31.7 C
Bogor
Monday, August 17, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 968

Diduga Rusak Aset Negara, Perusahaan Ekspedisi Prodak Aqua Abaikan Masukan BPD

0

Ciawi | Jurnal Bogor

PT Balina Agung Perkasa (BAP), ekspedisi pengangkut air minum galon milik perusahaan Aqua Ciherang yang berlokasi di Kampung Ranji, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, dinilai tidak peduli dengan kerusakan aset negara saat melakukan kegiatan perluasan lahan parkir tempat usahanya tersebut. Hal itu dikatakan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Teluk Pinang, Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan, pihaknya sudah pernah memberitahukan agar pihak perusahaan ekspedisi tidak membangun tembok pembatas yang menutup aset negara dalam hal ini Daerah Irigasi (DI) Cikereteg-Rancamaya. Pemberitahuan itu disampaikan kepada pihak perusahaan, sebelum aktivitas pembangunan perluasan lahan parkir mulai dikerjakan,

 “Tapi pihak PT BAP seakan tidak peduli,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (14/4).

Menurutnya, keberadaan DI Cikereteg-Rancamaya yang berada di bawah lahan parkir perusahaan ekspedisi itu, tercatat sebagai aset negara. Karena, beberapa tahun lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bidang irigasi, mengalokasikan anggaran perbaikan hingga mencapai ratusan juta rupiah.

 “Pengerjaannya juga dikerjakan pihak ketiga,” jelas Ketua BPD yang aktif di group Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Selatan (Bosel) tersebut.

Mulyadi mengaku, hingga saat ini pihak PT BAP tidak ada konfirmasi atau pun pemberitahuan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Teluk Pinang, terkait kegiatan perluasan lahan parkir.

Mulyadi minta agar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III yang merupakan kepanjangan dinas terkait, untuk turun ke lokasi pembangunan lahan parkir PT BAP.

“Kami dari pemerintahan desa bersama pemerintah kecamatan, siap mendampingi pihak UPT saat meninjau ke lokasi proyek,” imbuhnya.

Sementara, saat akan dikonfirmasi di kantornya di Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, baik Kapala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III maupun Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha serta pengawas irigasi wilayah Ciawi, sedang tidak ada ditempat.

 “Semuanya sedang ke lapangan. Di kantor cuman hanya ada kami berdua,” tukas salah seorang pekerja UPT Infrastruktur Irigasi yang namanya enggan disebutkan.

Sebelumnya, H. Akek, perwakilan PT BAP menjelaskan, penutupan saluran irigasi hanya bersifat sementara, karena untuk perlintasan kendaraan saat masuk ke lahan parkir. “Saluran irigasi ini juga sudah belasan tahun tidak berfungsi,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Melalui Sanlat, Jadikan Siswa-siswi Soleh dan Solehah

0

Caringin | Jurnal Bogor

Ratusan siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cikereteg 3, sangat antusias sekali mengikuti kegiatan pesantren kilat (Sanlat) selama empat hari. Kegiatan religi di bulan Ramadhan kali ini, pihak SDN Cikereteg 3 mengandeng DKM Masjid Al-Atiniah yang berlokasi di Kampung Ciderum RT 03 RW 09, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kepala SDN Cikereteg 3, Endang Mahpudin mengatakan, untuk kegiatan Sanlat yang setiap bulan puasa selalu dilaksanakan pihak sekolah kepada semua siswa-siswi, tahun ini dikemas dan dilakukan berbeda dari tahun sebelumnya.

 “Kalau puasa tahun lalu kegiatan Sanlat ini dilaksanakan di sekolah, sekarang kami lakukan diluar sekolah, yakni di Masjid Al-Atiniah,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (14/4).

Untuk pengajar kegiatan Sanlat, lanjutnya, pihak sekolah tidak menghadirkan tenaga pengajar dari luar, tetapi memberdayakan tenaga pendidik yang ada di sekolah.

 “Di sekolah kami ada guru agama, jadi yang mengajar Sanlat guru tersebut,” kata Endang.

Endang mengungkapkan, semua murid yang mengikuti kegiatan Sanlat selama empat hari ini, dibagi dua tahap. Untuk kegiatan hari Senin-Rabu, diikuti siswa-siswi dari kelas IV, V dan VI. Sedangkan jadual kegiatan Sanlat hari Kamis, untuk siswa-siswi kelas 1, 2 dan 3.

Adapun untuk kegiatan Sanlat ini, semua siswa-siswi diajarkan tata cara solat duha, melaksanakan tadarus, mendengarkan tausiah dan dilakukan evaluasi.

 “Setelah dievaluasi, tentunya kegiatan ini menambah nilai untuk mata pelajaran agama,” papar Kepala SDN Cikereteg 3 yang dua bulan lagi memasuki masa pensiun.

Edang menambahkan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, untuk menumbuh kembangkan generasi yang soleh dan solehah serta akhlakul karimah. Namun, pihak sekolah menekankan kepada murid dalam tausiah itu, soal akhlak.

 “Mudah-mudahan kegiatan sekarang, semua siswa-siswi di SDN Cikereteg 3 menjadi pribadi yang memiliki akhlak baik,” imbuh

Sementara, Dinda Nur Qodriah Ramadhan, siswi kelas VI mengaku senang dengan kegiatan Sanlat yang dilakukan pihak sekolah. Terlebih, kegiatannya dilaksanakan diluar lingkungan sekolah.

 “Saya menjadi tahu tata cara melaksanakan solat duha dan mengaji,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Bina Spiritual Siswa, SDN Parakanmuncang 02 Gelar Sanlat Ramadhan

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Pesantren kilat (sanlat) Ramadhan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Parakanmuncang 02, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dibuka Rabu (13/04). Sanlat diikuti sangat antusias dengan kegiatan salah satunya Shalat Duha para guru dan siswa-siswi  sekolah tersebut.

Kepala sekolah SDN Parakanmuncang 02 Ondeng Sofwanudin mengatakan, kegiatan sanlat tersebut akan digelar selama satu pekan di bulan Ramadhan yang di kuti oleh siswa-siswi dari kelas I sampai kelas VI.

“Tujuannya untuk pembinaan mental spiritual kepada siswa dan meningkatkan ketakwaan di bulan suci Ramadhan,” ungkapnya.

Dengan berbagai macam kriteria kegiatan, kata Ondeng kegiatan pesantren kilat ramadhan itu disesuaikan kemampuan para siswa-siswi dengan membedakan kelas.

“Jadi untuk kelas I dan II itu membaca surat pendek Iqro sementara untuk kelas VI membaca Alquran. Nanti kalau ada anak yang mau belajar murottal juga kita ajarkan,” kata Ondeng.

Ia menjelaskan, hal itu agar menambah wawasan kepada para siswa dalam hal ilmu keagamaan, terlebih di bulan suci Ramadhan agar kewajiban ibadah puasa yang dilaksanakan para murid bisa lebih berpahala.

“Saya juga ingin menanamkan sebuah karakter kepada siswa, jadi kita membimbing  anak-anak ini supaya lebih memahami bagaimana cara bersikap di bulan suci Ramadhan dan menjadi bahan kebiasaan nanti di rumah maupun di lingkungannya,” jelasnya.

Selain itu ia menyebut, penutupan nanti akan ada santunan terhadap anak yatim piatu terhadap 36 siswa SDN Parakanmuncang 02 dan buka bersama.

“Nanti penutupan pada Kamis mendatang, saya berharap anak-anak ini kita ciptakan menuju ke arah yang bertakwa seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an la’allakum tattaquun,” pungkasnya.

**Andres

Hidupkan Ekonomi Masyarakat, Desa Gunung Menyan Bikin Food Court Gempar di Jalur Wisata

0

Pamijahan | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa (Pemdes) Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor membuat gebrakan dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Gempar membuat restoran di jalur wisata.

Restoran yang terletak di Jalan Kapten Dasuki Bakri, tepatnya di depan perguruan tinggi Institut Agama Islam Sahid (Inais) Bogor tersebut untuk memulihkan ekonomi masyarakat sekitar maupun luar wilayah.

Kepala Desa Gunung Menyan Wiwin Komalasari mengatakan, pihaknya baru akan mendobrak Bumdes Food Court Gempar tersebut. Dalam restoran itu,  akan menampung pusat oleh-oleh kerajinan hasil dari masyarakat Desa Gunung Menyan.

“Keahliannya apa saja atau kerajinan tangannya apa saja yang dimiliki masyarakat, nanti dipusatkan disini,” ungkapnya. Kemarin.

Jadi kata dia, dengan akses jalan yang menuju jalur pariwisata dan banyak sekali orang luar  melintasi jalur tersebut. Tentunya  menjadi peluang bagi pihaknya untuk mendongkrak perekonomian masyarakat dimasa pandemi Covid-19.

“Kenapa saya namakan Food Court Gempar itu agar pengunjung dari dalam maupun pendatang biar tau disini itu pusat makanan salah satunya mungkin makanan ciri khas Pamijahan,” jelasnya.

Dalam hal ini, tentunya gerakan Bumdes tersebut untuk memulihkan ekonomi dan mendobrak stigma masyarakat untuk maju dan lebih giat dalam hal mencari inovasi.

“Saya punya motivasi untuk mendobrak kuliner karena banyaknya pengunjung wisata yang menanyakan rumah makan lantaran susahnya mencari pusat kuliner di wilayah Pamijahan, tentunya saya optimis bahwa kita akan maju. Karena dari hati saya mengajak semuanya,” tegasnya.

Ia pun berharap agar gebrakan usaha yang dilakukan oleh pihaknya menjadi salah satu percontohan bagi desa – desa lain untuk menggali potensi wilayahnya.

“Saya berharap ini menjadi contoh juga, bahwa kita mampu untuk memperdayakan masyarakat melalui Bumdes ini karena salah satunya ngikutin trend dan disini banyak sekali yang dicari tempat makan yang mengikutin jaman, sesuai kantong dan rasa tiada dua,” harapnya.

Sementara, Ketua Bumdes Gempar Salbiah mengatakan, Bumdes mengelola usaha di bidang restoran. Bahkan ibu – ibu yang berpotensi membuat makanan tradisional tentunya dia pasarkan secara online maupun di Food Court Gempar.

“Jadi anak muda tugasnya memasarkan, ibu – ibu tugasnya memproduksi, seperti home industri. Tapi belum sejauh itu kita kecil – kecilan dulu. Pemasarannya itu selain di sini kita juga jemput bola dan online,” ujarnya.

Ia mengatakan di food court tersebut memiliki lahan yang cukup luas dan memiliki spot foto   juga live musik ataupun karaoke. Tentunya itu akan dijadikan wadah untuk anak – anak muda yang gemar main musik untuk bisa berkreasi.

“Kita bebaskan siapa saja yang mau bergabung warga Desa Gunung Menyan agar para pemuda dan masyarakat lebih aktif dalam kegiatan positif,” pungkasnya.

** Andres

Dukung UKM, Wabup Beli Topi Rimba Lugina Produk Asal Nanggung

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan setelah membuka Bazar Ramadhan langsung menyambangi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Bahkan ia sempat membeli produk asal Kecamatan Nanggung yakni Topi Rimba Lugina.

Bazar Ramadan dibuka Wabup Iwan di halaman Dinas Koperasi dan UKM, Cibinong baru baru ini. “Saat menyambangi stand, Pak Wabup tertarik dan membeli sebuah topi rimba,” ujar staf Kasi Ekonomi dan Bangunan (Ekbang) Kecamatan Nanggung Engkus Kusumah kepada Jurnal Bogor, Rabu (13/4).

Produk Topi Rimba Lugina buatan asal warga Kampung Pasirgintung, Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung direspons baik sama Wakil Bupati Bogor. Wabup menanyakan perihal keaslian produk topi rimba yang dijajakannya.

Dijelaskan Engkus kepada Wakil Bupati bahwa topi rimba ini merupakan hasil karya masyarakat Kecamatan Nanggung. “Pak Wabup langsung membayar dan memakai topi rimba itu,” ungkap Engkus.

Bukan hanya topi rimba, kata Engkus termasuk ketertarikan pada pengrajin dodol  warga asal Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung. “Produk dodol binaan PT. Antam dibeli juga sama pak Wabup,” ujarnya.

Sementara aneka produk rumahan dan kerajinan tangan warga Kecamatan Nanggung terus menggeliat,  disela sela- sela digelarnya Bazar Ramadhan, Bupati Bogor Ade Yasin dan anggota DPR RI Elly Yasin  menyambangi para pelaku UKM sembari membeli olahan makanan bakar kelapa dan manisan pala hasil kerajinan warga Desa Parakanmuncang.

** Arip Ekon

Antisipasi Terjadinya Longsor, Pemdes Sadengkolot Bangun TPT

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor

Tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Pagelaran RT 04 RW 06 Desa Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor dibangun permanen.

Sekretaris Desa Sadengkolot Sudiman menjelaskan TPT itu dinilai perlu dibangun untuk antisipasi terjadinya  bahaya longsor.

“Mengingat keberadaan TPT tidak jauh dengan rumah warga, maka pembangunan TPT salah satu penanganan untuk mencegah terjadinya longsor,” kata Sudiman, Rabu (13/4).

Sementara pembangunan TPT sepanjang 100 meter dan tinggi 2,5 meter kalau lama dibiarkan tidak menutup kemungkinan sewaktu waktu bisa membahayakan rumah warga yang berada di bawahnya.

TPT itu dibangun lantaran sempat terjadi ambrol akibat terkikis air saat diguyur hujan deras.

“Meminimalisir terjadinya longsor, karena  hanya skala kecil TPT itu sempat terjadi ambrol ,” tambah Suhartono Kasi Perencanaan Desa Sadengkolot.

Suhartono menerangkan pembangunan TPT  di Kampung Pagelaran dibiayai Anggaran APBN melalui pagu dana desa tahap satu tahun anggaran 2022.

Tak hanya itu, beberapa kegiatan pembangunan yang tersebar di setiap wilayah di Desa Sadengkolot diantaranya pengerjaan sarana pendidikan yakni gedung sekolah PAUD di RW 02 Kampung Sukamaju, Rehabilitasi Posyandu di Kampung Inpres.

Berikutnya kata Suhartono, bangunan Posyandu di RW 03 Kampung Ciranji, serta TPT RW 09 tepatnya di Kampung Pabuaran.

“Berikut program stunting pada kegiatan Posyandu yang melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas setempat,” paparnya.

Sementara guna pemerataan pembangunan di bidang  infrastruktur, juga dilakukan peningkatan jalan lingkungan (jaling) di setiap wilayah RW 06,  07 dan RW  08 dengan pengerjaan hotmix.

** Arip Ekon

Serunya Memasak dan Berbagi 2.022 Porsi Takjil Nasi Goreng Kebuli

0

Sebanyak 2.022 porsi nasi goreng kebuli berhasil dibuat dan dibagikan sebagai takjil, bagi warga masyarakat yang berbuka puasa pada Selasa lalu (12/40). Kegiatan itu mewarnai gelaran event bertajuk ‘Berbagi Takjil dan Live Cooking Nasi Goreng Endemi Bumbu Kebuli 2022’. Diselenggarakan Indonesia Chef Association (ICA) BPC Bogor Raya bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor dan berlangsung di dekat Pos Polisi Tugu Kujang.

Suasana begitu riuh dan seru di lokasi ketika ada kegiatan memasak dan mengemas nasi goreng dalam jumlah sebanyak itu. Bunyi peralatan masak dan deru api kompor, seolah beradu dengan bising suara mobil motor yang berlalu di dekatnya. Belum lagi mereka dipacu waktu agar seluruhnya bisa selesai sebelum azan magrib berkumandang.

Kegiatan memasak dilakukan oleh 100 orang  chef dari 400 chef yang tergabung di ICA BPC Bogor Raya. Mereka dibantu para siswa dari SMKN 3 Kota Bogor dan STP Bogor. Suasana memasak menjadi lebih meriah karena Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah turut menjadi chef untuk meracik kuliner khas Timur Tengah itu. Hadir juga Kepala Disparbud Kota Bogor, Atep Budiman dan perwakilan ICA Pusat, Santo.

“Baru kali ini rasanya berbagi takjil pakai nasi goreng rasa kebuli. Biasanya yang kecil-kecil seperti kurma. Ini luar biasa, sangat berterimakasih kepada teman-teman ICA yang berbagi takjil di jantung Kota Bogor,” kata Bima. Ia juga mengapresiasi bantuan dan peran serta berbagai pihak  yang mendukung acara tersebut. Diantaranya Gojek yang telah lama bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor.

Ketua ICA BPC Bogor Raya, Zahakir Haris mengatakan, kegiatan Berbagi Takjil dan Live Cooking Nasi Goreng Endemi Bumbu Kebuli 2022 ini sebenarnya merupakan event berbagi yang berulang dilaksanakan pihaknya. Pertama kali dilaksanakan tahun 2017 dan didukung beberapa pihak seperti  kokita, bumbu masak. Berlanjut tahun 2018 dan 2019. 
Selama dua tahun kemudian, kegiatan ini tertunda karena pandemi Covid-19. Bersyukur tahun ini dapat kembali diselenggarakan dengan memasak nasi goreng bumbu kebuli  2.022 porsi, sesuai angka tahun ini. “Tujuan kami dengan bekal skill memasak, kami ingin bisa berbagi takjil yang targetnya masyarakat sekitar, pejalan kaki dan pengunjung yang mau ke mall dan kedepan nantinya bisa saja kita membuat mie glosor sebagai menu takjil,” ungkapnya.

“Nanti kita juga akan membuat nasi maqlubah sebanyak 300 porsi untuk masyarakat sekitar maupun yang lewat kawasan Tugu Kujang,” lanjutnya. Dipilihnya kawasan Tugu kujang, karena menurutnya kawasan ini merupakan pusat Kota Bogor. “Nantinya sebelum kita mulai, Disparbud sudah menginformasikan tamu yang menginap di hotel, sehingga diharapkan kegiatan ini menjadi destinasi wisata baru karena konsisten akan dilakukan setiap tahun,” paparnya.
Selain itu ICA BPC Bogor Raya juga berencana menggelar Bogor Breakfast Festival dengan membuat nasi soto sebanyak 5.000 porsi. Kegiatan ini mirip dengan yang diselenggarakan ICA sebelumnya dengan  membuat acara berbagi hidangan masakah khas Bogor, seperti  laksa di Botani Square dan toge goreng di BTM dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB).
Sementara itu perwakilan Gojek, Zidni Ilman menuturkan, dukungan pihaknya pada kegiatan ini merupakan lanjutan kolaborasi pihaknya yang telah terjalin dengan Pemerintah Kota Bogor. “Ini kerja sama yang kesekian kalinya, semoga bisa menjaga momentum. Ini juga bagian dari ikhtiar Gojek untuk bisa memberikan sedikit kembali kepada masyarakat membantu meringankan beban masyarakat di bulan Ramadan, harapannya tidak hanya dari sisi perekonomian tetapi juga berbagi hidangan berbuka,” ujarnya. Kebetulan tema kali ini sesuai dengan pilar ketiga yang diusung Gojek, yaitu dampak sosial.

Dukungan kali ini menambah panjang catatan kerjasama yang telah terjalin antara Pemerintah Kota Bogor dan Gojek. Sebelumnya kerjasama kedua belah pihak terjalin dalam hal menata Kota Bogor. Diantaranya  menghias underpass Jalan Pajajaran sehingga tidak bisa lagi dicoret-coret karena sudah di pasang vertical garden.
Gelaran live cooking dan berbagi takjil kali ini menurut Kepala Dinas Pariwisata Kota Bogor, Atep Budiman, merupakan pelaksanaan salah satu agenda dalam Calendar of Event Kota Bogor 2022. “Alhamdulilah telah berjalan lancar berkat dukungan kerjasama berbagai pihak,” katanya. Ia berharap dukungan serupa dapat diberikan oleh berbagai komponen di masyarakat untuk mendorong suksesnya  seluruh agenda kegiatan yang telah tercantum di Calendar of Event Kota Bogor 2022. Semoga ! (Advertorial)

Tirta Pakuan Peduli Vaksin Booster, Sediakan Diskon Migor

0

Bogor | Jurnal Bogor
Untuk merangsang warga agar mengikuti vaksin tahap tiga atau booster, maka Perumda Tirta Pakuan membuat terobosan di empat kelurahan seperti di Genteng, Bojongkerta, Kertamaya dan Cipaku, dengan menyiapkan minyak goreng (migor, red) kemasan dengan diskon nyaris 50 persen, dimana per liternya hanya dibanderol Rp15 ribu saja.

“Warga yang sudah divaksin booster di lokasi yang sudah Tirta Pakuan siapkan, akan mendapatkan kupon untuk bisa membeli migor kemasan yang biasanya per liter mencapai Rp25 ribu atau Rp28 ribu. Namun, disini warga cukup membayar Rp15 ribu saja per liternya dengan migor merk Fortune,” jelas Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira, Selasa (12/4/2022).

Masih kata Rino, kegiatan dimulai sejak Senin (11/4/2022). Sementara, dipilih empat kelurahan dulu yang ada di Kecamatan Bogor Selatan.

“Per hari, kita siapkan 100 kupon untuk warga. Dan Alhamdulillah, antusias warga sangat tinggi sehingga bukan tidak mungkin kuota kupon bisa kita tambah jika terus membludak,” kata Rino.

Rino mengatakan, kegiatan ini juga bekerjasama dengan PKK sehingga selain migor yang disiapkan Tirta Pakuan, maka warga juga memperoleh secara cuma-cuma telor serta sayuran.

“Mudah-mudahan, migor serta sembako lainnya ini bisa membantu warga untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, terlebih harga bahan pokok saat ini mulai merangkak naik,” tandasnya. 

Terlihat, di lokasi vaksinasi dosis ketiga, tidak terlihat antrean atau kerumunan. Selain tempat dan lokasi vaksinasi yang luas, penyelenggara juga menempatkan banyak personil sehingga proses vaksinasi tidak sampai menunggu lama, apalagi terjadi antrean panjang.

“Nyaman juga vaksin di tempat yang diselenggarakan Perumda Tirta Pakuan ini. Kemudian, enaknya lagi setelah disuntik vaksin, dapat minyak goreng kemasan yang diskonnya besar,” aku Wati Widowati (37), seorang warga Kelurahan Genteng.

** Handy Mehonk

Bima Arya Pastikan Partainya Cabut Dukungan

0

Bogor | Jurnal Bogor

Polemik perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu 2024, terus bergulir. Ketua DPP PAN, Bima Arya memastikan bahwa partainya akan mencabut dukungan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo menjadi tiga periode.

Menurut Bima, keputusan itu diambil setelah wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu yang sempat digelontorkan pemerintah hingga menimbulkan demonstrasi besar-besaran.

“Jadi PAN sudah tidak akan mendukung lagi, karena melihat realitas di parlemen, dukungan politik yang minim,” ujar Bima kepada wartawan, Selasa (12/4).

Ia pun menyinggung mengenai sikap PKB dan Golkar. “Kemarin kalau nggak salah Golkar juga sudah mengeluarkan pernyataan juga, praktis sudah tidak ada lagi dukungan politik tentang ini. Ya, jadi isu ini sudah layu,” katanya.

Selain itu, kata dia, realitas di bawah pun masyarakat tak mendukung. Sedangkan keingiman mengamandemen harus menjadi perwujudan keinginan sebagian rakyat, dan yang menjadi pertanyaan adalah rakyat yang mana.

“Bila dari lembaga survei yang kredibel jelas semuanya bahwa sebagian besar mayoritas rakyat termasuk pendukung pak Jokowi tidak menginginkan adanya perpanjangan penundaan pemilu atau bahkan presiden tiga periode,” ungkapnya.

Bima pun menyarakan, bila sebaiknya pemerintah pusat fokus kepada ekonomi recovery. Lantaran, masyarakat kelas bawah tengah kesusahan.

“Minyak goreng masih susah di bawah, harga bahan-bahan pangan cenderung naik, lebih baik kita fokus kesitu. Bila sudah selesai ya sudah, tidak ada kegentingan yang memaksa menurut saya untuk merubah konstitusi itu. Dan saya lihat Pak Jokowi sudah memberikan sinyal itu,” ungkapnya.

** Fredy Kristianto

Macet Berjam-jam, Pengendara Terobos Barikade Polisi

0

Bogor | Jurnal Bogor

Ribuan pengendara terjebak kemacetan di sepanjang Jalan Sistem Satu Arah (SSA) lantaran adanya barikade polisi yang mengamankan aksi unjukrasa mahasiswa HMI di depan Istana Kepresidenan Bogor.

Mereka pun nekat menerobos water barrier yang dipasang di Simpang dekat SMAN 1 Bogor.

Usai menerobos, para pengendara pun langsung membunyikan klakson secara sporadis di tengah aksi massa.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Bogor, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro meminta agar mahasiswa memberikan jalan.

“Sabar, tahan, petugas silahkan buka pagar kawatnya,” ucapnya.

**Fredy Kristianto