34.4 C
Bogor
Saturday, August 15, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 929

Jalin Sinergitas, PWI Bogor Barat Kunjungi Ponpes Ash-Habul Aziziyah

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor

Sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bogor Barat mengunjungi Pondok Pesantren Ash-Habul Aziziyah di Kampung Kosol, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor untuk bersilaturahmi sekaligus menjalin sinergitas antara wartawan dengan Ponpes.

Sekretaris Koordinatoriat PWI Bogor Barat, Iman R Hakim mengatakan, bahwa kunjungan tersebut merupakan salahsatu program kerjanya.

“Kunjungan ini adalah salah satu program kerja Koordinatoriat PWI Bogor Barat dimana kita melakukan kunjungan ke Ponpes untuk memberikan pemahaman dan edukasi mengenai pekerjaan wartawan sebagai pencari dan menulis berita,” ungkap Bang Camong, sapaan akrab Iman R Hakim disela kunjungannya, kemarin.

Camong menyampaikan, para santri perlu dibekali pengetahuan mengenai pendidikan jurnalistik, mengingat di era digital ini, gadget merupakan kebutuhan mendasar dan sudah merambah ke kalangan pelajar bahkan para santri.

Pada kesempatan itu, para wartawan juga berkesempatan memperkenalkan diri dihadapan para santriawan dan santriawati juga berbagi pengalamannya sekaligus bercerita suka duka sebagai seorang jurnalis.

“Untuk itu, kami akan mengadakan pelatihan jurnalistik untuk para santri. Dunia jurnalis, tidak hanya bicara soal penulisan tapi cara pengambilan gambar atau pun video. Bahkan, kami juga ingin memberikan wawasan bagaimana memanfaatkan media sosial (medsos) untuk kebaikan, jangan sampai terjerumus kasus hukum,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pengasuh Ponpes Ash-Habul Aziziyah, Ustad Rosid menyambut baik kedatangan rombongan pewarta yang bernaung di Koordinatoriat PWI Bogor Barat penuh dengan kekeluargaan. Pria yang akrab disapa Ayah Ocid itu mengatakan, kehadiran para wartawan tersebut ke kalangan Ponpes sangat diperlukan.

“Menurut saya, ilmu jurnalis itu sangat baik jika diterapkan di kalangan santri. Agar santri bisa merangkai kata dengan baik dan siapa tahu ada yang menjadi penulis hebat dengan membuat buku tentang kehidupan santri,” kata Ayah Ocid.

Sebagai informasi, Pondok Pesantren Ash-Habul Aziziyah merupakan pondok pesantren milik komedian Azis Gagap diperuntukan bagi anak-anak yatim dan anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi. Sampai saat ini Ponpes Ash-Habul Aziziyah telah mencetak santri yang bermanfaat bagi masyarakat. 

** Andres

HUT Bhayangkara, Forkopimcam Cigudeg Tanam Pohon di Lahan Huntap

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-76 tahun, Polisi Sektor (Polsek) Cigudeg Polres Bogor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cigudeg menanam puluhan pohon secara serentak di lahan perumahan hunian tetap (huntap) Desa  Sukaraksa, Minggu (12/06/2022).

Kapolsek Cigudeg Kompol Nurahim menyatakan, penghijauan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap bencana longsor.

“Karena tanah ini kelihatannya gersang sehingga kita berikan penghijauan, supaya di zona wilayah yang sudah gersang ini bisa tercegah terjadinya erosi atau longsor,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, penanaman pohon penghijauan tersebut secara serentak di 76 titik dengan jenis tanaman peneduh dan buah buahan.

“Jenis yang kita tanamkan disini Kayu Albasiah, Akasia, Mahoni, Sengon, Rambutan, Jambu, macam-macam Mangga, Pete, Tangkil, Duku dan jenis tanaman lain sebanyak 76 buah,” ujarnya.

Dengan begitu, kata Kompol Nurahim dapat memberikan dampak positif bagi kita semua, sebab mengurangi polusi sehingga membuat udara sejuk.

Dalam kesempatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Cigudeg Drs. Pardi yang didampingi Kapolsek Cigudeg, Danramil Cigudeg, Ketua MUI Kecamatan, Kasat Pol PP, para kepala desa, Ketua KNPI, anggota Pramuka dan masyarakat setempat.

“Saya berharap ini menjadi motivasi untuk semua, karena ada rasa simpati dan terpanggil sendiri untuk menanam. Mudah-mudahan ini bisa memberikan contoh agar masyarakat ikut serta menanam dan menjaga,” pungkasnya.

** Andres

Calsic CBRaya Anniversary ke-5 dengan Family Gathering ‘Back to History and Better for The Future’

0

Cisarua | Jurnal Bogor

Komunitas Calya Sigra Club (Calsic) Chapter Bogor Raya (CBRaya) merayakan ulang tahunnya yang ke-5 dengan menggelar family gathering di Bungalow Villa Sampay Cisarua, Sabtu (11/6/2022). Momen anniversary kali ini panitia mengusung ‘back to history and better for the future’.

“Kami ingin lebih guyub dan kedepan harus lebih baik lagi,” ujar Ketua Panitia Anniversary CBRaya, Zainal Abidin dihubungi via WhatsApp.

Pada acara tersebut juga kata dia diperlihatkan movie clip “back to history for the future” agar anggota komunitas atau member dapat memahami sejarah yang akhirnya bisa melangkah lebih baik lagi. Diakuinya, Calsic CBRaya telah memiliki 110 member aktif.

“Kami sebenarnya tidak terlalu memaksakan, tetapi dengan berkumpulnya sesama anggota komunitas tentu ada hal positif,” jelas Zainal.

Misalnya silaturahmi dan melakukan aktivitas sosial seperti santuan terhadap anak yatim dan turun membantu ketika ada musibah. “Jadi tidak hanya kongkow atau kumpul-kumpul saja di bidang sosial tentu ada program kerja sosial,” jelasnya.

Bahkan manfaat lain ketika anggota komunitas mendapat masalah di daerah lain, akan ada anggota komunitas Calsic yang datang karena komunitas ini telah tersebar di Indonesia. “Kalau ada trouble, tentu ini tidak diinginkan, tetapi jika ada kami saling bantu. Kami juga bekerjasama dengan Polresta dalam safety riding agar bagaimana berkendara yang aman dan nyaman dilakukan semua anggota atau member Calsic CBRaya,” tandasnya.

** Asep Saepudin Sayyev

Kasad: Bintara Otsus Harus Jadi Motivator Pembangunan di Papua

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Program Bintara Otonomi Khusus (Otsus) merupakan kesempatan baik bagi putra-putri terbaik Papua yang telah dididik dan beradaptasi selama satu tahun di Pulau Jawa untuk dipraktekkan dalam membantu kesulitan masyarakat dan membangun Papua lebih maju lagi, yang merupakan implementasi dari Tujuh Perintah Harian Kasad.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., saat memberikan pengarahan kepada 948 Bintara Otonomi Khusus secara tatap muka dan video conference di Mabesad, Jakarta, Kamis (9/6/2022).

“Laksanakan Tujuh Perintah Harian Kasad, salah satunya TNI AD harus hadir di tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi,” tegas Kasad.

Lebih lanjut dikatakan Kasad, para Bintara Otonomi Khusus yang nantinya akan bertugas sebagai Babinsa di Papua dan Papua Barat ini harus menjadi motivator dan pendorong, sehingga mampu melaksanakan tugas dengan memberikan pengabdian terbaik sebagai perpanjangan tangan pimpinan TNI AD, Satuan Kewilayahan dalam membantu pembangunan dan masyarakat di Papua.

Kasad berharap pengalaman yang didapat para Bintara Otonomi Khusus selama Pendidikan di Rindam dan On Job Training (OJT) di Satuan kewilayahan Kodam Jaya/Jayakarta, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, dan Kodam V/Brawijaya untuk mengajak semua komponen bangsa Indonesia guna membangun Papua dengan kesatuan dan persatuan, keharmonisan serta kedamaian dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tetaplah berbuat yang terbaik dimanapun kalian bertugas dan berada, dengan tetap memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit serta Delapan Wajib TNI. Tunjukan bahwa kalian Prajurit TNI AD yang cinta NKRI dan menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara Indonesia,” tutup Kasad.

Hadir dalam pengarahan di Mabesad Pangdam Jaya/Jayakarta, Aster dan Aspers Kasad, sedangkan secara video conference diikuti oleh Pangdam III/Siliwangi, Pangdam IV/Diponegoro, Pangdam V/Brawijaya, Pangdam XVII/Cenderawasih, dan Pangdam XVIII/Kasuari.

**ass/rls

KPI UIKA Bedah Buku Tafseer Of Inspiration

0

Bogor | Jurnal Bogor

Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)  menyelenggarakan program bedah buku Tafseer Of Inspiration bersama Prof. Dr. Zainal Arifin Zakaria, yang diselenggarakan di gedung serba guna Fakultas Agama Islam Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Kamis (9/6/2022).

Bedah buku tersebut sekaligus launching buku Tafsir Inspirasi berbahasa Inggris, yang mana pematerinya langsung oleh penulis buku Prof. Dr. Zainal Arifin Zakaria dan editor buku tersebut sekaligus Kaprodi KPI UIKA Nirwan Syafrin M.A., PHD.

Penulis buku Tafsir Inspirasi memilih KPI UIKA sebagai tempat pertama kali launching buku tersebut karena buku karangannya dibuat untuk bekal para da’i khususnya mahasiswa jurusan yang berbaur dengan dakwah dan dalam bedah buku tersebut Prof Dr. Zainal Zakaria membagikan buku Tafsir Inspirasi kepada  Dekan FAI dan jajarannya dan kepada mahasiswa yang aktif bertanya dan menjawab quis pertanyaan.

Dalam materinya, prof. Dr Zainal Arifin Zakaria menyampaikan “kebahagian di dunia itu 1% dan 99%-nya di akhirat” ujarnya.

Dia menjelaskan tentang keutaman Al-Qur’an yakni Al-Quran itu mulia dan memuliakan. “Fokus pada 3 fungsi Al-Qur’an HIPP (Hidayah, Penjelasan Hidayah, dan Pembeda), Al-Qur’an diturunkan dengan semangat mudah dan memudahkan, berhasil = agungkan Allah, bersyukur- pasti bertambah,” lanjutnya.

Nirwan Syafrin M.A., PHD., sekaligus pemateri ke-2 menyampaikan, “ ini adalah buku Tafsir Quran yang berbahasa Inggris yang ditulis oleh sarjana muslim yang menggunakan style bahasa yang menarik yang tidak mengikuti buku-buku tafsir klasik semoga dengan terbitnya buku ini bisa berguna bagi umat muslim di dunia khususnya para da’i dan bisa  menjadi amal jariyah yang akan terus mengalir hingga akhirat nanti,” pungkasnya.

** Muhammad Ali/mg

Komitmen Cetak SDM Aparatur Unggul, PPMKP Kementan Siap Kerjasama dengan Perpusnas

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi, Kementerian Pertanian Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) memiliki peran vital dalam mencetak SDM unggul, baik aparatur maupun non aparatur melalui tugas dan fungsinya sebagai lembaga pelatihan manajemen dan kepemimpinan yang terakreditasi. Hal tersebut rupanya menjadi magnet bagi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) RI untuk kembali menggandeng PPMKP menjadi mitra kerjasama pelatihan.

Diawali dengan kunjungannya ke PPMKP beberapa hari lalu, Perpusnas RI mantap mengajak PPMKP sebagai mitra kerjasama dalam penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS tahun 2022.

Kepala PPMKP Yusral Tahir mengapresiasi konsistensi Perpusnas RI menjadi mitra kerjasama pelatihan PPMKP selama ini. “ Kami sangat mengapresiasi sekali konsistensi Perpusnas RI dalam menjalin kerjasama dengan PPMKP, semoga kerjasama kita tidak hanya dalam hal pelatihan dasar CPNS atau kepemimpinan saja tetapi juga bisa berlanjut dengan pelatihan para pustakawan, tempatnya disini”, ujar Yusral.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpusnas RI, Teguh Purwanto mengungkapkan harapannya agar penandatanganan kerjasama dapat segera dilakukan mengingat besarnya manfaat yang diperoleh dari pelatihan di PPMKP.

“Semoga penandatanganan kerjasama segera dilakukan karena manfaat dari pelatihan seperti ini, kita dapat berkumpul dan bertemu dengan teman-teman instansi lain, sehingga memilki networking”, ungkap Teguh.

Di tahun-tahun sebelumnya, PPMKP memang telah menjalin kerjasama pelatihan dengan Perpusnas RI, diantaranya Pelatihan Dasar CPNS, Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), dan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA). Untuk Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II pun tidak menutup kemungkinan dapat ditawarkan.

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menyebutkan bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), SDM merupakan aspek utama dalam pembangunan. “Meningkatkan produksi tentu memerlukan infrastruktur sarana prasarana, kedua inovasi teknologi. Namun ada yang jauh lebih penting, yaitu SDM,” ujar Dedi.

Sejurus dengan hal tersebut, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo kembali menegaskan besarnya peran SDM dalam pembangunan Negara. “Modal dasar untuk sebuah negara hebat adalah rakyat dan alam yang luar biasa, dan itu ada di Indonesia. Artinya Indonesia tidak boleh kalah dari negara lain. Negara ini adalah negara besar. Bukan rakyat kecil” Tegas mentan SYL.

Rencananya penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS Perpusnas RI akan mulai digelar pada Agustus hingga Oktober 2022 mendatang dengan diikuti 122 peserta.

** Nita/PPMKP

Gema Perhutanan Sosial Berdiri di Belakang Jokowi

0

Batang | Jurnal Inspirasi

Gerakan Masyarakat (Gema) Perhutanan Sosial Indonesia memastikan para petani akan berdiri dan bersatu atau Ndherek Nenggo Dawuh di belakang Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, di bawah kepemimpinan Jokowi, Pemerintah telah banyak mengeluarkan kebijakan yang sangat berpihak kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP Gema Perhutanan Sosial Indonesia Siti Fikriyah Khuriyati dalam acara syukuran hasil bumi perhutanan sosial bersama Presiden Jokowi di Batang, Jawa Tengah, Rabu (8/6/2022).

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan perhutanan sosial yang telah diinisiasi oleh Pak Jokowi. Kami berharap warisan atau legacy Pak Presiden Jokowi akan terus berkelanjutan dan memang perlu dilanjutkan. Oleh karena itu, kami petani kehutanan sosial ndherek…nenggo dawuh berdiri dan bersatu di belakang Bapak Presiden Jokowi,” kata Siti.

Bukan tanpa alasan, Siti memaparkan alasannya akan terus berkomitmen mengawal Presiden Jokowi. Mengingat, saat ini, kata Siti, para petani sangat merasa bahagia lantaran bisa menggarap lahan dan memanen dengan rasa tenang dan nyaman.

“Ribuan petani yang wajahnya terlihat bahagia, terlihat sumringah, gembira dan ceria. Karena petani sekarang sudah bisa tidur nyenyak. Petani sekarang sudah bisa nggarap lahan dan bertani tenang bahkan sudah bisa panen, alhamdulillah hasil-hasil panen dibawa juga ke sini,” ujar Siti.

Lebih dalam, Siti mengungkapkan bahwa, Jokowi menjadi Presiden yang pertama kalinya mengeluarkan kebijakan terkait perhutanan sosial yang dengan tegas membuktikan, bahwa negara tidak sekedar hadir, tapi juga mempercayakan hutan negara di tangan rakyat.

“Kita tidak bisa menyelamatkan hutan tanpa menyelamatkan petaninya. Bapak pasti sudah paham betul, bagaimana kehidupan dan kemiskinan rakyat yang tinggal di sekitar hutan. Kami sungguh merasa “batin dan roso” Bapak Presiden yang begitu dekat dengan rakyatnya menyatu dalam kebijakan yang Bapak putuskan untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat di sekitar hutan melalui program perhutanan sosial,” ucap Siti.

Dampak kebijakan konkret Presiden Jokowi soal perhutanan sosial, menurut Siti, untuk Pulau Jawa hal itu sangat berdampak positif langsung ke sekitar 3,2 juta Kepala Keluarga (KK).

Lebih dalam, Gema Perhutanan Sosial Indonesia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Jokowi terkait kebijakan penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan, terutama untuk permukiman rakyat.

“Adanya UUCK, dimungkinkan penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan di 4 Propinsi di Jawa, Bali, dan Lampung. Prosesnya menjadi lebih cepat dan lebih murah melalui PPTPKH (Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan),” tutur Siti.

Tak hanya itu, Siti menyatakan, pihaknya telah mengidentifikasi setidaknya 1.023 titik lokasi permukiman dalam kawasan atau sekitar 2 persen dari kawasan hutan negara. Menurutnya, luasnya mungkin memang tidak signifikan, namun, jumlah yang merasakan sentuhan perhatian dan tinggal di situ diperkirakan sekitar 7 juta jiwa. Dan semua itu bisa selesai di masa Pemerintahan Presiden Jokowi.

Bahkan pada tahun 2021 lalu, dikatakan Siti, terdapat tiga lokasi reforma agraria dan telah diserahkan sertifikatnya oleh Presiden Jokowi di Malang, Nganjuk dan Batu.

“Kami serta masyarakat ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi telah memenuhi harapan yang kami nantikan. Kami menyadari, perjuangan kami dan rakyat yang tinggal di sekitar hutan, tidak akan menghasilkan jika tidak ada dukungan pemerintah dan kebijakan yang tegas berpihak kepada rakyat. Bapak Presiden Jokowi lah yang telah meletakkan fondasi keberpihakan kepada rakyat. Meski kami sadari, masih banyak PR atau pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan,” papar Siti.

Disisi lain, Gema Perhutanan Sosial juga mengusulkan perlunya percepatan reforma agraria dan perhutanan sosial, yang benar-benar dapat segera mengeksekusi perintah Presiden.

“Pak Presiden, kami petani hutan sosial, baru kali ini merasakan langsung adanya kehadiran negara dan sungguh sungguh merasa menjadi warga negara yang diperhatikan langsung oleh Presidennya. Matur nuwun, Pak Presiden,” tutup Siti.

**nay/rls

Dewan Tagih Laporan Program Tebus Ijazah

0

Bogor | Jurnal Bogor

Komisi IV DPRD Kota Bogor saat ini tengah menunggu laporan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, terkait Program Pelunasan Tunggakan Biaya Pendidikan (Tebus Ijazah, red). Hal ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat antara Komisi IV dengan Disdik beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Karnain Asyhar menerangkan, laporan yang diminta oleh Komisi IV ini untuk melakukan evaluasi apakah program yang sudah dianggarkan tersebut telah berjalan maksimal atau belum.

“Kami minta laporan pelaksanaan program tebus ijazah tahun 2021. Berapa yang mengajukan. Berapa yang terealisasi. By name by address. Ini untuk melakukan evaluasi apakah program ini berjalan dengan baik atau tidak,” ujar Karnain, Rabu (8/6).

Lebih lanjut, Karnain menjelaskan bahwa program tebus ijazah ini merupakan inisiatif gagasan dari DPRD Kota Bogor periode 2019-2024. Sehingga dirinya berharap bahwa program ini maksimal dieksekusi oleh Dinas.

“Program ini hasil dari aspirasi masyarakat yang masuk ke DPRD dan diketok palu oleh Ketua DPRD Kang Atang Trisnanto. Jadi, kita berharap bahwa dijalankan secara maksimal dan tidak menyisakan anggaran yang tidak digunakan”, ujarnya.

Karnain mendapatkan informasi gagalnya penebusan ijazah yang ditahan di sekolah-sekolah negeri, terutama sekolah SMK Negeri.

“Jika ada laporannya, kita bisa mengetahui permasalahan dan kendala di lapangan, sehingga ke depan program ini bisa maksimal dirasakan oleh masyarakat”, imbuh Karnain.

Lebih lanjut, ia menyayangkan pihak-pihak sekolah yang tidak mau mengikuti program tebus ijazah, karena takut bermasalah.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Karnain, dikarenakan para SMK Negeri ini, sudah mendapatkan bantuan dari APBD Provinsi Jawa Barat. Sehingga jika mereka mengambil bantuan juga dari APBD Kota Bogor akan terjadi persoalan.

“Jadi lulusan 2020 kebawah itu kan masih bayar biaya sekolah, jadi masih ada kasus ijazah yang tertahan. Nah saat kami sodorkan program ini, pihak sekolah tidak berani ambil, karena takut bermasalah. Ini menurut saya perlu kita selesaikan dan kita carikan solusinya. Harusnya kalau sudah dapat APBD Propinsi, ijazah siswa sebaiknya tidak ditahan,” kata Karnain.

Senada dengan Karnain, Wakil Ketua Komisi IV Said Mohammad Mohan juga berharap program tebus ijazah ini maksimal terserap karena banyak warga yang membutuhkan.

“Saat reses kemarin keluhan dari warga paling banyak ya soal tebus ijazah ini. Kami berharap program ini maksimal berjalan. Kalau perlu, anggaran ini bisa dinaikkan agar penerima manfaat juga bisa lebih banyak lagi,” ujar Mohan.

Mohan juga mengungkapkan untuk program tebus ijazah tahun ini belum mulai dilaksanakan, karena pihak Disdik Kota Bogor masih menunggu selesainya PPDB. Untuk itu, ia menganjurkan kepada warga Kota Bogor yang memiliki persoalan dengan ijazah untuk mengajukannya ke Dinas Pendidikan.

“Untuk warga bisa langsung Disdik Kota Bogor, atau aparatur wilayahnya agar bisa mengakses program ini. Jika ada kendala, bisa juga disampaikan keluhannya ke anggota dewan”, pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Satpol PP Bongkar Bangunan Liar di Kemang dan Parakan Jaya

0

Kemang | Jurnal Bogor

Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) membongkar bangunan liar yang berada di wilayah Desa Kemang dan Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Total ada lima lapak dan satu tempat usaha penggilingan padi.

“Hari ini pihak Satpol PP langsung melakukan pembongkaran bangunan liar yang berdiri diatas tanah Pemdes Kemang sekaligus situs budaya,” kata Kades Kemang Entang Suhana kepada wartawan, Rabu (8/6).

Entang mengaku, untuk di Kemang ada lima lapak yang dibongkar karena sudah menyalahi aturan keberadaan lapak tersebut. “Jadi pemilik lapak sudah mengubah jadi karya bisnis, dan lahan tersebut menjadi kotor sehingga tak terjaga kebersihannya,” kata Entang.

Senada dikatakan Camat Kemang Rameni, pihaknya mengapresiasi respon Satpol PP yang langsung turun dan membersihkan bangunan tak berizin tersebut.

“Jadi kami mengirim surat sehari dan langsung direspons dan kegiatan ini ada dua agenda pembongkaran di Kemang dan Parakan Jaya,” tuturnya.

Sementara Kasatpol PP Kabupaten Bogor Cecep Iman Nagarasid menegaskan, pembongkaran ini sebagai langkah lanjutan surat dari Pemcam Kemang mengenai bangunan tak berizin.

“Kami langsung merespons apa yang dimohon pemdes dan pemcam, dengan membongkar bangunan yang ada sesuai Perda Nomor 4 Tahun 2015,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kedepan ketika ada pelanggaran hal yang pertama dilakukan persuasif bersama pemdes setempat sebelum dibongkar.

“Hari ini dua agenda di Kemang dan Parakan Jaya, semuanya sudah dibongkar dan kami menghimbau agar mematuhi aturan pemerintah daerah,” ungkapnya.

** Arif Ekon

Seringkali Diusulkan, Gedung SDN Parigi Dibiarkan Rusak

0

Pemkab Bogor Masih tak Merespon Usulan Kepala Sekolah

Nanggung l Jurnal Bogor

Gedung SDN Parigi di Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor sudah seringkali diusulkan karena kondisinya sudah rusak. Namun hingga kini tak direspons Pemkab Bogor.

Pada 2020 gedung SDN Parigi sudah masuk list daftar pembangunan, namun menghilang. “Setelah dicroscek,  gedung SDN Parigi tidak masuk daftar pembangunan tahun 2022. Kami lihat tidak ada dilist untuk dibangun,” ujar Kepala sekola SDN Parigi Juju Juhaeriyah kepada Jurnal Bogor, Rabu (8/6).

Dengan batal dibangun, kekecewaan Juju Juhaeriyah tentu sangat beralasan lantaran pihaknya sering mengusulkan untuk pembangunan SDN Parigi, tetapi tak ada kejelasan.

“SDN Parigi disebut sebut salah satu prioritas untuk dibangun 2022, kenyataannya SDN Parigi masih dibiarkan rusak,” ungkap Juju sembari menunjukan lantai keramik sekolah yang sudah mengalami kerusakan.

Dia mengaku kecewa karena keinginan sekolah dibangun dan setiap tahunnya diusulkan, baik dimasukan MusrenbangDes maupun melalui pihak lain, hingga kini masih diabaikan.

Sebelumnya disebutkan Juju,  SDN Parigi, dari 15 lokal terdapat  10 ruang yang mengkhawatirkan dan diketahui 2 ruang yang dinyatakan membahayakan karena rusak berat. Juju berharap, usulannya segera dilaksanakan agar siswa-siswinya nyaman saat belajar dan tidak merasa khawatir.

“Kami harap perbaikan itu segera dilaksanakan karena menyangkut siswa juga, khawatir ada kejadian yang tidak diinginkan,” tukasnya.

** Arip Ekon