26.9 C
Bogor
Monday, May 4, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 968

Alami Epilepsi, Jasad Warga Bojong Rangkas Ditemukan di Saluran Irigasi

0

Ciampea | JurnalBogor

Warga yang hendak pergi ke ladang menemukan jasad pria di saluran irigasi pesawahan dengan kondisi tengkurap di Kampung Bojong Rangkas, Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Senin (27/12), sekitar pukul 07:00 WIB.

Di ketahui jasad tersebut merupakan seorang pria berusia 27 tahun yang bernama Muhammad Soleh.

Kades Bojong Rangkas, Iding Habudin membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayahnya. Namun pihak keluarga tidak ingin otopsi.

“Iya itu benar ditemukan oleh salah satu warga yang akan melakukan aktivitas di pesawahan, pihak keluarga pun tidak ingin diotopsi,” ungkapnya saat dihubungi Jurnal Bogor.

Ia mengatakan, aktivitas sehari-hari orang tersebut biasanya beraktivitas di luar kota. Namun akhir-akhir ini sering beraktivitas di kampung halaman.

“Sehari-hari memang orang bersangkutan beraktivitas di Jakarta, sudah hampir tiga minggu berada di Bogor dan memiliki riwayat penyakit epilepsi,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Ciampea Kompol Beben Susanto mengatakan, bahwa korban itu ditemukan pertama kali oleh warga yang sedang lewat tiba-tiba melihat ada sesosok pria di selokan.

“Penemuan jasad pria di selokan ditemukan  pukul 07.00 WIB sama warga yang mau ke kebun,” ujarnya.

Kompol Beben mengatakan korban menurut keterangan dari keluarga memiliki riwayat penyakit epilepsi, dan saat ditemukan sudah tidak bernyawa.

Anggota kepolisian pun sudah ke lokasi karena korban memiliki riwayat epilepsi sehingga tidak dilakukan autopsi.

“Usianya 27 tahun Muhamad Soleh warga Kampung Bojong Rangkas, Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea korban langsung dibawa ke rumah duka langsung dibersihkan untuk dikebumikan,” pungkasnya.

**andres

Harga Bahan Pokok di Bogor Barat Masih Tinggi

0

JURNAL INSPIRASI – Di penghujung akhir tahun 2021 sejumlah harga bahan pokok terbilang masih cukup tinggi.

Hal itu terpantau di beberapa pasar tradisional yang berada di wilayah Bogor Barat pada Senin, 27 Desember 2021, harga cabai masih bertahan di harga 100.000 per kilogram.

“Kemaren sekitar tiga hari lalu sempat naik kang, harganya sampai 110.000 per kilogram tapi hari ini turun, sekarang 100.000 per kilogram,” ujar Iar pedagang cabai di Pasar Jasinga, Senin (27/12).

Disamping itu, tingginya harga cabai  diikuti komoditi yang lain seperti minyak yang masih terbilang tinggi, namun yang paling hangat naiknya harga telur yang tembus hingga 31.000 sampai 35.000 per kilogram.

Ahmad, pedagang telur di Pasar Jasinga menyampaikan naiknya harga telur karena banyak yang menggunakan seperti adanya bansos.

“Iya sekarang harga telor lagi naik, sekarang aja 31.000 per kilogram bahkan di warung-warung padang banyak yang enggak ada stok karena banyak yang pakai, kaya kemarin itu bansos,” tukasnya.

Disisi lain, naiknya beberapa komoditi tersebut berdampak kepada masyarakat bawah seperti Ucum (35), seorang pedagang seblak yang merasa kebingungan.

Pasalnya, usaha yang ia jalankan untuk membantu perekonomian keluarga yakni, berjualan seblak yang menggunakan cabai dan telur.

“Iya, kita pusing cabe mahal telor juga naik harganya, otomatis itu ngurangin omset kita, biasanya kita suka kebagian sisa belanja 30.000 sekarang mah paling 20.000,” pungkasnya.

**andres

Dukung MotoGP Mandalika 2022, Menteri Johnny: Kominfo Siapkan Infrastruktur TIK Lebih Memadai

0

JURNAL INSPIRASI – Perhelatan MotoGP Mandalika 2022 akan berlangsung pada bulan Maret mendatang. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan dukungan penuh untuk menyukseskan event internasional yang dihadiri sekitar 900 pembalap dan official dari berbagai negara itu. Menurutnya, Kementerian Kominfo menyiapkan tambahan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi agar lebih memadai.

“Kami mendiskusikan bagaimana untuk menyiapkan infrastruktur TIK yang lebih memadai agar penyelenggaraan, baik secara teknis untuk MotoGP-nya sendiri termasuk penambahan spektrum frekuensi radio yang masih dibutuhkan,” jelas Menteri Johnny usai melakukan pertemuan dengan Komandan Sirkuit MotoGP Mandalika Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto, di Ruang Rapat Menkominfo, Jakarta Pusat, Senin (27/12/2021).

Dengan penambahan spektrum frekuensi, Menkominfo berharap penyelenggaraan pertandingan dan kompetisi MotoGP Mandalika 2022 akan bisa berlangsung dengan baik.

Menurut Menteri Johnny, Kementerian Kominfo juga telah menyediakan dukungan infrastruktur digital melalui jaringan tulang punggung telekomunikasi kabel serat optik untuk transmisi data dari Mandalika ke berbagai daerah di Indonesia dan dunia. Bahkan, menurutnya, jaringan tulang punggung itu juga menyempurnakan layanan telekomunikasi seluler.

“Tadi kami mendiskusikan bagaimana untuk melengkapi agar penyediaan bandwidth dan BTS (Base Transceiver Station) dari operator seluler yang lebih baik. Di sana kebetulan ada dua operator yang besar yang beroperasi di Mandalika yaitu Telkomsel dan XL,” ujarnya.

Sebelumnya, Menkominfo telah melakukan rapat dengan operator seluler untuk memastikan ketersediaan layanan telekomunikasi yang memadai saat penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022.

“Namun tidak saja itu, karena Mandalika juga kita harapkan akan ada multiplier effect bagi ekonomi masyarakat di lingkungan termasuk bagi penyelenggara homestay, dibutuhkan juga tambahan kualitas layanan dari telekomunikasi untuk masyarakat,” jelasnya.

Menteri Johnny G. Plate menyatakan pihaknya juga sedang mendiskusikan letak koordinat atau desa mana saja di Mandalika yang perlu ditambahkan untuk memperkuat sinyal penyelenggaraan layanan telekomunikasi.

“Jadi dua hal di bidang telekomunikasi, yang pertama tadi penyelenggaraan MotoGP itu sendiri dan yang kedua layanan komunikasi bagi masyarakat untuk memastikan dapat dicapainya multiplier effect bagi ekonomi masyarakat,” tandasnya.
Komunikasi Publik

Selain dukungan infrastruktur TIK, Kementerian Kominfo melalui Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik juga mendukung kesuksesan komunikasi publik untuk MotoGP.

“Kominfo memberikan dukungan melalui Ditjen IKP dalam kaitan dengan iklan layanan publik, talkshow, media komunikasi luar ruangan, advertising dan lain sebagainya untuk memberikan dukungan agar penyelenggaraan ini dapat berlangsung sukses,” ujar Menkominfo.

Menteri Johnny menyambut baik kunjungan Komandan Sirkuit MotoGP Mandalika Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto, untuk memberikan informasi terkini terkait perkembangan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022.

“Atas dasar itu, nanti kami menyiapkan sehingga nanti praevent yang akan dilakukan pada pertengahan Februari 2022bisa dilakukan sebagai uji coba kesiapan Indonesia di sisi telekomunikasi dan informatika untuk suksesnya penyelenggaraan MotoGP,” jelasnya.

Menkominfo menegaskan arti penting menjaga ruang digital selama berlangsungnya MotoGP Mandalika 2022, termasuk menghindari beredarnya informasi hoaks.

“Marilah kita isi kegiatan MotoGP Indonesia ini dengan informasi yang bermanfaat untuk menggerakkan generasi muda kita lebih ikut di dalam mengambil bagian dalam MotoGP, apalagi MotoGP adalah bagian dari kesukaan dan kegemaran generasi milenial,” tandasnya.

Kesiapan MotoGP 2022

Komandan Sirkuit MotoGP Mandalika Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto menyatakan, event sebelumnya yang telah digelar yakni World Superbike (WSBK) 2021 menjadi salah satu pengalaman untuk penyelenggaraan MotoGP pada Maret 2022 mendatang,

“Bulan Februari 2022 nanti tanggal 11 sampai tanggal 13 ada pramusim yang dilaksanakan akan dihadiri 900 pembalap dan official, dan di situlah kita akan mensimulasi kekurangannya apa dalam penyelenggara maret nanti supaya sukses,” ujarnya.

Hadi Tjahjanto memastikan sarana dan prasarana menjelang MotoGP akan terus dibenahi, seperti membuka lima pintu masuk menuju Mandalika termasuk pintu pelabuhan.

“Di sana ada (pelabuhan) Gili Mas, pelabuhan Plangsang, pelabuhan Lembar dan pelabuhan Kayangan. Empat pelabuhan terus kita benahi supaya penonton nanti bisa merasa nyaman, bisa masuk dari pintu masuk empat pelabuhan tadi sampai dengan Mandalika dengan nyaman,” jelasnya.

Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto menjelaskan pada lima pintu masuk nanti juga akan disiapkan shuttle bus menuju Mandalika sejalan dengan pembenahan pada sirkuit Mandalika.

“Termasuk juga akan disiapkan untuk penonton adalah grand stand yang kapasitasnya kita siapkan 50 ribu. Jadi, baik untuk penonton yang premium maupun reguler kita siapkan itu,” paparnya.

Menurut Hadi Tjahjanto, pihaknya juga memastikan sarana dan prasarana di bandara Lombok baik untuk kedatangan internasional maupun domestik disiapkan dengan baik. Khusus kedatangan internasional, area bandara dapat menampung pesawat berbadan lebar di dengan jenis pesawat 777 maupun 747 sehingga untuk dukungan logistik tidak ada kendala.

“Dengan koordinasi yang ketat antara kementerian dan lembaga saya yakin semuanya bisa dilaksanakan dengan baik dan penyelenggaraan nanti bulan maret bisa sukses,” imbuhnya.

Dalam pertemuan itu, Menkominfo Johnny G. Plate didampingi Sekretaris Jenderal Mira Tayyiba; Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Telekomunikasi, Ismail; dan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan dan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, Anang Latif.

**fredyk-rs

Warga Curug Dikejutkan Adanya KTP Ganda

0

JURNAL INSPIRASI – Warga Kampung Curug RT 02 RW 02, Desa Leuweungkolot, Kecamatan Cibungbulang dikejutkan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ganda, Minggu (26/12/2021).

Pasalnya, hampir puluhan KTP milik warga Kecamatan Cibungbulang tersebut digandakan untuk kepentingan orang tertentu.

Orang tua korban, Asep mengatakan, dengan kejadian ini pihaknya merasa kaget dan khawatir kartu identitas anaknya disalahgunakan.

“Saya juga kaget mendengar KTP anak saya digandakan, ya kecewa ya saya pengen orang di tangkap,” ungkapnya.

Dirinya meminta kepada pemerintah agar mengusut tuntas kejadian tersebut.

“Saya juga khawatir dengan adanya KTP tersebut, takut disalah gunakan nanti anak saya yang harus bertanggung jawab, saya minta pertanggung jawaban dari orang tersebut jika terjadi sesuatu,” bebernya.

Ia menegaskan, bahwa anaknya melakukan pendataan hanya sebatas untuk melakukan permohonan bantuan UMKM.

“Dulu mengajukan untuk bantuan UMKM sampai saat ini belum mendapat bantuan tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Acuh Sumantri mengatakan, bahwa kedua warga tersebut belum pernah melakukan pengajuan apapun terkait kartu identitasnya.

“Belum ada, yang pertama itu baru sesi pemotretan dan sudah jadi KTP-nya. Bahkan belum ada juga perubahan KTP,” ujarnya.

Bahkan dirinya merasa kaget dan khawatir dengan adanya  kartu identitas ganda tersebut lantaran takut disalahgunakan.

“Saya juga merasa kaget, orang tersebut kan sudah memiliki KTP apa lagi sekarang muncul kembali KTP tersebut jadi kan ganda, takutnya disalah gunakan, tolong diusut dengan tuntas terkait oknum tersebut yang sudah menggandakan KTP warga saya,” ucapnya.

Dirinya memberikan bahwa kedua warganya dulu melakukan pengajuan untuk pembuatan Surat Keterangan Usaha (SKU) untuk bantuan UMKM.

“Dulu memang kedua warga saya mengajukan permohonan pembuatan SKU, akan tetapi sampai saat ini belum mendapat bantuan tersebut,” jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut, dirinya akan melaporkan hal tersebut kepada pemerintah desa agar segera ditindaklanjuti.

“Yang pertama tentunya saya akan melaporkan hal tersebut ke pemerintah desa bahwa ada warga saya ada KTP ganda,” tegasnya

**andres

Syukuran Milad Kedua, Katar Desa Sipak Santuni Anak Yatim

0

JURNAL INSPIRASI – Karang Taruna (Katar) Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor menggelar syukuran untuk merayakan milad kedua tahun. Syukuran tersebut dengan melakukan santunan  terhadap 20 anak yatim yang berada di empat RW di wilayah desa setempat.

Pemdes Sipak pun mendukung pengurus Katar dengan kegiatan santunan tersebut. “Alhamdulillah semakin tua tentunya karang taruna Desa Sipak. Pemerintah desa saat ini bersinergi dengan Katar melakukan santunan anak yatim,” kata Sekretaris Desa Sipak Firdaus yang mewakili Kepala Desa untuk ikut andil terhadap kegiatan santunan tersebut, kemarin.

Menurutnya, meskipun Pemerintah Desa dengan kepala desanya saat ini masih baru akan tetapi banyak upaya kedepan yang akan dilakukan. “Mudahan mudah ini awal bersinergi yang baik pemerintah desa dengan Katar dan para kader Katar bisa memberikan ide-ide, gagasan apa yang sifatnya kepentingan untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kedepan Katar yang bertambah usianya tersebut bisa melakukan terobosan terobosan baru, salah satunya yang bisa mengangkat ekonomi di Desa Sipak.

“Dengan sinergitas kita bangkitkan dari keterpurukan menghadapi pandemi Covid-19,” papar firdaus.

Sementara di tempat yang sama Ketua Katar Desa Sipak Boby Firdaus mengatakan kegiatan santunan tersebut sudah rutin dilaksanakan. “Pemerintah Desa Sipak sangat mendukung apapun yang dilakukan oleh kita saat ini,” ungkapnya.

Ia menyebut kedepan pihaknya akan melakukan sosialisasi terkait sampah yang akan menghasilkan limbah minyak.

“Saat ini yang paling krusial masalah sampah atau bank sampah yang akan dilakukan secara bertahap kedepan dan saya berharap Karang Taruna Desa Sipak bisa lebih solid bersama pihak-pihak semua kalangan yang ada di desa,” pungkasnya.

**andres

Tokoh Pemuda Dukung AR Nahkodai Askab Bogor

0

  

JURNAL INSPIRASI – Mencuatnya dukungan kepada Arif Rahman alias AR untuk memangku jabatan Ketua PSSI Askab Bogor bukan hanya datang dari pemilik klub sepakbola saja.

Dawak Faturachman

Dukungan kepada  AR yang saat ini jadi Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten  Bogor juga datang dari tokoh pemuda nasional yang berasal dari Kabupaten Bogor yakni Haji Dawak Faturachman yang akrab disapa HDF.

HDF menilai saat ini sepakbola Kabupaten Bogor harus lebih maju lagi, apalagi dengan adanya Stadion Pakansari yang jadi magnet penyelenggaraan event event sepakbola nasional dan internasional.

Hal itu tentunya, kata HDF, harus didukung progres munculnya talenta talenta pesepakbola lokal Kabupaten Bogor yang bisa berkiprah di Timnas atau pada tim-  tim di Liga 1  atau Liga 2 Nasional.

“ Terkait sosok AR yang sudah banyak dukungan untuk jadi Ketua PSSI Askab Bogor.  Saya mendukung penuh. Apalagi  AR  punya  GEN sepakbola yang kuat untuk  memajukan atmosfir sepakbola di Kabupaten Bogor,” tegas HDF yang punya kedekatan dengan Yunus Nusi , Sekjen PSSI yang  sekarang, Minggu, 26 Desember 2021.

HDF  menambahkan, walaupun ia saat ini banyak berkiprah di banyak kementrian, namun  ia tetap memantau  perkembangan soal pemuda, olahraga dan lainnya yang ada di Kabupaten Bogor.

Selanjutnya, kata HDF, ia akan bicara kepada Bupati Bogor, Hj Ade Yasin untuk memberikan restunya kepada AR memangku jabatan Ketua PSSI Askab Bogor.

“ AR  adalah seorang birokrat, wajar jika ia harus mendapatkan  restu atau ijin dari kepala daerah dalam hal ini Bupati Bogor,” tuntasnya.  

** AS Pangrango

Usung Arif Rahman jadi Ketua Askab, Putra Leuwiliang Siap Lakukan Deklarasi

0

JURNAL INSPIRASI – Dukungan kepada Arif Rahman (AR) untuk memangku jabatan Ketua PSSI Askab Bogor  terus bertambah. Beberapa klub anggota PSSI  Askab  Bogor saat ini mulai berani dan bicara lantang tentang  figur  yang tepat memangku jabatan orang nomor satu di PSSI Askab Bogor.

Putera Leuwiliang salah satu anggota PSSI Askab Bogor yang punya hak suara dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Askab Bogor  siap mengusung dan mendukung Arif Rahman untuk jadi Ketua  PSSI Askab Bogor empat tahun kedepan.

“Kami tak mau bicara latar belakang. Kami lihat hari ini sosok Kang  AR jadi figur yang sangat  tepat untuk memangku jabatan Ketua Umum PSSI Askab Bgor kedepan,” tegas Hendri Gunawan, Minggu, 26 Desember 2021.  

Hendri menambahkan, Putera Leuwiliang bersama para pengurus klub anggota PSSI Askab Bogor akan melakukan deklarasi dukungannya kepada AR dalam waktu dekat.

“Sudah banyak klub yang menyatakan siap ikut deklarasi mendukung Kang AR untuk maju dalam KLB  dan menjadi Ketua PSSI Askab Bogor empat tahun kedepan,” paparnya   

Intinya, kata Hendri, apa yang dikatakannya adalah salah satu rasa bangga dengan munculnya  sosok AR yang diyakini akan bisa  membangkitkan gairah sepakbola di Kabupaten Bogor untuk lebih bagus lagi kedepannya.

“Saat ini atmosfir sepakbola di Kabupaten Bogor  sudah bagus.  Namun hal yang sangat manusiawi dan lumrah jika semua klub juga berharap atmosfir yang sudah bagus ini bisa lebih bagus dan lebih maju lagi kedepannya,” pungkas Hendri Gunawan.

** AS Pangrango

Perkasa Muda dan Siaga Pratama Siap Berikan Dukungan Kepada Arif Rahman

0

JURNAL INSPIRASI – Sosok Arif Rahman  atau yang akrab disapa AR saat ini jadi trending topic di kalangan masyarakat sepakbola di Kabupaten Bogor.

Pasalnya, AR  yang saat ini menduduki sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Bogor  serta tercatat sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Bogor dinilai salah satu birokrat yang layak memangku jabatan Ketua PSSI Askab Bogor.

“ Perkasa Muda salah satu anggota PSSI Askab Bogor siap mendukung Kang AR  jadi Ketua PSSI Askab Bogor. Mudah-mudahan Kang AR bisa maju dan mau mendengar aspirasi semua pengurus klub anggota PSSI Askab Bogor, “ ujar Komarudin alias Komeng, CEO  dari Perkasa Muda, Minggu, 26  Desember 2021.

Komeng menambahkan, figur AR sebagai sosok yang tepat mengemban amanah orang nomor satu di PSSI Askab Bogor.

“ Pengalamannya serta totalitasnya pada cabang olahraga futsal jadi barometer bagi kami untuk mendukung dan memberikan suaranya kepada Kang Arif  Rahman,”  beber Komeng

Hal yang sama dikatakan, Yuli salah satu pegurus Siaga Pratama yang mengatakan tak ada alasan  untuk menolak AR untuk maju dalam KLB PSSI Askab Bogor    dan menjadi orang nomor satu di PSSI Askab Bogor.

“ Nama Kang  AR  memang sudah muncul dikalangan voters atau klub anggota PSSI Askab Bogor  sebagai calon yang paling mumpuni jadi Ketua PSSI Askab Bogor empat tahun kedepan,” tegas Yuli.

Secara pribadi, kata Yuli, ia  akan  mendukung penuh  AR jika mencalonkan jadi Ketua Umum PSSI Askab Bogor dalam KLB yang akan digelar habis lebaran nanti.

** AS Pangrango

Saran Peneliti, Hentikan Glow

0

Hasil Studi Wisata Malam Glow di KRB Dipublikasikan

JURNAL INSPIRASI – Hasil studi pustaka yang dilakukan peneliti dari IPB University terhadap cahaya artifisial atau Artificial Light at Night (ALAN) yang digunakan dalam wisata malam Glow di Kebun Raya Bogor (KRB) akhirnya dipublikasikan. Berdasarkan pengetahuan yang terhimpun sampai saat ini, dampak dari ALAN terhadap kehidupan tumbuhan dan satwa penting untuk diketahui khalayak.

Ketua Tim Peneliti Damayanti menegaskan bahwa pengaruh cahaya artifisial akan mengganggu ekofisiologi tumbuhan, perilaku satwa dan dapat meningkatkan mortalitas pada satwa.

Apalagi, lanjutnya, jika wisata malam Glow diberlakukan, cahaya artifisial yang dihasilkan bisa menyebabkan gangguan lingkungan lantaran mengubah ritme jam biologi, khususnya tumbuhan yang ada di KRB. 

“Bila ada cahaya artifisial pada malam hari, akan terjadi fotosintesis yang akan menurunkan laju pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Terlebih pada tumbuhan sukulen atau kaktus, yang ada di Taman Meksiko yang menjadi salah satu kawasan Glow. Dimana pengikatan CO2 di udara pada malam gelap bisa berkurang,” ungkapnya.

“Cahaya artifisial ini juga mengganggu interaksi tumbuhan dan koordinatornya. Bisa serangga, kelelawar. Bahkan beberapa studi menunjukkan akan ada perbuahan metabolisme dalam sel-sel tersebut. Bahkan bisa menuju pada kematian pada pohon berusia ratusan tahun,” tambahnya.

Tak hanya pada tumbuhan, sambungnya, hadirnya cahaya artifisial dari Glow dapat berdampak pada satwa liar baik dari sisi ekologi maupun fisiologi. Serta berpengaruh pada serangga, dan serangga penyerbuk.

“Misalnya pada serangga yang mudah beradaptasi. Serangga bisa mengubah perilakunya yang biasanya aktif di malam hari, justru menjadi inaktif karena ada cahaya artifisial,” ujarnya.

Dengan adanya studi pustaka ini, Tim Peneliti IPB menyarankan agar KRB mengentikan kegiatan Glow yang menggunakan cahaya artifisial. Badan Riset  dan Inovasi Nasional (BRIN) juga harus memenuhi syarat-syarat yang tertera dalam Peraturan Pemerintah No 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan peraturan UU No 32 Tahun 2009 yaitu melakukan studi kelayakan (feasibility study) tentang kajian dampak lingkungan hidup (AMDAL) berdasarkan sains yang solid dan kuat.

“Yang masih jadi pertanyaan, apakah proyek Glow sudah didahului oleh feasibility study? Sejauh mana cahaya artifisial berdampak terhadap fisiologi tumbuhan, komunitas satwa, dan bahkan mengancam integritas KRB sebagai suatu ekosistem?” tegasnya.

Disisi lain, Tim Peneliti yang dipimpin olehnya hendak melaksanakan studi terhadap Glow dalam waktu singkat. Akhirnya pihaknya melakukan studi pustaka atau literature review, terhadap cahaya artifisial yang digunakan pada Glow.

Dari kajian ilmiah yang hadir sejauh ini, banyak studi terhadap cahaya artifisial terhadap flora fauna. Di samping itu, dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bogor 2011-2031, KRB merupakan kawasan kelestarian alam untuk perlindungan plasma nutfah.

“Jadi ketika sudah masuk kawasan pelestarian, ada konsekuensi bila akan dikembangkan untuk usaha komersial,” katanya.

Senada, Anggota Tim Peneliti, Triadiati menambahkan, pihaknya juga melaksanakan penelitian langsung di lokasi Glow KRB bersama dengan tim dari KRB yang juga disetujui oleh BRIN dari proposal yang diajukan.

Penelitian itu, kata dia, dilakukan selama empat jam setiap akhir pekan, dalam enam bulan ke depan. Dengan tujuan, dampak yang dihasilkan nyata, sesuai dengan rencana dibukanya Glow nanti.

“Jadi mohon ditunggu. Itu paling cepat bisa kami lakukan untuk bisa mengambil data, itu kajian untuk melihat perubahan metabolisme dalam sel. Kalau dilihat pada sel ada perubahan, pasti di level individu akan ada perubahan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Ernan Rustiadi menuturkan, kajian ini sebelumnya sudah disampaikan ke lingkup pimpinan IPB secara internal. Serta disampaikan ke Wali Kota Bogor yang meminta kajian soal Glow di KRB.

“Kami berharap semua bisa melihat pandangan IPB secara formal melalui kajian ini yang berbasis pada perspektif ilmiah. Hasil kajian ini juga dibuat buku, dibagikan terbuka kepada publik,” pungkasnya.

Sebelumnya, aktivitas Glow Kebun Raya Bogor (KRB) terus menuai sorotan publik, terutama bagi kelompok maupun aliansi budayawan. Apalagi, Glow KRB ini sudah dilaunching secara resmi terbuka untuk umum.

Kasatpol PP Kota Bogor, Agustiansyah mengaku, untuk menyikapi kembali hasil pertemuan Muspida dengan budayawan, Satpol PP Kota Bogor telah melayangkan surat kepada pengelola yakni PT. MNR untuk melakukan penutupan sementara terkait fasilitas Glow di area KRB.

“Jika tidak digubris surat pemberitahuan ini, tentu kami akan tindak lebih tegas berupa penyegelan tempat tersebut,” ucapnya belum lama ini.

Namun, lanjut Agus, sejauh ini aktifitas Glow masih terpantau belum beroperasi kembali. “Belum ada aktifitas, sejauh ini mereka patuh setelah dilayangkan surat pemberitahuan,” katanya.

**Fredy Kristianto

Kades Cileungsi Akan Penjarakan Pelaku Pembuang Sampah

0

JURNAL INSPIRASI – Kesal lantaran wilayahnya dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS), Kepala Desa (Kades) Cileungsi, Baban Subandi ancam memenjarakan pelaku pembuang sampah sembarangan. Hal Itu dikatakan kades yang sudah dua periode menjabat di Desa Cileungsi, saat melakukan kegiatan Jum’at bersih (Jumsih) di Kampung Cileungsi RT 01/03 Dusun 01, Jum’at (24/12).

Baban menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir lagi pelaku yang membuang sampah sembarangan atau dengan sengaja ke lokasi lahan milik pemerintah desa.

“Kalau ada warga yang ketangkap tangan membuang sampah kesini, saya akan proses hukum,” tegasnya kepada wartawan.

Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bogor Nomor 2 Tahun 2014 Tantang Pengelolaan Sampah, lanjut Baban, didalam aturan tersebut disebutkan, ancaman Sanksi terhadap pelaku pembuang sampah yang tidak pada tempatnya di Kabupaten Bogor, adalah pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

“Saya akan terapkan aturan itu untuk memberikan efek jera. Biar tidak ada lagi warga membuang sampah ke wilayah saya,” ujarnya.

Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Cileungsi untuk menangani permasalahan sampah di lokasi berbatas dengan desa lain ini, sudah sering dilakukan. Namun semua upaya itu seakan sia-sia, karena tetap saja masih banyak yang membuang sampah kesini.

“Pernah kami bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah Wilayah Ciawi untuk pengangkutan sampai harus mengeluarkan biaya jutaan, tapi hanya bersifat sementara. Beberapa hari kemudian sampah sudah banyak lagi,” paparnya.

Selain pengangkutan, sambung Baban, Pemdes Cileungsi dan warga juga sudah melakukan penutupan lokasi tersebut dengan memasang pagar.

“Malah pagar yang kita pasang, dirobohkan sampai hancur. Termasuk juga plang larangan membuang sampah yang dipasang, hilang entah kemana,” akunya.

Baban menyatakan, untuk sampah warga Desa Cileungsi, selama ini sudah dibuatkan tempat pembakaran di masing-masing wilayah.

“Jadi saya rasa sampah-sampah yang sekarang sedang dibersihkan warga, bukan sampah berasal dari warga saya,” ujarnya.

Baban menjelaskan, setelah kegiatan selesai dan lokasi lahan ini bersih kembali dari sampah, pihaknya akan melakukan pemagaran. Dengan begitu, tidak ada lagi warga atau pelaku yang membuang sampah ke wilayahnya.

“Kami juga akan membangun pos jaga bila masih ada yang membuang sampah ke sini,” imbuhnya.

Kegiatan yang dilakukan warga Dusun 01 dengan Pemdes Cileungsi, tidak melibatkan petugas dari DLH dalam hal ini UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Ciawi.

“Yang terjun langsung membersihkan, warga kami di Dusun 01,” tegas Baban.

Entis, warga Kampung Cileungsi Dusun 01 merasa kesal lantaran wilayahnya dijadikan tempat sampah. Terlebih itu dilakukan oleh warga luar wilayahnya.

“Ini kan bukan TPS. Kalau mau buang sampah di wilayahnya saja, jangan disini,” tegasnya.

Entis minta agar ada penindakan tegas dari pemerintah terhadap pelaku pembuang sampah. Sehingga, tidak ada lagi warga yang berani membuang sampah sembarangan.

“Biar ada efek jera, harus ada tindakan tegas dari pemerintah. Tangkap dan bawa warga yang kedapatan membuang sampah ke sini,” tukasnya.

** Dede Suhendar