32.7 C
Bogor
Sunday, May 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 894

Empat Pilar MPR Penyangga Keutuhan Bangsa

0

Cibinong l Jurnal Inspirasi
Anggota DPR MPR RI Dapil Kabupaten Bogor, H. Anton Sukartono Suratto, menyampaikan bahwa Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI merupakan 4 pilar MPR RI yang jadi penyangga keutuhan Bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor itu kepada berbagai kelompok masyarakat dalam sosialisasi 4 pilar MPR-RI yang di gelar di Lapangan Indoor Demokrat Sport Center DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Minggu (1/05/2022).

“Sosialisasi empat pilar saya lakukan di beberapa kelompok masyarakat secara estapet, diharapkan mereka dapat mengerti dan menerima, serta memahami sehingga para kelompok masyarakat tidak mudah terpengaruh pada hal-hal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar pria yang akrab disapa Kang Anton.

Menurutnya, bukan hal mudah untuk mempertahankan 4 pilar MPR-RI. Negara ini terdiri dari berbagai macam ras, suku, adat istiadat, agama dan budaya. Sebagai warga negara, lanjut Anton, kita harus memaknai 4 pilar MPR dengan menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga dapat menempatkan diri secara proporsional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Empat pilar harus disosialisasikan terus menerus karena empat pilar mengandung Pancasila yang menjadi kekuatan atau pemersatu bangsa ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan anggota Komisi VI DPR RI ini, di era globalisasi tidak dapat dipungkiri jika di kemudian hari akan ada oknum atau gerakan yang mencoba untuk mematahkan 4 pilar MPR. Inilah yang harus diantisipasi dengan berbagai cara, baik dengan pendekatan kultural yang dibarengi perkenalan budaya dan kearifan lokal, pendekatan edukatif, pendekatan hukum maupun pendekatan struktural. “Kemajemukan menjadi sumber kekuatan pemersatu bagi bangsa Indonesia, terbukti bahwa sampai hari ini kita tetap menjadi satu kesatuan,” ungkapnya.

Anton menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat harus diwujudkan dalam upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dia mengingatkan bahwa tugas kita untuk memahami 4 Pilar MPR yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Dan semua sesuai dengan Pembukaan UUD 1945, dimana salah satu isinya tercantum mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. “Berdasarkan hal itu, maka kehidupan masyarakat harus lebih sejahtera,” pungkasnya.

** gp/rls

Anton Ajak Pemuda Pemudi Bogor Pahami 4 Pilar MPR

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat MPR RI, H. Anton Sukartono Suratto atau yang akrab disapa Kang Anton mengingatkan kepada para pemuda-pemudi untuk memahami Empat Pilar MPR RI yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika secara benar diikuti dengan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari.

Acara yang dilangsungkan di Aula Terbuka Demokrat Sport center, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (24/04/2022) lalu berjalan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Dalam acara sosialisasi tersebut, Kang Anton menekankan pentingnya menerapkan pilar-pilar MPR mulai dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika dalam bermasyarakat, bernegara dan berbangsa mulai dari hal terkecil yang bisa dilakukan oleh setiap individu.

“Sosialisasi empat pilar yang terdiri dari Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945, NKRI Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat.

Kang Anton berharap, dengan diterapkannya Empat Pilar MPR dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat dapat terus menajaga persatuan dan kesatuan bangsa, “terlebih lagi saya sangat berharap masayarakat dapat terus menjaga toleransi antar umat beragama, suku dan golongan sehingga akan tercapai keharmonisan untuk sama-sama menjaga bangsa yang kita cintai ini,” ungkapnya.

Mengingat pentingnya empat pilar MPR, Anton pun meminta sosialisasi ini terus dilakukan, disampaikan kepada masyarakat untuk lebih menguatkan dan mengingatkan kembali. Pada kegiatan sosialisasi empat pilar MPR kali ini dihadiri oleh mulai dari tokoh pergerakan mahasiswa, pemuda Karang Taruna dan dan tokoh masyarakat Kabupaten Bogor.


**gp/rls

Pemkot Bogor Salat Gaib Untuk Putra Ridwan Kamil

0

JURNAL INSPIRASI – Menindaklanjuti surat edaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Salat Gaib untuk Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang dinyatakan hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss.

Salat Gaib dilangsungkan di Masjid At – Taqwa, Balai Kota Bogor, Jumat (3/6) usai Salat Jumat. Salat Gaib tersebut dipimpin KH. Ade Mulyana dari MUI Kota Bogor yang diikuti Wali Kota Bogor, Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, pegawai di lingkungan Pemkot Bogor dan warga.

“Semoga almarhum Emmeril Kahn Mumtadz wafat syahid dan dijadikan ahli surga,” kata KH. Ade Mulyana.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, Salat Gaib yang dilangsungkan ini sebagai bentuk rasa prihatin keluarga Pemkot Bogor terhadap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atas kehilangan putra pertamanya. Meskipun ada edaran tersebut, namun harapan untuk keselamatan Eril masih tersirat.

“Teriring doa, mudah – mudahan kita berharap Eril dapat ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat. Doa tadi kita tujukan dalam rangka menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan atas situasi yang terjadi,” kata Dedie usai Salat Jumat.

Tertanggal 2 Juni 2022, surat edaran MUI Jawa Barat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum MUI Jabar, Rahmat Syafei dan Sekretaris Umum, Rafani Achyar. Dalam surat edaran, berkenaan dengan musibah yang dialami ananda Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang saat berenang di sungai Aare di Kota Bern, Swiss, pada hari Kamis 26 Mei 2022 hingga sekarang belum ditemukan.

Dalam edaran juga disebut MUI Provinsi Jawa Barat turut merasakan kesedihan yang mendalam seraya mendoakan semoga Gubernur beserta keluarga tetap diberi kekuatan dan ketabahan dalam menerima musibah ini.** Fredy Kristianto

Huntap Dipastikan Dibangun untuk 109 Kepala Keluarga

0

Sukajaya | JurnalInspirasi

Sempat tak ada kejelasan, Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan bakal membangun hunian tetap (huntap) bagi 109 Kepala Keluarga (KK) asal Kampung Sinar Harapan, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya pada Juli mendatang.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertamanan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Ajat R Jatnika menjelaskan, pihaknya telah melakukan penandatangan kontrak dengan kontraktor dan pengawas untuk pekerjaan penyiapan lahan (land clearing dan cut and fill).

“Itu lokasinya masuk Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg. Rencananya, Juli sudah bisa dimulai pembangunan huntapnya,” kata Ajat daat Dihubungi, Kamis (2/6/2022).

Dia menjelaskan, pembangunan huntap ditargetkan sebanyak 467 unit. Dari jumlah tersebut, 109 di antaranya dikhususkan bagi warga dari Kampung Sinar Harapan, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya.

“Insya Allah Juli sudah dimulai pembangunannya dan ditarget selesai Desember 2022. Nanti ada 109 unit untuk warga dari Kampung Sinar Harapan. Karena kampung itu zona merah, jadi harus direlokasi,” ucapnya.

Sementara Kepala Bidang Perumahan DPKPP Kabupaten Bogor, Dede Armansyah mengatakan, pembangunan huntap tahun 2022 akan segera dimulai dan dipastikan 2024 selesai. Meskipun masih banyak jumlah warga yang mengisi hunian sementara.

“Sebenarnya kebutuhan pengungsi Sukajaya dan Cigudeg kurang lebih 2500 unit rumah. Jumlah ini belum termasuk di wilayah Nanggung yang perlu mendapat perbaikan,” pungkasnya.

** Andres

Pimpin AMPI, Sarah Targetkan Cetak 3 Ribu Kader

0

JURNAL INSPIRASI – Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) Kota Bogor akhirnya memiliki nahkoda baru. Adalah Sarah Zulfrida Permadi yang terpilih secara aklamasi menggantikan Ahmad Irfani dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang dibuka oleh Ketua Harian DPD AMPI Jawa Barat, Reynaldi Putra Anditadi Kantor DPD Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang, Lengkong, Bandung, Rabu (1/6).

Kepada wartawan, Sarah mengatakan bahwa DPD AMPI Jabar memberikan waktu 30 hari untuk menyusun kepengurusan organisasi sayap (orsap) partai berlambang pohon beringin itu.

“AMPI saat ini masih nol, karena lama vakum lantaran struktur yang tak efektif. Tapi Insya Allah sebelum 2024, struktur kepengurusan akan terbentuk hingga tingkat RW,” ujar Sarah, Kamis (2/6).

Menurut dia, konsolidasi internal hingga tingkat bawah mesti dilakukan demi dapat memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2024 mendatang. “AMPI kini mulai dari nol lagi, karena itu membentuk struktur jadi utama agar dapat menjadi mesin penggerak partai,” jelas perempuan yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Pemberdayaan Perempuan DPD Partai Golkar Kota Bogor itu.

AMPI, sambung Sarah, akan fokus menggarap kaum milenial dan ‘generasi Z’. “Kami menargetkan sebelum 2024 akan ada 3 ribu anak muda yang menjadi anggota AMPI dari enam kecamatan,” jelasnya.

Sarah menegaskan bahwa AMPI merupakan wadah untuk mengaktualisasi diri generasi muda. “AMPI akan mencoba menginfilterasi generasi muda agar melek politik, aktif dan peduli terhadap kondisi sosial. Selain untuk tempat belajar berorganisasi,” katanya.

Rencananya, sambung Sarah, kepengurusan AMPI Kota Bogor akan dilantik pada 15 Juni mendatang.** Fredy Kristianto

Rumah Bupati Bogor Pertama Masih Terjaga dengan Baik

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Memasuki Hari Jadi Bogor ke-540, keberadaan rumah sekaligus kantor Bupati Bogor pertama di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor hingga saat ini masih dijaga dengan baik. Bahkan aset Pemkab Bogor ini menjadi daya tarik wisatawan sebagai destinasi wisata sejarah.

“Memang untuk aset yang sekarang sudah ada beberapa yang duplikasi, tetapi disamakan seperti dulu, karena yang asli di museum, dan beberapa juga aset vital masih ada ranjang, bendera pusaka pertama Bupati terjaga dengan baik,” kata volunteer Desa Wisata Malasari Maulana Yusuf, Kamis (2/6).

Yusuf mengatakan, setelah direnovasi dan tidak ditinggali, bangunan rumah tersebut menjadi cagar budaya dan rumah itu sebagai pusat pemerintahan Bupati Bogor pertama saat terjadi agresi militer ke-2 tahun 1948.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sebetulnya rumah itu juga merupakan bangunan rumah Kepala Desa pertama Ining yang kemudian, rumah itu dijadikan tempat tinggal sekaligus kantor pusat pemerintahan.

“Meskipun sebelumnya sempat pindah-pindah darii Jasing, ke Cisarua, Pasir Madang lalu ke Malasari, tapi sempat singgah ke wilayah Cibeber Nanggung terlebih dahulu,” ungkapnya.

Selain itu, dia meminta sejak awal renovasi rumah sejarah tetap seperti dulu dan dikembalikan ke bangunan awal dengan ukuran dan desain yang sama. “Kenapa harus sama, karena ini cikal bakal pusat pemerintahan dulu. Dan kami sangat menghargai kepada pemerintah yang telah merenovasi, dan menjadi kebanggan masyarakat sekitar khususnya Malasari,” katanya.

Senada dikatakan, Kepala Desa Malasari Andi Jaenali Firdaus, untuk kantor Bupati Bogor sempat direnovasi dari bantuan Provinsi Jawa Barat dan dari Disbudpar tahun 2022. “Ini bukti rumah sejarah dimasa penjajahan Belanda masih kokoh meskipun sudah menjalani beberapa renovasi,” kata Andi.

Andi menambahkan, dia juga melakukan pengajuan dari desa, yang dimasukan ke Musrenbang dan sudah direalisasikan. “Kalau bentuk yang sekarang hampir 89 persen menyamai bangun awal, karena sudah banyak direnovasi tapi tetap disamakan desainya,” tambahnya.

Dia berharap rumah tersebut tak cepat rapuh dan bisa terawat hingga seterusnya karena rumah ini sebagai cikal bakal pertama kali Pemerintahan Kabupaten Bogor.

“Memang sampai sekarang masih kokoh dan kami rawat, dan hampir semua bangunan sudah dilakukan renovasi karena beberapa bagian sudah rusak,” tuturnya.

Sementara itu, anak pertama dari Kepala Desa pertama Mak Eot (80) menceritakan, zaman perang Belanda, Bupati pertama menempati rumah orang tuanya yang juga Kepala Desa pertama di Malasari sebagai kantor Pemerintahan Kabupaten Bogor.

Selain itu, dia mengaku selama pemerintahan di Malasari, dia bersama keluarga tetap tinggal satu bangunan dengan Bupati pertama. “Dulu pada waktu Kantor Bupati disini, saya masih umur 4 tahun, dan Pak Ipik (Ipik Gandamana) itu melakukan kegiatan pemerintahan disini sebelum pindah ke Cibinong,” cetusnya.

** Andres

Beri Rasa Aman, Polsek Nanggung Patroli Malam

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Jajaran anggota Polsek Nanggung, Kabupaten Bogor rutin melaksanakan patrol malam. Patrolis dialogis ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam beraktivitas.

Patroli diawali pukul 00: 00  malam hingga dini hari. Diketahui patroli rutin dipimpin Kanit Reskrim Ipda Rahman Nurjaman yang diikuti jajaran Polsek Nanggung.

Kapolsek Nanggung Akp Achmad Budi Santoso memaparkan bahwa patroli pada setiap malam hari merupakan kegiatan rutin yang  dilaksanakan Mapolsek Nanggung

untuk memastikan faktor keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)  di wilayah hukum Nanggung.

“Upaya ini terus dilakukan agar kehadiran aparat dalam menjalankan tugasnya bisa memberikan rasa aman dan nyaman ditengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Kapolsek mengatakan, peran serta  masyarakat maupun stakeholder Kecamatan Nanggung untuk bersama-sama menjaga kamtibmas wilayah masing-masing tentu sangat dibutuhkan.

“Untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan damai, tentu saja peran serta semua lapisan sangat diperlukan,” tukasnya.

** Arip Ekon

Masuk 6 Besar, Cijayanti Siap Jadi Pemenang

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor 

Pemerintah Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor mengikuti Lomba Desa Tahun 2022 hingga memasuki 6 besar dari 26 desa yang masuk verifikasi.

Ahmad Faojan

Kepala Desa Cijayanti, Ahmad Faojan mengatakan, pada lomba desa kali ini mengusung tema “Desa Tangguh, Ekonomi Masyarakat Tumbuh”.

“Alhamdulillah, tahapan pemeriksaan hari ini telah selesai dari tim lomba desa, Desa Cijayanti mewakili Kecamatan Babakan Madang yang masuk dalam 6 besar se-Kabupaten Bogor dari 26 desa yang masuk dalam mewakili lomba desa tersebut,” ujar Ahmad Faojan kepada Jurnal Bogor, Kamis (2/6).

Ia menyebutkan hikmah dari lomba desa ini, bukan hanya ditarget kemenangan saja, tetapi dari segi pemerintahan pun berharap lebih baik lagi. “Hikmahnya dari lomba ini bukan saja target menang atau tidak, tapi seyogyanya dapat menambah ilmu tatakelola atau manajemen lebih baik lagi,” pungkasnya.

** Nay / wisnu

Cigudeg Siap Bertarung di Bupati Cup

0

Cigudeg l Jurmal Bogor

Setelah menjalani trofeo di lapangan Lebakwangi, kini tim kesebelasan Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor menyatakan kesiapannya bertarung pada Bupati Cup 2022. Undian grup akan dilakukan pada Jumat (3/6) hari ini.

Camat Cigudeg Pardi mengatakan telah menjalani proses persiapan dan kini kerukunan, baik dengan unsur pemerintah maupun dengan  masyarakat telah tercipta dengan baik. “Selain menjaring bibit muda sepak bola, tentu kami ingin melalui sepak bola ini kita bangun semangat  persatuan di Kabupaten Bogor,” ujar Camat baru baru ini.

Dengan sepak bola, dia mengajak untuk meningkatkan sportivitas pemuda dalam mendukung program olahraga di Kabupaten Bogor

Sementara, Sekretaris Komite Olahraga Kecamatan (KOK)  Andi Supriadi menyatakan bahwa pemerintah Kabupaten Bogor, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (dispora) menyelenggarakan Turnamen Sepakbola Bupati Cup tahun 2022 yang akan dibuka  dalam waktu dekat di Stadion Pakansari, Cibinong.

Menurutnya, tim sepak bola Kecamatan Cigudeg telah dipersiapkan termasuk tim cadangan sebanyak  30 orang.

Tim unggul sepak bola Cigudeg merupakan hasil seleksi dari masing-masing desa yang melibatkan perwakilan KOK dari 15 desa se- Kecamatan Cigudeg. “Serta  berdasarkan hasil tim screening yang dilakukan Askab PSSI  Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Pada Jumat (3/6) tim sepak bola Cigudeg diharuskan bisa hadir pada pengundian mengawali permainan turnamen Bupati Cup. “Siapa tahu dari hasil undian Kecamatan Cigudeg bisa masuk dan mengikuti pertandingan pertama,” tukasnya.

** Arip Ekon

Sepolwan Latihan Kerja di Polsek Citeureup

0

Citereup | Jurnal Bogor

Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Polri Angkatan ke-51 melaksanakan latihan kerja mengenai tugas pokok kepolisian di Mapolsek Citeureup, Kabupaten Bogor. Kapolsek Citereup, Kompol Eka Chandra Mulyana SH.S,I,K mengatakan, latihan tersebut akan berlangsung selama satu bulan kedepan.

“Latihan kerja berupa tugas pokok kepolisian, seperti patroli, penggunaan fungsi lalu lintas, dimulai 2 Juni ini sampai 2 Juli depan,” ucap Eka Chandra kepada Jurnal Bogor di Mapolsek Citeureup, Kamis (2/6).

Selain itu, kata dia, sambil mempelajari juga tentang unit intel, reserse, sabhara sampai pelayanan kepada masyarakat.

“Di unit Intel, dalam hal ini mungkin proses mekanisme pembuatan maupun perpanjang SKCK, lalu ke reserse, mungkin di bidang administrasi penyidikan, lanjut ke sabhara dan mungkin patroli berkendara mobil, motor maupun sepeda lalu pelayanan publik, yaitu di unit SPKT,” kata Eka.

Menurutnya, setelah kegiatan selama satu bulan mereka dilantik menjadi polisi langsung di Sepolwan. Namun untuk penempatan ada di tingkat Polri, apakah kembali lagi ke Bogor atau tidak, yang jelas selama mereka berada di Polsek Citeureup diarahkan fungsi dan teknis menjadi polisi.

“Harapannya, apa yang dia dapat disini (Polsek Citeureup) bisa ia kembangkan, bisa ambil pelajaran, mana kala ia benar-benar menjadi polisi sehingga bertugas dimana pun ia siap. Minimal sudah ada bayangan lah. Oh menjadi polisi seperti ini, selain itu ibaratnya, di kelas lah ini praktik kerja di lapangan, jadi ia gak kaget lagi, jadi sudah siap selalu,” pungkasnya Eka.

** Nay / Wisnu