26.3 C
Bogor
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1034

Tidak Ada Lapang, Sekolah Minta Penghapusan Aset Gedung Perpustakaan

0

JURNAL INSPIRASI – Keterbatasan lahan membuat siswa di SDN Cikereteg 3, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, tidak pernah melakukan upacara. Kegiatan yang selalu dilaksanakan semua siswa di hari pertama masuk sekolah atau setiap Senin itu, seakan sudah dilupakan.

Kepala SDN Cikereteg 3, Endang Mahfudin mengatakan, sempitnya lahan sekolah menjadi salah satu faktor tidak adanya lagi kegiatan upacara bendera yang dilakukan siswa dan guru pada hari Senin.

 “Lahan untuk kegiatan upacara bendera di sekolah kami tidak cukup. Bagaimana mau melaksanakannya kalau lahan sempit,” ungkapnya kepada wartawan.

BACA JUGA: Tamamul Fikri Terpilih Aklamasi Ketua KNPI Leuwisadeng

Selain tidak bisa melaksanakan upacara, lanjutnya, keterbatasan lahan pun menghambat program sekolah diluar kegiatan belajar, seperti memberikan pelatihan drum band, olahraga atau kegiatan tambahan sekolah lainnya.

 “Sebenarnya siswa antusias untuk bisa belajar drum band, sayang nya lapangan yang ada tidak luas. Jadi kami batasi untuk siswa yang belajar drum band,” aku Endang.

Sempitnya lapang sekolah yang ada, sambung Endang, setelah berdirinya ruangan perpustakaan yang dibangun kepala sekolah sebelumnya.

 “Kalau tidak ada bangunan perpus, lapang di sekolah ini cukup untuk kegiatan upacara maupun latihan drum band,” paparnya.

BACA JUGA: Sunda Akur Dukung Pemindahan Kantor Kecamatan Tanjungsari

Endang akan meminta Dinas Pendidikan (Disdik) serta bagian aset daerah, untuk menghapus aset gedung perpustakaan di SDN 3 Cikereteg dengan membongkarnya.

 “Kebetulan untuk perpus masih ada ruangan yang kosong. Biar lapang sekolah seperti dulu lagi,” imbuhnya.

Sementara, Ketua RW 09 Kampung Ciderum, Dede Boris mendukung rencana sekolah yang akan membongkar gedung perpustakaan untuk dijadikan lapang kembali.

Alasan mendukung, karena dari awal berdiri SDN Cikereteg 3 ini dengan nama sebutan Inpres, lapang yang sekarang dibangun gedung perpustakaan, satu-satunya lahan kosong untuk digunakan siswa upacara, olahraga dan bermain.

BACA JUGA: Penanganan Banjir, Ini Kata Fathoni

 “Dari awal berdiri sampai sekarang, tidak pernah ada perluasan lahan dan masih tetap seperti ini. Makanya sangat disayangkan kalau lapang sekolah ada bangunan,” tegas Boris panggilan akrab sehari-hari.

Lapang sekolah yang berada di wilayah RT 03 RW 09 ini, kata Boris, tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan siswa atau sekolah saja. Tetapi, warga pun selalu memanfaatkan lapang ini untuk kegiatan olahraga bulu tangkis.

 “Dulu sampai malam juga masih rame, karena sering digunakan oleh warga untuk bulu tangkis. Dan setiap tahun selalu ada event turnamen. Saya harap pengajuan penghapusan aset gedung perpustakaan, disetujui pemerintah,” tukasnya.

**denipratama

Tamamul Fikri Terpilih Aklamasi Ketua KNPI Leuwisadeng

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua PK Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Leuwisadeng periode 2021 – 2024 terpilih aklamasi  Tamamul Fikri dalam Muscam yang digelar bertepatan Hari Pahlawan di aula  Kecamatan Leuwisadeng, Rabu (10/11).

Tamamul Fikri sendiri merupakan pengurus Sapma PP (Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila). Dia menyetakan berkomitmen mendukung jalannya pembangunan dan akan menjalankan program 100 hari kerja pertama, salah satunya kegiatan keagamaan.

BACA JUGA: Sunda Akur Dukung Pemindahan Kantor Kecamatan Tanjungsari

“Kami berupaya mendukung program pemerintah, pertama akan melakukan sinergisitas dengan stakeholder, baik kecamatan maupun wilayah desa. Salah satunya mendukung program vaksinasi,” ujarnya.

Dengan merangkul semua komponen kepemudaan, dia ingin merekatkan satu sama lain dan tak lama lagi pihaknya akan melaksanakan pengajian rutin bulanan. “Cara sederhana yang bisa dilakukan, sebagai agenda pokok intinya  untuk menjaga kekompakan,” tandasnya.

BACA JUGA: Penanganan Banjir, Ini Kata Fathoni

Sementara itu, Ketua Demisioner periode sebelumnya Muhammad Taufik berpesan bagi ketua PK KNPI Leuwisadeng terpilih agar merangkul semua Organisasi Kepemudaan (OKP) yang berada di wilayah Kecamatan Leuwisadeng.

“Bukan hanya mengkritisi namun harus menciptakan solusi serta berkontribusi  dalam mendukung program pemerintah,” tukasnya Arip Ekon

Sunda Akur Dukung Pemindahan Kantor Kecamatan Tanjungsari

0

JURNAL INSPIRASI – Dukungan terhadap rencana pemindahan kantor Kecamatan Tanjungsari  terus mengalir. Kali ini datang dari Ketua Umum Sunda Akur, H Deden Setia Nugraha, SH. Dia menejelaskan, pemindahan kantor kecamatan ke areal Masjid Agung Raudatul Faizin adalah langkah yang tepat yang diwacanakan H Beben Suhendar, SH, MM, mantan Camat Tanjungsari yang kini menjadi angggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Gerindra.

“Pemindahan Kantor Camat  Tanjungsari sudah menjadi rencana dari Pak Beben Suhendar  saat menjadi Camat Tanjungsari,” jelasnya di Sekretariat Sunda Akur, Kamis (11/11).

Masih kata dia, pemindahan kantor Kecamatan  Tanjungsari merupakan solusi yang cukup rasional dalam upaya pengembangan beragam potensi. Selain penataan kewilayahan, pemindahan kantor pemerintahan kecamatan ini juga diharapkan mampu memberi dampak positif dalam peningkatan pelayanan serta semakin memudahkan akses masyarakat.

BACA JUGA: Pembagian BPNT di Kecamatan Jonggol Berjalan Lancar

Rencananya lokasi yang akan digunakan kantor camat berada di areal Masjid  Agung Raudatul  Faizin  yang strategis dan terletak  di jalan Provinsi Jabar.

“Dengan semangat perubahan, perbaikan serta penataan wilayah, Sunda Akur sangat mendukung dan siap menjadi bagian dari proses rencana pemindahan kantor Kecamatan Tanjungsari ke areal Masjid Agung Raudatul Faizin  dari kantor sebelumnya di wilayah Gunung Haur Desa Tanjungsari,” jelasnya.

BACA JUGA: Bukti Nyata, H. Amir Rombak Aula Desa dari Dana Swadaya

Dia berharap, rencana pemindahan kantor kecamatan ini menjadi langkah alternatif untuk mewujudkan penataan. “Kami berharap rencana ini dapat segera terealisasi, namun demikian kami berharap semua pihak dan warga Tanjungsari harus dilibatkan secara aktif dalam perencanaan,” tutupnya.

**nay/ramses

Pembagian BPNT di Kecamatan Jonggol Berjalan Lancar

0

JURNAL INSPIRASI – Pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor berjalan lancar. Seperti halnya pembagian di Agen Adi Desa Weninggalih dan Agen Rizki Desa Balekambang yang membagikan BPNT sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Untuk Desa Weninggalih sendiri ada sekitar 351 KPM yang melakukan penggesekan untuk pengambilan BPNT. Walaupun terkadang ada saldo yang zonk alias kosong, namun kebutuhan komoditi tetap disiapkan agen sesuai dengan jumlah KPM yang akan melakukan penggesekan.

“Itu salah satu kendala kami jika ada dana zonk, pasti KPM pada nanya sedangkan kami sendiri tidak tau informasinya perihal mana yang ada saldonya dan mana yang zonk,” ucap Adi, Kamis (11/11).

BACA JUGA: Bukti Nyata, H. Amir Rombak Aula Desa dari Dana Swadaya

Menurutnya, untuk persiapan komoditi sendiri selalu menanyakan kepada KPM, apa yang dibutuhkan sehingga pihak agen belanja dan memesan kepada vendor sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh KPM. Agen juga tidak menyediakan barang yang itu-itu saja karena takut KPM bosen dan bisa jadi mereka punya stok yang sama di rumah.

“Sejauh ini masih berjalan dengan baik, hanya saja harapan saya agar dari bank bisa menyarankan KPM untuk menggesek sesuai dengan domisilinya jadi jangan menclok-menclok”, harapnya.

Terpisah disampaikan Agen Rizki yang berada di Desa Balekambang. Menurutnya, keluhan yang disampaikan tidak beda jauh. Sebagai agen berupaya untuk mengikuti aturan yang sudah ditetapkan dan pastinya memberikan komoditi yang berkualitas kepada KPM.

BACA JUGA: Penanganan Banjir, Ini Kata Fathoni

“Untuk Desa Balekambang sendiri yang menggesek di warung saya ada sekitar 363 KPM , itu pun kadang ada yang menggesek diluar di desa lain dan kadang ada saldo yang zonk. Ya sama aja sih keluhannya sama agen- agen yang lain,” jawabnya singkat.

Senada disampaikan Camat Jonggol, Andri Rahman. Dia berharap dalam setiap pembagian BPNT tetap menjaga dan melakukan standar prokes jangan karena bantuan melupakan prokes , dan untuk para agen diminta menyalurkan BPNT sesuai aturan yang sudah ditetapkan.

“Jangan sampai ada yang melenceng apalagi nabrak aturan risiko ditanggung sendiri. Laporkan jika ada agen yang melenceng dan memberikan komoditi yang tidak berkualitas , karena nanti akan berdampak pada kerjasama antara agen dan bank penyalur jika ada aturan yang dilanggar,” pungkas Andri Rahman.

**naynur’ain

Bukti Nyata, H. Amir Rombak Aula Desa dari Dana Swadaya

0

JURNAL INSPIRASI – Janji kampanye yang diucapkan untuk melakukan perubahan bagi Desa Bojong Nangka mulai direalisasikan dengan kerja nyata yang dilakukan oleh kades muda yang satu ini. H.Amir Arsyad biasa disapa mengatakan, apa yang dia sampaikan ke warga saat ingin mencalonkan diri kini mulai diwujudkan satu persatu.

H.Amir Arsyad

“Memang tidak bisa kita lakukan sekaligus, kita buat bertahap dengan bekerja sama baik dengan masyarakat maupun Pemerintah Desa Bojong Nangka sendiri,” ucap H.Amir, saat ditemui di ruangannya, Kamis (11/11).

Dia mengawali dengan kekompakan meraih prestasi dan itu sudah dibuktikan Desa Bojong Nangka menjadi desa terbaik se Kabupaten Bogor. Begitu pun untuk PKK-nya juga sudah mulai terlihat kekompakannya.

BACA JUGA: Penanganan Banjir, Ini Kata Fathoni

“Kini merambah infrastruktur dan fasilitas yang nantinya dinikmati oleh masyarakat juga, maka saya rombak aula kantor desa senyaman mungkin dan halaman seindah mungkin dengan berbagai fasilitas yang kami sediakan,” jelasnya .

Pertama, kata dia, dibangun perpustakaan desa, dimana warga atau anak sekolah yang saat belum PTM bias belajar daring disana. Pihak desa memfasilitasi Wifi gratis untuk mengurangi beban warga dimasa pandemic Covid-19. Sekarang ini merombak aula kantor desa agar jika ada kegiatan yang harus mengumpulkan orang banyak, warga dan tamu merasa nyaman.

“Sebisa mungkin saya berusaha untuk melakukan perubahan, karena apa yang saya buat untuk kantor desa dan desa ini nantinya akan jadi catatan kenangan dan peninggalan,” cetusnya.

BACA JUGA: Tirto Adhi, Jurnalis Kritis Pembela Rakyat

Selain itu, untuk sisa tanah yang dekat dengan mushola direncakan akan dibuat seperti kafe sehingga jika ada warga yang menunggu untuk pelayanan bisa nyaman dengan melihat pemandangan akuarium, tempat duduk seperti kafe dan ada perpustakaan desa juga jika ingin sekedar baca buku.

“Dana yang kami keluarkan untuk pembanguan aula kantor desa sekitar kurang lebih 300 jutaan itu mutlak dari swadaya,” ungkapnya.

Dia pun menggandeng beberapa relasi, baik relasi pribadi maupun perusahaan swasta. Mereka diajak menyumbang dan mau memberikan untuk renovasi Desa Bojong Nangka. Pihak desa memberikan pilihan, dan memang sudah seharusnya ada timbal balik dari perusahaan yang berdomisili di Desa Bojong Nangka, sehingga  keberadaan mereka bisa dirasakan dengan ikut berkontribusi untuk renovasi kantor desa.

BACA JUGA: BPPSDMP Siapkan 1.124 Tenaga Fungsional Antisipasi Peribahan Iklim

“Semoga kedepannya bisa terealisasi seperti apa yang kami harapkan, dan saya ucapkan terimakasih untuk para donatur yang sudah berkontribusi dalam renovasi gedung aula desa ini, sekarang tinggal menunggu kesiapan Bupati Bogor untuk meresmikan aula ini,” pungkasnya.

Prinsip dia, apapun bisa terwujud dengan adanya niat yang keras dalam hati, tergantung mau atau tidak untuk mewujudkan impian, dan niat itu intinya jangan pernah takut untuk mencoba. Sekalipun gagal atau belum maksimal memang segitulah kemampuannya.

“Berani mencoba dan berpikir untuk orang banyak, berpikir sebagai pemimpin untuk memajukan desa , pasti akan bisa terlaksana. Jadi maju atau tidaknya desa tersebut tergantung pemikiran sang kades mau gak untuk memajukan desanya,” pungkasnya mengakhiri.

**naynur’ain

Penanganan Banjir, Ini Kata Achmad Fathoni

0

JURNAL INSPIRASI – Banjir yang sempat menghebohkan wilayah Gunung Putri beberapa waktu lalu masih menjadi perhatian khusus sampai saat ini. Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor Burhanudin bahkan memanggil beberapa kepala desa di Kecamatan Gunung Putri guna mencari upaya penanggulangan bencana tersebut.

H.Amir Arsyad, salah satu kepala desa yang dipanggil oleh Sekda menyebutkan, banjir terjadi karena macetnya saluran drainase dan tidak adanya saluran air serta pemukiman warga lebih rendah posisinya.

“Banjirnya memang tidak lama namun bisa bikin semua basah dan rusak, jadi tetap harus ada penanganan supaya hal yang sama tidak terulang lagi,” jelas H.Amir, Kamis (11/11).

BACA JUGA: Wali Kota Ajak Kalahkan Kemiskinan dan Kebodohan

Terpisah, anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni mengungkapkan, sebelum banjir terjadi dia sudah memprediksi hal tersebut akan terjadi. Pasalnya, ruang yang menjadi resapan kini sedang dalam tahap pembangunan yang mengakibatkan air menuju ke tempat yang lebih rendah yaitu Perumahan Griya Bukit Jaya dan beberapa tempat lainnya.

“Kalau Bojong Kulur mungkin sudah disebut langganan banjir jika musim hujan, dan sekarang bukan hanya Desa Bojong Kulur saja, tapi sudah merambah ke Desa Tlajung Udik , Desa Bojong Nangka dan kita tidak boleh mendiamkan itu,” jelas Fathoni biasa disapa, Kamis (11/11).

Masih kata dia, memang untuk pembangunan konstruksi saluran akan dilaksanakan tahun depan dan DED-nya sudah dianggarkan untuk tahun ini. Tetapi jangan menunggu sampai tahun depan dam harus ada tindakan nyata yang dilakukan oleh dinas terkait.

BACA JUGA: Tirto Adhi, Jurnalis Kritis Pembela Rakyat

“Saya sudah pernah mengajak keliling Kabid Pak Dede untuk melihat wilayah yang berpotensi banjir.  Saya harap segera ada penanganan status darurat bencana hingga bisa dianggarkan untuk pemasangan saluran non konstruksi,” jelasnya.

Apalagi, masih kata dia, sudah ada pemanggilan yang dilakukan oleh Sekda beberapa waktu lalu dan tinggal aksinya saja agar masyarakat juga tidak berlarut – larut merasakan dampak bencana banjir yang datang saat hujan turun.

“Harapan saya agar disegerakan untuk pembuatan saluran non konstruksi dengan memberikan status tanggap bencana, dan itu pun sudah saya sampaikan kepada Pak Kadis beberapa waktu lalu, semoga segera terlaksana,” pungkas Fathoni penuh harap.

**naynur’ain

BPPSDMP Siapkan 1.124 Tenaga Fungsional Antisipasi Peribahan Iklim

0

JURNAL INSPIRASI – Secara khusus Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta untuk segera melakukan bimbingan teknis  secara masif kepada para petani, kepada para penyuluh dan praktisi pertanian termasuk pemerintah daerah agar mereka peduli terhadap perubahan iklim.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menggandeng Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP)  menyiapkan 1.124 tenaga fungsional (Widyaiswara, dosen, guru dan penyuluh) melalui  ToT Perubahan Iklim. Pembekalan terhadap tenaga fungsional   selanjutnya secara bertahap akan ditransfer kepada penyuluh dan petani.

Anomali iklim dan cuaca yang semakin sering terjadi akhir-akhir ini, merupakan fenomena nyata telah terjadinya perubahan iklim yang sangat signifikan di semua belahan dunia.

BACA JUGA: Wali Kota Ajak Kalahkan Kemiskinan dan Kebodohan

Dulu pergantian musim dapat ditebak dengan menghitung bulan setiap tahunnya, kondisi itu kini sudah nyaris berubah. Bulan Meret sampai September yang selama ini selalu diindentikkan dengan musim kemarau, namun pada bulan-bulan tersebut sering terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi, sehingga dampaknya sulit di antisipasi, karena memang diluar prediksi.

Pada kesempatan Zoom meeting, Kepala Badan BPPSDMP Prof. Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo sebagai kepala G20, dan konsekuensinya Menteri Pertanian Sahrul Yadin Limpo, menjadi komandan G20 sektor pertanian.

Beberapa bulan yang lalu, Mentan mengikuti workshop simposium dari G20 yang dilaksanakan di Italia dilanjutkan dengan pertemuan Asean Ministry of Agricultural Forum, secara berurutan Indonesia memegang pimpinan baik di G20 maupun Asean. Ternyata isu utamanya sama yang pertama adalah bagaimana menciptakan bumi ini tidak ada yang kelaparan, ini adalah tekad dari para pemimpin G27 untuk menjaga bumi kita ini.

Climate Change atau perubahan iklim, tentu yang utamanya yang harus kita antisipasi adalah dampak dari Perubahan Iklim, karena dampak inilah yang akan merubah seluruh tatanan kehidupan sama dengan dampak Covid 19, yang sudah meluluhlantakan seluruh sisi kehidupan manusia yang ada dipermukaan bumi sehingga terjadi perubahan prilaku yang luar biasa, bukan hanya menghancurkan sektor ekonomi ternyata sektor sosial, sektor keamanan, sektor politik dan sektor lainnya.

BACA JUGA: Tirto Adhi, Jurnalis Kritis Pembela Rakyat

Perubahan iklim sebetulnya mirip seperti itu meskipun barangkali intensitasnya tidak seperti covid 19. perubahan iklim juga bisa merubah peradaban, bisa merubah prilaku, perubahan iklim pelan tapi pasti itu terjadi dimuka bumi dan itu sudah terjadi oleh karena itu pim G20 memberikan perhatian yang luar biasa terhadap pangan untuk menghindari kelaparan dan juga terkait dengan masalah perubahan iklim.

Kabadan mengingatkan kembali bahwa kita harus segera lakukan langkah2 untuk menghadapi Perubahan Iklim. Isu Perubahan Iklim kembali menguat sejak Indonesia menjadi pimpinan G20  oleh karena itu perlu kita membuka kembali arsip lama, yang dalam arsip lama sudah dibahas secara konprehensif bagaimana kita mengantisipasi dampak perubahan iklim.

Perubahan iklim merupakan hal yang tidak dapat dihindari akibat pemanasan global yang berdampak luas terhadap berbagai sendi kehidupan. Perubahan pola curah hujan, peningkatan frekuensi kejadian iklim ekstrem, serta kenaikan suhu udara dan permukaan air laut merupakan dampak serius dari perubahan iklim yang berpengaruh terhadap sektor pertanian. Untuk Indonesia ancaman akan perubahan iklim akan memberikan dampak yang serius terhadap pencapain target pembangunan berkelanjutan. 

BACA JUGA: Mentan SYL: Pertanian Siap Hadapi Perubahan Iklim

Perubahan iklim menyebabkan terganggunya suplai air untuk berbagai sektor termasuk pertanian akibat perubahan curah hujan. Hal ini ditunjukkan oleh penurunan luas lahan yang semula sangat sesuai secara agroklimat untuk tanaman padi

Perubahan perilaku curah hujan yang menyebabkan pergeseran musim kemarau dan hujan menyebabkan pola tanam padi saat ini tidak sesuai lagi seperti pada masa-masa sebelumnya.

Dalam upaya menyikapi perubahan iklim, mitigasi perubahan iklim yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dan upaya mitigasi dapat dilakukan melalui penggunaan varietas rendah emisi, penggunaan pupuk organik, serta penyesuaian teknik budidaya melalui pengelolaan air dan lahan serta mensosialisasikan pentingnya asuransi pertanian dalam mengurangi kerugian petani akibat perubahan iklim sangat perlu diintensifkan.

***T2S/BBPP Batu

Junsam Kagumi Gebrakan PODSI Kabupaten Bogor

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor Junaidi Samsudin mengaku sangat kaget dan kagum dengan apa yang dilakukan PODSI Kabupaten Bogor.

PODSI Kabupaten memberikan kadeudeuh bagi para atlet dayungnya yang berhasil menyumbangkan medali emas bagi Jabar di PON XX Papua 2021.

Proses pemberian kadeudeuh yang dilakukan PODSI Kabupaten Bogor dilakukan dengan upacara adat sunda yang menyambut kedatangan para pahlawan olahraga Kabupaten Bogor yang berjaya dan berprestasi diajang PON XX Papua 2021.

BACA JUGA: Wali Kota Ajak Kalahkan Kemiskinan dan Kebodohan

“ Saya kaget dan bangga baru kali ini ada cabor di KONI Kabupaten Bogor yang memberikan apresiasi dengan cara upacara adat. Ini luar biasa dan saya bangga dengan apa yang dilakukan Kang Anton Sukartono Suratto selaku Ketua PODSI Kabupaten Bogor,” tegas Junsam ,  Rabu, 10 November 2021 dalam sambutannya di salah satu rumah makan yang ada di kawasan Pakansari.

Tak hanya itu, sambung Junsam, ia juga merasa bangga dengan cabor dayung yang berhasil menyumbang medali emas paling banyak untuk Kabupaten Bogor di PON XX Papua 2021.

“ Total medali emas yang diraih atlet Kabupaten Bogor di PON XX Papua 2021 ada 34 medali emas dan cabor dayung paling banyak menyumbangkan medali yakni 7 emas, 3 perak dan 1 perunggu.

BACA JUGA: Jokowi Didesak Copot Menteri yang Berbisnis PCR  

Menurutnya,   atlet dayung Kabupaten Bogor  sudah membuat sejarah  dengan menyabet 7 medali emas di PON XX Papua 2021 .

“ Saya berharap torehan emas para atlet dayung Kabupaten Bogor  ini bisa terus berulang di Porprov XVI Jabar 2022  dan jadi bagian penting Kabupaten Bogor dalam mempertahankan  gelar juara umum di PON   mendatang,” ucapnya.

**as.pangrango

Anton Suratto Berikan Bonus Peraih Medali PON

0

Hari Pahlawan 10 November 2021  

JURNAL INSPIRASI – Ketua Umum PODSI Kabupaten Bogor, H. Anton Sukartono Suratto memberikan apresiasi kepada para atlet PODSI Kabupaten Bogor peraih medali emas  di PON XX Papua 2021.

Pemberian bonus ini terasa punya makna yang sangat spesial karena diberikan bertepatan dengan momentum Hari Pahlawan 10 November 2021.  

Sebanyak 5 atlet PODSI Kabupaten Bogor yang diberikan bonus atau kadeudeuh langsung dari Ketua Umum PODSI Kabupaten Bogor, H. Anton Sukartono Suratto yang disaksikan langsung oleh Ketua Umum  KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin,  Ade Sanjaya (Sekum PODSI) Dede Candra (Pembina PODSI).

BACA JUGA: Tirto Adhi, Jurnalis Kritis Pembela Rakyat

Lima atlet PODSI Kabupaten Bogor yang meraih medali emas di PON XX Papua 2021 diantaranya,  Kakan Kusmana, Deni Maulidzar, Ferdiansyah, Rezky Wahyuni dan Raully Izaz.

Dalam perhelatan PON XX Papua 2021 belum lama ini,  lima atlet  dayung Kabupaten Bogor ini berhasil menyumbangkan 7 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu.         

Total bonus yang diberikan Anton Sukartono Suratto kepada lima atlet dayung Kabupaten Bogor itu senilai Rp 50  juta dan diberikan secara simbolis kepada Wiwin Suswandari selaku bendahara  PODSI Kabupaten Bogor.  

Pemberian kadeudeuh kepada lima atlet dayung Kabupaten Bogor yang membela Jawa Barat di PON XX Papua 2021 itu dilakukan di salah satu rumah makan yang ada di kawasan Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor , Rabu, 10 Nopember 2021.

BACA JUGA: Jokowi Didesak Copot Menteri yang Berbisnis PCR

“ Apa yang kami berikan ini merupakan bentuk apresiasi dari PODSI Kabupaten Bogor kepada para atlet yang telah mengharumkan PODSI dan juga Pemkab Bogor di kancah olahraga nasional,” ujar Ketua Umum PODSI Kabupaten Bogor, H. Anton Sukartono Suratto

Semoga, kata Anton, ini akan jadi motivasi positif bagi para atlet PODSI Kabupaten Bogor lainnya agar bisa meraih medali emas di berbagai kancah olahraga yang akan diikutinya.

Politisi Partai Demokrat ini termasuk salah satu ketua cabor di Kabupaten Bogor yang sangat peduli dan perhatian terhadap kesejahteraan para atletnya.

“ Mudah mudahan kedepannya para atlet PODSI Kabupaten Bogor bisa berkiprah  dan berprestasi di ajang internasional seperti Sea Games, Asian Games atau Olimpiade, sehingga nanti bisa dapat  prioritas jadi PNS di Pemkab Bogor,” terangnya  .

Sementara itu, Ade Sanjaya menambahkan,  pemberian bonus kepada lima atlet dayung Kabupaten Bogor sebagai bentuk kadeudeuh atas prestasi emas yang diraih para atlet di ajang PON XX Papua 2021 dengan membela Jawa Barat.

BACA JUGA: 110 Ribu Anak Menanti Vaksinasi Covid-19

Namun, kata Ade Sanjaya, bonus ini bukan yang terakhir bagi para atlet, karena Pemkab Bogor juga rencananya akan memberikan bantuan serupa kepada para atlet Kabupaten Bogor yang berjaya dan berprestasi di PON XX Papua 2021.

Selanjutnya, tambah  Ade Sanjaya, pemberian bonus itu salah satu bentuk nyata perhatian Ketua Umum PODSI Kabupaten Bogor, H. Anton Sukartono Suratto yang sangat apresiatif kepada prestasi para atlet dayung Kabupaten Bogor.        

 Mudah mudahan, sambungnya,  kadeudeuh ini akan menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk banyak lagi menyumbang emas bagi kabupaten Bogor di Porprov XIV Jabar 2022 mendatang.

**as.pangrango

Hari Pahlawan, Karang Taruna Sukamakmur Gelar Festival

0

JURNAL INSPIRASI – Memperingati Hari Pahlawan pada 10 November, Karang Taruna Kecamatan Sukamakmur mengadakan acara festival sekaligus menggelar seminar kepemudaan di lapangan Koramil, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Rabu(10/11/21).

Ketua Karang Taruna Kecamatan Sukamakmur Adi Tisna mengatakan, kegiatan utama yakni untuk mendorong vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Sukamakmur, dan membina potensi pemuda yang ada di Sukamakmur.

“Digelarnya kegiatan ini untuk mendorong vaksinasi, kita juga mengadakan seminar kepemudaan, talkhow, pariwisata, UMKM dan juga lomba pidato, stand bazar, dan ada juga doorprize,” ungkapnya.

BACA JUGA: Tirto Adhi, Jurnalis Kritis Pembela Rakyat

Karang Taruna kata dia punya berbagai warna, dan kedepannya akan ada yang jadi pemimpin. Hari Pahlawan, tanpa mengesampingkan pahlawan kemerdekaan, bagi kita pahlawan terdekat adalah guru.

“Guru-guru ini akan mencerminkan generasi penerus untuk Sukamakmur menjadi wilayah wisata, harapan kedepannya pemuda disini bukan hanya jadi penonton, tapi menjadi pelaku penggerak wisata itu sendiri. dengan itu acara kita hari ini didampingi Muspika, desa, Satgas covid, Puskesmas dan pembicara dari luar Sukamakmur, ” jelasnya

Terpisah, Sekretaris Jenderal Karang Taruna Kabupaten Bogor Hendra Tirtana sangat mengapresiasi kegiatan Karang Taruna Kecamatan Sukamakmur. “Mudah-mudahan Ini bukan seremoni saja tapi ada ilmu yang bisa didapat,” kata dia.

BACA JUGA: Siswa SDN 02 Ciampea Kenang Jasa Pahlawan dengan Tabur Bunga dan Doa

Hendra berharap momentum ini bisa menjadi program lanjutan kedepannya dan akan ada terobosan khususnya di wilayah Kecamatan Sukamakmur.

“Yang kami harapkan karang taruna konsisten dalam menjalankan program, saya ucapkan terimakasih untuk Karang Taruna Sukamakmur karena sudah mau berbagi untuk masyarakat,” tutupnya.

**nay/wisnu