31.5 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1116

BLT-DD di Nanggung Dilakukan Door to Door

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) tahap kedua untuk bulan Juni, Juli dan Agustus tahun 2021, di Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dilaksanakan secara door to door.

Kepala Desa Nanggung Ahmad Sodik mengatakan, upaya ini mengingat Covid- 19 masih mewabah, maka pemberian BLT- DD dilaksanakan dengan mendatangi rumah masing masing di  sejumlah   keluarga penerima manfaat (KPM).

“Saat ini, masih dalam situasi PPKM Level 4 yang diperpanjang hingga 23 Agustus 2021. Sebanyak 100 Keluarga Penerima Manfaat menerima Rp.300.000 per KPM, ” ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/8).

Sodik menjelaskan dalam hal ini pembagian itu mengikuti prokes, baik penyalur ataupun penerima yang di dampingi oleh BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Satpol PP. “Metode seperti ini kami lakukan tentunya hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Hal ini, kami sepakati untuk menghindari akan terjadi kerumunan warga,guna mengantisipasi penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Kegiatan penyaluran BLT-DD tersebut pun berjalan dengan lancar dengan harapan semoga bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Arip Ekon

Jonggol Punya Penangkaran Rusa dengan Pemandangan Ciamik

0

Jonggol | Jurnal Inspirasi

Jonggol tak pernah kehabisan menawarkan wisata bernuansa alamnya. Salah satunya adalah Penangkaran Rusa Cariu, yang berada di Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Penangkaran Rusa ini adalah tempat wisata edukasi dimana terdapat banyak rusa yang dilepas liarkan dengan bebas. Sehingga cocok bagi keluarga yang ingin mengajak anak-anak untuk berinteraksi langsung dengan rusa.

Penangkaran Rusa Cariu atau disebut juga Taman Wisata Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu ini menawarkan nuansa alam yang asri dan indah, ditambah para pengunjung dapat berinteraksi dan memberi makan langsung rusa-rusa yang jinak.

Di sana selain dapat menikmati keindahan alam hutan yang asri dan mendengar aliran air sungai yang tenang, pengunjung dapat mendekati rusa dengan memberi makan seperti wortel atau ubi yang memang dijual di area penangkaran seharga Rp 10.000 untuk satu kantong.

“Rusa di sini mah jinak-jinak, kalau dipanggil sama petugas yang suka jagain pasti langsung pada nyamperin, kalau dikasih ubi sama wortel juga nih langsung nyamperin,” ujar ibu penjual wortel yang berada di area Penangkaran Rusa.

Untuk sampai ke titik penangkaran, pengunjung harus melewati jalan setapak dengan pemandangan yang dipenuhi sawah. Lalu menyebrangi sungai dengan jembatan rotan dan menyusuri hutan yang sangat terasa nuansa alaminya. Anak-anak tentunya akan bersemangat karena kegiatan seperti ini sangat menyenangkan.

Para pengunjung pun dapat berburu foto untuk dibagikan ke jejaring media sosial. Tidak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen ketika sedang memberi makan rusa. Selain dapat berfoto dengan rusa, kita juga dapat berfoto dengan pemandangan alam yang dipenuhi pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi.

Selain itu disuguhkan juga wisata lainnya seperti berkemah, outbound, bersantai di hammock, dan kolam renang untuk anak-anak. Harga tiket masuk Penangkaran Rusa ini cukup murah karena hanya Rp10.000 per orang dan biaya parkir Rp 2000. Ini bisa menjadi salah satu alternatif rekreasi keluarga yang cukup menyenangkan.

** Edfyra Amelia-mg/UP

Ribuan Warga Divaksin Massal di Tiga Lokasi

0

Caringin | Jurnal Inspirasi

Ribuan warga Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor mengikuti vaksinasi massal Covid-19. Kegiatan vaksin massal yang dilaksanakan petugas tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Caringin, terbagi ditiga titik.

Camat Caringin, Euis Ratna Komala mengatakan, kegiatan vaksin yang dilaksanakan di Kecamatan Caringin, terbagi di sejumlah lokasi. Untuk warga Desa Cinagara, lanjutnya, vaksinasi yang dilakukan petugas Nakes Puskesmas Cinagara dilaksanakan di kantor desa dengan jumlah sekitar 150 orang. Sedangkan vaksinasi yang dilakukan petugas Puskesmas Ciderum, di Resort Santa Monica dengan jumlah 200 orang.

 “Untuk dua lokasi ini vaksin pertama,” ujar Camat Caringin kepada wartawan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Resort Santa Monica, Desa Pancawati, Rabu (18/8).

Sementara, sambung Euis, vaksinasi massal dengan jumlah 800 orang, dilaksanakan petugas Puskesmas di SMPN 1 Caringin yang dimulai dari pukul 8.00 WIB.  “Kalau di SMPN 1 Caringin ada dua vaksin, yakni vaksin pertama berjumlah 200 orang dan vaksin kedua sebanyak 600 orang,” paparnya.

Euis menghimbau agar semua warga yang ada di 12 desa di Kecamatan Caringin, mengikuti anjuran pemerintah dengan melakukan vaksinasi.  “Biar warga di wilayah Caringin sehat, bila masih ada yang belum divaksin, segera melakukan vaksin,” paparnya.

Hadir juga memantau Kapolsek Caringin dan Kepala Seksi (Kasi) Kecamatan Caringin serta Sekretaris Desa (Sekdes) Pancawati.

** Dede Suhendar

Dua Desa di Kemang Terima Tahap Dua Samisade

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Program Samisade (Satu Miliar Satu Desa) di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor kini sudah ada beberapa desa yang sudah masuk tahap ke-2, diantaranya Desa Pondok Udik dan Desa Tegal. Kasie Ekbang Kecamatan Kemang Titin Hartini  saat melakukan monitoring di lokasi pembangunan jalan poros  mengatakan bahwa untuk di wilayah Kemang  sudah ada 2 desa yang onproses pengerjaan Samisade.

“Untuk yang di Desa Pondok Udik hari ini sudah dalam proses pengerjaan tahap kedua dan untuk Desa Tegal itu kemungkinan baru Kamis besok dilaksanakan pengerjaan tahap keduanya,”katanya, Rabu (18/8/2021).

Titin berharap desa lain segera menyusul untuk pengajuan tahap keduanya. Titin juga mengatakan dalam proses pembangunan agar setiap desa selain memperhatikan kualitas bangunan juga melibatkan warga sekitar untuk padat karya.

“Apalagi sesuai instruksi Bupati agar masyarakat sekitar dilibatkan apalgai saat pandemi saat ini banyak masyarakat di desa yang terdampak pandemi,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Ade Yasin Terima Bantuan dari Apindo dan Pengusaha Rongsokan

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Bupati Bogor Ade Yasin menerima bantuan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan pengusaha besi rongsokan. Bantuan merupakan wujud gotong royong menangani pandemi secara bersama-sama. Bantuan berupa paket alat kesehatan serta beras diterima secara simbolis oleh Ade Yasin di lobi Pendopo Bupati, Cibinong, Rabu (18/8).

“Alhamdulillah dua-duanya hari ini mengantarkan bantuan untuk masyarakat Kabupaten Bogor. Saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyak untuk bapak ibu yang sudah punya niat dan tulus untuk membantu masyarakat. Insya Allah apapun yang kami terima pasti akan kami salurkan, jadi tidak ada yang ditahan-tahan.

“Begitu ada bantuan langsung kami salurkan, kemudian banyak yang akan bantu menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat, diantaranya dari Tim Bogor Gercep, termasuk wartawan yang sering membantu kita untuk bagi-bagi bantuan,” ungkap Ade.

Selanjutnya Ade Yasin menghimbau juga kepada para pengusaha melalui Apindo, bahwa dampak dari pandemi ini juga mengakibatkan banyak pengangguran, jadi dia minta kepada para pengusaha untuk memprioritaskan tenaga kerja asal Kabupaten Bogor. Caranya dengan menginformasikan lowongan kerja itu melalui career center di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Nanti Disnaker yang akan menginformasikan lowongan itu kepada kecamatan sampai desa supaya dapat diakses oleh masyarakat.

“Sudah banyak juga lowongan kerja yang diakses oleh masyarakat seperti di minimarket, terus di perusahaan-perusahaan yang ada. Memang semuanya harus melalui seleksi kualifikasi, jadi perusahaan juga menyesuaikan dengan kebutuhan mereka, yang lolos pasti bisa masuk, sekarang kita gencarkan lagi fungsi career center ini kepada perusahaan-perusahaan,” terang Ade.

Perwakilan Apindo, Desi menjelaskan, ditengah suasana pandemi, hidup berdampingan dan saling menopang sangat dibutuhkan. Apindo kata dia senantiasa mengingatkan dan mendorong perusahaan untuk dapat berkontribusi membantu sesama.

“Kita ketahui kondisi pandemi yang berkepanjangan ini telah memberikan dampak bagi semua masyarakat, tidak terkecuali perusahaan. Namun setidaknya perusahaan dapat menyisihkan sebagian yang dimilikinya untuk membantu sesama yang membutuhkan,” ujarnya.

Desi menambahkan, bantuan ini akan berjalan terus sesuai dengan tahapan yang berasal dari kumpulan bantuan dari perusahaan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi pandemi Covid-19. Apindo akan berupaya memobilisasi perusahaan anggota untuk berkontribusi, sebagai wujud mendukung pembangunan di Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan tersebut Apindo bersama perusahaan anggota menyerahkan bantuan berupa, peti jenazah sebanyak 40 unit dan tahap pertama 20 buah terlebih dahulu, Apindo juga akan menyerahkan alat kesehatan kepada beberapa RSUD dan Puskesmas berupa masker, face shield, cairan disinfektan, sepatu, baju hazmat, sarung tangan, makanan dan minuman serta hand sanitizer.

Sementara perwakilan pengusaha besi rongsokan, Herman secara simbolis menyerahkan bantuan beras. Total bantuan yang diberikan sebanyak 659 karung, masing-masing sebanyak 5 kilogram. Bantuan akan disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Bogor yang terdampak pandemi Covid-19.

** Nay Nur’ain

Bogor Sunda Sajati Gelar Peringatan HUT RI di Curug Cilandak

0

Sukamakmur | Jurnal Inspirasi

Upacara bendera peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia identik di sebuah tanah lapang atau halaman perkantoran. Namun berbeda dengan warga dan penggiat budaya Bogor Sunda Sajati menggelar upacara HUT RI ke-76 di curug dan sekaligus pembukaan curug bersejarah yaitu Curug Cilandak di Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Selasa (17/8).

Di awali parade budaya Merah Putih, para penggiat budaya Bogor Sunda Sajati, yang juga turut dihadiri Tim Relawan PSKS, Damkar Kabupaten Bogor, Bogor Timur Jurnalis (BTJ), tokoh masyarakat dan warga sekitar.

Acara dilanjut dengan doa untuk negeri dan potong tumpeng untuk pejuang Covid-19 sebagai bentuk kepedulian pada tim Gugus Tugas Covid-19 dan berharap Covid-19 segera berakhir. “Kami berdoa kepada Allah SWT agar Allah mencabut wabah penyakit Covid-19 dan agar  Covid-19 segera berakhir” ujar Raden Nasan Sujana Budayawan.

Ketua Yayasan Bogor Sunda Sajati, Edi Junaedi juga menjelaskan kegiatan ini sudah yang ke-4 dan sebagai kepedulian anak bangsa sehingga Yayasan Bogor Sunda Sajati mengelar acara doa bersama untuk negeri ini di tengah Pandemi Covid-19, yang hampir berjalan 2 tahun yang berdampak luas ke seluruh sektor baik industri parawisata dan masyarakat luas .

“Kami berharap atas peran serta tim Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Bogor dan masyarakat dalam berusaha memutuskan mata rantai penyebaran virus yang mematikan tersebut. Covid 19 dapat berakhir dan musnah dari bumi pertiwi ini,” ujar Edi.

Senada, Ketua RT setempat mengatakan dirinya memberikan apresiasi dan terimakasih karena kegiatan pengibaran bendera di lokasi Curug Cilandak berharap nantinya dapat dikenal dan menjadi minat wisatawan hingga bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Saya ucapkan terimakasi kepada semua elemen yang sudah mensukseskan acara ini semoga kedepannya bisa lebih baik dan meningkatkan pengunjung ke Curug Cilandak ini,” jelas Ketua RT.

Dengan menggunakan pakaian adat Sunda, dan pakaian alat pelindung diri (APD), upacara berjalan dengan hikmat, serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Usai upacara dilanjutkan dengan tarian khas daerah dan seni budaya pencak silat.

** Nay Nur’ain

Ratusan Warga Leuwinutug Dapat Bantuan Perluasan Sosial

0

Citeureup | Jurnal Inspirasi

Warga Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor mendapat bantuan perluasan sosial berupa beras 10 kilogram yang diterima oleh 249 KK yang langsung dibagikan oleh pihak PT Pos Indonesia di aula kantor Desa Leuwinutug, Rabu (18/8).

Kasie Kesra Desa Leuwinutug Ade Rahman Hakim mengatakan, bantuan sosial ini merupakan perluasan dari bansos yang sudah ada yang berasal dari Kementerian Sosial dan untuk data penerima ditentukan Kemensos sehingga pihak desa hanya memfasilitasi tempat karena data langsung turun ke PT Pos dan pihaknya yang melakukan pendistribusian .

“Desa hanya memfasilitasi tempat, selebihnya pihak PT Pos yang melakukan pendistribusian ” jelas Ade kepada Jurnal Bogor, Rabu (18/8).

Menurutnya, bantuan perluasan ini memang bervariasi seperti ada yang sudah menerima bantuan sosial lainnya. Oleh karena itu pihaknya berharap warga tidak menyudutkan RT /RW atau desa jika namanya tidak masuk dalam bantuan perluasan ini karena data dari Kemensos.

“Semoga warga mengerti namanya juga bantuan perluasan bisa jadi untuk yang saat ini belum menerima bantuan nanti akan dapat bantuan lagi, yang penting positif thinking lah pada pemerintah karena kami sudah melakukan yang terbaik,” katanya lagi.

Terpisah, Siti salah satu warga yang menerima mengaku bersyukur dan bahagia jika namanya mendapatkan kembali bantuan sosial perluasan dari pemeritah karena bantuan ini sangat membantu dirinya dan keluarga yang apalagi dimasa serba kekurangan pandemi Covid-19 ini.

“Bersyukur walaupun sudah mendapat bantuan BPNT tapi ternyata nama saya juga dapat bantuan perluasan, seneng aja semoga pandemi cepat usai supaya kita bisa aktivitas normal dan pemerintah tidak perlu lagi menurunkan bantuan karena warganya sudah bisa mencari nafkah sendiri,” imbuhnya penuh harap.

** Nay Nur’ain

Bendungan Cimaya Jebol, Ribuan Hektare Sawah Terancam Kekeringan

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor

Ribuan hektare sawah di Kecamatan Leuwisadeng dan Leuwiliang, Kabupaten Bogor terancam kekeringan karena bendungan Cimaya yang berlokasi di Kampung Cimaya RT 03 RW 02, Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng jebol.

Kepala Desa Leuwisadeng Rohim Hidayatullah mengatakan, bendungan Cimaya yang mengairi persawahan warga petani sudah lama jebol, namun hingga saat ini belum ada perbaikan dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

“Sekitar, sudah satu tahun lalu bendungan Cimaya mengalami kerusakan namun belum juga diperbaiki pihak pemerintah,” ujar Rohim Hidayatullah saat ditemui di lokasi bendungan Cimaya, Rabu (18/8).

Menurutnya, pascajebolnya, bendungan Cimaya hanya dilakukan perbaikan seadanya tetapi  tak lama kemudian saluran air irigasi itu kembali tersendat dihempas kali Cikaniki sehingga berdampak pesawahan terancam kekeringan

“Warga petani kerap kewalahan memperbaiki saluran irigasi itu,” ungkap Rohim.

Pantauan Jurnal Bogor saat di lokasi, puluhan warga petani tengah bergotong royong memperbaiki saluran  irigasi yang jebol itu. Dedi S (58) menjelaskan, bendungan  Cimaya diatas bentangan kali cikaniki pertama kali dibangun pada tahun 2018.

Saluran air yang dihasilkan dari bendungan itu, untuk mengairi kepasawahan Blok Bantarjaya, Citeras Leuwisadeng. Termasuk untuk mengairi kepesawahan Cibeber1, Kecamatan Leuwiliang seluruhnya seribu hektare lebih.

Setelah jebolnya bendungan Cimaya, kata Dedi dalam satu musim bersama petani lainnya empat atau lima kali bergotong- royong memperbaiki saluran air itu. “Kami harap pemerintah segera tanggap untuk memperbaiki bendungan tersebut,” harapnya.

Sementara, juru pengairan wilayah Kecamatan Leuwisadeng Turmuzi menyatakan, kondisi bangunan Cimaya yang keadaannya sudah mengalami kerusakan belum masuk dianggaran untuk perbaikan. Hanya saja kalau untuk perawatan dibagian sudah masuk anggaran sekita Rp 100 juta.

“Setiap turun hujan, sering mengalami banjir dan masuk pemukiman warga, maka dalam waktu dekat ini akan ada perbaikan dibagian tanggul kawasan bendungan Cimaya,” ujar Turmuzi.

Saat dihubungi, Kepala UPT Infrasturktur Irigasi Kelas A wilayah IV Leuwiliang Ruddy Supandi telah mengetahui  bendungan Cimaya yang dikeluhkan warga petani karena kondisinya sudah mengalami kerusakan.

“Kondisi bendungan Cimaya sudah kami laporkan Dinas PUPR, terlebih untuk perencanaan pembangunan 2022 nanti jelang awal tahun pihak desa  harus mengusulkan di Musrenbang. Sebagai data pendukung kemudian masukan Sistem Informasi Manajemen Perencanaan (Simral) Kecamatan,” jelasnya.

** Arip Ekon

Ingin Rileks Menikmati Alam, Curug Ciampea Bisa Jadi Pilihan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Bogor yang biasa disebut ‘Kota Hujan’ memiliki destinasi wisata curug atau air terjun, salah satunya Curug Ciampea yang memiliki air kolam yang jernih. Destinasi wisata alam Curug Ciampea sendiri berlokasi di Kampung Sinar Wangi, Desa Tapos 1, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Untuk sampai menuju air terjun, wisatawan yang datang dari berbagai daerah berjalan dari tempat parkir menuju curug dengan melintasi persawahan. Namun ada jalan lain dengan melalui hutan pinus yang menghiasi sepanjang jalan secara rapi.

Berbeda dengan curug lainnya yang berada di Bogor, Curug Ciampea ini memberikan fasilitas dengan menikmani air terjun dan kolam air yang jernih sambil menyelam ke dalam kolam yang tidak sampai tiga meter kedalamannya. Selain itu terdapat spot untuk berfoto yang sangat indah dengan pesona alam seperti pohon pinus yang rindang, pemandangan bebatuan ataupun tebing yang mengelilingi Curug Ciampea ditambah suara air terjun dan siulan burung menambah suasana alam menjadi sejuk untuk berelaksasi.

Selain itu bagi para pengunjung yang menyukai camping, Curug Ciampea ini juga memfasilitasi tempat untuk berkemah, dan menyewakan juga perlengkapan untuk camping bersama teman, pasangan, hingga keluarga.

Harga tiket untuk menikmati Curug Ciampea sendiri untuk Weekday Rp. 22.000 dan untuk Weekend Rp. 30.000, selain itu untuk parkir kendaraan dipatok dengan harga Rp. 10.000. Dengan begitu terbayarkan dengan kenikmatan alam untuk ber-refreshing mengihangkan jenuh dan penat selama melakukan aktivitas sehari – hari.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Polres Bogor Gandeng UIKA dan SEMMI Fasilitasi Vaksinasi Massal

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kapolres Bogor AKBP Harun,S.I.K.,S.H apresiasi keseriusan UIKA berperan aktif melibatkan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) UIKA Bogor dalam usaha memfasilitasi pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19 massal kepada 1000 orang pada Rabu, 18 Agustus 2021 di Jl Soleh Iskandar Gedung Asrama Putri Universitas Ibn Khaldun Bogor.

Disampaikannya, semua pihak khususnya Polres Bogor sebagai abdi dan pelayan masyarakat wajib memberikan dukungan penuh untuk kegiatan vaksinasi massal ini. Kerjasama tersebut menunjukkan kontribusi dan perhatian UIKA sangat besar kepada masyarakat Bogor.

“Vaksinasi ini sebagai ikhtiar kita melawan pandemi, walaupun UIKA berlokasi di Kota Bogor peserta vaksinasi didominasi oleh warga Kabupaten Bogor. Ini menunjukkan bentuk pengabdian UIKA kepada masyarakat sangat tinggi. Menggandeng UIKA adalah salah satu cara kami untuk menjangkau pelaksanaan vaksinasi kepada semua masyarakat baik Kabupaten Bogor maupun Kota Bogor,” pungkas Harun usai pelaksanaan vaksin massal di UIKA, Rabu (18/8).

Apresiasi kepada SEMMI UIKA juga disampaikan Wakil Walikota Bogor Drs. H. Dedie A. Rachim. Kunjungannya di sentra vaksin Universitas Ibn Khaldun Bogor didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dan camat Tanah Sareal.

Disampaikannya, upaya UIKA dalam menfasilitasi pemberian vaksin ini secara tidak langsung telah membantu usaha pemerintah dalam percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat. “Usaha SEMMI UIKA menggandeng Polres sudah sangat tepat, percepatan pemberian vaksin ini diharapkan akan segera memutus rantai penularan Covid-19,” jelas Dedi saat melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi.

Secara langsung kegiatan vaksinasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat di jajaran Universitas Ibn Khaldun. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah DR. H. Dedi SupriadiI, M.PD. MS.I yang turut hadir dalam kesempatan tersebut. Dia menyampaikan, penyelenggaraan vaksinasi massal ini diinisiasi Fakultas Ilmu Kesehatan UIKA Bogor dengan melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa di UIKA.

Dorongan dari semua pihak khususnya Fakultas Ilmu Kesehatan dan juga peran aktif organisasi mahasiswa UIKA adalah faktor pendukung utama suksesnya penyelenggaraan vaksinasi masal ini.  Harapannya Covid-19 segera berakhir dan UIKA dapat terus berperan aktif berkontribusi untuk masyarakat Bogor.

“Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi hari ini hampir mencapai angka 1000 orang, terimakasih untuk dukungan semua pihak atas suksesnya pelaksanaan vaksinasi ini. Kepada pemerintah Kota Bogor, Polres Bogor, SEMMI dan BEM UIKA, diharapkan kolaborasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan dengan agenda hebat lainnya dimasa depan,” jelas Dedi.

Sementara itu perwakilan SEMMI UIKA Bogor Miftah Huzzaman sebelumnya menargetkan pemberian vaksin kepada 1500 orang. Vaksinasi massal ini merupakan bentuk peran aktif mahasiswa UIKA dalam memerangi pandemi Covid-19.

“Meskipun belum mencapai target, sinergi warga kampus dengan steak holder menunjukkan peran aktif kontribusi mahasiswa di masyarakat. Ini wujud rasa cinta dan pengabdian kami kepada negeri tanpa melihat kekangan wilayah. Sekaligus kami ingin membuktikan bahwa organisasi kampus tidak saja beretorika ataupun sekedar melakukan dialegtika. Suksesnya kegiatan ini adalah bukti nyata pengabdian kepada negeri,” tegas mahasiswa semester 6 Fakultas Agama Islam UIKA ini.

**ass/dewi-uik