Jakarta | Jurnal Bogor Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melanjutkan komitmennya untuk mendukung pergelaran ajang nasional maupun internasional yang kali ini resmi menjadi Official 5G Partner untuk Jakarta E-Prix 2022.
IOH bersama mitra strategisnya Ericsson, akan menghadirkan layanan 5G di sekitar lokasi Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) untuk memberikan pengalaman digital telekomunikasi terbaik bagi para pebalap, kru tim balap, dan panitia yang terlibat, serta masyarakat umum. IOH dan Ericsson akan menerapkan jaringan non-standalone 5G menggunakan spektrum 3,5GHz agar pelanggan yang berada di sekitarnya dapat merasakan pengalaman luar biasa yang dihasilkan dari teknologi 5G.
Director and Chief Regulatory Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, mengatakan “IOH berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung penyelenggaraan acara nasional maupun internasional bersama dengan para mitra strategis.
Sebagai Official 5G Partner, kami akan memastikan masyarakat yang berada di sekitar area termasuk para wisatawan mancanegara, akan dapat menikmati layanan 5G kami dengan nyaman untuk mengabadikan momen bersejarah ini. Kami berharap kolaborasi bersama Ericsson ini, akan mendukung kesuksesan acara E-Prix Jakarta 2022 dan memberikan kesan mendalam kepada semua yang terlibat.”
Head of Ericsson Indonesia, Jerry Soper, mengatakan, “Sebagai pemimpin global dalam 5G, kami sangat senang dapat mendukung jaringan IOH untuk menghadirkan pengalaman 5G yang mengesankan bagi penggemar olahraga di Indonesia.
Teknologi generasi berikutnya ini akan memberikan kapasitas yang dibutuhkan di sekitar area sirkuit E-Prix yang dapat digunakan untuk streaming video berkualitas tinggi dan membagikan pengalaman mereka kepada teman dan keluarga.”
Direktur Fasilitas PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sekaligus Vice Managing Director Formula E, Gunung Kartiko, mengatakan “Kami mengapresiasi dukungan dari Indosat Ooredoo Hutchison sebagai Official 5G Partner di pergelaran Jakarta E-Prix 2022. Acara ini tidak akan berhasil tanpa adanya kontribusi dan dukungan dari seluruh pihak serta doa dan dukungan dari masyarakat. Semoga kita semua dapat memperoleh manfaat atas event internasional ini.”
Pelanggan yang ingin merasakan lebih banyak lagi pengalaman 5G dari IOH, dapat mengunjungi stan yang berada di Jakarta Royal Suite dan area E-Village di sisi utara dari Ancol Beach City. Di sana, pelanggan dapat melihat berbagai use case pemanfaatan teknologi 5G, seperti di antaranya cloud gaming 5G dan pengalaman kamera neckband Fitt 360.
Untuk merasakan pengalaman layanan 5G IOH, pelanggan cukup menggunakan ponsel 5G, menggunakan uSIM, menggunakan paket internet, dan berada di area yang terjangkau jaringan 5G.
“Teknologi 5G yang tidak hanya sekadar soal kecepatan, akan memberikan pengalaman baru dalam menikmati olahraga, khususnya balap mobil. Dukungan atas agenda Pemerintah ini juga selaras dengan misi IOH dalam memberikan pengalaman digital telekomunikasi kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” tutup Buldansyah.
JURNAL INSPIRASI – Aksi begal kembali terjadi di Kota Bogor. Kali ini peristiwa itu menimpa seorang pengendara sepeda motor pria di Jalan Bojong Menteng RT 04, Jabaru Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Senin(30/5) sekira pukul 03.30 WIB.
Kompol Sahroni Kuswandi mengatakan bahwa Polresta Bogor Kota sedang menangani dugaan kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Menurut pengakuan korban, tas ransel nerk Eiger Warna Putih Biru itu berisikan uang tunai Rp20 juta, dan kartu ATM Bank BCA atas nama korban yang dilakukan oleh dua pelaku tidak dikenal.
“Jadi salah seorang pelaku menendang sepeda motor korban hingga terjatuh ke kanan,” ujar Kompol Sahroni, Selasa (31/5).
Kata dia, saat korban terjatuh, teman pelaku mengambil tas korban dan langsung kabur menggunakan sepeda motor.
“Korban mengalami luka baret/lecet di lengan tangan kanan sebelah kanan, dan luka lecet di kaki sebelah kanan. Kasus ini dalam penyelidikan sat reskim polres dan unit reskrim Polsek Bogor Barat,” ungkapnya.n Fredy Kristianto
JURNAL INSPIRASI – Pengajuan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) oleh Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPJ) sebesar Rp5 miliar, menimbulkan kontroversi di DPRD. Badan Musyawarah (Bamus) pun mengembalikan draft pengajuan tersebut ke Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) pada Senin (30/5).
Diketahui pengajuan PMP tersebut lantaran Perumda PPJ ingin mengembangkan sayap bisnis dengan membuka Pakuan Food dan belanja logistik.
Anggota Bamus DPRD, Lusiana Nurissiyadah mengatakan bahwa sebelumnya dewan juga sempat menolak pengajuan PMP dari Perumda PPJ lantaran belum clearnya aset. “Sekarang kita kembalikan lagi karena pengajuan PMP-nya kan untuk pengembangan bisnis, jadi harus hati-hati. Kajian investasi seperti apa,” ujarnya kepada wartawan.
Jangan sampai, kata Lusiana, PMP kembali dikucurkan namun kontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Pemkot Bogor jumlahnya kecil, hanya Rp360 juta per tahun. “Memang kalau secara keseluruhan pendapatan pasar besar, tetapi karena beban pasar besar otomatis kontribusi ke kota kecil,” jelas politisi PKB ini.
Kata dia, Perumda PPJ harus dapat memberikan kontribusi besar kepada Pemkot Bogor, dan menyelesaikan permasalahan di pasar seperti PKL.
“Perumda juga masih punya sisa PMP sebesar Rp17 miliar lebih untuk pembangunan pasar, kenapa nggak cepat dilaksanakan. Seharusnya saat uang tak ada, kenapa PMP yang ada nggak dioptimalkan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Fraksi Gerindra DPRD, Pepen Firdaus menyebut bahwa Perumda PPJ terlalu banyak meminta PMP, namun tak dibarengi dengan besaran kontribusi.
“Kalau dihitung secara detail pendapatan sehari cuma Rp1 juta. Sehingga harus ditinjau lagi pengajuan PMP ini,” tegasnya.
Terpisah, Anggota Fraksi PPP DPRD, Akhmad Saeful Bakhri mengaku takkan menyetujui pengajuan PMP sebelum ada kejelasan dari perumda terkait peruntukan pengajuan anggaran sebesar Rp5 miliar itu.
“PMP jangan sampai jadi bisnis jadi-jadian tanpa core business yang jelas,” kata pria yang akrab disapa Gus M ini.
Kendati demikian, kata Gus M, pihaknya tetap mempertimbangkan aset karena itu menjadi bagian penting. Sebab, bila tidak Perumda PPJ bisa saja collapse.
Dikonfirmasi perihal tersebut, Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir mengatakan bahwa pihaknya diminta untuk melengkapi administrasi dari pemkot ke Bapemperda.
“Minggu ini akan rapat lagi dengan bapemperda, PPJ dan pemkot. Hasil kajian investasi juga layak dari BKAD. Harusnya jalan terus,” katanya.
Saat disinggung mengenai pendapatan. Muzakkir menegaskan bahwa sejauh ini belum ada pembahasan ke arah sana. “Belum sampe bahas kesana. Kan belum dibentuk pansus. Intinya dewan hanya minta penjelasan detail saja,” tandasnya.** Fredy Kristianto
Pemerintah Kabupaten Bogor, menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021, di Bigland Hotel Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Senin (30/5/2022).
Iwan Setiawan
Selain atlet Pemkab Bogor juga memberikan bonus kepada para pelatih pendamping atlet, maupun official yang tampil memperkuat Kontingen Jawa Barat di ajang PON dan Peparnas Papua 2021.
Bahkan penyerahan bonus tersebut, diserahkan langsung oleh Plt Bupati Bogor, H Iwan Setiawan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Asnan AP, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Junaidi Samsudin, dan Ketua National Paralimpic Committee Indonesia (NPCI) Muhamad Misbach, kepada atlet peraih medali.
Plt Bupati Bogor, H Iwan Setiawan dalam sambutannya mengatakan, bonus yang diterima atlet, pelatih dan official ini, merupakan apresiasi dari Pemkab Bogor, kepada atlet, pelatih dan official asal ‘Bumi Tegar Beriman’ yang berhasil mempersembahkan medali untuk Jawa Barat di ajang PON dan Peparnas Papua 2021 lalu.
Bahkan kata Iwan, pemberian bonus kepada para atletnya yang berprestasi pada ajang PON XX dan Peparnas XVI Papua 2021 sesuai dengan Keputusan Bupati Bogor No: 426/153/kpts/Per- UU/2022 tentang Penetapan Kategori Bonus bagi atlet, pelatih, asisten pelatih, official dan mekanik Kontingen Kabupaten Bogor Berprestasi dalam pelaksanaan PON dan Peparnas Papua 2021.
“Alhamdulillah kita sudah memberikan bonus kepada para atlet, pelatih dan official peraih medali PON dan Peparnas Papua 2021. Mudah-mudahan bonus ini bisa menjadi motivasi bagi atlet, dan pelatih untuk lebih baik kedepannya dalam mengharumkan nama Kabupaten Bogor, Jawa Barat, maupun Indonesia,” kata H Iwan Setiawan.
Iwan menjelaskan, pemberian bonus yang dilakukan hari ini berdasarkan aspek Clean and Clear soal keabsahan data atlet dan juga raihan medali pada event tersebut.
Adapun atlet peraih medali PON sebanyak 51 atlet dan tujuh pelatih. Sementara atlet peraih medali Peparnas berjumlah 35 atlet dan sembilan pelatih/mekanik.
“Untuk nominal bonus yang diberikan disesuaikan dengan kategori seperti pada atlet nomor perorangan medali emas Rp 50 juta, Perak 35 juta dan Perunggu 20 juta dan diberikan sesuai dengan jumlah medali yang didapat. Sementara bonus untuk pelatih kategori perorangan besarannya emas Rp 25 juta, perak Rp 17,5 juta dan perunggu Rp 10 juta,” kata Iwan menjelaskan.
Namun, kata Iwan, untuk nominal bonus untuk pelatih, asisten pelatih, official dan mekanik ketentuannya adalah berdasarkan satu medali tertinggi.
Sementara itu, Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP membenarkan kalau Pemkab Bogor hanya memberikan bonus terlebih dahulu kepada para atlet yang sudah dinyatakan Clear and Clear soal data dan raihan medalinya.
Disamping kata Asnan AP, pihaknya juga tengah melakukan inventarisir para atlet Kabupaten Bogor yang meraih medali di SEA Games 2022 di Vietnam sekaligus menunggu raihan medali para atlet Kabupaten Bogor yang akan tampil pada ajang Asian Para Games 2022 di Solo.
“Yang pasti, kita sudah menyerahkan hak dan kewajiban kita kepada para atlet, pelatih dan official asal Kabupaten Bogor, yang berprestasi di ajang PON dan Peparnas 2021,” kata Asnan AP.
Kepolisian sektor (Polsek) Nanggung, Kabupaten Bogor kembali menggelar sidak (inspeksi mendadak) ke Pasar Nanggung dan beberapa toko lantaran keberadaan minyak goreng (migor) curah maupun minyak kemasan saat ini harganya masih cukup mahal.
Pengecekan harga migor di pasar tradisional dipimpin langsung Kapolsek Nanggung AKP Achamd Budi Santoso dan Kanit Intel Iptu Usep M beserta jajarannya.
Kapolsek Nanggung AKP Achmad Budi Santoso memaparkan, saat ini pihaknya bersama dengan Muspika masih terus melakukan pemantauan keberadaan minyak goreng curah.
“Upaya ini guna menghindari adanya penimbunan, hingga kini kami masih melakukan pengecekan ke pasar tradisional dan sejumlah toko penjual minyak goreng,” ujar Kapolsek Nanggung baru baru ini.
Informasi yang dihimpun, sejak 22 April 2022, harga jual minyak goreng masih tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga minyak goreng meningkat sejak Oktober 2021 hingga Maret 2022. Hal ini terjadi pada minyak goreng curah dan kemasan.
Harga sejumlah komoditi bahan makanan di Pasar Nanggung:
1 Bawang Bombay per kg 24000 2 Bawang Merah per kg 38000 3 Bawang Putih per kg 26000 4 Beras Medium per kg 10000 5 Beras Premium per kg 12000 6 Cabai Hijau Biasa per kg 24000 7 Cabe Merah per kg 60000 8 Cabe Merah Keriting per kg 50000 9 Cabe Rawit Hijau per kg 35000 10 Cabe Rawit Merah per kg 40000 11 Daging Ayam Broiler per kg 43000 12 Daging Ayam Kampung per kg 55000 13 Daging Sapi (lokal) per kg 150000 14 Daging Sapi Beku per kg 145000 15Garam Buah 2500 16Garam Halus Laba Laba Buah 3000 17 Gula Merah per kg 15.000 18 Gula Pasir Lokal kg 14.000 19 Ikan Asin Teri Medan kg 90000 20 Ikan Kembung per kg 35000 21 Ikan Mas per kg 30000 22 Ikan Segar Bandeng per kg 28000 23 Ikan Segar Kembung kg 30000 24 Ikan Segar Tongkol/Tuna/Cakalang kg 30000 25 Ikan Teri Kering kg 50000 26Jagung Manis kg 8000 27 Jagung Pipilan kg 16000 28 Kacang Hijau kg 25000 29 Kacang Kedelai kg 14000 30 Kacang Tanah kg 30000 31 Kentang Lokal Dieng kg 14000 32 Ketela Pohon kg 5000 33 Kol/Kubis kg 8000 34 LPG 3KG 3kg 20000 35 Mie Instan Buah Indomie 3000 36 Minyak Goreng (Curah) kg 20000 37 Minyak Goreng (Kemasan) Liter 25000 38 Susu Bubuk kg Dancow 30000 39 Susu Kental Manis Buah Frisian Flag 13000 40 Susu Kental Manis Indomilk Buah Indomilk 12000 41Telur Ayam Broiler kg 26000 42 Telur Ayam Kampung Butir 3000 43 Tempe Buah 5000 44Tepung Terigu Curah kg 10000 45 Tepung Terigu Kunci Biru kg 12000 46 Tepung Terigu Segitiga Biru kg 11000 47 Tepung Terigu Cakra Kembar kg 13000 48 Tomat kg 8000 49 Ubi Jalar Putih kg 5000 50 Bawang Putih Cutting kg 36000
Seorang korban kebakaran yang menimpa warga Kampung Liud RT 03 RW 03, Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor saat ini butuh uluran tangan para dermawan.
Korban bernama Yogi Pratama (25) warga dari keluarga prasejahtera ini kondisinya sangat memperhatikan. Dia mengalami luka bakar serius hampir 100 persen di seluruh tubuhnya.
Menurut paman korban Ihrom, Yogi Pratama mengalami musibah kebakaran pada bulan lalu, saat itu korban sedang bekerja di rumah makan ayam geprek di wilayah Leuwiliang.
“Saat itu tabung gas yang korban bawa mengalami kebocoran dan api yang masih menyala di kompor menyambar gas yang korban bawa,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Senin (30/05/2022).
Kejadiannya sejak tiga bulan yang lalu, menurut Ihrom, korban yang baru berusia 25 tahun itu merupakan anak pertama dari dua bersaudara yang mana ibu kandung korban sudah meninggal.
“Sekarang kondisinya makin parah sehingga korban tadi pagi di bawa ke Rumah Sakit Cipto Jakarta dan saat ini keluarga butuh bantuan untuk biaya kesembuhan korban,” paparnya.
Dia berharap, dengan adanya pamflet galang donasi ini ada dermawan yang mau membantu untuk kesembuhan korban.
“Bagi dermawan yang bersedia membantu menyisihkan rezekinya bisa transfer melalui rekening yang sudah dicantumkan,” kata dia.
Sementara, Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman membenarkan, warganya mengalami musibah yang menyebabkan korban mengalami luka serius.
Dengan begitu, pihaknya memberikan support kepada keluarga korban dan berkoordinasi dengan RT/RW untuk terus memonitor perkembangannya sampai dengan saat ini.
Jadi kata Jani, upaya pihaknya yang tidak lepas dari keterkaitan RT RW dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) untuk selalu memonitor perkembangan korban untuk membantu secara administrasi dari mulai langkah-langkah pengobatan kepada pihak rumah sakit.
“Yang jelas kalo lihat situasi di lapangan, korban memang masuk kriteria masyarakat prasejahtera dengan kondisi saat ini sangat membutuhkan uluran dari darmawan untuk kesembuhan warga masyarakat kami,” pungkasnya.
Pemkot Bogor sudah menyiapkan serangkaian kegiatan dalam menyambut peringatan Hari Jadi Kota Bogor (HJB) yang jatuh Hari Jumat, 3 Juni 2022. Pada hari itu Bogor genap berusia 540 tahun. Selain agenda sidang paripurna istimewa di DPRD Kota Bogor dan helaran atau festival budaya yang dilaksanakan pada 3 Juni atau bertepatan pada Hari Jadi Bogor ke-540 di Alun-Alun Kota Bogor.
Ada banyak agenda ciamik yang telah disiapkan selama satu bulan penuh. Mulai dari kegiatan kebudayaan, pameran UMKM, gowel Bogor, hingga mengundang sederet artis dan band dari Jakarta. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Atep Budiman melalui Kepala Bidang Pemasaran Disparbud, Ara Wiraswara mengatakan, rangkaian kegiatan menyambut HJB-ke540, masuk dalam calendar of event Kota Bogor 2022. Menurutnya, kegiatan dimulai oleh Festival Hari Jadi Bogor ke-540 yang dimulai sejak Sabtu (28/5) hingga (26/6/2022) yang berlangsung di Lapangan Bola Marzuki Mahdi Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Kemudian, bazar UMKM yang diselenggarakan sejak Jumat (3-4/6/2022) di Jalan Nyi Raja Permas.
“Dihari yang sama juga kami melaksanakan helaran seni budaya yang dipusatkan di Balaikota, Alun-Alun Kota dan Mesjid Agung Bogor,” ucapnya. Lalu, even berikutnya adalah Gepang Loop pada 4 Juni. Gepang bagi para pesepeda mungkin sudah sangat akrab ditelinga karena sudah sering dilakukan para pesepeda. Event tahunan bagi para pesepeda yakni Gepang Loop, merupakan perjalanan menaklukkan Gunung Gede Pangrango yang diinisiasi Xplore Bogor, dengan titiknya Boxies 123 Mall. Kegitan lainnya adalah, SV IPB Culture Week, Ciliwung Couple Ride, dan Zero to Zero,” tukasnya. Ara menambahkan, ada even yang masyarakat Kota Bogor tak boleh ketinggalan yakni even Swaraya. Selama dua hari yakni 25 hingga 26 Juni 2022, akan ada semacam konser musik dari artis Tanah Air, mulai dari Raisa, Kunto Aji, RAN, hingga Maliq & D’Essentials. “Untuk 26 Juninya ada Tulus, Yura, Fortwenty, dan masih banyak lagi. Kegiatanya di Pusatkan di Kebun Raya Bogor,” tukasnya.
Sebelumnya, Helaran atau Festival Budaya sebagai acara puncak Hari Jadi Bogor (HJB) ke-540 kembali digelar, setelah dua tahun sempat ditiadakan karena pandemi Covid-19.
Helaran yang akan dilakukan pada 3 Juni 2022 nanti, akan dipusatkan di Alun-alun Kota Bogor. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, helaran HJB ke-540 akan ada suguhan berbagai atraksi kesenian dari sanggar-sanggar yang ada di Kota Bogor.
Kegiatan helaran ini dilakukan setelah dua tahun sempat vakum karena pandemi Covid-19. “HJB nanti (3 Juni 2022) dipusatkan di Alun-alun Kota Bogor,” kata Bima Arya. Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asperbang) Setda Kota Bogor, Dody Ahdiat menjelaskan, saat ini persiapan helaran HJB ke-540, terus dimatangkan. Ia menjelaskan, ada dua opsi yang masih disiapkan, pertama rangkaian acara akan dimulai di halaman Balaikota Bogor, pada Jumat pukul 15.30 WIB.
Wali Kota Bogor Bima Arya dan unsur Muspida akan melakukan pawai dari Balai Kota, melalui Jalan Ir. h Juanda menuju Jalan Kapten Muslihat, dan titik finish berada di depan Alun-alun Kota Bogor. “Opsi dua, Wali Kota nantinya hanya jalan di sekitaran pedestrian Alun-alun saja,” kata Dody, saat ditemui di Balai Kota Bogor, Senin (23/5/2022). Pemkot Bogor mulanya berencana membuat acara helaran dengan melakukan pawai, seperti yang pernah dilakukan sebelum pandemi. Namun, kerena pertimbangan lainnya, kegiatan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Kita tetap ingin meriah, namun mengutamakan prokes,” ucap pria yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia HJB-540. Dody juga menambahkan, selain atraksi kesenian juga panitia HJB menyiapkan produk UMKM di Jalan Nyi Raja Permas dengan berbagai jajanan yang dapat masyarakat pilih. “Kegiatan puncaknya bada Ashar, pukul 03.30, hingga pulul 18.00 WIB. Kita seting juga untuk layar tancap, tapi lagi cari vendor, dan film yang bisa ditonton publik,” ucapnya.
Mantan Kepala Dinas Disdukcapil Kota Bogor itu juga mengungkapkan, Wali Kota Bogor Bima Arya akan membagikan KTP bagi warga yang berulang tahun bertepatan pada HJB ke-540. “Sejak pagi, sebelum rapat paripurna, dengan Muspida, Camat, dan OPD menyampaikan KTP yang lahir pada 3 Juni dan menginjak usia 17 tahun,” tukasnya. Dalam kesempatan itu, Dody mengajak masyarakat Kota Bogor untuk memeriahkan dan datang ke Alun-alun Kota Bogor untuk menyaksikan acara helaran HJB. “Untuk tema HJB-540, pak wali menginginkan ada kebangkitan ekonomi, dan Pemberdayaan Masyarakat. Sedang disiapkan,” tukasnya.(ded)
Calendar of Event Kota Bogor 2022
Nama Event : Festival Hari Jadi Bogor ke 540 Tanggal Event : 28 Mei s/d 26 Juni 2022 Nama Penyelenggara : Pakuan Mahakarya Abadi Venue : Lapangan Bola Marzuki Mahdi Cilendek
Nama Event : Bazar UMKM Tanggal Event : 3 s/d 4 Juni 2022 Nama Penyelenggara : Dinas Indag dan UMKM Venue : Jl. Nyi Raja Permas
Nama Event : Helaran Seni Budaya Tanggal Event : 3 Juni 2022 Nama Penyelenggara : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Venue Event : Balaikota, Alun – Alun Kota dan Mesjid Agung Bogor
Nama Event : Gepang Loop Tanggal Event : 4 Juni 2022 Nama Penyelenggara : Xplore Bogor Venue : Boxies Mall
Nama Event : SV IPB Culture Week Tanggal Event : 4-5 Juni 2022 Nama Penyelenggara : Sekolah Vokasi IPB Venue : Bogor Creative Cente
Ciliwung Couple Ride Tanggal Event : 5 Juni 2022 Nama Penyelenggara : Bogor Ciliwung Coummunity Venue : Mall Boxies 123
Zero to Zero Tanggal Event : 11 Juni 2022 Nama Penyelenggara : Gowel Bogor Venue : Balaikota
: Festival Kampung Wisata Tanggal Event : 17 Juni – 9 Juli 2022 Nama Penyelenggara : Kompepar Kampung Wisata Venue : Setiap Kampung Wisata Nama Event : Bogor Open Archery Championship 2022 Piala bergilir presiden Tanggal Event : 26 Juni – 3 Juli 2022 Nama Penyelenggara : Pajajaran Archery Center Kota Bogor Venue : Zeni (Puzdiksi)
Nama Event : Bogor Great Sale Tanggal Event : Juni 2022 Nama Penyelenggara : Markom Mall Venue : Mall Kota Bogor
Nama Event : Babakti Tugu Kujang Tanggal Event : 15 s/d 19 Juni 2022 Nama Penyelenggara : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Venue : Tugu Kujang
Nama Event : Swaraya Tanggal Event : 25 s/d 26 Juni 2022 Nama Penyelenggara : YesPlis.com Venue : Kebun Raya Bogor Raisa, Kunto Ajim RAN, Maliq & D’Essentials 26, Tulus, Yura Fortwenty
Nama Event : Wisata ke Kampung Seni Tanggal Event : Akhir Juni 2022 Nama Penyelenggara : Sanggar Endas Venue : di Sanggar Endas
PLN Cabang Gunung Putri dianggap memaksa konsumen yang menggunakan daya listrik dengan KWh 450 Watt beralih ke KWh 1300 Watt. Pasalnya pengalihan daya tersebut tanpa pemberitahuan dan sosialisasi terlebih dahulu dan warga langsung diberikan surat pemberitahuan dan diminta untuk membuat surat permohonan.
Kades Gunung Putri Damanhuri mengatakan pihaknya mendapatkan aduan dari kepala dusun, RT dan RW perihal keberatan warga yang seolah dipaksa untuk migrasi KWh dari 450 Watt menjadi 1300 watt .
“Saya kaget saat mendapatkan keluhan warga yang merasa seolah dipaksa beralih dari KWh sebelumnya dan sebagian warga sudah mendapatkan surat edaran dari PLN. Namun Pemdes Gunung Putri justru tidak mengetahui dan tidak ada pemberitahuan ataupun sosialisasi dari PLN kepada Pemdes Gunung Putri,” papar A Heri biasa disapa kepada Jurnal Bogor, Senin ( 30/05/22).
Oleh karena itu, kata dia, pihaknya memanggil pihak PLN Cabang Citeureup yang ada di Jalan Cagak Gunung Putri untuk memberikan penjelasan terkait program dari pemerintah pusat tersebut agar nantinya pihak desa bisa menjawab pertanyaan – pertanyaan warga yang datang dan mengeluh akan adanya peraturan tersebut.
Senada disampaikan BPD desa Gunung Putri H. Jaya yang mengaku bukan tidak mendukung peraturan dari pemerintah pusat, namun setidaknya harus ada komunikasi dengan Pemdes atau sosialiasi sebelumnya sehingga masyarakat tidak kaget dan bingung.
“Ini kan masyarakat diberi pilihan, jika dari 450 Watt harus pindah ke 900 Watt maka mereka dikenakan biaya sebesar 500.000. Namun jika ke 1300 Watt tidak dikenakan biaya migrasi tapi kan kedepannya mereka keberatan dengan biaya bulanan yang harus dikeluarkan,” papar H.jaya.
Yang mau dia tanyakan, jelasnya, dari mana penilaian PLN dalam memilah siapa yang harus melakukan migrasi dari 450 Watt ke 1300 Watt , sedangkan mereka tidak tahu kondisi ekonomi masyakarat dibawah.
Terpisah Manager PLN Cabang Citeureup Bayu Kurnianto menjelaskan, migrasi atau perpindahan dari 450 Watt ke 1300 Watt merupakan program dari pusat, dan pihaknya sudah menyurati para pelanggan tersebut dari awal Mei 2022 n dan harusnya berakhir pada 30 Mei.
Bayu Kurnianto
“Dasar kami melakukan penertiban penggunaan daya listrik adalah dari penggunaan daya pelanggan pascabayar yang sudah sudah melebihi daya 450 Watt dan sudah setara dengan 1300, maka kita surati untuk beralih ke 1300 Watt dan itu tidak berbayar untuk pengalihannya,” papar Bayu.
Namun, kata dia, jika pelanggan keberatan bisa menggunakan sistem mandiri dengan memilih daya 900 Watt dikenakan biaya sebesar Rp 500.000 karena berpindah 900 Watt dari 450 Watt dan tidak dibiayai oleh pemerintah. Adapun jika memang warga tersebut benar – benar tidak mampu bisa menunjukan bukti bantuan sosial baik PKH ,ataupun yang lainnya sebagai bukti bahwa pelanggan tersebut benar penerima bantuan dari pemerintah.
“Pelanggan yang keberatan bisa datang ke PLN dengan menyertakan bukti surat pernah menerima bantuan dari pemerintah, dan nantinya kami akan setorkan ke pemerintah pusat yang punya kewenangan untuk mengambil keputusan,” pungkasnya.
Lembaga Masyarakat Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor kembali melaksanakan pelatihan penanaman hidroponik yang diikuti oleh 16 peserta dari beberapa lembaga di Pemerintahan Desa Gunung Putri. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Desa Gunung Putri selam 16 hari kedepan.
Peserta pelatihan dari Bank Sampah Induk Desa Gunung Putri Rina menjelaskan, pelatihan ini sudah dilaksanakan selama 3 hari, dan pada hari pertama yaitu memperkenalkan bagaimana cara menanam dengan sistem hidroponik.
“Mempelajari cara menanam lewat rootwoll, cara tabur benihnya, pemindahan bibit dari tanah ke rootwoll dan lainnya, dari semua jenis bibit,” papar Rina kepada Jurnal Bogor , Senin ( 30/05/22).
Dengan adanya pelatihan ini, dia merasa senang karena bisa menambah ilmu secara gratis dan juga mendapatkan fasilitas dari balai latihan kerjanya, sehingga tinggal kemauan saja mau atau tidaknya untuk mempelajari sesuatu hal yang baru. Apalagi hidroponik ini kata dia, tidak semua orang bisa melakukannya.
“Alhamdulilah senang bisa dapat ilmu baru, untuk fasilitas kami dapat makan, sepatu safety, seragam, tas ransel dan alat tulis, dimana itu selalu digunakan selama pelatihan selama 16 hari kerja kedepan,” ucapnya.
Kepala desa Gunung Putri, Damanhuri mengatakan, pihaknya mendapatkan tawaran dari BNN untuk melaksanakan pelatihan bagi warga yang ingin belajar cara menanam hidroponik.
“Ya alhamdulilah tawaran tersebut langsung kami sambut baik, dan terlaksana karena buat saya jika warga dapat ilmu dan bisa mandiri saya juga senang mereka bisa memanfaatkan lahan yang sempit untuk bercocok tanam,” papar A Heri biasa disapa.
Oleh karena itu, kata dia, jika ada yang menawarkan pelatihan dalam bentuk apapun selama itu bisa membuat dampak positif untuk warga Desa Gunung Putri akan diterima dengan tangan terbuka apalagi gratis.
“Saya ucapakan terimakasih kepada Kemenaker Dirjen Binalattas dan Balai Latihan Kerja Lembang Bandung yang sudah bersedia memberikan dan berbagi ilmu untuk warga Desa Gunung Putri. Semoga ilmu yang diberikan bisa bermanfaat untuk kehidupan dan bisa diterapkan,” pungkasnya.
Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kembali mendapatkan kunjungan dari Apdesi Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur untuk melakukan studi banding dan bertukar sistem informasi desa, Sabtu (28/05/22).
Sekretaris Desa Bojong Nangka Obing mengatakan, kunjungan Apdesi Muara Badak dalam rangka orientasi lapangan setelah mendapatkan arahan dari Kementerian Dalam Negeri dan Desa Bojong Nangka ditunjuk sebagai bentuk sosialisasi dan orientasi lapangan. Selain itu, studi banding ini juga berkaitan dengan masalah pemerintah desa salah satunya yaitu Permendesa Nomor 7 tahun 2021 dan Permendagri Nomor 73 tahun 2020.
” Dimana Permendesa Nomor 7 tahun 2021 itu kaitan dengan masalah penggunaan dana desa dan Permendagri Nomor 73 tahun 2020 tentang keuangan desa, mungkin ada hal-hal yang bisa diajak tukar pikiran antara desa-desa yang di wilayah Kutai Kartanegara dengan desa-desa yang berada di wilayah Jawa Barat khususnya Desa Bojong Nangka,” papar Obing kepada Jurnal Bogor, Senin (30/05/22).
Menurutnya, biasanya ketika mereka melakukan kunjungan berarti ada kesamaan topografi wilayah, bisa bertukar pikiran dan sama-sama belajar. Pihaknya menerima silaturahmi berkaitan dengan pengelolaan desa secara keseluruhan.
“Yang pertama mungkin, yang kaitannya dengan masalah anggaran itu seperti dana desa karena di Permendes Nomor 7 Tahun 2020, ada lokasi lokasi khusus pengguna anggaran dana desa, 40% BLT , kemudian 20% ketahan pangan, minimal 8% Covid berkelanjutan, untuk sisanya kegiatan lain sesuai kewenangan desa. Jadi persamaan persamaan itu juga, termasuk dalam hal ini rekomendasi pelaksanaan kegiatan SDGs desa yang sudah berjalan secara nasional atau bahasa Indonesia pembangunan berkelanjutan,” bebernya.
Jadi implementasinya kata dia, antara rekomendasi penggunaan SDGs itu dengan kebijakan pemdes. Pasalnya di SDGs itu sudah kelijatan kalau rajin desa update SDGs. Dengan demikian, akan kelihatan apa yang dikembangkan sehingga nyambung dengan kebijakan-kebijakan pemdes.
“Harapan saya kita sama-sama belajar. Jujur ini adalah sebuah penghormatan dari desa lain kepada kami, bukan berarti kunjungan ini mereka mau belajar ke kami, justeru kita sama-sama belajar disini , dia dengan PAD-nya lebih besar ya bersedia untuk bertukar ide dan gagasan ke desa kami ini merupakan suatu penghormatan,” cetusnya.
Biasanya, kata Obing , setelah kegiatan tukar pikiran ini, ditindaklanjuti dengan komunikasi intens dengan beberapa kades seperti yang kunjungan dari Bangka. Misalnya, ada Perdes yang di Bojong Nangka ada, namun di desa mereka tidak ada.
“Begitu pun sebaliknya dan Komunikasi itu masih terjalin sampai sekarang, itu yang kita harapkan bukan hanya sekedar kunker, karena ada beberapa dokumen yang kita kirim melalui email ketemen-temen Kades yang hari ini berkunjung,” pungkasnya.