32.4 C
Bogor
Friday, July 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 506

PKM PM IPB University Berdayakan Anak Jalanan di Pasar Leuwiliang dengan The Scientist Junior

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Tim bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) PM Institut Pertanian Bogor (IPB) University melakukan pemberdayaan anak-anak jalanan yang ada di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Pemberdayaan ini untuk meningkatkan antusiasme terhadap pendidikan, sebab pendidikan adalah hak asasi setiap anak. Namun bagi anak jalanan, akses ke pendidikan seringkali terbatas.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan antusiasme anak jalanan di Pasar Leuwiliang terhadap pendidikan dengan menerapkan metode Fun Science Based Learning,”  kata Ketua (PKM) PM IPB University Dea Syalwa Imelda, belum lama ini.

Untuk menyadari pentingnya memberikan kesempatan kepada anak jalanan memperoleh pendidikan yang layak. Tim  PKM PM IPB, Dea Syalwa Imelda bersama 4 orang teman lainnya  menginisiasi program kreativitas yang disebut “The Scientist Junior.”

Dalam hal ini, kata dia, bekerjasama dengan Rumah Harapan Genre menjadi pondasi utama dalam mengimplementasikan program. Terlebih komunitas sosial yang berfokus pada anak jalanan di sekitar Pasar Leuwiliang.

“Mereka membuka ruang bagi anak jalanan untuk bermain, belajar, dan mengembangkan potensi diri. Namun, tantangan yang dihadapi adalah kurangnya antusiasme anak jalanan terhadap proses belajar-mengajar,” katanya.

“Semoga program “The Scientist Junior” menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terlibat lebih aktif dalam memajukan pendidikan anak-anak yang membutuhkan, dan membawa perubahan positif yang berkelanjutan dalam masyarakat. Dengan bersama-sama, kita dapat membimbing anak-anak untuk meraih impian mereka dan membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Rumah Harapan Genre yang bersekretariat di lantai atas Pasar Leuwiliang itu disambut baik dan mendukung penuh inisiatif tersebut oleh Kepala Pasar Leuwiliang.

“Kami disini sangat menyambut baik atas program dari mahasiswa IPB ini, karena memang banyak sekali anak-anak di pasar ini yang harusnya bisa mendapatkan pendidikan. Namun harus terpaksa terputus karena kondisi ekonomi dan sebab-sebab lainnya, harapannya program ini bisa membantu anak-anak tersebut,” kata Kepala Pasar Mulyadi.

Dukungan ini memberikan dorongan dan motivasi tambahan bagi tim PKM PM IPB untuk terus melaksanakan kegiatan “The Scientist Junior”.

Tidak kalah penting, Ketua Rumah Harapan Genre Angginun Juwita Sari Harahap, yang telah lama peduli terhadap nasib anak jalanan, sangat berharap bahwa kegiatan ini dapat berkelanjutan.

“Harapan saya semoga segala program yang sudah dijalankan oleh The scientist Junior masih bisa dijalankan untuk kedepannya, dikarenakan programnya sangat menarik minat adik-adik dalam belajar, berpikir kreatif, dan aktif,” ujar Angginun penuh semangat.

Jadi kata dia, pihaknya terus mendukung, baik dari segi fasilitas maupun dukungan tenaga, agar program ini dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Melalui program kreativitas ini, mahasiswa membangun sesi-sesi pembelajaran yang menggabungkan Fun Science Based Learning dengan kebutuhan dan minat anak jalanan.

Mereka mendesain eksperimen sederhana yang dapat membantu anak-anak memahami konsep-konsep ilmiah dengan cara yang menyenangkan dan menarik dengan menyebutnya dengan Fun Magic Science Experiment.

Selain itu, program ini juga diselingi dengan berbagai kegiatan menarik seperti Fun Educational Videos dan Fun Educational Games. Melalui kegiatan tersebut anak-anak tersebut menjadi lebih tertarik terhadap kegiatan belajar mengajar yang diadakan di Rumah Harapan genre.

Program kreativitas ini telah memberikan hasil positif dalam meningkatkan antusiasme anak jalanan terhadap pendidikan.

Melalui pendekatan Fun Science Based Learning yang inovatif dan menyenangkan, anak-anak menjadi lebih tertarik dan bersemangat untuk belajar. Mereka melihat pendidikan bukan lagi sebagai beban, tetapi sebagai suatu pengalaman yang menarik.

Di akhir program, tim PKM PM The Scientist Junior juga memiliki program yang tidak kalah bermanfaat untuk meningkatkan antusiasme anak-anak jalanan pada pendidikan yaitu mengajak anak-anak berkeliling ke lokasi edukatif yaitu Kampus IPB University dengan program bernama Fun Outbound Class dengan mengajak anak-anak melihat demo robotik, expo satwa, ecoprinting, dan beberapa kegiatan bermanfaat lainnya.

Semua program-program yang diinisiasi oleh The Scientist Junior diharapkan mampu menumbuhkan keterampilan dan karakter positif anak-anak diantaranya: brave and confident, critical thinking and problem solving, collaboration, responsibility and communication dan manner.

Dukungan dari Kepala Pasar Leuwiliang dan Rumah Harapan Genre memberikan keyakinan bahwa program “The Scientist Junior” memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif yang signifikan dalam jangka panjang.

Melalui sinergi ini diharapkan program tersebut dapat menjadi tonggak awal untuk menciptakan kesempatan lebih banyak bagi anak jalanan dalam mendapatkan pendidikan yang layak dan mengubah arah masa depan mereka menjadi lebih cerah.

** Andres

Diusulkan di Musrenbangdes, Kades Sukadamai Sebut Jalan Mangga 2 Sudah Lama Longsor

0

Pepen Supendi: Kalau Tidak Segera Diperbaiki Khawatir Jalan Putus

Dramaga l Jurnal Bogor
Persoalan infrastruktur masih jadi pembahasan di Musrenbang tingkat Desa Sukadamai, Dramaga, Kabupaten Bogor. Musrenbangdes memang tak hanya mengusulkan program kebijakan pembangunan desa, tetapi juga Jalan Mangga 2 yang merupakan jalan milik kabupaten yang sudah lama longsor saat ini belum ada perbaikan dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Jalan Mangga 2 yang longsor

Kepala Desa Sukadamai Pepen Supendi menjelaskan kondisi longsor dan belum ada perbaikan. Padahal, jalan tersebut sudah lama longsor dan membahayakan pengguna Jalan.

“Sudah lama longsornya namun belum ada perbaikan dari DPUPR Kabupaten Bogor,” ujar Kades Sukadamai Pepen Supendi, kemarin.

Pascalongsor pihak desa sudah melaporkan ke dinas terkait agar Jalan Mangga 2 yang merupakan kewenangan PUPR Kabupaten Bogor minta segera diperbaiki.

“Sudah kami laporkan ke PUPR, kalau tidak cepat diperbaiki kami  khawatir Jalan tersebut putus,” kata Kades.

Lebih lanjut Pepen juga menyampaikan Musrenbangdes merupakan penyusunan rencana kerja untuk persiapan pembangunan pada 2024 mendatang. Pada Musrenbangdes berbagai usulan direkap, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan desa di RW 02, isu kesehatan yakni stunting dan rencana pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu), termasuk pembangunan irigasi tersier untuk mengaliri pesawahan.

Turut hadir di Musrembangdes, Camat Dramaga, BPD, LPM  dan tokoh masyarakat. “Kalau pembangunan Pustu  tidak ada lahan hibahnya. Sedangkan peningkatan jalan desa yang menghubungkan RW  02 dengan RW 03 bakal dianggarkan lewat program Samisade tahun 2024,” jelasnya.

** Arip Ekon

Puluhan Peserta Sudah Daftar Turun di Smanell Basketball Competition

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Opening Smanell Basketball Competition (SBC) ke-13 akan berlangsung pada 8 Oktober 2023 mendatang. Puluhan peserta dari berbagai sekolah, baik putra maupun putri tingkat SLTP dan SLTA se-Jabodetabek telah mendaftar.

Event tahunan ekstrakurikuler basket ini akan berlangsung di halaman SMA Negeri 1 Leuwiliang, yang dilakukan dua hari dalam sepekan selama tiga bulan.

“Dalam SBC ke-13 saat ini sudah ada 77 peserta se-Jabodetabek,” kata Kepala Sekolah SMAN 1 Leuwiliang H.Taupik kepada Jurnal Bogor dia ruang kerjanya, Selasa (3/10/2023).

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut berjalan setiap tahun, kecuali pada waktu pandemi. Bahkan antusiasme peserta dari sekolah lain pun cukup tinggi. Sehingga SBC sudah di tunggu-tunggu para peserta.

“SBC itu sertifikatnya sudah dari Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Jadi kata dia, sertifikat yang diraih dalam event tersebut dapat digunakan untuk masuk ke sekolah lanjutan melalui jalur prestasi.

 “Untuk SMA bisa mereka gunakan sertifikatnya masuk ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNMPTN. Kemudian SMP-nya ketika mereka jadi juara, terlebih yang dekat. Bisa masuk ke SMA negeri 1 Leuwiliang melalui jalur prestasi,”  katanya.

Dia membeberkan tujuan utamanya untuk mempererat silaturahmi antarsekolah dan sebagai wahana untuk menampung menyalurkan serta membina minat, bakat kegemaran peserta.

“Mudah-mudahan dalam kompetisi ini muncul bibit-bibit unggul atlet-atlet basket baik dari Smanel sendiri maupun dari luar,” pungkasnya.

** Andres

Marc Klok Beberkan Kunci Kemenangan Lawan Persita

0

Bandung | Jurnal Bogor
Gelandang Persib, Marc Klok mengatakan kerja keras merupakan kunci keberhasilan timnya meraih kemenangan atas Persita Tangerang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 1 Oktober 2023 lalu.

Dalam pertandingan pekan ke-14 Liga 1 2023/2024 itu, Persib menang telak 5-0. Kelima gol Persib disumbangkan melalui hattrick David da Silva, Edo Febriansah, dan Frets Butuan.

“Kunci sukses kami saya pikir ada di kerja keras. Kalau kalian lihat, kita memulai dengan agresivitas yang baik,” kata pemain bernomor punggung 23 tersebut.

Klok mengatakan, para pemain juga memiliki motivasi besar sebelum pertandingan. Sebab, pada musim lalu, Persib harus kalah telak di kandang Persita.

“Kami tidak bisa rileks atau pelan-pelan. Musim lalu mereka kalahkan kami dan hari ini (kemarin) saya senang sekali sama tim (bisa menang),” ucapnya.

** asep syahmid

Setelah Hattrick, DDS Siap Tatap Laga Lawan Persebaya

0

Bandung | Jurnal Bogor
Striker Persib, David da Silva (DDS) mengaku bahagia bisa mengukir catatan manis musim ini. Dia berhasil mencetak hattrick pertamanya untuk Persib.

Terakhir, David da Silva mencetak tiga gol dalam satu laga saat membela Persebaya di Liga 1 2018. Saat itu, dia mencetak tga kali hattrick dalam semusim.

“Saya sangat senang karena saya sering mencetak satu atau dua gol tapi hattrick tidak kunjung datang. Jadi, saya senang dan malam yang tidak akan bisa dilupakan, saya menikmatinya,” kata David da Silva dilansir dari laman resmi klub, Selasa, 3 Oktober 2023

Meskipun begitu dia tak mau larut dengan catatan manis tersebut. Sebab perjalanan kompetisi masih panjang dan banyak tantangan yang akan dihadapi timnya.

“Saya menikmatinya bersama keluarga, dan besok sudah menjadi hari yang lainnya, memikirkan mengenai pertadingan Persebaya,” ucapnya.

** asep syahmid

Timnas U-17 Tumbangkan SC Padeborn Youth Lewat Gol Tunggal Nabil Asyura

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Tim U-17 sukses membawa kemenangan 1-0 melawan SC Paderborn Youth (U-17 dan U-19) di laga uji coba kedua, melalui gol cepat dari Nabil Asyura yang dilesakkan pada menit ke-3, Senin (2/10). Nabil mencetak gol dengan tendangan jarak jauhnya.

Pemain tersebut hampir menggandakan keunggulan Indonesia sekaligus mencetak gol keduanya di menit ke-28, sayang tendangan bebasnya masih tipis diatas gawang lawan.

Akhirnya, gol semata wayang Nabil bertahan hingga laga usai.

“Sangat senang dan bersyukur bisa cetak gol kembali. Karena sudah lama tidak mencetak gol untuk Timnas,” ujar Nabil Assyura usai laga dilansir dari laman resmi PSSI, Selasa, 3 Oktober 2033

Meskipun memenangkan ujicoba kali ini, masih banyak evaluasi yang harus dibenahi oleh tim. Seperti komunikasi, chemistry, dan build up dari belakang yang masih harus diperbaiki.

“Masih banyak evaluasi yang harus diperbaiki, seperti komunikasi, chemistry belum padu, dari belakang juga masih kurang” tutupnya.

** asep syahmid

Puluhan Miliar Anggaran Pembangunan Dikucurkan ke Wilayah Selatan

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Puluhan miliar anggaran untuk pembangunan infrastruktur dikucurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di wilayah selatan. Hal itu dengan banyaknya kegiatan pembangunan infrastruktur ruas jalan dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan (JJ) Kelas A Wilayah II, Ade Sa’ban mengatakan, di tahun 2023 terdapat 16 paket pekerjaan yang tersebar di beberapa ruas jalan di empat wilayah atau kecamatan, yakni Kecamatan Caringin, Ciawi, Megamendung serta Cisarua.

Adapun untuk 16 paket tersebut, lanjutnya, sembilan paket proyek pengerjaan ruas jalan, diantaranya peningkatan ruas Jalan Cikereteg-Pancawati, Caringin-Cibadak, Ciawi-Pandansari dan ruas jalan di wilayah Megamendung maupun Cisarua.

Selain pekerjaan peningkatan ruas jalan, sambung Ade, di tahun ini juga ada pembangunan jembatan sebanyak satu titik yang berlokasi di Kecamatan Caringin persisnya di Desa Pasir Buncir.

“Kalau lokasi nya jembatannya di Cisalopa, yaitu Jembatan Ciburuy,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor saat dikonfirmasi di perkantoran Kecamatan Ciawi, Senin (2/10).

Ade pun mengungkapkan, untuk pembangunan fasilitas pelengkap jalan yang saat ini sedang tahap pembangunan, mulai dari pembangunan Dinding Penahan Tebing (DPT) di ruas Jalan Banjarwaru-Tapos dan pengerjaan drainase jalan sebanyak lima titik.

“Alhamdulillah semua proyek sekarang sedang tahap pengerjaan oleh pihak pelaksana,” paparnya.

Namun Ade mengaku, seharusnya ada 17 paket kegiatan, namun satu paket pengerjaan ruas Jalan Naringgul yang berlokasi di Cisarua, tidak bisa dilaksanakan akibat adanya permasalahan saat lelang.

“Jadi satu paket gagal dilelangkan dan rencananya akan dimasukkan pada anggaran tahun depan,” jelasnya.

Terkait pembukaan jalan lingkar Cimande, Pancawati dan Lemah Duhur (Cipalur) yang ada di wilayah Caringin, Ade menyatakan, UPT sudah memasukkan jalan lingkar tersebut agar status nya masuk kedalam ruas Kabupaten Bogor.

“Kita sudah memasuk kan kedalam SK ruas Jalan Kabupaten Bogor tahun 2024 yang disahkan oleh Bupati,” tukas Ade.

** Dede Suhendar

Cegah Pemahaman Aliran Sesat, MUI Leuwisadeng Lakukan Pembinaan

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor memberikan pembinaan, baik kepada pengurus MUI kecamatan maupun tingkat desa.

Pembinaan juga dilaksanakan terhadap para pengasuh  pondok pesantren, pengurus majlis taklim dan sejumlah ketua DKM se-Kecamatan Leuwisadeng.

Pembinaan dilakukan di aula Kantor Kecamatan Leuwisadeng yang dikuiti sekitar 100  peserta dengan menghadirkan pemateri MUI dari Kabupaten Bogor.

“Kegiatan pembinaan ini dimaksudkan untuk mengikat jalinan  komunikasi yang baik,” ujar Sekretaris Umum MUI Kecamatan Leuwisadeng, Ustad Dede kepada wartawan, Senin (2/10/2023).

Tujuan utama kata dia menjalin silaturahmi dengan semua stakeholder begitu juga dengan para pengurus DKM dan para pimpinan pondok pesantren, selain menyikapi isu-isu yang harus dihadapi para ulama saat ini.

“Banyak yahg harus dihadapi, salah satu munculnya  (aliran) Syiah, kemudian ada juga aliran sesat yang lain yang memang banyak juga majlis taklim yang tidak jelas alirannya,” terangnya.

Selain itu, kata dia, di era digitalisasi seperti sekarang ini pentingnya peran semua pihak untuk memberikan edukasi, baik kepada para orang tua maupun anak-anal mengontrol penggunaan gedget agar terhindar dari bahaya negatif yang ditimbulkan.

“Kami juga dari MUI terutama di MUI Kabupaten Bogor ada yang namanya Program MUI Go To School dan Insya Allah setelah ini kami juga akan mengadakan materi khusus di setiap sekolah. Nah, ini berkaitan dengan digitalisasi insya Allah kami akan mengadakan pembinaan juga agar kemanfaatan digital itu lebih terasa bagi para siswa atau bagi para anak-anak terutama,” katanya.

Program itu, kata dia, saat ini masih menyasar pelajar di tingkat SMA. Ustad Dede Fazrin berharap pimpinan di sekolah formal dapat memberikan waktu luang atau mengundang pihak MUI untuk memberikan pembinaan di lingkungan sekolah.

“Karena memang ada yang kami lihat memang ada beberapa Rohis namun tidak berjalan. Karena ada beberapa sekolah (di wilayah Leuwisadeng) yang belum menerima kami sedangkan kami sudah melayangkan surat,” katanya.

Sementara itu, Ketua LPKPU Kabupaten Bogor, Ustad Ahmad Zulfiqor menyampaikan, dalam kegiatan pembinaan ini selain memaparkan tugas dan fungsi pengurus MUI, tugas dan fungsi kepengurusan dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten sampai ke pusat, juga disampaikan agar ulama dan umaro harus bersinergi dan bekerjasama.

“Karena ulama dan umaro itu seperti bapak dan ibu tidak bisa dipisahkan satu sama lain saling membutuhkan, satu sama lain saling mendukung,” katanya.

Lebih lanjut dia juga menyampaikan, hal lain terkait kondisi dan persoalan yang berkembang di masyarakat saat ini yang harus menjadi perhatian semua pihak.

“Seperti meningkatnya LGBT kemudian perjudian online, HIV, kasus perceraian itu semakin tinggi dan itu harus menjadi perhatian semua elemen mulai dari ulama maupun umaro.

Makanya kami mengimbau kepada para orang tua untuk terus mengupdate dan mengupgrade pengetahuan di bidang informasi karena kalau misalkan sudah teredukasi menggunkan media informasi yang baik dan benar kan bisa memilih dan memilah mana yang baik untuk diinformasikan kepada anak dan mana yang tidak baik untuk diinformasikan kepada anak,” tukasnya.

** Arip Ekon

Smanel di Hari Batik Nasional Berikan Penghargaan Kepada Siswa

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
SMAN 1 Leuwiliang menggelar upacara dengan mengenakan batik pada Hari Batik Nasional, Senin (2/10/2023). Pada Hari Batik Nasional tersebut, pihak sekolah juga memberikan sertifikat penghargaan kepada siswa berprestasi yang mengikuti kejuaraan.

“Penyerahan piagam penghargaan diberikan kepada siswa yang mengikuti kejuaraan taekwondo dan kepada peserta fashion show yang telah dilaksanakan pada waktu PHBI,” kata Kepala Sekolah SMAN 1 Leuwiliang H.Taopik.

Dia menjelaskan, Hari Batik Nasional 2023 mengangkat tema, “Batik adalah bahasa budaya Indonesia, Mari kita jaga dan lestarikan”. Dengan begitu, Smanel (sebutan untuk SMAN 1 Leuwiliang) kedepannya akan terus melaksanakan dan melestarikan batik.

“Ini akan terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya, agar kita dapat menghargai warisan batik menjadi kebanggaan bangsa Indonesia,” jelasnya.

H.Taopik juga menjelaskan, batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang sangat berharga dan sudah menjadi identitas bangsa ini.

“Pemerintah Indonesia bahkan telah menetapkan satu hari khusus sebagai Hari Batik Nasional, yakni 2 Oktober 2023,” katanya.

Ditetapkannya tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional bukannya tanpa alasan. Penetapan tersebut didasarkan pada tanggal diakuinya batik sebagai warisan budaya tak benda oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) beberapa tahun silam.

** Andres

7,1 Miliar Siap Digelontorkan Untuk Pembangunan Pasar Rakyat Tlajung Udik

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Rencana pembangunan pasar di Perumahan Griya Bukit Jaya, Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang mendapatkan banyak penolakan dari warga, membuat tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor duduk bareng bersama, untuk melakukan sosialisasi yang dilaksanakan di RM Gading, Desa Tlajung Udik, Senin (2/10/23).

Anggaran sebesar Rp 7,1 miliar untuk pembangunan Pasar Rakyat di Desa Tlajung Udik siap digelontorkan Pemkab Bogor. Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Kapolsek, Danramil, Kanit Pol PP, Kepala Desa, Kadus, RW dan tokoh masyarakat lainnya.

Kasie Sarana Distribusi Pelayanan Yahya Pahya menjelaskan agenda sosialisasi rencana pembangunan pasar rakyat di kawasan perumahan Griya Bukit Jaya Desa Tlajung Udik.

” Seperti yang kita ketahui bersama, diagenda sosialisasi pembangunan pasar rakyat di Desa Tlajung Udik ini ada beberapa warga yang menolak,” tutur Yayan.

Ditempat yang sama, Haikal tim pelaksana juga mengatakan, bahwa penolakkan warga tersebut menurut pengakuan beberapa ketua RW.

” Ya tadi ada beberapa penolakan dari beberapa RW. Katanya memiliki data dari warga. Akan tetapi, saat ini kita belum menerima data tersebut untuk dilaporkan sebagai acuan,” tandasnya.

Sementara, Kepala Desa Tlajung Udik, Yusuf Ibrahim menyampaikan, kemungkinan besar adanya penolakan karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat.

” Mungkin, penolakan tersebut dikarenakan kurang adanya sosialisasi,” kata Dede sapaan akrabnya.

Dede menyebut, apabila terealisasikan pembangunan pasar di Desa Tlajung Udik, secara otomatis akan meningkatkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan sumber pendapatan desa.

” Akan tetapi saya pribadi kembali lagi kepada masyarakat, inginnya seperti apa,” jelasnya.

Dengan adanya beberapa penolakan dari warga, sambung Dede, dirinya akan melakukan rapat kembali dengan warga, terkait kebijakan pembangunan pasar ini.

” Sebetulnya ini masih belum pasti, antara ya dan tidak. Karena warga belum tau persis manfaatnya, mengingat warga Perum Griya Bukit Jaya heterogen, dari Sabang sampai Merauke ada semua. Tapi inilah tugas kita agar bisa menyikapi lebih dalam,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain