Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menghadiri acara relawan di GOR Jonggol, Kabupaten Bogor. Cak Imin hadir didampingi Waketum PKB Jazilul Fawaid disambut antusias oleh para relawan, Kamis (10/8/23).
Cak Imin yang hadir pada pukul 14.55 langsung memasuki GOR dan menyapa para relawan yang hadir. Rencananya, kegiatan dilanjutkan dengan deklarasi Cak Imin menjadi calon presiden (capres) 2024.
Sebelumnya Ketua Yayasan YNS sekaligus kader PKB di Kabupaten Bogor, Yusinta Ningsih Syarief, mengatakan sebanyak 20 ribu relawan akan mengikuti deklarasi dukungan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024.
“Dengan adanya deklarasi yang akan dihadiri oleh 20 ribu orang di GOR Jonggol, harapan kami bahwa PKB bukan hanya berdiri di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Tapi hari ini PKB membuktikan eksistensinya bahwa salah satu ujung penilaian Jabar itu ada di Bogor. Dengan catatan secara demografi jumlah DPT terbanyak ini,” kata Yusinta kepada wartawan, Selasa (8/8).
“Kami akan melaksanakan kegiatan deklarasi YNS Ngarojong Gus Muhaimin Iskandar sebagai presiden 2024 di tanggal 10 Agustus 2023. Jadi dengan deklarasi ini, kami mengirim sinyal khusus atau pesan khusus untuk koalisi PKB bahwa sudah saatnya PKB move on,” sambungnya.
Yusinta menyebut sudah bukan saatnya Cak Imin hanya sebagai pengikut dari koalisi. Dia mengatakan minimal Cak Imin sudah seharusnya menjadi cawapres.
“Jadi dengan deklarasi ini, kami sebagai salah satu gerbong atau barisan Gus Muhaimin Iskandar, pingin bahwa koalisi manapun itu tawaran kepada Gus Muhaimin itu bukan hanya sebagai follower, terlalu murah kalau sebagai followers. Tetapi ya minimal bergerak follower ya cawapres. Itu satu hal mutlak yang harusnya ditawarkan pada seorang Gus Muhaimin,” pungkasnya.
Dinas Tanaman Pangan Holtikulura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, terus berupaya melahirkan wirausaha muda dari sektor pertanian. Distanhorbun kali ini memberikan penyuluhan dengan tema ” Petani milenial menjadi wirausaha muda tangguh dan berkualitas ” di Balai Penyuluhan Pertanian Wilayah 10, Desa Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (10/08/23).
Fasilitator Distanhorbun mengatakan, pelatihan wirausaha muda dari sektor pertanian ini dimulai melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).
“Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku usaha sektor pertanian di dua kecamatan, Kecamatan Gunung Putri dan Kecamatan Klapanunggal dan diisi oleh pemateri seorang yang sudah sukses di bidang wirausahaan pertanian,” jelasnya kepada Jurnal Bogor.
Dengan adanya program Yess yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian, sambung Yusuf, diharapkan mampu membuat generasi milenial di dua Kecamatan semakin menggeliat.
“Makanya, kita harus mengedukasi generasi sekarang (milenial) bahwa berusaha di sektor pertanian sangat menguntungkan,” tuturnya.
Untuk para pemateri di Wilayah 10, kata Yusuf diantaranya adalah Andika Aditisna, seorang pelaku usaha yang sudah sukses di bidang pertanian yang menyampaikan materi mengenai Membangun Jiwa Kewirausahaan (Enterpreneurial Development).
“Andika Aditisna beliau adalah salah satu pelaku usaha agribisnis yang terbilang sukses yang ada di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Halimatussadiyah Iwan kembali melakukan kegiatan Bogor Keliling (Boling) atau kunjungan kerja ke wilayah timur Kabupaten Bogor, untuk meninjau langsung pelaksanaan pembangunan di wilayah Cileungsi dan menyapa masyarakat, Kamis (10/8/23).
Pada Boling kali ini, Iwan Setiawan mengunjungi sejumlah pelaksanaan pembangunan di dua desa yakni, Desa Jatisari dan Desa Cipeucang. Iwan Setiawan juga berkesempatan menyerahkan secara simbolis sertifikat halal yang diperuntukan bagi 652 pelaku UMKM wilayah Cileungsi, lalu penyerahan uang santunan dari BPJS ketenagakerjaan keluarga karyawan perusahaan yang mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia.
Selanjutnya, pemberian santunan anak yatim dalam rangka HUT ke-78 RI bagi 78 anak yatim, serta pemberian bantuan Rumah Tidak Layak Huni terhadap 13 rumah. Tidak hanya itu, juga dilakukan peresmian TPT Ciputat. Kegiatan Boling diakhiri dengan peninjauan langsung kegiatan vaksinasi campak Rubella terhadap 122 anak dan vaksinasi HPV untuk menghindari kanker serviks di SD Fatahillah Cileungsi.
Dalam kesempatan ini Iwan Setiawan meminta para camat dan kades se-Kabupaten Bogor untuk kreatif dan inovatif dalam melakukan pembangunan wilayah, bukan hanya infrastruktur jalan, irigasi, drainase saja, namun juga aktif membangun monumen, taman untuk ruang publik, alun-alun dan lainnya.
“Membangun monumen seperti taman, atau pembangunan alun-alun seperti halnya yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Cigombong. Saya juga dengar Camat Cileungsi akan membuat taman di fly over Cileungsi semoga bisa terwujud,” tegas Iwan Setiawan.
Dia menyatakan, akan memberikan kembali bantuan anggaran Satu Miliar Satu Desa (Samisade) untuk desa di tahun 2024 mendatang.
“Insya Allah kami akan berikan lagi kepada desa, nilainya mudah-mudahan sama. Samisade ini program yang luar biasa, saya dengan bu Ade Yasin bagaimana membuat formula meyakinkan semua pihak baik itu dari tataran hukum, tataran anggaran, tataran resiko, tataran dengan SKPD untuk sama-sama menyepakati program ini untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Camat Cileungsi Adhi Nugraha menyatakan terimakasih kepada Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan beserta Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor dan jajaran atas kunjungan kerja melalui Boling ke wilayah Kecamatan Cileungsi.
“Suatu kehormatan untuk kami dan seluruh masyarakat Cileungsi, bapak Plt Bupati Bogor bisa hadir di tengah-tengah kita untuk meninjau langsung hasil pembangunan di wilayah kami, baik itu pelaksanaan program Samisade, pemberian bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni, penyerahan sertifikat halal bagi para pelaku UMKM wilayah Cileungsi dan lainnya,” imbuh Camat Cileungsi.
Ratusan warga memenuhi halaman Kantor Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mengikuti pawai Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ). Mereka pawai sepanjang 2,5 kilometer menuju Kecamatan Leuwisadeng sambil melantunkan sholawat di sepanjang jalan, Kamis (10/8/2023).
Warga Leuwisadeng itu tampak antusias dengan digelarnya dalam ajang MTQ yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Leuwisadeng. Mulai anak-anak, unsur masyarakat, tokoh agama serta stakeholder Babinsa, Bhabinkamtibmas hadir dalam acara tersebut.
“Mudah-mudahan ajang MTQ tahun ini sesuai ekspektasi,” ujar staf Desa Leuwisadeng Dadang Abdullah kepada Jurnal Bogor, Kamis (10/8/2023).
Antusias masyarakat bukan tanpa alasan, hal ini dibuktikan bahwa di wilayah Leuwisadeng begitu banyak pusat pendidikan agama seperti pondok pesantren.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tak pernah lelah berikhtiar memudahkan warganya untuk beraktifitas. Terbaru, Pemkot Bogor membuka trayek baru, Trans Pakuan Bogor – Cibubur (Halte Trans Jakarta di Cibubur Junction). Layanan angkutan darat ini, membuat warga Bogor memiliki banyak pilihan menuju ibu kota negara.
Iwan Setiawan (42) begitu sumringah menaikkan bus Trans Pakuan Bogor – Cibubur. Warga Kelurahan Sukasari ini tak perlu lagi ke Ciawi untuk berangkat kerja ke Jakarta. Saat ini, dirinya sudah bisa naik bus Trans Pakuan dari halte Cidangiang, Baranangsiang. “Saya lebih dekat ke Baranangsiang dan merasakan manfaat trayek baru ini,’’ kata Iwan.
Dari Cibubur, dirinya melanjutkan perjalanan ke pusat kota dengan menggunakan Trans Jakarta. Selain terintegrasi dengan Trans Jakarta, dirinya juga dapat memilih moda transportasi Light Rail Transit atau Lintas Raya Terpadu (LRT). “Intinya trayek baru ini memudahkan warga Kota Bogor dan tidak macet lagi menuju Jakarta bila sudah naik LRT di Cibubur,’’ tegasnya.
Bus Trans Pakuan Bogor – Cibubur ini berangkatkan dari Halte Cidangiang, Baranangsiang dan Terminal Bubulak, pada pukul 5.30, 7.30, dan 18.00 WIB.
Sementara dari Cibubur ke Halte Cidangiang, Baranangsiang, dan Bubulak berangkat pukul 6.30, 17.00 dan 19.00 WIB. Karena masih uji coba, jadwal tersebut masih berubah sewaktu-waktu berdasarkan evaluasi harian dari manajemen Trans Pakuan. Sedangkan untuk tarif Bus Trans Pakuan selama masa uji coba ini masih sangat terjangkau yakni sebesar Rp15 ribu. Pembayaran dapat dilakukan melalui QRIS BJB.
Sedangkan kapasitas bus ini 40 orang dengan rincian 20 duduk dan 20 berdiri. Penetapan tiga jam keberangkatan tersebut disesuaikan dengan segmen yang menjadi targetnya, yakni pekerja asal Bogor yang bekerja di Jakarta.
Terdapat dua armada selama masa uji coba ini yakni satu armada melayani perjalanan Terminal Baranangsiang – Cibubur (Halte Trans Jakarta di Cibubur Junction) dan Terminal Bubulak – Cibubur.
Selama masa uji coba sejak 24 Juli hingga 4 Agustus 2023, keluhan mahalnya tarif bus Bogor – Cibubur langsung mendapat respon dari Wali Kota Bogor, Bima Arya. Saat ini, Pemkot akan membicarakan kembali soal tarif tersebut, bersama pihak-pihak terkait, yakni Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan PT Trans Jakarta.
“Pasti akan kami bicarakan lagi dengan mereka, agar kerja sama itu juga bisa ikut memberikan subsidi ke pelanggan,” janji Bima Arya.
Bus Trans Pakuan jurusan Cibubur yang menjadi feeder LRT, masih pada masa uji coba. Perumda Trans Pakuan Bogor memperpanjang uji coba Bus tersebut hingga tanggal 18 Agustus 2023.
Hal itu lantaran, hasil uji coba selama dua pekan lalu belum menunjukkan hasil yang maksimal. Jumlah penumpang bus yang diperuntukan bagi pekerja asal Kota Bogor, belum sesuai harapannya. Sebab selama uji coba, jumlah penumpang hanya tembus di angka 134 orang.
Bima Arya melihat sepinya peminat, disebabkan unit Bus Trans Pakuan masih terbatas dan masih di masa uji coba. “Kami evaluasi dan sosialisasikan terus. Sementara untuk hasil uji coba saat ini belum bisa jadi ukuran. Mungkin konektifitasnya belum maksimal. Tapi ini harus kami evaluasi,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Perumda Trans Pakuan Rachma Nissa Fadliya membenarkan bahwa hasil uji coba selama dua pekan lalu, belum menunjukkan hasil yang maksimal. Jumlah penumpang bus yang diperuntukan bagi pekerja asal Kota Bogor tersebut belum sesuai harapannya. “Jadi masa uji coba kami perpanjang dua pekan lagi, hingga 18 Agustus,” katanya saat dikonfirmasi.
Pihaknya menyebut, akan berusaha kembali meningkatkan sosialisasi untuk menambah jumlah penumpang bus tersebut. Sedangkan untuk tarif yang diberlakukan masih sama dengan masa uji coba sebelumnya yakni Rp15 ribu.
Di tempat terpisah, Pengamat Transportasi dan Tata Kota Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan, sistem business to business (b to b) yang dibuat dalam perjanjian kerja sama Bus Trans Pakuan, membuat moda transportasi ini tanpa subsidi, berbeda dengan pelayanan lain.
Ia menjelaskan, tarif yang ditetapkan berdasarkan modal share dan diperhitungkan berdasarkan biaya operasionalnya. Pendekatan yang dilakukan pun, yakni investasi. Berbeda dengan Biskita Transpakuan yang mendapatkan Public Service Obligation (PSO), atau Kewajiban Pelayanan Publik dari Kementerian Perhubungan. Sehingga tarifnya lebih murah.
“Hal ini membuat Bus Trans Pakuan bersifat pilihan. Siapa yang membutuhkan silahkan. Misalnya jenuh dengan kemacetan bisa memilih bus ini terlebih tarif tol ke depan akan ada kenaikan,” kata Yayat.
Yayat berpendapat, kehadiran Bus Trans Pakuan berfungsi membangun koneksi antara warga Kota Bogor dengan operasional LRT. Moda ini menjadi transisi selama LRT belum sampai ke Bogor. Sehingga pelayanan bus ini tidak dilihat dari sisi jarak, melainkan ketepatan waktu.
“Dibanding moda bus lain ini tanpa ngetem sehingga bisa menjadi nilai tambah dan memberikan kenyamanan. Lebih teratur dan lebih bagus. Jadi kembali lagi ke penumpang,” tutur dia.
Menurutnya, Bus Trans Pakuan memiliki kemungkinan mendapat subsidi, apabila pemerintah DKI Jakarta atau Pemkot Bogor berminat mengeluarkan kebijakan, untuk memfasilitasi angkutan yang menuju wilayahnya atau sekitarnya. Namun hal itu juga membutuhkan persetujuan dari DPRD Provinsi DKI Jakarta.
Subsidi juga bisa diberikan Pemkot Bogor, apabila sudah menetapkan Peraturan Daerah Transportasi yang menyebut, terdapat PSO bagi layanan umum. Sehingga bisa mendapat tarif yang lebih terjangkau.
Karena sifatnya yang pilihan, Yayat memandang pengembangan pada Bus Trans Pakuan, bisa membuat moda transportasi ini lebih baik. Misalnya dengan membuat rute yang bisa dimanfaatkan warga Bogor, untuk berlibur di akhir pekan ke Jakarta.
Di samping itu, ia juga melihat kehadiran Bus Trans Pakuan bisa membangun hubungan baru, antara Bogor dan Cibubur, yang selama ini biasanya ditempuh dengan kendaraan pribadi.
Dari Abu Musa ra, dia berkata: Rasulullah saw bersabda:
Telah sempurna banyak orang dari kalangan laki-laki dan belumlah sempurna dari kalangan wanita kecuali Asiyah, istri Fir’aun dan Maryam bint Imran. Sesungguhnya keutamaan Aisyah dibandingkan wanita-wanita lain bagaikan keutamaan tsarid terhadap makanan yang lain.
Pesan :
Wanita sempurna adalah wanita yang telah mencapai tingkatan tertinggi dalam ketakwaan dan akhlak mulia. Wanita yang sampai pada tingkatan ini adalah Asiyah istri Firaun, serta Maryam, ibunda Nabi Isa as.
Keutamaan Aisyah bint Abu Bakr dibandingkan dengan wanita lain seperti Tsarid dibandingkan makanan lain. Tsarid adalah sejenis makanan yang terbuat dari roti, daging dan kuah.
Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor, secara berturut-turut menjadi juara umum Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Nanggung. Desa Parakanmuncang pada 2022 lalu juga menjadi juara pada MTQ yang diikuti 11 desa tersebut.
Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin mengapresasi hasil juara umum ini sehingga pihaknya besama tokoh masyarakat, ketua BPD, dan ketua MUI Desa menggelar syukuran.
“Keberhasilan ini merupakan sebuah prestasi yang harus diapresiasi,” ujar Mauludin kepada Jurnal Bogor, Rabu (9/8/2023).
Menurutnya, anak anak yang telah menjadi juara tentu harus disupport sehingga bisa mengikuti ke jenjang tingkat Kabupaten Bogor. “Agar pada 2024 nanti bisa kembali memperoleh juara umum sehingga piala bergilir ini diharapkan bisa kita pertahankan,” harapnya.
Menurutnya, keberhasilan Desa Parakanmuncang meraih juara umum karena peran semua pihak, dan kerja keras, baik peserta maupun stakeholder. “Prestasi yang patut kita syukuri,” ucap Kades penuh syukur.
Ketua MUI Desa Parakanmuncang Ustaz Syahrudin juga bersyukur Parakanmuncang bisa menunjukkan yang terbaik sehingga bisa mempertahankan gelar juara umum. “Alhamdulillah selama dua tahun meraih juara umum MTQ tingkat Kecamatan, semoga Parakanmuncang kedepan lebih baik lagi,” tandasnya.
Warga Kampung Cidua Daruttafsir RT 03 RW 02, Desa Cibanteng, Ciampea, Kabupaten Bogor menjadikan lahan kosong jadi perkebunan yang produtif.
Ketua RT 03 Hasis Subhan menceritakan, pemanfaatan lahan kosong ini sebagai upaya untuk meningkatkan kekeluargaan terhadap sesama warga Cidua, serta bisa membantu mencukupi kebutuhan rempah atau sayuran warga setempat.
“Kegiatan aktivitas ini diinisiatif oleh saya sendiri, saya kebetulan ada uang 500 ribu kemudian langsung berkoordinasi dengan warga sekitar,” katanya kepada wartawan, Rabu (9/08/2023).
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya untuk masyarakat sekitar RT 03 saja, tetapi hasil ini diperuntukan juga untuk masyarakat umum.
“Siapa saja terserah yang mau ngambil hasil tanam ini silahkan kan saja, toh nanti ini juga hasilnya untuk masyarakat,” katanya.
Hasis Subhan mengatakan, penanaman ini berupa jenis tanaman sayuran seperti cabai rawit, dan terong. Kemudian dia menuturkan semisal ada anggaran dana ia pun mau memperluas kegiatan produktif ini dengan peternakan.
“Penanaman ini berupa jenis sayuran. Dan insya Allah kalo ada dana mau coba perternakan juga seperti ternak ayam,” katanya.
Hasis Subhan pun berharap pemerintah setempat bisa menaruh perhatian terhadap kegiatan aktivitas warga Cidua ini.
“Bagi saya kegiatan ini untuk memperat kekeluargaan Cidua karena bagi saya adanya kegiatan ini adalah hal yang tepat untuk titik kumpul bertemu,” katanya.
Diketahui, lahan yang digunakan oleh Ketua RT dan masyarakat sekitar adalah tanah warga setempat dan memang sudah saling berkoordinasi untuk melakukan kegiatan tersebut.
Pemerintah Desa Cicadas, Ciampea, Kabupaten Bogor menyatakan telah memberikan pelayanan terbaik terhadap kedua warganya yang sedang sakit. Melalui program-program pemerintah pusat dan pemerintah desa melakukan upaya kesejahteraan warga tersebut.
Kedua warga tersebut diantaranya Mumun warga Cibuntu Tengah RT 02 Rw 05 dan Warsih warga Kampung Cicadas RT 01 RW 08.
Menurut Kasi Kesra Desa Cicadas Shella, kedua warganya tersebut sudah diberikan bantuan dari program pemerintah yaitu BLT DD dan Bantuan Langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos) beserta bantuan Non Tunai.
“Warga atas nama Mumun memang memiliki sakit sekitar lebih kurang 2 tahun lamanya dan kita sudah berikan perhatian berupa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD),” katanya, Rabu (9/08/2023).
Sementara Warsih, keluarga tergolong masyarakat menengah kebawah pun demikian, keluarga Warsih memang membutuhkan kursi roda, tetapi belum ada pengajuan ke pemerintah desa. Tak hanya itu, Warsih juga sudah terdaftar di BPJS.
“Ibu Warsih memang keluarga menengah kebawah, namun berbicara tidak bisa berobat lanjut, beliau sudah terdaftar di BPJS,” paparnya.
Dia berharap, apabila warganya membutuhkan kursi roda agar dapat mengajukan ke pemerintah desa, dan pemerintah desa dapat mengusulkan terkait keinginan warga tersebut.
Selain sakit, faktor usia yang sudah senja menjadi alasan kedua warga ini tidak bisa jalan. Kendati begitu, pemerintah desa Cicadas akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi warganya tersebut.
Dia membeberkan, bahwa keluarga Mumun sudah mengklarifikasi atas pemberitaan sebelumnya dan membantah dalam hal ini pihak keluarga Mumun yang mengakui masih berkecukupan.
“Informasi dari pihak keluarganya Mumun masih tergolong mampu untuk membiayai, ada pun pemberitaan sebelumnya hanya kesalahan miskomunikasi saja,” jelasnya dalam pesan WhatsApp.
Tradisi kebudayaan di wilayah Desa Malasari, Nanggung, Kabupaten Bogor sudah menjadi kearifan lokal setempat dan begitu melekat.
Sebanyak 4 kesepuhan di wilayah desa perbatasan dengan Sukabumi ini masih eksis. Setiap tahunnya para kesepuhan di masing-masing kampung yang ada di Desa Malasari melakukan tradisi upacara adat Seren Taun.
Sekretaris Desa Malasari Uchu menjelaskan, sekarang ini pelaksanaan Seren Taun dilaksanakan oleh kesepuhan Abah Kasa Kampung Kopo dan Milangkala ke-9 Padepokan Buana Raksa Budaya.
Uchu mengatakan, kegiatan tersebut digelar selama tiga hari yang mana pada Senin sekitar pukul 08.00 Wib melaksanakan ziarah makam para kasepuhan atau para leluhur.
Dilanjutkan pada Selasa, acara ngadiukeun oleh kasepuhan, ngariung nadar, pada malam hari digelar tausiah serta tablig akbar.
Dalam kegiatan puncak tersebut kata Uchu, turut dihadiri dari berbagai elemen masyarakat dan Muspika yang diwakili Kapolsek Nanggung, Komunitas Iket Tatar Pakuan Bogor (Kitapak) dan pimpinan Pondok Pesantren Ashabul Aziziah.
Jadi kata dia, di Desa Malasari ada empat kasepuhan diantaranya di Kampung Garung yang saat ini juga melaksanakan Seren Taun dan Kampung Simagrib.
Uchu yang juga merupakan pimpinan padepokan mengartikan dengan tajuk ‘Nu Herang Hese diteang , NU ngalenggang teu datang-datang. NU badag nyeplos nu alus nyangsang’ tersebut.
“Maksud dalam tema tersebut adalah, sudah susah cari orang atau manusia bersih, mencari rohmat Alloh tidak datang-datang yang akhirnya lalakon ayak-ayak beas. Yang bagus hati dan pemikiran selamat dan yang kasar hati dan pemikirannya tidak selamat,” jelasnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (9/08/2023).
Dia berharap, tradisi tersebut dapat terjaga dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. “Kita berharap adat istiadat ini tetap terjaga dan mendapat dukungan dari berbagai pihak,” pungkasnya.