34.3 C
Bogor
Monday, August 17, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 965

Jelang Lebaran, UPT Dishub Wilayah II Cileungsi Lakukan Perbaikan PJU

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Permintaan perbaikan lampu pemerangan jalan umum (PJU) kepada UPT Wilayah II Dinas Perhubungan Cileungsi  mengalami peningkatan.  Kasubag TU  UPT  Dinas Perhubungan wilayah II Cileungsi, Marten Hermansyah mengatakan, lima kecamatan saat ini mengajukan perbaikan PJU. 

“Banyaknya lampu yang mati untuk setiap kecamatan tidak sama, ada yang banyak ada juga yang sedikit dan semuanya akan kami layani,” jelas Marten, Senin (18/04/22).

Ia menambahkan, pihak UPT  Dishub  terus berkeliling ke setiap kecamatan untuk memperbaiki PJU yang rusak ataupun padam. Ditambahkan  banyaknya permintaan perbaikan akan PJU yang akhir-akhir memang cukup dipahami, dimana umumnya masyarakat memang ingin jelang Lebaran ini jalan-jalan menjadi terang.

“UPT Dishub Wilayah II Cileungsi  menindaklanjuti setiap keluhan atau pengaduan terhadap PJU ini, hanya saja  kami meminta pengertian masyarakat bila dalam pelaksanaannya harus menunggu waktu. Mungkin saja masyarakat harus menunggu waktu beberapa hari, hal ini juga tidak terlepas dari keterbatasan personil dan juga jumlah  kendaraan operasional,” tutur Marten.

Menurutnya, dalam memberikan pelayanan perbaikan PJU, saat ini Dishub memiliki dua kendaraan operasional, namun yang layak jalan hanya satu kendaraan sehingga hal ini juga menjadi kendala. 

“Pihak Dishub berupaya memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat sehingga keingunan masyarakat agar PJU terang benderang bisa terwujud,” tutupnya.

** Nay / Ramses

Balai Penyuluhan Pertanian Wilayah 11 Jonggol Pastikan Stok Beras Aman Hingga Idul Fitri

0

Jonggol | Jurnal Bogor

UPT Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) wilayah 11  Jonggol memastikan bahwa stok beras sangat siap untuk bulan Ramadan hingga Idul Fitri  1443 hijriyah.

Kepala BPP Wilayah 11 Jonggol  Jajang menyatakan  bahwa stok beras  di Kecamatan Jonggol dan Sukamakmur aman dan produksi beras dari para petani yang ada di wilayah tersebut masih banyak  beras setiap bulannya.

“Masyarakat  di Kecamatan Jonggol dan Sukamakmur secara khusus yang  menunaikan ibadah puasa hingga perayaan  Idul Fitri, tidak usah khawatir akan ketersediaan beras kami pastikan stok beras aman,” kata Jajang kepada Jurnal Bogor,  Senin (18/4).

Ia menjelaskan saat ini para petani  masih baru  selesai panen hal tersebut dapat dilihat bahwa Petani di wilayah UPT BPP  Wilayah 11 Jonggol masih mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat stok beras masih mencukupi.

“Berdasarkan data-data tersebut, maka dipastikan bahwa  UPT di wilauah 11 Jonggol  tak perlu mendatangkan beŕas dari luar daerah, mengingat produksi beras kita disini banyak, sampai bulan Juni 2022 pun masih cukup tersedia di Jonggol dan Sukamakmur,” pungkasnya.

** Nay / Ramses

Klinik Bidan PK dan RS AS Diduga Malpraktik

0

Kain Kasa Tersimpan di Dalam Vagina Pasien Selama Tiga Bulan

Leuwisadeng | Jurnal Bogor

Rumah persalinan klinik bidan PK di Jalan Raya Sibanteng, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng dan RS AS Leuwiliang, Kabupaten Bogor diduga teledor melakukan malpraktik.

Pasalnya, pasien yang sudah melahirkan harus mengeluarkan kain kasa dari dalam tubuhnya. Slama hampir tiga bulan kain kasa tersebut berada di dalam vagina dan pasien harus mengalami penderitaan pendarahan, sakit dan bau.

Hal itu dialami warga Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, NA (26) yang menceritakan pada Januari 2022 lalu sekitar pukul 9:00 WIB dirinya merujuk lahiran ke klinik bidan PK.

Awalnya mendapat suntikan di kaki dari asisten bidan tersebut, yang tidak diketahui cairan apa yang disuntikkan kepadanya. Namun setelah menerima suntikan tersebut perutnya mengalami keram.

“Saya langsung feeling mungkin ini yang namanya induksi. Karena kan saya baru pertama kali melahirkan, saya gak tau suntik induksi itu berasa seperti apa cuma perut saya makin keram makin sakitnya luar biasa,” ungkapnya.

Ia mengatakan, sekitar pukul 11:00 wib dirinya melahirkan bayinya secara normal yang selama 30 menit prosesnya. “Setelah itu saya dijahit (vagina) dan dijahitnya itu oleh asisten bidan. Tapi memang itu sudah atas perintah bidan PK yang kebetulan pada saat itu bidan tidak ada karena sedang bertugas di Puskesmas,” terangnya.

“Selang beberapa lama setelah dijahit mata saya merasa remang-remang dan kuping saya berdengung sebelah kiri,” tambahnya.

Menurut dia, tidak mengetahui pasti kalau asisten yang menanganinya sudah berpengalaman atau tidak. Namun selang beberapa setelah dijahit dirinya harus dirujuk ke rumah sakit swasta.

“Saya disarankan untuk dirujuk ke RS AS karena katanya darah HB saya rendah, mungkin banyak darah yang keluar,” ujar NA didampingi suaminya.

Jadi kata dia, setelah sesampainya di RS AS jahitan yang sebelumnya dijahit di bidan PK diperiksa kembali.

“Jadi dibilangnya jahitan saya gak rapi, sama bidan di RS AS lalu diperbaiki dibongkar kembali dan dijahit ulang dan masih ada aja darah yang keluar, mereka periksa lagi kebagian yang lebih dalam, kebagian mulut rahim dan ternyata mulut rahim saya robek juga,” paparnya.

Dengan beberapa kali jahitan yang masih saja darah HB dirinya rendah dan masih keluar darah yang akhirnya dilakukan transfusi darah. Itupun ia harus beli terlebih dulu ke RS PMI Bogor.

“Saya ini udah hampir tiga bulan masih ngerasain sakit dan itu makin sakit, jadi setiap saya melakukan gerakan kaya berdiri, jalan segala macam itu ngerasa sakit banget, kaya ketarik kebawah,” cerita NA.

Puncaknya pada Sabtu kemarin tak disangka olehnya ada yang keluar berbentuk bulat kain kasa, ia menduga kuat bahwa selama hampir tiga bulan merasakan nyeri dari bagian vaginanya karena kain kasa tersebut penyebabnya. Karena setelah keluar kain kasa itu dia tidak merasakan sakit lagi.

“Saya tadi didampingi suami menanyakan kembali ke pihak rumah sakit dan tadi bidan yang menangani saya bilang minta maaf ke saya, beliau minta maaf sebesar-besarnya ke saya, dia merasa itu kesalahan dia dan timnya, dia bilang kalau si kain kasa itu dia simpan waktu pendarahan itu di bagian vagina, tapi sudah disampaikan ke timnya kalau itu harus dicabut tapi ternyata sama rekannya tidak dicabut,” ujar dia menirukan kalimat dari salah satu pihak RS AS.

Dia berharap pihak rumah sakit bisa bertanggung jawab atas kesalahan pihak RS tersebut hingga NA merasakan sakit.

“Saya berharap pihak rumah sakit mau bertanggung jawab atas kesalahan yang mereka lakukan,” ungkapnya.

Sementara dari pihak RS AS, Eka Yusniawati ketika dikonfirmasi mengatakan harus ke bagian pelayanan yang memberikan jawaban yang kebetulan sedang ada rapat mendadak.

“Intinya gini ya kalau di rumah sakit itu tempat bekerja kita berusaha untuk melayani pasien, dari pelayanan juga belum bisa menganalisa  dan harus dikaji terlebih dulu,” ujar Eka, Senin (18/04).

Sepengetahuan informasi yang ia terima, bahwa pasien tersebut sudah diperiksa oleh dokter kandungan yang dinyatakan tidak ada masalah apa-apa dan kondisinya bagus.

“Kemarin sudah kita periksa dan kondisi ibunya baik-baik saja. Artinya kita sudah berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” pungkasnya.

** Andres

Irigasi Dirusak, KB FKPPI Rayon Ciawi Pertanyakan Kinerja DPUPR

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor, dalam hal ini bidang irigasi dipertanyakan. Sebab, hingga saat ini adanya perusakan aset negara yang dilakukan PT Balina Agung Perkasa (BAP), vendor ekspedisi pengangkut prodak air minum merk Aqua yang menutup saluran Daerah Irigasi (DI) Cikereteg-Rancamaya di Kampung Ranji, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, belum juga ada tindakan apa pun.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Keluarga Besar (KB) FKPPI Rayon Ciawi, Heri Susanto mempertanyakan kinerja DPUPR yang terkesan ada pembiaran terhadap dugaan perusakan aset negara oleh pihak pengusaha swasta, yakni PT BAP.

Heri mengatakan, harusnya DPUPR melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III, langsung turun ke lokasi DI Cikereteg-Rancamaya saat adanya informasi terkait penutupan saluran tersebut.

“Jangan diam saja. Jadi terkesan ada pembiaran terhadap kerusakan aset negara oleh pihak pengusaha swasta itu,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, UPT Infrastruktur Irigasi, memiliki kewenangan untuk menegur atau menindak tegas pihak pengusaha apabila benar-benar sudah merusak aset negara dengan menutup saluran irigasi tersebut.

Heri mengungkapkan, adanya pembiaran yang dilakukan jajaran dinas terkait, sama halnya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor, tidak mempunyai keberanian menindak tegas pengusaha yang sudah melanggar aturan.

“Atau jangan-jangan dinas terkait melalui UPT sebagai kepanjangan tangannya, sudah menerima sesuatu dari pengusaha. Makanya dibiarkan begitu saja,” paparnya.

Tidak adanya tindakan tegas dari Pemda Kabupaten Bogor, sambung Heri, membuat pengusaha dengan semena-mena terus melakukan proyek perluasan nya dengan menutup sebagian saluran irigasi dengan tanah maupun tembok pembatas.

“Pagar pembatas antara lahan warga dengan PT BAP yang menutup saluran irigasi sekarang sudah tinggi. Dan di lokasi, kegiatan perluasan lahan untuk parkir kendaraan PT BAP masih tetap dikerjakan pelaksana, ” jelas pria yang juga sebagai pengurus Kerukunan Warga Bogor (KWB) Kecamatan Ciawi itu.

Heri minta agar Bupati Ade Yasin segera memerintahkan dinas nya untuk turun ke lokasi pengusaha ekspedisi pengangkut perusahaan air terbesar di wilayah selatan Kabupaten Bogor tersebut.

“Kalau pun dari dinas akan turun ke lokasi, kami minta agar pemerintah desa, kecamatan, UPT maupun masyarakat yang mewakili lingkungan setempat, diajak untuk mendampingi,” tegasnya.

Seperti diberitakan Jurnal Bogor sebelumnya, Maman Usman Rasidi, Penasehat Hukum Pegiat Pelestari Lingkungan (Pepeling) mempertanyakan kinerja Pemda Kabupaten Bogor melalui DPUPR. Karena, aset negara berupa irigasi dibawah bidang dinas tersebut.

Maman menjelaskan, DPUPR yang memiliki pengawas di UPT juga bisa melakukan upaya hukum, apalagi terkait kepentingan masyarakat banyak. Bahkan sebenarnya, masyarakat bisa mengajukan pengaduan, karena akan menjadi pihak yang sangat dirugikan atas tindakan perusakan tersebut.

“Harusnya pihak UPT langsung turun dan melihat aset yang dirusak itu. Setelah itu, langsung membuat laporan,” papar warga Kecamatan Ciawi tersebut.

Dalam hal ini, sambung Maman, adanya tindakan misalnya, perusakan, penguasaan secara melawan hak, menempati, menjual, menyewakan aset negara atau perbuatan lainnya yang bertentangan dengan Undang-undang (UU), maka pemerintah dapat mengambil tindakan baik secara pidana maupun perdata.

Terhadap perusakan aset negara kata Maman, terdapat ketentuan Pasal 406 ayat (1) KUHP yang sangat jelas mengatur bahwa barang siapa dengan sengaja dan dengan melawan hak membinasakan, merusakkan, membuat sehingga tidak dapat dipakai lagi atau menghilangkan sesuatu barang yang sama sekali atau sebagiannya kepunyaan orang lain, dihukum penjara selama-lamanya dua tahun delapan bulan.

“Jelas ya hukumannya 2 tahun 8 bulan Penjara, sepanjang unsur deliknya terpenuhi secara sempurna,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Khawatir Bahayakan Anak-anak, Warga Tangkap Anak Buaya di Sungai Cibeureum

0

Jasinga | Jurnal Bogor

Seekor anak buaya di Sungai Cibeureum, Desa Curug, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Gegerkan warga.

Anak buaya tersebut ditangkap oleh Hambali, warga sekitar. Ia menyatakan, bahwa kemunculan anak buaya tu baru pertama kali ditemukan pada. Minggu (17/04).

Padahal, kata dia sungai tersebut kerap dijadikan tempat beraktivitas warga untuk mandi, mencuci, dan buang hajat.

“Saya khawatir anak buaya itu akan membahyakan anak-anak, makanya pas saya ke sungai anak buaya itu ada di darat, ya saya tangkap pake sarung,” ungkapnya.

Awalnya menurut dia, kemunculan anak buaya yang panjangnya setengah meter tersebut pertama kali dilihat oleh para pemancing satu pekan lalu, namun para pemancing tersebut tidak berani menangkapnya.

“Saya tangkap pake sarung yang saya gunakan, dan Alhamdulillah dapet, lalu saya bawa ke rumah masukin keranjang dan kini jadi tontonan warga,” kata dia.

Sementara Kepala Desa Curug Anton membenarkan, ditemukannya anak buaya di wilayahnya itu. Ia menghimbau kepada warga intuk lebih berhati-hati saat berada di aliran sungai tersebut.

“Ya benar, saat ini anak buaya tersebut berada di rumah warga dalam pemulihan,” ujar Anton saat dihubungi melalui sWhatsApp.

Dikhawatirkan induk anak buaya ini mencari anaknya yang ditangkap warga, Anton pun menyebut sudah melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)) Kabupaten Bogor.

“Kami dari Pemerintah Desa (Pemdes) sudah melaporkan ke BPBD melalui pesan WhatsApp untuk segera dibantu untuk netralisir kali Cibeureum,” pungkasnya.

** Andres

Telkom Bogor Berbagi Tanpa Batas dengan Anak Yatim dan Duafa

0

Bogor | Jurnal Bogor

Masjid Raudahtul Jannah di komplek Greenland Cimanggu City, tampak riuh dengan anak anak yatim dan kaum duafa. Rata rata raut muka anak-anak yatim ini senang dan ceria, karena mereka akan mendapatkan santunan dan buka puasa bersama.

Ya, Telkom Bogor membagikan santunan untuk anak yatim dan duafa untuk warga di lingkungan sekitar masjid warga Sukadamai, Minggu, 17 April 2022.

Acara dengan slogan Telkom Aktivitas Tanpa  Batas ini  menjadi Telkom Berbagi Tanpa Batas, dibuka langsung oleh Generel Manager Telkom Bogor Muskab Muzakkar.

Dalam sambutannya Muskab mengatakan, acara ini merupakan acara nasional, dan alhamdulillah Telkom Bogor mendapatkan satu titik, dan langsung melibatkan masyarakat berbagi tanpa batas sesuai logo Indihome aktivitas tanpa batas.

“Silakan kasih kami masukan apa bila pelayan kami kurang maksimal. Telkom dalam perjalanannya wajib membantu masyarakat, dalam hal ini berbentuk CSR. Dan alhamdulillah ada 120 orang yang mendapatkan santunan dalam kegiatan hari ini,” ujarnya.

Masjid Raudhatul Jannah sendiri di bulan Ramadhan ini menyelenggarakan peringatan Nuzulul Quran 1443 H dengan tema Waspada Kelalaian di Bulan Taat, dengan menghadirkan penceramah ustad Yasier Arafat Liputo.

Sementara Ketua DKM, Zaiful Bahri mengatakan, awal Ramadhan sudah banyak diiisi kegiatan di masjid, diawali dengan pawai obor mengelilingi komplek perumahan, pesantren kilat dan ditutup dengan itikaf di sepuluh hari terakhir.  

“Dan kami sangat berterimakasih kepada Telkom Bogor yang telah menjadi rekanan dan sponsor dalam kegiatan santunan ini. Semoga Telkom lebih berkah, sukses dan memberikan kemaslahatan untuk umat,” ujarnya kepada Jurnal Bogor.

Muskab Muzakar juga mengamini perkataan Ketua DKM Masjid Raudhatul Jannah dengan mengatakan pihak Telkom juga berterimakasih karena diterima dengan tangan terbuka dan berharap jadi berkah bagi masjid dan pengurusnya.

** Prast

Warga Terbantu Adanya Jalan Bomang, PR Berikutnya Bangun Fly Over

0

Bojonggede | Jurnal Bogor

Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) yang saat ini baru sampai di Kecamatan Tajurhalang dirasa cukup membantu warga Bogor Utara yang punya keperluan menuju Cibinong atau sebaliknya. Namun kondisi yang ada, menyisakan beberapa PR (pekerjaan rumah) yang perlu dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan VI, Atma.

“Saya apresiasi atas terwujudnya jalan yang menghubungkan antara Bojonggede ke Pertigaan Jampang. Sangat membantu warga untuk menuju ke pusat Pemerintahan di Cibinong,” ucap Atma, Minggu (18/4).

Menurutnya, kondisi pinggiran jalan yang tidak memiliki pembatas bisa membahayakan pengguna jalan. Karena konstruksi beton cukup tebal dan di sisi kanan kiri cukup curam. Ditambah lagi, penerangan yang minim, yang bisa menambah potensi kecelakaan atau tindak kejahatan.

Selain masalah di atas, Anggota Komisi I ini juga menyoroti kemacetan yang kerap terjadi dengan durasi yang cukup panjang di simpang Jampang.

“Ini harus ada solusi dari Pemkab, entah membuat lampu merah, atau memutarkan arus agar lalu lintas tetap mengalir,” tambahnya.

Kemacetan terjadi di setiap pagi dan sore, di saat warga menuju atau pulang dari tempat bekerja. Di akhir pekan, kemacetan semakin parah dan mengular.

“Kalau kita dari arah Kota Bogor, mulai Pendopo 45 sudah macet. Sedangkan kalau dari Parung mulai Jabon. Kalau di hari Sabtu atau Minggu, waktu tempuh dari Pendopo 45 ke Jabon bisa setengah jam,” tambahnya lagi.

Menurutnya, idealnya memang harus ada fly over untuk mengatasi kemacetan di persimpangan Jampang, namun itu bukan kewenangan Pemkab atau Provinsi Jawa Barat. Solusi yang paling sederhana adalah adanya pemutaran arus dari Bomang atau Ciseeng. Dari Bomang bisa berputar di depan Talaga Kahuripan, sedangkan dari Ciseeng bisa berputar di depan Dompet Dhuafa.

** Nay / Ekon

Rayakan Milad ke-20, PKS Adakan Donor Darah

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Dalam rangka milad ke-20, Partai Keadilan Sosial (PKS) mengadakan donor darah untuk para kader PKS di gedung DPD PKS, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/04/22).

Achmad Fathoni, salah satu Anggota DPRD Kkabupaten Bogor yang berangkat dari Fraksi PKS mengaku bersyukur bisa ikut menyumbangkan darah untuk masyarakat Bogor melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

“Saya dan teman – teman serta simpatisan PKS memang dilatih dan dibiasakan untuk bisa berbagi dan peduli di saat kondisi apapun,” jelas Fathoni biasa disapa, Minggu (17/04/22).

Menurutnya, semua yang dilakukan merupakan bagian dari semangat peduli dan berbagi berupa darah ini juga bagian untuk memberikan kontribusi kebaikan bagi masyarakat, bangsa dan negara kita khususnya untuk warga Kabupaten Bogor.

“Kontribusi darah itu sendiri, maupun kontribusi berupa contoh kerja berkhidmat dan melayani rakyat, saya rasa ini penting kepada pemerintah khususnya agar mengutamakana dan peduli kepada rakyat,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Fathoni, ini juga sebagai pesan bahwasannya PKS siap untuk berkolaborasi untuk membangun daerah Bogor dan kali ini berkolaborasi bersama PMI. “Tak menutup kemungkinan kami pun terbuka untuk berkolaborasi dengan semua pihak dan elemen masyarakat terutama eksekutif,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Diduga Korsleting Listrik, Sebuah Sepeda Motor Terbakar

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor

Sebuah sepeda motor terbakar hebat di Jalan Sukamakmur – Citeureup, Kampung Cikoneng, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/4/2022).

Kejadian itu pun, sempat viral di media sosial (medsos). Cep Entoh Sidik, salah satu pengguna jalan mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.23 WIB.

“Ada motor terbakar secara mendadak di jalan Sukamakmur,” tuturnya kepada Jurnal Bogor, Sabtu (16/04).

Pria yang akrab disapa Culeng ini menduga, kebakaran sepeda motor itu terjadi karena adanya korsleting arus listrik.

“Terjadi arus pendek yang mengakibatkan kendaraan roda dua terbakar, Alhamdulilah tidak ada korban jiwa dalam kejadian,” singkatnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukamakmur, Iptu Sutopo Pranolo mengatakan, pihaknya belum mengetahui atas kejadian tersebut.

** Nay / wisnu

Golkar Jabar Bahas Persiapan Pilpres 2024 dan Usung Airlangga Hartato Jadi Capres

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat, TB. Ace Hasan  Syadzily mengungkapkan, kedatangan dirinya ke basis Partai Golkar di Bumi Tegar Beriman iuntuk membahas persiapan Pemilu 2024 mendatang.

Dimana, dalam pemilu nanti menargetkan ketua umum partai berlambang pohon beringin yakni menjadikan Airlangga Hartato sebagai Presiden RI periode 2024-2029 serta memenangkan partai tertua di Indonesia itu di pemilu 2024.

“Pembahasan kami selain sosialisasi soal penggunaan elektonik kartu tanda anggota (e-KTA) partai Golkar, juga membahas target-target kemenangan yang terdiri dari 3 hal,” kata TB. Ace Hasan kepada wartawan di sela-sela acara safari ramadhan DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, berlokasi di jalan raya Pemda, Cibinong, Jum’at (15/4/22).

Ia melanjutkan, untuk ketiga target tersebut diantaranya kemenangan di Pilpres partai Golkar yang bertekad dengan mensolidkan kekuatan komponen partai khususnya di Kabupaten Bogor untuk memenangkan Airlangga Hartato sebagai presiden republik Indonesia periode 2024-2029.

“Kabupaten Bogor ini wilayah yang sangat penting bagi partai Golkar serta bagi ketum kami yang merupakan sebagai daerah basisnya dalam meraih kursi ke DPR RI dalam beberapa kali periode,” tuturnya.

Untuk point kedua, sambungnya, Partai Golkar juga menargetkan untuk memenangkan di legislatif.

“Target kita, dan tadi dalam sambutan saya di acara safari Ramadhan bersama para kader menantang ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi agar dapat merebut kembali kemenangan di Bumi Tegar Beriman ini agar dapat menambah kursi di setiap daerah pemilihan (Dapil) yang ada di wilayah ini,” imbuhnya.

Menurutnya, target per dapil yang berjumlah 6 daerah pemilihan se-Kabupaten Bogor tersebut, partai Golkar akan menargetkan sebanyak 2 kursi untuk per Dapil-nya.

“Dan target kita, partai Golkar yang sebelumnya di Kabupaten Bogor pernah memenangi Pilbup dan meraih kursi legislatif terbanyak dan menang pemilu, hal itu harus dapat diwujudkan kembali di Pemilu 2024 nanti,” ucapnya.

“Tentu ini kami targetkan dalam setiap daerah pemilihan yang kita harapkan bisa dapat 2 kursi untuk per Dapil-nya. Yang ketiga tentu kami menginginkan pula di pemilihan legislatif maupun pilkada yang dilaksanakan pada 2024 nanti hal itu juga diharapkan dapat diperoleh partai Golkar,” tambahnya.

Guna mewujudkan target itu, kini partai Golkar akan memprioritaskan kader terbaiknya khususnya di Kabupaten Bogor.

“Untuk itu saya imbau, agar para kader terbaik di Bumi Tegar Beriman ini bisa mempersiapkan diri dan mensolidkan kekuatan partai agar beliau (WawanHikalKurdi, red) bisa menjadi sebagai Bupati Bogor di periode selanjutnya,” serunya.

Masih ditempat sama, ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi menambahkan, pihaknya mengapresiasi apa yang dirilis ketua DPD Golkar Jawa Barat yang telah memberikan statemen luar biasa yang mendukung dirinya menjadi Bupati Bogor periode 2023-2028.

“Tentunya statemen dan arahan ini perlu saya jalankan dengan sangat baik, tentunya beliau (Hasan, red) yang kita dapat konsentrasi terlebih dulu di Pemilu 2024. Karena, ketika partai Golkar memenangkan pemilu, insya Allah saya yakin dan percaya dengan kekuatan struktur partai Golkar di Kabupaten Bogor ini khususnya dimana kita bisa bersama-sama yang memiliki 2 substansi dengan memenangkan bapak Airlangga sebagai presiden RI 2024 dan saya menjadi Bupati Bogor selanjutnya atas usungan dari para kader kita ini,” jelas pria yang akrap disapa Wanhay itu.

Dirinya mengaku, dalam pihaknya yang bakal merebut F1 kabupaten Bogor itu, bahwa ia tidak mencalonkan diri. Tapi dicalonkan untuk maju dalam Pilbup Bogor 2024.

“Karena diusung oleh kader kami ini, saya juga akan menjalankan amanat itu,” bebernya.

Dia juga membeberkan, kaitan dirinya yang di hembuskan bakal berdampingan dengan ketua DPRD Kabupaten Bogor, yakni Rudi Susmanto untuk merebut kursi Bupati dan Wakil Bupati Bogor periode 2023-2028 mendatang, secara tegas pihaknya kepada pucuk pimpinan DPRD maupun Bupati Bogor dan stakeholder siapapun dirinya sangat dengan tanpa tebang pilih rekanan.

“Kepada siapa pun di legislatif saya sangat dekat tanpa mengukur jarak orang itu dia itu siapa. Jadi tidak ada kedekatan-kedekatan itu saya membuka ruang bahwa partai Golkar terbuka kepada pihak manapun,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain