31.2 C
Bogor
Monday, May 11, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 861

Tak Hanya Diadukan ke Indonesia Power, Genpar Bakal Bersurat ke Inspektorat

0

Leuwiliang l Jurnal Bogor.

Rupanya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Nasional Padjajaran (Genpar) selain mengadukan ke Indonesia Power pusat, juga bakal bersurat ke Inspektorat Kabupaten Bogor terkait dugaan pelanggaran Jembatan Samisade di Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

“Ini bentuk keseriusan kami, bahwa dugaan pelanggaran jembatan Samisade yang terletak di kampung Sipon harus ditindaklanjuti,” tegas Ketua Umum LSM Genpar Sambas Alamsyah kepada wartawan, Minggu (10/7).

Tak hanya dilaporkan ke Inspektorat Kabupaten Bogor, dipastikan dugaan tersebut akan membawa permasalahan ini ke Inspektorat Jawa Barat. Pelaporan dilakukan secara berkala.

“Kita buktikan saja, kalau bangunan jembatan itu ada pelanggarannya,” paparnya.

Lebih jauh Sambas menyebut sengkarut program Samisade di Bumi Tegar Beriman, pengalokasiannya dianggap terkesan dipaksakan.

Sehingga terdapat beberapa pembangunan desa yang dinilai tanpa kajian teknis dan berdampak pada buruknya pembangunan.

“Sudah begitu, siapa yang bertanggung jawab, DPMD-kah, apakah Dinas PUPR ? Jelas anggaran Samisade dari APBD Kabupaten Bogor itu nilainya tidak sedikit,” pungkasnya.

Sekedar informasi Genpar menemukan beberapa kejanggalan terkait pembangunan jembatan yang dibiayai melalui alokasi dana bantuan keuangan infrastruktur pada program Samisade senilai Rp 400.646.800 dari APBD Kabupaten Bogor.

Pembangunan insfrastruktur jembatan penghubung dari Kampung Sipon Ilir RT 05RW 09 dengan Kampung Sukamaju RT 01 dan RT 02 yang terbentang di lahan tanah PLTA unit Karacak yang direalisasikan Pemerintah Desa Karacak terdapat dugaan pelanggaran yang dilakukan pihak Saguling Power Operation Generation and Maintenance Servis Unit / Saguling (POMU) PT Indonesia Power Rajamandala Bandung Jawa Barat.

Sambas mempertanyakan izin rekomendasi atau kesepakatan oleh Saguling POMU kepada Pemerintah Desa Karacak untuk pembangunan jembatan tersebut. Jembatan dibangun 3 x 11 meter yang terbentang di obyek vital lahan PLTA Unit Karacak yang dibawahnya terdapat aliran air tertutup dan berfungsi memutarkan turbin dan pemanfaatannya untuk kebutuhan suplai listrik mulai dari area Jawa hingga wilayah Bali.

“Kami menduga jembatan itu kenyataannya tidak sesuai dengan perencanaan analisa dan kajian kontruksi,” papar Sambas seperti yang ditulis dalam surat pengaduan yang ditujukan ke PT Indonesia Power pusat Jakarta Selatan.

Sambas menjabarkan, terhitung jelang 1 tahun kondisi jembatan tersebut kini telah mengalami perubahan fisik. Terlihat adanya kondisi bangunan penyangga jembatan (girder baja penyangga beton) mengalami perubahan dengan kategori melengkung atau melenting.

“Atas temuan tersebut kami mengkhawatirkan dampak negatif potensial yang akan terjadi secara kualitatif dan kuantitatif (ambruk atau roboh) berdampak fatal sehingga menyebabkan terhambatnya suplai aliran listrik,” tuturnya

Termasuk izin penggunaan lahan tanpa disertai adanya pelepasan hak pemutusan hubungan hukum dari pihak yang berhak kepada negara melalui lembaga pertanahan sesuai dengan Undang-undang Nomor 2 tahun 2012, tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

“Ditambah jembatan itu tidak adanya pengaman di bagian posisi samping jalan dengan keadaan curam. Musababnya dibawah samping kanan terdapat adanya rumah penduduk,” jelasnya.

Maka hal ini, kata dia, terkait pemberian rekomendasi izin yang diberikan oleh Saguling POMU, diduga telah mengabaikan kajian analisa secara geografis.

“Kami anggap kebutuhan warga terhadap manfaat pembangunan jembatan terkesan mubazir karena tidak sesuai peruntukan,” ungkapnya.

**arip ekon

Idul Adha 1443 Hijriah, Nasdem Kabupaten Bogor Tebar Hewan kurban

0

Sukaraja | Jurnal Inspirasi

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Bogor, Minggu (10/07/2022) menebar hewan kurban kebeberapa wilayah di Bumi Tegar Beriman, sebutan dari Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah pad Idul Adha 1443 Hijriah yang jatuh pada Minggu 10 Juli 2022 ini, Nasdem Kabupaten Bogor bisa menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat Kabupaten Bogor,” kata DPD NasDem Kabupaten Bogor, Kolonel (Purn) dr. Frits, Minggu (10/07/2022).

Hewan yang disalurkan kata dr. Frits berupa kambing. sementara untuk di Sekretariat DPD Partai Nasdem dua ekor sapi, satu ekor penyembelihannya dilaksanakan di masjid yang berada di sekitar sekretariat di Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja.

“Pada Idul Adha atau Idul Kurban tahun 2022 ini, Nasdem mengusung tema kebersamaan,” ujarnya.
Frits menjelaskan, hewan kurban berupa kambing penyalurannya melalui pengurus tingkat kecamatan.

“Saya kira membutuhkan effort yang cukup besar karena wilayah kita kan sangat luas, tapi ini pun masih ada satu dua tim yang masih berjalan untuk membagikan kambing ke DPC-DPC ,”jelasnya.

Lebih jauh dr. Frits menuturkan puluhan hewan kurban tersebut berasal dari kolaborasi jajaran pengurus dan para bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) NasDem Kabupaten Bogor. Sebelum didistribusikan puluhan hewan ternak tersebut lebih dulu dikumpulkan di Sekretariat DPD NasDem Kabupaten Bogor.

“Kita didukung oleh beberapa Bacaleg dari RI maupun dari provinsi dan kabupaten untuk pelaksanaannya,” katanya.

Politisi yang dikenal ramah itu menekankan kegiatan ini adalah wujud bagi NasDem yang selalu hadir di setiap momen sosial, termasuk dalam rangka merawat kebersamaan melalui perayaan Idul Adha tahun ini.

“Karena kebetulan, kita yang mengantarkan hewan kurban ini berlatar belakang beberapa unsur agama, jadi artinya kita menjadi satu untuk merayakan kegiatan seperti ini. Itu pesan moralnya seperti itu,” tutupnya.

**m.yyusuf

Bunda Rina: Dengan Berkurban, Ibadah Semakin Khusyuk

0

Sentul | Jurnal Bogor
Momentum Hari Raya Idul Adha 1443 H tahun 2022 Owner sekaligus Direktur Event Organizer (EO) Poeri Enterprise, Hj. Rina Dianatri Rafions kembali melaksanakan ibadah pemotongan hewan kurban, satu ekor sapi.

“Alhamdulillah, tahun ini merupakan kali kelima bunda melaksanakan ibadah kurban di Mushola Al-Ikhlas yang langsung dibagikan kepada seluruh warga diwilayah Desa Pasir Ipis, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor,” ucap Bunda Rina kepada JurnalBogor.

Pelaksanaan penyembelihan sapi tersebut dilangsungkan pada Sabtu, (9/7/2022) pagi belum lama ini di Mushola Al-Ikhlas. Tahun ini, sebanyak 403 kantung daging kurban yang dibagikan kepada warga.

Sementara itu, Bunda Rina berharap dapat melaksanakan ibadah kurban setiap tahunnya, selain itu dirinya berkeinginan semakin khusyuk dalam setiap menunaikan ibadah. Dan, dimasa pandemi saat ini dirinya berharap juga dapat segera berakhir serta perekonomian kita semakin membaik.

“Semoga bisa berqurban setiap tahun, semakin khusyuk’ dalam ibadah dan pandemi segera berakhir serta perekonomian kita semakin membaik,” harapnya.

Handy Mehonk

Tingkatkan Kepedulian dan Kepekaan Sosial, DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor Sembelih 13 Hewan Qurban

0

Cibinong ,,| Jurnal Bogor

Momentum Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah ini dimaknai Partai Demokrat Kabupaten Bogor, untuk meningkatkan kepedulian dan kepekaan sosial serta memperkuat ukhuwah antarumat.

Hari raya qurban tahun ini Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bogor, sembelih 13 hewan qurban, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Dede Chandra Sasmita turun langsung untuk menyembelih hewan qurban di halaman kantor, Minggu (10/07/2022).

“Alhamdulillah, hari ini DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, melakukan pemotongan hewan qurban sebanyak 17 ekor, diantaranya 2 ekor sapi dan 15 ekor kambing, 1 ekor sapi dan 10 ekor kambing dari Kang H. Anton, 3 ekor kambing dari Fraksi Partai Demokrtat di DPRD Kabupaten Bogor dan 2 ekor kambing dari Ki Jalu,” terangnya.

Pria yang akrab disapa Kang Dechan itu mengatakan, dirinya mengapresiasi kepada anggota DPR RI, Dapil Jabar V, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat, H. Anton Sukartono Suratto, yang rutin setiap tahun memberikan hewan qurban untuk masyarakat Kabupaten Bogor dibeberapa titik pemotongan.

“Nanti daging hewan qurban ini akan kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, terkhusus bagi mereka yang tinggal di sekitar kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, kami juga akan datang langsung kerumah warga untuk mengantarkan daging qurban, harapannya dengan kami datang kerumah warga secara langsung kami dapat bersilaturahmi secara langsung pula dengan masyarakat,” terangnya seraya tersenyum.

Kang Dechan juga menerangkan, hewan qurban yang diberikan kepada masyarakat merupakan bentuk silahturahmi sekaligus meningkatkan ukhuwah islamiah.

“Apa yang kami lakukan merupakan salah satu perwujudan Program Umum Partai Demokrat yang diwujudnyatakan di daerah melalui kader kader Partai Demokrat terbaik,” tutupnya

**gp

Putri Ki Jalu, Neng Rara Optimistis Raih Kursi Dewan 

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Rara Halimatussa’diah mengusung optimistis dapat meraih kursi di DPRD Kabupaten Bogor pada Pileg 2024 mendatang. Hal ini diungkapkan Neng Rara, sapaan akrabnya saat menyerahkan berkas bakal caleg Partai Demokrat dari dapil 5 disaksikan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor Dede Chandra Sasmita alias Kang Dechan’s bersama sejumlah pengurus DPC lainnya di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Sabtu (9/7).

Lulu Azhari Lucky (kiri) dan Rara Halimatussa’diah

“Untuk dukungan awal, alhamdulillah sudah ada 1.500 suara dan akan terus bertambah. Jadi saya yakin dapat kursi di dewan,” ucap Rara.

Putri Lulu Azhari Lucky alias Ki Jalu yang juga mantan anggota dewan ini tertarik turun di Partai Demokrat karena ingin menyumbangkan kontribusinya membangun wilayah Bogor Barat. “Ada banyak persoalan yang masih minim di barat, tentu kami ingin dorong nanti agar pembangunan seperti infrastruktur bisa terwujud,” ujarnya.

Rara yang berusia 20 tahun ini, termasuk bacaleg termuda dari 35 bacaleg yang sudah menyerahkan berkas pencalonan. Sebagai kaum milenial, dia yakin dapilnya akan diperjuangkan setelah melihat banyaknya dukungan terhadap dirinya. Pada penyerahan berkas, tampak pendukungnya memadati kantor DPC.

Sedangkan Ki Jalu mengakui putrinya baru turun di dunia politik, Partai Demokrat. Namun bukan berarti minim pengetahuan dan dia juga piawai bahasa asing. Selain itu, Ki Jalu juga ingin mendidik anaknya untuk merebut kejayaan partai Demokrat yang pernah mendapatkan 14 kursi DPRD Kabupaten Bogor.

“Minimal dua kursi DPRD Kabupaten Bogor di Dapil 5 harus terwujud. Kami sudah siapkan tim solid,” ujar salah satu tokoh Bogor Barat itu.

Rencananya bukan tanpa alasan, Ki Jalu bakal membentuk 500 orang tim sukses di setiap kecamatan agar Rara bisa terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor. Pengalamannya juga sebagai anggota dewan akan menjadi mitra sharing dengan putrinya. “Saya pernah di Golkar di PPP dan memang anak saya di Demokrat ini. Intinya di dewan adalah harus bisa memperjuangkan keinginan masyarakat,” tandasnya.

Abdul Rozak

Sementara Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Caleg Abdur Rozak yang akrab dipanggil Kang Zaki mengatakan, penerimaan berkas bacaleg masih akan berlangsung hingga 11 Juli nanti. “Kami mulai penerimaan sejak tanggal 28 Juni lalu. Hari ini berkas Rara telah diterima dan bakal ada bacaleg lainnya yang juga menyerahkan berkas,” jelasnya.

Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor ini juga menjelaskan, rencananya ada 55 bacaleg dan 35 bacaleg sudah menyerahkan berkas dan masih terus akan berdatangan pada penjaringan bakal caleg dari internal Partai Demokrat Kabupaten Bogor. Sedangkan untuk bacaleg eksternal diagendakan pada 18 Juli mendatang.

** ass

Pasca Banjir Bandang, Ratusan Warga Purasari Leuwiliang Masih Kesulitan MCK

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Ratusan warga Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang, hingga saat ini masih kesulitan MCK pasca bencana banjir bandang melanda pada 22 Juni 2022 lalu.

Agus Lukman Soleh, Kades Purasari Kecamatan Leuwiliang menyatakan, pihaknya masih terus berkordinasi dengan Pemkab Bogor, agar percepatan pemulihan infrastruktur yang dijanjikan Gubernur Jawa Barat sebesar 500 juta segera diturunkan.

“Fasilitas umum masih sangat memprihatinkan, kondisi hari ini sebanyak 187 rumah warga dengan kategori mulai dari berat, sedang, dan ringan perlu segera diperbaiki. Fasilitas MCK sangat terbatas dan situasi ini sangat berbahaya untuk kesehatan warga,” jelas Kades Agus, Jumat 8 Juli 2022.

Dijelaskannya, dari 187 yang terdampak banjir, sebanyak 125 rumah diantaranya dengan kondisi 50% kerusakan. Sedangkan lahan pertanian sebagian besar dengan kondisi rusak berat.

Sementara itu Ketua ICMI Peduli Wilayah Khusus Bogor menegaskan, kerusakan di lokasi bencana sangat meresahkan. Sebagian warga terutama wanita dan anak-anak masih trauma dengan musibah ini.

“Hasil survei relawan kami hari ini di lapangan, banyak warga yang masih trauma dengan musibah ini, bahkan dua pesantren yang tersapu banjir dalam kodisi sangat darurat, jika tidak segera diperbaiki khawatir santri yang bertahan di runtuhan bangunan rusak riskan tertimpa puing bangunan,” Jelas Iim usai pihaknya melakukan survei pasca bencana petang tadi.

Pihaknya berencana bersama badan otonom ICMI Alissa Khadijah Wilayah Bogor berencana akan menyediakan posko trauma healing kepada anak-anak di lokasi bencana. Kegiatan akan dimulai pekan mendatang dengan melibatkan Akademisi Komunikasi Penyiaran Islam UIKA Bogor.

Berkolaborasi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian ICMI pada warga Desa Purasari pasca musibah banjir bandang.’

​Dalam kegiatan survei ini ICMI Orwilsus Bogor mengirimkan bantuan logistik di Kampung Cisarua, Desa Purasari. Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Masyarakat yang

Masyarakat berharap pemerintah segera menepati janji perbaikan infrastruktur agar warga kembali dapat menempati rumah mereka.

**dw-rls

Ciptakan Legislator Muda Berintegritas, DPM FIKES UIKA Bogor Gelar Webinar Legislatif

0

Bogo | Jurnal Bogor

Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (DPM FIKES) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar webinar legislatif.

Seperti diketahui, lembaga legislatif adalah lembaga yang mempunyai fungsi umum dalam membuat perundang-undangan. Lembaga legislatif ini memiliki beberapa fungsi legislasi dan fungsi kontrol.

Urgensi pemahaman terkait legislatif menjadi perhatian penuh DPM FIKES UIKA dengan diadakannya webinar legislatif yang bertajuk ” Menciptakan legislator muda yang profesional dan berintegritas dalam demokrasi kampus “.

“Webinar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang baru tentang legislatif dan menjadi bekal untuk mahasiswa FIKES di kemudian hari,” ujar Ketua DPM FIKES Sandi Kurniawan pada acara berlangsung, Kamis (07/7/2022).

Dalam acara webinar legislatif ini turut mengundang narasumber yang mempunyai pengalaman mumpuni. Terlihat dari antusias para peserta yang mencapai 270 orang. Narasumber yang mengisi webinar yakni Dr. Ibrahim Fajri, SH. M.E.I ( ketua LBH UIKA Bogor) dan Ahmad Solehudin. S, sos ( Demisioner Ketua MPM UIKA Bogor 2021/2022 ).

Kegiatan ini juga langsung dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UIKA Bogor Dr.Hj.Maemunah Sa’ diyah M.Ag, dan diapresiasi juga oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Fenti Dewi Pertiwi S.Kep, Ners, M.K.M, yang mengharapkan kegiatan ini menjadi formulasi baru untuk para mahasiswa FIKES yang nantinya akan menjadi pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan,

Salah satu peserta webinar legislatif Philip Muhammad mengatakan, acara ini sangatlah penting karena jarang jarang kegiatan ini dilakukan oleh lembaga Ormawa UIKA, khususnya Dewan Perwakilan Mahasiswa.

“Maka dari itu saya banyak terimakasih kepada Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan sudah melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan semoga ada kegiatan kegiatan berikutnya yang bersifat fundamental untuk kita,” jelas Philip.

Kegiatan webinar legislatif ini bukan sekedar melaksanakan program kerja semata, pengurus menyiapkan selama 1 bulan lamanya dari hasil diskusi mshasiswa DPM FIKES.

“Hasil riset dan mewawancarai sebagian mahasiswa FIKES tentang legislatif, banyak ditemukan yang belum paham mengenai legislatif. Maka dari itu solusi yang diberikan oleh DPM FIKES yaitu mengadakan acara webinar legislatif Ini,” tutup Ketua DPM FIKES. Sandi Kurniawan.

**khofifah/mg

Terkejut dengan Teriakan, Mobil Terperosok ke Selokan

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Mobil Kijang Rover dengan plat nomor B 2066 WI warna biru masuk ke selokan Perumahan Harvest Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor akibat sang suami terkejut mendengar Istrinya yang duduk di kursi belakang teriak kehilangan dompet, Kamis (7/7/22) malam.

Endang, istri pengemudi menjelaskan kejadian berawal saat suaminya sedang mengemudi dan terkejut mendengar teriakannya yang panik kehilangan dompet sehingga ia menoleh ke belakang melihatnya yang sedang duduk di kursi belakang,. Namun ranpa disadari mobil melaju ke kiri bahu jalan dan masuk ke selokan.

“Awal kejadian saat itu, saya merasa dompet saya hilang, dan saya kaget akhirnya saya bilang ke suami saya, lalu suami saya noleh ke belakang dan akhir nya mobil hilang kendali dan masuk ke selokan, tetapi ternyata dompet itu ada,” singkatnya kepada Jurnal Bogor.

Sementara itu, Satuan Pengamanan (Satpam) Harvest, Karno Susanto mengatakan, dia mendapatkan laporan dari anggotanya yang sedang patroli sekitar pukul 16 20 WIB adanya sebuah mobil Kijang masuk ke dalam selokan.

“Saat itu juga saya turun ke lapangan, ternyata benar ada mobil yang masuk selokan, lalu saya menanyakan kepada korban kenapa bisa masuk selokan, korban pun menuturkan, dirinya kaget mendengar teriakan istrinya yang duduk di kursi belakang, dompet ketinggalan ternyata tidak, karena merasa kaget dirinya sudah kehilangan kendali mobil nyelonong ke kiri dan masuk selokan,” bebernya.

Ditempat yang sama mitra petugas derek kendaraan Polres Bogor, Rudi menyampaikan, saat evakuasi mobil harus hati hati, dan tidak bisa cepat, karena harus menyediakan dua mobil derek.

“Alhamdulillah akhirnya kendaraan tersebut bisa diangkat, setelah mobil derek kedua datang, soalnya kalau satu mobil saja tidak bisa, kalau ada duakan yang satu bisa nahan dan yang satunya menarik keatas,” paparnya

Rudi pun memaparkan dalam evakuasi ini membutuhkan waktu sekitar dua jam, dan harus hati hati agar mobil tersebut tidak menambah kerusakan yang lebih serius.

“Ya kemungkinan kerusakan yang paling parah ada di bagian kiri, setelah diangkat oleh dua mobil derek. Alhamdulillah tidak membutuhkan waktu yang lama untuk angkat mobil dari selokan akhirnya terangkat,” pungkasnya.

** wisnu/nay

Jasad Bayi di Irigasi Sukamakmur Diduga Hasil Hubungan Gelap

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor

Penemuan jasad bayi di kampung Cisurian, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor diduga dari hasil hubungan gelap.

Hal tersebut diungkapkan Petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sukamakmur Teguh Yudiana yang menduga Bayu tersebut hasil dari perzinahan dan sengaja dibuang saat melahirkan.

“Ditemukan dengan ari-ari yang masih menempel . Untuk jenis kelamin jasad bayi tersebut ialah perempuan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamakmur Ujang membenarkan adanya kejadian tersebut yang berada di wilayah nya.

“Terkait penemuan bayi tersebut benar terjadi di wilayah kami Desa Sukamakmur, terkait pelaku, itu bukan orang sini dan siapa yang membuangnya itu sudah ditangani oleh pihak kepolisian, Polres Bogor,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, di Kantor Kecamatan Sukamakmur, Jumat(08/07).

Menurutnya , kronologi penemuan jasad bayi tersebut , terlihat saat salah seorang warga sedang ke sawah dan dia menemukan mayat bayi di irigasi atau selokan.

” Kemarin sore tepatnya sekitar jam 16:30 di kampung Cisurian ditemukanlah mayat bayi oleh warga kami yang sedang ingin ke sawah,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Iptu Sutopo Pranolo, mengatakan dugaan untuk saat ini ialah bayi tersebut dibuang akibat hubungan diluar nikah atau perzinahan.

“Dugaan sementara itu hasil hubungan gelap, dan saat ini jasad bayi tersebut sudah dikebumikan ,” jelasnya.

** wisnu / nay

Kementan Ajak Camat Seluruh Indonesia Tanggulangi Bersama Penyebaran PMK

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Guna mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang saat ini sedang mewabah, Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak Camat seluruh Indonesia berpartisipasi dalam penanggulangan penyebaran wabah PMK.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan Indonesia terbebas dari wabah PMK selama 32 tahun, sebelum PMK kembali mewabah tahun ini. Untuk itu Mentan SYL mengajak semua pihak turun langsung dan terlibat aktif menekan jumlah penularan kasus.

“ Kita semua harus hadir ditengah tantangan ini. Dalam menghadapi wabah PMK tidak bisa satu sektor atau Kementerian saja yang bergerak. Kita harus bersama-sama dan terintegrasi satu dengan lainnya, “ ungkap Mentan SYL saat menghadiri Sosialisasi Penanganan PMK kepada Camat Seluruh Indonesia secara virtual, Jumat (8/7/2022).

Menurut Mentan SYL, dalam menangani wabah PMk peranan Camat sebagai garda terdepan sangat penting. Camat paling mengetahui wilayah, kebutuhan dan harapan rakyat di wilayahnya. Untuk itu Mentan berharap Camat dapat memahami dengan baik bagaimana cara menanggulangi PMK sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

“ Dalam setiap tindakan saya terus menghadirkan Camat, jika Camat sudah bergerak maka akan berjalan lebih baik. Saya meminta tolong Camat dapat menggerakan kepala Desa dan apparat di wilayahnya masing-masing melakukan pengecekan hewan ternak, “ ungkapnya.

Mentan SYL kembali menyebutkan jika PMK bukan kasus yang ringan, tapi juga tidak boleh panik. Kita sudah memiliki pengalaman mengendalikan Covid-19 tentu akan semakin tajam dalam mengendalikan wabah PMK.

“ Wabah PMK tidak berbahaya untuk manusia. Selain tidak bisa menular ke manusia, dagingnya juga masih aman untuk dikonsumsi, “ ungkap Mentan SYL

Mentan menambahkan, Kementerian Pertanian memastikan penanganan PMK terus dilakukan secara maksimal.

“Di antaranya dengan mendistribusikan obat, penyuntikan vitamin, pemberian antibiotik dan penguatan imun. Di sisi lain, kita juga terus bekerja melakukan riset dan uji laboratorium untuk menemukan vaksin dalam negeri,” terang Mentan SYL.

Mentan juga mengatakan upaya keras dalam penanganan PMK melalui pemberian obat dan vitamin kepada hewan yang terpapar PMK menunjukkan hasil yang positif, dengan banyaknya hewan yang terpapar PMK sudah mulai membaik.

Upaya lainnya adalah dengan melakukan desinfektan sudah di kandang dan area pemeliharaan.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan Kementan dibawah komando Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bekerjasama dengan BNPB, Kementerian Dalam Negeri dan lainya saat ini sedang bahu membahu dan bersinergi menangani PMK, terutama di 21 Provinsi yang sudah terpapar.

Kementan bersama gugus tugas PMK baik pusat maupun daerah sudah memetakan daerah yang terpapar atau daerah merah dan dan daerah yang belum terpapar atau daerah hijau. Peta tersebut harus menjadi acuan dan referensi terutama dalam hal lalu lintas lintas ternak terutama hewan ternak berkuku belah yang sangat sensitif terhadap PMK.

“Pak camat di manapun bapak-bapak berada tolong perhatikan hewan ternak seperti sapi kerbau, domba, kambing, babi dan lain sebagainya yang berada di daerah merah harus stay at kandang atau tidak boleh bergerak kemana-mana. Hanya hewan ternak yang berasal dari daerah hijau saja yang boleh bergerak, “ ujar Dedi

Dedi mengatakan, dalam penanganan PMK perlu juga dilakukan sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat agar tidak panik dengan informasi yang simpang siur.

Dedi menyebutkan saat ini Pemerintah juga tengah giat melakukan program vaksinasi masal di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan mengingat hari Raya Iduladha semakin dekat, sehingga lalu lintas hewan ternak dipastikan relatif tinggi karena kebutuhan hewan ternak untuk kurban meningkat.

“ Oleh karena itu kewaspadaan dan kedisiplin kita semua memegang peranan penting dalam pencegahan penularan PMK ke tempat yang masih sehat, “ ungkap Dedi.

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri, Safrizal mengatakan penanganan wabah PMK membutuhkan partisipasi semua pihak karena jika terus berlanjut dapat mengguncangkan ekonomi nasional.

“ Ini menjadi concern kita semua agar wabah PMK bisa segera kita tangani secepatnya. Untuk itu dibutuhkan kerjasama antara pemerintah baik Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa bahkan sampai satuan pengelolaan peternakan, “ ungkapnya

Menurutnya penanganan wabah PMK harus dilakukan seperti penanganaan Covid-19 yaitu dengan menggunakan strategi total football, kolaborasi ketat dan kerjasama yang kuat antar multi stakeholder yang ada di Indonesia.

“ Hari ini dari aspek kewilayaan, kita memiliki 37 Provinsi, 416 Kabupaten, 98 Kota, 7.266 Kecamatan, 8.506 Keluarahan dan 74.961 Desa harus bergerak bersama-sama mengatasi wabah PMK melalui kerjasama yang baik, penyediaan informasi yang cukup serta instruksi yang jelas, “ papar Safrizal.

** PPMKP/Kementan