26.7 C
Bogor
Tuesday, August 11, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 869

Promo Nyalakan Kemerdekaan, PLN Beri Diskon Tambah Daya Hanya Rp 170.845

0

Jakarta | Jurnal Bogor

PT PLN (Persero) memeriahkan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 dengan memberikan layanan spesial untuk pelanggan. Melalui promo “Nyalakan Kemerdekaan”, pelanggan PLN mendapatkan diskon besar untuk penambahan daya yakni dari harga Rp 5.330.900 menjadi hanya Rp 170.845 sedangkan untuk penyambungan sementara dengan hanya membayar Rp 170.845 dapat menggunakan layanan penyambungan sementara selama 7 hari dan juga token perdana prabayar sebanyak 90 kwh.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, promo ini adalah bentuk dukungan PLN terhadap antusiasme masyarakat dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan RI ke-77. Harapannya dengan layanan khusus ini masyarakat bisa lebih leluasa menggunakan listrik sekaligus memaksimalkan pemanfaatannya.

“Dengan kondisi pandemi yang semakin terkendali, masyarakat perlu didukung untuk segera bangkit. Dengan promo “Nyalakan Kemerdekaan” ini PLN berharap bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan listrik untuk jangka panjang,” ucap Gregorius dalam keterangannya kepada Jurnal Bogor, Kamis (25/08/22).

Menurutnya, promo ini bisa diakses melalui aplikasi PLN Mobile dengan memasukkan kode promo “NYALAKANKEMERDEKAAN”. Promo tambah daya berlaku untuk pelanggan tegangan rendah 450 – 4.400 voltampere (VA) di semua golongan tarif yang ingin menaikkan dayanya menjadi 900 – 5.500 VA. Adapun promo ini dapat dinikmati hingga 30 September 2022.

Selanjutnya, ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan promo penyambungan sementara yang PLN sediakan. Karena layanan ini akan memudahkan masyarakat yang ingin menggelar acara besar. Seperti pesta atau hajatan yang sifatnya membutuhkan pasokan listrik lebih dalam waktu singkat.

“Prosesnya mudah, pakai aplikasi PLN Mobile. Pokoknya setelah pembayaran terkonfirmasi, PLN Unit Pelayanan setempat akan segera menindaklanjuti proses penambahan daya atau penyambungan sementara yang diminta,” jelas Gregorius.

Sejauh ini, PLN terus melakukan inovasi pelayanan demi memenuhi segala kebutuhan listrik masyarakat Indonesia. Melalui promo khusus ini, PLN berharap bisa mendukung masyarakat bangkit kembali setelah pandemi.

Seperti diketahui, PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi.

PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore.

** Nay Nur’ain

Dorong Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian, Kementan Gelar Sarasehan Petani Milenial Tahun 2022-Tani Akur

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Kementerian Pertanian akan menggelar sarasehan petani milenial tahun 2022. Kegiatan yang merupakan pertemuan antara petani milenial, petani, dan penyuluh ini akan mengusung program unggulan Petani Milenial Akses KUR (Tani Akur) yang dikemas dengan inovatif dan kolaboratif dalam upaya mendorong penumbuhan wirausaha muda pertanian.

Tani Akur merupakan salah satu program Kementerian Pertanian yang dilaksanakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dalam menumbuhkan wirausaha muda pertanian melalui akses KUR

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menyebutkan selain sebagai upaya menumbuhkan wirausaha muda pertanian, sarasehan petani milenial juga merupakan upaya dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional

“Tujuan dilaksanakannya Sarasehan Petani Milenial Tahun 2022 – TANI AKUR adalah untuk menumbuhkan peran aktif petani milenial, petani dan penyuluh
dalam peningkatan produksi dan daya saing produk pertanian, pengembangan ekosistem kewirausahaan pertanian, membangun jejaring petani milenial antar
wilayah, serta sebagai upaya antisipasi krisis pangan”, sebut Dedi.

Dalam kesempatan konferensi pers beberapa hari lalu, Dedi melanjutkan bahwa sarasehan petani milenial juga merupakan kesempatan bagi para peserta untuk bertukar ide dan inovasi.

“Mereka akan berkumpul di bumi perkemahan ragunan, saling memberikan motivasi dan semangat sehingga mampu mendongkrak agribisnis dan membangun koneksi atau jejaring kerjasama. Saya yakin dengan pertemuan tersebut mereka akan bertukar pemikiran, ide, membawa oleh-oleh berupa inovasi teknologi dalam membangun teknologi pertanian dan membangun jaringan kerjasama bisinis”, tegas Dedi

Hal tersebut sejalan dengan harapan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo. Ia menganggap generasi milenial merupakan generasi yang tanggap dan adaptif terhadap kemajuan teknologi dan memiliki daya kreativitas tinggi. Hal inilah yang menjadikan peluang bagi mereka untuk menjadi wirausaha muda di bidang pertanian semakin terbuka lebar.

“Sebanyak 85,62 persen di antara mereka merupakan pengguna internet dan berpeluang menjadi early adopter dari teknologi digital di sektor pertanian, sehingga akan sangat mendukung pengembangan jejaring di antara mereka” kata mentan SYL

Sarasehan Petani Milenial Tahun 2022 – TANI AKUR akan diisi oleh Pameran Produk Unggulan Pertanian dan Gelar Teknologi Smart Farming, Launching
Program Unggulan Kementerian Pertanian, Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan perbankan untuk pembiayaan melalui program TANI AKUR, Forum Diskusi Program Petani Milenial Nasional, Petani dan Penyuluh, Peluncuran Program
Agripreneurs Indonesia (GRIN), Sharing Session Millenial Agripreneur, Petani dan Penyuluh, TANI AKUR Business Matching, Motivational Session dan Team
Building, Lomba video blogging (vlog), lomba foto dan lain-lain, serta ,alam keakraban/pentas seni.

Digelar selama tiga hari mulai tanggal 28 hingga 31 Agustus 2022 mendatang, bertempat di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, dan dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

** Nita/PPMKP

BI Jabar Launching Desa Gunung Putri Jadi Desa Digital

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan PT Netzme Kreasi Indonesia melaksanakan program digitalisasi ekosistem desa serta program ketahanan pangan. Kegiatan yang  bertajuk ‘Mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dilaunching di Desa Gunung Putri yang kini mendapat gelar Desa Digital, Rabu (24/08/22).

Acara dihadiri anggota DPR RI Komisi XI Primus Yustisio, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar Jefri Deputra, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bogor Renaldy Yushab Fiansyah, dan CEO Netzme Vicky G. Saputra.

Untuk mendukung GNPIP dan mengakselerasi perekonomian Jabar serta mendukung tercapainya visi Jabar menjadi provinsi digital, diperlukan program pengembangan ekosistem ekonomi Jabar yang mandiri, produktif dan berdaya saing. Salah satunya dilakukan melalui percepatan digitalisasi komprehensif di berbagai ekosistem.

Hal tersebut disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar, Jefri Deputra. Menurutnya, Bank Indonesia berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.

Dimana, kebijakan moneter difokuskan untuk stabilitas (pro-stability). Sementara empat kebijakan lainnya yakni makroprudensial, digitalisasi sistem pembayaran, pendalaman pasar uang, serta ekonomi-keuangan inklusif dan hijau terus diarahkan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional (pro-growth).

“Hingga saat ini, UMKM atau penjual yang menggunakan QRIS di Jawa Barat ini jumlahnya sekitar 23 persen di tingkat nasional atau sekitar 4,3 juta merchant. Kemudian pengguna QRIS di Jabar sendiri itu sekitar 5,5 juta pengguna atau 26 persen dari 24,1 juta pengguna nasional. Jadi semakin sering QRIS digunakan UMKM atau Merchant ini akan memudahkan perbankan menangkap profil UMKM, sehingga akan menambah credit point untuk mengajukan pembiayaan,” jelas Jefri kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, Bank Indonesia bersama pemerintah pusat dan daerah, serta instansi terkait akan terus memperkuat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan ketahanan pangan nasional. Sehingga, mendukung daya beli masyarakat dan pemulihan ekonomi nasional.

“Program ini nantinya mencakup fasilitas pengelolaan sampah, fasilitas pendukung ketahanan pangan, layanan payment point online banking, digitalisasi bank sampah, UMKM, serta sarana prasarana desa ” paparnya.

Dalam pelaksanaan program ini, kata dia, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Netzme yang bergerak di bidang penyedia jasa solusi sistem pembayaran digital dalam implementasi program digitalisasi pada ekosistem desa, antara lain digitasilsasi 922 UMKM, digitasilsasi bank sampah di 23 RW Desa Gunung Putri, serta sarana dan prasarana desa 1 masjid, 2 yayasan sosial dan 1 sekolah.

Senada disampaiakan CEO Netzme, Vicky G. Saputra mengatakan, pihaknya sangat bangga dapat berkolaborasi dan mendukung upaya Bank Indonesia dan Pemkab Bogor dalam program digitalisasi pada ekosistem desa.

“Program Desa Digital QRIS Netzme merupakan salah satu bentuk dukungan untuk program 15 Juta Pengguna Baru QRIS dari Bank Indonesia. Selain itu, melalui program ini Netzme bertujuan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu caranya adalah dengan mengajak para petani, pelaku UMKM, warga hingga perangkat desa & BUMDes yang ada di desa tersebut untuk bertransaksi menggunakan QRIS,” ujar Vicky.

Sementara Desa Digital Gunung Putri merupakan Desa Digital QRIS Netzme kelima. Desa digital QRIS Netzme lainnya adalah Desa Sukaraja (Ciamis), Desa Rambeanak (Magelang), Desa Tawangsari (Boyolali), Desa Jabung (Klaten). 

“Program unggulan BUMDes Gunung Putri adalah Bank Sampah, melalui desa digital ini bank sampah telah terintegrasi ke sistem digital. Iuran yang didapat oleh warga dengan mengumpulkan sampah dibagikan melalui QRIS. Jadi melalui bank sampah ini memanfaatkan sistem QRIS Terminal Netzme (Digitalisasi Bank Sampah),” jelasnya. 

Kepala Desa Gunungputri, Daman Huri berterima kasih kepada Bank Indonesia Jawa Barat dan PT Netzme yang beberapa bulan kebelakang terus membina sehingga terwujudnya acara ini dan QRIS yang ada di Desa Gunungputri terus diterima oleh masyarakat.

“Tentu saja bukan pekerjaan yang mudah untuk mengubah paradigma dan mindset yang biasanya melakukan transaksi tunai akhirnya beralih menjadi non-tunai, masih membutuhkan waktu lagi, dengan segala kekuatan dan kekompakan warga Gunungputri akan terwujud secepatnya,” tandasnya.

Pelaksanaan GNPIP di Kabupaten Bogor ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI dalam Rakornas Pengendalian Inflasi Nasional pada 18 Agustus 2022 lalu, yakni agar TPID memperkuat sinergi.

** Nay Nur’ain

Gedung MI Hidayattushibyan Memprihatinkan

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Kondisi gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayattushibyan di Kampung Ciasahan RT 03 RW 03, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor kondisinya sangat memprihatinkan. Kendati begitu pembelajaran tatap muka tetap dilaksanakan di dalam kelas, lantaran tidak ada ruang kelas lain yang bisa digunakan.

Plafon juga kondisinya sudah tidak layak dan mirisnya ketika hujan turun sering mengalami kebocoran. Parahnya, kondisi ini tidak hanya terjadi di luar ruangan tetapi juga di dalam ruang kelas tempat ratusan siswa belajar dan 10 orang tenaga pengajar di sekolah tersebut.

Beberapa plafon atap di dalam kelas terlihat bolong, sebagian lagi nyaris jebol akibat kayu penyangga atap sudah lapuk.

“Semuanya 158 siswa. Bangunan madrasah ini berdiri pada tahun 1967 alhamdulillah selama saya memimpin disini sudah pernah mendapat bantuan sekitar tiga kali. Bantuan berupa fisik pertama tahun 1999 terus yang kedua tahun 2005 dan terakhir bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2021 itu-pun bantuannya dapat satu lokal saja,” ujar Kepala Sekolah MI Hidayattushibyan, Maknun kepada wartawan, Kamis (25/8).

Hanya saja, Maknun mengatakan, sekarang memang kondisinya bangunan sudah banyak mengalami kerusakan bahkan hampir di semua bangunan sekolah itu. “Semuanya ada 6 lokal cuma yang parah ada 4 lokal dan sudah hampir tidak layak pakai,” katanya.

Maknun menyampaikan, kerusakan pada atap bangunan itu lantaran kerangka atap masih menggunakan bambu dan kini sudah mulai lapuk.

“Karena bambunya banyak yang lapuk karena ini bangunan lama bahkan ada bangunan temboknya ada yang masih menggunakan batu jadi tidak menggunakan bata atau hebel dari dulu,” katanya.

Bahkan, menurut Maknun, kerusakan pada bangunan sekolah tersebut mencapai sekitar 80 persen. “Hampir sekitar 80 persen lah, atap sama kusen-kusen sudah lapuk juga dinding yang mulai mengelupas tembokannya sudah betul-betul parah lah,” bebernya.

Akibatnya, saat hujan turun kata Maknun, tak jarang dia dihantui rasa kekhawatiran karena atapnya sering bocor.

“Saya juga ketakutan kalau yang sebelah sana kalau saat mengajar gitu, takut ambruk tapi masih di pakai karena memang dibutuhkan. Apalagi ini musim hujan kan setiap hari. Saat hujan juga langsung bocor karena banyak bambu rengnya sudah rapuh,” katanya.

Tidak hanya kerusakan pada bangunan saja, Maknun mengatakan, bahwa bangku atau meja belajar yang setiap hari digunakan siswa pun banyak yang rusak sehingga mengganggu kenyamanan belajar siswa.

“Untuk bangku sekolah juga sangat membutuhkan, bahkan yang ada saja kondisinya sudah pada rusak,” ucapnya.

Dia berharap, kepada pemerintah untuk memberikan bantuan berupa renovasi bangunan agar para peserta didik dapat nyaman ketika berada di lingkungan sekolah. “Harapannya tiada lain mohon bantuan terutama dari pemerintah untuk bangunan ini setidaknya layak untuk di pakai lah, karena itu tadi, musim hujan kan suka ada saja kekhawatiran,” tukasnya.

** Andres

Bansos Pemerintah Picu Naiknya Harga Beras dan Telur

0

Citeureup | Jurnal Bogor 

Adanya bantuan sosial (bansos) yang diberikan sebagai bantuan warga, menjadi salah satu faktor naiknya harga telur ayam ras dan beras di pasaran, Salah satunya yang terjadi di Pasar Citeureup 2, para pedagang menduga kenaikan ini akibat para agen enggan  mengirim ke pasar dan lebih memilik mengirimkan telur dan beras ke penyalur bantuan.

“Sudah hampir empat hari harga telor ayam ras naik, yang awalnya hanya Rp.28 ribu perkilonya, sekarang meroket menjadi Rp.31 ribu per kilonya,” jelas Ari Suhendar pedagang telur di Pasar Citeureup kepada Jurnal Bogor, Kamis (25/08/22).

Ia menyebutkan kenaikan ini dipicu lantaran sejumlah agen telur hingga beras enggan mengirimkan ke pasar namun lebih memilih menjualnya kepada penyalur bantuan dengan harga tinggi.

“Ini faktor akibat adanya bantuan sosial pemerintah, yang imbasnya kepada para pedagang baik di pasar maupun warungan, harga malah tinggi, agen aja ogah jual ke pasar lebih baik penyalur bantuan dengan harga tinggi, jadi di pasar mengimbanginya,” keluhnya.

Hal senadapun dikeluhkan Wawan, salah seorang pedagang beras. Dia menyebutkan tidak bisa berbuat banyak dengan naik tingginya harga beras akibat bantuan sosial. “Kalau untuk di sektor beras, untuk kelas medium saja harga beras mencapai Rp 8500 ribu per kilonya naik mencapai Rp10 per kilonya, namun untuk beras peremium dari harga Rp11 ribu kini mencapai Rp16 per kilonya,” bebernya.

Dia berharap pemerintah segera turun tangan melakukan stabilisasi kembali sejumlah harga bahan pokok, baik itu telor ayam ras maupun beras dan jangan sampai para pedagang kena imbasnya.

“Jelas bansos ini merugikan para pedagang, jangan sampai ada orang yang diuntungkan, namun mematikan pedagang pasaran dan warungan ” ujarnya.

Kepala Pasar Citeureup, Endang Iskandar, membenarkan kenaikan harga telur dan beras ini faktor adanya bantuan sosial yang akan kembali dibagikan ke masyarakat.

“Imbas bansos ini kepada para pedagang dan masyarakat yang beli lewat pasar, harganya makin tinggi lantaran agen-agen lebih memilih menjaulnya kepada para penyalur dengan harga tinggi ketimbang dijual kepada pedagang dengan harga rendah,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Mensos ke Cigudeg Jenguk Anak Hidrosefalus

0

Cigudeg | Jurnal Bogor 

Bocah penderita hidrosefalus warga Kampung Ciasahan RT 01 RW 04 Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor mendapat kunjungan dari Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Kamis (25/08/22).

Diketahui anak penderita hidrosefalus tersebut bernama Labib Al Mumin dari pasangan Maman Firmansyah (33) dan Yuni Susanti (21) mengidap penyakit itu sejak usia dua bulan.

“Kami mendapatkan berita ini dari media karena ini butuh biaya berkesinambungan. Maka kami minta bantuan dengan kita bisa untuk membantu biaya keluarga Labib,” kata Risma kepada wartawan. 

Dia juga mengaku bersyukur, keluarganya Labib mau tinggal di Balai Sosial Jakarta. Sebab dijelaskan mantan Walikota Surabaya itu, tempat tinggal keluarga Labib jaraknya terlalu jauh dengan RSCM Jakarta sehingga membutuhkan waktu untuk kesembuhannya.

“Tadi saya rayu keluarganya Labib. Alhamdulillah sudah mau dan selanjutnya akan kita obati supaya bisa terjamin kesembuhannya,” ucapnya.

Selain itu ia menuturkan minimal jarak pengobatan tidak jauh sehingga cepat diberikan penanganan khusus oleh tim dokter di RSCM. “Karena selama ini ke RSCM waktunya tiga jam lebih padahal seminggu harus dua kali dan mereka keterbatasan biaya. Makanya, dengan tinggal di Balai Sosial waktu tempuh juga tidak terlalu jauh,” katanya.

Sementara Medical Partnership Kitabisa.com Alvionita mengaku sejak awal melakukan aksi donasi untuk Labib dan dananya sudah diberikan keluarganya buat biaya pengobatan. “Dana yang sudah terkumpul sekitar Rp 44 juta lebih, semoga bisa dimanfaatkan dengan baik untuk biaya pengobatan Labib dan keluarganya,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamaju, Dahyudin menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu kesembuhan Labib.

“Terimakasih kepada ibu Menetri yang sudah melihat langsung kondisi ade Labib yang menderita hidrosefalus dan mudah-mudahn dengan berkunjungnya beliau juga sudah memberikan bantuan baik itu finansialnya termasuk bantuan kaitan perawatannya,” tukasnya.

** Andres

Gabung Partai Kepala Banteng, Oscar Dany Siap Jadi Cawalkot Bogor

0

Bogor | Jurnal Bogor

Oscar Dany Susanto yang selama ini tidak pernah terlibat di politik praktis secara langsung, baik menjadi anggota ataupun pengurus partai, kini mulai tertarik kedalam dunia politik dan tergabung di partai berlambang Kepala Banteng, PDIP.

“Motivasi saya bergabung dalam partai politik dan bertarung di Pilkada 2024 mendatang, ingin mengubah kondisi Kota Bogor menjadi lebih baik, lebih berakhlak sesuai dengan semboyan Bogor Beriman,” ujarnya kepada Jurnal Bogor, Kamis (25/08/22).

Pria kelahiran Kota Semarang, dengan bapak berasal dari Kabupaten Lumajang dan ibu asal Jogjakarta, menyatakan siap bertarung menjadi Bakal Calon  Walikota Bogor.

Owner Ayam Penyet Oscar tersebut mengklaim memiliki visi dan misi besar terutama dalam mengurangi tingkat kemiskinan dengan cara ekonomi mandiri serta mengelola bantuan sosial pemerintah pusat menjadi bantuan sosial yang produktif bukan konsumtif agar tidak mencetak mental pengemis.

“Meningkatkan taraf hidup masyarakat  dengan cara memberi pelatihan serius dalam berbagai bidang, baik produksi atau perdagangan, itu menjadi salah satu cara untuk meningkatkan taraf ekonomi rakyat,” papar mantan karyawan PT.HM Sampoerna tersebut.

Menurutnya, memanfaatkan dana bantuan CSR, Bansos, BLT untuk ekonomi kreatif dan produktif sudah cukup membantu kaum miskin, memberi makan kaum – kaum yang tidak mampu bekerja, seperti kaum lansia, disabilitas, gelandangan, dan pengemis.

“Untuk mendongkrak itu semua kita harus berupaya menciptakan lapangan kerja secara mandiri, sehingga masyarakat tidak hanya berfikir untuk bekerja tapi bisa merubah pola pikir menciptakan lapangan pekerjaan dengan bekal pelatihan yang di fasilitasi oleh pemerintah,” papar Oscar Dani sapaan akrabnya.

Selain itu, persoalan mengatasi kemacetan dengan mengelola transportasi angkutan umum secara massal dan beradab, dengan cara mengelola angkutan umum agar dapat difungsikan sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan.

“Pada intinya semua yang berhubungan dengan kemajuan Kota Bogor akan menjadi target utama nantinya, termasuk memberantas kejahatan, tawuran dan tindak radikalisme lainnya, serta memperjuangkan, memperkuat dan menonjolkan budaya asli Bogor,” pungkas Ketua Umum Komunitas Kritis Indonesia tersebut.

**ass

Lewat Alsintan, Pemdes Sadengkolot Dukung Program Ketahanan Pangan

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor

Pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) dialokasikan Pemerintah Desa Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor untuk pembangunan ketahanan pangan dalam meningkatkan kesejahteraan warga petani.

Sekretaris Desa Sadengkolot Sudiman menjelaskan, alokasi dana desa tahun anggaran 2022 telah digunakan beberapa kateagori diantara pengadaan lsintan seperti pembelian mesin garu (traktor) jenis capung 5 unit, dan alat potong padi 4 unit penggilingan atau perontok padi (power thresher) sebanyak 4 unit.

Di Sadengkolot termasuk budidaya  kambing dan sektor pertanian dengan pemberian bibit bagi petani menjadi bagian pada program ketahanan pangan. Begitu juga kelompok tani mendapatkan beberapa   bibit tanaman seperti bibit durian musangking, durian montong, alpukat dan jahe.

“Nantinya bibit ditanam di masing masing lahan  kelompok tani,” kata Sudiman kepada Jurnal Bogor, Kamis (23/8).

Sedangkan untuk insfratruktur, dibangun lumbung pangan dimana lumbung pangan tersebut guna penyimpanan hasil panen padi.

Menurut Sudiman, lewat alsintan diharapkan para petani dapat mengolah lahan dengan baik sehingga berdampak positif pada masa tanam petani. Selain itu, dengan alsintan indeks pertanaman (IP) sektor pertanian di Sadengkolot diharapkan  lebih meningkat.

“Alsintan mempercepat pengolahan lahan dan masa tanam. Pengaruh positifnya, kebutuhan pangan kita menjadi stabil,” jelasnya.

Sementara Kepala Urusan Perencanaan dan Pembangunan Desa Sadengkolot Suhartono mengatakan prioritas penggunaan Ddna desa tahun 2022 sesuai Permendes Nomor 7 Tahun 2021 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2022.

“Dana desa selain dialokasi pada program lain, terlebih  pengembangan alsintan   merupakan salah satu program  dalam memperkuat produksi pangan. Terobosan pemerintah adanya program ketahanan pangan ini semoga menjawab kesulitan para petani,” harapnya.

** Arip Ekon

Musrenbangdes Desa Leuwiliang Prioritaskan Usulan Masyarakat

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor membahas usulan program desa jangka panjang melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk perencanaan pembangunan tahun 2024 di aula kantor desa, Kamis (25/8).

Kepala Desa Leuwiliang, Iman Nurhaiman menuturkan, Musrenbangdes penting untuk membahas program jangan panjang yang bakal dilaksanakan di desa. Selain itu desa juga memaparkan program yang sudah berjalan di tahun 2022.

Di Musrembangdes Leuwiliang perencanaan pembangunan tahun 2024 banyak aspirasi yang diusulkan oleh masyarakat diantaranya Banprov untuk pembangunan kantor desa. Lalu, Dana Desa (DD) tahap ke 3, jalan desa RW 04 dan pembangunan irigasi di RW 09.

“Sedangkan program ketahanan pangan yakni pengadaan dua traktor yakni Kelompok Tani Laksana Varietas dan Poktan Sri Rejeki, hewani 20 ekor kambing untuk 5 kelompok dan 200 jeruk limo, ” ujarnya.

Iman menambah adanya Musrenbangdes pihaknya mengetahui usulan dari masyarakat. Untuk itu, peran masyarakat sangat penting dalam mengawal pembangunan yang ada di desa. Tanpa ada dukungan dari masyarakat, kata dia, pemdes tidak bakal berkembang.

“Saya berharap dengan adanya Musrembang desa bisa menyerap usulan warga. Tentunya, usulan yang masuk dalam Musrembangdes menjadi kebutuhan skala prioritas dan bisa direalisasikan dengan baik, ” tukasnya.

Turut dihadiri dalam Musrenbang Camat Leuwiliang, BPD Desa Leuwiliang, Katar Desa Leuwiliang, IPSM, Gapoktan, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Leuwiliang.

** Andres

Kerap Macet, Polsek Gunung Putri Pasang Rambu Jalan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Sering terjadinya kemacetan akibat banyaknya kendaraan yang berhenti di depan PT Simone, Polsek Gunung Putri memasang 4 titik rambu-rambu lalu lintas di Jalan Raya Mercedes Benz tepatnya di sepanjang jalan depan PT Simone Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Rabu (24/8/22).

Polsek Gunung Putri bersama-sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Koramil 0621-05/Gunung Putri Satpol-PP Kecamatan Gunung Putri, dan Linmas Desa Cicadas, memasang rambu dilarang parkir dan rambu hati-hati, didepan PT. Simone.

Kanit Lantas Polsek Gunung Putri Ipda Agung mengatakan, kegiatan ini bersama-sama Muspika Kecamatan Gunung Putri dan Dishub Kabupaten Bogor melaksanakan pemasangan rambu-rambu lalulintas.

“Ya, kemarin kita melaksanakan pemasangan rambu-rambu lalulintas di jalan raya Mercedes Benz tepatnya di depan PT. Simone, rambu-rambu ini merupakan rekomendasi amdal lalin dari Dishub Kabupaten Bogor, mengingat pada jam rawan pagi maupun sore, di sekitar PT. Simone sering terjadi kemacetan,” ucap Ipda Agung kepada Jurnal Bogor Kamis (25/08/22).

Lanjut Ipda Agung, sesuai peraturan amdal lalin sudah seharusnya perusahan yang berada dipinggir jalan harus memasang rambu rambu lalu lintas, untuk memberikan tanda, mana yang dilarang parkir, mana yang harus berhati-hati agar pengguna jalan mengetahuinya.

“Makanya sesuai amdal lalin dari Dishub Kabupaten Bogor akhirnya PT. Simone direkomendasikan untuk memasang rambu-rambu larangan, baik itu larangan parkir maupun rambu rambu peringatan,” jelasnya.

Ia pun menegaskan kepada para pengemudi angkutan umum sebelumnya sudah dikumpulkan untuk tidak parkir di sembarang tempat.

“Kita hanya memberikan imbauan kepada para pengemudi angkot, dan sebelumnya juga sudah pernah kita kumpulkan, agar tidak parkir di bahu jalan intinya tidak boleh parkir dibahu jalan. Sementara ini masih ada space lahan buat angkot, saya rasa selama tidak mengganggu aktivitas kendaraan yang lalu lalang kita masih kasih dispensasi bagi mereka,” cetusnya

Lebih lanjut ia mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan maupun sopir angkot agar tidak parkir sembarangan. “Saya berharap kepada para sopir angkot dan masyarakat yang masih parkir sembarangan agar mengikuti aturan agar parkir di tempat yang sudah disediakan,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain