Kepolisian Sektor Citeureup menggelar Operasi Patuh Jaya 2022. Operasi itu dilakukan untuk menertibkan para pengguna kendaraan yang melawan arus lalu lintas di depan Mapolsek Citeureup Kabupaten Bogor.
“Target sasaran yaitu yang melawan arus khususnya, karena di Citeureup itu ada perboden, jadi banyak yang melawan arus, disitu yang menyebabkan banyaknya kecelakaan,” ucap Eka Chandra Mulyana, Kapolsek Citereup kepada Jurnal Bogor, Rabu (15/06).
Dengan demikian, kata dia, untuk saat ini Operasi Patuh Jaya masih dilakukan di depan mapolsek saja, mungkin nanti akan kita lakukan di titik – titik yang memang rawan pelanggaran.
“Kalau pagi kita di epan Mako, semua tergantung sikon jadi mobile. Hingga saat ini belum ada yang kedapatan melawan arus dan berbagai penilangan baru dilakukan peneguran saja dan sosialisasi belum ada penindakan untuk penilangan,” pungkasnya.
Caringin | Jurnal Bogor Keluhan warga saat melintas di ruas Jalan Cikereteg-Ciderum, Kecamatan Caringin karena kondisinya rusak parah, ternyata didengar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Sebab, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), ruas jalan yang merupakan akses utama para wisatawan menuju kawasan wisata di Desa Pancawati, dalam waktu dekat ini akan dilakukan pembangunan.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah II, Rizky Akbar membenarkan jika Pemkab Bogor akan memperbaiki kerusakan jalan tersebut di tahun 2022.
“Tahun sekarang Jalan Cikereteg sudah masuk lelang,” ungkapnya kepada wartawan saat dikonfirmasi di kantornya belum lama ini. Rizky Akbar yang akrab disapa Bombom itu mengungkapkan, saat ini untuk pemenang lelang proyek pembangunan jalan tersebut, sudah keluar dan tinggal melakukan peninjauan lapangan bersama (PLB).
“Surat perintah kerja (SPK) turun, kami langsung melakukan PLB untuk meninjau lokasi jalan yang akan dibangun,” paparnya. Bombom menjelaskan, hasil dari peninjauannya bersama pengawas jalan wilayah Caringin, pembangunan Ruas Jalan Cikereteg akan dikerjakan dengan cara pengecoran sepanjang kurang lebih 500 meter.
“Begitu kami turun ke lokasi, ternyata hampir seluruh drainase jalan sudah tertutup bangunan. Makanya agar tahan lama jalan itu dibangun dengan cara pengecoran, bukan pengaspalan,” jelasnya pria yang gemar bermain golf.
Bombom berharap peran serta masyarakat untuk saling mendukung dan membantu kelancaran dalam pembangunan proyek jalan tersebut. Terlebih, kegiatan pembangunan harus dilakukan dengan cara buka tutup jalan.
“Masyarakat saya harapkan dapat membantu saat proyek pembangunan berjalan, yakni dengan ikut mengatur arus lalulintas agar tidak terjadi kemacetan,” imbuhnya.
Sementara, tokoh masyarakat Kampung Cikereteg, Desa Ciderum, Pepen mengapresiasi Pemkab Bogor, dalam hal ini UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah II yang langsung merespons keluhan masyarakat dengan mengalokasikan anggaran pembangunan Jalan Cikereteg.
“Kalau sudah diperbaiki, saya yakin tidak akan terjadi lagi kemacetan parah di jalan ini,” ujarnya.
Namun, Pepen minta kepada pihak UPT agar memanggil para tokoh yang ada di Cikereteg Desa Ciderum saat akan dilakukannya pembangunan proyek jalan ini. Alasannya, agar masyarakat dapat membantu kelancaran saat pelaksanaan pembangunan. “Intinya harus ada pertemuan dulu sebelum akan dilaksanakan pengerjaan,” tukasnya.
Upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, Sekolah Dasar Negri (SDN) Pasir Gintung 02 di Kampung Pasir Gintung, Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor memiliki aktivitas keagamaan yang rutin diajarkan kepada para siswa.
Kepala Sekolah SDN Pasir Gintung 02, Dewi Sopiawati mengatakan, siswa di kelas 4 sampai dengan kelas 6 dibiasakan melaksanakan ibadah shalat Dhuha sebelum melakukan aktivitas belajar mengajar.
“Siswa kelas 1 sampai 3 baca surat-surat pendek juz 30 dan punya masing-masing targetnya, bahkan di kelas 6 kita punya target harus membaca surat Al-Waqiah satu tahun itu surat Al-Waqiah harus hafal itu,” kata Dewi Sopiawati kepada wartawan, kemarin.
Dewi Sopiawati mengatakan, kegiatan itu merupakan salah satu kegiatan keagamaan yang diajarkan kepada muridnya. Walaupun jadwal masuk guru di sekolah tersebut pukul 07.30 WIB. Tetapi, pada pukul 06.30 WIB sudah ada guru yang piket.
“Jadi, bukan guru masuk jam 7 murid jam 7 tetapi ada guru yang piket karena harus mengajarkan anak bersuci atau Wudhu,” katanya.
Selain itu, Dirinya menyampaikan, bahwa di sekolah tersebut juga rutin melaksanakan kegiatan sosial berupa santunan terhadap anak yatim yang menimba ilmu di sekolah tersebut. Dari total keseluruhan 358 orang murid, sebanyak 25 orang siswa diantaranya merupakan anak yatim.
“Dari mana dananya ada yang spontan dari masyarakat dan dari kami juga. Alhamdulillah saya suka sering nangis apalagi kalau guru honorer ngasihnya suka paling dulu dan banyak saya suka kalah,” ucapnya.
Dewi Sopiawati menyampaikan, bahwa kegiatan sosial santunan anak yatim tersebut rutin dilakukan tiga kali dalam satu tahun pada moment-moment tertentu seperti 10 Muharram, Bulan Suci Ramadhan dan momentum kenaikan kelas seperti yang akan dilakukan pihaknya dalam waktu dekat ini.
“Yang santunan saat ini dalam bentuk alat tulis ada baju seragam dan uang tunai, disini ada 25 anak yatim yang rutin diberikan bantuan sampai Kelas 6 atau lulus SD, kadang suka ada juga titipan dari luar (masyarakat) dari bentuk parcel atau uang tunai yang terkadang mereka menitipkan,” tukasnya.
JURNAL INSPIRASI – Sambal Gami Bontang 135 kembali mengepakan sayap bisnis kuliner pedas di Kota Bogor, dengan membuka cabang ke-3 di Jalan Raya Pajajaran Nomor 70 RT 06 RW 04, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, dengan nama Gami Bontang 135 Premiere.
Kepada wartawan, Pengelola Sambal Gami Bontang 135, Yuyun Yohana mengatakan bahwa cabang ketiga di Jalan Pajajaran menawarkan pelayanan yang lebih premium, baik dari sisi tempat, service dan kenyamanan saat mengorder makanan.
“Kami menawarkan pelayanan yang lebih premium, sehingga konsumen akan lebih merasa nyaman. Temlatnya juga sangat strategis,” ujar Yuyun kepada wartawan, Rabu (15/6).
Selain layanannya yang lebih premium, kata dia, Sambal Gami Bontang 135 juga menawarkan lebih banyak menu baru yang akan membuat lidah penikmat kuliner pedas bergoyang. Diantaranya gami rahang tuna, gami tunjang, gami sarden, dan gami Indomie saikoro.
Menurut Yuyun, Gami Pajajaran juga membuat inovasi baru demga. menyediakan gami dalam kemasan yang diberi nama Gami To Go.
Disinggung mengenai range harga, Yuyun menyebut bahwa kuliner yang ditawarkannya banderol yang terjangkau. Yakni, daei mulai Rp20 ribuan hingga Rp70 ribuan per porsi.
“Nasi bebas refill, minum dan lalapan juga bisa sepuasnya,” kata Yuyun.
Sementara untuk menu signature, kata Yuyun, pihaknya menyediakan gami kerapu, gami gurami, gami iga sapi, gami saikoro, gami wagyu steak, gami patin, dan gami tunjang.
Sejauh ini, sambung dia, Gami Bontang 135 sudah memiliki tiga cabang selain di Pajajaran. Yakni, di Jalan Jenderal tepatnya di depan Air Mancur dan Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara.
“Jadi bagi siapapun yang ingin mencicipi bisa memilih cabang terdekat,” ucapnya.
Diketahui, Sambal Gami Bontamg 135 juga berencana membuka cabang keempatnya di kawasan Cibinong. kabupaten Bogor, agar warga ‘Bumi Tegar Beriman’ dapat menikmati kuliner pedas nan nikmat tersebut.
“Dan kedepannya kami juga akan menambah menu baru lagi,” pungkas Yuyun.** Fredy Kristianto
JURNAL INSPIRASI – Lapas Kelas IIA Paledang mendapatkan hibah teknologi pengolahan air dari Eropa. Dengan demikian, nantinya warga binaan dapat menikmati air yang tidak hanya bersih yang bisa langsung diminum.
Hibah tersebut didapat usai Lapas menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Beliver Karya Indonesia pada Rabu (15/6).
Kepala Lapas Kelas IIA Bogor Y Waskito mengatakan bahwa ketersediaan air bersih sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kualitas air di lapas.
“Air bersih di Lapas Bogor menjadi kebutuhan yang smpenting dan urgent walaupun sarana sudah ada. Tetapi bila berbicara kualitas mungkin akan lebih baik apa yang dihasilkan oleh PT Beliver Karya Indonesia,” ujar Waskito kepada wartawan.
Menurut dia, pihaknya sangat berterima kasih kepada PT Beliver Karya Indonesia telah memberikan kepercayaan kepada Lapas Paledang menjadi pilot projects di Kanwil Kemenkumham Jawa Barat.
“Kebutuhan air bersig di Lapas Paledang mencapai 1.450 liter air minum per hari dengan asumsi dua liter per orang,” ucapnya.
Ia pun berharap melalui kerjasama ini ketersediaan air minum dapat terpenuhi dengan baik. “Kami berharap bantuan teknologi ini dapat memberikan yang terbaik bagi warga binaan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Beliver Karya Indonesia Bethania Eden Thenu menjelaskan bahwa perusahaannya sedang melakukan pengembangan di Indonesia. Kendati demikian, sumber daya manusia yang ada sudah berpengalaman 30 tahun dalam proses instalasi pemurnian air di beberapa negara.
“Spanyol, Perancis, Uni Emirat Arab, Maroko dan beberapa negara Afrika. Teknologi ini kita bawa ke Indonesia dan sebagai pilot project di Lapas Paledang dalam bentuk hibah,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa air yang dihasilkan dari teknologi itu tidak hanya bersih tapi juga layak minum sesuai standar WHO, yang punya 56 parameter.
“Kita bisa hasilnya air sebanyak 9.000 liter per hari. Sumber airnya darimana, dari PDAM yang sudah ada dan dari sumur. Air dari sana kan memang sudah bersih, tapi belum layak minum,” ungkapnya.
Ia menuturkan, sebagai pilot project, proses pembangunan akan dilakukan pada 27 Juni 2022 dan diperkirakan selesai serta bisa dipakai pada 30 Agustus 2022. Proses pembangunan diperkirakan menelan waktu satu bulan.
“Tak hanya itu, teknologi ini tersambung langsung ke kamar masing-masing tahanan. Tidak harus ngantri keluar, jadi buka keran tidak hanya dapat air bersih, tapi bisa langsung minum. Intinya ini projek percontohan tidak hanya buat lapas-lapas, tapi lebih luas lagi untuk Indonesia. Tujuannya di masa depan, ya mungkin tidak akan ada lagi air galon,” ungkapnya.** Fredy Kristianto
Cibinong | Jurnal Bogor DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor siap mengikuti seluruhan tahapan Pemilu 2024, yang ditandai dengan Launching tahapan Pemilu 2024 oleh KPU, Selasa (14/06/22) di kantor KPUD Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah hari ini, launching tahapan Pemilu 2024 sudah dilaksanakan oleh KPU, saya selalu ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor bersama seluruh pengurus, kader dan simpatisan partai, siap mengikuti semua rangkaian tahapan Pemilu 2024 yang sudah di jadwalkan oleh KPU,” terang Dede Chandra Sasmita kepada awak media saat dijumpai setelah acara launching.
Lebih jauh, pria yang akrab disapa Kang Dechan’s itu mengatakan, saat ini Partai yang dipimpin dirinya sudah selesai menyiapkan berkas-berkas yang akan digunakan untuk proses pendaftaran dan verifikasi partai politik bulan Juli mendatang.
“Saat ini kami juga sudah mulai melakukan konsolidasi di semua tingkatan, mulai dari DPC yang meliputi badan dan bidang yang ada di struktural penguris, serta 40 DPAC, 435 DPRt, 3868 DPARt dan 15497 cucu ranting ( kepengurusan tingkat RT ) se- Kabupaten Bogor,” paparnya.
Kang Dechan’s juga mengatakan, apa yang dilakukan Partai Demokrat Kabupaten Bogor, merupakan bentuk komitmen dari seluruh pengurus, kader, dan simpatisan yang sama-sama akan berjuang untuk memenangkan Partai Demokrat dalam Pemilu 2024 mendatang.
“Apa yang kami lakukan merupakan bentuk kerja sama dari semua elemen yang mencintai Partai Demokrat, dalam organisasi tidak ada yang namanya Superman yang ada adalah Super Team, untuk mewujudkan Demokrat Kabupaten Bogor Juara,” pungkasnya seraya tersenyum.
Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Nasional Padjajaran (Genpar) Sambas Alamsyah meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor segera memprioritaskan bangunan sekolah SDN Parakanmuncang 01, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung yang nyaris ambruk.
Sambas Alamsyah
Menurut Sambas, kondisi gedung sekolah tersebut sudah nyaris roboh yang terjadi sudah lama. Pihak sekolah pun sebelumnya sudah melaporkan kondisi ini ke pihak terkait.
“Kondisi rusaknya gedung sekolah ini sudah lama, bahkan informasi ini sudah tersebar di berbagai media di Kabupaten Bogor. Mestinya jadi perhatian, namun disayangkan Pemkab Bogor, hal ini Dinas Pendidikan tak merespons untuk dibangunya SDN Parakanmuncang 01,” papar Sambas kepada Jurnal Bogor, Selasa (14/6).
Sambas menyesalkan bahwa gedung SDN Parakanmuncang 01 terdapat 3 ruang yang rusak berat dan itu tak masuk list rencana pembangunan tahun 2022.
Padahal kata Sambas, jumlah siswa di SDN Parakanmuncang begitu banyak maka pembangunan 3 ruang SDN Parakanmuncang yang rusak berat itu, harus menjadi pembahasan serius Dinas Pendidikan guna segera dibuat perencanaan. “Karena urgen, kami minta 3 ruang SDN Parakanmuncang yang sudah lama rusak itu untuk segera dibangun,” tegas Sambas.
Sambas membeberkan, bukan hanya SDN Parakanmuncang 01, termasuk bangunan rusak SDN Parigi di Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung yang tak kunjung dibangun padahal seringkali diusulkan kepala sekolah. “Kami minta Disdik segera turun langsung melihat ruangan sekolah yang rusak parah itu,” ungkapnya.
Sebelumnya, salah satu tenaga pengajar di SDN Parakanmuncang 01, Ujang Ma’mun mengatakan, dari 8 lokal ruang belajar siswa ada 3 ruang belajar yang kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan, tiga tahun terakhir ini sudah tidak lagi digunakan demi keselamatan siswa.
“Sudah 3 tahun ini, 3 ruang belajar tak layak pakai karena melihat kondisi bangunan yang rusak parah khawatir bisa membahayakan para siswa,’ papar Ujang kepada wartawan, Jumat (10/6/2022).
Ujang Ma’mun mengatakan, ajuan untuk renovasi bangunan sebelumnya telah diusulkan melalui Musrenbang tingkat Kecamatan, namun informasi didapat rencana pembangunan untuk SDN Parakan Muncang 01 untuk tahun 2022 belum bisa dilaksanakan.
“Padahal 3 ruang sekolah yang rusak berat ini, sebelumnya telah disurvei oleh pihak Kecamatan Nanggung. Sudah disurvei, akan tetapi disayangkan sebanyak 3 ruang belajar SDN Parakan Muncang 01 sudah tak difungsikan karena kerusakannya semakin parah,” katanya.
“Apalagi tahun ajaran baru, penerimaan siswa baru di SDN Parakanmuncang 01 ini mengalami peningkatan. Untuk itu kami meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bogor bahwa gedung SDN Parakanmuncang untuk segera dibangun. Dari sekitar 360 siswa yang sekolah di disini, itupun tidak sebanding dengan fasilitas ruang belajar yang ada,” katanya.
Kondisi gedung SDN Parigi di Desa Cisarua juga rusak, meski pihak sekolah sudah sering mengusulkan seperti dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) namun hingga kini belum juga terealisasi.
Kepala Sekolah SDN Parigi, Juju Juhaeriyah mengatakan, pada tahun 2020 lalu sekolah tersebut sudah masuk list daftar pembangunan namun menghilang.
“Setelah dikroscek, gedung SDN Parigi tidak masuk daftar pembangunan tahun 2022 karena kami liat tidak ada pada list untuk dibangun,” tukasnya.
Kecamatan Jonggol memenangkan pertandingan dengan skor tipis 2-1 melawan Tanjungsari pada lanjutan Piala Bupati Bogor 2022 di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (14/6).
Camat Jonggol, Andri Rahman mengapresiasi kemenangan ini dan berharap kemenangan lagi melawan Cariu.
” Alhamdulillah hari ini Kecamatan Jonggol menang 2-1 dengan Kecamatan Tanjungsari. Ini adalah sebuah motivasi untuk nanti melawan Kecamatan Cariu, mudah-mudahan kita bisa memetik poin lagi. Untuk saat ini kita sudah mengumpulkan 3 poin dan mudah mudahan besok melawan Cariu kita juga menang jadi poinnya 6,” ucap Andri Rahman kepada Jurnal Bogor.
Minimal, kata dia, Jonggol bisa menjadi runner-up di grupnya dan untuk melawan Cariu akan dimaksimalkan.
“Harapannya pertandingan selanjutnya akan kita maksimalkan. Kemudian saya menitip pesan kepada ofisial, dan pelatih. Karena tadi pertandingan yang lumayan keras, jadi banyak anak-anak Jonggol yang cidera atau terkapar, dan mudah mudahan itu tidak terlalu parah dan kondisinya baik baik saja, jadi nanti bisa memaksimalkan pertandingan di akhir nanti dengan Kecamatan Cariu,” lanjutnya.
Andri berterimaksih kepada pemain, aparatur Kecamatan Jonggol, ofisial tim, pelatih, dan seluruh masyarakat, yang sudah mendukung Kecamatan Jonggol. “Hari ini Alhamdulillah kita memetik kemenangan,” pungkasnya.
Pemerintah Desa Gunungsari membagikan BLT-DD tahap 2 untuk 171 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dilaksanakan di aula Desa Gunungsari, Citeureup, Kabupaten Bogor, Selasa (14/06/2022). Pemdes berharap bantuan ini bisa bermanfaat membantu kesulitan ekonomi warga.
“Pembagiannya, kita kan ada 6 RW dan kita jadwalkan misalkan dari RW 1, RW 2 jam 9 terus untuk berikutnya RW2, RW3 sampai seterusnya sampai RW 6,” ucapnya Kaur Keuangan Desa Gunungsari Puput.
Ia mengatakan, untuk pembagiannya sendiri, KPM datang langsung dan tidak bisa diwakilkan, tetapi kalau sakit akan melakukan jemput bola ke rumah warga.
“Bulan Juni ini berarti tahap ke-6 atau tahap ke-2 triwulan karena kan triwulan ke-1 untuk 3 bulan dan ini triwulan ke-2 gitu,” paparnya.
Menurutnya, dana yang diperoleh warga sendiri sebesar Rp.300.00O untuk Juni ini. “Masyarakat langsung datang ke kantor desa dan tidak bisa diwakilkan harus yang bersangkutan atas namanya. Persyaratannya bawa kartu KK dan KTP asli untuk difoto,” tuturnya.
Adanya bantuan ini, masyarakat sangat senang, dan adanya BLT DD ini membantu kesulitan ekonomi yang tengah dihadapi warga.
“Harapannya mudah-mudahan kedepannya terus ada BLT DD ini, dan karena awalnya 180 KPM jadi turun 171 KPM mudah mudahan kedepannya bisa nambah lagi koutanya biar kebagian banyak,” pungkasnya.
Peningkatan Jalan Karanggan – Gunung Putri akhirnya terealisasi juga. Pasalnya, kondisi jalan yang sudah sangat parah tersebut sering kali mengakibatkan kecelakaan dan membuat pengguna jalan tidak nyaman.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni yang ikut serta dalam Peninjauan Lapangan Bersama (PLB) mewanti-wanti kontraktor yang akan mengerjakan proyek pekerjaan tersebut, mengingat pekerjaan tersebut sudah 2 kali terkena recofushing anggaran saat merebaknya kasus Covid-19.
“Hari ini saya mengikuti kegiatan PLB untuk peningkatan Jalan Karanggan – Gunung Putri, karena lokasi jalan ini juga merupakan prioritas yang saya usulkan. Oleh karena itu mari kita sama – sama untuk mengawal pekerjaan ini secara bersama – sama,” ucap Fathoni kepada Jurnal Bogor, Selasa (14/06/22).
Menurutnya, dengan meninjau lapangan bersama ini, setelah dibuatkan rencana gambar akan diketahui apakah sesuai dengan gambar yang sudah masuk dalam perencanaan. Jika tidak sesuai nantinya akan dibahas lagi, begitupun melihat kekurangan seperti saluran drainase.
Dia juga harapkan kepala desa bisa membangun komunikasi dengan pihak tol agar bisa membantu menambah gorong-gorong untuk saluran air. ” Disini kita lihat, jika nanti akan dilakukan betonisasi maka air ini akan menggenang. Nah, jangan sampai kerjaan 2 kali apalagi sampai membongkar beton yang sudah dibangun, maka pihak desa diharapkan bisa berkomunikasi dengan pihak tol untuk ikut partisipasi menambahkan pemasangan saluran atau box cover yang tidak termasuk dalam anggaran dan gambar yang sudah direncanakan,” papar Aleg PKS tersebut.
Selain itu, kata dia, peran masyarakat pun sangat dibutuhkan agar sama-sama memantau pekerjaan jalan ini. Jangan ada yang memanfaatkan apalagi mengambil keuntungan dari adanya proyek pekerjaan jalan agar hasil dari pekerjaan ini pun berkualitas.
Senada disampaikan, Kasubag TU UPT Jalan dan Jembatan Kecamatan Cileungsi Irwan, pekerjaan ini mutlak hanya betonisasi saja dan ada pelebaran jalannya sehingga untuk saluran air memang tidak ada dalam gambar perencanaan.
“Untuk anggaran kami sudah mengajukan sebesar Rp3 miliar, namun berapa yang di ACC kami tidak tau. Nanti kita lihat di RAB yang ada di pemborongnya dan volume pekerjaan ini memiliki panjang sekitar 900 meter dengan lebar 6 meter,” jelas Irwan.
Dia menjelaskan, peninjauan lapangan secara bersama – sama gunanya jika ada yang tidak sesuai dengan gambar maka nanti akan disesuaikan dan akan dicarikan solusi jalan tengahnya. “Yang pasti akhirnya jalan yang diidam-idamkan warga ini akan segera terealisasi,” pungkasnya.