31.5 C
Bogor
Thursday, April 30, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 991

Sudah Lama Rusak Berat, Pemdes Sukaluyu Perbaiki Jalan Legok Jambu

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukaluyu, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor terus membenahi infrastruktur yang ada di wilayahnya. Kali ini mendapat giliran  perbaikan jalan desa di Kampung Legok Jambu RW 03.

Aos Hermawan

Kepala Desa Sukaluyu Aos Hermawan  menyebut, akses Jalan yang berada di Kampung Legok Jambu awal dibangun dimana ia baru menjabat kepala desa pada  periode pertama awal 2011.

Jalan Desa Legok Jambu pertama menggunakan anggaran dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM-Mandiri).

BACA JUGA Tuntaskan Samisade, Jalan Sukadamai- Legok Manggu Rampung Dibangun

“Karena sudah lama kondisi rusak, maka jalan tersebut kini dilakukan perbaikan,” ujar Kepala Desa Sukaluyu, Aos Hermawan kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Dengan sistem peningkatan, maka pengerjaan  hotmix Jalan Legok Manggu dibiayai dari Dana Desa.

Kali ini, Jalan tersebut baru tersentuh lagi pembangunan,  alasannya  adalah akses satu satunya bagi warga Kampung Legok Jambu,” paparnya.

Dilanjutkannya, Dana Desa  tahap ke tiga akhir tahun anggran  2021 selain disalurkan  Bantuan Langsung Tunai ( BLT) untuk sebanyak 150 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terlebih senilai 20 persen digunakan pada pengerjaan hotmix jalan Legok Jambu sepanjang 350 meter.

BACA JUGA Tempuh Perjalanan 7 Kilometer, PHST Gelar Long March

Diwilayahnya, sebagian besar insfrastruktur jalan sudah ter-cover, rata -rata diperbaiki dengan peningkatan dari betonisai ke pengerjaan hotmix. Sekitar  70 persen, baik status jalan desa sekaligus jalan lingkungan telah mendapat giliran  pembangunan jalan tersebut.

Dengan demikian, semua warga dapat merasakan jalan yang bagus. Oleh karena itu, diharapkan setiap wilayah dusun maupun RW  menjadi target   untuk mendapat perbaikan. Dengan demikian, semua warga dapat merasakan jalan dalam kondisi bagus.

Een (40), warga sekitar  mengaku senang karena Pemdes Sukaluyu sudah memperbaiki jalan di depan rumahnya. Sudah cukup lama jalan itu keadaan rusak, sehingga penantian panjang itu akhirnya terwujud karena jalan sudah bagus. “Kami mengucapkan terma kasih  karena jalan itu sudah mendapat perbaikan,” tukasnya.

**arip ekon

Tuntaskan Samisade, Jalan Sukadamai- Legok Manggu Rampung Dibangun

0

JURNAL INSPIRASI – Akses jalan kampung Sukadamai – Legokmanggu, Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor yang sebelumnya jalan itu masih tanah merah, namun hadirnya program Satu Miliar Satu Desa (Samisade), kini jalan tersebut  telah dibangun dengan sistem betonisasi.

Muspika Leuwisadeng dan Pemerintah Desa Leuwisadeng waktu menggelar Launching Samisade, beberapa waktu lalu.

Salah satu TPK pembangunan  Majen menerangkan,  proses pembangunan insfrastruktur jalan yang meliputi  RW 01 dan RW 08 di wilayah  Dusun 01 hingga   Dusun 04 belum lama ini, pengerjaannya sudah dititik akhir.

Mulai tahap pertama 40 persen hingga tahap dua, Samisade yang berasal dari bantuan keungan insfrastruktur APBD Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021 dialokasikan untuk  membangun Jalan Kampung Sukadamai- Legokmanggu berikut pengerjaan TPT.

BACA JUGA Tempuh Perjalanan 7 Kilometer, PHST Gelar Long March

“Sepanjang 2 kilo meter, jalan tersebut  telah rampung dibangun,” ujar Majen kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Dilanjutkannya, meski  sudah rampung, menurut Majen, jalan itu belum bisa dilalui masyarakat karena masih basah. “Tim monitoring pihak kecamatan menejelaskan kalau belum satu bulan jalan itu belum bisa digunakan,” kata Majen.

Saat Launching Samisade beberapa waktu lalu, Kepala Desa Leuwisadeng Rohim Hidayatullah mengakui program Samisade tahun anggaran 2021 dari Bupati Bogor Ade Yasin memberikan  manfaat bagi warga desa terlebih saat pandemi Covid-19.

“Pengerjaan jalan sepanjang 2 kilometer dengan lebar 3 meter menerapkan sistem Padat Karya Tunai,” tutur Kepala Desa Leuwisadeng.

BACA JUGA Desa Bojong Nangka Dapat Acungan Jempol Wabup Bangka

Sebagian pelebaran jalan menggunakan alat berat, namun tidak meninggalkan kearipan lokal di jalan yang dibangun dimana kondisi jalan sebelumnya masih tanah merah. Proses pengerjaan jalan tersebut, kata Kades, secara berkala hingga pencairan kedua progresnya betonisasi jalan.

“Alhamdulillah adanya program Samisade, kami bisa menjawab keingianan masyarakat. Musababnya penataan  jalan ini salah satunya  sudah direncakan sejak lama,” jelas Rohim Hidayatullah.

Menurutnya posisi jalan, sangat strategis karena pintu masuk jalur alternatif bagi  kedua wilayah kampung. Pembukaan jalan itu akan memberikan dampak positif secara luas.

Sebelumnya Sekretaris Camat Leuwisadeng Hendarsyah menyatakan, agar pelaksanaan program Samisade di Desa Leuwisadeng  tidak menimbulkan permasalahan, terlebih dahulu dilakukan evaluasi.

“Jalan yang  dibangun itu otomatis banyak tanah warga yang terpakai, namun setelah kita cek dengan Pak Kades dan  TPK  bahwa jalan yang dibangun itu dinyatakan tidak ada masalah,” tukasnya.

**arip ekon

Tempuh Perjalanan 7 Kilometer, PHST Gelar Long March

0

JURNAL INSPIRASI – Puluhan siswa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) olahraga pencak silat rayon Desa Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor kembali menunjukan eksistensinya.

Kali ini, sebelum Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dari sabuk polos hitam ke sabuk warna jambon (merah muda), terlebih dahulu sejumlah siswa melakukan aksi long march dengan berjalan kaki di kawasan hutan dan pegunungan sepanjang 2 kilometer.

Ketua Ranting PSHT Bogor Barat Muhammad Zaini Sukrillah mengatakan, long march  tersebut adalah salah satu dari kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di PSHT yang mana telah lolos mengikuti ujian sesuai dengan aturan organisasi.

BACA JUGA Pemdes Citeureup Gelar Khitanan dan Bakti Sosial

“Sebanyak 8 siswa yang mengikuti UKT yang usianya di atas 30 tahun. Selain itu, jarak latihannya juga sangat singkat, tetapi sesuai dengan aturan organisasi,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Minggu (12/12).

Ia menjelaskan, peningkatan naik satu tingkat dari sabuk warna polos hitam ke sabuk jambon  filosofinya adalah kematangan dari siswa itu terlihat. “Dari gerakan dan teknik itu mulai matang,” jelasnya.

Muhammad Zaini berharap kedepannya PSHT di Bogor barat terutama di Rayon Desa Sadengkolot bisa menjadi contoh dan melahirkan pontensi bibit-bibit atlet pencak silat.

“Kita targetkan untuk pelajar siswa SD SMP dan SMA tujuannya adalah  gimana caranya di Sadengkolot ini timbul potensi bibit-bibit atlet yang memang nanti akan mewarnai kancah minimal di tingkat Kabupaten Bogor, jadi nama Sadengkolot akan terangkat, bukan hanya dari olahraga sepak bolanya saja tapi dari pencak silat,” harapnya.

BACA JUGA Ini Curhat Aplikator yang Diduga Difitnah Oknum Staf Disdik

Disisi lain Muhammad Zaini menyebutkan kekhawatirannya di mana pencak silat yang sudah menyebar di seluruh dunia ini perkembanga nya yang sangat pesat, pelatih PSHT bukan dari tanah kita sendiri.

“Untuk kekhawatiran pasti tetap ada karena  pencak silat sendiri sudah menyebar di lebih dari 40 negara di mancanegara terutama di Eropa itu sangat pesat sekali perkembangannya, di Belanda di Prancis, Jerman itu sangat pesat jadi kekhawatiran kita adalah jangan sampai nanti 20 tahun yang akan datang pelatih atau praktisi biasa bukan dari tanah kita sendiri tapi malah dari Eropa atau benua Amerika,” imbuhnya.

Ia juga menyebut bahwa yang sudah legal dari PSHT sendiri itu ada 12 negara yang diundang dalam kegiatan kejuaraan dunia di Taman Mini Padepokan Pencak Silat Indonesia.

“Dari perguruan lain totalnya disatukan dengan PSHT yaitu sekitar 40 negara itu sudah legal dan diakui oleh Negara, sekarang yang kita targetkan adalah bagaimana caranya kita sampai di tujuh puluh negara agar bisa masuk ke Olympic atau olimpiade,” pungkasnya.

**Andres

Pemdes Citeureup Gelar Khitanan dan Bakti Sosial

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Citeureup menggelar gelar bakti sosial khitanan massal terhadap 85 anak yatim dan masyarakat umum di aula Desa Citeureup, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/12/21).

Marwan Hermawan

Dalam kegiatan tersebut turut hadir juga kepala Desa Citeureup, ketua BPD, ketua TP PKK, karang taruna, babinsa, bhabinkamtibmas, satpol PP, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tamu undangan juga para orang tua peserta khitanan massal.

Kepala Desa Citeureup Marwan Hermawan mengatakan, sunatan massal yang bekerja sama dengan para ahli khitan itu diikuti 85 anak. Dimana, kegiatan itu adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat khususnya yang anak yatim dan warga kurang mampu.

BACA JUGA Ini Curhat Aplikator yang Diduga Difitnah Oknum Staf Disdik

“Kami sengaja memilih untuk kegiatan ini karena dinilai lebih bermanfaat kepada masyarakat, Apalagi dalam situasi pandemi ini, kegiatan ini baru pertama kali dilakukan dalam masa pemerintahan saya,” ujar Marwan.

Lanjut dia, untuk peserta khitanan sendiri akan diberikan bingkisan, sarung dan uang. Kedepan, Pemdes Citeureup juga akan mengadakan bakti sosial  lainnya, seperti  santunan anak yatim, sekolah paket gratis dan nikah massal.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa bermanfaat, dan kami bisa melaksanakan lagi, bahkan bisa lebih banyak pesertanya,” harapnya.

BACA JUGA Desa Bojong Nangka Dapat Acungan Jempol Wabup Bangka

Di tempat yang sama Dedi (50), orang tua peserta sunat massal dari Muhammad Nazril Yusup Amirullah mengaku berterima kasih kepada Pemdes Citeureup yang telah mengadakan sunatan massal.

“Terima kasih buat kepala desa dan Pemdes Citeureup, kegiatan ini sangat membantu dan bermanfaat buat kami, dan semoga kegiatan seperti ini berkelanjutan nantinya,” pungkasnya.

**nay / wisnu

Ini Curhat Aplikator yang Diduga Difitnah Oknum Staf Disdik

0

JURNAL INSPIRASI – Salah satu aplikator baja ringan yang biasa digunakan oleh kontraktor di Kabupaten Bogor, untuk pembangunan gedung Sekolah SDN serta SMPN, mengeluhkan adanya intimidasi dan pembunuhan karakter yang dilakukan oleh salahsatu staf di Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.

Menurut  NF, aplikator, staf Disdik bagian SMP yang berinisial R itu lakuan intervensi kepada konsultan pengawas dan kontraktor untuk memuluskan salah satu aplikator binaanya. Bahkan R sampai mengumumkan diforum rapat konsultan setiap Rabu dengan berbau fitnah memojokan salah satu aplikator di hadapan konsultan pengawas.

“Jadi setiap ada rapat konsultan selalu ucapkan jangan sampai pakai aplikator ini (milik saya) ya bahaya begitu cetusnya. Ini aplikator gak jelas dan garansi toko jangan dipakai aplikator ini kata R. Sikap yang ditunjukan R itu saya rasa sudah melanggar, karena tidak sepantasnya berbicara begitu,” papar NF  kepada  wartawan, Minggu (12/12).

BACA JUGA Kades Sukanegara Hadiri Santunan Anak Yatim dan Jompo

Menurut NF, sebagai staf Bidang SMP,  R itu selain mengintimidasi semua pekerja baja ringan, pun sudah menunjuk salahsatu aplikator atau bekerjasama dengan salah satu aplikator.

“Lalu untuk aplikator lain diintimidasi dengan cara menyebarluaskan fitnah terhadap konsultan pengawas dan kontraktor serta aplikator baja ringan di Kabupaten Bogor selain CV yang sudah ditunjuk,” bebernya.

Menurutnya, tuduhan yang dilakukan R tersebut sudah merupakan pembunuhan karakter yang menimbulkan kontraktor lain ragu dengan barang yang dipasarkannya. Padahal hal itu tidak mendasar, lantaran seluruh baja ringan yang dipasarkan sudah sesuai dengan standar dan spesifikasi untuk pembangunan gedung sekolah, baik SDN maupun SMP.

“Atas tuduhan fitnah tersebut, saya mengalami kerugian lantaran tidak ada kontraktor yang mau memakai baja ringan dari saya , jika hal tersebut masih dilakukan kemungkinan saya akan menempuh jalur hokum,” paparnya.

BACA JUGA Desa Bojong Nangka Dapat Acungan Jempol Wabup Bangka

Sementra itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rameni mengatakan setiap kontraktor berhak memilih aplikator sesuai dengan keinginan para kontraktror. Sedangkan, untuk di Kabupaten Bogor sendiri ada beberapa aplikator penyedia baja ringan yang sudah terdaftar.

“Kalau untuk aplikator itu terserah si kontraktor mau pilih yang mana, kita gak tunjuk harus pakai aplikator ini dan itu,” jelasnya.

Sementara itu, terkait adanya tuduhan staf di Bidang Sarpras yang memang menunjuk salahsatu aplikator, dirinya meminta agar ditunjukan siapa yang menyebutkan hal itu. “Kalau ada staf saya yang seperti itu, ya bawa aja kesini,” singkatnya.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, staf Sarpras berinisial  R itu tidak menjawan pertanyaan dari wartawan terkait adanya dugaan intimidasi, fitnah dan penunjukan salah satu aolikator baja ringan untuk pengerjaan proyek gedung SD dan SMP.

**nay nur’ain

Kades Sukanegara Hadiri Santunan Anak Yatim dan Jompo

0

JURNAL INSPIRASI – Kepala Desa Sukanegara, menghadiri acara santunan anak yatim dan jompo yang diselenggarakan oleh Paguyuban RW se – Kecamatan Jonggol di Musollah  Riadul Zannah Kp Paledang RT 01 RW 06 Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (10/12 ), Kegiatan tersebut turut dihadiri ulama dan tokoh masyarakat.

Kepala Desa Sukanegara Ahmad Yani menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap melalui acara ini dapat menumbuhkan kekompakan dan kepedulian terhadap sesama. Terlebih ditengah situasi pandemi Covid-19 , tentunya harus lebih digelorakan semangat dalam tolong menolong.

“Atas nama pribadi dan pemerintah desa  menyambut baik kegiatan ini. Semoga ini dapat menumbuhkan kekompakan sesama RW ,” ujar Ahmad Yani.

BACA JUGA Desa Bojong Nangka Dapat Acungan Jempol Wabup Bangka

Ia melanjutkan, anak yatim piatu merupakan amanah yang Allah berikan kepada manusia yang berakal. Mereka diamanahkan untuk disantuni sebagaimana menyantuni diri sendiri dan keluarga.

“Dalam ajaran Islam kita diperintahkan untuk senantiasa memperhatikan nasib anak-anak yatim. Oleh karena itu menyantuni anak yatim menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai umat Islam,” paparnya.

Selain itu,  keberadaan anak yatim bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa saja, akan tetapi tanggung jawab bersama,kegiatan santunan anak yatim yang diselenggakan paguyuban RW ini akan disampaikan kepaguyuban kepala desa  di Kecamatan Jonggol agar dapat memberikan bantuan ke paguyuban RW untuk ikut memberikan santunan, karena anak-anak yatim piatu adalah harus dibimbing dan diberi perhatian serta kasih sayang yang lebih.

“Sebab pemberian santunan bagi anak yatim dan jompo merupakan bentuk kepedulian dan sebagai wujud rasa syukur atas rejeki yang telah Allah berikan kepada kita,” jelasnya.

BACA JUGA http://potensi LuwiliangPutera Leuwiliang Konsisten Lakukan Pembinaan

Dianya, berharap kedepannya semakin banyak lagi yang tergerak hati nuraninya untuk membantu dan peduli terhadap anak yatim dan jompo.

Ditempat yang sama Ketua paguyuban RW Yohanes mengatakan, kegiatan santunan yang dilaksanakan oleh Paguyuban RW sudah yang ke-3 kalinya, namun sekarang lebih spesial karena santunan dilaksanakan pada masa pandemi.

” Untuk target  sasaran kedepan , pemberian santunan anak yatim dan jompo sendiri akan kami rencanakan berbagi di 14 desa , sejauh ini sudah 3 desa yang menerima    santunan  anak yatim dan jompo, dan donasinya sendiri diperoleh dari para anggota RW  dan para donator, ” cetusnya.

Dianya berharap, dengan pemberian santunan ini dapat membantu  para anak yatim piatu dan jompo apalagi di momen pademi seperti saat ini yang masih berlangsung. pungkasnya .

**nay / ramses

Desa Bojong Nangka Dapat Acungan Jempol Wabup Bangka

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung mengdakan kunjungan kerja ke Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (10/12).

H.Amir Arsyad,

Kunjungan kerja tersebut dihadiri oleh wakil bupati, Dinas Pemerintahan Desa, camat se-Kabupaten Bangka dan 62 kepala desa beserta stafnya, memberikan apresiasi kepada Desa Bojong Nangka yang menjadi desa terbaik tingkat di Provinsi Jawa Barat.

Wakil Bupati Bangka, Syahudin S.IP, mengatakan, sistem online yang diterapkan di Desa Bojong Nangka merupakan suatu kemajuan yang patut dicontoh seperti vaksin online dan Pilkades online.

BACA JUGA SSB JFA Rumpin Fokus Gali Potensi Usia Dini

“Ya saya pikir itu adalah hal yang luar biasa, desa sudah bisa membuat aplikasi untuk kegiatan terbaik sehingga mempermudah masyarakat dalam mengikuti Pilkades dan vaksinasi jadi tidak perlu ada kerumunan karena sudah melalui aplikasi tersebut,” ucapnya saat diwawancarai oleh Jurnal Bogor.

Menurutnya, upaya Desa Bojong Nangka menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian dan pemikiran sehingga digelar kunjungan untuk belajar dan menerapkan di desa yang berada di Jabupaten Bangka.

“Tentu hal-hal yang baik ini akan kita terapkan, tentunya kita harus pelajari lagi, karena di pulau Jawa dan daerah Sumatera itu berbeda,” tandasnya.

BACA JUAG Biskuit Kokola Halal Promo Nataru Sale 12.12

Lanjutnya, setelah berkunjung kesini, banyak hal yang menarik dan baik, yang memotivasi terutama untuk kades di Bangka yang baru terpilih. “Pelajaran sangat baik dan berharga, kita akan terapkan di desa sesuai dengan karakter desa itu sendiri,” jelasnya.

Selain itu Camat Bakam, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, Al Imran S.Tp, M.Si juga mengatakan kunjungan pertama mereka ke luar provinsi untuk mendapatkan penerepana aplikasi jika memungkinkan diterapkan di wilayahnya.

 “Bogor menjadi sasaran kunjungan pertama kami, dengan dikuti 44 kades yang dilantik pada 30 September 2021, kedepan  kunjungan seperti ini akan dilakukan kembali ke daerah-daerah lain,” paparnya.

Senada disampaikan oleh H.Amir Arsyad, Kepala Desa Bojong Nangka yang berterima kasih atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Bangka ke desanya. Selain menjadi ajang silaturahmi juga bisa menjadi tempat bertukar ilmu pengetahuan antara Bogor dan Bangka.

BACA JUGA Putera Leuwiliang Konsisten Lakukan Pembinaan

“Selain ini ada juga permintaan kunjungan dari Jawa Tengah, cuma kami belum siap, mungkin kami persiapkan di tahun 2022 mendatang,” jelasnya.

Dia berharap, hasil dari kunjungan ini menjadi win – win solution, baik untuk dalam menyelesaikan masalah juga untuk mengembangkan potensi di wilayah masing – masing , mengingat yang ikut kunjungan ke Desa Bojong Nangka merupakan kepala – kepala desa yang baru pertama terpilih seperti dirinya sehingga sangat butuh masukan untuk membangun desa.

**nay / wisnu

Biskuit Kokola Halal Promo Nataru Sale 12.12

0

JURNAL INSPIRASI – Situasi pandemi COVID – 19 mendorong kenaikan tren belanja online secara signifikan. Oleh karena itu, Biskuit Kokola tidak hanya hadir di Supermarket, kini berkomitmen untuk selalu mengembangkan inovasi dengan hadirnya Biskuit Kokola di e-commers demi terus memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia secara nyaman, mudah dan aman.

Di hari spesial promo 12.12 ini, Biskuit Kokola turut serta merayakan momen belanja online dengan mengeluarkan promo terbarunya, yakni promo diskon hingga 45% dan Buy 2 Get 1 khusus via e-commers.

Biskuit Kokola juga menyediakan promo menarik di bulan Desember ini, dan tentunya dengan diskon besar-besaran, gratis ongkir, flash sale setiap harinya, voucher cashback, dan terdapat hadiah-hadiah  spesial yang sayang jika dilewatkan begitu saja.

BACA JUGA Keren, CCM Kembali Hadirkan Wahana Bermain Seluncur Es

I

Sebagai produsen olahan pangan berupa biskuit dan wafer spesialis Halal dan aman terkemuka di Indonesia, Biskuit Kokola dalam naungan PT. Mega Global Food Industry (Kokola Group) selalu menghadirkan biskuit dan wafer yang berkualitas.

Aneka ragam varian dari Biskuit Kokola sangat cocok untuk menemani Natal dan Tahun Baru bersama keluarga maupun teman. Ada banyak varian Biskuit Kokola dengan harga terjangkau di Kokola Official Shop melalui e-commers.

Nanda Syifa Sashabila, Public Relations Biskuit Kokola Reg. DKI – Jawa Barat menjelaskan. “Memasuki 12.12 Biskuit Kokola hadir dengan promo akhir tahun yang akan membuat Nataru ini juga menjadi lebih spesial. Melalui promo ini, Biskuit Kokola memberikan diskon hingga 45%. Dan akan ada banyak hadiah menarik seperti tas belanja cantik, susu dan tempat makan anak serta voucher cashback yang dapat digunakan.”

Dengan harga yang terjangkau, Biskuit Kokola dapat ditemukan melalui Kokola Official Shop di Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, JD.ID dan Bukalapak.

BACA JUGA NBS Ckin Care Ubah Wanita Berdaster Jadi Miliarder

Kini masyarakat berbelanja segala kebutuhan, menginginkan belanja yang ekonomis. Biskuit Kokola Halal melihat demand ini menghadirkan layanan Program Kokola Home Delivery dan Reseller dengan Contact Center di nomor 081-8181-313-88.

Cukup WhatsApp di nomor tersebut, dan pilih Biskuit yang akan dibeli. Dengan minimal pembelian sebesar Rp 150.000 sudah mendapatkan bebas biaya kirim. Tidak hanya itu, Biskuit Kokola Halal membantu masyarakat yang terdampak dari covid-19 dari segi ekonomi, dan ingin bermitra dengan berjualan Biskuit Kokola, dengan menjadi reseller Kokola. Caranya cukup siapkan KTP dan calon reseller melakukan pembelian minimal Rp 250.000 dan juga sudah mendapatkan bebas biaya kirim.

Informasi terkait produk dari Biskuit Kokola Halal, dapat mengujungi website di www.kokola.co.id , twitter @biskuit_kokola, Facebook Biskuit Kokola, instagram @biskuitkokola dan TikTok @BiskuitKokola.

**ed/rls

Gwen Emily Kurniawan Lolos ke Final Remaja Tenis Jakarta

0

JURNAL INSPIRASI – Gwen Emily Kurniwan selangkah lagi meraih gelar juara tunggal putri KU 12, setelah di semifinal nyaris ditumbangkan oleh petenis putri andalan Banten Maura Sa’ja.

Pertandingan kedua petenis potensial itu disaksikan oleh Legenda bulutangkis Rudy Hartono Kurniawan karena Gwen adalah cucunya sendiri.

Set pertama Maura Sa’ja unggul dengan angka 4-2, tetapi dengan tekun permainan yang konsisten Gwen kembali unggul 4-3 sehingga pertandingan penentuan dilakukan di set ketiga. Di set ketiga dengan sistem suoer tie-break ternyata Gwen dapat menutup kemenangan 10-7.

BACA JUGA Wow, Turnamen 3X3 Digelar Kadin Kota Bogor di Balai Kota

Di final Gwen sebagai ungulan pertama ditantang oleh unggulan kedua asal Jakarta, Maela Wulan Burnsard yang berhasil menyisihkan andalan kota Bandung, Benedicta Edwina Theodorius 3-4, 4-0, 10-7

Petenis asal dari Bangka Belitung M,Faiz Habibi Rizki lolos ke final tunggal putra KU 14 tahun setelah mengalahkan  Rafarel Attarsya Latief 63, 64. Calon lawan di final adalah Rafa Iqbal Sakhi ( Depok) setelah mengalahkan   Justin Lee 62, 64.

Sedangkan lolos ke semifinal putra KU 12 tahun adalah Keenan Lazuardi Latief asal Depok setelah berhasil mengalahkan petenis rmtuan rumah Liam J Gunawan 4-1,4-0. Lawan disemifinal petenis tuan rumah Joshua Theodorus Suryanto setelah menang dari petenis Bandung Owen Keitaro , 4-2, 3-4, 10-6.

Semifinalis lainnya, Justin Ferry Franklin asal Jakarta yang lolos ke semifinal setelah mengalahkan Yosia Niwasita Agung dari Banten  dengan angka 1-4, 4-3, 10-4.

Lawannya Justin disemifinal adalah petenis  andalan Bandung, Ryouta Rommy Nonaka yang berhasil menyisihkan lawannya petenisJakarta, Phillipe Bawono 4-1, 3-4,10-5.

Remaja Tenis Jakarta memasuki hari kedua sejak kemarin dilaksanakan di lapangan tenis Kodam Jaya, Cililitan Jakarta Timur. Legenda Bulutangkis Rudy Hartono Kurniawan sebut sisi positif Turnamen RemajaTenis

BACA JUGA Bareng Ketua Kadin Kota Bogor, Pebasket “Sombong” Kalahkan Tim Bima Arya di Exibisi 3×3

Rudy Hartono Kurniawan menyebut  ada tiga hal atau tiga sisi positif dari penyelenggaraan Remaja Tenis ini.

Pertama kata Rudy, pemain memiliki keberanian bertanding sehingga akan melatih mentalnya.Kedua seorang pemain mandiri karena berdikari, melayani kebutuhannya sendiri. Ketiga melatih kejujuran karena dalam pertandingan ini tidak ada linesman atau penjaga garis seperti kebanyakan pertandingan untuk level orang dewasa.

Oleh karenanya juara All England 8 x, tujuh diantaranya berturut-turut itu sangat mendukung kegiatan seperti ini.

“Saya kira sangat baik untuk pengembangan seorang pemain usia dini ke depan.Dan apa yang dilakukan oleh Pak Ferry Raturandang ini tentunya harus didukung oleh federasi dalam hal ini PELTI,” kata Rudy Hartono di sela-sela menonton pertandingan Remaja Tenis 99 di Lapangan Tenis Kodam Jaya Jakarta.

Sementara itu promotor Remaja Tenis, August Ferry Raturandang atau dikenal Opa AFR mengatakan bahwa turnamen ini memiliki tujuan utama bukan mencari sang juara.

“Apa yang disampaikan Rudy Hartono Kurniawan itu tepat sekali. Kita sudah harus mendidik anak-anak untuk berdikari, punya keberanian bertanding dan menjiwai nilai-nilai sportifitas dalam olahraga,” kata AFR dalam keterangan persnya.

**ass/rls

Putera Leuwiliang Konsisten Lakukan Pembinaan

0

JURNAL INSPIRASI – Kesebelasan Putera Leuwiliang merupakan salah satu klub sepakbola yang berasal dari Kecamatan Leuwiliang dan termasuk anggota PSSI Askab Bogor.

Hendri Gunawan

Putera Leuwiliang berdiri tanggal 24  Juni 2006 dan aktif mengikuti berbagai kegiatan program kompetisi yang dilakukan PSSI Askab Bogor.

Hal tersebut dikatakan, Hendri Gunawan, owner dari klub Putera Leuwiliang dan juga tercatat sebagai pelatih di PPOPM Kabupaten Bogor  

BACA JUGA SSB JFA Rumpin Fokus Gali Potensi Usia Dini

Tak hanya itu, kata Hendri, klub sepakbola Putera Leuwiliang juga sering tampil dalam berbagai event  sepakbola yang ada di Kabupaten Bogor ataupun Jabodetabek.

“Sejak awal  berdiri Putera Leuwiliang sudah punya beberapa kelompok usia pembinaan seperti U-8, U-10, U-11, U-12, U-13, U-15  dan U-17,” beber Hendri Gunawan, Minggu, 12 Desember 2021.

Hendri menambahkan, untuk saat ini Putera Leuwiliang bermarkas di Stadion Mini Leuwiliang dan punya empat pelatih yang menangani tim KU yang ada di Putera Leuwiliang seperti  Jodi Karisma (U-15), Miftah (Pelatih Kiper), Dedi Blek (U-13), Ridwan ( U-8 dan U-10) serta Johni pelatih U-17. 

BACA JUGA KSBB Gairahkan Atmosfir Sepakbola Bogor Barat

Belum lama ini, sambung Hendri,  tim Putera Leuwiliang berhasil meraih prestasi  juara 1 KSBB Cup untuk usia  12 tahun,  Juara 2 Transmast  U-11  dan  Juara 3 JFA Cup U-12.

“ Sejak berdiri dari 2006 kami sangat fokus dalam melakukan pembinana dan aktif dalam berbagai event resmi PSSI Askab Bogor,” cetus Hendri.

Selain itu, sambung Hendri, ia juga merasa senang dengan gairah sepakbola di Kabupaten Bogor yang terus semarak dengan Bogor Junior League ( BJL)  nya.

BACA JUGA Wow, Turnamen 3X3 Digelar Kadin Kota Bogor di Balai Kota

Namun sebagai warga dari bagian barat Kabupaten Bogor, Hendri  juga tampak senang dengan keberadaan Komunitas Sepakbola Bogor Barat ( KSBB) yang sangat positif dalam meningkatkan atmosfir sepakbola di bagian barat Kabupaten Bogor      

“ KSBB jadi wadah silaturahmi  yang positif bagi para pelaku sepakbola yang ada di wilayah kecamatan yang ada di bagian barat Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

**as.pangrango