30.3 C
Bogor
Friday, July 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 515

PT Solusi Bangun Indonesia Salurkan Bantuan ke Maroko

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor 
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong, salah satu anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk – SIG, menyalurkan bantuan sebanyak 1000 paket selimut dan matras bagi para korban gempa bumi yang terjadi di Maroko.

Bantuan ini diberikan melalui layanan Dompet Dhuafa secara langsung pada 22 September 2023 dan akan segera disalurkan melalui mitra jaringan lokal Dompet Dhuafa di Maroko kepada mereka yang membutuhkan.

Gempa dengan magnitude 6,8 yang terjadi di Maroko pada 8 September 2023 yang lalu telah menyebabkan tingkat kehancuran yang sangat parah.

“Kami sangat prihatin dengan para korban bencana yang kehilangan rumah, keluarga, dan harapan. Kami berharap bantuan ini dapat mengembalikan kepercayaan diri dan semangat mereka yang terkena dampak gempa bumi”, tutur Nur Lailiyah, General Affairs & Community Relations Manager SBI Pabrik Narogong, Senin (25/9).

Mengutip situs Disaster Management Center Dompet Dhuafa, sambung Nur Lailiyah sulitnya akses jalan menuju wilayah yang terdampak bencana gempa karena berpusat di daerah pegunungan, menjadi tantangan bagi para relawan untuk menyalurkan bantuan. Laily berharap semakin banyak pihak dan negara yang tergerak untuk memberikan bantuan agar kondisi ini dapat segera membaik.

“Ini merupakan duka mendalam bagi kita semua. Oleh sebab itu, ini adalah saat yang penting bagi kita untuk bersatu dan menunjukkan rasa solidaritas kepada mereka yang kehilangan segalanya akibat gempa bumi,” tandas Laily kepada Jurnal Bogor.

Lebih lanjut Nur Lailiyah mengatakan hingga saat ini gempa bumi di Maroko telah mengakibatkan ribuan korban jiwa, ribuan orang luka-luka, kerusakan berat pada infrastruktur dan bangunan yang ada disana, serta kehilangan tempat tinggal.

Untuk diketahui, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) – bagian dari grup PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. Perseroan menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai, agregat dan layanan pengelolaan limbah yang mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh), dengan total kapasitas 14,8 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 2.000 orang.

** Nay Nur’ain

Usulan Masyarakat Banyak Belum Tercover

0

Apdesi Kecamatan Dramaga Dukung Penambahan Dana Desa 5 Miliar

Dramaga l Jurnal Bogor
Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar mengusulkan anggaran dana desa meningkat lima kali lipat hingga Rp 5 miliar per desa di tahun 2024. Usulan ini disambut baik Ketua Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

“Kalau dana desa ditambah lima kali lipat, tentunya Pemdes lebih leluasa lagi untuk memoles desanya. Kita sangat setuju, dan merespons baik usulan tersebut,”ujar Ketua Apdesi Kecamatan Dramaga Yayat Supriatna, Senin (25/9).

Menurut Yayat, saat ini desa masih berkutat dalam persoalan minimnya anggaran. Banyak usulan masyarakat lewat murembang Desa yang belum tercover. Malahan, tidak sedikit juga usulan yang harus dicoret karena keterbatasan anggaran. Untuk itu, adanya penambahan dana desa dinilai sangat membantu desa dalam hal peningkatan infrastruktur desa.

“Dana desa yang diterima desa sebesar Rp 1 miliar belum maksimal . Alangkah bagus jika ditambah sehingga desa bisa leluasa mengalokasikan anggaran tersebut untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Ketika ada desa yang tersandung kasus anggaran dana desa menurut Yayat yang merupakan Kepala Desa Dramaga mengaku itu biasanya  persoalan administrasi saja. Programnya dikerjakan oleh desa, namun ketika pelaporan terjadi kesalahan.

“Ketika usulan penambahan dana desa direalisasikan oleh pemerintah, tinggal diperkuat saja dari sisi pengawasan saja. Saya percaya desa bisa amanah dengan adanya penambahan dana desa menjadi Rp 5 miliar,” tukasnya.

** Arip Ekon

Gali Potensi Pemain Melalui Liga Kocok, Bhabinkamtibmas Beri Pesan Begini

0

Nanggung l Jurnal Bogor
Pertandingan sepak bola usia remaja bertajuk Liga Kocok digelar di Lapangan Lamping Jaya Kampung Pasirgintung, RW 04 Desa Batutulis, Nanggung Kabupaten Bogor, Senin (25/9).

Pertandingan yang digagas pegiat olahraga dari warga sekitar mendapat apresiasi dari Bhabinkamtibmas Desa Batutulis dari Mapolsek Nanggung Bripka Agus Darmawan. Dia  menilai sepakbola bisa menjadi ajang persatuan di Batutulis.

“Usia remaja harus semangat, karena masih produktif untuk dikembangkan. Ajang ini kita jadikan guna saling mendukung dan meningkatkan semangat persatuan. Bila mana terjadinya gesekan, kami pesan jangan suatu masalah dibawa keluar. Namun selesaikan di lapangan,” pesan Bripka  Agus.

Dia yang baru dua bulan menjabat Bhabinkamtibmas di Desa Batutulis tentu saja merespons berjalannya Liga Kocok tersebut.

“Pak Kades Batutulis berhalangan hadir ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan. Kami, begitu juga pak Kades tentu mendukung kegiatan positif ini,” jelasnya.

** Arip Ekon

Dugaan Jual Beli Jabatan Mencuat di Dispora

0

Promosi Jabatan Diberikan ke ASN yang Bolos Kerja

Cibinong | Jurnal Bogor
Pemerintah Kabupaten Bogor mendapat sorotan khususnya yang terjadi di lingkup Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dimana ada ASN yang hampir 2 tahun tak masuk kerja malah mendapat promosi jabatan sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian Dispora. Promosi jabatan ini diduga karena adanya jual beli jabatan. Hal ini diungkap Isak Baruwatwarin, eks  Kasubag UPT PPOPM Dispora yang sekarang menjabat Kasubag UPT Rumah Susun DPKPP (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kabupaten Bogor.

“Ini demi Kabupaten Bogor, perihal kinerja itu bukan masalah sepele. Masa iya lama tidak masuk kerja tiba-tiba dapat promosi jabatan, ada apa ini kan?,” ungkap Isak dalam keterangannya, Senin (25/9).

ASN yang dimaksud Isak adalah Alwin Rumate, Kepala UPT Pusat Pendidikan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Kabupaten Bogor yang kini menjabat Kasubag Umum dan Kepegawaian Dispora.

“Pertama persoalan Kepala UPT PPOPM Alwin Rumate sudah 2 tahun kurang 1 bulan ya dari Oktober 2021, ternyata 22 September kemarin pelantikan, berarti kurang 1 bulan, dia sebagai Kepala UPT tidak pernah injakan kaki di UPT PPOPM,” kata Isak.

Kemudian persoalan kedua, menurut Isak, perihal jabatan sebagai Kepala UPT PPOPM mestinya punya tanggung jawab penuh terhadap kinerja di PPOPM, namun yang terjadi kinerja seperti itu malah dipromosikan jabatan.

“Pak Kadis dan Sekdis, pernah minta tolong ke saya supaya jalankan kepala UPT karena Alwin tidak ada terus, saya bilang gak bisa saya bukan kepala UPT kasihkan ke orang lain saja. Tapi tolong lah bung kata mereka, tapi saya bilang kalau mau saya kasih surat saya jalankan, pak mohon maaf surat bupati bukan kepala UPT tapi saya Kasubag TU. Itu saksi hidup pak Trian, Nah kita sebagai mantan atlet harus dewasa untuk pengembangan olahraga Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Isak pun menjelaskan, setelah perkembangan ini dia melaporankan secara lisan ke Inspektorat dan Kepegawaian. Namun dalam perjalanannya tidak direspons dan tiba-tiba Alwin malah promosi jabatan.

“Laporan sepertinya tidak ditanggapi. Yang bikin kecewa, aturan main seorang Kepala UPT PPOPM dipromosikan, seperti ada gerombolan jual beli jabatan. Saya sebenarnya saya dibuang juga tak masalah. Namun yang jadi masalah naik satu tingkat dalam hal kinerja padahal tak pernah masuk kerja. Ini jujur saja bukan masalah sepele, saya bila perlu akan bikin surat resmi ke Mendagri dan Menpan RB,” jelasnya.

“Nah kalau disebut absen bisa saja terjadi karena kan 300 meter saja (absen) bisa masuk. Namun ini kan

tidak pernah masuk kantor. Laporan kerjanya gimana?,” tandas Isak.

Sementara Kepala Dispora Kabupaten Bogor Asnan AP tak merespons ketika dikonfirmasi perihal dugaan jual beli jabatan dan ASN tersebut.

** aseps.sayyev

Begini Kata HMI MPO Soal Rencana Inagurasi Pemkot Bogor

0

jurnalinspirasi.co.id – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Bogor mengkritisi rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyelenggarakan Inagurasi dan Munaslub APEKSI sebelum periode Wali Kota Bima Arya dan Dedie A Rachim rampung pada Desember 2023.

“HMI MPO Cabang Bogor menolak segala rangkaian kegiatan tersebut jika kegiatan seremonial tersebut menggunakan APBD,” ujar Ketua HMI MPO Cabang Bogor, Irfan Yoga melalui keterangan tertulisnya, Senin (25/9).

Penyelenggaraan kegiatan seremonial itu, kata Irfan, tidak elok lantaran Pemkot Bogor sempat mengalami defisit Rp147 miliar pada APBD Tahun Anggaran 2023 karena salah asumsi Silpa.

“Kegiatan-kegiatan seremonial seperti ini jangan sampai di fasilitasi oleh APBD. Masih banyak kegiatan yang dapat diprioritaskan dalam penggunaan APBD dengan alasan apapun,” tegas Irfan.

Kata dia, HMI MPO menilai bahwa dengan alasan apapun tidak dibenarkan kegiatan seremonial tersebut menggunakan APBD, walaupun melalui mekanisme yang benar.

“Dalam 10 tahun pengabdian yang dilakukan walikota silahkan dilakukan sewajarnya saja toh. Apalagi ditambah dengan kondisi Kota Bogor yang tengah carut marut di segala sektor,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Denny Mulyadi membantah bila keuangan ‘Kota Hujan’ masih mengalami defisit anggaran dalam Rancangan APBD Perubahan 2023.

“Nggak (defisit). Sekarang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sedang harmonisasi mengenai anggaran belanja. Dalam waktu dekat ini segera diparipurnakan di DPRD,” tandas dia.* Fredy Kristianto

Anniversary Kedua, MS Glow Apresiasi Pasien Loyal

0

jurnalinspirasi.co.id – MS Glow Aesthetic Clinic Bogor merayakan anniversary kedua tahun. Di usia dua tahun ini, MS Glow menggelar syukuran juga bagi-bagi hadiah untuk pelanggan setianya.
Acara berlangsung di MS Glow Aesthetic Clinic Bogor yang berada di Jalan Achmad Sobana No.05, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Senin (25/9).

Area Manager MS Glow, Fajarulloh mengatakan, pada anniversary kedua tahun ini, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada pasien loyal MS Glow Aesthetic Clinic.

“Saya mewakili management, owner Ibu Mahalani Kumala dan Aji Dewa. Ini salah satu bentuk apresiasi MS Glow Aesthetic Clinic second anniversary yang kedua untuk pasien loyal,” jelasnya.

Dengan mengangkat tema “Appreciation To Loyal Customer”, ada beberapa treatment atau pelayanan yang didapat oleh pasien loyal di MS Glow Aesthetic Clinic. Utamanya adalah free treatment satu tahun.

“Bulan lalu kami sudah melakukan treatment dan menangkan hadiah sebagai apresiasi kita. Jadi kita memberi hadiah untuk para pasien loyal dengan treatment gratis selama satu tahun untuk hadiah utama,” ungkapnya.

Selain itu, ada juga voucher treatment senilai Rp10 juta, free treatment skin buser dengan total nominal Rp20 juta, dan beberapa hadiah lainnya.

Fajarulloh mengatakan, di usia menginjak dua tahun hingga ke depannya, MS Glow Aesthetic Clinic berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik.

Disamping pelayanan terbaik menjadi hal yang utama, sambung dia, MS Glow Aesthetic Clinic juga telah ditunjang dengan peralatan yang didatangkan dari luar negeri dan tentunya berbeda dengan klinik kecantikan lainnya.

“Jadi kita mempertahankan servis kita dan juga memberikan pelayanan treatment yang memang tidak ada di klinik lain. Alat-alat yang kita miliki sendiri dari Europe semua, tetapi harga upgrodouble, cukup lumayan murah,” katanya.

Ia menambahkan, di tahun ini juga pihaknya menggandeng kerja sama dengan beberapa merchant, seperti Matahari department store, Pegadaian, Bigland Hotel dan lainnya.

“Kerja sama kita dengan merchant seperti barter voucher, seperti member diskon. Dan promo spesial anniversary selama lima hari ini ada diskon top up 50 persen hanya 100 ribu rupiah,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Halimatussadiyah Lakukan Rechecking di Desa Wanaherang

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 
Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Halimatussadiyah Iwan bersama jajarannya melakukan rechecking di Desa Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (25/9/23).

Tujuan rechecking tersebut untuk melihat penerapan 10 pokok program PKK untuk menentukan TP-PKK desa/kelurahan dengan implementasi 10 pokok program PKK terbaik tingkat Kabupaten Bogor tahun 2023.

“Apakah tetap konsisten dilakukan dengan baik seperti hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang telah dilakukan beberapa waktu lalu atau tidak,” ucap Halimatussadiyah Iwan.

Menurutnya, rechecking kali ini merupakan kegiatan yang keenam kalinya dari delapan desa yang terpilih maju ke delapan besar lomba 10 pokok program PKK tingkat Kabupaten Bogor tahun 2023.

“Saya sangat apresiasi kepada TP-PKK Desa yang masuk delapan besar termasuk Desa Wanaherang ini. Semoga kegiatan yang dilaksanakan ini, bisa memotivasi desa lainnya untuk mengoptimalkan dalam menerapkan 10 pokok program PKK,” jelasnya.

Sementara Camat Gunung Putri, Didin Wahidin berharap dengan adanya recheking 10 program TP-PKK tingkat Kabupaten Bogor ke Desa Wanaherang ini dapat memberikan motivasi dan semangat kepada TP-PKK Desa Wanaherang, khususnya di Kecamatan Gunung Putri.

“Mudah-mudahan TP-PKK Kecamatan, dan TP-PKK Desa dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya. Semoga acara pada hari ini bisa terus meningkatkan motivasi kader-kader PKK, dari tingkat Desa maupun Kecamatan,” tandasnya kepada Jurnal Bogor.

Hal senada di sampaikan, Kepala Desa Wanaherang, Heri Sadewo mengatakan, persiapan untuk penilaian 10 pokok program PKK di Desa Wanaherang hampir dua minggu. Atas kerja sama para kader-kader PKK yang ada, maka acara pada hari ini sudah siap.

“Alhamdulillah kita persiapan dua minggu untuk recheking ini. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, kader-kader PKK di Desa Wanaherang bisa lebih semangat lagi dalam mensosialisasikan kepada masyarakat,” singkatnya.

Untuk diketahui, desa dan kecamatan yang lolos delapan besar lomba 10 pokok program PKK adalah TP-PKK desa dan kecamatan yang berhasil mengimplementasikan 10 pokok program PKK tingkat Kabupaten Bogor tahun 2023 dengan baik. Dari delapan besar akan diambil tiga besar TP-PKK desa dan kecamatan terbaik tingkat Kabupaten Bogor tahun 2023.

** Nay Nur’ain

Kementan Ajak Penyuluh Pertanian Maksimalkan Teknologi

0

Gresik | Jurnal Bogor
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, melanjutkan safari kerjanya di Provinsi Jawa Timur.

Setelah sebelumnya memberikan motivasi untuk peserta Workshop Pemantauan dan Persiapan Advance Training di Hotel Royal Tulip Surabaya, kunjungan dilanjutkan dengan mengunjungi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Cerme, Kabupaten Gresik, Senin (24/9).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, penyuluh dan petani merupakan garda terdepan dalam pembangunan pertanian.

“Sebagai garda terdepan penyuluh dan petani harus memastikan, pangan tidak bersoal. Karena kita harus menyediakan pangan bagi seluruh masyarakat,” sebut Menteri Syahrul.

“Sebagai garda terdepan dalam penyediaan pangan bagi 273 juta jiwa, itu bukan hal yang mudah, penyuluh harus mampu menjadi sahabat dan pemberi solusi untuk petani, manfaatkan sumber daya yang ada, pengetahuan dan teknologi, karena penyuluh dan petani, tulang punggung bangsa, tambah Syahrul.

Dihadapan 30 orang penyuluh pertanian dan petani milenial di BPP Cerme, Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, meminta penyuluh agar selalu mendampingi dan hadir untuk petani.

“Cara mengatasi keterbatasan penyuluh adalalah tetap bersemangat walau BOP kecil. Karena kunci produktivitas ada pada PPL. Selain itu pentingnya pemanfaatan IoT,” ujar Dedi.

Keterbatasan jumlah penyuluh menjadi perhatian khusus dari Dedi, pasalnya jumlah penyuluh pertanian di Kabupaten Gresik saat ini berjumlah 51 orang. Sementara, menurut data yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, terdapat 16 BPP, 303 Desa dan Gapoktan, 1075 Poktan. Dan saat ini 1 PPL membawahi 6 desa, 120 poktan.

“Lanjutkan lakususi, dan manfaatkan Internet of Thing (IoT). Usahakan agar penyuluh hadir, ada dan mendampingi petani,” tambah Dedi

Dedi menambahkan bahwa salah satu kunci suksesnya pembangunan pertanian adalah dengan menerapkan smart farming.

“Smart farming adalah pertanian cerdas, yang dilakukan orang cerdas dan cara cerdas serta menggunakan varietas tinggi bermutu. Manfaatkan alsintan untuk mempercepat proses produksi, dan manfaatkan IoT yang lebih praktis, mudah dan cepat,”imbuh Dedi.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Gresik, Eko Anindito Putro mengatakan, kehadiran Kepala Badan memberikan semangat baru ditengah keterbatasan SDM yang ada.

“Walau SDM kami terbatas, kami tetap dapat menggunakan teknologi yang ada, seperti pemanfaatan smartphone serta lakususi seperti yang disampaikan kepala badan,”pungkas Eko.

** bbpmkp

Tidak Bisa Bekerja, Warga Ciherang Kidul Butuh Bantuan Setelah Idap Penyakit Gula

0

Ciomas | Jurnal Bogor
Penyakit gula saat ini tengah menggerogoti Iis Sutarno (41), warga Ciherang Kidul RT 02 RW 02, Desa  Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor.

Iis Sutarno yang memiliki empat orang anak harus menahan sakit yang dideritanya semenjak setahun yang lalu, menderita sakit gula. Badan Iis Sutarno mulai habis dan 7 bulan lalu terjadi luka di tangan yang mengeluarkan nanah.

Dikatakan kerabatnya, Tina Rustina menjelaskan, badan Iis mulai habis setelah 7 bulan yang lalu terjadi luka di tangan sampai mengeluarkan nanah. Pengurus setempat sempat membawa Iis ke RSUD Kota Bogor.

Karena memiliki BPJS PBI yang masih aktif, namun dengan keterbatasan biaya untuk kontrol sehingga tidak banyak yang bisa dia lakukan sampai penyakit yang dideritanya semakin parah.

“Sempat dirawat di RSUD Kota Bogor, dengan BPJS PBI yang masih aktif. Namun, karena keterbatasan biaya untuk kontrol dan makan pun susah disebabkan tidak ada yang bekerja, akhirnya pak Iis hanya berdiam di rumah sambil menahan penyakitnya sampai akhirnya sekarang tambah parah,” jelasnya. Senin (25/09/2023).

Dikatakan dia, bantuan dari pengurus setempat hanya alakadarnya, sehingga dia berharap terhadap pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial (Kemensos) dapat membantunya.

“Bantuan dari pengurus setempat hanya alakadarnya jadi tidak bisa terus bantu. Mohon uluran tangan pemerintah untuk membantu pak Iis ini,” bebernya.

Terlebih kata Tina, ekonomi Iis Sutarno pun sangat prihatin, selain tidak dapat bekerja karena sakit. Masih banyak tanggungan dalam hal ini menyekolahkan anaknya.

“Jadi tidak bekerja disebabkan menderita sakit, sehingga saat ini selain untuk kesembuhan juga butuh untuk sandang pangan. Mirisnya berdampak terhadap anak-anak nya yang masih sekolah hanya kadang pada tidak masuk sekolah karena tidak ada uang jajan dan biaya lainnya,” pungkasnya.

** Andres

Kementan Gugah Anak Muda Tak Takut Terjun ke Bisnis Pertanian

0

Surabaya | Jurnal Bogor
Mengawali rangkaian kunjungan kerja di Jawa Timur, Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi berkesempatan memberikan motivasi kepada peserta Workshop Pemantauan dan Persiapan Advance Training, Senin (25/09) di Hotel Royal Tulip Surabaya.

Workshop diinisiasi oleh Provincial Project Implementation Unit (PPIU) provinsi Jawa Timur, Program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS), dengan peserta yang berasal dari District Implementation Team (DIT) lingkup Jawa Timur. DIT merupakan unit yang bertugas mengimplementasikan program di tingkat kabupaten.

Program YESS ditujukan bagi para pemuda, khususnya di wilayah pedesaan, untuk mengembangkan perekonomian melalui kewirausahaan dan menambah peluang kerja.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo kembali mengajak generasi muda untuk mau terjun menjadi petani milenial. Ia meyakini, kemampuan generasi muda dalam mengembangkan bisnis jauh lebih modern dan efisien dibandingkan generasi tua yang mendominasi profesi petani saat ini.

“Menjadi petani milenial pasti hebat, pasti keren, pastik tidak miskin. Itu karena anak muda punya kelebihan dari yang tua,” sebut Syahrul.

Syahrul juga mengatakan, generasi muda yang saat ini menjadi petani milenial jauh lebih bisa mengelola usaha pertanian dalam skala bisnis dan menghasilkan profit. Berbeda jauh dari generasi tua yang masih sangat tradisional.

Senada dengan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Pertanian, Dedi Nursyamsi mengajak seluruh Petani Muda atau yang lebih dikenal dengan Petani Millenial, untuk jangan pernah takut untuk memulai.

“Program YESS selalu siap mengawal dan mendampingi proses penumbuhan regenerasi petani di Indonesia yang merupakan salah satu tujuan utama kementerian pertanian, dan sebagai generasi muda penerus pembangunan pertanian harus berani memulai (berwirausaha)”. ujar Dedi.

Dedi melanjutkan tugas pokok dan fungsi program YESS disini sudah sangat visioner dalam menumbuhkan wirausaha muda pertanian, pendampingan dan pelatihan yang ditujukan mengarah ke Smart Farming, Literasi keuangan, dan manajemen agribisnis tentu akan sangat bermanfaat untuk regenerasi pertanian kita.

Dedi berharap penumbuhan petani muda di indonesia dapat memastikan proses ketersediaan pangan tercukupi secara merata, Dedi menekankan sekali lagi tidak perlu khawatir untuk memulai.

“Selalu ada resiko gagal (dalam berwirausaha), namun semua dapat diantisipasi itulah peran pendampingan dan pengawalan dari kita, agar program dapat berjalan dengan baik. ujar Dedi.

Dedi juga mengapresiasi provinsi Jawa timur terkait pembangunan pertanian karena telah melakukan tugas nya dengan baik sehingga selaras dengan slogan BPPSDMP yaitu Professional, mandiri, dan ber jiwa wirausaha.

“Pelan tapi pasti, kita tumbuhkan petani muda sebagai motor penggerak agribisnis” tandas Dedi.

** bbpmkp