30.1 C
Bogor
Monday, May 4, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 664

Sekolah Jam 5 Pagi Dapat Merusak Mental Siswa, Gubernur NTT: Saya Takkan Mundur, Ini Penting!

0

Bogor | Jurnal Bogor

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan dirinya tidak akan mundur soal kebijakan sekolah dimulai jam 05.00 WITA pagi di daerahnya. Adapun kebijakan ini diwajibkan untuk pelajar kelas XII SMA dan SMK di NTT.

“Saya tidak akan mundur, nanti kalau sudah tidak jadi gubernur, pengganti saya tak muncul. Saya menyatakan ini penting,” kata Viktor dikutip dari video akun Instagramnya.

Dia menjelaskan bahwa hanya dua sekolah unggul di NTT yang akan diterapkan kebijakan ini yakni, SMA 1 dan SMA 6.

Viktor menyampaikan kebijakan ini bertujuan untuk mempersiapkan para siswa kelas XII SMA/SMK masuk ke perguruan tinggi negeri maupun luar negeri.

“Sehingga (siswa) yang tertarik masuk UI mereka dipersiapkan dari awal sehingga kalau tes UI langsung mereka mampu, punya standar yang sama dengan Jakarta. UGM ataupun yang menuju Harvard University sekalipun,” jelasnya.

“Kalau mereka menulis itu kami: saya ingin ke Harvard University. Maka anak ini dipersiapkan sekelas masuk Harvard University,” sambung Viktor.

Dia menyebut kebijakan ini juga untuk melatih kedisplinan para siswa. Terlebih, mereka yang memiliki cita-cita untuk masuk ke Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol). Viktor menuturkan

“Melatih mereka untuk mereka tes di manapun berada. Dia mungkin disiapkan dirinya untuk masuk Akmil, disiapkan dia untuk menuju Akpol, disiapkan. Jadi mereka tersiapkan dengan baik,” ujar dia.

Viktor menyampaikan SMA 1 dan SMA 6 di NTT merupakan sekolah unggulan sehingga hanya dua sekolah tersebut yang menerapkan jam masuk pukul 05.00 WITA. Dia menuturkan pihak pemprov NTT akan bekerja sama dengan kepolisian terkait keamanan para siswa.

“Dua (sekolah) ini akan berjalan terus jam 05.00 pagi. Karena itu kendalanya nanti keamanan bekerjasama dengan kepolisian. Kita bisa tahu ternyata kita punya kekurangan disitu, maka evaluasi ini cukup baik untuk kita lakukan evaluasi,” tutur Viktor.

Dia tak masalah dengan pro kontra terkait kebijakan sekolah dimajukan menjadi 05.00 pagi. Viktor menilai hal tersebut biasa apabila menerapkan kebijakan dan perubahan besar.

“Saya setuju dengan apa yang disampaikan, lakukan analisis, lakukan kajian. Kajian itu sedang dilakukan, lalu kita punya kekurangan, siapa yang mau dikaji. Maka, pelajaran paling baik bagi kita dalam hidup kita try and fix it,” pungkas Viktor.

Salah satu pihak yang menyoroti kebijakan adalah Ombudsman Nusa Tenggara Timur (NTT). Kepala Ombudsman NTT Darius Beda Daton meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi untuk mengkaji kembali kebijakan penerapan aktivitas sekolah mulai jam 05.00 WITA bagi SMA dan SMK di Kupang.

“Setelah saya mendapatkan potongan video berisi soal kebijakan tersebut yang disampaikan oleh Pak Gubernur, saya meminta agar kebijakan itu mohon didiskusikan kembali dengan komite sekolah dan para orangtua,” ucapnya di Kupang.

Source: instagram @viktorbungtilulaiskodat

** Disya Firnanda/mg-jb

Pemahaman Mengenai Badal Umrah

0

Bogor | Jurnal Bogor

Menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci merupakan impian setiap muslim di dunia. Islam selalu mempermudah manusia untuk beribadah dan berbuat baik, seperti halnya umrah.

Umrah adalah ibadah yang dilakukan di Baitullah. Allah SWT telah menjadikan Baitullah tempat yang penting bagi umat Islam di seluruh dunia.

Bagi umat Islam, umrah dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun. Imam Hanafi dan Maliki mengatakan bahwa hukum umrah adalah sunnah.

Allah SWT juga berfirman dalam QS Al-Baqarah ayat 196

وَاَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّٰهِ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah”.

Tentu saja, umat Islam dapat segera menunaikan ibadah umrah. Namun, jika muncul kendala karena berbagai faktor jemaah umrah yang akan datang, baik meninggal dunia atau keterbatasan fisik. Dalam Islam, orang sakit dan sekarat pun bisa menunaikan ibadah umrah yaitu dengan badal umrah.

Badal umrah melakukan umrah atas nama orang lain, menggantikan atau mengganti pelaksanaan umrah. Menunaikan ibadah umrah yang pahalanya diperuntukkan bagi orang lain yang sudah tidak bisa lagi menunaikan ibadah umrah sendiri. Dan itu bisa dilakukan oleh orang lain yang bahkan tidak memiliki hubungan keluarga.

**Qurratul Ain Arifah B/mg-jb

Mahfud MD Desak Mario Dijerat Pasal Penganiayaan Berat

0

Bogor | Jurnal Bogor

Menko Polhukam Mahfud MD mendesak Polres Jakarta Selatan agar Mario Dandy Satrio, putra pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo sebagai pelaku penyerangan terhadap Cristalino David Ozora dituntut dengan pasal yang lebih tegas yaitu penganiayaan berat yakni Pasal 354 dan 355 KUHP.

“Hal ini untuk mendorong para orang tua mendidik anaknya dengan baik,” kata Mahfud MD saat di RS Mayapada Kuningan Jakarta, baru-baru ini.

Mahfud mengatakan, pihaknya menerima pasal yang didakwakan polisi terhadap kedua tersangka yakni UU No 35 Tahun 2014 Pasal 76 C Juncto 80 mengubah Pasal 351 UU Perlindungan Anak 2002, Pasal 23, Pasal 351 KUHP.

Namun, Mahfud juga meminta agar para tersangka juga dijerat Pasal 355 (1) KUHP, yaitu penganiayaan dengan sengaja, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Kemudian Pasal 354 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan berat yang tidak direncanakan dengan ancaman pidana maksimal 8 tahun.

“Meskipun pasalnya lebih ringan, banyak juga pasal alternatif untuk mengedukasi masyarakat agar takut dan takut melakukan hal yang sama,” ucapnya.

Saat itu, Mahfud mendatangi korban David untuk mendoakan agar putra petinggi GP Ansor itu bisa segera pulih.

“Saya berdoa untuknya dan saya bersyukur dia mengalami kemajuan, meskipun tentu saja dia tidak sepenuhnya menyadarinya,” pungkasnya. 

** Moch Rizki Fathir/mg-jb

Just Fontaine, Pencetak Rekor 13 Gol di Piala Dunia Prancis Meninggal Dunia

0

Bogor | Jurnal Bogor

Pesepakbola Prancis yang mencetak rekor 13 gol di Piala Dunia 1958, Just Fontaine meninggal dunia pada usia 89 tahun, Rabu (3/1).

Mantan klub Fontaine, Reims, dan federasi sepak bola Prancis mengonfirmasi meninggalnya Just Fontaine.

Dia akan selamanya dikenang karena mencetak 13 gol di Piala Dunia 1958, suatu prestasi luar biasa yang tampaknya tidak mungkin ditandingi.

Hingga hari ini, hanya tiga pemain yang mencetak lebih banyak gol Piala Dunia daripada Fontaine, meski pemain Reims itu hanya tampil di satu turnamen dan hanya memainkan enam pertandingan.

Lionel Messi menyamai penghitungannya pada rekor kemenangan Argentina baru-baru ini di Qatar, tetapi dia membutuhkan lima Piala Dunia untuk sampai ke sana.

Fontaine kelahiran Maroko, Agustus 1933 merupakan penyerang yang kurang dikenal di luar liga Prancis. Namun dia membengisi lawan dengan kecepatan dan sentuhan akhir. Fontaine bersekolah di Casablanca, dan memulai karir sepak bolanya di sana

Fontaine mencetak empat gol dalam perebutan tempat ketiga melawan Jerman Barat, tetapi bisa mencetak lima gol jika dia melakukan tendangan penalti.

Selain prestasinya bersama tim nasional, Fontaine empat kali memenangkan gelar liga Prancis, Piala Prancis, dan mencapai final Piala Eropa 1959 selama karir klubnya bersama USM Casablanca, Nice dan Reims.

** Intan Husna Fahrunnisa/mg-jb

36 Orang Tewas Dalam Tabrakan Kereta di Yunani

0

Bogor | Jurnal Bogor

Sebuah kereta yang membawa lebih dari 300 penumpang bertabrakan dengan kereta barang di Athena, Yunani, Selasa (28/2) waktu setempat, dan tercatat telah menewaskan sedikitnya 36 orang dan 85 orang luka-luka.

Menurut media lokal, sebuah kereta penumpang dan kereta barang bertabrakan di dekat Larissa, Thessaly, Yunani tengah, menyebabkan beberapa gerbong tergelincir dan tiga gerbong terbakar.

Diketahui ada sekitar 350 penumpang di kereta saat itu yang kebanyakan penumpang adalah pelajar usai kembali dari Karnaval Yunani yang ramai, kata para pejabat. Tahun ini adalah pertama kalinya festival tiga hari menjelang Prapaskah dirayakan secara penuh sejak dimulainya pandemi pada tahun 2020.

Sementara kereta tersebut meninggalkan Athena pada pukul 19:30 waktu setempat. Departemen pemadam kebakaran menerima laporan kecelakaan sebelum tengah malam pada 28 Februari lalu.

Gubernur Thessaly Kostas Agorastos mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa sulit untuk menggambarkan situasi di lokasi. Empat gerbong pertama tergelincir akibat tabrakan dan dua gerbong pertama yang terbakar hampir hancur total.

“Kecepatan kereta sangat tinggi, dan seorang masinis tidak tahu bahwa kereta lain akan datang” kata gubernur. 

Rekaman siaran lokal juga menunjukkan bahwa gerbong kereta yang tergelincir rusak parah, dengan jendela pecah, dan gumpalan asap tebal membubung ke udara. Jalan di dekatnya dipenuhi puing-puing kereta.

Menurut laporan Associated Press, saat ini beberapa ambulans telah tiba untuk mengangkut penumpang yang terluka, dan petugas penyelamat yang memakai lampu depan sedang menyelamatkan yang terluka. Korban luka ringan dibawa dengan bus ke Thessaloniki, sekitar 130 kilometer dari lokasi kecelakaan.

Juru bicara pemadam kebakaran Vasilis Bartakoyannis mengatakan melalui siaran televisi bahwa evakuasi penumpang berjalan dengan sangat sulit dalam situasi di mana tabrakan antara kedua kereta itu serius.

Pihak berwenang Yunani mengatakan penyebab kecelakaan itu belum jelas. Karena operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung di tempat kejadian, dan jumlah korban diperkirakan akan bertambah.

** Intan Husna Fahrunnisa/mg-jb

Mengenal Ageism dan Cara Mengatasinya

0

Bogor | Jurnal Bogor

Istilah Ageism pertama kali diciptakan oleh Robert N. Butler pada tahun 1968 yang merupakan seorang ahli gerontologi, psikologi, dan penulis untuk menggambarkan diskriminasi terhadap orang yang lebih tua.

Dimana orang yang sudah lanjut usia dianggap sudah tidak produktif dan skill yang dimilikinya tidak relevan dengan dunia pekerjaan saat ini. Istilah ini juga digunakan untk menggambarkan diskriminasi dan prasangka terhadap remaja dan anak-anak, dengan mengabaikan ide mereka karena masih terlalu muda.

Menurut World Health Organization (WHO), ageism ini mengacu pada stereotip, prasangka, dan diskriminasi terhadap orang lain atau diri sendiri berdasarkan usia. Pada dasarnya, ageism bukan hanya sekedar tindakan, melainkan juga cara memandang dan berpikir seorang manusia terhadap manusia lainnya.

Ageism ada di mana-mana, dari institusi dan hubungan kita hingga diri kita sendiri. Seperti ageism dalam kebijakan yang mendukung penjatahan perawatan kesehatan berdasarkan usia, praktik yang membatasi peluang orang muda untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan di tempat kerja, perilaku menggurui yang digunakan dalam interaksi dengan orang yang lebih tua dan lebih muda, dan sebagainya.

Ageism dapat mengubah cara kita memandang diri kita sendiri, dapat mengikis solidaritas antar generasi, dapat merendahkan atau membatasi kemampuan kita. Ageism juga berdampak buruk pada kesehatan fisik lansia.

World Health Organization (WHO), menjabarkan bahwa orang lanjut usia yang memiliki sikap negatif terhadap penuaan akan hidup 7,5 tahun lebih sedikit dibandingkan mereka yang memiliki sikap positif terhadap penuaan.

Mengutip dari sehatQ.com, beberapa cara melawan ageism antara lain :

1. Berani berbicara. Jangan biarkan diri kita didiskriminasi atau dipojokkan karena usia. Coba untuk berani berbicara dan berpartisipasi dalam sebuah acara.

2. Menjadi aktif dan perhatikan apa yang sedang terjadi. Jangan takut untuk mengetahui berita terkini.

3. Tetap positif. Jadilah orang yang berpikir dan bertindak positif, jangan berpikiran negatif dalam menghadapi kasus ageism.

4. Jangan malu untuk bermain dengan yang lebih muda. Berkumpul dan berpatisipasi dalam sesi olahraga atau komunitas yang dipenuhi oleh anak-anak muda

5. Menjadi relawan dalam acara sosial. Melakukan hal baik dengan membantu orang-orang yang membutuhkan dilingkungan rumah atau mengikuti acara keagaman yang diselenggarakan masyarakat.

** Venda Oktavioni/mg-jb

Model Hongkong Abby Choi Tewas Dibunuh Mantan Suami dan Keluarganya

0

Dimutilasi dan Dijadikan Sup

Bogor | Jurnal Bogor

Kasus model cantik Hong Kong Abby Choi yang ditemukan termutilasi dan dijadikan sup pada Jumat, 24 Februari 2023, menghebohkan dunia maya baru-baru ini.

Bagian tubuh model berusia 28 tahun yang terpotong-potong itu ditemukan di sebuah rumah. Lalu bagaimana kronologinya?

Pada Rabu, 22 Februari 2023, Aby Choi pertama kali dilaporkan hilang sebelum pihak berwenang menemukan potongan tubuhnya. Polisi kemudian menemukan jasad Abby Choi tanpa kepala pada Jumat, 24 Februari 2023, bersama pisau daging, gergaji mesin, dan sejumlah pakaian di sebuah rumah di Desa Lung Mei, Distrik Tai Po, pinggiran kota Hongkong. Petugas juga menemukan identitas Abby Choi dan kartu kredit.

Dari penyelidikan polisi, keluarga mantan suami Abby Choi diduga merencanakan pembunuhannya. Diyakini bahwa ada ketidaksepakatan mengenai aset apartemen yang diberikan Abby Choi kepada mantan suaminya untuk berinvestasi dan menawarkan rumah pengganti.

Hingga Alex Kwong, mantan suami Abby Choi, akhirnya ditangkap saat berusaha melarikan diri di Dermaga Tung Chung di salah satu pulau di luar kota. Kakak dan ayah Alex Kwong juga ditahan polisi karena dicurigai membunuh Abby.

Ketika polisi mendekati mantan suami keluarga Abby Choi, mereka menemukan bahwa dia telah memberi mereka informasi palsu. Hal ini menyebabkan penangkapan keluarga Alex Kwong.

Polisi juga ketika ke rumah kontrakan mereka di Desa Lung Mei, menemukan kaki korban di lemari es dan bagian tubuh serta kepala yang dipotong-potong dalam dua panci berisi sup.

Menurut Komandan Alan Chung dari Unit Kejahatan Regional Kowloon Barat, “Peralatan yang digunakan untuk memotong-motong tubuh manusia ditemukan di flat, termasuk penggiling daging, gergaji mesin, jas hujan panjang, sarung tangan, dan masker.”

** Ulan Damayanti/mg-jb

Gasak Rp985 Juta, Komplotan Pembobol ATM Diciduk

0

Bogor | Jurnal Bogor

Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogor Kota berhasil meringkus dua dari empat pelaku pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) di salah minimarket di Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat pada 30 Januari lalu.

Dua dari empat pelaku tersebut yang diamankan berinisial AS (35) warga Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara dan Antoni (35) asal Lahat, Sumatera Selatan. Sementara dua tersangka lain H dan J berstatus DPO.

“Keberadaan dua tersangka sudah kami endus, diduga mereka melarikan diri ke Palembang,” ujar Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan, Rabu (1/3).

Menurut dia, peristiwa pembobolan terjadi pada Senin (30/1), dan baru diketahui pada pukul 06.00 WIB. Ketika itu, karyawan minimarket masuk ke dalam toko, dan kaget melihat kondisi plafon dan mesin ATM rusak.

“Di dekat ATM ditemukan alat las dan tabung oksigen yang diduga digunakan untuk membongkar mesin ATM,” tegas Bismo.

Dalam aksinya, para pelaku berhasil menggasak uang di dalam ATM sebesar Rp285.450.000. “Jadi berdasarkan pengakuan pelaku, mereka menggunakan uang itu untuk kebutuhan sehari-hari,” ucap Kapolresta.

Sebelum menjalankan aksinya, sambung Bismo, mereka terlebih dahulu melakukan pengamatan lokasi. “Ternyata mereka juga melakukan kejahatan serupa pada minimarket di Cibubur,” katanya.

Di Cibubur, kata dia, kawanan tersebut menggasak uang Rp700 juta usai membobol mesin ATM. “Jadi mereka ini spesialis pembobol ATM,” ucapnya.

Tak hanya mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Inova, satu tabung oksigen, sepasang kabel las, satu linggi, satu obeng, sebuah kunci inggris, satu tang, dan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox.

Kombes Pol Bismo menegaskan bahwa para pelaku dijerat Pasal 363 ayat 3, 4, dan 5 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Rizka Fadhila mengatakan bahwa para pelaku sengaja meninggalkan peralatan untuk kejahatan untuk mempermudah pelariannya.

Kata dia, dalam penangkapan polisi juga terpaksa menembak salah satu pelaku lantaran membawa senjata tajam.

“Kemudian pada saat melakukan itu kita lihat situasi yang bersangkutan berusaha melarikan diri menggunakan motor karena dia lihat kawannya tertangkap akhirnya dia kabur dan dilakukan pengejaran dan akhirnya dilakukan pelumpuhan di tempat,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kedua orang yang dibekuk berperan sebagai eksekutor. Sedangkan dua tersangka lain yang masih buron bertugas sebagai pengawas dan driver.

“Tersangka AS merupakan residivis,” tandas Kompol Rizka.* Fredy Kristianto

7 Desa Rawan Bencana, Camat Nanggung Imbau Waspada

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Beberapa pekan ini wilayah Kabupaten Bogor bagian barat secara terus menerus diguyur hujan yang tak menentu. Kondisi seperti ini tentunya masyarakat harus mewaspadai potensi bencana alam yang terjadi sewaktu-waktu, baik banjir, longsor maupun angin kencang.

Di wilayah Kecamatan Nanggung misalnya, ada beberapa titik di 7 desa yang rawan bencana. Dalam hal  mengantisipasi, dan kesiapan menghadapi bencana Camat Nanggung, Ae Saepuloh menginstruksikan jajarannya termasuk para kepala desa dan warga agar meningkatkan kewaspadaan ditengah musim penghujan seperti sekarang ini.

Dia membenarkan apa yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bogor bahwa sekarang ini memasuki musim penghujan, sehingga dirinya pun melakukan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam.

“Iya memang betul sekarang ini bulan-bulannya masuk musim penghujan,” katanya.

Selain imbau warga waspada bencana, Ae Saepuloh juga menyampaikan, pentingnya meningkatkan komunikasi dan sinergitas di wilayahnya.

“Dan kami pun sama melakukan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana,” ucapnya.

Imbauan itu, kata Ae Saepuloh, disampaikan melalui rapat koordinasi bersama semua leading sektor di wilayah Kecamatan Nanggung termasuk dengan para kepala desa.

“Imbauan kami sampaikan kepada masyarakat melalui rapat koordinasi dengan kepala desa di wilayah,” katanya.

Ae Saepuloh mengatakan, dirinya menginstruksikan kepada para kepala desa di wilayah Kecamatan Nanggung agar mengimbau warga mewaspadai bencana-bencana alam yang berkaitan dengan curah hujan tinggi seperti tanah longsor, banjir dan juga pohon tumbang.

“Memerintahkan kepala desa agar menyampaikan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungannya masing-masing,” pungkasnya.

** Andres

Achmad Fathoni Tinjau Langsung Lokasi Bendungan

0

Tanjungsari | Jurnal Bogor

Setelah kedatangan Ketua GP3A dari Tanjungsari beberapa waktu lalu, anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni, langsung meninjau kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh petani, Selasa (28/02/23).

“Kemarin saya meninjau langsung lokasi bendungan Cibeet yang mengaliri air langsung ke irigasi Cikompeni,” ujar Fathoni kepada Jurnal Bogor, Rabu (01/03/23).

Saat kunjungan kemarin, lanjut Aleg PKS tersebut, dirinya juga turut didampingi oleh UPT Pengairan dan mengingatkan agar pihak dinas yang seharusnya lebih peka terhadap kondisi air dan bendungan yang mengalir ke sawah-sawah petani.

“Harusnya dinas yang lebih cepat tanggap, karena merekalah yang setiap hari melihat kondisi bendungan tersebut. Hingga bisa disampaikan apa saja yang menjadi kebutuhan agar air itu terjaga dan bisa mengalir ke sawah-sawah petani,” tuturnya.

Masih menurut Fathoni, yang harus diperbaiki dalam bendungan tersebut adalah peninggiannya. Dan saat ini sedang dalam normalisasi dengan alat berat hasil pinjaman dari DPUPR kemarin.

“Alat berat sedang bekerja untuk melakukan normalisasi, karena pendangkalan akibat endapan lumpur. Dan yang saya kunjungi kemarin adalah bagian hulu dari bendungan,” imbuhnya.

Sementara Ketua GP3A Sarip Hidayat, mengucapkan banyak terimakasih kepada Achmad Fathoni yang mana berkat dia yang langsung menyambungkan ke Kadis DPUPR hingga bisa dipinjamkan alat berat untuk melakukan normalisasi aliran air dihulu.

“Saya sangat apresiasi, karena hanya pak Fathoni yang merespons keluhan kami dan mau turun langsung ke lokasi untuk melihat apa yang menjadi keluhan kami,” cetus Sarip.

Selain itu, sambung Sarip, petani merasa diringankan karena alat berat yang sebelumnya harus menyewa ke DPUPR, tapi berkat campur tangan Fathoni akhirnya dipinjam secara gratis, walaupun untuk biaya lain-lainnya tetap ditanggung GP3A.

“Yang saya herankan, yang kami benahi ini adalah waduk aliran air yang notabene milik Pemda. Tapi harus petani yang membenahi itupun tanpa adanya bantuan dana dari Pemda. Padahal, setiap hari orang Pemda itu pantau lokasi dan berfoto untuk laporan, tapi malah petani yang membenahi, aneh” pungkasnya.

** Nay Nur’ain