31.5 C
Bogor
Tuesday, April 21, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 514

Waspada, Penipuan Lewat Pesan APK Undangan

0

Dramaga l Jurnal Bogor

Modus penipuan peretasan dan penipuan online dengan trik menyebarkan malware melalui file APK (Android Package) surat undangan pernikahan tengah marak. Kita jangan pernah membuka dan mendownload link yang dikirim penipu dan sebaiknya langsung hapus saja.

Kepala Desa Babakan, dan staf Kecamatan Dramaga jadi korban pengiriman APK lewat WhatsApp. Beruntung, tidak banyak yang kena tipu dan handphone-nya bisa kembali digunakan.

Para pelaku kejahatan siber menipu dengan berbagai modus melalui WhatsApp yang berusaha agar korban membuka dan menginstal file APK tersebut agar dia bisa mencuri data dan uang korban.

“Saya ngga ngerti tiba-tiba WhatsApp kena hacker. Mungkin gara-gara membuka pesan APK undangan pernikahan yang dikirim lewat WhatsApp,” ujar Kepala Desa Babakan Ahmad Yani, kepada wartawan, Selasa (15/8).

Yani mengungkapkan sejak handphone diretas, aplikasi WhatsApp tidak bisa digunakan. Malahan tidak sedikit yang menanyakan akan adanya kiriman APK undangan pernikahan yang dikirimkan secara berantai tersebut. Padahal, dirinya tidak mengetahui hal tersebut.

“Beruntung tidak ada yang kena tipu oleh pelaku. Saya meminta warga mewaspadai adanya pesan WhatsApp tidak dikenal yang mengirimkan APK,” imbaunya.

Hal senada juga menimpa Pelaksanaan Seksi Pemerintah  Kecamatan Dramaga, Wildan yang mengungkapkan awalnya dirinya tidak mengetahui bahwa Hp-nya sudah diretas. Dirinya baru menyadari, ketika diberitahu oleh teman satu kantor ada  pesan WhatsApp yang berisi APK undangan  pernikahan. Padahal, dirinya tidak pernah mengirim pesan WhatsApp ke siapapun dan tidak ada yang menikah.

 “Ketika saya cek, aplikasi WhatsApp di-Hp sudah tidak bisa digunakan lagi. Saya baru sadar bahwa HP saya ada yang ngeretas,” ungkapnya.

Wildan menambah hp yang sudah diretas tersebut, aplikasi WhatsApp-nya tidak bisa digunakan. Untuk memulihkan kembali HP tersebut dirinya meminta bantuan teman yang mengerti tentang IT.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mendownload APK yang tidak dikenal agar tidak mudah diretas.

“Beruntung HP bisa kembali normal, dan tidak ada yang kena tipu dengan modus mengirimkan APK surat undangan pernikahan,” tukasnya.

** Arip Ekon

Semarakkan HUT RI, Desa Parakanmuncang Gelar Tenis Meja Kades Cup

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Pemerintah Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor menggelar pertandingan tenis meja Kades Cup 2023, Selasa  (15/08).

Acara yang berlangsung di halaman kantor desa tersebut mengundang dari Muspika yang hobi bermain tenis meja dan diikuti masyarakat sekitar dengan cukup antusias.

Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin mengatakan, perlombaan paling menonjol dalam kegiatan HUT RI ke-78 di Desa Parakanmuncang adalah perlombaan tenis meja dan cerdas cermat bagi pelajar anak sekolah.

“Lomba tenis meja Kades Cup ini bagian dari dalam rangka menyambut HUT RI ke-78 yang akan berlangsung selama lima hari,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut kata Mauludin, dapat mengedukasi kepada masyarakat dan pihaknya menginginkan olah raga tenis meja menjadi pelopor di desa tersebut.

“Kita dalam HUT RI ke 78 ini hanya tinggal mengisi sehingga bagaimana kita dapat memberikan edukasi kepada masyarakat untuk harus terus diisi dengan sebaik-baiknya dan kebermanfaatannya,” katanya.

Dia menegaskan, memeriahkan  HUT RI tidak hanya sekedar mengisi kemerdekaan dengan euforia saja, tetapi  harus ada nilai prestasi yang akan bisa dicapai kedepannya.

Dia berharap, dalam Kades Cup perdananya itu terus dapat berjalan dan dapat banyak atlet yang bermunculan.

“Harapan kedepan terus berjalan dan lebih ramai lagi dari tahun sekarang dan bibit-bibit atlet tenis meja yang profesional bermunculan,” pungkasnya.

** Andres

Desa Pangkal Jaya Persiapkan Lomba Karnaval

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Berbagai persiapan tengah dilakukan Pemerintah Desa Pangkal Jaya, Nanggung, Kabupaten Bogor untuk perlombaan dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-78, diantaranya lomba karnaval.

“Perlombaan karnaval antar-RW, ada lomba MTQ perwakilan dari wilayah RW, terus ada lomba karaoke, berbagai macam olah raga, lomba gapura dan lain sebagainya,” kata Kepala Desa Pangkal Jaya, Taufik Sumarna kepada wartawan, Selasa (15/8).

Untuk lomba karnaval, Taufik Sumarna mengatakan, nantinya akan dinilai dari keunikan dari masing masing wilayah, jumlah peserta dan yang paling utama adalah dari sisi kreativitas peserta lomba itu sendiri.

“Karnaval ini sejak dari tahun 2009 lalu kami mulai namun dua tahun kebelakang sempat ditiadakan karena pandemi Covid-19 dan sekarang baru dimulai kembali,” katanya.

Menurut dia, lomba karnaval tersebut biasanya disambut antusias oleh warga hingga mencapai ratusan bahkan ribuan warga memenuhi jalan raya.

Lomba karnaval kali ini dengan rute mulai dari Kampung Parengpeng berjalan sampai menuju kantor desa. “Jaraknya sendiri sekitar kurang lebih empat kilometer,” katanya.

Taufik Sumarna mengatakan, dalam lomba karnaval tersebut biasanya para peserta menggunakan berbagai macam kostum, selain unik juga memiliki daya tarik tersendiri.

Kegiatan lomba Karnaval ini rencananya akan digelar pada 19 Agustus 2023 mendatang.

“Berbagai macam kostum biasanya ditampilkan mulai dari kostum pemadam kebakaran ada orang dewasa yang menggunakan seragam SD dan ada juga yang menggunakan kostum seperti pocong dan lain sebagainya yang unik-unik dan intinya masyarakat juga menjadi terhibur,” katanya.

Taufik Sumarna menyampaikan, berbagai perlombaan digelar guna memeriahkan HUT RI ke-78.

“Pesan saya untuk warga agar mengikuti semarak HUT RI dengan menampilkan berbagai macam kreativitas di masing-masing wilayah,” ujarnya.

** Andres

Karang Taruna Kecamatan Jonggol Periode 2023-2028 Resmi Dilantik

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Pengurus Karang Taruna Kecamatan Jonggol periode 2023-2028 resmi dikukuhkan oleh Camat Jonggol Andri Rahman di Aula Kantor Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Selasa (15/08/23).

” Kepada pengurus karang taruna yang baru saja dilantik harus dapat memahami tugas pokok dan fungsi dari bidangnya masing-masing dan agar bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan,” pesan Camat Andri Rahman dalam sambutannya.

Andri menyebut, hal ini disampaikan untuk memudahkan menentukan arah program dan kegiatan yang akan dilaksanakan agar senantiasa selaras dengan kegiatan sosial di kecamatan.

“ Saya minta ketua karang taruna agar segera setelah pelantikan ini untuk berkoordinasi dengan jajaran Forkopimcam. Ini penting,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Irfan Darajat berpesan kepada para pengurus yang baru saja dilantik dan dikukuhkan ini agar benar-benar mampu memikul tanggung jawab yang telah diberikan.

Menurut Irfan, karang taruna merupakan generasi muda yang memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa dan masyarakat secara khusus.

“ Melalui karang taruna ini kita memiliki kesempatan untuk berperan aktif dalam memajukan potensi diri dan memberikan kontribusi kita bagi lingkungan sekitar terutama Kecamatan Jonggol dan umumnya Kabupaten Bogor,” tutup Irfan.

** Nay Nur’ain

Ciptakan SDM dan Sambut HUT RI ke-78, Ini yang Dilakukan Kapten Rocky

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Dalam rangka menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan profesional sekaligus menyambut HUT RI ke-78 tahun, Koramil 0621-05 Gunung Putri, Kabupaten Bogor menggelar berbagai perlombaan di Lapangan Markas Koramil 0621-05 Gunung Putri, Selasa (15/08/23).

Danramil 0621-05 Gunung Putri Kapten Kav. La Ahmadin mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan dengan penuh jiwa patriotisme dilandasi semangat kebangsaan.

” Kegiatan ini diikuti kurang lebih 120 siswa-siswi SDN 02 Cicadas. Dengan perlombaan tarik tambang, baris berbaris dan mewarnai,” ucap Kapten Rocky sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan bukan hanya sebatas lomba, namun memiliki makna. Bahwa dalam baris-berbaris, tarik tambang dan mewarnai menunjukkan suatu kekompakan dan kebersamaan juga kedisplinan, serta yang tidak kalah penting adalah kesehatan dalam tubuh.

” Saya ucapan terima kasih kepada seluruh panitia kegiatan dan para peserta yang sudah menunjukkan semangat dalam lomba ini,” cetusnya.

“Tujuan diadakannya perlombaan  tersebut, untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, memiliki ketahanan mental yang tangguh, pengetahuan dan kemahiran teknis baris-berbaris serta jasmani yang kuat,” tambahnya.

Perlombaan baris-berbaris, tarik tambang dan mewarnai, jelas Kapten Rocky, merupakan kegiatan yang sangat positif yakni wujud latihan fisik guna menanamkan sikap disiplin, kerja keras, patriotisme dan tanggung jawab.

” Harapanya, dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, bela negara dan cinta tanah air,” tandasnya.

** Nay Nur’ain

SK Bupati Terkait Stunting Disomasi Kades Gunung Putri

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Bukan hanya Desa Ciangsana yang dinobatkan sebagai juara 1 stunting, hal tersebut pun turut dirasakan Pemerintahan Desa Gunung Putri. Dimana warganya sebanyak 120 lebih dikategorikan terkena stunting, padahal kenyataannya hanya hitungan jari yang masuk kedalam kategori stunting.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri yang langsung mengecek ke lapangan akan nama-nama anak yang masuk kedalam kategori stunting. Setelah pengecekan tersebut dia langsung melayangkan surat somasi kepada dinas terkait dan SK Bupati yang dikeluarkan oleh Plt Bupati Iwan Setiawan.

” Kami sudah melayangkan surat somasi, lebih tepatnya minta untu dilakukan perbaikan. Apalagi itu di tuangkan dalam SK Bupati, dampaknya sangat kurang baik terhadap desa kami,” ungkap A Heri sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (15/8/23).

A Heri menyebut, sejauh ini pihak desa sudah berupaya untuk memperbaiki dalam segala hal. Hingga berakibat banyak mendapatkan kunjungan dari luar pulau karena ingin melakukan studi tiru di Desa Gunung Putri. Tiba-tiba dikagetkan dengan hasil survei anak penderita stunting di desanya.

” Tolonglah untuk dinas terkait, jangan asal dalam mengeluarkan data. Apalagi ini menyangkut nama baik desa kami, tanpa disadari dengan adanya stunting menghalangi kami dalam meraih prestasi,” cetusnya.

Dia sendiri mengaku tidak tahu dari mana asal data yang dilaporkan dan di-SK-kan. Heri mengaku pada hari itu pula memanggil orang tua dari daftar anak yang masuk kedalam kategori stunting dan mereka sebagai orang tua saja tidak terima anaknya masuk kedalam kategori stunting.

” Posyandu kami itu sudah lelah mendata warga se- Desa Gunung Putri. Jangan dibuat seolah mereka tidak bekerja dengan adanya SK Bupati terkait jumlah stunting di desa ini, ” kesalnya.

Sementara salah satu orang tua, AD (41) sangat menyesalkan dengan adanya data yang terkesan asal-asalan yang dikeluarkan oleh pemerintah. ” Ya waktu saya dipanggil sama pak kades, dibilang anak saya kena stunting ya saya marahlah, kok bisa-bisanya Bupati memberikan SK yang terkait penderita stunting tanpa dikroscek ulang,” kata dia.

“Kami ini warga awam ya, gak paham jika tidak diberi tahu, jangan-jangan dari terdahulu anak saya didata kena stunting oleh pemerintah. Kesel aja, paling tidak jangan asal datalah, tinjau langsung ke lapangan dan pastikan, jangan hanya mengambil data mentah-mentah,” kesalnya.

** Nay Nur’ain

Bangun Jalan Secara Manual, Zafar Harap Samisade Bisa untuk Bangun Kantor Desa

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor

Masih sangat butuh sentuhan infrastruktur, Pemerintah Desa Sukaharja, Sukamakmur, Kabupaten Bogor melakukan betonisasi jalan desa di dua titik dengan cara manual. Hal tersebut disampaikan oleh TPK Desa Sukaharja M.Zafar yang mengatakan track lokasi yang akan dibeton tidak memungkinkan untuk membeli beton dari pabrikasi.

” Akses jalan yang dilalui, menanjak dan berbelok. Belum lagi memang belum bisa masuk kendaraan mobil menuju lokasinya, ” ungkap Zafar kepada Jurnal Bogor, Selasa (15/8/23).

Zafar menyebut, untuk tahun 2023 ini Samisade Desa Sukaharja dialokasikan di dua titik yakni, Kp Tinggar Jaya RT 01/RW 06 dengan volume P.325m x L.3 m x T.0,15 m. Dan untuk titik yang kedua ada di Kp Gunung Batu 2, dengan volume P.1.100m x L.3m x T.0,15m.

” Titik tersebut baru kami kerjakan 60% karena anggaran tahap 1 baru segitu. Nanti jika turun anggaran tahap 2, akan dilanjutkan kembali,” tandasnya.

Untuk betonisasi sendiri, sambung Zafar, memang menggunakan secara manual, dan saat melakukan pencampuran bahan itu disaksikan oleh UPT PUPR dan Tim Monev dari Kecamatan Sukamakmur.

” Untuk spek beton sendiri, dalam anggaran Samisade memang tidak ada yang mengatur harus menggunakan kualitas K sekian, karena semua wilayah yang ada di Kabupaten Bogor itu zona wilayahnya berbeda-beda. Begitupun kondisi jalan wilayah tersebut,” paparnya.

Lebih lanjut Zafar mengatakan, yang pasti sebagai TPK sudah sesuai spek yang ada di RAB dan itu sudah dilakukan monitoring dan evaluasi oleh pihak yang berwenang.

” Adanya anggaran Samisade aja kami sudah bersyukur, karena dengan anggaran tersebut bisa mempercepat infrastruktur di desa kami. Bisa dilihat, masih sangat banyak titik lokasi yang butuh perbaikan infrastruktur,” tandasnya.

” Syukur-syukur, kedepannya anggaran Samisade ini bisa dipergunakan untuk pembangunan kantor desa, mungkin jika diperbolehkan, pastinya kantor-kantor desa yang ada di Kabupaten Bogor bisa mewah dan megah,” tambahnya.

** Nay Nur’ain

Samisade 2023, Pemdes Ciangsana Betonisasi Jalan Desa dan Saluran Drainase

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor merealisasikan anggaran Samisade untuk betonisasi jalan dan saluran drainase.

Kepala Desa Ciangsana Udin Saputra mengatakan, tahap 1 Samisade tahun 2023 ini dialokasikan untuk betonisasi jalan di dua titik, pertama di Kp Cikeas Parung RW 01, RW 09 dengan volume P.370 m x L.4 x T.0,15 dengan anggaran sebesar Rp349.974.500.

” Titik yang keduanya, ada di Kp Pabuaran Tengah RW 02, RW 039 dengan volume P. 457 m x L. 4m x T. 0,15m dengan memakan anggaran sebesar Rp425.117.500,” beber Udin kepada Jurnal Bogor, Selasa (15/8/23).

Sedangkan untuk pekerjaan drainase, sambung Udin, ada di Kp Pabuaran Wetan RW 01, RW 05 dengan volume 274×0,40×0,40 sebesar Rp227.907.500. Udin menyebut, dengan menggunakan jenis beton K300 dirinya menginginkan jalan yang dibangun selama dia menjabat bisa awet sampai 20 tahun kedepan.

” Jaminan mutu beton itukan 15 tahun, itu pun jika jalan tersebut dilalui mobil besar. Namun, yang saya bangunkan ini, jalan yang bisa dibilang jarang dilalui oleh kendaraan mobil besar, dan mobil minibus pun sangat jarang. Jadi, besar kemungkinan bisa awet sampai 20 tahun kedepan,” cetusnya.

Lebih lanjut Udin mengatakan tidak ingin dari tahun ke tahun anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah hanya untuk membangun jalan dan saluran. Menurutnya, masyarakat juga perlu untuk dilakukan pembinaan dan pemberdayaan agar bisa menjadi masyarakat yang mandiri.

” Desa Ciangsana ini ada di tengah kota, jadi pola pikir masyarakatnya pun harus diubah, terutama untuk memajukan ekonomi dirinya sendiri,” katanya.

” Jadi, yang mandiri itu bukan hanya desanya saja, melainkan masyarakatnya juga harus mandiri dalam segala hal,” tambahnya.

Sementara warga, Ruslan (39) mengapresiasi kinerja kepala desa mengingat kondisi jalan ini memang sudah sangat butuh perhatian dan sudah seharusnya dilakukan betonisasi agar mulus dan halus.

” Terimakasih pak kades yang sudah memberikan yang terbaik untuk warganya, tidak harus sempurna, karena manusia itu tempatnya salah. Dengan warga dipikirkan saja itu udah cukup untuk kami,” pungkasnya. Nay Nur’ain

Hadits Hari Ini

0

Rasulullah dan Umatnya Menjadi Saksi

Sahih al-Bukhori:3091

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

يَجِيءُ نُوحٌ وَأُمَّتُهُ فَيَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى: هَلْ بَلَّغْتَ؟ فَيَقُولُ: نَعَمْ، أَيْ رَبِّ. فَيَقُولُ لأُمَّتِهِ: هَلْ بَلَّغَكُمْ؟ فَيَقُولُونَ: لاَ، مَا جَاءَنَا مِنْ نَبِيٍّ. فَيَقُولُ لِنُوحٍ: مَنْ يَشْهَدُ لَكَ؟ فَيَقُولُ: مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأُمَّتُهُ. فَنَشْهَدُ أَنَّهُ قَدْ بَلَّغَ، وَهُوَ قَوْلُهُ جَلَّ ذِكْرُهُ: وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ. وَالْوَسَطُ الْعَدْلُ.

Dari Abu Sa’id, dia berkata: Rasulullah saw bersabda:

(Pada hari kiamat) Nabi Nuh as dan umatnya datang lalu Allah Ta’ala berfirman: Apakah kamu telah menyampaikan (ajaran)? Dia menjawab: Ya, sudah, wahai Rabb. Kemudian Allah bertanya kepada umatnya: Apakah benar dia telah menyampaikan kepada kalian? Mereka akan menjawab: Tidak. Tidak ada seorang Nabi pun yang datang kepada kami. Lalu Allah berfirman kepada Nuh as: Siapa yang akan menjadi saksi untukmu? Dia menjawab: Muhammad saw dan ummatnya. Maka kita pun bersaksi bahwa ia telah menyampaikan (risalah kepada ummatnya). Dan itulah firman-Nya Jalla Dzikruhu (yang artinya): “Dan demikianlah kami telah menjadikan kalian sebagai umat pertengahan untuk menjadi saksi atas manusia.” Al-Washath artinya al-‘Adl (pertengahan).

Pesan:
Rasulullah Muhammad saw beserta umatnya akan menjadi saksi untuk manusia pada hari Akhir nanti, seperti yang tercantum dalam firman Allah dalam surat al-Baqarah ayat 143.

Persoalan CGM Kota Bogor “Cicing Wae” Partai dan Ormas Islam

0

Oleh:
Dr.H Apendi Arsyad, M.Si *)

jurnalinspirasi.co.id – Melanjutkan obrolan persoalan perayaan Cap Go Meh (CGM) tahun baru China Imlek, asal tanah leluhur Tiongkok-China sungguh menarik untuk dipersoalkan dan bahkan menjadi permasalah umat Islam.

Berarti nyambung dan sinkron, jika ada atensi soal ini di kalangan kaum muslimin Bogor, terutama para Sahabat FSM, Alumini 212, FPI, DDI, etc

Ya dakwah Islamiyah para ustadz kepada ummat Islam Bogor lebih digalakkan, yang barang tentu harus dikomando MUI Kota Bogor. Terutama materi khutbah Jumat disisipkan permasalahan Imlek. CGM menabrak aqidah dan syariah Islamiyah, jemaahnya cerdas dan istiqomah dengan Dinulislam. Baca pendapat Prof.KH Didin Hafidhufin MS (Wantim MUI Pusat, Direktur Sekolah Pasca Sarjana UIKA Bogor).

Kemudian soal dukungan Pemkot Bogor terhadap perayaan Imlek agama Konghucu, yang dikemas wisata CGM yang mengatasnamakan Nusantara itu, seharus Fraksi pro Islam di DPRD Kota Bogor seperti PKS, PKB, PAN, PBB dll harus protes dan gunakan hal kontrol dan anggaran. Jangansampai public policy pro China, perhelatan CGM Kota Bogor, jangan disampai dibiayai APBD.

Selain itu teman-teman anggota DPRD Kota Bogor harus peduli adanya ketidakadilan tersebut. Fakta adanya politik belah bambu, dimana Pecinaan (ummat Konghucu, Budha) dibantu dan dipromote habis-habisan, sedangkan kampung Arab Empang (ummat Islam) kurang mendapat perhatian baik pengembangan budaya Islamnya maupun penataan lingkungannya, tidak seperti Surken street, tertata rapi dan penuh hiasan lampu lampion.

Aya naon? Seharus para wakil rakyat kita yang muslim memiliki sense of politic for Islamic civilitation. Why? Hal ini menjadi renungan dan perhatian ormas-ormas Islam di Kota Bogor..!

Semoga Allah SWT melindungi dan menolong hamba-hamba-Nya yg berimtaq dan menegakan amar makruf nahi mungkar yaitu keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia, demikian perintah ideologi berbangsa dan bernegara Pancasila.

Perihal adanya ketimpangan public policy (social unequity) sudah saya sampaikan kepada ibu Sekdakot dan Ketua DPRD Kota Bogor.

Jangan salah paham, saya tidak anti isu suku, agama, ras dan aliran (SARA). Soal ibadah agama silakan masing-masing dan saling menghormati, firman Allah “Lakum dinukum wali adin”.

Implek dgn CGM silakan jalan, tetapi ummat Islam harus dicerahkan dengan pemberian pemahaman tentang makna Tauhidullah vs Musrik. Jangan sampai anak cucu kita tercemar dan terseret, menyembah berhala dan dewa-dewa yang membahayakan aqidah. Musyrik, adalah perbuatan menduakan Tuhan, ingat dosa besar yang tidak terampuni. Astaga
Astaghfirullah. Save aqidah ummat Islam
Hatur nuhun
Wasalam

*) Pendiri dan Ketua Wanhat ICMI Orwilsus Bogor, Pendiri dan Dosen Universitas Djuanda Bgr, Konsultan K/L Negara, Pegiat dan Pengamat Sosial