30.5 C
Bogor
Sunday, August 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1117

Pengadaan Baju Batik Dinilai Memberatkan Guru

0

LSM Genpar Bakal Laporkan Disdik ke Polda Jabar

Cibinong l Jurnal Inspirasi

Terkait pengadaan ribuan baju batik bagi sejumlah  guru di sekolah, baik SD maupun  SMP se- Kabupaten Bogor kini kembali menjadi  sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Nasional Pajajaran (Genpar).

Ketua Umum Genpar Sambas Alamsyah dalam waktu dekat ini akan segera melaporkan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor ke Ditreskrimsus dan Saber Pungli Polda Jabar perihal  dugaan kejanggalan pengadaan baju batik yang dinilai sangat memberatkan bagi para guru di sekolah.

“Pengadaan seragam baju batik bermotif talas dinilai sangat mahal dibanderol Rp. 240.000,- namun kualitas seragam batik tidak bagus. Kualitas batik  yang dikenakan sejumlah guru tersebut dikisaran angka 70 ribu, maksimalnya sekitar 100 ribu,” terang Sambas sambil memperlihatkan seragam batik kepada Jurnal Bogor,  Minggu (10/10).

Sesuai investigasi yang dihimpun Genpar bahwa para tenaga pendidik, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) CPNS maupun PNS mengeluhkan seragam batik dengan harga yang sangat mahal. Informasi yang didapat hingga kini masih berlangsung tagihan-tagihan kepada para guru untuk pembayaran baju batik tersebut. “Mereka (para guru) mengaku sangat keberatan, apalagi dengan kondisi sekarang,” ungkapnya.

Menurutnya, karena ini jelas  sangat  merugikan para guru,  apalagi bagi guru honorer yang gajinya cuma 600.000 ribu hingga1,1 juta per bulan. “Makanya kami akan segera laporkan hal ini ke Ditreskrimsus dan Saber Pungli Jabar agar pihak berwajib segera menangani hal ini,” tegasnya.

Sambas mengatakan, pungutan untuk pembayaran baju batik sangat luar biasa dan seolah-olah ada penekanan bersifat wajib  terhadap guru-guru. “Setelah kami analisa, apapun alasan kesepakatan itu tidak kolektif kolegial artinya tidak menyeluruh ke tingkat bawah. Meski telah dibuatnya surat kesepakatan menurut kami itu hanya kamuflase dan pengalihan isu agar permasalahan ini dianggap selesai dan bisa putus,” ungkapnya.

Dinas Pendidikan Kaupaten Bogor kata dia telah melakukan ulah konyol sengaja melakukan manuver  akan adanya ketimpangan dan kesenjangan perbedaan antara tenaga pendidik swasta dan negeri melalui pengadaan baju batik talas. Padahal ada wadah pemersatu guru dibawah naungan PGRI.

Sambas menyebut menurut pengakuan salah satu PNS yang ada di Kabupaten Bogor bahwa pengadaan baju batik itu diduga  dipungut oleh masing-masing oknum KKKS dan berkoordinasi dengan Koryandik. “Dalam penanganan masalah ini, Dinas Pendidikan harus bertanggung jawab,” tandasnya.
**aripekon

**aripekon

DPR Imbau Petani tak Segan Bentuk Kelompok Tani

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Komisi IV DPR RI mengimbau agar petani tidak segan membentuk kelompok dan bekerjasama dalam berusaha tani. Hal tersebut disampaikan Ichsan Firdaus Anggota Komisi IV DPR RI dalam pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani Kabupaten Bogor di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (10/10/2021).

Kepada 120 petani dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Bogor Ichsan mengutarakan berkelompok itu sangat penting karena bisa menjadi sarana bertukar informasi antar petani disatu wilayah bahkan luar wilayah. Kebutuhan di satu wilayah yang tidak terpenuhi bisa dipenuhi dari wilayah lain.

Ia menegaskan petani di Kabupaten Bogor banyak memiliki keunggulan bahkan sudah banyak yang mampu menghasilkan produk berkualitas ekspor. Namun ada hal – hal yang perlu ditingkatkan yaitu akses pasar. Dengan berkelompok inilah akses tersebut dapat ditembus.

“Kabupaten Bogor punya potensi untuk menjadi pemasok paling tidak untuk wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, namun karena bekerja sendiri – sendiri tidak berkelompok maka informasi itu tidak tersebar, “ucapnya didampingi Kepala PPMKP Yusral Tahir.

Menurut Ichsan untuk mendorong agar petani mau berkelompok solusinya adalah dengan meningkatkan pemahaman petani akan manfaat berkelompok, pemahaman berkelompok yang baik, bekerjasama satu dengan yang lain   melalui bimtek.

“Petani manfaatkan bimtek ini untuk belajar. Pelatihan ini  menjadi satu tempat bagi petani meningkatkan kapsitas, “ serunya.

Dalam sebuah kesempatan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerangkan peningkatan produktivitas dan daya saing adalah hal pertama dan utama yang mesti diupayakan. Peningkatan daya saing kata Mentan, erat kaitannya dengan SDM. Untuk meningkatkan daya saing kapasitas, insan pertanian terus digembleng melalui pelatihan-pelatihan, baik kekhususan maupun tematik.

 “Jika SDM pertanian kita andal, saya yakin dan optimistis daya saing kita juga akan terangkat. Tentu kita bisa bekerja dengan memanfaatkan teknologi, inovasi, jejaring dan kerja sama yang kuat,” ujar Mentan SYL.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi menegaskan sekarang bukan lagi jamannya petani bekerja dan berusaha tani sendiri-sendiri. Diawali dengan membentuk kelompok-kelompok tani petani diajak untuk membentuk korporasi petani.

“Petani abad 21 di era digital 4.0, kolotnial maupun milenial, seharusnya tidak lagi berfikir tanam, petik lalu jual maka bentuklah korporasi. Saham korporasi dari petani,  dukung dengan inovasi dan mekanisasi, agar menguasai pertanian dari hulu ke hilir sebagai bisnis bukan sekadar bertani,” himbaunya.

** Regi/PPMKP

Buntut Pipa Bocor, Walikota Bogor Panggil PT Adhi Karya

0

Bima Arya: Jangan Sampai ke Depan Menjadi Persoalan Hukum

Bogor | Jurnal Inspirasi
Wali Kota Bogor Bima Arya mengundang PT Adhi Karya sebagai pelaksana proyek rel ganda (double track) ke Balai Kota Bogor, Jumat (8/10/2021) siang, pekan lalu.

Pertemuan itu merupakan buntut kali kedua insiden bocornya pipa air milik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor di kawasan Gunung Gadung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Bima Arya memberi ultimatum kepada pelaksana proyek agar lebih berhati-hati sebelum menjadi persoalan hukum.

“Terkait dengan dua kali terjadi peristiwa bocornya pipa PDAM (Perumda Tirta Pakuan) di lahan pembangunan double track. Saya merasa perlu mengundang baik PPK maupun kontraktor dalam hal ini Adhi Karya untuk meminta klarifikasinya persoalan apa yang terjadi,” kata Bima Arya, Jumat (8/10/2021).

“Dari situ, saya mendapat keterangan bahwa memang lokasi kegiatan adalah lokasi yang sangat rawan dan konturnya, landscape-nya ada saluran pipa PDAM yang berhimpitan dengan kegiatan (proyek rel ganda),” katanya.

Dari hasil pertemuan tersebut, kata Bima, memang dalam pengerjaan rel ganda sangat mungkin terjadi human error, teknikal error, maupun karena force major.

“Karena itu tadi dalam pembicaraan, setelah mendengar penjelasan, saya melihat memang sudah ada langkah-langkah agar tidak terjadi lagi,” katanya.

Kemudian, Bima juga menyampaikan kepada PT Adhi Karya sebagai pelaksana proyek, sangat merugikan konsumen Perumda Tirta Pakuan. Karena itu, wali kota dua periode itu meminta agar hal tersebut menjadi atensi agar tidak terjadi lagi ke depan.

“Jangan sampai ke depan menjadi persoalan hukum,” imbuhnya.

Bima Arya mengapresiasi langkah Perumda Tirta Pakuan dan PT Adhi Karya yang telah melakukan koordinasi.

Dari hasil pertemuan, ada beberapa langkah yang bakal dilakukan, pertama melakukan pemetaan titik-titik yang berpotensi menimbulkan kebocoran.

“Sudah diidentifikasi setidaknya ada lima titik tadi. Kedua, disepakati ada sistem mitigasinya. Jadi kalau ada, terjadi peristiwa lagi, siapa berkoordinasi dengan siapa, dan melakukan apa itu sudah jelas. Jangan sampai pelayanan terganggu lama,” kata Bima.

Ketiga, disepakati untuk melakukan koordinasi intens antara Perumda Tirta Pakuan dengan pelaksana proyek rel ganda.

“Sehingga kalaupun terjadi sesuatu hal untuk mengkomunikasikannya ke publik bisa lebih cepat, sehingga publik bisa langsung tahu apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

“Jadi ada pemetaan, ada identifikasi, ada langkah-langkah apa yang sudah dilakukan, jadi saat ada titik yang dapat menimbulkan persoalan bisa dikerjakan agar bisa terantisipasi,” sambungnya

GM Departemen Perkeretaapian PT Adhi Karya Persero Tbk, Isman Widodo mengatakan, secara prinsip sebagai pelaksana proyek rel ganda, mendukung proses apa yang disampaikan Wali kota Bogor Bima Arya dan Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan.

“Untuk selanjutnya, akan selalu bekerjasama (dengan Pemkot Bogor),” katanya.

“Seperti yang disampaikan pak wali tadi, kami telah melakukan beberapa kali kegiatan survei untuk menginventarisir aset PDAM yang ada di sekitar double track. Di sana kami sudah melakukan klasterisasi mana yang harus kita perhatikan, lebih karena potensi gangguan layanan wilayah PDAM,” tukasnya.

Mehonk | **

Tak Perlu Nunggu Lama, Porsi Haji Bisa Lebih Cepat

0

Cimahpar | Jurnal Inspirasi

Adeem Tours dan Koperasi Jasa Fast (Falsafah Sapta Tunggal) menginisiasi porsi haji lebih cepat, dimana untuk sekarang ini untuk Kota dan Kabupaten Bogor daftar tunggu haji berkisar 18-21 tahun. Calon jamaah juga cukup mengirimkan identitas diri atau KTP dan tidak ada pembayaran dimuka. Terobosan ini dilakukan dengan Launching Program Pembiayaan Porsi Haji di Saung Dolken Cimahpar, Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (10/10/2021).

Taufik Iskandar memberikan penjelasan porsi haji.

“Porsi haji ini untuk menjawab kebutuhan umat Islam yang akan berhaji,” ujar Direktur Utama Adeem Tours, Afif Abdul Jalil yang berkantor di dekat pintu gerbang Bogor Raya Residence, Cimahpar.

Pihaknya mengaku menggandeng sejumlah lembaga agar porsi haji lebih cepat dapat tercapai. Menurut Ketua Koperasi Jasa Fast, Soufa D.Utama, ada 10 entitas perusahaan yang mensupport program porsi haji ini. “Kami mempermudah masyarakat dalam berhaji dan tentu kami menjaga amanah ini,” jelasnya.

Hal yang sama juga dikatakan Konsultan Koperasi Jasa Fast, Taufik Iskandar alias Habib Taufik. Masyarakat tak perlu ribet, tak perlu lama, tanpa pembiayaan apapun. “Tentu syaratnya jadi anggota koperasi dulu dengan sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi, misalnya tidak ada BI Checking dari perbankan,” kata dia.

Abdul Muta’ali saat memberikan penjelasan.

Habib Taufik menegaskan, porsi haji bisa lebih cepat karena pihaknya berkolaborasi dengan institusi lain dan tidak ada istilah nabung dulu baru berangkat. Pasalnya akan menyita waktu yang lama. Bahkan yang membedakan dengan yang lain adalah calon jamaah akan mendapatkan pembekalan materi pengembangan diri, selain manasik haji.

Hartoko Krido Handoko menerima piagam penghargaan.

Menurut Abdul Muta’ali, Wakil Direktur (SKSG) Sekolah Kajian Stratejik Global Universitas Indonesia yang juga hadir pada Launching Program Pembiayaan Porsi Haji tersebut, merespons positif upaya Adeem Tours dan Koperasi Jasa Fast. Dia mengilustrasikan ibroh atau pelajaran dari sahabat Nabi Muhammad SAW, Anas bin Malik dan Abdurrahman bin Auf. “Diperbolehkan berutang. Hidup pakai otak saja memang susah,” kata dia.

Sementara salah satu investor Koperasi Jasa Fast, Hartoko Krido Handoko mengaku mendukung program koperasi ini. “Ya ini wujud upaya gerakan saling mendukung dan membantu,” kata dia.

**as.sayyev

Kunjungi Ponpes Darurokhman, Alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor Tegaskan Alasannya Buat Program Jumat Berkah

0

Ciomas | Jurnal Inspirasi

Para Alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor ( P’One ) angkatan 2002, saat ini terus rutin menggelar kegiatan sosial” Jumat Berkah” dengan  berbagai kepada semua elemen sosial yang  jadi sasaranya.

Kegiatan Jumat Berkah yang dilakukan para alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor  angkatan 2002  ini awalnya sejak ada PPKM diera Pandemi Covid-19 di Kota Bogor.

Dalam menjalankan kegiatan Jumat Berkah ini, para alumni turun langsung membagikannya kepada pengamen, ojol, pemulung, tukang parkir, anak anak yatim piatu dan juga mendatangi Pondok Pesantren.

Bingkisan yang diberikan para alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor angkatan 2002 ini tidak hanya sebatas pada nasi bungkus, namun juga melakukan pemberian  sembako dan lain lain.

Pada Jumat, 8 Oktober 2021, para alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor angkatan 2002 ini mendatangi  Pondok Pesantren Darurrokhman, Ciherang Kidul, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Saat mendatangi Ponpes Darurokhman mereka memberikan banyak paket sembako, beras, telor serta nasi kotak  untuk para santri yang ada di ponpes tersebut.

“  Awalnya kegiatan yang kami lakukan ini hanya empat orang saja, namun saat ini kawan kawan angkatan 2002 di SMA PGRI 1 Kota Bogor sudah banyak yang bergabung,” tegas Isyana Koordinator Jumat Berkah Alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor angkatan 2002 , Sabtu , 8 Oktober 2021.

Mudah mudahan, kata Isyana, apa yang diberikan para alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor ini punya banyak manfaat bagi para santri yang ada di Ponpes Darurohman.

Selain memberikan bantuan paket sembako, para alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor angkatan 2002 juga mendata fasilitas yang dibutuhkan para santri dan juga ponpes darurrokhman.

“Kami sudah mengecek kondisi kamar para santri dan juga fasilitas tidur para santri. Insya Allah dalam  waktu dekat kami akan datang lagi untuk melakukan revitalisasi kamar para santri yang ada di Ponpes Darurokhman,” beber Isyana.

Kunjungan para alumni SMA PGRI I Kota Boogor ke Ponpes Darurokhman merupakan kegiatan Jumat Berkah yang ke-13.   

“ Insya Allah kegiatan ini akan jadi agenda wajib kami setiap hari jumat,” kata Isyana yang didampingi Tarita, Ayi Heru, Dani dan Richard

Menurutnya, anggaran yang dikeluarkan para alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor untuk kegiatan Jumat berkah ini merupakan dana gabungan  atau patungan dari para alumni dan juga ada pihak pihak donator luar yang selalu memberikan donasi .   

“ Apa yang kami lakukan selama ini merupakan bentuk kepedulian sosial para alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor angkatan 2002 kepada pihak-pihak yang membutuhkan,” tuntas Isyana.

Sementara itu, pimpinan Ponpes Darurorkhman, Ustad Abdul Rokhman mengatakan sangat bersyukur dengan adanya kegiatan positif yang dilakukan para alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor angkatan2002.

“ Insya Allah apa yang dilakukan para alumni SMA PGRI 1 Kota Bogor angkatan 2002 ini akan menemukan keberkahan nantinya,” pungkasnya.

*”as.pangrango

Gorengan dan Bike Rafting Miliki Wahana Baru Bersepeda Dan Rafting

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Gowes Barengan atau yang lebih dikenal dengan Gotengan, bermarkas di Resto Solo Jl.Padjajaran Indah V Kota Bogor, memiliki kegiatan bersepeda yang rutin digelar oleh Gorengan setiap akhir pekan telah memberikan warna yang berbeda.

Pasalnya, para peserta Gorengan akan menikmati berwisata sepeda dengan menaiki sebuah perahu karet / canoing /rafting usai mereka menempuh rute menanjak di Kota Bogor.

“Wahana ini merupakan kreasi dari Boogie Adventure Bogor dengan memberdayakan sungai Katulampa untuk digunakan sebagai destinasi wisata baru bagi para pesepeda yang melalui jalur Katulampa Bogor,,’ ujar Mohammad Gatot Prabowo dari Selibor (Sepeda Lipat Bogor).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa club sepeda antara lain Camp Hazy Bogor , Selibor, Topass, dan lain lain.

“Saya mengapresiasi ide konsep ini, agar masyarakat di sekitar Katulampa juga dapat merawat sungai ini bisa menjadi daya tarik wisatawan dan memberikan dampak positif terhadap para pedagang di sekitar Sungai Katulampa ini,” tambah Muna Ahmad.

Dari kegiatan ini diharapkan menjadi alternatif wisatawan. Saat ini memang jalur Katulampa adalah jalur utama yang dilalui para pesepeda yang akan menuju ke arah Gadog, Megamendung, bahkan Rancamaya Cipaku atau menuju ke arah Gn. Geulis Sentul.

Puluhan peserta Gorengan cukup terhibur usai menikmati rute jalanan Kota Bogor dan sampai di Katulampa mendapatkan pelatihan langsung oleh Boogie Adventure Bogor sebelum mencoba fun rafting tersebut.

” Awal start gowes tadi pagi, dikasih rute turunan namun ga jauh dari itu langsung menanjak hingga sampai di Katulampa ini melalui jalur Cimahpar.
Dan kita sudah siap bawa baju ganti, karena mau mencoba Bike Rafting ini, dengan di damping seorang leader dari masing-masing perahu karet jadi bikin kita aman dan fun,’ ujar Yuni Andharani.

**as.pangrango

PPP Dongkrak Target Vaksinasi Nasional

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor sekaligus anggota DPR RI, Elly Rachmat Yasin terjun langsung dalam pelaksanaan vaksinasi massal di Kecamatan Cibungbulang dan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Sabtu (9/10).

Guna memutus mata rantai penularan Covid-19 dan mendongkak target vaksinasi nasional, PPP gelar vaksinasi serentak di dua titik wilayah Kabupaten Bogor.

Elly Rachmat Yasin menegaskan, PPP terus konsisten dalam menanggulangi Covid-19 yang telah melanda tanah air hampir dua tahun.

“Hari ini kami laksanakan vaksin di Cibungbulang sebanyak 2000 dosis dan Cileungsi 400 dosis. Target vaksin yang dilakukan ini bukan hanya kepada masyarakat umum tapi juga santri,” tegas Elly kepada Wartawan, kemarin.

Ibu tiga orang putri itu mengatakan, bahwa vaksin menjadi bagian ikhtiar umat dalam melawan virus menular dan mematikan tersebut.

“Vaksin ini berfungsi sebagai herd immunity. Artinya ada tambahan daya tahan tubuh terhadap serangan virus sehingga memperkecil kemungkinan resiko dampak virus tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjur ia memaparkan, vaksinasi tersebut menjadi bagian dua momentum bersejarah bagi partai berlambang Ka’bah.

“Vaksin kali ini kami lakukan dalam rangka hari santri dan menjelang Muscab PPP Kabupaten Bogor. Mari semua mendoakan kapada Allah agar pamdemi cepat usai dan semua kembali normal,” tutupnya. n

**noverando.h

Arab Saudi Buka Umrah untuk Jamaah Indonesia

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Menteri Luar Negeri Republik Indoneia, Retno Marsudi mengumumkan bahwa Arab Saudi telah membuka kembali ibadah umrah untuk jamaah asal Indonesia. Hal ini diungkapkan Retno dalam situs resmi Kementerian Luar Negeri, Sabtu 9 Oktober 2021.

Retno mengatakan, dibukanya ibadah umrah bagi jemaah asal Indonesia itu setelah melalui pembahasan yang cukup lama, baik pada level Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan dan juga Menteri Agama. Karena dinilai perkembangan penanganan COVID-19 di Indonesia yang semakin baik, maka Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kini memberikan izin untuk jamaah Indonesia melaksanakan ibadah umrah.

“Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jamaah umrah Indonesia. Komite khusus di Kerajaan Saudi Arabia sedang bekerja saat ini guna meminimalisir segala hambatan yang menghalangi kemungkinan tidak dapatnya jamaah umrah Indonesia untuk melakukan ibadah umrah,” kata Menteri Luar Negeri.

Retno menambahkan, di dalam nota diplomatik tersebut juga disebutkan bahwa kedua pihak dalam tahap akhir pembahasan mengenai pertukaran link teknis dengan Indonesia yang menjelaskan informasi para pengunjung berkaitan dengan vaksin dan akan memfasilitasi proses masuknya jamaah. 

“Nota diplomatik juga menyebutkan mempertimbangkan untuk menetapkan masa periode karantina selama 5 hari bagi para jamaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan,” ujar Retno.

Retno mengatakan, kabar baik ini akan segera dindaklanjuti dengan pembahasan secara lebih detail mengenai teknis pelaksanaannya.  Kementerian Luar Negeri, kara Retno, akan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan serta dengan otoritas terkait di Kerajaan Saudi Arabia mengenai pelaksanaan kebijakan Pemerintah Saudi Arabia yang baru ini. 

“Saya sendiri telah melakukan koordinasi dan komunikasi baik dengan Pak Menteri Kesehatan maupun dengan Pak Menteri Agama,” ujar Retno.

**/viva

Guru tak Bikin Modul, SDN 1 Cigombong Jual LKS

0

Cigombong | Jurnal Inspirasi

Ratusan orangtua siswa di SDN 1 Cigombong, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, terpaksa harus membeli lembar kerja siswa (LKS) yang dianjurkan pihak sekolah melalui komite. Sebab, LKS yang semestinya dibuat wali kelas sekolah, ternyata dibuatkan pihak ketiga atau penerbit.

Ketua Komite SDN 1 Cigombong, Abong membenarkan LKS dibuat penerbit dan orangtua siswa harus membelinya. Menurutnya, sebelum LKS dibuatkan penerbit, terlebih dulu pihaknya melakukan musyawarah dengan semua orangtua siswa yang jumlahnya sebanyak 300 lebih.

 “Semua orangtua siswa SDN 1 Cigombong menyetujui pembelian LKS,” aku Abong kepada wartawan saat memberikan keterangan di kediaman wakil komite sekolah di Desa Cigombong, Sabtu (9/10).

Abong pun tidak mengelak penjualan LKS terhadap siswa, tidak diperbolehkan. Karena, untuk pembuatan rangkuman mata pelajaran, harus dilakukan pihak sekolah melalui wali kelas masing-masing.

 “Mau bagaimana kalau Sumber Daya Manusia (SDM) gurunya di SDN 1 Cigombong tidak mampu membuat modul rangkuman mata pelajaran. Makanya kami pesan saja LKS ini ke penerbit,” paparnya.

Sementara, Wakil Komite SDN 1 Cigombong, Nia menjelaskan, penjualan LKS ini bukan hanya dilakukan di sekolahnya saja, tetapi semua sekolah baik itu tingkat SDN maupun SMPN yang ada di Kecamatan Cigombong, melakukan hal sama.

 “Kenapa harus SDN 1 Cigombong terus yang dipermasalahkan, toh semua sekolah di wilayah Cigombong menjual LKS juga,” ketusnya.

Untuk satu LKS, lanjutnya, orangtua siswa harus mengeluarkan biaya sebesar Rp.10.500. Dan harga sebesar itu lebih murah dibandingkan dengan sekolah lain. “Sekolah lain ada juga yang menjual lebih mahal lagi,” jelas Nia.

Dedi, perwakilan dari penerbit mengakui jika penjualan LKS itu tidak diperbolehkan, tetapi pihak sekolah yang meminta untuk membuatkan LKS dengan jumlah 7 kurikulum.  “Karena saya sudah kenal dekat dengan Bu Nia, maka saya terima saja penawaran LKS ini,” imbuhnya.

Pihak sekolah sendiri belum memberikan keterangan perihal penjualan LKS kepada siswanya.

**dedesuhendar

Atlet Kota Bogor Berjaya di Tanah Papua

0

Banyak Sumbang Emas Bagi Jabar

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kontingen atlet asal Kota Bogor yang memperkuat Jawa Barat dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, telah menyumbangkan banyak medali emas sejak dimulainya pertandingan PON, 29 September hingga 6 Oktober. Hal tersebut ditegaskan Bina Prestasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, Yudy Wahyudi, S.Sos. AIFO, Kamis (7/10/2021).

Ke-12 medali emas tersebut, empat di antaranya dari atlet menembak ataa nama Fathur Gustavian dan Ipung Saiful Tammamie (Team Air Rifle Man 10M), Fathur Gustavian (Individual Air Rifle Man 10 M), Audrey Zahra D (Individual 10 M Women Air Rifle), dan Audrey Zahra D (Team Air Rifle 10 M Women).

Dari cabor taekwondo tiga medali emas dipersembahkan Defia Rosmaniar (Individual Poomsae Putri), Defia R dan Levita Deliza (Poomsea Team Putri), Muhammad Rizal (Poomsae Team Putra). Cabor judo satu medali emas atas nama Dewa Kadek Rama (Kelas -66 Kg/PA).

Selanjutnya sambung Yudi dari cabor dayung satu medali emas atas nama Cherina Maharani (Canoeing Slalom K1 Putri). Satu medali emaa dari cabor wushu atas nama Zoura Nebulani (Taoulu-Jian Shu putri). Satu emas dari cabor panjat tebing atas nama Widia Pujianti (Individual lead putri), dan satu medali emas dari cabor anggar dipersembahkan Anggi Wiliansyah (Degen Individual Putra).

Yudi menambahkan, perolehan medali emas kemungkinan bisa bertambah dari atlet-atlet Kota Bogor untuk Jawa Barat. Karena masih ada beberapa atlet yang masih bertanding, seperti cabor tarung derajat, tinju, kempo, dan beberapa cabor lainnya.

“Raihan medali emas ini diluar atlet-atlet peraih medali perak dan perunggu. Mudah-mudahan atlet Kota Bogor yang masih akan bertanding bisa menambah pundi-pundi medali emas untuk Jawa Barat di ajang PON 2021,” pungkasnya.

**as.pangrango