27 C
Bogor
Sunday, May 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 903

RSUD Leuwiliang Gandeng Dokter Spesialis Adakan Penyuluhan Hidup Sehat Tanpa Hipertensi

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Memperingati hari hipertensi sedunia yang jatuh pada 17 Mei, RSUD Leuwiliang mengadakan penyuluhan bersama dr Pipik Ripai, M. Sc, Sp. PD. Dokter spresialis penyakit dalam ini memberikan penyuluhan tentang bagaimana menghindari hipertensi atau yang biasa dikenal dengan istilah tekanan darah tinggi di depan poliklinik penyakit dalam.

Penyuluhan dihadiri oleh pasien dan keluarga pasien yang datang ke poli rawat jalan. Dokter Pipik menjelaskan (23/5) bahwa hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kalipengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang.

Penyuluhan yang dikemas dengan acara talkshow dan pembawan dr Pipik yang santai membuat acara penyuluhan berjalan dengan interaktif. Hal ini terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diberikan para pesera kepada dr Pipik salah satu pertanyaan datang dari pasien dengan nama Ibu Acih beliau bertanya “Apakah ada tips agar tekanan darah kita tetap normal tanpa harus minum obat kimia?”

Dokter Pipik menjawab pertanyaan dengan memberikan 5 tips agar tekanan darah kita tetap stabil diantaranya, 1. Kontrol tekanan darah secara rutin, 2. Diet rendah garam, 3. Olahraga teratur, 4. Istirahat yang cukup, 5. Meminimalisir stress dan 6. Konsultasi dokter

“Untuk menjaga tekanan darah pada pasien jantung, olahraga bisa tetap dilakukan dengan memilih jenis olahraga yang ringan dan memperbaiki pola makan, karena pola makan yang benar dapat mencegah penyumbatan pembuluh darah sekaligus mencegah tekanan darah tinggi,” pungkas dr Pipik.

**gp/rls

Uji Coba, Cileungsi Unggul Tipis dari Citeureup

0

Citereup | Jurnal Bogor 

Tim sepak bola Kecamatan Cileungsi, unggul tipis 2-1 saat melakoni pertandingan uji coba dengan Kecamatan Citeureup sebelum menuju kick off Piala Bupati U-19 2022 di Stadion Anggraeni Citeureup, Kabupaten Bogor, Jumat (20/5).

Manajer Kecamatan Cileungsi, Asep Supini mengatakan, uji coba laga tandang, dan mendapatkan kemenangan ini jadi hasil positif bagi kecamatan Cileungsi.

“Ini hasil yang sangat positif, kita unggul tipis 2-1 dan ini hasil yang memuaskan. Kita mampu menang melawan tim yang memang diunggulkan menjadi juara di ajang Piala Bupati U-19 ini dalam uji coba. Dan  Kecamatan Citeureup juga adalah berstatus juara bertahan dalam perhelatan Piala Bupati di tahun sebelumnya,” bebernya. 

Menurutnya hasil positif dalam laga uji coba ini  akan dijadikan bahan evaluasi untuk melakoni laga resmi selanjutnya nanti.

“Kesempatan yang sangat luar biasa kami bisa bertanding uji coba dengan Kecamatan Citeureup, ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk melakoni pertandingan resmi nanti agar Kecamatan Cileungsi mampu menjadi juara di ajang bergengsi olahraga sepak bola di Kabupaten Bogor. Sesuai dengan moto Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Cileungsi, Cileungsi beraksi, Cileungsi juara hiji,” papar Asep.

** Nay / Wisnu 

Soal Dewan Dapil II, Arahya Ajak Aleg yang Perjuangkan Aspirasi

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) mengajak warga yang berdomisli di wilayah Bogor  Timur (Botim), Kabupaten Bogor agar tidak memilih calon legislatif (caleg) yang tidak memperjuangan aspirasi rakyat, khususnya dapil 2.

“Anggota dewan yang berangkat dari Dapil II dari hasil pengamatan kami terlihat atau

belum memperjuangkan masyarakat yang berdomisli di wilayah Botim khususnya,” ucap Wakil Ketua LSM Penjara Abah Rahya alias Arahya kepada Jurnal Bogor, Minggu ( 22/5).

Ia menambahkan, dari sekian banyak anggota legislatif  yang sudah menjabat dan menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor , hanya ada beberapa anggota dewan yang  mau menerima dan memperjuangan aspirasi warga masyarakat  Bogor Timur. 

” Ada beberapa dari Anggota Dewan yang berangkat dari Dapil II setelah duduk, lupa atas dapilnya atau lupa kepada rakyat yang memilihnya ketika nyaleg,” cetusnya.

Contoh nyata kata dia, banyak jalan Kabupaten Bogor yang hancur tidak tersentuh dan diperbaiki bahkan dibiarkan hancur, harusnya anggota dewan yang berangkat dari Dapil II Botim mengusulkan kepada Plt Bupati Bogor ke Dinas PUPR Kabupaten Bogor untuk memperbaikinya dan jangan menunggu kondisinya lebih memprihatinkan.

“Bayangkan, sudah berapa tahun duduk di dewan dan sudah berbuat apa untuk masyarakat Botim atau dapilnya,” pungkasnya.

** Nay / Ramses 

Harga Telur yang Melambung Dikeluhkan Warga

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Harga telur ayam mengalami kenaikan hingga menembus Rp 28.000- Rp.29.000 per kilogram. Padahal sebelumnya harga telur berkisar di Rp.18.000-Rp.19.000/kg, sehingga dampak dari kenaikan harga telur ayam tersebut membuat pedagang telur di pasar rakyat mengeluh.

Seperti yang disampaikan Tini (30), pedagang telur di Pasar Cileungsi yang menjual telur dengan harga Rp.28.000/kg mengatakan, belum lama ini kenaikan harga telur melambung tinggi dan itu sangat terasa sehabis lebaran Idul Fitri.

“Pasca Idul Fitri 1443 H  bahkan minggu lalu harganya sampai Rp.28.000/kg,” ucap Tini kepada Jurnal Bogor, Minggu ( 22/05/22).

Ia menambahkan, walaupun harga naik penjualan tidak terlalu  mengalami penurunan. Pasalnya, para pedagang atau pembeli tidak memiliki pilihan lain. Hingga saat ini dia belum  mengetahui secara pasti alasan naiknya harga telur dan dia menduga naiknya harga telur  karena sudah tidak ada lagi bantuan sosial (bansos) pangan yang diberikan.

“Sebelumnya, ketika bansos dalam bentuk sembako, harga telur Rp18 ribu per kg , kenaikan hanya terjadi pada telur ayam negeri,  kalo telur ayam kampung standar, sedangkan telur puyuh mencapai Rp.40.000/kg yang sebelumnya hanya Rp.30.000/kg ” ujarnya.

Sementara Uni, konsumen yang membeli telur di Pasar Perumahan Griya Bukit Jaya Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri juga mengakui harga telur mencapai angka Rp.28.000/kg. Dia juga merupakan penjual lontong sayur dan mengaku sangat keberatan dengan kenaikan harga telur tersebut karena harus disesuaikan dengan harga jualannya.

“Saya berharap kepada  pemerintah untuk  menurunkan harga telur , karena saya pribadi pasti selalu membeli telor tersebut karena merupakan bagian kebutuhan bahan jualan sekaligus konsumsi di rumah, jika harga makin melambung kami rakyat kecil merasa keberatan, belum usai urusan minyak kini harga telur kembali naik,” keluhnya.

** Nay / Ramses 

PKS Siap Usung Calon Bupati

0

Halal Bihalal Momen Kuatkan Barisan

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan akan mengusung calon Bupati Bogor pada Pilkada 2024 mendatang. Hal ini dikatakan Aleg PKS dari Kabupaten Bogor dapil 2 Achmad Fathoni saat halal bihalal di Indirama Futsal Ciangsana, Minggu (22/5).

Achmad Fathoni

“Sudah masanya PKS yang menjadi Bupati Bogor , karena PPP sudah merasakan, Gerindra kini pula merasakan, dan kini tahunnya PKS jadi Bupati di Kabupaten Bogor,” ujar Fathoni kepada Jurnal Bogor, Minggu (22/5).

Sedangkan untuk koalisi, PKS akan selektif dalam mencari pendamping dan berkaca dari tahun sebelumnya. Ditegaskannya, jika ada partai yang ingin setia berkoalisi dengan PKS maka setia selamanya. “Tapi jika tidak bisa setia lebih baik tidak usah,” pungkas Fathoni.

Maka dari itu, kata dia, dalam rangka silaturahmi, PKS menyatakan siap bertarung di 2024 dan Bagian Hukum DPD PKS sudah memberi mandat untuk kursi di Kecamatan Gunung Putri harus bisa meraih 2 kursi, dan optimistis bisa tercapai.

Achmad Fathoni sendiri bersyukur halal bihalal bisa dilaksanakan yang sebelumnya terkendala Covid-19. “Jika hari ini tidak tatap muka lagi halal bihalalnya maka sama seperti bang Toyib,” guyon Fathoni.

Sementara DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Gunung Putri melakukan halal bihalal pertama kalinya setelah 2 tahun diterpa Covid-19. Halal bihalal ini juga jadi momentum menguatkan barisan PKS.

“Alhamdulilah akhirnya pertemuan yang selalu dilakukan secara virtual selama 2 tahun ini, kini bisa dilaksanakan secara tatap muka, sehingga bisa kembali mempererat tali silaturahmi,” ucap Ketua DPC PKS Kecamatan Gunung Putri Sudarto.

Menurutnya, pertemuan halal bihalal ini untuk menjalin silaturahmi dan saat ini memang sudah mendekati masa pertarungan kembali, sehingga PKS perlu mempererat silaturahmi, dan yang hadir ini tidak hanya kader tapi juga ada simpatisan yang enggan bergabung langsung tapi jiwanya milik PKS.

“Saat ini yang hadir sekitar 400-an, dari kader dan simpatisan PKS dan itu tidak semua hadir,” papar Sudarto.

Ketua Pelaksana Kegiatan Mustakim juga mengatakan, halal bihalal merupakan bagian akhir Ramadhan dan panitia pada acara ini menggelar lomba.

“Acara kita buka dengan lomba senam Go PKS Go, itu bukan mars, tapi kita punya slogan yang dilagukan dan kini kita lombakan yang diikuti oleh 10 anak ranting di Kecamatan Gunung Putri,” paparnya.

Acara diawali dengan lomba senam, kemudian sambutan – sambutan dari pihak Kecamatan Gunung Putri, Desa Ciangsana dan dari DPD PKS juga para Aleg PKS dari Kabupaten Bogor dapil 2 Achmad Fathoni.

“Terakhir kita hibur untuk yang hadir dengan door prize yang saat ini bisa dilihat sangat banyak, mutlak dari kader dan simpatisan mereka memberikan tanpa diminta dari mereka untuk mereka kembali,” jelasnya.

** Nay/Wisnu

Buka ‘Kotak Pandora’ Suap WTP

0

KPK Mulai Panggil Dinas Penerima Program CBC

Cibinong | Jurnal Bogor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara perlahan namun pasti mulai membuka ‘Kotak Pandora’ perkara suap kepada auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sejumlah pihak dari mulai Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga rekanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dipanggil komisi anti rasuah itu untuk dimintai keterangannya.

“Kasus suap untuk mendapatkan predikit opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), KPK sangat serius mengusutnya, KPK secara perlahan mulai membuka ‘Kotak Pandora’ terkait pengelolaan keuangan di Kabupaten Bogor,” kata Aktivis Jaringan Masyarakat Pendukung Joko Widodo (Jampe) Kabupaten Bogor, Ali Taufan Vinaya (ATV), Minggu (22/05).

Ali sangat optimis dan yakin, KPK akan menuntaskan persoalan di Kabupaten Bogor ini sampai beres dalam rangka mewujudkan cleen governance atau pemerintahan yang bersih, kenapa ? karena kata aktivis pergerakan 98 ini, sekarang ini waktu yang tepat bagi KPK untuk membersihkan Kabupaten Bogor.

“Persoalan pengelolaan keuangan di Kabupaten Bogor ini sangat komplek. Kasus suap kepada auditor BPK menjadi pintu masuk bagi KPK membuka kunci  ‘Kotak Pandora’ untuk menggali informasi penting soal penatakelolaan keuangan daerah,” ujarnya.

Menurut ATV, untuk membuka isi ‘Kotak Pandora’ KPK harus memanggil dinas-dinas penerima alokasi anggaran besar dari APBD, termasuk untuk proyek Cibinong Beautification City (CBC) yang nilai anggarannya sangat fantastis mencapai ratusan miliar rupiah.

“Keterangan dari dinas penerima program CBC itu akan membantu KPK menemukan di mana titik pelanggaran atau penyimpangan dari program tersebut. Saya yakin dengan sumber daya manusia yang dimiliki didukung pengalaman membongkar kasus-kasus besar KPK akan berhasil,”ungkap ATV.

Sebagaimana diketahui, sejak kasus suap kepada auditor BPK Jawa Barat terbongkar Rabu (27/04) lalu, KPK secara marathon memanggil puluhan ASN Pemerintah Kabupaten Bogor. Dalam perkara ini KPK menetapkan AY  Bupati Bogor non aktif, bersama tiga ASN, diantaranya Sekretaris Dinas PUPR MA, Kepala Sub Bidang Kas Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) IA, dan RT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR, serta empat auditor BPK.

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di penghujung Ramadhan itu, KPK menyita uang tunai dalam pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu senilai Rp 1, 024 miliar. Uang yang disita masih ditelusuri dari mana sumbernya.

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, untuk mengetahui asal muasal uang yang disita itu KPK memanggil puluhan ASN. “Seluruh saksi hadir dan para saksi didalami pengetahuannya antara lain, terkait dugaan pengumpulan sejumlah uang dari beberapa SKPD yang menjadi obyek audit,” kata Ali, beberapa waktu lalu.

** TM/Red

Aturan Baru KTP, Nama tak Boleh Satu Kata dan Disingkat

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Nama warga di KTP yang baru tidak boleh satu kata dan paling sedikit dua kata. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama Pada Dokumen Kependudukan yang diteken Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Mendagri meneken aturan baru terkait pencatatan nama di sejumlah dokumen kependudukan. Lewat aturan itu, pencatatan nama identitas di Kartu Keluarga (KK) hingga E-KTP juga tak boleh disingkat.

Aturan yang terdiri dari 9 pasal ini ditetapkan pada 11 April 2022 dan telah diundangkan pada 21 April 2022 oleh Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Benny Riyanto.

“Tata cara pencatatan nama pada dokumen kependudukan dilarang disingkat, kecuali tidak diartikan lain,” demikian bunyi pasal 5 ayat 3 poin a.

Selain tidak boleh disingkat, pencatatan nama pada dokumen kependudukan juga tidak boleh menggunakan angka dan tanda baca, serta dilarang mencantumkan gelar pendidikan dan keagamaan pada akta pencatatan sipil.

Pada pasal 3, dokumen kependudukan yang dimaksud meliputi biodata penduduk, KK, kartu identitas anak, e-KTP, surat keterangan kependudukan, dan akta pencatatan sipil.

Salam ketentuan, yakni pasal 4 ayat 2, Permendagri juga mengatur kaidah pencatatan nama pada dokumen kependudukan. Antara lain yakni, mudah dibaca, tidak bermakna negatif, dan tidak multitafsir; jumlah huruf paling banyak 60 huruf termasuk spasi; dan jumlah kata paling sedikit dua kata.

Sementara itu, nama marga, famili, atau yang disebut dengan nama lain merupakan satu kesatuan dengan nama.
Permendagri Nomor 73/2022 juga mengatur ketentuan pengubahan atau perbaikan nama. Syarat perubahan atau perbaikan nama harus melalui proses penetapan pengadilan negeri.

“Dalam hal Penduduk melakukan pembetulan nama, pencatatan pembetulan nama termasuk bagian pembetulan Dokumen Kependudukan berdasarkan dokumen otentik yang menjadi dasar untuk pembetulan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” demikian bunyi pasal 4 ayat 4.

** ass


Satu Keluarga Tertimbun Longsor, Ibu Satu Anak Ditemukan Terakhir

0

Cijeruk | Jurnal Bogor

Bencana longsor di Pasir Pogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor menewaskan 4 orang. Noneng Sumiati (27), ibu satu orang anak ini termasuk korban terakhir ditemukan tim gabungan pada Minggu (22/5) pukul 13.40 WIB. Korban satu keluarga ini selain Noneng, juga  anaknya Nafiz (4), ibu mertuanya Uum (70 tahun) dan kakak iparnya bernama Duduh (43 tahun). Sedangkan korban selamat sebanyak lima orang, yaitu Hilman, Fitri, Adit, Abay dan Ama.

“Alhamdulillah sudah ditemukan semuanya. Posisi korban terakhir agak terjepit motor. Jadi ini korban keempat yang ditemukan pasca kejadian kemarin. Seluruh jenazah kami bawa ke RS Polri Kramat Jati, setelah serah terima dengan keluarga para korban,” kata Penata Bencana Muda BPBD Kabupaten Bogor, M Adam.

Sementara kronologi longsor tersebut terjadi pukul 17.30 WIB pada Sabtu (21/5). Longsor disebabkan intensitas hujan deras yang mengguyur sehingga tembok penahan tanah (TPT) setinggi delapan meter, lebar empat meter dan panjang 10 meter menimpa dua unit rumah yang berisi dua kepala keluarga (KK). “Sehingga dua bangunan rumah mengalami kerusakan hingga menimbulkan korban jiwa,” jelas Adam.

Dengan ditemukannya jasad Noneng, operasi SAR tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, PMI, Damkar, Polmas dan juga warga pun dihentikan, untuk kemudian dilakukan penanganan pasca bencana. “Nanti kami berkoordinasi lagi dengan stakeholder terkait untuk penanganan pasca bencananya,” kata Adam.

Sebelumnya, Tim SAR kesulitan mencari titik terakhir korban sebelum tertimbun longsor. Pasalnya, material longsoran berupa beton tembok penahan tanah (TPT), cukup besar dan berat.

“Tadi sebelum isoma, kami sudah mencium bau-bau mayat. Setelah isoma kami lanjutkan pencarian di titik yang sudah ditentukan dan alhamdulillah sudah berhasil dievakuasi,” jelas Adam.

Adam mengungkapkan, saat ditemukan tubuh Noneng terjepit sepeda motor. Berdasarkan denah rumah yang diketahui dari warga sekitar, dia berada di teras rumah.

“Kalau dari denah rumah yang kami dapat, itu posisinya di depan, di teras. Karena rumah itu, menghadap tebingan yang longsor,” kata dia.

** ass

Pererat Silaturahmi, PWI Kabupaten Bogor Halal Bihalal

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor menggelar acara Halal Bihalal yang berlangsung di Sekretariat PWI Kompleks Perkantoran Pemda Jl.Bersih nomor 1 Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat 20 Mei 2022.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bayu Rahmawanto selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) , Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor, Deni Humaedi, Perwakilan PWI Kota Bogor serta seluruh anggota PWI Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto mengatakan dengan adanya giat halal bihalal ini bisa mempertemukan kita semua untuk saling bersilaturahmi bermaaf-maafan di momentum Hari Raya Idul Fitri ini.

“Alhamdulillah terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PWI Kabupaten Bogor atas undangannya. Setelah kita melaksanakan puasa di bulan Ramadhan, dilanjutkan dengan Hari Raya Idul Fitri, di acara Halal Bihalal ini semoga kita semua kembali Fitrah dan terlepas dari segala dosa aaminnn,” ucap Bayu.

Mewakili Pemerintahan Kabupaten Bogor, dia berharap PWI bisa bekerjasama dan ikut berperan serta membangun dan memajukan Kabupaten Bogor.

“Kita ini mitra, hayu kita bareng-bareng bersinergi membangun Kabupaten Bogor yang lebih baik,” harap Bayu.

Ditempat yang sama Ketua PWI Kabupaten Bogor H.Subagiyo dalam sambutannya juga mengatakan, Halal Bihalal ini bisa dijadikan ajang saling melepas segala rasa yang mengganjal di hati. Saling memaafkan segala dosa dan kesalahan, sehingga tali silaturahmi antara sesama anggota PWI kembali terjalin erat. Kekompakan antar teman seprofesi tetap terjaga.

Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal PWI Kabupaten Bogor, Dedi Firdaus menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan anggota yang telah bekerja demi menyukseskan acara ini.

“Alhamdulillah kegiatan halal bihalal PWI Kabupaten Bogor hari ini meskipun berlangsung secara sederhana, tapi bisa berlangsung lancar dan sukses. Semua tentu atas kerjasama dan partisipasi semua anggota,” ucapnya.

** Nay

PDI Perjuangan Kota Bogor Pecahkan MURI Senam Sicita

0

JURNAL INSPIRASI – Dalam upaya ikut berperan serta menyehatkan masyarakat melalui olahraga, PDI Perjuangan Kota Bogor akan menghari-harikan senam Sicita dan mengajak publik untuk ikut serta.

Senam Indonesia Cinta Tanah Air (SICITA) diluncurkan secara resmi pada Hari Ulang Tahun PDI Perjuangan 10 Januari 2022 oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Jika pada tahun sebelumnya, partai besutan Megawati Soekarnoputri ini sukses mencatatkan mesin politiknya raih rekor MURI dengan membagikan tumpeng dan peserta acara terbanyak. Kini, partai berlambang banteng bulat ini akan kembali torehkan sejarah dengan gelaran senam massal Sicita dengan jumlah peserta terbanyak.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari ini, Jumat (20/5), masih dalam rangkaian memperingati ulang tahun partai ke 49 dan dalam rangka memperingati hari kebangkitan Nasional.2022.
Kegiatan senam SICITA ini dilaksanakan secara serentak se Indonesia dan disiarkan melalui akun Youtube PDI Perjuangan, senam kolosal Sicita digelar, dimulai pukul 07.00 WIB. Di Kota Bogor dan wilayah Indonesia Bagian Timur, Jam 08.00 WITA DI indonesia bagian Tengah dan Jam 09.00 WIT di Indonedia Bagian Timur. Untuk kota Bogor senam ini akan dihelat di alun-alun Jalan Kapten Muslihat, Sementara di Jakarta akan dilaksanakan diLapangan Banteng. Kegiatan serupa, dan di waktu yang sama, juga digelar PDI Perjuangan di seluruh kabupaten kota se Indonesia.

Sebanyak 200 peserta dari kader PDI Perjuangan Kota Bogor akan ikut serta, dan 800 peserta dari masing-masing anggota DPRD Kota Bogor, Fraksi PDI Perjuangan (red. tiap anggota DPRD Kota Bogor mengikutsertakan 100 peserta). Jumlah keseluruhan pesenam dari PDI Perjuangan Kota Bogor yakni 1000 orang.

Sementara, dari tiap pengurus DPD PDI Perjuangan, dari 37 provinsi se Indonesia, akan mengerahkan sebanyak 500 peserta akanmengikuti senam. Jika ditotal, akan hadir jutaan kader PDI Perjuangan turun ke lapangan mengikuti senam, besok.

Dadang Iskandar Danubrata selaku ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor menyampaikan ” Hari ini para pengurus DPC, Fraksi, PAC, Ranting dan para Pengampu se Kota Bogor melaksanakan senam SICITA secara serentak bersama seluruh kader PDI Perjuangan se Indonesia dalam rangka kegiatan pemecahan rekor peserta senam terbanyak se Indonesia dan dunia yg dilaksanakan oleh Partai Politik secara serentak. Kami juga akan mensosialisasikan senam SICITA ini kepada masyarakat agar masyarakat kota Bogor selalu hidup sehat dengan melakukan kegiatan senam Sicita ini dan lebih Cinta Tanah Air karena senam ini diiringi oleh lagu lagu khas daerah di Indonesia”.

Semangat kembali mengukir sejarah ini terus menyala-nyala dan tak pernah redup di dada para kader PDI Perjuangan, sekaligus merayakan HUT ke-49. Tema senam ini Bangunlah Jiwa dan Badannya untuk Indonesia Raya.

Dadang juga menambahkan, senam sehat ini bisa membangun nation and character building, menyehatkan masyarakat. Gerakan senam di seluruh nusantara dilaksanakan atas arahan Ibu Megawati Soekarnoputri dengan keyakinan bahwa dalam tubuh yang sehat, jiwa dan pikiran juga sehat.

Senam Sicita ini, tak beda dengan aerobic pada umumnya. Senam ini bisa digelar secara berkelompok di tempat terbuka, atau dilakukan sendiri di rumah. Manfaat senam ini, tak hanya menurunkan berat badan. Senam Sicita juga dapat menjaga daya tahan tubuh dan memelihara kesehatan jantung. Selain itu, masih banyak manfaat senam aerobik lainnya, terlebih jika dilakukan secara rutin.

Sicita dengan mengusung pesan spirit cinta Tanah Air, karena diiringi oleh lagu lagu daerah di Indonesia, merupakan rangkaian gerakan dengan tempo lambat dan dikombinasikan dengan cepat yang bertujuan untuk meningkatkan asupan oksigen dalam tubuh.

Hampir setiap gerakan dalam senam aerobik bertujuan untuk melancarkan dan meningkatkan aliran oksigen ke otot tubuh dan jantung. Semakin banyak oksigen yang masuk ke dalam tubuh, fungsi organ dapat berjalan dengan baik dan tubuh pun semakin sehat.** Fredy Kristianto |*