32.7 C
Bogor
Sunday, May 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 896

Petani Kopi di Sukamakmur Panen Raya Capai 20 Ton

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor 

Sejumlah petani kopi yang berada di Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor melakukan panen raya perdana dengan jenis Kopi Robusta. Panen raya tersebut menjadi yang terbesar di Jawa Barat.

“Panen raya ini sedikitnya ada 20 hektar di lahan pertanian di Desa Sukaharja, dengan mengahasilkan panen kopi berjenis Robusta sebanyak 20 ton,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor Siti Nurianty kepada Jurnal Bogor, Selasa (30/05/22).

Hasil tersebut, kata dia berasal dari bibit yang diberikan kepada para petani di tahun 2019. “Jadi hasil panen raya ini, merupakan hasil bantuan bibit Pemkab Bogor untuk para petani yang ada di Kecamatan Sukamakmur,” jelasnya.

Selain melakukan panen raya kopi Robusta, Pemerintah Kabupaten Bogor pun memberian sejumlah alat bantuan untuk para petani. “Motor roda tiga, serta alat alat pertanian lainnya diberikan kepada petani, langsung yang memberikan adalah Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan,” katanya.

Sementara itu, Hermansyah, salah seorang petani kopi Kecamatan Sukamakmur, mengaku senang, dengan berhasilnya melakukan panen raya kopi Robusta.

 “Panen raya bisa setahun sekali, bahkan empat tahun sekali melihat kondisi cuacanya, ini merupan panen perdananya, dan alhamdlulilah kwalitasnya diakui internasioan dan nasional,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Ingkar Janji Sama Warga Cibolang, PT BAP Dipanggil ke Mako Satpol PP

0

Ciawi|Jurnal Bogor

Meski sampai saat ini permasalahan antara warga Kampung Cibolang RT 02 RW 07, Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi dengan PT Balina Agung Perkasa (BAP) belum ada penyelesaian, namun akhirnya aktivitas kegiatan pembangunan perluasan lahan parkir di perusahaan ekspedisi pengangkut air minum tersebut, dihentikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor.

Informasi didapat, dihentikannya kegiatan pembangunan perluasan lahan parkir di PT BAP, setelah Satpol PP Kabupaten Bogor meninjau ke lokasi proyek perusahaan yang berlokasi di Kampung Ranji, Rabu (25/5) lalu.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian dan Operasional (Dalops) Satpol PP Kabupaten Bogor, Rama Kodara membenarkan ada tindakan dari anggota Satpol PP saat meninjau lokasi pembangunan di PT BAP.

“Ada tindakan tegas dari anggota Satpol PP yang datang ke lokasi proyek. Dan juga ada surat pernyataan dari pihak perusahaan, tapi saya belum lihat seperti apa,” ungkapnya.

Selain itu, Rama pun mengungkapkan, pihak PT BAP sudah dilakukan pemanggilan ke Mako Satpol PP di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Pengusaha kami panggil ke kantor  untuk menunjukan perizinan yang dimilikinya,” ujarnya.

Namun, Rama mengaku belum mengetahui hasil pemanggilan pihak perusahaan oleh Kasi Penegak Perda (Gakda). Sehingga pihaknya akan menanyakan hasil pemanggilan itu.

“Besok (Hari ini, red) kami akan tanyakan ke Kasi Gakda tindak lanjut dari hasil pemanggilan tersebut,” jelasnya.

Sementara, kekesalan warga Kampung Cibolang RT 02 RW 07, Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi, terhadap PT BAP yang dinilai telah ingkar janji untuk menyelesaikan permasalahan dengan melakukan pertemuan kedua, seakan sudah memuncak.

“Bagaimana kami tidak kesal, janji mau menyelesaikan permasalahan dengan warga hingga sekarang belum juga dilakukan pihak perusahaan,” aku Ketua RT 02, Nurpajri.

Nurpajri minta agar Pemkab Bogor melalui Satpol PP, bisa memfasilitasi dan menjadi penengah untuk menyelesaikan permasalahan antara warga dengan PT BAP.

“Jangan sampai ada aksi massa lagi terhadap perusahaan yang kami anggap sudah merugikan warga itu,” imbuhnya.

** Dede Suhendar

Warga Ciasihan Temukan Mayat di Sungai Cikuluwung

0

Pamijahan | Jurnal Bogor

Warga di Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor digegerkan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di aliran Sungai Cikuluwung. Kepala Desa Ciasihan Lilih mengatakan, dia mendapat laporan dari warga terkait penemuan mayat pukul 12.00 WIB di aliran Sungai Cikuluwung.

“Ditemukan oleh warga yang hendak memanen padi di wilayah Desa Gunungsari, karena memang posisi mayat berada di perbatasan antara Desa Gunungsari dan Ciasihan,” kata Lilih saat dihubungi wartawan, Selasa (30/5).

Lilih mengatakan, kondisi mayat pada bagian kepala korban sudah menjadi tengkorak.

“Posisi mayat itu dari dengkul ke kaki masuk wilayah Desa Ciasihan tetapi dari Kepala hingga badannya berada diwilayah Desa Gunungsari. Pas ditemukan ditengah kali banget, kalau kepala sudah jadi tengkorak,” katanya.

Lilih menyampaikam, penemuan mayat laki-laki diduga korban tenggelam dan sedang dilakukan penelusuran identitas korban.

“Harapan kami sih ada yang mengakui bahwa itu warga siapa. Kami kan kalau di warga Desa Ciasihan sudah dikonfirmasi tidak ada yang hilang. Tetapi tidak tahu kalau di daerah Gunungsari, harapan kedepan kita gak mau nemu mayat lagi, takut, kaya pembuangan mayat deh,” katanya.

Lilih mengatakan, untuk korban kemudian dilakukan evakuasi oleh pihak kepolisian.

“Saat ini korban dibawa ke RSUD Leuwiliang oleh pihak yang berwajib,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Cibungbulang AKP Agus Permana membenarkan,  penemuan mayat laki-laki di aliran Sungai cikuluwung tersebut.

“Ya benar ada penemuan mayat di aliran Sungai Cikulung dan belum bisa menyimpulkan penyebab korban meninggal dunia,” pungkasnya.

** Andres

Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas Ditempat

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Terlibat adu banteng antara motor dan truk di Jalan Jonggol -Cibarusah, Kampung Manduhur, Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor , pengendara motor warga Cianjur, tewas ditempat, Selasa (31/06/22).

Kanit Laka Polres Bogor IPDA Angga Nugraha, membenarkan adanya kecelakaan lalulintas di Jalan Raya Jonggol-Cibarusah.

“Iya, satu orang tewas, yakni berinisial S.H.N, Tempat/Tanggal Lahir Cianjur, 11-11-1961, pekerjaan wiraswasta, mengalami luka pada bagian wajah, meninggal dunia di TKP, dibawa ke RSUD Cileungsi,” paparnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (1/06/22).

Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, kata dia, kendaraan sepeda motor Yamaha Mio  No.Pol: F-5890-XH yang dikendarai SHN yang berboncengan dengan rekannya bernama Usep warga Cianjur  bergerak dari arah Bekasi menuju Jonggol.

“Setibanya di TKP bergerak ke kanan jalan mengambil jalur lain lalu pada saat bersamaan membentur bagian depan kendaraan Truk Colt Mitsubishi, No. Pol. : B-9617-PY yang datang dari arah berlawanan atau dari arah Jonggol menuju ke arah Bekasi sehingga terjadilah adu banteng yang menyebabkan pengendara motor tewas ditempat,” jelasnya.

Sedangkan yang dibonceng selamat, dan hanya mengalami luka ringan. Anggota unit laka Polres Bogor pun tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan beberapa saksi, kasus kecelakaan yang menewaskan satu orang warga Cianjur ini.

** Nay Nur’ain

Satpol PP Parung Panjang Turunkan Spanduk Perumahan dan Rokok

0

Parungpanjang l Jurnal Bogor

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Parung Panjang membersihkan spanduk perumahan dan rokok yang tak berizin di sekitar wilayah Desa Parung Panjang sampai Kabasiran. Pemasangan spanduk liar tersebut diduga dilakukan pada malam hari untuk menghindari petugas dari penegak perda.

“Kami lakukan operasi rutin di sepanjang jalan sampai wilayah Desa Kabasiran terkait pencabutan masalah spanduk yang tak berizin,” kata Kasi Trantib Pol PP Dadang Kosasih ketika dikonfirmasi wartawan, kemarin.

Dadang menjelaskan, ada 25 spanduk yang dipaksa diturunkan petugas. Adapun proses lainnya kalau masang lagi harus bayar pajak.

“Kami terus beroperasi seminggu sekali, mudah-mudahan spanduk daerah Parung Panjang bisa melakukan taat dalam pembayaran pajak,” jelasnya.

Dia menambahkan, kebanyakan spanduk perumahan, dan rokok yang diturunkan dan rata-rata sama jumlahnya di setiap titik yang tersebar.

“Kebanyakan tidak membayar pajak dan menghindari pembayaran mereka kerap memasang spanduknya pada malam hari,” tambahnya.

Dia menghimbau pihak perumahan maupun developer, kalau mau pasang spanduk, reklame maupun bilboard harus mengikuti aturan pemerintah.

“Yang jelas semua sifatnya pemberitahuan harus dilanjutkan terhadap pembayaran pajak sesuai aturan,” tukasnya.

** Arip Ekon

Peringati Hari Lahir Pancasila, Jonggol Selaraskan Pancakarsa dengan Jonggol Berkah

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Pemerintah Kecamatan Jonggol memperingati Hari Lahir Pancasila dengan melaksanakan upacara via zoom bersama Pemerintah Kabupaten Bogor. Upacara dilaksanakan di aula kantor Kecamatan Jonggol, Rabu (01/06/22).

Camat Jonggol Andri Rahman mengatakan, upacara ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila dimana telah kewajiban bersama untuk memperingatinya.

“Dengan memperingati Hari Lahirnya Pancasila kita bangkit bersama membangun peradaban dunia, khusus untuk Kecamatan Jonggol menyelaraskan dengan pencapaian Program Pancakarsa dan menyelaraskan dengan motto Jonggol Berkah (Berdaya, Ekonomis, Religius, Aman dan Harmonis) dan terus menekan pandemi Covid dan PMK,” papar Andri.

Sampai saat ini pihaknya masih menekankan penerapan untuk pandemi Covid -19 walaupun sudah ada pelonggaran, tapi diharapkan masyarakat masih tetap menerapkan protokol kesehatan .

“Untuk Kecamatan Jonggol sendiri kami berupaya untuk melakukan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, apalagi dalam menghadapi hari Raya Idul Adha ini yang sedang gencar – gencarnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang berdampak pada penutupan pasar hewan Jonggol,” paparnya.

Dia pun mengingatkan  agar memilah terlebih dahulu hewan yang hendak dikurbankan dan jangan sampai niat berkurban malah membahayakan yang menerima kurban.

** Nay Nur’ain

Akses Pendidikan di Sukajaya tak Memadai

0

Sukajaya | Jurnal Bogor

Puluhan anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tinggal di Kampung Lebak Sanab, Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor harus berjalan tiga kilometer untuk sampai ke gedung belajar.

Pasalnya, gedung belajar utama yang berada di desa tetangga, tepatnya di Kampung Cibarani, Desa Pasir Madang keberadaannya cukup jauh. Bahkan kondisi jalan yang dilaluinya juga sangat tidak memadai. Terlebih saat hujan jalan licin dan rawan longsor. 

Seorang guru PAUD Serli Setiawati membenarkan kondisi akses terhadap pendidikan masih jauh, begitu juga dengan insfratruktur maupun fasilitas gedung belajar. Puluhan muridnya harus berjalan kaki sejauh tiga kilometer. Dia sendiri mengaku sudah lima tahun mengajar di PAUD Adz-Dzikri tersebut.

“Selama lima tahun saya mengajar disini, tentu sangat banyak kendala dengan tidak adanya gedung mengajar yang terletak di Kampung Lebak sanab, Desa Cisarua ini,” ungkapnya kepada wartawan, saat pelepasan anak didiknya, kemarin.

Selain itu, kata dia, akses jalan yang dilewati pun cukup sulit. Dia juga harus berjalan kaki untuk sampai ke tujuan tempatnya mengajar. 

Dia berharap, kondisi tersebut harus menjadi perhatian khusus dari pemerintah, sebab tuntutan saat ini, sebelum masuk kelas I sekolah dasar (SD) anak-anak sudah bisa membaca.

“Saya berharap nantinya murid ini bisa dibantu diberikan fasilitas yang layak, apalagi sampai bisa dibangunkan gedung sarana belajar yang bagus. Karena pendidikan itu tanggung jawab bersama yang harus ada kerjasama dari pemerintah ataupun lembaga terkait,” pungkasnya.

** Andres

Bank Kota Bogor Bakal Luncurkan ATM Tanpa Kartu

0

Bogor | Jurnal Bogor

Dalam rangka peningkatan pelayanan melalui penguatan pemanfaatan teknologi informasi, Perumda BPR Bank Kota Bogor berencana memberikan pelayanan baru melalui sistem layanan tarik tunai tanpa kartu (ATM Cardless), dimana nasabah dapat menarik dananya melalui ATM dengan menggunakan handphone sebagai media untuk menginformasikan nomor pin yang akan digunakan. 

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini, Perumda BPR Bank Kota Bogor telah melakukan pengadaan sarana dan prasarana dan telah melaksanakan proses perizinan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga  mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan melalui surat Nomor S-361 /KR.0211/2019 tanggal 6 Desember 2019 perihal Persetujuan Rencana Pelaksanaan Kegiatan Usaha Layanan ATM Tanpa Kartu Perumda BPR Bank Kota Bogor. 

Namun demikian, rencana pelaksanaan kegiatan usaha ini masih terkendala dalam proses pemenuhan persyaratan perizinan kepada Bank Indonesia sehingga belum dapat dilaksanakan.

Berdasarkan informasi yang didapatkan bahwa Perumda BPR Bank Jogja telah mendapatkan izin dari Bank Indonesia, sehingga Perumda BPR Bank Kota Bogor merasa perlu untuk melakukan kunjungan dalam rangka mengetahui sampai sejauh mana proses pemenuhan persyaratan perizinan kepada Bank Indonesia sehingga dapat memperoleh izin pelaksanaan kegiatan ATM Cardless dari Bank Indonesia.

Direktur Utama Perumda BPR Bank Jogja menjelaskan bahwa proses perizinan kepada Bank Indonesia dilalui dengan proses yang sangat panjang dimana sejak akhir tahun 2019 Perumda BPR Bank Jogja telah mengajukan perizinan kepada Bank Indonesia dan baru mendapatkan izin kegiatan usaha pada bulan Januari 2022. 

Selama proses perizinan kepada Bank Indonesia, Perumda BPR Bank Jogja telah beberapa kali mengirimkan surat kepada Bank Indonesia untuk memenuhi setiap kekurangan dokumen yang dibutuhkan dalam rangka memperoleh izin kegiatan dimaksud. 

Terakhir pada bulan Mei tahun 2021 mendapatkan surat dari Bank Indonesia untuk memenuhi persyaratan sebagai pengganti proses pemeriksaan kunjungan lapangan (on site visit) yang diantaranya yaitu hasil uji coba transaksi dengan beberapa skenario yang diminta oleh Bank Indonesia, kepastian tidak terdapat kesalahan prosedur atau kejadian kerawanan melalui Fraud Detecting System (FDS), dan pengujian keamanan berupa penetration test atau vulnerability assessment yang dilakukan oleh Auditor Independen yang telah ditindaklanjuti. 

Seluruh persyaratan perizinan dimaksud telah dipenuhi hingga akhir Desember 2021 hingga akhirnya mendapatkan izin dari Bank Indonesia pada Januari 2022.

Setelah mendapatkan izin pelaksanaan kegiatan usaha baru dari Bank Indonesia, masih terdapat kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi kepada Bank Indonesia sebagai bahan evaluasi untuk memastikan kelancaran kegiatan usaha dimaksud, diantaranya tidak diperbolehkan untuk melakukan pengembangan layanan selama 6 bulan kedepan, memastikan layanan call center dilaksanakan selama 24 jam, menjadi anggota dalam Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan setiap bulan kepada Bank Indonesia.

**prast/rls

Kota Bogor Tegaskan Komitmen Bebas Rokok dan Kota Ramah Keluarga

0

JURNAL INSPIRASI – Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) di Kota Bogor tahun ini diselenggarakan dengan cara yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara bertema Smoke-Free Picnic (Piknik Tanpa Rokok) yang melibatkan para pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan jurnalis di Alun-Alun Kota Bogor, Selasa (31/5).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong berbagai elemen guna meningkatkan kepatuhan dalam penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor Nomor 10 Tahun 2018 yang merupakan Perubahan Perda Nomor 12 Tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Piknik tanpa rokok ini juga merupakan bagian dari kampanye #TeuHayangRokok yang secara konsisten dilakukan oleh Pemkot Bogor bersama berbagai komunitas masyarakat sejak tahun 2017.
Dalam kegiatan ini Pemkot Bogor meluncurkan website NongkrongSehatBogor.com. Sebuah direktori yang berisi daftar restoran bebas rokok yang diharapkan dapat membantu wisatawan yang mencari lokasi wisata kuliner, termasuk restoran, kafe, dan tempat makan dengan lingkungan yang sehat di Kota Bogor.
Direktori yang juga berfungsi sebagai sarana pemantauan dengan melibatkan masyarakat dalam pengawasan pelaksanaan KTR di restoran ini, nantinya akan disinergikan dengan aplikasi andalan Kota Bogor, Si Badra (https://sibadra.kotabogor.go.id/download).

Menurut Wali Kota Bogor, Bima Arya berbicara rokok bukan hanya tentang kesehatan individu, tetapi juga tentang kesejahteraan dan perekonomian masyarakat secara keseluruhan.

Kebijakan yang relatif sukses dicirikan dengan tiga faktor, yaitu konsisten, kolaborasi dan Inovasi.

Konsistensi tanpa adanya dukungan atau sendiri, akan berat. Sementara konsistensi dengan dukungan berbagai pihak tapi tidak ada inovasi, akan mentok atau stagnan.

Inovasi yang dimaksud kata Bima Arya adalah peluncuran aplikasi NongkrongSehatBogor.com yang mensinergikan antara wisata sehat dan kampanye tanpa rokok.

Dia meminta kepada Diskominfo, DinKUKMdagin dan Disparbud untuk menyosialisasikan secara maksimal dengan maksud agar ada self assessment atau penilaian diri dari warga Kota Bogor.

“Hari ini kita semua melihat ketiganya, konsistensi, kolaborasi dan inovasi. Kesepakatan restoran tanpa rokok merupakan bentuk perwujudan visi Kota Bogor yang menjadikan kota ini sebagai Kota Keluarga. Adanya KTR di restoran tentunya akan menarik orang untuk datang tanpa khawatir akan gangguan dari asap rokok, khususnya yang membawa keluarga tidak perlu takut lagi terpapar asap rokok,” ujar Bima Arya.
Selain dari sisi pelaku usaha, keterlibatan masyarakat juga sangat diperlukan demi menyukseskan KTR di berbagai area, termasuk di restoran.
Melalui kanal-kanal resmi yang tersedia seperti NongkrongSehatBogor.com ini diharapkan warga untuk tidak segan-segan melaporkan atau mengusulkan tempat makan atau restoran yang layak masuk dalam direktori ini karena sudah memenuhi standar KTR.

Selain NongkrongSehatBogor.com, aplikasi lain yang diluncurkan adalah Smoke Free Directory yang menjelaskan cafe atau restoran yang benar-benar menerapkan Perda KTR.

Peluncuran aplikasi ini ditandai dengan penandatangan MoU antara PHRI Kota Bogor dengan Pemkot Bogor sebagai wujud kerja sama dan komitmen bersama.

Kesepakatan ini menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan dan ikut mengendalikan bahaya rokok, mewujudkan Kota Bogor yang sehat serta melindungi warga Kota Bogor, utamanya anak-anak dari bahaya rokok, disamping mencegah munculnya perokok pemula.

Melalui berbagai survei, Dinkes Kota Bogor menemukan dukungan yang kuat dari masyarakat Kota Bogor terhadap Perda KTR, bahkan ditemukan penurunan jumlah perokok di area KTR. Namun, masyarakat masih menemukan banyak orang merokok di restoran dan tempat makan.
“Berdasarkan hasil pantauan berkala yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor, 77% masyarakat masih menemukan perokok di dalam tempat makan atau restoran. Komitmen dan kolaborasi antara Pemkot dan PHRI dan ini diharapkan tidak hanya menaikkan tingkat kepatuhan KTR di restoran dan tempat makan, tapi juga dalam jangka panjang dapat membantu menurunkan prevalensi perokok Kota Bogor yang masih lebih dari 44,5% atau sekitar 446.325 jiwa,” kata Retno sapaannya.

Konsep Smoke-Free Picnic atau Piknik Tanpa Rokok dalam peringatan HTTS yang menggunakan Alun-Alun Kota Bogor diharapkan menjadi satu tempat piknik bagi keluarga yang aman dari bahaya rokok.

Retno menyampaikan, tema yang diusung dalam HTTS 2022 adalah tembakau ancaman lingkungan. Selain ancaman bagi kesehatan, sampah puntung rokok yang mengandung zat berbahaya apabila tidak dikelola dengan baik akan mencemari lingkungan dan sampah elektrik menghasilkan sampah B3.

Khusus Perda KTR Nomor 10 Tahun 2018 yang dimiliki Kota Bogor kata Kadinkes, senantiasa dimonitor dan dievaluasi setiap tahun.

Berdasarkan hasil monev tahun 2021 yang paling rendah dari 9 kawasan adalah tempat umum, dari target 77 persen capaiannya baru 74,4 persen yang tercapai, dimana restoran dan cafe termasuk didalamnya. Dari 200 yang dilakukan monev, baru 49 restoran atau cafe (24,5 persen) yang benar-benar melaksanakan Perda KTR.

Ketua PHRI Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay menyampaikan dalam dua tahun terakhir elemen kesehatan menjadi yang paling penting dari tiga elemen kunci pariwisata, yaitu kenyamanan dan kebersihan. Hal ini tidak terlepas dari konsern para wisatawan yang hadir ke hotel maupun restoran yang meningkat kepeduliannya terhadap kesehatan.

“Turut serta PHRI Kota Bogor dalam menaati dan mendukung Perda KTR Kota Bogor sebagai awalan tepat yang akan meningkatkan kualitas dan pelayanan terhadap para tamu. Ketakutan akan terganggunya bisnis restoran dan cafe adalah hal yang tidak benar. PHRI akan mendorong para anggotanya menyediakan area atau tempat sesuai aturan bagi perokok sehingga tidak mengganggu dan tidak menimbulkan kekhawatiran bagi pengunjung,” kata Yuno.

Dia mengapresiasi adanya direktori restoran bebas rokok. Ini sebagai ketegasan Pemkot Bogor dalam menegakkan Perda KTR. MoU ini sebagai komitmen bersama dan langkah besar yang diyakini akan bermanfaat bagi semua pihak, termasuk pengusaha restoran.

“Apalagi dengan adanya NongkrongSehatBogor.com yang tidak hanya membantu pemantauan pelaksanaan KTR, tapi juga sebagai sarana promosi bagi restoran dan pariwisata Bogor,” ujar Yuno.

Kegiatan Smoke-Free Picnic ditutup Bima Arya dengan meresmikan plang tanda KTR di Alun-Alun Kota Bogor.** Fredy Kristianto|*

AEON MALL Sentul City Turut Meriahkan HJB ke-540

0

Sentul | Jurnal Bogor
Untuk memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-540, AEON MALL Sentul City berkolaborasi dengan Neng Geulis by Frida Aulia Indonesia menggelar kegiatan “Hari Jadi Bogor” yang berlangsung mulai 1 – 5 Juni 2022 di Canal Stage, Ground Floor. Selama periode tersebut AEON MALL Sentul City mengadakan berbagai acara pertunjukan seni & budaya Sunda, serta mendukung lebih dari 10 Peserta UMKM popular di Bogor.

Dikatakan General Manager Mall Operation AEON MALL Sentul City, Bayu Tunggul Aji, sejumlah UMKM di Bogor menyambut baik serta turut serta dalam acara “Hari Jadi Bogor” dalam bazaar/pameran UMKM. Berbagai produk asli Bogor yang berkualitas seperti fashion, makanan, minuman, craft dan banyak lainnya akan hadir pada acara ini.

“Kami selaku salah satu Pusat Perbelanjaan yang berada di Bogor, sangat antusias dalam memeriahkan “Hari Jadi Bogor” yang ke 540 ini dengan menggandeng UMKM Bogor. Kualitas produk-produk yang disajikan oleh UMKM Bogor ini sudah tidak diragukan lagi, terbaik di kelasnya. Oleh karena itu, kami selalu memberikan support penuh kepada pelaku UMKM Bogor,” ucapnya.

Salahsatunya yang menjadi sorotan adalah “Lapis Bogor Sangkuriang Decoration” bersama pengunjung anak-anak yang akan diadakan pada 1 Juni 2022 di Canal Stage, Ground Floor, pada pukul 15:00 WIB dan membagikan 540 kopi khas Bogor “Kopi Liong” pada tanggal 5 Juni 2022. Selain itu, AEON MALL Sentul City akan mengadakan berbagai pertunjukan seni dan budaya Jawa Barat yakni Sunda dengan mengikuti aturan protokol kesehatan yang ketat.

Sebagai informasi, AEON MALL Sentul City menjadi mall terbesar dan dengan fasilitas umum terlengkap di area Bogor, seperti musholla yang terdapat di hampir setiap lantai, ruangan menyusui yang nyaman, toilet prioritas bagi penyandang disabilitas dan area parkir yang luas.

Hingga saat ini, AEON MALL Sentul City sudah berhasil membawa brand ternama seperti H&M, Max Fashion, Cinema XXI IMAX, Vans, Uniqlo, dan Gerai Pelayanan Publik. Selain itu akan ada beberapa tenant baru yang akan menjadi bagian dari AEON MALL Sentul City seperti Rempah Bistro, Nanny’s Pavilion dan Celebrity Dental.

Di Indonesia sendiri, AEON MALL menjalankan bisnisnya melalui PT. AEON MALL INDONESIA selama kurang lebih 10 tahun. Hingga saat ini PT. AEON MALL Indonesia telah mengoperasikan AEON MALL BSD City, AEON MALL Jakarta Garden City, AEON MALL Sentul City dan AEON MALL Tanjung Barat. Di tahun 2024 AEON MALL berencana akan membuka 1 mall baru yaitu AEON MALL Delta Mas yang terletak di area Delta Mas, Cikarang, Jawa Barat.

** Handy Mehonk