berbasis chip.

Penggunaan kartu berbasis chip akan menjadi lebih mudah serta data para nasabah akan lebih terlindungi dan terhindar dari berbagai tindak kejahatan dan penyalahgunaan.

**yudharezkydiliantoro-mg/up

Akses Tertutup, Kecamatan Nanggug Kembali Diterjang Longsor

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Longsor kembali melanda wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor hingga menutup akses jalan. Longsor terjadi di dua lokasi, tepanya di Jalan Kampung Nangela Atas Gunung Padas serta Kampung Nangela Bawah di wilayah 2 RW.

“Musibah longsor paling parah di jalan Kampung Nangela Bawah,” kata Kepala Dusun Desa Nanggung H Deden Mulyawidanta kepada Jurnal Bogor, Rabu (22/9).

Berkali kali wilayah itu dilanda longsor terjadi pada Senin hingga Selasa sekitar pukul 5: 00 WIB dini hari. Atas peristiwa tersebut kondisi jalan tak bisa dilalui baik roda empat maupun roda dua.

Akibatntya, aktivitas warga lumpuh total, sehingga akhirnya warga gotong-royong membersihkan material longsoran di dua tempat.

Tampak jalanan itu dipenuhi tumpukan tanah, dan aktivias warga menjadi terputus dan puluhan masyarakat, termasuk para ketua RT, RW dan Muspika turun ke lokasi membantu warga membersihkan tumpukan material longsoran.

“Penanganan sementara swadaya menggunakan alat seadanya. Yang penting sementara bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujar dia.

Sementara musibah longsornya cukup besar maka penanganannya harus menggunakan alat berat karena jika dilaksanakan secara manual, ajan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Salain membersihkan material longsoran yang mengahalangi bahu jalan, menurut Deden, seharusnya dilakukan pengerukan tanah pada dibagian tebing yang dianggap sangat labil dan berpotensi sewaktu waktu longsor bisa terjadi lagi.

**aripekon

Dewan Dukung Bangun SAB di Pabangbon

0

Leuwiliang l Jurnal Inspirasi

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Aan Triana Al Muharom mendukung keinginan warga Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor yang ingin adanya Sarana Air Bersih (SAB) di wilayah desa tersebut.

“Kami sarankan pihak desa untuk segera mengusulkan ke Dinas PUPR Kabupaten Bogor melalui MusrenbangDes. Usulkan di Musrenbang, nanti kami akan dorong ke Dinas PUPR,” ujar wakil rakyat dari Partai Golkar ini dihubungi Jurnal Bogor, Rabu (22/9).

“Tahapannya, yang penting diusulkan dulu melaui Musrenbang, nanti progresnya kami sampaikan ke dinas terkait,” tandasnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 600 Kepala keluarga (KK) dari tiga Rukun Warga (RW)  di Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor mengalami krisis air bersih. Dampak dari krisis air bersih tersebut akibatnya ratusan warga dari tiga RW  terpaksa harus pergi ke sungai dengan jarak tempuh sekitar 2 kilometer.

“Warga untuk mendapatkan air bersih harus berjalan ke sungai  sekitar 2 kilometer,” kata Kepala Desa Pabangbon Endang  Rohaedi.

Menurut dia, meski sudah memasuki musim hujan  tetap saja warga masih kesulitan akan kebutuhan air bersih. Musababnya wilayah Desa Pabangbon keadaan datarannya tinggi sehingga tidak sedikit sumur milik warga mengalami kekeringiran lantaran harus digali lebih dalam hingga puluhan meter.

Disebutkannya, warga terdampak air bersih diantaranya di RW 1  Kampung Pabuaran  di RW 13 Kampung Sinar Karya Baru serta RW11 di Kampung Nangela Kaum. Hanya kedalaman 10 meter saja, sejumlah sumur  warga tidak berair. Kalau mau menghasilkan air,  kedalaman sumur warga itu harus digali sekitar 30 meter,” paparnya.

Hal serupa dikatakan, Sekretaris Desa Pabangbon Novi Pirdaos membenarkan, baik di masyarakat maupun di kantor desa krisis air ini terjadi  belasan tahun. Dari 1.197 hekatare wilayah Desa Pabangbon tersebar di  29 RT 13 RW hanya 3 RW yang terdampak krisis air bersih,” sebutnya.

Sementara Kepala Seksi Ekonomi dan Pengembangan Kecamatan Leuwiliang Yoga  Irwansyah turut menyikapi kondisi krisis air bersih di wilayah  Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Yoga rencananya akan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Pabangbon untuk mengusulkan permohonan Program Pamsimas kepada Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Setelah melakukan koordinasi dengan Pemdes, rencananya akan berkoordinasi dengan PUPR Kabupaten Bogor untuk mengajukan sarana dan prasanan air bersih yang dibutuhkan oleh warga di tiga RW Desa Pabangbon dengan program Pamsimas.

”Dilihat kondisi wilayah Desa Pabangbon berada di dataran tinggi, jika kita menggunakan PDAM kayanya berat dan sulit dijangkau, maka dari itu kita coba mengusulkan Program Pamsimas gagasan Dinas PUPR,” imbuhnya.

Tak hanya  di Desa Pabangbon, kata Yoga, krisis air bersih juga terjadi di Desa Cibeber 1. ” Jadi kalau dilihat, Kecamatan Leuwilliang ini masih ada beberapa desa yang sulit mendapatkan air bersih,” tandasnya.

Sementara Pamsimas itu sendiri yakni warga memiliki PAM Desa dan bisa menghasilkan ekonomi dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki desa tersebut. ”Desa Pabangbon terdapat sumber mata air, untuk itu dengan adanya program  tersebut desa milik PAM dan menghasilkan ekonomi untuk masyarakat,” jelas Yoga.

Mengingat kebutuhan masyarakat soal air dinilainya sangat urgen. “Mudah mudahan Pemkab Bogor bisa dimasukin anggaran diperubahan,” pungkasnya.

**aripekon

IPSI Kota Bogor Gelar Turnamen Silat Antar Pelajar Danrem Cup 2021

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor, bekerja sama dengan Korem 061/ Surya Kencana, menggelar Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Piala Danrem 061 Cup tahun 2021, di Lapangan outdoor Korem 061/SK, Jalan Merdeka Kota Bogor pada 23 hingga 24 Oktober 2021.

Hal ini ditegaskan Ketua panitia pelaksana (Panpel), Rodis usai menggelar koordinasi dengan Komandan Korem 061/SK, Brigjen TNI Achmad Fauzi, Selasa (21/9/2021).

Kejuaraan Pencak Silat tersebut kata Rodis, tidak hanya unsur pelajar Kota Bogor. Akan tetapi melibatkan pelajar dari Kabupaten Bogor, Kabupaten/Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kota depok. Bahkan diprediksi peserta yang ikut dalam kejuaraan ini, mencapai 750 atlet tanding, 100 atlet jurus tunggal baku, 150 atlet jurus tunggal tangan kosong, dan senjata.

” Kita Sudah berkoordinasi langsung dengan Danrem 061/SK terkait kejuaraan pencak silat pada Oktober nanti, dan pada prinsipnya Danrem sangat mendukung kegiatan tersebut, apalagi kejuaraan nanti akan melibatkan pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA,” ujar Rodis.

Ia menjelaskan, pada kejuaraan nanti, para peserta yang mendaftar khusunya kategori pelajar SMP dan SMA diwajibkan melampirkan hasil swab antigen dan sertifikat vaksin.

“Untuk pendaftaran sudah kita buka secara online maupun online, dan akan kita tutup sebelum pelaksanaan technical meeting digelar. Namun perlu diketahui untuk pendaftaran off line para peserta bisa datang ke lapangan tenis Korem 061/SK jalan merdeka, sementara untuk online melalu WhatsApp ke nomor 08998553122,” tegasnya.

Rodis juga menambahkan, agenda yang akan digelar IPSI bersama Korem 061/SK tidak hanya kejuaraan pencak silat. Namun panitia juga telah merencanakan program donor darah sebelum kejuaraan digelar.

** as.pangrango