26.3 C
Bogor
Saturday, April 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1035

Wali Kota Ajak Kalahkan Kemiskinan dan Kebodohan

0

Peringatan Hari Pahlawan ke-76 Kota Bogor

JURNAL INSPIRASI – Wali Kota Bogor, Bima Arya memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan ke-76 di lapangan Museum PETA, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Rabu (10/11/2021). Upacara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dilakukan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang diikuti unsur muspida dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara daring.

Dalam kesempatan itu, Bima Arya membacakan sambutan Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini. Dia mengajak seluruh elemen di Indonesia untuk terus menggelorakan semangat gotong royong serta persatuan dan kesatuan. Kebersamaan dalam keberagaman yang ada merupakan kekayaan untuk memperkuat bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita para pahlawan serta membuktikannya pada dunia.

BACA JUGA: Hari Pahlawan, Monumen TMP Dreded Diresmikan

“Dengan satu tekad, gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun serta tidak peduli akan keterbatasan atau halangan,” katanya dalam keterangan yang dirilis Diskominfo Kota Bogor.

Momentum peringatan Hari Pahlawan tahun 2021, diharapkan menjadi pendorong bagi seluruh komponen bangsa Indonesia untuk bahu membahu dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab serta penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan, memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara sesuai kemampuan dan profesi.

“Menjadikan nilai-nilai kepahlawanan sebagai inspirasi disetiap langkah yang penuh dengan inovasi dan daya kreasi,” tuturnya.

BACA JUGA: Tirto Adhi, Jurnalis Kritis Pembela Rakyat

Semangat, tekad dan keyakinan pahlawan kata Bima Arya, harus dapat menginspirasi dan menggerakan semua untuk mengemban misi bersejarah ‘mengalahkan’ musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti luas.

“Hal ini sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2021 ‘Pahlawanku Inspirasiku’,” katanya.

Selain upacara, kegiatan lain yang menjadi rangkaian Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2021 Tingkat Kota Bogor dilaksanakan Upacara Ziarah Makam Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded yang dipimpin Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi. Kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga dan peresmian Monumen TMP Dreded serta ziarah Ke TPU Blender.

**fredyk/Diskominfo

Jokowi Didesak Copot Menteri yang Berbisnis PCR

0

JURNAL INSPIRASI – HMI MPO Cabang Jakarta Selatan  melakukan demonstrasi sebagai bentuk aspirasi mereka terhadap berbagai problem yang ada dan yang ditetapkan pemerintah. Peserta aksi menyampaikan aspirasi mereka di area Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (10/11/2021).

Dalam spanduk bertuliskan ‘Erik, LBP dan Airlangga Hartarto memeras rakyat’ dibentangkan peserta aksi. Ketua Umum HMI MPO Cabang Jakarta Selatan Redza Sutiara Akbar menyayangkan apa yang dilakukan oleh pembatu Presiden Joko Widodo tersebut.

BACA JUGA: Tirto Adhi, Jurnalis Kritis Pembela Rakyat

“Yang dipertontonkan ke publik oleh pembantu presiden kita sangat kita sayangkan, apalagi mereka – mereka ini bisa kami duga orang dekatnya Jokowi seperti Luhut Binsar Pandjaitan, Erik Tohir dan Airlangga Hartarto, ini sama saja mereka ini menari di atas penderitaan rakyat”, ujar orator aksi.

Mereka juga melakukan aksi teatrikal dengan memakai topeng berwajah LBP, Erick Thohir dan Airlangga Hartarto yang sedang diikat dan dibawa oleh orang bertopeng bertuliskan oligarki.

BACA JUGA: Sudah Setahun, Raperda Transpakuan Terkatung-Katung

“Teatrikal sebagai bentuk sindiran kepada 3 menteri itu, bahwa apa yang mereka lakukan selama pandemi ini adalah kepentingan oligarki, dan 100% menguntungkan para oligarki, tanpa mempunyai hati nurani kepada rakyat Indonesia,” tegas Said Hawa Mubarok, korlap aksi. Nindya Chaerunnisa

**nindyachaerunnisa/mg

110 Ribu Anak Menanti Vaksinasi Covid-19

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia dibawah 12 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dr Sri Nowo Retno mengatakan, vaksinasi terhadap anak usia enam sampai 12 tahun masih menanti surat edaran dari Kemenkes.

Menurut dia, diperkirakan terdapat110 ribu anak usia enam hingga 12 tahun yang menunggu giliran vaksinasi. “Kami masih nunggu, nggak bisa akselerasi sendiri. Walau dropping vaksin masih ada,” katanya kepada wartawan, Rabu (10/11).

BACA JUGA: Tirto Adhi, Jurnalis Kritis Pembela Rakyat

Atas dasar itu, Retno belum dapat memastikan kapan pelaksanaan vaksinasi itu dilakukan. “Tunggu dari Kemenkes, kapan waktunya, pelaksanaannya seperti apa,” imbuhnya.

Lebih lanjut, sambung dia, capaian vaksinasi Kota Bogor sudah menembus 87,5 persen. Hal itu lantaran Dinkes melaksanakan vaksinasi door to door dan memaksimalkan sentra vaksin.

“Kami kerjasama dengan posyandu, camat, lurah, RT dan RW,” jelas Retno.

Diketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyetujui vaksin Sinovac untuk diberikan kepada anak usia enam hingga 12 tahun.

**fredykristianto

Tirto Adhi, Jurnalis Kritis Pembela Rakyat

0

JURNAL INSPIRASI – Wali Kota Bogor Bima Arya bersama artis Dewi Yull meresmikan nama Jalan RM Tirto Adhi Soerjo di kawasan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (10/11). Jalan ini menggantikan nama sebelumnya, yakni Jalan Kesehatan yang berada dekat GOR Pajajaran.

Kehadiran Dewi Yull merupakan perwakilan keluarga RM Tirto Adhi Soerjo. Ia adalah cicit dari pahlawan nasional sekaligus tokoh pers Tanah Air.  

Yang unik dalam peresmian tersebut, para tamu yang hadir mengenakan busana khas priyayi, termasuk Bima Arya dan wakilnya Dedie A Rachim. Busana ini identik dengan RM Tirto Adhi Soerjo. Meski Tirto lahir dari kelas sosial dalam golongan bangsawan, namun selalu membela kepentingan rakyat Indonesia ketika itu.

BACA JUGA: Hari Pahlawan, Monumen TMP Dreded Diresmikan

“Kota Bogor hari ini bangga. Karena orang besar republik ini diabadikan menjadi nama jalan di Pusat Kota Bogor, tidak jauh dari markas teman-teman wartawan (Sekretariat PWI Kota Bogor). Insya Allah Kota Bogor sedang membangun city library dan city gallery. Di sana kita akan bangun pojok Tirto Adhi Soerjo. Satu pojok di mana anak-anak muda bisa belajar tentang jurnalisme kritis, tentang idealisme seorang wartawan, tentang kebangsaan dari RM Tirto Adhi Soerjo. Dan kita akan kembangkan bersama-sama,” ungkap Bima Arya. 

Bima Arya mengatakan, Indonesia memiliki banyak orang-orang besar yang pemikiran dan peninggalannya sangat berpengaruh, namun terlupakan. “Karena keterbatasan catatan sejarah, atau karena politik dari rezim yang berkuasa, menjadi tidak terlalu dikenal dan minim pengetahuan bagi generasi muda,” jelas Bima Arya.

Dari sejarah yang Bima Arya baca dan dengar, RM Tirto Adhi Soerjo adalah sosok besar yang hebat, meninggalkan banyak sekali warisan berharga yang menentukan bagi perjalanan bangsa Indonesia.

BACA JUGA: Lima Calon Direktur PDJT Lolos Seleksi

“RM Tirto Adhi Soerjo bisa dikatakan sebagai sosok yang paling awal berpikir dan membayangkan tentang Indonesia. RM Tirto Adhi Soerjo adalah pendiri dari Sarekat Priyayi, pendiri Sarekat Dagang Islam yang kemudian menjadi cikal bakal Sarekat Islam, yang menjadi cikal bakal gerakan nasionalisme yang melahirkan tidak saja tokoh-tokoh nasionalis, tapi tokoh-tokoh gerakan Islam pada masa-masa perjuangan mendirikan Indonesia,” ujar Bima.

Pahlawan nasional yang dimakamkan di TPU Blender, Tanah Sareal, Kota Bogor ini juga dikenal sebagai jurnalis yang sangat kritis dan selalu membela kepentingan warga pribumi ketika zaman penjajahan. 
  
Ketika RM Tirto Adhi Soerjo wafat pada 1918, kata Bima, Bung Karno masih muda belia, berusia 17 tahun. “Jadi tidak salah kalau banyak sejarawan yang bahkan menempatkan RM Tirto Adhi Soerjo sebagai cikal bakal, sebagai pendahulu, sebagai orang yang memulai gerakan-gerakan kemerdekaan Indonesia,” kata Bima.

Bima Arya pun menyimpulkan 3 hal yang luar biasa dari sosok RM Tirto Adhi Soerjo. Yang pertama, kata Bima, RM Tirto Adhi Soerjo mengajarkan kepada kita ketika jurnalisme bisa menjadi senjata yang paling tajam untuk melawan ketidakadilan dan penjajahan. 

BACA JUGA: Sudah Setahun, Raperda Transpakuan Terkatung-Katung

“Artinya, teman-teman jurnalis saat ini bisa menjadikan sosok Tirto sebagai legenda yang pemikirannya, keberaniannya selalu menginspirasi. Tidak takut pada kekuatan yang memaksa. Tidak tergoda pada uang atau kekayaan. Dan bahkan berani untuk mengorbankan kehidupan pribadinya,” imbuhnya. 

Yang kedua, lanjutnya, RM Tirto Adhi Soerjo adalah seorang nasionalis. Jadi, kalau hari ini nasionalisme Indonesia diuji, ditarik ke kanan ke kiri, kita harus kembali lagi kepada pemikiran dan ajaran RM Tirto Adhi Soerjo. “Bahwa nasionalisme indonesia dipersatukan, bukan karena kesamaan agama, bukan karena kesamaan etnis saja, tapi sama nasib sebagai orang-orang yang terjajah dan terperintah,” jelasnya.

Yang ketiga, kata Bima, RM Tirto Adhi Soerjo mengingatkan kepada kita semua bahwa republik in dibangun, didirikan, dipikirkan, dibayangkan dan diperjuangkan oleh kaum terdidik. “Hari ini, kita sebagian besar dari kita mengenakan pakaian priyayi pada masa itu, kalangan menengah pada masa itu, kalangan terdidik pada masa itu. Yang rela untuk mengesampingkan materi atau kekuasaan, mengejar cita-citanya mendirikan Indonesia dan membela pribumi,” terangnya. 

BACA JUGA: Siswa SDN 02 Ciampea Kenang Jasa Pahlawan dengan Tabur Bunga dan Doa

“Ini adalah peringatan bagi doktor, profesor, bagi kelas menengah di Indonesia hari ini supaya tidak asik sendiri, supaya tidak hanya memikirkan kampusnya saja, bisnisnya saja, keluarganya saja tapi kalangan terdidik Indonesia harus serius memikirkan selalu tentang Indonesia dan masa depan Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, sebagai cicit RM Tirto Adhi Soerjo, Dewi Yull mengaku bangga dan apresiasi kepada pemerintah Kota Bogor yang telah mengabadikan nama kakek buyutnya sebagai nama jalan. 

“Saya mengucapkan terimakasih, karena sebagai pahlawan nasional, baru pertama kali di Indonesia nama RM Tirto Adhi Soerjo diabadikan sebagai nama jalan. Kebetulan beliau juga dimakamkan di Bogor, banyak berkiprah di Jawa Barat juga,” ungkap Dewi Yull. 

BACA JUGA: Proyek UGB SMPN 3 Megamendung Diperkirakan Molor

“Buat kami keluarga bukan sekedar menerima penghargaan ini sesaat tapi ini akan menjadi energi bagi keluarga besar dan masyarakat bisa mengetahui jejak langkah RM Tirto sehingga tumbuh kecintaan, kebangsaan dan nasionalisme yang beliau sebarkan dan tebarkan melalui tulisan,” bebernya.

Dewi Yull juga mengatakan, sebelum mendapatkan gelar pahlawan pada 2006, Tirto Adhi Soerjo pernah mendapatkan gelar kehormatan sebagai perintis pers nasional pada tahun 70-an dari pemerintah Republik Indonesia. “Namun, kondisi pada saat itu seperti terlupakan. Sampai akhirnya Pramoedya Ananta Toer penulis novel membuka bagaimana karya-karyanya RM Tirto Adhi Soerjo dibukukan dalam ‘Bumi Manusia’. Dan sekarang Alhamdulillah berkat Pak Wali Kota Bogor Bima Arya juga dijadikan nama jalan,” pungkasnya.

**fredykristianto

Hari Pahlawan, Monumen TMP Dreded Diresmikan

0

JURNAL INSPIRASI – Danrem 061 Suryakancana, Brigjen TNI Ahmad Fauzi bersama Wali Kota Bogor, Bima Arya meresmikan Monumen Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded Kota Bogor, Rabu (10/11).

Peresmian Monumen TMP Dreded diawali Upacara Ziarah Nasional Makam Pahlawan. Selain didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, peresmian juga disaksikan jajaran Muspida Kota Bogor.

Menurut Danrem 061 Suryakencana, Brigjen TNI Achmad Fauzi, peresmian dan renovasi monumen merupakan bentuk perhatian dan penghargaan Pemkot Bogor kepada para pahlawan. Keberadaan TMP Dreded merupakan sejarah yang tidak bisa dilupakan dan menjadi pemicu semangat untuk berjuang lebih baik lagi.

BACA JUGA: Lima Calon Direktur PDJT Lolos Seleksi

“Kondisi saat ini ada karena adanya sejarah perjuangan para pahlawan dalam rangka memperjuangkan yang terbaik dalam rangka kebaikan, kemajuan dan perubahan untuk bangsa dan negara Indonesia,” katanya.

Hari Pahlawan, kata dia, adalah tonggak sejarah untuk belajar dari para pahlawan yang telah berjuang melawan dan mengalahkan kekuatan yang lebih besar. Dengan modal kekuatan doa seluruh rakyat Indonesia dan kekuatan para pejuang luar biasa dari para pejuang.

“Semangat inilah yang harus kita warisi, semangat yang tidak pernah padam. Hari Pahlawan diharapkan menjadi inspirasi untuk kita dapat berbuat yang lebih baik untuk kemajuan, perbaikan dan pembangunan. Jangan lupa empat pedoman yang harus tetap kita jaga, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Ini adalah modal yang harus diperjuangkan dan terus dipertahankan,” tegas Brigjen TNI Achmad Fauzi.

BACA JUGA: Sudah Setahun, Raperda Transpakuan Terkatung-Katung

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengutarakan, renovasi yang dilakukan tidak berhenti sampai disini, Pemkot Bogor dengan dukungan DPRD Kota Bogor dan pihak terkait lainnya akan terus melanjutkannya.

“Rencananya akan ada rumah singgah, taman dan titik yang membuat para generasi muda Kota Bogor mampu mengenali kiprah sosok-sosok pahlawan yang beristirahat di TMP Dreded sebagai pembelajaran dan inspirasi serta berkah bagi semua,” katanya.

Bima Arya menyebutkan, di TMP Dreded ada 1.072 jasad pahlawan yang bersemayam dari kapasitas 1.300 makam.

BACA JUGA: Duh, Penyaluran BPNT Lamban

Menurutnya, Pemkot Bogor sejak lama ingin lebih menghormati dan memuliakan para pahlawan dengan menyempurnakan terus TMP Dreded sebagai penghormatan dan penghargaan atas seluruh jasa yang dilakukan para pahlawan mengorbankan jiwa raga, keluarga dan kehidupan pribadinya.

Ke depan Pemkot Bogor memiliki keinginan untuk menghidupkan seluruh cerita tentang  kepahlawanan hingga anak, cucu dan akhir zaman.

“Mereka layak mendapatkan penghargaan dan kemuliaan yang setinggi-tingginya dari kita semua,” jelasnya.

**fredykristianto

Lima Calon Direktur PDJT Lolos Seleksi

0

JURNAL INSPIRASI – Sebanyak lima peserta seleksi calon direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) periode 2021-2025 lolos seleksi. Sementara 17 peserta lainnya gugur.

Kelima calon direktur yang dinyatakan lolos adalah Avisurjo Satyodwipo, Estu Suherman, Indra Wahyu Setiawan, Lies Permana Lestari, Rachma Nissa Fadliya.

“Ya, sekarang sudah masuk seleksi tahap dua yakni uji kelayakan dan kepatutan,” ujar Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Dody Ahdiat kepada wartawan, Rabu (10/11).

BACA JUGA: Sudah Setahun, Raperda Transpakuan Terkatung-Katung

Kata dia, pada Selasa (9/11), peserta mengikuti ujian tertulis dan penulisan makalah yang dilakukan di Gedung IBI Kesatuan Jalan Rangga Gading, Kota Bogor.
Sedangkan pada Selasa (16/11) mendatang dijadwalkan untuk mengikuti presentasi makalah dan wawancara di Gedung Pasabean Naraya Balaikota Bogor. “Tapi waktu dan tempat masih bisa berubah,” ucap Dody.

Ia menjelaskan, seleksi Calon Direktur PDJT periode 2021-2026 dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan tim tim pansel. Sehingga tidak perpanjangan waktu yang diberikan oleh pansel.

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat pengumuman Nomor: 001/panselpdjt/X/2021 tentang Seleksi Calon Direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor Periode 2021-2026.

BACA JUGA: Menyasar ke Pelosok Kampung Jangkar, Polsek Nanggung Jemput Bola Vaksinasi

Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor ini menuturkan, proses seleksi calon Direktur PDJT Kota Bogor dilakukan dalam berbagai tahapan.

Yakni, dari pendaftaran, verifikasi keaslian dokumen, seleksi administrasi, Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), penyampaian nama calon hasil seleksi kepada wali kota, wawancara akhir, hingga penetapan calon terpilih.

Ia berharap, seleksi ini alan menghasilkan pemimpin perusahaan yang memiliki manajerial baik, dan mampu membawa perubahan bagi PDJT.

**fredykristianto

Sudah Setahun, Raperda Transpakuan Terkatung-Katung

0

JURNAL INSPIRASI – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan status Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Transpakuan kembali batal disahkan oleh DPRD Kota Bogor.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Raperda Perumda Transpakuan, Shendy Pratama mengatakan bahwa batalnya regulasi itu diparipurnakan untuk disahkan lantaran belum terbitnya Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor.

“Sudah diagendakan pada Badan Musyawarah (Bamus) untuk diparipurnakan raperda itu. Namun LO dari kejaksaan belum turun, akhirnya diundur,” ujar Shendy kepada wartawan, Rabu (10/11).

BACA JUGA: Siswa SDN 02 Ciampea Kenang Jasa Pahlawan dengan Tabur Bunga dan Doa

Shendy juga mengaku telah bertanya kepada kejaksaan secara lisan mengenai kebutuhan LO baru dari Kejari Kota Bogor. “Jawaban dari kejaksaan sudah cukup menggunakan LO dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar). Tapi kan itu lisan, makanya rekan Bamus menunggu surat balasan dari kejari,” ungkapnya.

Kata Shendy, apabila setelah mendapat surat balasan dari kejari sudah didapat nantinya, dan dirasa cukup menggunakan LO Kejati, otomatis raperda itu akan diparipurnakan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai permintaan LO dsri DPRD ke Korp Adhyaksa, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bogor, Ario Wicaksono enggan berkomentar banyak. “Ya, besok saja saya jelaskan. Biar utuh,” katanya.

BACA JUGA: Proyek UGB SMPN 3 Megamendung Diperkirakan Molor

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo mengatakan bahwa pihaknya sangat berharap agar raperda itu segera disahkan. Sebab, perubahan status PDJT dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi perumda adalah amanat Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan PP 54 Tahun 2017.

“Pengesahan raperda itu sangat penting karena berkenaan dengan amanat undang undang bahwasanya BUMD mesti menjadi perumda. Kami berharap sebagai leading sector yang membina perusahaan daerah jasa transportasi PDJT, pengesahan dapat segera dilakukan,” katanya.

Eko menjelaskan bahwa Perumda Transpakuan nantinya akan memiliki banyak sub bisnis baru untuk menghidupi perusahaan. Diantaranya, perbengkelan, advertising, derek, parkir dan SPBU.

BACA JUGA: Duh, Penyaluran BPNT Lamban

“Raperda itu sangat penting disahkan untuk penataan transpkrtasi Kota Bogor kedepannya,” katanya.

Sebagai informasi, Raperda Perumda Transpakuan telah dibahas selama setahun oleh DPRD, dimulai sejak November 2020. Namun, hingga kini tak kunjung disahkan wakil rakyat. Padahal, raperda tersebut telah mendapatkan LO dari Kejati Jabar dan F-Gub Jawa Barat.

Tetapi lantaran PDJT saat ini tengah tersandung permasalahan hukum mengenai pengelolaan keuangan perusahaan. DPRD kembali meminta LO dari Kejari Kota Bogor.

**fredykristianto

Siswa SDN 02 Ciampea Kenang Jasa Pahlawan dengan Tabur Bunga dan Doa

0

JURNAL INSPIRASI – Ratusan siswa dan siswi SDN 02 Ciampea Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Desa Ciampea mengenang jasa pahlawan, melakukan tabur bunga dan doa bersama di Taman Makam Pahlawan Ciampea, Rabu pagi, 10 November 2021.

Sebelum melakukan tabur bunga ratusan siswa-siswi SDN 02 Ciampea bersama guru-gurunya menggelar upacara singkat  di depan Taman Makam Pahlawan Ciampea.

Kepala Sekolah SDN 02, Ciampea Kabupaten Bogor Sukarya Budha mengatakan alhamdulillah terutama siswa dan siswa SDN 02 Ciampea memperingati Hari Pahlawan 10 November mengunjungi Taman Makam Pahlawan Ciampea untuk melaksanakan tabur bunga, dan doa bersama.

BACA JUGA: Duh, Penyaluran BPNT Lamban

“Alhamdulillah tahun ini karena sudah tatap muka tabur bunga bisa  dilaksanakan kembali untuk mengenang jasa para pahlawan atau pejuang kemerdekaan yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan,” kata Sukarya.

Sukarya selalu mengingatkan dan berpesan kepada muridnya dengan menghargai jasa pahlawan mudahan mudahan kelak nanti bisa mewariskan nilai-nilai perjuangan dengan belajar sungguh-sungguh dan hormat kepada guru dan orangtua. “Harapannya menjadi anak yang berakhlak,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan  Kades Ciampea Suparman, pemerintah desa bersama siswa-siswi dan guru SD Ciampea mengenang jasa pahlawan dengan melaksanakan tabur bunga,  doa bersama.

BACA JUGA: Gerai Vaksin di Koramil Leuwiliang Layani Masyarakat Hingga Malam Hari

“Kita juga lakukan bersih bersih sembari mengenalkan kepada para siswa nama nama penjuang kemerdekaan yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, salah satunya Letnan Sukarna yang gugur saat melawan Belanda di jembatan Rancabungur yang jasadnya tiga hari tiga malam baru bisa diambil dari atas tebinganan,”bebernya

Untuk diketahui di Taman Makam Pahlawan Ciampea ada 16 pejuang kemerdekaan yang dimakamkan di sana, berikut ini nama-namanya:

1. letnan Sukarna
2. Serma Nara
3. Seram R Hasbullah
4. Letda Muhtar
5. Kopral Mardi
6. Kopral Irsad
7. Kopral Abdul Hoer
8. Kopral Jaya
9. Kopral Musnaim
10.Kopral Somad
11.Kopral Odih
12.Kopral Kharewon
13.Kopral Abdullah
14. kopral Firdaus
15. Kopral Ramli
16. Kopral Djain

**cepikurniawan

Proyek UGB SMPN 3 Megamendung Diperkirakan Molor

0

JURNAL INSPIRASI – Proyek pembangunan unit gedung baru (UGB) SMPN 3 Megamendung yang dikerjakan CV. Ratu Zalva dipastikan tidak akan selesai tepat waktu atau molor. Sebab, meski sudah dua bulan berjalan, progres pekerjaan fisik pembangunan masih di bawah sekitar 10 persen.

Diakui Kepala Bidang Sarpras Disdik Kabupaten Bogor, Rameni, adanya deviasi pekerjaan minus dalam pekerjaan UGB SMPN 3 Megamendung yang disebabkan oleh sejumlah faktor. Seperti cuaca hujan, jumlah pekerja minimalis, suplai material bahan bangunan tidak lancar, dan yang paling krusial adalah kondisi lahan berair.

 “Dinas Pendidikan (Disdik) memberikan sejumlah catatan pada pihak ketiga agar pekerjaan pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung bisa rampung tepat waktu,” kata Rameni saat sidak pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung, pekan kemarin.

BACA JUGA: Duh, Penyaluran BPNT Lamban

Sedangkan CV Ratu Zalva selaku penyedia jasa, lanjutnya, harus melakukan mitigasi pekerjaan agar kendala dapat diminimalisiri, serta menambah jumlah tenaga kerja.

 “Antara pemborong dan pengawas harus pintar menyiasati waktu dengan kondisi alam saat ini. Saya juga akan meminta laporan berkala progres pekerjaan tiap minggu,” ungkapnya.

Rameni mengungkapkan, pihaknya menaruh harapan pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung terselesaikan sesuai kalender kontrak kerja yaitu tanggal 27 Desember 2021.

Konsultan pengawas CV Prima Consult, Khodam mengatakan, bakal mengikuti arahan Disdik Kabupaten Bogor.

BACA JUGA: Gercep Respon Keluhan Masyarakat, Rizki Akbar Tinjau Ruas Jalan Cikereteg

 “Intensitas hujan yang meningkat sebulan terakhir ini membuat pekerjaan tidak maksimal, ditambah bahan bangunan susah masuk karena jalan ke lokasi proyek sempit. Namun begitu, di sisa waktu yang ada akan dimaksimalkan dengan penambahan jumlah pekerja dan menyetok material bangunan,” paparnya.

Adapun pembangunan UGB SMPN 3 Mrgamendung yang meliputi tiga unit ruang kelas, ruang guru dan toilet dikerjakan CV Ratu Zalva dengan durasi waktu 30 Agustus-27 Desember 2021.

**dedesuhendar/denipratama

Duh, Penyaluran BPNT Lamban

0

Agen di Curugbitung Keluhkan Mesin EDC Sering Rusak

JURNAL INSPIRASI – Sejak migrasi kartu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari BNI ke Bank Mandiri tahun 2020 lalu tak memuaskan sejumlah agen penyalur. Masalahnya mesin EDC yang dimiliki Bank Mandiri dinilai banyak kendala seperti sering mengalami kerusakan hingga mempengaruhi lambannya penyaluran BPNT.

Salah satu agen BPNT yang berada di wilayah Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor Rivai Mazid mengeluhkan  permasalahannya mesin EDC yang dikeluarkan pihak Bank Mandiri hampir satu tahun ini sering kali mengalami kerusakan.

“Karena kualitasnya jelek, hampir satu tahun ini sudah 3 kali mesin EDC itu rusak,” kata agen BPNT Desa Curugbitung Rivai Mazid kepada Jurnal Bogor, Rabu (10/11).

BACA JUGA: Menyasar ke Pelosok Kampung Jangkar, Polsek Nanggung Jemput Bola Vaksinasi

Menurutnya, bukan hanya agen yang ada di Curugbitung saja yang mengalami kondisi serupa, di luar Kecamatan Nanggung pun mungkin banyak fasilitas mesin EDC yang telah mengalami kerusakan.

Dia menilai, kualitasnya mesin EDC sangat jelek  bahkan dalam satu tahun ini ketika adanya penggantian mesin EDC baru itu harus menunggu berbulan-bulan. Bahkan, kata Mazid,  waktu itu  mesin EDC pernah diganti, itupun harus menunggu selama 7 bulan.

“Itu pun kami desak, dan pihak Mandiri pusat merealisasikan mesin tersebut,” jelasnya.

Beberapa bulan kemudian telah dipenuhi kebutuhan mesin EDC akan tetapi baru digunakan satu kali penyaluran saja sekarang sudah bermasalah lagi. Kini keberadaan mesin sudah kembali rusak,” keluh dia.

BACA JUGA: Gerai Vaksin di Koramil Leuwiliang Layani Masyarakat Hingga Malam Hari

Mengingat secara umum kartu BPNT kalau sudah terisi saldo itu bisa diakses oleh masyarakat, setelah itu para KPM meminta  pihak agen untuk segera melakukan penyaluran.

“Hal ini sudah dikoordinasikan dengan pihak vendor. Laporan itu sudah kami  layangkan tapi lagi-lagi  pihak vendor yang merupakan pengadaan barang EDC ini sangat lamban. Padahal ini kan kebutuhan para agen, jadi mesin EDC itu harus diprioritaskan,” kata dia.

Masalah mesin EDC sangat berdampak karena itukan ketika saldo sudah ada, masyarakat itu selalu mendesak agar segera menyalurkan bantuan tersebut. “Kadang kadang kami harus pinjem mesin EDC ke desa lain. lalu bagaimana mau menyalurkan kalau memang mesin EDC itu tidak ada,” paparnya.

BACA JUGA: Gercep Respon Keluhan Masyarakat, Rizki Akbar Tinjau Ruas Jalan Cikereteg

Bahkan lanjut Mazid ada juga agen disini belum pernah mendapatkan sama sekali mesin EDC,” pungkasnya.

Sementara, salah satu pegawai Bank Mandiri Latief ketika dikonfirmasi perihal tersebut tak merespons hingga berita ini diturunkan.

Arip Ekon