30.9 C
Bogor
Wednesday, May 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 696

Hujan dan Becek tak Urungkan Warga Hadiri Gebyar UMKM Perdana di Gunung Putri

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Muspika Kecamatan Gunung Putri mengadakan Gebyar UMKM Gunung Putri untuk pertama kalinya digelar ditahun 2023. Upaya ini untuk membangkitkan ekonomi masyarakat yang sempat menurun akibat dari pandemi Covid-19.

Gebyar UMKM Gunung Putri tersebut turut dimeriahkan oleh 94 jenis UMKM dari 10 desa, yang juga menampilkan seni tari, rampak gendang, dan doorprice sepeda motor yang disediakan oleh panitia dilapangan Koramil, Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/01/23).

Ketua Panita Gebyar UMKM Gunung Putri, H.Nurhayanti SH.Mkn mengatakan, rencana Gebyar UMKM ini berawal saat dirinya ngobrol santai dengan Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat. Kompol Bayu melihat banyaknya potensi diwilayah yang belum tergali, dan berinisiatif mengajak untuk mengadakan pasar kaget. Namun, akhirnya tercetuslah untuk membuat Gebyar UMKM.

“Saya belum paham betul tentang UMKM,  hanya sepintas saja. Tapi memang pascapandemi covid kemarin UMKM  banyak yang gulung tikar. Tadinya hanya tingkat Polsek saja, gak sampai ke Muspika, namun dari hasil rapat-rapat yang dilakukan akhirnya kita mengajak Muspika lebih seru sepertinya,“ ungkap Nurhayanti yang juga Ketua RT 02 di Desa Cicadas.

Dengan adanya perubahan rencana, sambung Nurhanyanti,  Gebyar UMKM sempat tertunda yang harusnya dilaksanakan pada Oktober 2022. Mengingat, ada anggaran yang cukup besar yang harus dikeluarkan, yaitu mencapai 100 juta sudah dengan doorprise yang diberikan untuk masyarakat. Akhirnya, panitia berinisiatif membuat proposal yang dibagikan kepada  80 perusahaan.

“Alhamdulilah dari proposal yang kami sebar kepada 80 perusahaan, belum mencukupi untuk kegiatan gebyar. Dari 80 perusahaan tersebut ada yang memberi paling kecil 10 ribu dan yang paling besar 1 juta,” bebernya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, memang ada perusahaan yang memberi bahan kaos, namun tidak sempat untuk dibuat karena diberikan pada H-2,  ada yang memberi produk perusahaannya, ada yang memberi makanan, dan lainnya. Kami sangat mengapresiasi dukungan perusahaan akan kegiatan Gebyar UMKM ini, walaupun  kondisinya saat ini kata dia masih minus 10 jutaan.

“Untuk kupon doorprise kita membuat sebanyak 5000 kupon, yang dibagikan kepada 10 desa, masing-masing desa diberikan 100 kupon. Kami beri pula masyarakat, organisasi kepemudaan, dengan hadiah utama 1 unit sepeda motor, jadi acaranya betul-betul dari kita, untuk kita, dan oleh kita,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Gunung Putri Kompol BAyu Tri Nugraha Hidayat  yang juga sebagai inisiator kegiatan Gebyar UMKM Gunung Putri mengatakan, berawal dari gagasan Kapolres Bogor AKBP Dr.Iman Imanudin saat berkunjung ke Polsek Gunung Putri, lalu memberikan gagasan.

“Coba para anggota polisi, kita ini jangan hanya mengurus Kamtibmas saja, coba bikin satu kegiatan dari kita untuk kita, yang bias bermanfaat untuk masyarakat. Sebagai contoh, kata beliau adakan UMKM,” kata Kompol Bayu menirukan ucapan Kapolres.
Berawal dari itulah, dia mencoba mentransformasikan gagasan tersebut dengan kegiatan Gebyar UMKM.

Muspika Kecamatan Gunung Putri. Tidak kurang dari 50 UMKM yang terbagi dari 10 desa, mengikuti kegiatan ini. Ada juga  UMKM Bhayangkari ranting Gunung Putri, yang anggotanya adalah ibu-ibu dari anggota Polsek Gunung Putri. Dia juga mengakui Gebyar UMKM sempat tertunda karena  pada waktu itu ada surat edaran tidak boleh mengadakan kegiatan yang memicu kerumunan.

“Oleh karena itu kami undur dan baru bisa dilaksanakan pada hari ini. Selain memamerkan UMKM, kegiatan ini juga diisi oleh jalan sehat yang diikuti oleh 10 desa, kemudian ada pentas seni  berupa tari Jaipong, Rampak Gendang, penampilan Pencak Silat anak binaan Polsek Gunung Putri, dan  pentas musik  yang semua pesertanya dari warga Kecamatan Gunung Putri,” jelas Kompol Bayu.

Dirinya berharap, kegiatan gebyar seperti ini bisa dirutinkan sekali dalam setahun. Selain bias memulihkan ekonomi masyarakat. Gebyar ini juga bisa minjadi ajang unjuk bakat dan keterampilan.

“Banyak pengusaha sukses yang berawal dari usaha yang kecil, apalagi tadi ada dukungan dari Dewan Adi Suwardi yang akan membantu 10 UMKM terbaik yang ikut serta kegiatan pada hari ini, dan itu akan kita tagih janjinya setelah kegiatan ini, “ pungkasnya.

** Nay Nur’ain

PPMKP Kementan Siap Terapkan Pola Baru Pengelolaan Kinerja ASN, Seluruh PNS Ikuti Sosialisasi

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Kementerian Pertanian mengikuti sosialisasi pengelolaan kinerja pegawai pada Jumat (27/01). Pengelolaan kinerja pegawai saat ini merujuk pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan pola baru yang bukan lagi berfokus pada kinerja individu melainkan keberhasilan kinerja organisasi dan pemenuhan ekspektasi pimpinan. Kinerja pegawai juga dinilai dari hasil kerja dan perilaku yang ditunjukkan selama bekerja dan berinteraksi dengan orang lain yang berpedoman pada Core Values ASN BerAKHLAK.

Sejurus dengan hal tersebut, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta pada seluruh ASN di lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) terus meningkatkan kinerjanya dalam membantu proses pembangunan pertanian Indonesia ke depan, salah satunya dengan mengubah pola pikir dan cara pandangnya. Ia pun meminta pada seluruh jajaran dan pegawai Kementan untuk dapat memberikan kontribusi di tempat kerja.

“Tidak hanya bekerja dari jam 7 sampai jam 5 sore lalu pulang ke rumah tanpa menghasilkan apa-apa. Tapi juga ada kontribusi semangat, kemauan, tekad dan kenyamanan bersama di tempa kerja. Kalian juga bisa saling peduli kepada satu sama lainnya,” kata Mentan Syahrul.

Salah satu prinsip dalam pola baru pengelolaan kinerja pegawai dalam rangka pencapaian kinerja organisasi adalah instensitas dialog kinerja antara pegawai dan pimpinan, yaitu menyelaraskan (cascading) kinerja individu/pegawai dengan kinerja yang diharapkan pimpinan/organisasi sehingga dapat menentukan strategi dalam pencapaian kinerja organisasi.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menekankan pentingnya dialog kinerja

“Untuk itu perlu melakukan dialog kinerja. Kenapa? Dengan dialog kinerja akan menciptakan keselarasan kinerja antara atasan dan bawahan dalam rangka menentukan strategi pencapaian kinerja individu yang sejalan dan menunjang kinerja organisasi. Dialog Kinerja ini diharapkan menjadi suatu kegiatan yang membudaya”, ungkap Dedi.

Hal tersebut diaminkan pula oleh Sutrisno Sipahutar, Kepala Bagian Umum PPMKP yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi. Menurutnya melalui dialog kinerja dapat membentuk pola strategi.

“Mari konseling internal dialog kinerja, mari kita diskusikan. Yang bagus kita perbarui, kita sempurnakan lagi. Sehingga kita dapat membentuk polanya, dan kedepannya bisa running well”, ujar Sutrisno.

Hadir sebagai narasumber, Analis Sumber Daya Manusia Aparatur, Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian, Agung Danang Rahadi mengungkapkan mentoring sebagai salah satu bentuk dialog kinerja juga sudah seharusnya diterapkan organisasi untuk mempermudah pembagian tugas dalam pencapaian target kinerja organisasi.

“Pola mentoring sudah harus diterapkan. Madya bisa mensupervisi muda. Karena kami meyakini utama lebih pintar dari madya, madya lebih pintar dari muda. Begitu seterusnya. Kalau bisa diterapkan pola mentoring sudah luar biasa dapat berbagi tugas”, tutur Agung.

Bertempat di Komplek Surya PPMKP Ciawi, kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Kinerja Pegawai lingkup PPMKP bertujuan meningkatkan kapasitas dan pemahaman bersama berkaitan dengan penerapan pola baru pengelolaan kinerja ASN yang merujuk pada Permenpan RB No. 6 Tahun 2022. Diikuti oleh 125 PNS. Dalam kegiatan tersebut dijelaskan pula pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang merupakan salah satu unsur penilaian kinerja pegawai.

** Nita/PPMKP

Regenerasi Petani,  Kementan Cetak Peserta Magang Jepang Jadi Role Model Agripreneur Sukses

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Kementerian Pertanian terus mengupayakan lahirnya petani-petani muda berkualitas di Indonesia. Keseriusan dalam mencetak regenerasi petani diwujudkan dalam sejumlah program salah satunya yaitu magang bagi pemuda tani ke Jepang.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menuturkan bahwa petani muda sangat penting perannya dalam melanjutkan pertanian Indonesia di masa depan.

“Pertanian bertanggung jawab menjaga kecukupan pangan bagi 273 juta penduduk Indonesia di masa sekarang dan masa depan serta diharapkan juga bisa memberikan kontribusi bagi pangan dunia secara positif. Menghadapi kondisi yang dinamis dengan ketidakpastian harga dan pasokan pangan dunia, dibutuhkan kemauan yang kuat dengan tidak hanya mengandalkan anggaran. Dalam hal ini perlu diterapkan mindsetting agenda dan agenda intelektual,” papar Mentan SYL.

Pada kesempatan berbeda, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menambahkan, pertanian yang maju, mandiri, dan modern memerlukan SDM yang unggul dan kompeten.

“Kementan melakukan banyak cara supaya peningkatan SDM pertanian berjalan secara masif dan sistematis. Peluang pelatihan atau magang di negara-negara maju dalam bidang pertanian seperti Jepang, Taiwan, Australia, dan Korea harus dimanfaatkan dengan maksimal,” ujar Dedi.

Dedi menjelaskan, pembelajaran secara langsung di bawah supervisi petani maju Jepang diharapkan bisa menjadi alat transfer teknologi, pengetahuan, etos kerja, dan kreativitas dalam mengembangkan usaha pertanian. Kementan juga melakukan pembinaan dan percepatan perkembangan usaha agribisnis alumni-alumni pelatihan luar negeri.

“Mereka yang pulang harus menjadi pionir, role model petani, dan agripreneur yang sukses. Untuk itu, para peserta wajib belajar tidak hanya secara teknis, tetapi juga mental untuk menjadi pengusaha yang tangguh,” tegas Dedi.

Mewakili Kepala BPPSDMP, Siti Munifah selaku Sekretaris BPPSDMP dalam kunjungan Counter Part (CP) training magang Jepang JICA yang dilaksanakan pada tanggal 23-30 Januari 2023 mengatakan kita dapat belajar dari rakyat Jepang yang walau berjumlah besar tetap  mengutamakan mutu dan kualitas yang dapat  menjadi pintu kerja sama ekonomi pertanian berupa pemasaran produk yang bernilai tinggi dan menguntungkan.

Mengawali rangkaian kunjungan dilakukan orientasi CP training serta persiapan kunjungan lapang. Pihak JICA menjelaskan garis besar proyek magang Jepang yang berdurasi 4 tahun (14 Oktober 2022 – 13 Oktober 2026) yang bertujuan untuk mendukung pemagang secara berkelanjutan mulai dari perencanaan, pelaksanaan agribisnis di Indonesia dengan memperbaiki konten pelatihan, sistem tindak lanjut dan kapasitas pelatih.

Didampingi oleh perwakilan dari Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan), Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) serta Sekretariat BPPSDMP, Munifah menjelaskan bahwa program CP Training ini bertujuan untuk memahami keadaan aktual pemagang, host farmer dan juga asosiasi yang terlibat dalam rangkaian proses pemagangan dengan mengunjung beberapa lokasi pemagang. Bersama pihak JICA dan Taya Farm, Munifah  membahas prospek dan tantangan dalam menerima pemagang.

“Syarat peserta permagangan diantaranya adalah memiliki pengalaman kerja serupa di Indonesia, menghadiri perkuliahan pasca masuk dari organisasi pengawas segera setelah masuk Jepang, lulus evaluasi ujian pelatihan magang sebelum berkahirnya status ijin tinggal program magang serta mematuhi peraturan dan regulasi di Jepang”, papar Munifah.

Munifah pun mengungkapkan, para petani di Jepang  pada dasaranya senang dengan peserta magang dari Indonesia yang  memiliki budaya tatakrama yang baik. Tetapi tetap kita harus meningkatkan  komunikasi tak hanya dengan pihak-pihak yang berada dilokasi magang tetapi juga dengan  masyarakat di sekitar. “Inovatif, adaptif dan tak pantang penyerah harus menjadi modal utama”, pesannya.

Tim BPPSDMP pun menyempatkan melakukan observasi ke tempat magang/pelatihan serta wawancara kepada pemagang di PT. Taya Farm yang fokus pada budidaya dan pemasaran hortikultura berupa sayuran organik. Terdapat 6 pemagang yang berasal dari Indonesia melalui LPK Ariatoru Persada dan SMK Tanjung Sari.

Ketika ditanyakan apa yang akan mereka lakukan sekembalinya nanti di Indonesia, Dedi Suhendar alumni Polbangtan Bogor asal Sumedang mengatakan akan mengembagkan budidaya cabe gendot diantara pohon teh. Sedangkan Arif Nurhidayah dari Bandung mengatakan akan mengembangkan tumpang sari  teh, kopi dan cabe. Sedangkan Dadan Lesmana asal Sumedang akan mengembangkan busnis keluarga beternak sapi perah.

Menariknya, meskipun Taya Farm bukan perusahan bidang peternakan, namun para pemagang bisa belajar mengenai peternakan kepada rekan pak Taya yang memiliki usaha peternakan sapi perah di daerah Fukui. Para pemagang diberikan waktu untuk bertemu dan belajar bidang peternakan, disamping mereka melakukan aktivitas pertanian di perusahaan Pak Taya, sehingga pemagang juga bisa belajar ilmu manajemen pertanian yang dilaksanakan di perusahaan Taya Farm.

Salah seorang peserta magang  Wanita, Siti Nuraisyah asal Sumedang pun tak kalah antusias dengan beberapa rekan lainn.  Siti menyampaikan antusuasnya berkesempatan  untuk mengikuti kegiatan magang Jepang ini. Banyak ilmu dan pengalaman yang ia peroleh dan membuatnya menjadi lebih bersemangat untuk mengembangkan usaha sayur mayur dan melanjutkan pendidikannya. “Bapak Taya Toru selaku owner PT. Taya Farm banyak membantu mengupdate pengetahuan peserta magang dengan memberikan training gratis terkait pelatihan literasi keuangan serta dan penyusunan bisnis plan dibawah kerjasama BPPSDMP dan Proyek JICA”, ungkapnya.

** Kementan

Budaya Daerah dari Sabang Sampai Merauke Sukses Meriahkan Penutupan PMM Batch 2

0

Bogor | Jurnal Bogor

Kegiatan pelepasan dan penutupan Pertukaran Mahasiswa Merdeka sukses digelar pada Kamis, (26/1/2023) di auditorium Prof. Abdullah Siddiq Kampus UIKA Bogor. Kegiatan berlangsung meriah dengan pertunjukkan budaya dari Sabang sampai Merauke oleh 45 mahasiswa dari 27 perguruan tinggi di Indonesia.

Rektor UIKA, Endin Mujahidin mengungkapkan alasan kemeriahan PMM angkatan 2 disebabkan tingginya kuantitas mahasiswa.

“Dari segi kuantitasnya sekarang lebih banyak, lebih meriah dan juga lebih bervariasi, dari Aceh sampai Irian semuanya ikut,” ujarnya

Kemudian ketua panitia PMM, Rendi mengatakan selain kuantitas, kualitas mahasiswa juga menjadi alasan dari kemeriahan acara.

”Karena ada penampilan budaya tradisional yang diciptakan oleh teman-teman sekalian dari Sabang hingga Merauke, seperti penampilan seni tradisional dan seni kreasi mulai dari tarian, nyanyian, hingga pakaian tradisional. seperti daerah yang ditampilkan ada dari seni Aceh, Batak, Nias, Melayu/Palembang, Jambi, Papua, dan Maluku Utara. Tariannya seperti tari ratoh jaroe, tari si gale-gale, tari aster, goyang tobelo dan lain-lain. untuk lagunya ada lagu Nirmala dan lagu Nias. Tujuannya untuk menampilkan budaya daerah masing-masing, melestarikan budaya lokal dan menciptakan persatuan bangsa sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya

Lebih lanjut Rendi mengatakan kesuksesan acara tak lepas dari kerja sama yang baik.

“Pelepasan kemarin meriah karena yang utama yaitu pengisi acara seperti mempersiapkan penampilan tarian, tapi tak lupa juga itu bantuan dan sokongan dari kampus UIKA sehingga acara dapat terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

** Maria Ulfa/ks-jb

Petani dan Warga di Bogor Barat Dukung dan Siap Memenangkan Moh.Solikin Jadi Anggota DPR RI

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Bakal calon legislatif ( Bacaleg) DPR-RI dari Partai Nasdem, Mohamad Solikin memberikan bantuan alat cangkul untuk kelompok tani yang ada di wilayah Bogor barat.

Selain memberikan bantuan, Mohomad Solikin juga menampung aspirasi dan keluhan petani dan masyarakat yang selama ini belum tersentuh secara merata baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Kedatangan Mohamad Solikin ke rumah warga di kampung Empang RT03 RW06 Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, disambut antusias kelompok tani serta tim pemenangan koordinator kecamatan (Korcam) dari perwakilan delapan kecamatan di Daerah pemilihan ( Dapil) 5 wilayah Bogor Barat yang siap memenangkan Mohammad Solikin menjadi Anggota DPR- RI.

Sarmat (55), salah satu perwakilan kelompok tani dari Kecamatan Leuwiliang menyampaikan keluhannya terkait pertanian di wilayahnya banyak yang sudah tidak produktif karena terbentur dengan permodalan dan diperparanya lagi harga pupuk dan bibit pertanian melambung tinggi dan sulitnya penjualan hasil pertanian mereka sehingga para petani banyak yang banting setir menjadi kuli serabutan.

“Dengan kedatangan Mohamad Solikin sebagai Bacaleg DPR-RI dari Partai Nasdem dirinya dan para petani lainnya siap mendukung dan memenangkan menjadi anggota DPR-RI periode 2024-2029,” ucapnya.

“Alhamdulillah acara pertemuan silaturahmi dengan tim pemenangan korcam Dapil 5 dan kelompok tani yang ada di wilayah Bogor Barat, mereka sangat antusias menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait pertanian yang selama ini belum ada perhatian serius dari pemerintah seperti mahalnya harga pupuk, minimnya saluran irigasi, permodalan dan murahnya harga hasil pertanian, ini yang akan menjadi PR kita, ” kata Mohammad Solikin kepada Wartawan, Sabtu (28/01/2023)

Keluhan para petani yang ada di wilayah Bogor Barat ini, kita tampung mudah- mudahan semua ada solusinya,namun ia juga memberikan Bibit kacang edamame dan plastik Mulsa sebagai modal utama kepada petani serta mengsuport dan mendorong terhadap para petani yang ada di wilayah Kabupaten Bogor bisa berkembang dan lebih maju lagi, ” terangnya.

** aga

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Mahasiswa Universitas Pamulang “Mengembangkan Hobi dan Kreativitas Dengan Memanfaatkan Media Sosial Untuk Tujuan Yang Positif”

0

Jurnal Bogor – Minggu (06/11/2022), Mahasiswa/i S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang usai menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan mempresentasikan materi tentang “Mengembangkan Hobi dan Kreativitas Dengan Memanfaatkan Media Sosial Untuk Tujuan Yang Positif” kepada anak-anak yayasan Dompet Yatim dan Duafa (DOMYADHU) yang beralamat di Jalan Surya Kencana, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15417.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk aktivitas dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Sebagai mahasiswa/i Program Studi Akuntansi S1 Universitas Pamulang berupaya untuk mengimplementasikan dengan menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Kegiatan ini dilakukan oleh Mahasiswa Program Studi Akuntansi S1 yang beranggota empat mahasiswa/i yang diketuai oleh Ugi setiowati beserta anggota Astiar Rahmania, Fitri Rosmadita dan Sarah Zahira dengan dosen pembimbing Bapak Yulianto, S.E., M.M

Pada zaman yang makin berkembang ini membuat anak-anak makin “melek” akan teknologi, anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melakukan kegiatan daring seperti bermain gim dan menonton film/serial/hiburan, platform daring yang paling banyak digunakan oleh anak-anak seperti Youtube, Tiktok, Instagram, Whatsapp, Facebook dan Twitter.

Penggunaan sosial media yang berlebihan dapat membuat anak menjadi malas untuk belajar karena lebih memilih menghabiskan waktu untuk bermain sosial media dan juga membuat anak malas untuk berinteraksi atau bersosialisasi dengan teman lainnya.

Tetapi, menggunakan media sosial dapat berdampak positif untuk anak-anak salah satunya dengan memanfaatkan media sosial untuk mengembangkan kreativitas hobi pada anak. salah satu anak yayasan mempunyai hobi menari dan memasak dan dapat mengembangkan kreativitas dengan mempelajari lebih dalam tentang hobi tersebut melalui sosial media, serta sosial media juga sebagai penyalur hobi contohnya dengan membuat video yang kreatif sesuai dengan hobi dan diupload pada media sosial seperti Youtube, Tiktok, Instagram dan sebagainya, sehingga hal ini dapat meningkatkan kreativitas, mengembangkan hobi serta dapat memotivasi pada anak-anak yang lainnya.

Kami sebagai Mahasiswa/i Universitas Pamulang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi S1 yang bertugas sangat berterima kasih kepada anak-anak Yayasan Dompet Yatim dan Duafa (DOMYADHU) Pamulang khususnya untuk Bapak Hendra Daryadi selaku ketua Yayasan yang sudah hadir dan mengikuti kegiatan ini, harapan kami dengan adanya kegiatan ini dapat membantu anak – anak dalam mengembangkan hobi dan kreativitas dengan memanfaatkan media sosial untuk tujuan yang positif.

**ks/jb

UIKA Bogor Lepas 45 Mahasiswa PMM dari 27 Perguruan Tinggi di Indonesia

0

Bogor | Jurnal Bogor

Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor resmi melepas 45 mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) angkatan ke-2. Pelepasan ini membuat kegiatan penutupan berlangsung meriah pada Kamis, (26/1/2023) di aula auditorium Prof. Abdullah Siddiq Kampus UIKA Bogor karena meningkatnya jumlah PMM.

Sebanyak 45 mahasiswa dari 27 perguruan tinggi tersebut memberikan pertunjukkan budaya dari berbagai provinsi.

Ketua panitia, Rendi mengatakan tujuan diselenggarakan penutupan adalah untuk mengakhiri kegiatan PMM yang diikuti selama satu semester.

”Tujuan kegiatan pelepasan dan penutupan yaitu untuk mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan program pertukaran mahasiswa merdeka angkatan 2 di Universitas Ibn Khaldun,”ujarnya.

“Ada sekitar 45 mahasiswa peserta yang hari ini akan dilepas secara resmi oleh bapak rektor UIKA. Ke-45 peserta terdiri dari 19 mahasiswa dan 26 mahasiswi yang berasal dari 27 perguruan tinggi di seluruh Indonesia,”tambahnya.

Sementara Rektor UIKA Bogor Dr. H.Endin Mujahidin, MS.i,mengatakan tujuan diselengarakannya PMM adalah untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa.

”Dari segi kuantitasnya sekarang lebih banyak, lebih meriah dan juga lebih bervariasi, dari Aceh sampai Irian semuanya ikut. jadi dengan semakin banyaknya mahasiswa berinteraksi maka semakin banyak kompetensi yang diperoleh. Karena PMM ini setiap mahasiswa dididik, diarahkan untuk bisa bekerja sama dengan siapapun beda ras, beda agama, beda adat istiadat, tapi mereka harus bisa bersatu,”ujarnya

Sedangkan Wakil Rektor Bidang Akademik UIKA, Maemunah mengatakan jumlah mahasiswa yang mengikuti PMM angkatan ke-2 melonjak tinggi.

“Tahun lalu ada 18 orang mahasiswa yang inbound dan 18 mahasiswa juga yang outbound. Tahun ini meningkat 100 persen lebih, karena tahun ini ada 45 mahasiswa yang inbound dan 46 mahasiswa UIKA yang outbound keluar kampus,” ujarnya.

** Maria Ulfah/ks-jb

Ngaji Bareng ROJALI, Ini Pesan Kapten Rocky

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Rombongan Remaja Peduli Lingkungan (ROJALI) yang baru saja dibentuk oleh Kepala Desa Gunung Putri mendapatkan apresiasi dari Danramil Gunung Putri Kapten La Ahmadin Rocky Risaondua.

Hal tersebut disampaiakan saat dirinya mengajarkan mengaji anak-anak yang tergabung dalam ROJALI di Masjid Jami yang terletak di RT.03/13, Desa Gunung Putri, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan tersebut Kapten Rocky mengajarkan mengaji dan memberi kajian Al-Qur’an. Menurutnya, Ia merasa terpanggil dan harus melakukan pendekatan lebih maksimal lagi selain kepada mayarakat umum juga terhadap anak-anak khusunya, apalagi kemarin terjadi hal yang tidak mengenakan di Exit Tol Gunung Putri terhadap salah satu remaja yang berasal dari Kota Bogor.

“ Saya sebagai Danramil Gunung Putri merasa terpanggil, untuk membina masyarakat termasuk anak-anak remaja yang sedang memasuki masa pencarian jati diri. Supaya mereka menjadi anak yang tumbuh dengan pengetahuan yang baik, berbakti kepada orang tua, berguna untuk bangsa dan negara,” ujarnya kepada Jurnal Bogor, Jumat (27/01/23).

Dalam hal ini, sambung Kapten Rocky, mereka harus dibentuk menjadi pribadi yang baik, bertanggungjawab, dan memiliki rasa keinginan untuk maju dimasa depan. Nantinya, mereka akan dibekali keterampilan hingga mereka nanti bisa memiliki keahlian sesuai dengan fasion yang mereka inginkan. Untuk kita ketahui, saat ini marak tauran pelajar, dan ini harus kita cegah. Maka dari itu, kita bina mereka dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

“Jika memang mereka ingin berkembang dibidang olahraga, kita salurkan kebidang olahraga, jika mereka ingin mengembangkan kemampuan di bidang otomotif atau bengkel, maka kita salurkan untuk pelatihan agar mendalami bidang tersebut, “ papar mantan Danramil Cibinong tersebut.

Dengan dibentuknya ROJALI versi yang berbeda oleh Kepada Desa Gunung Putri, dirinya memberi apresiasi yang luar biasa kepada Damanhuri sebagai Kepala Desa Gunung Putri. Selain memilki banyak ide beliau juga mau turun ke lapangan . Untuk melihat situasi yang ada dilapangan, atau hanya sekedar ngopi bareng dengan warganya, dan beliau bekerja keras untuk membantu mereka .

“ Semua Kepala desa yang ada di Kecamatan Gunung Putri, rata-rata mereka melaksanakan hal yang sama dengan Desa Gunung Putri ini, tapi yang paling menonjol saya lihat adalah Kepala Desa Gunung Putri. Pesan saya kepada anak-anak ROJALI ini adalah, berikan yang terbaik untuk dirimu sendiri agar bisa membanggakan orang tua, serta berguna untuk lingkungan dan bermasyarakatlah yang baik untuk membangun Desa Gunung Putri,” pungkas Kapten Rocky mengakhiri.

** Nay

Peringati Hari Gizi Nasional, Alfamart Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2023 kemarin, Alfamart menyelenggarakan program Gebyar Posyandu Alfamart tersebar dipuluhan Kota dan Kabupaten yang ada di Indonesia. Bukan hanya untuk balita, ibu hamil dan ibu menyusui, namun juga lansia dan masyarakat umum bisa memanfaatkan layanan kesehatan di Posyandu Alfamart ini.

Di Kabupaten Bogor, kegiatan posyandu dilaksanakan di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi. Gebyar Posyandu Alfamart merupakan CSR perusahaan di bidang kesehatan untuk berkontribusi menyediakan pelayanan kesehatan yang dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Sekaligus ikut mendukung program besar pemerintah mencegah stunting.

Corporate Communications GM Alfamart, Rani Wijaya mengatakan bahwa dalam rangka Hari Gizi Nasional, maka Alfamart mengadakan posyandu di toko-toko Alfamart yang dekat dengan masyarakat dan mudah dijangkau.

“Kegiatan posyandu ibarat ujung tombak edukasi dan pelayanan kesehatan yang bisa langsung menyentuh masyarakat banyak, layaknya Alfamart yang hadir ditengah masyarakat, mudah diakses dimanapun bahkan hingga di pelosok daerah,” ucap Rani kepada Jurnal Bogor, Jumat (27/01/23).

Menurutynya, kegiatan Posyandu ini bekerjasama dengan Puskesmas dan kader kesehatan setempat, total ribuan orang memanfaatkan Gebyar Posyandu Alfamart ini. Pelayanan kesehatan yang diberikan yakni, pemeriksaan tumbuh kembang anak, konsultasi gizi, konsultasi ibu hamil dan pemeriksaan kesehatan tubuh. Selain itu Alfamart juga memberikan tambahan paket nutrisi kepada peserta.

“ Alfamart berharap Posyandu ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat terutama yang berada di sekitar lokasi toko Alfamart yang menyelenggarakan kegiatan ini,” harapnya.

Kedepan, sambung Rani, Alfamart berencana menyelanggarakan kegiatan posyandu seperti ini sepanjang tahun 2023, karena hasil dari Posyandu akan terasa bila diadakan rutin, dan kami berencana menjalankan program ini secara berkala di tahun 2023.

“ Hasil dari Posyandu ini akan terlihat jika dilakukan secara berkala, karena ini menyangkut dengan kesehatan yang tidak bisa hanya dilakukan sekali kegiatan, “ pungkasnya.

Sementara, salah satu warga yang mengikuti kegiatan Posyandu, Devi mengatakan bersyukur akan adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh Alfamart ini, apalagi jarak lokasi pemeriksaan dekat dengan kediamannya.

“ Enak ada posyandu di dekat rumah seperti ini, bisa konsultasi banyak soal kesehatan, anak saya dikasih bingkisan pula dari Alfamart, seneng,” ungkapnya.

** Nay Nur’ain

Jumat Curhat, Ini Isi Hati Warga Puspasari

0

Citeureup | Jurnal Inspirasi

Sudah menjadi kebiasaan dan jadwal rutin, Kapolsek Citeureup Kompol Eka Chandra mendengarkan keluh kesah masyarakat yang berada di wilayah hukumnya.

Dalam program rutin Jumat Curhat ini, Polsek Citeureup mendengarkan keluh kesah warga. Jumat Curhat yang diadakan di pangkalan ojeg Kebon Kopi RW.08, Desa Puspasari, Citeureup, Kabupaten Bogor, dihadiri oleh 10 orang perwakilan masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan Jumat Curhat tersebut Bhabinkamtibmas Desa Puspasari, Panit Intel, Babinsa Desa Puspasari, dan Kasie Humas Polsek Citeureup.

Salah satu warga yang hadir dalam Jumat Curhat tersebut, Udin menyampaikan aspirasinya, akan keberatannya dengan keberadaan ojek online (ojol). Mengingat, tarif yang dibuat oleh aplikasi tersebut jauh dari harga pasaran dirinya yang menjadi ojjeg pangkalan.

” Dulu itu, kami masih mendapatkan lumayan penghasilan, namun setelah ada ojeknonline penghasilan kami berkurang. Dengan adanya kegiatan Jumat Curhat ini kami berharap pihak kepolisian bisa membantu kami, agar ojek online tidak masuk dan melewati pangkalan Kebon Kopi,” pintanya, Jumat (27/01/23).

Sementara, Kapolsek Citeureup, Kompol Eka Chandra memberikan pengertian dan pemahaman akan apa yang diinginkan warga tersebut. Menurutnya, nantinya akan dilakukan mediasi serta memberikan pengertian tentang kepedulian antarsesama para pejuang nafkah.

” Profesi yang sama, namun caranya yang berbeda, ada yang sudah mengikuti era digital ada pula yang masih mandiri. Tetap kami tampung dan kami akan mencarikan solusi, biar bagaimana pun tujuan mereka sama, yaitu sama-sama mencari nafkah,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain.