26.6 C
Bogor
Tuesday, May 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 851

SMSI Jawa Barat Rakerda di Kabupaten Bekasi

0

Bekasi | Jurnal Inspirasi

Pelaksanaan Rapat Kerja Daerah Serikat Media Siber Indonesia (Rakerda SMSI) Provinsi Jawa Barat ke- 5 tahun 2022 akan digelar di Kabupaten Bekasi tanggal 15 dan 16 Agustus 2022 mendatang.

SMSI Kabupaten Bekasi selaku tuan rumah memastikan tempat pelaksanaan di District 1 Meikarta Cikarang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Kita SMSI Kabupaten Bekasi sudah siap menjadi tuan rumah Rakerda SMSI 2022. Nanti ada penyerahan awards juga untuk stakeholder dan tokoh karena bertepatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke- 72, tanggal 15 Agustus 2022,” kata Ketua SMSI Kabupaten Bekasi, Doni Ardon dalam keterangannya.

Menurutnya, kesiapannya sebagai tuan rumah bisa dilihat dari adanya perjanjian kerjasama antara SMSI Kabupaten Bekasi dengan pengelola Meikarta terkait penggunaan District 1.

Begitupun Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan telah memberikan dukungan dan bahkan menjadikan event SMSI Award 2022 ke dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bekasi tahun 2022.

“Jempoler dan jempol,” respon Dani Ramdan menanggapi flyer Rakerda SMSI Jawa Barat yang dia terima dari Ketua SMSI Kabupaten Bekasi Doni Ardon lewat pesan WhatsApp.

Flyer tersebut terbilang unik. Background dwimatra langit terselimuti awan seolah memberi pesan fututistik. Terdapat foto panitia berjejer di atas truk trailer yang didesain model kartun.

Pada sudut kiri atas terdapat logo Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 tahun dan logo Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke 72 tahun. Sebelah kanannya ditempatkan logo SMSI.

Kerjasama dengan

dari isi konten, flyer Rakerda SMSI Jawa Barat tidak memuat banyak kalimat. Kecuali informasi tentang nama kegiatan, tempat dan tanggal pelaksanaan acara.

Selain itu, SMSI Kabupaten Bekasi juga membuat video animasi bergerak dan membagikan link twibbon ke seluruh perusahaan media yang tergabung.

Sejak link twibbon tersebut dibagikan Selasa, 26 Juli 2022 pagi, sudah ada 144 dukungan media yang menjadikannya sebagai bingkai pilihan.

Bagi kalian yang ingin mennggunakannya dapat mendownload secara gratis link twibbon Rakerda SMSI Jawa Barat tahun 2022 : Rakerdasmsijabar2022 https://twb.nz/rakerdasmsijabar2022

Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Jawa Barat Hardiyansyah, SH menuturkan, Rakerda SMSI Jabar kali ini merupakan yang kali kelima digelar.

” SMSI Jawa Barat mungkin adalah satu-satunya provinsi yang rutin menggelar rakerda. Karena tiap tahun kami sinkronkan program kerja daerah dan provinsi. Sehingga program jabar dan kabupaten/kota selalu sejalan,” ungkapnya

Selain membahas program kerja kedepan, dalam rakerda nanti, agenda penting lainnya adalah penguatan peran SMSI dalam pembangunan di Jawa Barat.

” Salah satunya adalah melalui kegiatan-kegiatan nyata yang positif untuk masyarakat Jawa Barat,” pungkasnya.

Pria yang akrab disapa Andhy ini berharap, malalui Rakerda itu akan melahirkan program-program, inovasi dan terobosan-terobosan yang cemerlang.

** ass

Disdik Minta Kontraktor Sekolah Satu Atap Kembalikan Uang

0

Bogor | Jurnal Bogor

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor akhirnya angkat suara mengenai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengenai pembangunan Sekolah Satu Atap di Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal.

Hanafi

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat dana sebesar Rp170 juta yang belum dikembalikan ke kas daerah Pemkot Bogor oleh pelaksana proyek.

Kepala Disdik, Hanafi mengatakan bahwa pelaksana proyek telah menindaklanjuti temuan BPK dengan mengembalikan uang tersebut ke kas daerah.

“Jadi untuk 2021 baru 60 persen yang sudah dikembalikan, sedangkan untuk 2020 masih ada sisa,” ujar Hanafi kepada wartawan, Kamis (28/7).

Namun saat ditanya perihal berapa sisa anggaran yang belum dibayarkan, Hanafi mengaku lupa. “Saya lupa sudah ada tapi presentasi ya lupa, nanti saya lihat dulu,” ungkapnya.

Hanafi mengingatkan agar kontraktor segera mengembalikan uang yang menjadi temuan BPK.

“Kalau secara normatif auditor mereka dikasih waktu 60 hari untuk pengembalian. Kita sudah mengembalikan 2021 ya, yang 2020 masih ada sisa. Tapi intinya pihak ketiga harus menyadari bahwa itu menjadi kewajibannya untuk pengembaliannya,” ungkap Hanafi.

Sebelumnya, BPK RI mendapatkan temuan pada tiga dinas terkait pembangunan fisik. Ketiga pembangunan tersebut adalah revitalisasi perpustakaan milik Dinas Arsip dan Perpusatakan (Diaspur)yang berada di eks Gedung DPRD, yang kelebihan bayar senilai Rp600 juta.

Kemudian, proyek Alun Alun Kota Bogor milik Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) sebesar Rp416 juta.

Wali Kota Bima Arya mengaku akan melaksanakan evaluasi, dan meminta Inspektorat untuk menekan pengembang segera membayar.

Kata dia, sejauh ini semuanya sudah on the track dan tidak ada masalah dan yang bersangkutan (pengembang, kontraktor) akan bersedia mengembalikan hingga akhir tahun.

“Ya, dikembalikan lagi kepada aturan dari BPK saja. Yang penting itu harus kembali,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Milad ke-17, Cendikia Bogor Perlihatkan Eksistensinya

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Yayasan Cendekia Bogor berusia 17 tahun. Lembaga pendidikan yang berlokasi di Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor pada miladnya menampilkan beragam kreasi seni, dan door prize salah satunya sepeda motor. Panitia Milad Cendikia Bogor juga menghelat penanaman pohon dan aksi sosial donor darah yang melibatkan stakeholder Kecamatan Nanggung.

Ketua Yayasan Cendikia Muslim Bogor Usep Nukliri mengakui eksistensi sekolahnya di tengah-tengah masyarakat saat ini memang terasa, khususnya di dunia pendidikan, baik formal maupun non formal.

Salah satunya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sehingga Kecamatan Nanggung bisa terangkat dengan mendirikan pendidikan perguruan tinggi.

“Kita akan mendirikan perguruan tinggi Institut Agama Islam Bogor, yang mana  sudah ditandatangani prasasti pendiriannya dan sudah dapat rekomendasi dari kopertis wilayah Provinsi Jawa Barat, sementara tinggal menunggu izin dari Kementerian,” ungkapnya, Kamis (28/7).

Dia menjelaskan, sejak berdirinya Cendikia Muslim Bogor dari tahun 2005  hanya mempunyai satu lembaga. Hingga kini beranjak di usia 17 tahun yayasan tersebut sudah banyak melahirkan sarjana berkat beasiswa yayasan.

“Tentu kita akan terus mengembangkan inovasi agar dapat mengikuti perkembangan dan persaingan bidang pendidikan di zaman serba digital,” jelasnya.

Selain itu yang saat ini tak terlepas dari digitalisasi sehingga pihaknya memberikan pelayanan internet gratis. “Mereka (pelajar) bisa mengakses materi-materi pendidikan dengan menggunakan layanan internet gratis. Namun tidak terlepas dari akhlak yang sudah dibiasakan setiap pagi harinya, pelajar melaksanakan tadarus sebelum melaksanakan jam belajar agar mereka tertanam jiwa yang islaminya,” ujarnya.

Sementara pada milad ke-17, terlihat deretan ucapan selamat berupa karangan bunga untuk Yayasan Cendikia Bogor yang menghiasi halaman sekolah tersebut. Hadir Staf Ahli Gubernur Jawa Barat Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Engkus Sutisna.

Menurutnya, hakikat dari milad ini  meski lembaga pendidikan Cendikia Bogor dimasa itu sempat mengalami kedaruratan, namun  bersyukur berkat rahmat dan ridho-Nya bahwa Yayasan Cendikia Bogor terus berkembang.

“Diharapkan Cendikia Bogor lebih maju dan berkembang demi masa yang akan datang,” ujar Engkus Sutisna. 

Pada milad ini kata dia, tentu evaluasinya tidak hanya keberhasilan saja, tetapi bagaimana untuk terus memajukan pendidikan di Kabupaten Bogor. “Selamat milad Cendikia Bogor ke-17, Barakallah. Terus berkarya dalam memajukan sumberdaya manusia melalui program pendidikan. Semoga Allah SWT selalu melindungi dan memberkahi,” harapnya.

** Andres / Arif Ekon

Soal Temuan BPK, Bima Minta Inspektorat Gerak

0

JURNAL INSPIRASI – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tiga SKPD, yakni Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) serta Dinas Perumahan Umum dan Pemukiman (Disperumkim), mendapat respon Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Ia pun melaksanakan inpeksi mendadak ke tiga pembangunan yang menjadi temuan BPK pada Selasa (26/7).

Ketiga pembangunan tersebut adalah revitalisasi perpustakaan milik Dinas Arsip dan Perpusatakan (Diaspur)yang berada di eks Gedung DPRD di Jalan Kapten Muslihat. Kemudian, Alun Alun Kota Bogor milik Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) serta yang terakhir adalah pembangunan sekolah satu atap milik Disdik.

“Ya, kami akan mengevaluasi segera. Inspektorat yang akan melakukan penekanan kepada pengembang untuk segera membayar,” ujar Bima kepada wartawan, Selasa (26/7).

Menurut dia, sejauh ini semuanya sudah on the track dan tidak ada masalah dan yang bersangkutan (pengembang, kontraktor) akan bersedia mengembalikan hingga akhir tahun.

“Ya, dikembalikan lagi kepada aturan dari BPK saja. Yang penting itu harus kembali,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disperumkim, Juniarti Estiningsih membenarkan mengenai temuan tersebut. Menurutnya, berdasarkan hasil temuan BPK ada kelebihan pembayaran sebesar Rp416 juta.

“Ya, sudah kita laporkan ke pelaksana kegiatan atas temuan itu,” ujarnya.

Kata dia, usai pelaporan, pelaksana kegiatan awalnya meminta diberikan tenggat waktu hingga akhir tahun untuk melunasi kelebihan pembayaran ini. Namun, Disperumkim meminta agar pelaksana kegiatan menyelesaikan dengan lebih cepat.

“Kami meminta September harus selesai, dan mereka juga sudah menyanggupinya, itu sudah tertuang dalam surat pernyataan bermaterai,” ungkapnya.

Perempuan yang akrab disapa Esti ini mengaku bakal mengevaluasi temuan tersebut kedepannya. “Kami sebagai pengguna anggara untuk memonitor terkait hal itu,” imbuhnya.** Fredy Kristianto

Menengok Agenda Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Bogor

0

Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tanggal 23 Juli. HAN menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat di dalam menjamin pemenuhan hak-hak anak. Semua anak di Indonesia memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, terlindungi dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan.
Peingatan HAN terasa menjadi lebih penting, dalam rangka mengingatkan dan menggerakan setiap warga masyarakat untuk ikut mengatasi berbagai permasalahan yang timbul pada kehidupan anak-anak. Salah satu permasalahan itu diantaranya adalah fenomena kasus kekerasan terhadap anak yang masih sering terjadi. baik berupa fisik, seksual, penganiayaan emosional, atau pengabaian terhadap anak. Sebagian besar kekerasan terhadap anak terjadi di lingkungan rumah dan dalam jumlah yang lebih kecil terjadi di sekolah, di lingkungan atau organisasi tempat anak berinteraksi.
Pemerintah Kota Bogor terus berupaya mengatasi masalah ini. Diantaranya seperti memperbaiki sistem pelaporan kasus, pelayanan, pengaduan, serta menjadikan data pelaporan agar lebih akurat dan real time. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana pengaduan tersebut bisa segera direspon dan ditangani oleh berbagai pihak yang memiliki tugas untuk melindungi anak, baik dari aspek penegakan hukum dan pendampingan anak korban.

Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Pemerintah Kota Bogor berkomitmen untuk menjaga anak di Kota Bogor terhindar dari kekerasan baik dari lingkungan keluarga, sekolah hingga lingkungan sosialnya. Tentunya perlindungan ini membutuhkan kerjasama lintas sektor dan komintmen semua pihak untuk melindungi anak-anak di Kota Bogor.
Pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kota Bogor Tahun 2022, upaya perlindungan anak ini akan menjadi perhatian serius. Hal itu tercermin dari berbagai agenda yang akan dilaksanakan dalam rangka peringatan HAN tingkat Kota Bogor. Untuk tahun ini seremoni peringatan akan berlangsung di Taman Ekspresi dan Taman Kaulinan, Sempur, pada 31 Juli mendatang.
Kegiatan yang akan berlansung, merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor bersama dengan Forum Anak Kota Bogor (FANATOR), dan partisipan lainnya seperti BJB Kota Bogor, Bank Kota Bogor, PT Taspen, ChildFund Indonesia, serta warga Upadaya.

Peringatan HAN nantinya akan diisi dengan berbagai penampilan dan kegiatan. Mulai dari kesenian tari hingga bela diri Taekwondo. Pada acara ini juga akan diumumkan peserta yang berhasil menjadi juara dalam lomba jingle fabator. Selain itu juga akan digelar lomba mewarnai untuk kategori usia 5-8 tahun dan 9-11 tahun yang akan bertempat di Taman Kaulinan.
Kepala DP3A Kota Bogor, Iceu Pujiati mengatakan peringatan HAN juga akan diisi dengan talkshow bertema isu anak. “Narasumbernya Bunda Forum Anak Daerah yaitu Ibu Wakil Walikota, Yantie Rachim dan saya sendiri,” tuturnya. Menurutnya, pada kesempatan tersebut juga akan berlangsung audiensi penyampaian suara anak daerah kepada Walikota Bogor, Bima Arya.
Pada peringatan HAN tahun ini, Kota Bogor mengusung tema “Kuatkan Sinergi, Tingkatkan Prestasi, Untuk Kota Bogor Cemerlang”. Iceu berharap gelaran peringatan HAN menjadi momentum pengkampanyean pemenuhan hak-hak dan perlindungan pada anak. “Contohnya hak hidup, tumbuh berkembang, hak berpartisipasi secara wajar sesuai harkat martabat kemanusian, serta hak mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” paparnya.
Pada peringatan HAN tersebut juga akan dihadirkan lima stand klaster pemenuhan hak anak. Di antaranya hak sipil dan kebebasan, hak lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, hak kesehatan dasar dan kesejahteraan, hak pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, dan perlindungan khusus.

Sebanyak lima tenda Organisasi Perangkat Daerah Kota Bogor akan memberikan pelayanan. Diantaranya Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus), serta DP3A.
“Di sana nanti akan ada pemberian vitamin, dan suplemen penambah darah, sosialisasi mengenai administrasi sipil, pojok baca atau dongeng, mobil curhat, dan masih banyak lagi,” tutur Iceu. Dirinya berharap kedepannya tidak ada lagi anak yang mengalami kekerasan dalam bentuk apapun. Oleh sebab itu dirinya mendorong seluruh pihak untuk turun berpartisipasi dalam pemenuhan hak-hak serta perlindungan pada anak.
Di samping peringatan HAN tingkat kota, Kota Bogor juga terpilih sebagai tuan rumah puncak peringatan HAN yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Acara tersebut akan berlangsung di Kebun Raya Bogor. (Advertorial)

Sudah 12 Tahun Hanya Wacana

0

Pemindahan Kantor Kecamatan Tanjungsari tak Kunjung Terealisasi 

Tanjungsari | Jurnal Bogor

Lebih dari 10 tahun berjalan, wacana pemindahan kantor Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor masih berlangsung dan belum terlaksana hingga kini. Sekretaris Kecamatan Tanjungsari Suryana mengatakan, dipindahkannya kantor Kecamatan Tanjungsari atas keinginan masyarakat Tanjungsari.

“Kantornya ingin pindah ke Komplek Masjid Raya Raudhatul Faizin Tanjungsari di Jalan Transyogi, Desa Sinarsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, atau Masjid Agung,” ucapnya kepada Jurnal Bogor dalam Keterangannya, Selasa (26/7).

Menurutnya, hal itu sudah diajukan dari tahun 2010 oleh camat-camat sebelumnya hingga terakhir diajukan pada tahun 2021. “Pengajuannya sudah dari tahun 2010, tapi pada tahun 2021 itu, rencananya untuk diagendakan masuk ke Dana Desa (DD) tahun 2023 nanti,” katanya.

Namun hingga saat ini, rencana kepindahan kantor Kecamatan Tanjungsari hanya sebatas wacana saja.

“Hal itu karena tidak direalisasikan pembiayaannya oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, mungkin di tahun-tahun selanjutnya,” paparnya.

Menurutnya untuk lokasi kantor Kecamatan Tanjungsari saat ini, sebelum dipindahkan dapat diperuntukkan sebagai pembangunan kantor Koramil atau kantor UPT. ” Saat ini, kantor Kecamatan Tanjungsari memiliki luas kurang lebihnya 4000 meter persegi. Sedangkan untuk komplek pembangunan kantor Kecamatan Tanjungsari yang direncanakan memiliki luas 2 hektar atau 20.000 meter persegi,” ucap lagi.

Ia pun berharap dengan kawalan dari anggota dewan dapil 2 Kabupaten Bogor, kepindahan kantor Kecamatan Tanjungsari ke komplek masjid tersebut bisa terlaksana pada tahun 2024 nanti.

Sementara itu, DPRD Kabupaten Bogor dari Komisi 1 Fraksi Golkar Dapil 2 Amin Sugandi menambahkan, untuk pemindahan kantor Kecamatan Tanjungsari ini sebelumnya perlu adanya kajian terlebih dahulu.

“Termasuk didalamnya perlu ada anggaran, harapan keinginan masyarakat untuk lebih baik itu wajar, harapan mereka mendukung saya sebagai anggota dewan juga dari dapil 2 pastinya ingin yang terbaik,” cetusnya.

** Wisnu / Nay 

Dukung Warga GAS, Achmad Fathoni Ikut Hadiri Sidang 

0

Cibinong | Jurnal Bogor 

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni hadir dalam sidang kedua gugatan lahan fasos fasum warga Griya Alam Sentosa (GAS) Desa Pasir Angin, Cileungsi, Kabupaten Bogor di Pengadilan Negeri Cibinong, Selasa (26/07). Namun sidang tersebut tak dihadiri oleh 4 tergugat.

Achmad Fathoni mengatakan, dia hadir untuk mendukung perjuangan warga GAS yang ingin menyelamatkan lahan fasos fasum. “Awalnya, kita ingin Pemda Kabupaten Bogor yang punya aset bersama kita memperjuangkan hak warga, dimana yang saat ini warga GAS perjuangkan adalah aset Pemda Kabupaten Bogor,” ucap politisi PKS tersebut.

Dewan yang berasal dari Dapil 2 tersebut mengatakan, dia melihat belum ada kesadaran dari Pemerintah Kabuapaten Bogor atau BPKAD dengan perjuangan warga GAS yang memperjuangkan lahan Pemda.

“Makanya ini saya mendukung adanya tindakan jalur hukum yang saat ini sedang berjalan. Dan saya yakin pak hakim akan sangat suport dan melihat data-data yang ada dan dukungan pengacara, karena pengacara juga punya data dan argumen yang kuat  oleh karena itu saya berkeyakinan 1000 persen masyarakat akan memenangkan lahan fasos fasum tersebut,” pungkas Fathoni optimis.

Sementara Ketua Tim Penyelamat Lahan Fasos Fasum Yudi Deki Purwadi mengatakan, agenda adalah pemanggilan para pihak tergugat untuk tergugat 1 sampai dengan 4 yang salah satunya adalah notaris Rahmat Cahyobroto tidak hadir dalam agenda sidang.

“Sidang ditunda, dan akan dilakukan kembali pada tanggal 2 Agustus 2022 mendatang. Untuk agenda sidang berikutnya hakim akan memeriksa legal standing penggugat terkait dengan penetapan gugatan class ection,” papar Yudi yang juga pengacara warga GAS.

** Nay Nur’ain

Desa Gunung Putri Dikunjungi Mahasiswa University Malaysia Terengganu

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor mendapat kunjungan silaturahmi dari mahasiswa University Malaysia Terengganu (UMT), Jumat (22/7). “Kunjungan silaturahmi itu dalam rangka studi banding untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa di wilayah Kabupaten Bogor,” ucap Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri kepada Jurnal Bogor, Selasa(26/7).

A Heri sapaan akrabnya mengatakan, dalam kunjungan yang diwakilkan kepada sekretaris desa karena dia sedang di luar kota, menjelaskan program-program dari Desa Gunung Putri, dari KRL hingga keagaaman.

“Dalam kunjungan kami jelaskan program progam unggulan Desa Gunung Putri, UKM Desa Gunung Putri, dan kita ajak ke Kampung Ramah Lingkungan (KRL) juga yang berada di desa kami,” jelasnya.

Pemilik Yayasan Pendidik tersebut  berpesan dengan kerjasama yang akan dijalin berharap pengembangan UMKM di Desa Gunung Putri ini bisa dilirik dunia luar hingga mampu untuk ekspor ke luar negeri.

“Pastinya jika itu terwujud  desa kami akan memberikan yang terbaik. Terkait kerjasama yang bisa dilakukan untuk proses pengembangan UMKM, dimana kita berusaha untuk ekspor produk-produk yang berkualitas,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu Ketua Asociate Industri Seni Sulam dan Rajut Prof.dr.Hayatul Safrah Saleh mengatakan, dia sangat gembira bisa berkunjung ke Desa Gunung Putri ini dan berharap Gunung Putri maju terus kedepannya. 

“Kami sangat gembira atas sambutannya yang diberikan sangat kagum dan kami mengharapkan BUMDes ini bisa maju bukannya hanya di Indonesia tapi juga ke internasional, insya Allah,” kata dia.  

Sekedar diketahui selain dari University Malaysia Terengganu, hadir juga dari Universitas Pakuan Bogor, DPMD Kabupaten Bogor dan Forum BUMDes Kabupaten Bogor yang melakukan kunjungan di beberapa BUMDes wilayah Kabupaten Bogor, salah satunya ke Desa Gunung Putri.

** Wisnu / Nay 

KWT Desa Singajaya Jalankan Program Sistersay

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Guna memacu pemulihan ekonomi, Pemdes Singajaya, Jonggol, Kabupaten Bogor memberdayakan para Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui Sistem Terintegrasi Ternak, Ikan, dan Sayur (Sistersay). Kades Singajaya Hj.Lily mengatakan, program Sistersay merupakan penyediaan kebutuhan pangan lengkap bagi warga di desa. Program ini mengintegrasikan pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu lahan.

“Dengan program ini satu lahan terintegrasi berbagai sektor ketahanan pangan. Tersedia tanaman sayuran, buah-buahan, perikanan sistem bioflok, serta kandang ternak dalam satu lahan,” ucap Hj Lili kepada Jurnal Bogor, Selasa (26 /7).

Seperti yang dilakukan oleh KWT Desa Singajaya, kata dia, di halaman rumah sistem terintegrasi mulai ditanam sayuran seperti tomat, terong, dan cabai. Selain itu, di lahan tersebut terdapat nantinya  budidaya lele melalui sistem bioflok, juga terdapat peternakan ayam. Dia mendukung penuh apa yang telah mereka lakukan, memberikan bantuan bibit sayuran, seperti tomat, terong, dan cabai juga sebuah kolam.

“Dengan program ini diharapkan bisa memacu pemulihan ekonomi di desa ini. Ibu-ibu tani bisa mengelola lahan pangan ini untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian keluarga, bahkan bisa juga menambah penghasilan,” jelas mantan kepala sekolah tersebut.

Menurutnya program ini sangat membantu karena semuanya ada dalam satu lahan. Ada sayuran, ikan, juga ayam yang menghasilkan daging dan telur. “Ini bisa kami manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi warga kami. Bahkan kalau panen banyak, bisa dijual untuk nambah pemasukan keluarga,” pungkasnya.

** Ramses/Nay 

Alfamart Salurkan Susu ke Sekolah

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Dalam memperingati Hari Anak Nasional, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart Cabang – Cileungsi membagikan 200.000 paket susu gratis untuk anak-anak sekolah yang disebar ke sekolah-sekolah dari Sabang sampai Merauke. 

Bantuan paket susu ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan demi menjaga daya tahan tubuh generasi penerus bangsa sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.

Ribuan susu kotak Morinaga Chil Go dibagikan kepada siswa siswi Sekolah Dasar (SD), SD Negeri Nambo 05, SD Negeri Tlajung Udik 06, SDN Sukasirna 04 dan SD Negeri Sukamanah 2, Kabupaten Bogor.

Corporate Communication General Manager Alfamart, Nur Rachman mengungkapkan, program bantuan susu untuk anak Indonesa ini merupakan wujud kepedulian perusahaan dan supplier susu di tanah air, agar anak Indonesia tetap mendapatkan nutrisi berkualitas di kondisi pandemi ini.

“Pembagian paket susu UHT ini diharapkan bisa mendukung pertumbuhan anak sebagai generasi penerus bangsa kita. Kami menyasar anak-anak mulai dari PAUD hingga sekolah dasar sebagai penerima manfaat bantuan ini,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (26/7).

Ia berharap, dengan adanya bantuan susu ini dapat menekan angka stunting di Indonesia khususnya Kabupaten Bogor. ” Karena vitamin yang terkandung dalam susu sangat dibutuhkan oleh anak untuk tumbuh kembangnya sehingga bisa mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan kuat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Nambo 05 Eti rohaeti juga mengapresiasi program bantuan ini untuk mendukung perkembangan proses belajar mengajar bagi anak didiknya.

“Saya berterimakasih banyak kepada Alfamart yang sudah peduli terhadap murid di SDN 05 Nambo ini. Semoga dengan bantuan susu ini, murid dapat berprestasi karena asupan nutrisi yang cukup,” ucapnya.

Ketua Bogor Timur Jurnalis (BTJ) Sudadi mengatakan, sebagai organisasi perkumpulan wartawan yang ditunjuk untuk menyalurkan bantuan dari Alfamart itu mengaku sangat bangga. Hal itu diungkapkan Sudadi saat memberikan bantuan susu kepada Murid SDN 05 Nambo.

Menurutnya, BTJ sudah menjadi mitra CSR Alfamart dalam memberikan bantuan di wilayah Bogor Timur. “Saya mengucapkan terimakasih kepada Alfamart atas kepercayaannya terhadap BTJ untuk menyalurkan bantuan. Kami memang selalu ditunjuk oleh Alfamart untuk mencari lokasi penerima bantuan dari program CSR Alfamart. Karena tugas peliputan di wilayah Bogor Timur, jadi kami tau mana wilayah atau intansi yang memerlukan bantuan, artinya penyalurannya dapat tepat sasaran,” jelas Dadi biasa disapa.

Pria gondrong itu melanjutkan, selain pemberian susu, Alfamart juga sudah memberikan berbagai bantuan seperti sembako, alat tulis, sepatu dan masih banyak lagi. Bahkan, setiap diadakan santunan oleh lembaga maupun kelompok, alfamart selalu memberikan suport untuk bantuannya.

“Keberadaan Alfamart ini cukup dirasakan oleh masyarakat Bogor Timur. Dengan semua bantuan yang disalurkan selalu tepat sasaran. Bahkan Alfamart tidak pernah absen di setiap momen, baik hari raya, hari besar, acara santunan dan masih banyak lagi yang lainnya, Alfamart selalu memberikan suportnya. Semoga bantuan-bantuan seperti ini terus berlangsung dan kesulitan masyarakat dapat sedikit teratasi oleh bantuan alfamart,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain