24.1 C
Bogor
Monday, April 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1012

Peserta Lomba Senam Pancakarsa Sudah Vaksin Tahap 1

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua Panitia Lomba Senam Pancakarsa 2021, Reza Zaqiah mengatakan, semua peserta lomba senam Pancakarsa dari babak penyisihan, semifinal dan final harus mengikuti semua persyaratan prokes yang ditetapkan.

Reza menambahkan, semua peserta lomba senam Pancakarsa harus mempunyai aplikasi Peduli Lindungi dan menunjukan vaksin kesatu minimalnya.

“Kami sangat patuh prokes dalam pelaksanaan lomba senam pancakarsa ini. Minimal semua peserta sudah vaksin kesatu,” ujar Reza Zaqia,  Jumat, 26 November 2021.

BACA JUGA Kades Laladon Bersama Warga RW 07 Gelar Syukuran Jalan Samisade

Tak hanya peserta, kata Reza, semua panitia juga sudah melakukan  vaksinasi kesatu dan kedua.Lebih lanjut, kata Reza, untuk pelaksanaan semifinal akan dilakukan pada tanggal 27 November 2021.

Sementara untuk babak final akan dilangsungkan pada tanggal 4 November 2021. Pada pelaksanaan Lomba Senam Pancakarsa untuk tingkat umum ini diikuti sekitar 2000 peserta yang semuanya ber KTP Kabupaten Bogor .

Rencanannya, sambung Reza, babak final lomba Senam Pancakarsa yang akan dibarengkan dengan Festival Ortrad akan dihadiri  Bupati Bogor, Ketua KORMI Jawa Barat dan Ketua Umum KORMI Pusat.

**as.pangrango

Kades Laladon Bersama Warga RW 07 Gelar Syukuran Jalan Samisade

0

JURNAL INSPIRASI – Pembangunan jalan desa yang menggunakan anggaran Samisade di Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor sudah rampung.

Jalan Samisade yang menggunakan anggaran Samisade (Satu Miliar Satu Desa)  Desa Laladon memiliki panjang sekitar 712 meter.

Sementara untuk pembuka jalan Samisade yang masuk dalam area RW 07 Desa Laladon sekitar 4 meter. Sementara didalamnya sekitar 3 meter.

BACA JUGA Udin Saputra Lirik Desa Gunung Putri Untuk Studi Banding

Kades Laladon, Rusmin mengatakan, pembangunan jalan yang mengunakan anggaran samisade di RW 07 Desa Laladon semata mata untuk membuka akses jalan menuju salah satu sekolah dasar negeri yang ada di wilayah tersebut.

“ Ada SD yang terisolir di wilayah tersebut yang tidak punya akses jalan. Hingga ini yang membuat kami di Desa Laladon membangunkan jalan dengan anggaran Samisade,” tegas Kades Laladon, Rusmin, Kamis, 25 November dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, katanya, keberadaan  jalan  baru itu juga membuka akses bagi warga RW 07  dengan jalan yang menuju ke RW 08.   

BACA JUGA: Andri Rahman: Samisade Jadi Titik Terang Pembangunan Infrastruktur di Jonggol

Dalam kesempatan yang sama, sambung Rusmin,  acara syukuran ini merupakan gagasan dari warga setempat yang merasa senang dengan adanya akses jalan baru yang dibangun dari program Samisade Bupati Bogor, Hj Ade Yasin.

“ Acara syukuran ini murni keinginan warga, kami merasa senang dengan kebersamaan semua warga setempat yang menggelar syukuran dan makan bersama dengan pihak Pemdes Laladon,” cetus Rusmin.

Pada saat acara syukuran tersebut tampak hadir diantaranya , Galih selaku  Babinkamtibmas Laladon dan Casminto ( Babinsa Laldon), KH Aang Gozali,  H. Enjun Sudjai ( LPM ) serta tokoh masyarakat lainnya yang ada di Desa Laladon.

**as.pangrango

Portina Ujung Tombak Pelestarian Olahraga Tradisional

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Usep Supratman, SH,  saat ini tengah gencar melakukan pelestarian olahraga tradisional di Bumi Tegar Beriman.

Olahraga tradisional, kata Usep, adalah olahraga tradisi yang sudah lahir di Indonesia sejak dulu.

“ Olahraga tradisional atau ortrad harus tetap ada, tetap lestari dan juga harus terus dikembangkan dengan pemasalan kepada kalangan pelajar atau milenial yang ada di Kabupaten Bogor,” tegas Usep Supratman, Kamis, 25 November 2021.    

BACA JUGA Direktur PDJT Harus Ahli Transportasi

 Usep menilai, pengembangan ortrad harus ada agenda khusus yang lebih banyak lagi untuk kalangan  pelajar atau milenial.

Makanya, kata Usep, KORMI Kabupaten Bogor  metas bangga dan beruntung sudah memiliki induk olahraga yang menangangi olahraga tradisional di Kabupaten Bogor yakni Portina Kabupaten Bogor.

“ Portina Kabupaten Bogor adalah ujung tombak dalam pelestarian olahraga tradisional yang ada di Kabupaten Bogor,” papar Ketua Komisi 1  DPRD Kabupaten Bogor.

Makanya, sambung Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor tahun ini KORMI Kabupaten Bogor menggelar event Festival Ortrad antar pelajar dan umum yang pelaksanaanya bersamaan dengan Lomba Senam Pancakarsa.

BACA JUGA IMI Korwil Kabupaten Bogor Siapkan Lima Atlet Grasstrack

“ Festival Ortrad yang kami gelar adalah bagian atau cara KORMI Kabupaten Bogor dalam melestarikan olahraga tradisional,” beber Usep.

Lebih lanjut, tambah Usep, kegiatan festival  ortrad yang  dilakukan KORMI Kabupaten Bogor bertujuan untuk mengenalkan generasi milenial kepada olahraga warisan budaya leluhur bangsa ini.

Ketua Umum Portin  Kabupaten Bogor, Bakri Hasan mengaku sangat bangga dengan upaya atau terobosan KORMI Kabupaten Bogor yang kembali menggairahkan olahraga tradisional di Kabupaten Bogor.

Jujur saja, kata Bakri Hasan, tanpa adanya sosialisasi, bimtek dan festival ortrad di kalangan milenial atau pelajar di Kabupaten Bogor maka  olahraga tradisional di Kabupaten Bogor akan punah.

BACA JUGA Portina Siap Sukseskan Semua Program KORMI Kabupaten Bogor

“ Festival ortrad yang dilakukan oleh KORMI dan Portina Kabupaten Bogor bertujuan untuk menjaga eksistensi olahraga tradisional tersebut,” kata Bakri Hasan.

Ia menambahkan, dalam festival ortrad kali ini, jumlah pesertanya mencapai 400 orang lebih yang berasal dari kalangan pelajar dan umum.

Dalam festival yang akan dilakukan pada tanggal 4 Desember 2021, ada enam cabang olahraga ortrad  yang akan dipertandingkan seperti Hadang, Dagongan, Sumpitan,  Tarompah Panjang, Kasti dan egrang.

“ Semua peserta festival ortrad  tingkat pelajar dan umum minimal harus sudah divaksin yang kesatu,” tuntas Bakri.

**as.pangrango

Direktur PDJT Harus Ahli Transportasi

0

JURNAL INSPIRASI – Tiga nama calon direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) telah dikantungi panitia seleksi (pansel). Rencananya, ketiganya akan diserahkan kepada Wali Kota Bima Arya pada Senin (29/11), dan bakal dilantik pada 6 Desember 2021.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rusli Prihatevy mengatakan bahwa seharusnya pemerintah memahami situasi yang saat ini sedang terjadi di tubuh PDJT.

“Persoalan yang terjadi di PDJT tidak hanya lepas dari sisi manajemen, tetapi harus ada keahlian secara khusus berkaitan dengan penguasaan bidang transportasi,” ujar Rusli kepada wartawan, Kamis (25/11).

BACA JUGA Niat Ngadu ke Ketua DPRD Malah Kecewa

Kata dia, pansel sudah melakukan kinerjanya, sehingga dewan hanya memberikan masukan saja. “Harapan kita PDJT kedepan bisa mempunyai harapan yang betul-betul memaksimalkan keberadaannya,” ungkapnya.

Selain PDJT bisa normal kembali, kata dia, diharapkan bisa memberikan PAD juga bagi pemeritah daerah, tidak hanya sekarang yang menjadi ‘bulan-bulanan’. “Penting bagi saya ketika basic itu menjadi dasar,” tegasnya.

Rusli menambahkan, pansel ini mempunyai kajian dan penilaian. Hanya saja, perlu di garis bawahi bahwa persoalan transportasi bukan persoalan yang mudah atau bisa jalan begitu saja.

Rusli mengaku, berdasarkan hasil ekspos Plt. PDJT terhadap komisi 2, PDJT ini akan pulih dalam waktu 5 tahun untuk kembali kepada situasi normal.

BACA JUGA Satpol PP Tertibkan PKL ‘Nakal’ Tugu Wates

Realitanya, sambung Rusli, hal itu merupaka. proses yang belum dijalankan. “Ketika hari ini ditetapkan, jangan melebihi dari lima tahun sesuai eksposnya. Mudah-mudahan ini bisa dikatakan berhasil satu dua tahun ini, bisa lebih memaksimalkan apa yang menjadi keinginan PDJT,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Pansel, Dody Ahdiat mengatakan bahwa pihaknya akan menyerahkan ketiga nama tersebut kepada Wali Kota Bima Arya pada Senin (29/11) mendatang untuk dipilih satu diantaranya.

“Selanjutnya menjadi hak prerogatif wali kota untuk memilih salah satu. Rencananya pelantikan akan dilaksanakan pada 6 Desember 2021,” ujar Dody.

BACA JUGA Kades Singasari Jonggol Dukung Wacana Pemekaran

Namun, saat disinggung mengenai hasil penilaian dari tiga kandidat tersebut. Dody enggan membeberkannya. “Kalau nama bisa, tapi nilai nggak bisa,” ucap Dody.

Saat disinggung mengenai polemik yang terjadi lantaran para calon direktur PDJT tak memiliki basic di bidang transportasi. Dody menegaskan bahwa sejak awal pansel tidak memasukan latar belakang tersebut sebagai persyaratan. Lantaran PDJT dinilai masih sakit dan membutuhkan pengusaha ‘gila’ yang mau mengerahkan semua tenaga serta waktu untuk kembali menghidupkan PDJT.

“Kedepan PDJT memiliki banyak peluang bisnis, seperti bengkel, SPBU, derek, dan parkir. Tim restrukturisasi sendiri sudah membuat treatment itu,” jelasnya.

**fredykristianto

IMI Korwil Kabupaten Bogor Siapkan Lima Atlet Grasstrack

0

JURNAL INSPIRASI – Lima pebalap nomor Grasstrack IMI Korwil Kabupaten Bogor, jalani latihan terakhir di track Pakansari Cibinong, sebelum bertading pada Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2022, di Kota Banjar, 27 November hingga 1 Desember 2021.

Uji coba track ini, sekaligus adaptasi kendaraan untuk mengetahui apa saja kekurangan kendaraan yang akan dipakai pebalap ketika bertanding dalam BK Porprov. Hal itu dikatakan Ketua IMI Korwil Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom, di sela-sala latihan di track Pakansari Cibinong, Kamis (25/11/2021).

“Ini hanya uji kendaraan. Kalau pun ada kekurangan dari mesin atau lainnya, tim mekanik bisa langsung memperbaikinya, sehingga pada saat pertandingan kendaraan sudah siap gas,” katanya.

BACA JUGA Portina Siap Sukseskan Semua Program KORMI Kabupaten Bogor

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, kelima pebalap turun di nomor Up 17 atas nama Andre Dika, Rival Fatur, dan Bima. Sementara di nomor Under 17 ada dua pebalap yakni Rio dan Fadly Putra.

“Target kami lolos semua pebalap. Karena dengan lolosnya mereka ke Porprov 2022, maka peluang medali emas dari nomor grasstrack bisa tercapai,” kata Aan menjelaskan.

Untuk keberangkatan pebalap sendiri kata Aan, pada Jumat (26/11/2021), mengingat Sabtu 27 November pebalap sudah harus bertanding. Jadi masih ada waktu pebalap istirahat, atau pun melihat track yang jadi venue pertandingan.\

**as.pangrango

Portina Siap Sukseskan Semua Program KORMI Kabupaten Bogor

0

JURNAL INSPIRASI – Persaruan olahraga tradisional (Portina) Kabupaten Bogor sjap mendukung.semua program Komite Olahraga Rekresi Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor.

Hal itu dikatakan, Ketua Portina Kabupaten Bogor, Bakri Hasan disela sela rapat pemantapan Festival Ortrad dan Lomba Senam Pancakarsa di Sekretariat KORMI Kabupaten Bogor, Gate 6 Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis, 25 November 2021

Menurutnya, apa yang dilakukan KORMI Kabupaten Bogor dengan menggelar lomba senam dan festival ortad ini salah satu upaya KORMI dalam menjalankan tagline The City of Sport and Tourism.

BACA JUGA Niat Ngadu ke Ketua DPRD Malah Kecewa

Tak hanya itu, kata Bakri, kegiatan festival ortrad juga punya tujuan yang sangat bagus dalam pelestarian olahraga warisan budaya leluhur bangsa ini.

” Kami di Portina sangat mendukung penuh gagasan Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Usep Supratman yang kembali.membangkitkan dan menggairahkan pelestarian ortad di Kabupaten Bogor,” tegas Bakri Hasan

Sementara itu, Nanis salah satu pengurus Portina Kabupaten Bogor mengatakan, semua pengurus Portina Kabupaten Bogor saat ini tengah fokus dalam persiapan festival Ortrad yang akan digelar tanggal 4 November 2021.

BACA JUGA Kades Singasari Jonggol Dukung Wacana Pemekaran

Sebanyak 400 lebih peserta pelajar dan umum akan ambil bagian dalam festival Ortrad kali ini.

Nanis yang menduduki posisi bidanv promosi di Portina Kabupaten Bogor menambahkan, dalam festival ortad kali ini akan mempertandingkan sebanyak 6 cabang olahraga yanh masuk dalam rumpun Ortad.

“Enam cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Fesfival Ortad diantaranya Dagongan, Sumpitan, Tarompah Panjang, Kasti, Hadang dan Egrang,” ucap Nanis.

**as.pangrango

Bupati Lebak Tinjau Langsung Sekolah Ambruk

0

Tidak Perlu Menunggu Sampai Tahun 2022

JURNAL INSPIRASI – Gedung sekolah SMP Negeri 01 Cibeber mengalami ambruk pada Selasa, 23 November 2021, akibat kontruksi rangka atap yang sudah cukup rapuh dan ditambah dengan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Lebak.

Bupati Lebak Iti Octaviani Jayabaya pun meninjau langsung lokasi ambruknya sekolah yang menelan korban para siswa-siswi yang sedang melakukan latihan seni didalam ruangan tersebut. Pascapeninjauan, atap akan segera ditangani untuk dilakukannya perbaikan

 “Tentunya kita Tim PU dan konsultan hadir melihat kondisinya, kalo dari struktur masih bagus. Untuk bisa menghitung, untuk melakukan penanganan,” ujar Iti Octaviani Jayabaya, Kamis (25/11/2021).

BACA JUGA Perketat Kehadiran THM

Bupati juga menjelaskan bahwa perbaikan gedung sekolah tidak perlu menunggu sampai tahun 2022 dan untuk dana pembangunan ini bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Insya Allah kita doakan, sedang menghitung. Kalo dana BTT masih ada, kita akan tangani di dana BTT. Tidak perlu menunggu sampai tahun 2022″ tambahnya.

Dia juga mengungkapkan rasa prihatin terkait dengan musibah sekolah ambruk di SMP Negeri 01 Cibeber.

“Yang pertama tentunya atas nama peribadi dan pemerintah daerah turut prihatin atas peristiwa ini, kita tidak pernah menginginkan terjadinya musibah. Memang beberapa hari ini cuaca cukup ekstrem dan hujan terus-menerus,” pungkasnya.

**mia nurjanah/mg-uika

Milad ke-93, Pemuda Muslim Indonesia Gelar Baksos

0

JURNAL INSPIRASI – Organisasi Pemuda Muslim Indonesia wilayah Jawa Barat berusia 93 tahun.  Di hari jadinya, Pemuda Muslim Indonesia tersebut menggelar bakti sosial tepatnya di lingkungan sekolah Yayasan  Cendikia Bogor, Kampung Lukut, Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Kamis (25/11).

Ketua Pemuda Muslim Indonesia Jawa Barat, H.Usep Nukliri, MM, mengatakan kegiatan baksos bersamaan digelar pada acaranya milad tersebut yakni donor darah, penanaman pohon di bantaran Sungai Cikaniki sekaligus penaburan benih ikan.

“Alhamdulilah, berkat doa dan dukungan semua pihak, acara milad Pemuda Muslim Indonesia ke-93 tahun Ini berlangsung sukses,” ujar Usep Nukliri disela sela kegiatan tersebut.

BACA JUGA Niat Ngadu ke Ketua DPRD Malah Kecewa

Dibalik suksesnya acara itu, pihaknya menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat yang telah mendonorkan darahnya. Tak lupa, kata dia, peran penting lembaga Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor yang telah berkerjasama dalam hajatan kemanusian tersebut.

Dikesempatan itu, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Nanggung, Amdin Nukliri juga mengaku bersyukur dimasa pandemi ini masih bisa berbagi terhadap sesama salah satunya dengan mendonorkan darah, terlebih untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan.

“Atas nama PK KNPI Kecamatan Nanggung tentu berbangga  hati dengan apa yang telah dilakukan oleh Pemuda Muslim Indonesia khususnya di Kecamatan Nanggung,” imbuhnya.

Menurutnya, keberadaan pemuda adalah merupakan benteng dan garda terdepan bagi bagsa. Diharapkan kedepan Pemuda Muslim Indonesia di Kecamatan Nanggung semakin Sukses, jaya, kreatif dan inovatif.

BACA JUGA Sah, Abdulah Alkatiri Jadi Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Nanggung

“Tentu saja dalam membangun, sesuai jargon yakni  Kecamatan Nanggung  menjadikan Nanggung manggung,” ungkapnya.

Panitia pelaksana kegiatan, Abdul Azis menilai animo masyarakat  dalam mengikuti baksos tersebut cukup antusias.

“Dengan pemberian door prize  berupa 2 unit sepada motor. Target 150 peserta pendonor, ternyata begitu tinggi masyarakat yang datang,” terangnya.

Salah satu peserta pendonor sekaligus pemenang hadiah doorprize berupa satu unit sepeda motor Honda Vario 150, Syarip Hidayat mengakui di luar dugaan dia mendapatkan rezeki berupa pemberian motor tersebut. “Terimakasih Pemuda Muslim Indonesia semoga semakin sukses dan jaya,” tandasnya. Andres

Sah, Abdulah Alkatiri Jadi Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Nanggung

0

JURNAL INSPIRASI – Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor masa bakti 2021 – 2024 sukses digelar, Kamis (25/11).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Serbaguna PGRI Cabang Nanggung itu, turut dihadiri Muspika Kecamatan Nanggung, Jani Nurjaman Ketua Apdesi Kecamatan Nanggung, Ketua MPC PP Kabupaten Bogor M. Yunus didampingi Sekretaris MPC Robby Tuhumury beserta beberapa Ketua PAC yang ada di Kabupaten Bogor barat dan Ketua KNPI Isev Firdaus.

Dalam rapat pemilihan tersebut Abdul Alkatiri akhirnya terpilih secara aklamasi  menjadi ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Nanggung untuk masa tiga tahun kedepan.

BACA JUGA Niat Ngadu ke Ketua DPRD Malah Kecewa

Apresiasi dan dukungan serta himbauan pun disampaikan dalam sambutannya oleh Muspika dan Ketua Apdesi Kecamatan Nanggung.

“Dengan keberadaan organisasi Pemuda Pancasila di wilayah Kecamatan Nanggung, diharapkan nantinya bisa membantu memberikan rasa nyaman, aman serta bisa bersinergi dengan semua masyarakat dan pemerintah, sehingga Kecamatan Nanggung tentram dan lebih maju,” ungkap Jani Nurjaman, Ketua Apdesi Kecamatan Nanggung.

Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor M.Yunus, PBA mengatakan bahwa hajat tersebut merupakan tugas Pemuda Pancasila yang berada di Kecamatan Nanggung yang sudah menjadi keputusan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kabupaten Bogor.

BACA JUGA Perketat Kehadiran THM

“Seluruh PAC Pemuda Pancasila di 40 kecamatan untuk segera dilaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) dan ini merupakan RPP yang ke-24 di Kecamatan Nanggung,” ujar Yunus seusai kegiatan kepada Jurnal Bogor.

Menurut Yunus saat ini Pemuda Pancasila di Kecamatan Nanggung semakin besar sehingga ia berpesan untuk bisa menjaga kesatuan dan persatuan.

“Saya berharap kedepannya lebih menjaga kesatuan dan persatuan serta kondusivitas dan bisa lebih bersinergi dengan muspika di Kecamatan Nanggung,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Ketua terpilih Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Nanggung Abdulah mengaku RPC di Kecamatan Nanggung berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan.

BACA JUGA Raperda Pesantren Jadi Prioritas Raperda Inisiatif DPRD

“Kita berbahagia Kecamatan Nanggung sudah ada Ketua  PAC yang sesungguhnya walaupun kemarin sempat ada tugas yang belum terselesaikan perintah kartekernya, saat ini harapan kami kedepan Nanggung manggung, Nanggung beretika, berattitude dan lebih elegan,” jelasnya.

Sehingga, kata dia, organisasi ini dapat besar, berkembang dan dapat menghasilkan kader-kader Pemuda Pancasila yang baik Kedepannya dan apa yang kita harapkan bisa terwujud.

“Nanggung yang besar bisa dipandang oleh stakeholder yang ada,” kata dia.

Selain itu, ia juga kedepannya akan mengadakan rapat tingkat ranting serta menyusun struktur agar Pemuda Pancasila bersatu untuk maju.

“Untuk kedepannya bila mana ada diklat-diklat Koti ataupun kaderisasi kita akan coba ikutkan orang-orang yang bisa kita pilih dan bertanggung jawab untuk mengikuti diklat-diklat itu,” pungkasnya.

**Andres

Niat Ngadu ke Ketua DPRD Malah Kecewa

0

JURNAL INSPIRASI – Niat hati ingin mengadu kepada Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, terkait keluh kesah mereka yang sampai saat ini belum juga ada tindakan dari Satpol PP, namun para pedagang Pasar Caringin harus menelan rasa kecewa.

Setelah selesai diskusi dengan Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), para pedagang langsung mendatangi Gedung Parlemen. Tetapi, belasan pedagang tidak bisa bertemu karena Ketua DPRD sedang sibuk.

“Maaf pak, saya sudah bertemu dengan ajudan bapak ketua dewan. Kata ajudan, pak ketua saat ini jadualnya sedang padat, setelah selesai rapat Paripurna langsung ada rapat pimpinan (Rapim),” kata salah security Gedung Dewan setelah mendatangi ajudan Ketua DPRD Kabupaten Bogor dilantai dua, Kamis (25/11) siang.

BACA JUGA Pedagang Pasar Caringin Datangi Mako Satpol PP

Setelah mendengar penjelasan dari salah seorang security, para pedagang akhirnya kembali naik kendaraan untuk menuju pulang ke Kecamatan Caringin. Namun, sebelum pulang, pedagang sempat menitipkan surat tembusan permohonan permintaan penutupan Toko Mario yang ditujukan untuk Ketua DPRD dan Komisi 1.

“Mau bagaimana lagi, kalau memang sedang sibuk,” ujar H. Misbah, pedagang Pasar Caringin.

H. Misbah mengatakan, para pedagang hanya ingin menyampaikan keluhan dan sekaligus meminta bantuan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bogor.

“Biar ketua dewan juga tahu secara langsung dari kami. Seperti apa kondisi kami saat ini setelah ada Toko Mario,” jelasnya.

BACA JUGA Terkait Izin Operasional Toko Mario, Disperindag Belum Pernah Lakukan Kajian Sosial dan Ekonomi

H. Misbah berharap, ketua dewan meluangkan waktu dan menerima para pedagang Pasar Caringin untuk melakukan audiens.

“Seadanya Satpol PP tidak juga menutup Toko Mario, kami minta ketua dewan mau menerima audiens dengan para pedagang,” imbuhnya.

Selain itu, Lukman, pedagang lainnya yang mengharapkan Bupati Bogor mendengar dan mengetahui keluh kesah para pedagang Pasar Desa Caringin. Keberadaan Toko Mario, bukan hanya mematikan satu pedagang saja, tetapi setengah dari pedagang di Pasar Caringin akan merasakan hal sama.

“Saya minta, ibu Bupati Bogor membantu kami. Bagaimana pun, kami warga ibu yang harus dilindungi,” tukas pria beranak dua asli warga Desa Cimande, Kecamatan Caringin.

**dedesuhendar